cover
Contact Name
Wa Mina La Isa
Contact Email
p3m@stikesnh.ac.id
Phone
+6281393755979
Journal Mail Official
wamina@stikesnh.ac.id
Editorial Address
Jl. Perintis Kemerdekaan VIII, No. 24, Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : 23021721     EISSN : 23022531     DOI : https://doi.org/10.35892/dijk
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis merupakan jurnal yang diterbitkan oleh STIKES Nani Hasanuddin Makassar dengan pISSN : 2302-1721 dan eISSN : 2302-2531 yang terbit 4 Kali dalam satu tahun setiap Februari, Mei, Agustus dan November. Nursing Inside Community merupakan jurnal akses terbuka, peer-review yang mempertimbangkan artikel tentang aspek tertentu dari penelitian, pendidikan dan praktek keperawatan serta kesehatan pada umumnya. Scope jurnal ini yaitu bidang ilmu kesehatan pada umumnya, baik itu keperawatan, kesehatan masyarakat, gizi, kebidanan, farmasi dan ilmu kesehatan lainnya.
Articles 499 Documents
Perubahan Perilaku Sosial dan Praktik Kesehatan Gigi Anak SD dalam Konteks Penerapan Kantin Sehat Sekolah di Kabupaten Luwu Timur dan Kabupaten Luwu Utara Nufninu, Robert; Adam, Arlin; Alim, Andi
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 4 (2025): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/djik.v20i4.2750

Abstract

Masalah kesehatan gigi dan pola konsumsi makanan tidak sehat pada anak usia sekolah dasar masih menjadi isu penting di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana penerapan kantin sehat di sekolah mempengaruhi perubahan perilaku sosial dan praktik kesehatan gigi anak secara kontekstual. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi fenomenologis, yang menggali makna pengalaman siswa, guru, pengelola kantin, orang tua, dan petugas kesehatan di dua kabupaten di Sulawesi Selatan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, FGD, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kantin sehat mampu mendorong transformasi perilaku konsumsi anak ke arah yang lebih sehat, ditandai dengan meningkatnya kesadaran gizi dan pemilihan jajanan bergizi. Di sisi lain, praktik kesehatan gigi anak juga mengalami perbaikan melalui edukasi, penyuluhan, dan pembiasaan menyikat gigi di sekolah. Perubahan ini merupakan hasil dari sinergi antara guru, pengelola kantin, orang tua, dan puskesmas yang secara kolaboratif membentuk budaya sehat di sekolah. Anak-anak memaknai kantin sehat sebagai ruang belajar yang menyenangkan dan aman untuk memilih makanan sehat, sekaligus memperkuat kesadaran akan pentingnya kebersihan gigi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kantin sehat tidak hanya menjadi intervensi fisik terhadap pilihan makanan, tetapi juga instrumen kultural dalam membangun norma baru tentang pola hidup sehat di lingkungan sekolah dasar. Diperlukan kebijakan berkelanjutan dan partisipasi lintas sektor agar perubahan perilaku ini terjaga dan berkembang.
Hubungan Peran Bidan Dan Jarak Kehamilan Dengan Kejadian Enmia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Pontap Kota Palopo Tahun 2025 Nurhikma, Nurhikma; Hastuty, Dewi; Rosita, Rosita; Arfianty, Yenny
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 2 (2025): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/djik.v20i2.2773

Abstract

Anemia pada ibu hamil merupakan salah satu masalah kesehatan yang dapat berdampak serius terhadap kehamilan dan persalinan, serta menjadi faktor risiko morbiditas dan mortalitas ibu. Pencegahan anemia membutuhkan keterlibatan aktif tenaga kesehatan, terutama bidan, serta pemahaman ibu tentang pentingnya menjaga jarak kehamilan yang ideal. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara peran bidan dan jarak kehamilan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Pontap Kota Palopo. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi adalah seluruh ibu hamil yang datang di Puskesmas Pontap Kota Palopo sebanyak 99 orang. Sampel ditentukan menggunakan rumus Isaac dan Michael dan diperoleh 39 orang, dengan teknik non-probability sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan aplikasi SPSS versi 27. Hasil penelitian: Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara peran bidan dan kejadian anemia pada ibu hamil (nilai p = 0,001), serta hubungan yang signifikan antara jarak kehamilan dengan kejadian anemia (nilai p = 0,001) di wilayah kerja Puskesmas Pontap Kota Palopo tahun 2025. Kesimpulan: Peran bidan yang optimal dan pengaturan jarak kehamilan yang ideal berperan penting dalam pencegahan anemia pada ibu hamil.
Hubungan Kekurangan Energi Kronik Dan Kunjungan Antenatal Care Dengan Kejadian Bblr Di Puskesmas Benteng Kota Palopo Tahun 2025 Rahma, Rahmaniar; Hastuty, Dewi; Rosita, Rosita; Arfinati, Yenny
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 4 (2025): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/djik.v20i4.2848

Abstract

Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan suatu kondisi dimana bayi yang lahir mempunyai berat yang rendah dan kurang dari normal. Beberapa faktor yang berkontribusi antara lain faktor yaitu KEK, paritas, kunjungan ANC, umur, dan jarak kelahiran. Tujuan: untuk mengetahui hubungan kekurangan energi kronik dan kunjungan ANC dengan kejadian BBLR pada bayi baru lahir Di Puskesmas Benteng Kota Palopo.  Metode: penelitian merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian ini yaitu semua ibu nifas di yang berada di wilayah kerja Puskesmas Benteng Kota Palopo berjumlah 100 responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar ceklist.Data yang telah dikumpulkan kemudian diolah dan dianalisis menggunakan program statistic SPSS versi 26 dan dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil penelitian : penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara kekurangan energi kronik dengan kejadian BBLR dengan nilai p value 0,000 (>0,05) dan tidak ada hubungan antara kunjungan ANC dengan kejadian BBLR dengan nilai p value 0,345 (<0,05). Kesimpulan BBLR dipengaruhi oleh KEK dan tidak dipengaruhi oleh kunjungan ANC.
Efektivitas Video Edukasi Terhadap Pengetahuan Dismenore Pada Siswi Kelas X SMA Pondok Pesantren Modern Datok Sulaiman Kota Palopo Tahun 2025 Solihin, rachmawati; Hastuty, Dewi; Rosita, Rosita; Arfinati, Yenny
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 4 (2025): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/djik.v20i4.2860

Abstract

Dismenore merupakan gangguan menstruasi yang umum dialami oleh remaja perempuan dan dapat mempengaruhi aktivitas belajar. Rendahnya pengetahuan siswi mengenai dismenore berdampak pada kurangnya pengetahuan yang mereka miliki untuk menangani dismenore yang mereka alami. Tujuan: Untuk menganalisis efektifitas video edukasi terhadap pengetahuan remaja tentang dismenore Pada siswi kelas 10 SMA Pondok Pesantren Modern Datok Sulaiman Kota Palopo Tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan metode Pendekatan Pre-experimental dengan rancangan one group pre-test post-test, pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kuesioner untuk melihat sejauh mana pengetahuan remaja putri mengenai dismenore. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswi kelas X yang berjumlah 50 orang. Pengambilan sampel penelitian menggunakan total sampling yaitu keseluruhan dari jumlah siswi yaitu 50 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Data yang telah di kumpulkan diolah dan di analisis menggunakan aplikasi SPSS versi 27, di analisis dengan uji Wilcoxon signed rank test. Hasil: Penelitian ini menunjukkan adanya efektifitas video edukasi terhadap peningkatan pengetahuan dismenore pada siswi dengan nilai p value sebesar 0,000. Kesimpulan: Video edukasi efektif untuk meningkatkan pengetahuan siswi terkait dismenore.
Besar Resiko Kejadian Diabetes Melitus Pada Wanita Usia Subur Berdasarkan Riwayat Keluarga Di Wilayah Puskesmas Jember Kidul Amalia, Amalia Permatasari; Riza, Riza Umami
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 4 (2025): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/djik.v20i4.2866

Abstract

Kasus Diabetes Melitus (DM) pada Wanita Usia Subur (WUS) kerap ditemukan oleh individu dengan riwayat DM pada orang tua, menunjukkan kecenderungan penyakit ini terjadi berulang dalam keluarga. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui besar risiko kejadian DM pada WUS berdasarkan riwayat DM orang tua di wilayah Puskesmas Jember Kidul. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional case-control. Kelompok kasus adalah WUS yang mengalami DM, kontrol adalah WUS tanpa DM. Sebanyak 60 responden dipilih dengan simple random sampling. Data dari penelitain ini dikumpulkan melalui observasi dan pemeriksaan gula darah acak, dianalisis menggunakan Odds Ratio (OR). Hasil menunjukkan 56,7% memiliki riwayat DM orang tua, dengan nilai OR = 6,053. Kesimpulan Wanita usia subur yang mempunyai riwayat keluarga DM memiliki risiko 6 kali lebih besar mengidap DM dibanding yang tidak memiliki riwayat DM. Edukasi gizi, aktivitas fisik, dan skrining DM secara dini diperlukan.
Inovasi Breast Care Dengan Minyak Aromaterapi Lavender Terhadap Kelancaran Produksi ASI Dewi Prisusanti, Retno; Vanessa Salsabila, Fara
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 4 (2025): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/djik.v20i4.2885

Abstract

ASI merupakan sumber nutrisi utama dan paling ideal bagi bayi pada enam bulan pertama kehidupan. Namun, banyak ibu nifas mengalami produksi ASI yang kurang optimal akibat faktor fisiologis maupun psikologis. Breast care yang dipadukan dengan minyak aromaterapi lavender dapat memberikan stimulasi fisik sekaligus relaksasi psikologis, sehingga dapat meningkatkan refleks pengeluaran ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh breast care dengan minyak aromaterapi lavender terhadap kelancaran produksi ASI pada ibu nifas. Penelitian menggunakan desain pra-eksperimen dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sebanyak 30 ibu nifas dengan produksi ASI kurang optimal dipilih. Diukur sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon melalui SPSS 25 dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor kelancaran ASI meningkat dari  pada pretest dengan rata rata 16,23 menjadi 22,6 pada posttest. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan (Z = -3,476; p = 0,001), sehingga intervensi terbukti meningkatkan kelancaran produksi ASI. Kesimpulannya, breast care dengan minyak aromaterapi lavender efektif meningkatkan produksi ASI pada ibu nifas melalui kombinasi stimulasi fisik dan relaksasi psikologis, sehingga dapat dijadikan metode non-farmakologis praktis untuk mendukung keberhasilan ASI eksklusif dan kesehatan ibu serta bayi.
Analisis Usia Dan Paritas Dengan Kunjungan ANC Pada Ibu Hamil Di TPMB Bdn. Titik Aryanti.,S.Keb Sari, Lisna Ferta
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 4 (2025): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/djik.v20i4.3053

Abstract

Kunjungan Antenatal Care (ANC) merupakan salah satu indikator penting dalam pemantauan kesehatan ibu hamil dan janin. Kunjungan ANC yang tidak sesuai standar dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi kehamilan dan persalinan. Beberapa faktor diduga berhubungan dengan kepatuhan ibu hamil dalam melakukan kunjungan ANC, di antaranya usia dan paritas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan usia dan paritas dengan kunjungan ANC pada ibu hamil di TPMB Bdn. Titik Aryanti, S.Keb Kab Ogan Komering Ulu tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 35 ibu hamil yang diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa lembar observasi kunjungan ANC dan lembar checklist karakteristik responden. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara usia ibu dengan kunjungan ANC pada ibu hamil (p = 0,004). Selain itu, terdapat hubungan yang signifikan antara paritas dengan kunjungan ANC pada ibu hamil (p = 0,001). Kesimpulan penelitian ini adalah usia dan paritas berhubungan secara signifikan dengan kunjungan ANC pada ibu hamil. Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk meningkatkan edukasi dan pemantauan khususnya pada ibu hamil dengan usia berisiko dan paritas tertentu guna meningkatkan kepatuhan kunjungan ANC sesuai standar
Peran ATLM Dalam Pengembangan Dan Pelaksanaan Teknik Diagnostik Helicobacter Pylori : Tinjauan Literatur Terhadap Pemeriksaan Mikrobiologi Dan Molekuler Pratama Putra, Angga; Cecilia, Agnes; Teguh, Stepany; Hanasia, Hanasia; Asti Pratiwi, Rezjita; Dona Gracia, Kezia; Laudya Christy, Yuwita; Pahlawan Jonathan Gultom, Gilbert
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 21 No. 1 (2026): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/djik.v21i1.3038

Abstract

Helicobacter Pylori (H. pylori) adalah bakteri gram negatif berflagel yang ditemukan di saluran pencernaan dapat menyebabkan komplikasi serius bila tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Deteksi H. pylori dilakukan di laboratorium dengan pemeriksaan gold standar yaitu kultur dimana pemeriksaan dilakukan oleh seorang Ahli Teknologi Laboratorium Medis (ATLM). Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan Systematic literature review dari 205 literatur dengan 17 literatur yang memenuhi kriteria inklusi mengenai berbagai metode diagnostik H. pylori, baik invasif maupun non-invasif. Tinjauan ini juga menyoroti peran penting seorang ATLM dalam seluruh tahapan pemeriksaan, mulai dari pengelolaan sampel, hingga validasi hasil. Terdapat beberapa spesimen untuk dilakukan pemeriksaan H. pylori yaitu biopsi lambung, feses, saliva, jaringan lambung, dan biopsi paru. Teknik diagnostik H. pylori mencangkup Urea Breath Test (UBT), Stool Antigen Test (SAT), rt-PCR (real-time PCR), ELISA, Rapid Urease Test (RUT), histologi, dan kultur. Biomarker untuk diagnosis dan terapi infeksi H. pylori yaitu Protein HpaA, gen VacA dan gen CagA.
Perbandingan Perbaikan Gejala Dispepsia Non-Bakterial Pada Pasien Yang Mendapatkan PPI Dan Antagonis Reseptor H2 : Systematic Literature Review Kanda Awidya Rama, I Dewa Agung; Fatih, Dzulfikar Fatih; Muharomah, Megisya Usmi Wabrieni Muharomah; Marteti, Yurin Esterina Marteti; Relia, Yohanes Deco Alexandro Relia; Siahaan, Alex Sander Siahaan
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 21 No. 1 (2026): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/djik.v21i1.3039

Abstract

Dispepsia non-bakterial merupakan gangguan gastrointestinal dengan prevalensi tinggi yang menunjukkan heterogenitas patofisiologis substansial, memerlukan pendekatan terapeutik optimal berbasis evidens kontemporer untuk mencapai outcome klinis maksimal. Tujuan: Menganalisis secara sistematis bukti ilmiah komparatif mengenai efikasi klinis, kecepatan onset kerja, durasi perbaikan gejala, dan profil keamanan proton pump inhibitors dibandingkan antagonis reseptor histamin-2 dalam manajemen dispepsia non-bakterial. Metode: Systematic literature review komprehensif melalui basis data elektronik PubMed, Scopus, Science Direct, dan Google Scholar dengan rentang waktu publikasi 2021-2024 menggunakan kriteria inklusi ketat serta penilaian kualitas metodologis terstruktur. Hasil: Sepuluh studi berkualitas tinggi memenuhi kriteria inklusi menunjukkan tingkat respons terapeutik ekuivalen berkisar 30-60% tanpa diferensiasi superioritas absolut. Antagonis reseptor H2 memperlihatkan profil keamanan jangka panjang yang superior dengan tolerabilitas lebih baik, sementara proton pump inhibitors memberikan onset ameliorasi gejala lebih akselerasi namun berpotensi menginduksi komplikasi sistemik pada penggunaan berkepanjangan. Kesimpulan: Personalisasi terapi berdasarkan stratifikasi patofisiologis dan subtipe klinis esensial untuk optimalisasi outcome pasien, dengan pendekatan step-down therapy sebagai strategi terapeutik rasional.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 21 No. 1 (2026): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 4 (2025): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 3 (2025): Diagnosis : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 2 (2025): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 20 No. 1 (2025): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 19 No. 4 (2024): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 19 No. 3 (2024): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 19 No. 2 (2024): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 19 No. 1 (2024): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 18 No. 3 (2023): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 18 No. 2 (2023): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 18 No. 1 (2023): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 17 No. 4 (2022): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 17 No. 3 (2022): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 17 No. 2 (2022): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 17 No. 1 (2022): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 16 No. 4 (2021): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 16 No. 3 (2021): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 16 No. 2 (2021): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 16 No. 1 (2021): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 4 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 3 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 14 No. 4 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 14 No. 4 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14 No 4 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol 14 No 3 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 14 No. 3 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 14 No. 2 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 14 No. 1 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 13 No. 6 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13 No 6 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 13 No. 5 (2018): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13 No 5 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 10 No. 6 (2017): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 10 No. 3 (2017): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2017): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 10 No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 9 No. 3 (2016): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2016): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan More Issue