cover
Contact Name
Cipta Ramadhani
Contact Email
ramadhani.cipta@gmail.com
Phone
+6285253832182
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Gedung B, Jurusan Teknik Elektro, Fak. Teknik Universitas Mataram Jl. Majapahit 62 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Dielektrika : Jurnal Ilmiah Kajian Teori dan Aplikasi Teknik Elektro
Published by Universitas Mataram
ISSN : 20869487     EISSN : 2579650X     DOI : https://doi.org/10.29303/dielektrika
The Aims and scope of the Dielektrika are Power System, Telecommunication, electronics and computer of informatics, including: Electrical Power Systems, High Voltage Technology, Renewable Energy, Power Electronics, Sensing and Automation, Telecommunication system and technique, Signal Processing, Image Processing, Internet of Things, Artificial Intelligence, Data Science Analytic, Biomedical Engineering.
Articles 229 Documents
PERANCANGAN ENERGI METER DAN ANALISIS KARAKTERISTIK BEBAN LISTRIK BERBASIS RASPBERRY PI: Design of Energy Meter and Electrical Load Characteristics Analysis Based on Raspberry PI Sasmita, Hendra; Nrartha, I Made Ari; Suksmadana, I Made Budi
DIELEKTRIKA Vol 5 No 1 (2018): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (779.144 KB) | DOI: 10.29303/dielektrika.v5i1.130

Abstract

Analisis karakteristik beban listrik membutuhkan informasi besaran-besaran listrik seperti tegangan, arus, faktor daya, energi, dan kandungan harmonisa. Informasi tersebut dapat diperoleh dengan energi meter. Energi meter untuk kebutuhan informasi tersebut dirancang menggunakan sensor tegangan (ZMPT101B), sensor arus (SCT013-010V), Analog to Digital Convertion (MCP3008) dan mikrokontroler (RaspberryPi2). Metoda Fast Fourier Transform adalah metoda untuk menghitung kandungan harmonisa . Bentuk gelombang dan spektrum harmonisa ditampilkan pada layar. Hasil penelitian ini menunjukkan error rerata sensor arus adalah 2,36% dan sensor tegangan adalah 0.17%. Karakteristik beban rumah tangga seperti laptop mempunyai karakteritik yang sama dengan beban resistor-kapasitor tetapi beban laptop memiliki THDi yang tinggi. Beban heater, hair dryer, kipas angin dan kulkas memiliki karakteritik yang sama dengan beban resistor-induktor. Semua informasi hasil pengukuran dapat ditampilkan pada layar dan disimpan pada SDCard.
PENERAPAN JARINGAN SYARAF TIRUAN BACKPROPAGATION UNTUK MENGKLASIFIKASI JENIS GEMPA GUNUNG RINJANI SEMBALUN, LOMBOK Ishak .; Bulkis Kanata; L. A Syamsul Irfan Akbar
DIELEKTRIKA Vol 3 No 2 (2016): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (740.289 KB)

Abstract

Penelitian ini menerapkan jarinagan sayaraf tiruan backpropagation untuk mengklasifikasi jenis gempa Gunung Rinjani Sembalun, Lombok. Jaringan syaraf tiruan backpropagation melatih jaringan untuk mendapatkan keseimbangan antara kemampuan jaringan untuk mengenali pola yang digunakan selama pelatihan serta kemampuan jaringan untuk memberikan respon yang benar terhadap pola masukan dengan pola yang dipakai selama pelatihan. Jaringan syaraf tiruan backpropagation berfungsi untuk mengklasifikasi jenis gempa gunung rinjani sembalun, Lombok menggunakan data satu tahun(tahun 1995) dengan cara membagi data menjadi dua bagian yaitu data latih dan data uji. Hasil penelitian JST Backpropagation terhadap 1119 data latih dan 687 data uji seismograf yang telah telah diketahui jenis gempanya dengan membandingkan 2 arsitektur yang berbeda yaitu arsitektur jaringan 3-3-3-3 yang terdiri atas 3 sel pada lapisan input, 3 sel pada lapisan tersembunyi satu, 3 sel pada lapisan tersembunyi dua dan 3 sel pada lapisan output, dengan persentase keberhasilan uji menggunakan 1119 data pelatihan dapat mengklasifikasi gempa tektonik jauh 44,95%, Vulkanik A 9,56% dan keberhasilan uji menggunakan 687 data pengujian dapat mengklasifikasi gempa tektonik jauh 59,53%, Vulkanik A 10,91%. dan arsitektur jaringan 3-5-10-3 yang terdiri atas 3 sel pada lapisan input, 5 sel pada lapisan tersembunyi satu, 10 sel pada lapisan tersembunyi dua dan 3 sel pada lapisan output, dengan persentase keberhasilan Uji menggunakan 1119 data pelatihan dapat mengklasifikasi Tektonik jauh 60,68%, Vulkanik A 1,25% dan 687 data keberhasilan uji menggunakan 687 data pengujian dapat mengklasifikasi Tektonik Jauh 71,17%, Vulkanik A 1,02%. Kata kunci : gempa, jaringan syaraf tiruan, backpropagation
D I E L E K T R I K A P-ISSN 2086-9487 E-ISSN 2579-650X DAFTAR ISI
DIELEKTRIKA Vol 5 No 2 (2018): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.747 KB)

Abstract

D I E L E K T R I K A P-ISSN 2086-9487 E-ISSN 2579-650X
Analisis Rugi Daya pada Penyulang dengan Pembangkit Energi Terbarukan akibat Ketidakseimbangan Beban Sultan .; I Made Ari Nrartha; I Made Ginarsa; Agung Budi Muljono
DIELEKTRIKA Vol 6 No 2 (2019): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (637.159 KB) | DOI: 10.29303/dielektrika.v6i2.214

Abstract

Abstract—Penetration of renewable energy generation is getting deeper due to reduced fossil fuel reserves and rising prices. Renewable energy generation enter in a three-phase distribution system which have unbalanced load. Three-phase power flow with unbalanced loads is used to analyze power loss in feeders with renewables generation in the system. A robust three phase power flow method for distribution networks is a backward-forward method. The results of the study on Hilbron feeders and Out 3 Gili feeders supplied from GH Senggigi, PLTS on three gilis, and Segara PLTM, that the load imbalance resulted in a power losses increase exponentially. The power loss percentage due to imbalance is 3.5%, 12.4%, and 26.7% for Hilbron feeders with Segara PLTM and Gili Air PLTS, Out 3 Gili feeders with PLTS on three gilis, and Hilbron feeders with Segara PLTM, respectively. Intisari—Penetrasi pembangkit energi terbarukan semakin dalam karena berkurangnya cadangan bahan bakar fosil dan naiknya harga bahan bakar tersebut. Pembangkitan energi terbarukan masuk dalam sistem distribusi tiga fase yang memiliki beban tidak seimbang.Aliran daya tiga fase dengan beban tidak seimbang digunakan untuk menganalisis kehilangan daya pada penyulang dengan pembangkitan energi terbarukan pada sistem. Metode aliran daya tiga fase yang kuat untuk jaringan distribusi adalah metode backward-forward. Hasil penelitian pada penyulang Hilbron dan penyulang Out 3 Gili yang disuplai dari GH Senggigi, PLTS pada tiga gilis, dan PLTM Segara, bahwa ketidakseimbangan beban mengakibatkan kerugian daya meningkat secara eksponensial. Persentase kehilangan daya karena ketidakseimbangan adalah 3,5%, 12,4%, dan 26,7% untuk penyulang Hilbron dengan PLTM Segara dan PLTS Gili Air, penyulang Out 3 Gili dengan PLTS pada tiga gili, dan penyulang Hilbron dengan PLTM Segara.
PERANCANGAN PENGUAT PENYANGGA (BUFFER) TV DIGITAL YANG BEKERJA PADA FREKUENSI BAND III VHF (DVB-T2) UNTUK SIARAN TV KAMPUS Danang Januar Dani; Suthami Ariessaputra; Cahyo Mustiko Okta Movianto
DIELEKTRIKA Vol 4 No 1 (2017): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.04 KB)

Abstract

Berkembangnya penyampaian infomasi di era globalisasi saat ini mengalami peningkatan, berbagai macam media penyampaian dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan pentingnya suatu informasi. Salah satu media yang memberikan informasi secara langsung adalah televisi. Dalam sistem digital satu kanal dapat digunakan pada beberapa stasiun televisi. Standar sistem penyiaran TV Digital yang digunakan di Indonesia saat ini adalah DVB-T (Digital Video Broadcasting – Terestriall). Transmitter TV sebagai salah satu media penunjang penyiaran tv komunitas memiliki beberapa bagian : modulator, penguat penyangga, boster dan antenna. Rangkaian penyangga (buffer) sendiri digunakan untuk meningkatkan daya keluaran dari modulator yang sangat kecil agar dapat diteruskan ke tahap selanjutnya. Untuk itu digunakan rangkaian penguat kelas A dengan daya dissipasi dan efisiensi tidak menjadi tujuan dan dapat meningkatkan daya minimal 1 watt dengan frekuensi 175-230 MHz.
RANCANG BANGUN DAN STUDI KELAYAKAN VoD (Video On Emand) PADA JARINGAN LOKAL (FT UNRAM) Lalu Satriya Atmawinata; Abdullah Zainuddin; IBK Widiartha
DIELEKTRIKA Vol 1 No 2 (2014): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.649 KB)

Abstract

Teknologi dan informasi memberikan perubahan pada masyarakat untuk memperoleh kebutuhan informasi secara cepat dan murah salah satunya VoD (Videeo on Demnad). VoD adalah sistem televisi interaktip yang memfasilitasi khalayak untuk mengontrol atau memilih sendiri pilihan program video dan klip yang di inginka. Perancangan VoD server terdiri dari pembuatan portal VoD sebagai interface pada client. Portal VoD dibangun web based menggunakan bahasa pemrograman PHP. Kemudian metode pengiriman audio video adalah streaming. Pengujian web video on demand dapat berjalan dengan baik pada server dan client. member dapat melakukan fasilitas pada web yaitu login, registerasi, video streaming, download video, request video, yang terhubung dengan data base server. Pada pengukuran QoS dengan menggunakan 2 client pada bandwidth 100 kbps,75 kbps,50 kbps dan 25 kbps, menghasilkan nilai jitter dan pcket loss terbaik berada pada bandwidth 100 kbps dengan nilai rata-rata jitter 0.37 ms dan nilai packet loss 0% dan yang terburuk pada bandwidth 25 kbps dengan nilai rata-rata jitter 11.04 ms dan nilai packet loss 7.7166%.
PERANCANGAN SIMULATOR RANGKAIAN LOGIKA DENGAN VISUAL C++ Multazamar Jan; Rismon H. Sianipar; Sultan .
DIELEKTRIKA Vol 2 No 2 (2015): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2080.092 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Perancangan Simulator Rangkaian Logika Dengan Visual C++” bertujuan untuk membangun sebuah aplikasi simulasi dari Rangkaian Logika Digital menggunakan bahasa pemrograman Visual C agar tercipta sebuah aplikasi yang bersifat interaktif dan mudah dipahami sehingga penggunaanya dapat mengurangi kesalahan didalam melakukan perancangan sebuah rangkaian logika secara nyata. Simulasi merupakan salah satu cara untuk melakukan teknik uji coba terhadap suatu perencanaan dalam pembuatan suatu alat atau program, maka dibuatlah penelitian yang memfokuskan pada tujuan bagaimana menerapakan metode simulasi pada teori Rangkaian Logika atau Sistem Digital berupa aplikasi berbasis windows. Sehingga dapat dimanfaatkan sebagai referensi pembelajaran sebelum melakukan perancangan atau sebagai acuan dalam membangun sebuah rangkaian logika secara nyata dalam bentuk hardware. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perancangan sebuah aplikasi simulasi rangkaian logika digital dapat diciptakan menggunakan bahasa pemrograman Visual C++ dengan hasil aplikasi yang bersifat interkatif dan mudah dipahami oleh pengguna. Selain itu juga dapat digunakan sebagai bahan dasar didalam mempelajari teori Rangkaian Logika Digital itu sendiri. Untuk menciptakan sebuah aplikasi yang memiliki wujud atau interface yang menarik dibutuhkan sebuah program berbasis GUI. Sehingga penggunaan Visual C++ sangat membantu didalam merancang sebuah aplikasi simulasi ini. Kata Kunci : Simulasi, Rangkaian Logika, dan Visual C++. ABSTRACT This research entitled “Simulator Design Of Digital Logic Gate Using Visual C++” purpose to build simulator application of Digital Logic Gate by using program Visual C in order to create an interactive application with simple concept. Such by use it can resolving problem error when to build digital logic gate obviously Simulation that is one of some method to trying experiment of a planning to bulid instrument device or program, because of it in this research focus at direction how to apply simulation method on digital logic or digital system theory with basic windows application. Until it can be profit as reference to learning before making plan or as reference in building a hardware digital logic gate obviously. Result of this research have point that is design application simulator digital logic gate can be product using Visual C++ language program with result a interactive application and simple concept to understanding by user. In other that it can using as basic object in learning digital system theory it self. To create a application with interesting interface needed a program GUI basically. Then by using Visual C++ is usefull to design this application. Keywords : Simulation, Digital Logic Gate, Visual C++
DESAIN BUCK CONVERTER UNTUK CHARGING BATERE PADA BEBAN BERVARIASI: Buck Converter Design For Battery Charging On Various Loads Wahyu Satiawan, I Nyoman; ., Supriono; Fery Citarsa, Ida Bagus
DIELEKTRIKA Vol 5 No 1 (2018): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.06 KB)

Abstract

Pada penelitian ini sebuah buck converter dirancang untuk mampu menyesuaikan tegangan keluaran terhadap kebutuhan beban secara adaptif. Hal ini karena tegangan DC yang dibutuhkan oleh beban sangat bervariasi. Buck converter yang dirancang diharap mampu untuk menghasilkan tegangan keluaran DC dengan rentang 3-20 Volt sehingga dapat melayani kebutuhan beban DC berdasarkan arus bebannya. Pengujian yang dilakukan pada buck converter yang telah dirancang bertujuan untuk mengetahui apakah buck converter tersebut dapat bekerja dengan baik sesuai dengan kebutuhan charging batere pada beban bervariasi. Pengujian buck converter meliputi pengujian charging batere pada beberapa jenis beban, yaitu pengujian menggunakan beban baterai murni 3.7 Volt DC, powerbank, handphone, dan laptop. Berdasarkan hasil pengujian dan analisa yang telah dilakukan pada penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa buck converter mampu untuk melayani kebutuhan charging batere untuk beban yang bervariasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa buck converter mampu melayani charging batere untuk beban baterai murni 4400 mAh dalam waktu 7 Jam 58 Menit, beban powerbank 7800 mAh dalam waktu 7 Jam 48 Menit, beban handphone 3100 mAh dalam waktu 3 Jam 41 Menit, dan beban laptop 4400 mAh dalam waktu 3 Jam 57 Menit. Nampak bahwa buck converter yang dirancang ini mampu melayani charging batere pada beban yang bervariasi. Perbedaan lama waktu charging batere dipengaruhi oleh besarnya nilai mAh dari setiap beban. Kata Kunci: buck converter; Charging batere; beban bervariasi
ANALISIS KONTINGENSI TERHADAP UNJUK KERJA DAN KEANDALAN KOMPOSIT PEMBANGKIT DAN TRANSMISI PADA SISTEM KELISTRIKAN LOMBOK Arifatul Hidayati; Supriyatna .; Agung Budi Muljono
DIELEKTRIKA Vol 3 No 2 (2016): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.24 KB)

Abstract

Evaluasi keandalan komposit merupakan salah satu metode untuk mengevaluasi keandalan pembangkit dan transmisi yang dapat dilakukan dengan menggunakan analisis kontingensi. Kontingensi merupakan suatu kejadian yang disebabkan oleh kegagalanatau pelepasan dari satu atau lebih generator dan/atau saluran transmisi pada sistem tenaga listrik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui unjuk kerja dan indeks keandalan komposit pada sistem kelistrikan Lombok dengan melakukan analisis kontingensi menggunakan 2 metode yaitu metode deterministik dan non-deterministik. Metode deterministik menggunakan analisis aliran daya newton-raphson yang diamati dalam 2 kondisi, yaitu: kondisi normal dan kontingensi/gangguan. Sedangkan pada metode non-deterministik memperhitungkan indeks keandalan komposit dari sistem yaitu perkiraan energi tidak tersuplai (Expected Energi Not Supplied/EENS) dan kemungkinan kehilangan beban (Lost of Load Expectacy/LOLE) selama 1 tahun. Hasil penelitian menunjukkan penurunan tegangan hingga melewati batas toleransi tegangan SPLN (-10%) pada bus GH Biau sebesar 0,885 pu dan pembebanan saluran melebihi Kemapuan Hantar Arus (KHA) saluran pada kopel PLTD Ampenan dengan GH Biau sebesar 122,590 % pada kondisi kontingensi. Nilai EENS melebihi standar NEM reliability standard yang menetapkan jumlah perkiraan energi tidak terlayani (Expected Unserved Energy) < 0,002% dari kebutuhan energi total yaitu sebesar 37,5487 MWh/tahun dari total kebutuhan energi sistem kelistrikan Lombok tahun 2013 sebesar 1.877.439,392 MWh/tahun pada kondisi kontingensi (N-1) pembangkit, kontingensi (N-1) saluran transmisi, kontingensi (N-2) pembangkit, kontingensi (N-1) pembangkit dan saluran transmisi ,dan kontingensi (N-2) saluran transmisi yaitu 1.091,172; 256,710; 2.460,818; 29.590,384; 0,541 (MWh/tahun)dan nilai LOLE pada kondisi kontingensi (N-2) pembangkit dan saluran transmisi sebesar 162,719 (jam/tahun) melebihi batas standar yang ditetapkan SPLN 68-2:1986 yaitu 29,4 jam/tahun pada tahun 2013. Kata Kunci : Keandalan komposit, Kontingensi, LOLE, EENS
DAMPAK MASUKNYA PLTS ISIMU 10 MW TERHADAP PROFIL TEGANGAN PADA SISTEM KELISTRIKAN 150 KV GORONTALO Steven Humena; Frengki E.P Surusa; Halid Anang
DIELEKTRIKA Vol 5 No 2 (2018): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.952 KB) | DOI: 10.29303/dielektrika.v5i2 Agustus.170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem kelistrikan gorontalo sebelum dan setelah injeksi pembangkit baru. Masuknya pembangkit baru yaitu PLTS kedalam system kelistrikan 150 kV Gorontalo memberikan dampak pada system berupa profil tegangan dan losses. Rencana pembangunan PLTS yang berlokasi di Desa Reksonegoro Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo akan di injeksikan ke Gardu Induk Isimu dengan daya terpasang 10 MW. Metode yang akan digunakan pada penelitian ini adalah metode Newton-Raphson melalui simulasi dengan bantuan Software PSAT 2.1.9 yang terintegrasi pada MATLAB 2014a dan membutuhkan data Single Line Diagram Sistem 150 kV Gorontalo, Data Pembangkit yang terinterkoneksi ke Sistem Gorontalo, Trafo Daya, Busbar serta Beban di setiap Gardu Induk dan Data Penghantar Saluran. Hasil simulasi menunjukan bahwa ketika PLTS diinjeksi ke sistem kelistrikan 150 kV Gorontalo, dapat memperbaiki profil tegangan dan juga meminimalisir losses pada saluran transmisi. perbandingan Losses sebelum dan setelah di injeksi PLTS ke sistem yaitu untuk daya aktif turun 0.12% dan daya reaktif turun 2.94%, Tegangan di setiap Gardu Induk naik rata-rata sebesar 0.47% serta untuk Line Flow, ada beberapa saluran yang mengalami kenaikan dalam MW dan MVar yaitu GI Isimu ke GI Botupingge dan GI Marisa ke GI Isimu sebesar 90.87% dan 0.018% serta saluran yang mengalami penurunan yaitu GI Isimu ke GI Anggrek, GI Anggrek ke GI Boroko dan GI Isimu ke GI Boroko masing-masing adalah sebesar 0.0753%, 0.0752% dan 0.080%.

Page 6 of 23 | Total Record : 229