Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis merupakan jurnal yang diterbitkan oleh STIKES Nani Hasanuddin Makassar dengan pISSN : 2302-1721 dan eISSN : 2302-2531 yang terbit 4 Kali dalam satu tahun setiap Februari, Mei, Agustus dan November. Nursing Inside Community merupakan jurnal akses terbuka, peer-review yang mempertimbangkan artikel tentang aspek tertentu dari penelitian, pendidikan dan praktek keperawatan serta kesehatan pada umumnya. Scope jurnal ini yaitu bidang ilmu kesehatan pada umumnya, baik itu keperawatan, kesehatan masyarakat, gizi, kebidanan, farmasi dan ilmu kesehatan lainnya.
Articles
499 Documents
PENGARUH THERAPY GUIDED IMAGERY TERHADAP TINGKAT NYERI PADA PASIEN POST OPERASI SECTIO CAESAREA DI RUMAH SAKIT TK. II PELAMONIA MAKASSAR
Erawati, Erawati;
Kasim, Jamila;
Ernawati, Ernawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol 14 No 3 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (559.429 KB)
|
DOI: 10.35892/jikd.v14i3.254
Sectio caesarea merupakan kelahiran janin melalui jalur abdominal (laparotomi) yang memerlukan insisi ke dalam uterus (histerotomi). Adanya insisi dan jaringan yang rusak menyebabkan sensasi rasa nyeri. Nyeri sangat mengganggu dan menyulitkan lebih banyak orang dibanding suatu penyakit manapun. Perawat berperan besar dalam penanggulangan nyeri non farmakologis. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh therapy guided imagery terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien post operasi sectio caesarea di Rumah Sakit TK. II Pelamonia Makassar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Pre-experimental Design dengan jenis rancangan yang digunakan One Group Pretest-Postest Design dan dilaksanakan di Ruang PNC Rumah Sakit Tk. II Pelamonia Makassar pada tanggal 01 sampai 22 Desember 2018. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien post operasi caesarea yang dirawat di Ruang PNC Rumah Sakit TK. II Pelamonia Makassar. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 11 pasien. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa skor rata-rata tingkat nyeri responden sebelum therapy guided imagery yaitu 7, dimana skor tingkat nyeri tertinggi yaitu 8 dan terendah 6, sedangkan skor rata-rata tingkat nyeri responden sesudah therapy guided imagery yaitu 4, dimana skor tingkat nyeri tertinggi yaitu 8 dan terendah 6. Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai ?=0,002, yang berarti nilai ? lebih kecil dari nilai (?) 0,05, dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh therapy guided imagery terhadap tingkat nyeri pada pasien post operasi sectio caesarea di Rumah Sakit TK. II Pelamonia Makassar.
PENGARUH PENYULUHAN TENTANG PERAWATAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) TERHADAP PENGETAHUAN IBU MERAWAT BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH
Mardiana, Mardiana
Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol 14 No 3 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (502.076 KB)
|
DOI: 10.35892/jikd.v14i3.255
Bayi dengan BBLR memiliki risiko lebih tinggi mengalami kematian, keterlambatan petumbuhan dan perkembangan selama masa kanak-kanak dibandingkan dengan bayi yang tidak BBLR. Bayi berat badan lahir rendah (BBLR) adalah bayi baru lahir dengan berat badan kurang dari 2500 gram pada waktu lahir. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh penyuluhan tentang perawatan BBLR terhadap kemampuan ibu dalam merawat bayi BBLR. Penelitian merupakan penelitian quasy eksperiment dengan pendekatan pre test dan post test. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan tehnik total sampling, jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 15 responden kelompok eksperimen dan 15 responden pada kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Data dianalisis menggunakan program SPSS dengan uji statistik uji wilcoxon dengan tingkat kemaknaan p Value <0,05. Berdasarkan hasil analisis pengaruh peyuluhan perawatan bayi Berat badan Lahir Rendah (BBLR) terhadap pengetahuan ibu dalam merawat bayi pada kelompok eksperimen didapatkan nilai p= 0,03 berarti ada hubungan bermakna antara penyuluhan perawatan bayi Berat badan Lahir Rendah (BBLR) terhadap tingkat pengetahuan ibu dalam merawat bayi Berat badan Lahir Rendah (BBLR). Pada kelompok kontrol didaptkan nilai p= 0,05 berarti ada hubungan bermakna antara penyuluhan perawatan bayi Berat badan Lahir Rendah (BBLR) terhadap tingkat pengetahuan ibu dalam merawat bayi Berat badan Lahir Rendah (BBLR). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan yang bermakna baik pada kelompok eksperimen maupun pada kelompok kontrol. Nilai p pada kelompok eksperimen < dari nilai p pada kelompok kontrol. Hal ini membuktikan bahwa pada kelompok yang mendapat penyuluhan tentang perawatan bayi BBLR secara statistik mempunyai nilai kemaknaan tinggi jika dibandingkan pada kelompok kontrol. Diharapkan peneliti selanjutnya melihat pengaruh penyuluhan perawatan Berat Badan Lahir Rendah terhadap sikap dan perilaku ibu dalam merawat bayi BBLR.
WHY ARE BABIES DYING?
Rahma, Marliana;
Kurniasih, Ari;
Indraswari, Risma
Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol 14 No 4 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (532.197 KB)
|
DOI: 10.35892/jikd.v14i4.263
Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia masih tinggi. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan tahun 2015, angka kematian bayi di Indonesia mencapai 23/1000 kelahiran hidup. Sedangkan target SDG?s menurunkan AKB hingga kurang dari 12 per 1000 KH Jumlah kematian neonatal tahun 2017 di Jawa Barat adalah 2.764 kasus. Karawang merupakan salah satu dari tujuh kabupaten penyumbang kematian neonatal tertinggi pada tahun 2017, yiatu 153 kasus. Jumlah kematian bayi tahun 2018 sebanyak 162 kasus. Penyebab terbanyak kasus kematian neonatal di Jawa Barat tahun 2017 adalah BBLR sebanyak 1132 kasus, dan asfiksia 799 kasus. Penyebab tertinggi kematian bayi di Karawang pada tahun 2018 adalah BBLR (78 kasus). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akar penyebab dari masalah kematian bayi di Karawang dengan menggunakan RCA (Root Cause Analisys) serta membuat rekomendasi kebijakan berdasarkan akar permasalahan untuk menurunkan kematian bayi di Kabupaten Karawang. Metode penelitian yang digunakan adalah sequential eksplanatori mixed method. Penelitian dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama adalah pengumpulan dan analisis data kuantitatif. Tahap ini dilakukan dengan cara analisis data sekunder di dinas kesehatan Kabupaten Karawang tentang karakteristik kematian bayi di Karawang. Tahap kedua adalah pengumpulan dan analisis data kualitatif. Root cause analysis dilakukan dengan cara Focus Group Discussion dan wawancara mendalam terhadap key informan. Analisis data kualitaif dilakukan dengan triangulasi sampai menemukan akar permasalahan yang mendasar dari kematian bayi di Kabupaten Karawang. Tahap selanjutnya adalah FGD dengan pemegang kebijakan di Dinas Kesehatan Kabupataen Karawang untuk menyusun rekomendasi kebijakan yang tepat sebagai upaya untuk menurunkan kematian bayi di Kabupaten Karawang: Jumlah kematian bayi di Karawang pada tahun 2018 adalah 162 kasus. Penyebab terbanyak kematian bayi di Karawang adalah Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) 78 kasus. Penyebab terbanyak kejadian BBLR adalah karena riwayat ibu Pre Eklampsi Berat (PEB). Penyebab terbanyak kejadian PEB adalah kurangnya pengetahuan dan sikap petugas kesehatan dalam mendeteksi dan menangani kasus PEB. Rekomendasi kebijakan yang dihasilkan adalah penguatan materi PEB pre service (dalam kurikulum perguruan tinggi kebidanan).
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NYERI PADA PASIEN FRAKTUR DI RSUD SALEWANGAN MAROS
Junaiddin, Junaiddin
Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol 14 No 4 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (427.238 KB)
|
DOI: 10.35892/jikd.v14i4.269
Fraktur merupakan terputusnya kontinuitas jaringan tulang, retak atau patahnya tulang yang utuh, yang biasanya disebabkan oleh trauma / ruda paksa atau tenaga fisik yang ditentukan jenis dan luasnya trauma. nyeri sebagai suatu sensori subjektif dan pengalam emosinal yang tidak menyenangkan berkaitan dengan kerusakan jaringan yang aktual, potensial, atau yang dirasakan dengan kejadian ? kejadian saat terjadi kerusakan. Teknik relaksasi nafas dalam dan teknik distraksi di percaya dapat menurunkan nyeri dengan merelaksasikan ketegangan otot yang mendukung rasa nyeri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dukungan keluarga terhadap penurunan nyeri pada pasien fraktur di RSUD Salewangan Maros. Penelitian ini menggunakan jemis penelitian quasi?eksperimental dengan rancangan one group pre test and post test design. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik accidental sampling,. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi dan dianalisis dengan uji Wilcoxon (p<0,05) untuk menguji menguji antara dua pengamatan pada situasi sebelum dan sesudah proses untuk menjawab hipotesis data yang kita miliki. Hasil bivariat menunjukkan adanya pengaruh antara dukungan keluarga terhadap penurunan nyeri pada pasien fraktur (p=0,000). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah dukungan keluarga merupakan faktor yang paling dominan mempengaruhi penurunan nyeri fraktur.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU MEROKOK PADA SISWA DI SMA NEGERI 3 PANGKEP
R, Rizki Aulia;
Muzakkir, Muzakkir;
A, Alfiah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol 14 No 4 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (549.005 KB)
|
DOI: 10.35892/jikd.v14i4.283
Perilaku merokok merupakan perilaku yang berbahaya bagi kesehatan, tetapi masih banyak orang yang melakukannya, bahkan orang mulai merokok ketika dia masih remaja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan antara lingkungan, sikap, pengetahuan dan stres dengan perilaku merokok pada siswa di SMA Negeri 3 Pangkep. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik nonprobability sampling yaitu purposive sampling didapatkan 57 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi square (p<0.05). Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan antara lingkungan dengan perilaku merokok (p = 0,032), adanya hubungan antara sikap dengan perilaku merokok (p = 0,019), adanya hubungan antara pengetahuan dengan perilaku merokok (p = 0,025), dan adanya hubungan antara stres dengan perilaku merokok (p = 0,012). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara lingkungan, sikap, pengetahuan, dan stres dengan perilaku merokok pada siswa di SMA Negeri 3 Pangkep.
PENGARUH METODE BRAINSTORMING TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP TENAGA KERJA BONGKAR MUAT TENTANG HIV DAN AIDS DI PELABUHAN GORONTALO
Ardan, M;
Muammar, Muammar;
Yunus, Restu;
Haimin, Fahri Guslan
Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol 14 No 4 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (499.125 KB)
|
DOI: 10.35892/jikd.v14i4.284
Kasus HIV dan AIDS terus meningkat setiap tahun serta berpotensi terjadi peningkatan pada salah satu populasi kunci Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) dilingkungan pelabuhan sehingga diperlukan metode pendidikan kesehatan yang fokus terhadap promotif dan preventif untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode brainstorming terhadap pengetahuan dan sikap TKBM tentang HIV dan AIDS di Pelabuhan Gorontalo. Penelitian ini menggunakan eskperimen semu dengan rancangan randomized pretest posttest design. Sampel diambil secara Purposive Sampling sebanyak 20 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara. Data tidak terdistribusi normal sehingga menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan (28,50 menjadi 43,05) dan sikap (30,70 menjadi 43,80). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan ada perbedaan sebelum dan sesudah intervensi brainstorming terhadap Pengetahuan (p=0,000) dan Sikap (p=0,000) TKBM tentang HIV dan AIDS. Metode brainstorming menjadi pilihan dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap sebagai upaya pencegahan primer, sehingga direkomendasikan menjadi program.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI POLA MAKAN DENGAN TIMBULNYA KARIES GIGI PADA ANAK USIA SEKOLAH DI SEKOLAH DASAR NEGERI 4 AMARANG KECAMATAN TANRALILI KABUPATEN MAROS
Basari, Andi;
Nurbaya, Sitti;
Haskas, Yasir
Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol 14 No 4 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (506.749 KB)
|
DOI: 10.35892/jikd.v14i4.285
Karies gigi adalah penyakit jaringan gigi yang di tandai dengan kerusakan jaringan, dimulai dari permukaan gigi (ceruk, fiusra, dan daerah interproksimal) meluas ke arah (Braurer). Makanan kariogenik adalah makanan yang dapat menyebabkan terjadinya karies gigi. Sifat makanan kariogenik adalah banyak mengandung karbohidrat, lengket dan mudah hancur di dalam mulut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jenis makanan,frekuensi makanan,dan jumlah makanan. Penelitian ini merupakan penelitian cros sectional dengan rancangan penelitian Total sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas III, VI, V dan IV sebanyak 65 siswa dan didapatkan 65 responden yang sesuai dengan kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar kuesioner. Data yang terkumpul kemudian diolah dan dianalisis dengan menggunakan Microsoft exel dan program statistic (SPSS). Hasil penelitian ini menujukkan bahwa pengaruh jenis makanan 0,003, variabel frekuensi makanan sebesar 0,431,dan variabel jumlah makanan sebesar 0,494.Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh jenis makanan dengan timbulnya karies gigi, tidak ada pengaruh frekuensi makanan dengan timbulnya karies gigi, dan tidak pengaruh jumlah makanan dengan timbulnya karies gigi pada anak usia sekolah di Sekolah Dasar Negri 4 Amarang Kecamatan Tanralili Kabupaten Maros
PENGARUH MEDITASI DZIKIR TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI
Purnika, Rika;
Roesmono, Bambang;
Kassaming, Kassaming
Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol 14 No 4 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (575.177 KB)
|
DOI: 10.35892/jikd.v14i4.286
Tindakan keperawatan yang dapat dilakukan untuk mengurangi tekanan darah pada penderita hipertensi berupa pemberian teknik nonfamakologi yaitu meditasi dzikir. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh meditasi dzikir terhadap perubahan tekanan darah pada pasien hipertensi di Ruang interna RSUD Nene Mallomo Kabupaten Sidenreng Rappang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian quasi eksperimen dengan desain pre dan post test design tanpa kelompok kontrol yang dilakukan pada tanggal 19 Juni sampai dengan 19 Juli Tahun 2019 diruang Interna RSUD Nene Mallomo Kabupaten Sidenreng Rappang. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 15 responden.Analisa data yang digunakan adalah uji paired T-test. Hasil penelitian ini di dapatkan nilai p = 0,001 dengan tingkat kemaknaan p <? (0,05) yang dimana nilai p <? maka dapat di simpulkan bahwa ada Pengaruh Meditasi Dzikir Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Pasien hipertensi diRuang Interna RSUD Nene Mallomo Kabupaten Sidenreng Rappang. Hasil penelitian ini dapat di pergunakan sebagai bahan masukan bagi institusi kesehatan dalam memberikan meditasi dzikir sebagai terapi non farmakologi untuk menurunkan tekanan darah, khususnya pada pasien hipertensi
PENGARUH SENAM PROLANIS TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 PADA LANSIA DI PUSKESMAS BINUANG, POLMAN
Patima, Nurul;
Darwis, Darwis;
Hasanuddin, Hasanuddin
Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol 14 No 4 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (503.781 KB)
|
DOI: 10.35892/jikd.v14i4.287
Diabetes Melitus tipe 2 disebabkan oleh kurang sensitifnya jaringan tubuh terhadap insulin. Pankreas tetap menghasilkan insulin, kadang kadarnya lebih tinggi dari normal. Latihan fisik salah satunya senam prolanis yang berperan sebagai glicemic control yaitu mengatur dan mengendalikan kadar gula darah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh senam prolanis terhadap penurunan kadar gula darah penderita diabetes melitus tipe 2 pada lansia di Puskesmas Binuang, Polman. Penelitian ini menggunakan one group pre-test and post-test design. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Di dapatkan 30 responden sesuai kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan secara langsung dengan mengobservasi atau mengukur kadar gula darah sebelum dan sesudah intervensi dan analisis dengan menggunakan uji wilcoxon melalui program spss dengan kemaknaan ?=5% (0.05). Hasil analisis bivariat didapatkan ?=0,000. Karena nilai kurang dari p<? =0,05 bahwa ada pengaruh senam prolanis terhadap penurunan kadar gula darah penderita diabetes melitus pada lansia di puskesmas binuang, polman. Simpulannya adalah senam prolanis mempunyai pengaruh terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus
ANALISIS KEBUTUHAN DAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS SEMEMI KOTA SURABAYA
Mardahlia, Dewi;
Umar, Zulkifli;
Qurrotu?aini, Zuhrotusy-Syarifah;
Uyang, Indah Triesna
Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol 14 No 4 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (511.826 KB)
|
DOI: 10.35892/jikd.v14i4.288
Pelayanan kesehatan merupakan suatu upaya yang diselenggarakan sendiri atau organisasi untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan, mencegah dan menyembuhkan penyakit serta memulihkan kesehatan perorangan, keluarga, keluarga dan ataupun masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kebutuhan dan pengetahuan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di Puskesmas Sememi Kota Surabaya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Analisis deskriptif. Sampel diambil secara purposif sampling, dengan mengambil responden di masing-masing kelurahan yang termasuk wilayah kerja Puskesmas Sememi yaitu Sememi, Kandangan, Tambakosowilangun dan Romo kalisari. Masing-masing kelurahan diambil 25 orang responden, sehingga total responden dalam penelitian ini adalah 100 orang responden. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa proritas masalah yang perlu diselesaikan adalah program Kampung ASI dan Pelayanan Pijat Bayi. Kebutuhan masyarakat terhadap program ASI Eksklusif sudah sangat besar (100%), namun masyarakat masih banyak yang belum mengetahui (65%). Kampung ASI juga merupakan salah satu program unggulan di Puskesmas Sememi. Sedangkan pelayanan pijat bayi merupakan program pendukung yang juga sangat dibutuhkan masyarakat, dan sudah disediakan oleh Puskesmas. Akan tetapi masih banyak masyarakat yang belum mengetahuinya sehingga masih sedikit masyarakat yang memanfaatkan pelayanan tersebut. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah masyarakat menyatakan membutuhkan program/pelayanan Kampung ASI dan Pelayanan Pijat Bayi namun lebih dari 50% masyarakat tidak tahu sehingga tingkat partisipasi masyarakatnya menjadi kurang optimal