cover
Contact Name
Pada Lumba
Contact Email
padalumba@gmail.com
Phone
+6282172150290
Journal Mail Official
apteknikft@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai Desa Kumu, Rambah Hilir 28557 Rokan Hulu, Riau
Location
Kab. rokan hulu,
Riau
INDONESIA
APTEK
ISSN : 20852630     EISSN : 26559897     DOI : -
Core Subject : Engineering,
APTEK (Aplikasi Teknologi) menerbitkan manuskrip penelitian terkait dengan ilmu teknik. Tujuan jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian dan studi ilmiah yang berkontribusi pada pengembangan teori dan konsep-konsep ilmu pengetahuan serta penerapannya pada bidang teknik. Ketentuan penerbitan, manuskrip tidak pernah dipublikasikan atau tidak sedang diajukan di jurnal lain.
Articles 200 Documents
Analisis Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Kerja Pada Proyek Peningkatan Jalan Pasir Rambah Menuju Rantau Upih Kabupaten Rokan Hulu Zamri; Arifal Hidayat; Khairul Fahmi
Aptek Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 18, No. 01, Desember 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v18i1.3975

Abstract

Sistem manajemen keselamatan kerja merupakan bagian dari sistem manajemen pelaksanaan pekerjaan konstruksi untuk menjamin terwujudnya keselamatan konstruksi. Keselamatan konstruksi adalah segala kegiatan keteknikan untuk mendukung pekerjaan konstruksi dalam mewujudkan pemenuhan standar keamanan, keselamatan, kesehatan dan keberlanjutan yang menjamin keselamatan konstruksi. Untuk menghindari risiko kecelakaan di tempat kerja, beberapa metode perlu diadopsi, yaitu kontrol teknis, kontrol administratif, dan penggunaan alat pelindung diri (APD). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Kerja (SMKK) dan faktor perilaku pekerja yang paling dominan mempengaruhi penerapan SMKK pada proyek Peningkatan Jalan Pasir Rambah Menuju Rantau Upih di Kabupaten Rokan Hulu. Jenis penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif yaitu metode yang didasarkan pada data hasil pengukuran variabel penelitian melalui studi pustaka dan penyebaran angket kepada 15 responden. Data kuesioner yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem manajemen keselamatan kerja terhadap perilaku penggunaan alat pelindung diri pada proyek peningkatan jalan Pasir Rambah Menuju Rantau Upih di Kabupaten Rokan Hulu didapatkan hasil presentase sebesar = 71,48%, artinya masuk dalam kategori sedang. Faktor perilaku pekerja yang paling dominan mempengaruhi penerapan SMKK yaitu perilaku pengetahuan = (90%), sikap = (84%), pengawasan = (78,3%), pelatihan = (66,7%), dan penghargaan = (64,4%).
Impact of Sea Pandan Leaf Fiber Volume Fraction on the Tensile Strength and Structural Morphology of Polypropylene Composites Anugrah Budi Wicaksono; Lukas Felix Wibowo; Muhammad Ammar Nur Handyka
Aptek Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 18, No. 01, Desember 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v18i1.4033

Abstract

Natural fiber-reinforced polymer composites are increasingly developed due to their relatively low cost and environmental friendliness. This study aims to analyze the tensile strength and morphology of polypropylene composites reinforced with sea pandan leaf fibers. The reinforcing material used was sea pandan leaf fiber, while the matrix consisted of polypropylene plastic. The composite fabrication process employed the compression molding method at a temperature of 250°C for one hour. The fiber volume fractions used in this study were 20%, 25%, 30%, 35%, and 40%. The tensile test results indicated that the highest tensile strength, 25.82 MPa, occurred at a 35% fiber volume fraction, while the lowest strength, 10.34 MPa, was found at a 20% fraction. SEM observations revealed the presence of voids, cracks, fiber pull-outs, and impurities on the composite surface
Distribusi Panas pada Mesin Pengering Biji Kakao Berbasis Simulasi CFD dengan Variasi Sudut Ventilasi dan Kemiringan Corong Mustaza Ma'a; Rahmat Olvaries; Raffi Putra Pratama; Ahmad Jheant By Haqy
Aptek Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 18, No. 01, Desember 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v18i1.4126

Abstract

Pengeringan biji kakao merupakan tahap pasca panen yang sangat penting dan sangat mempengaruhi kualitas akhir produk, namun proses pengeringan konvensional masih menghadapi masalah distribusi panas yang tidak merata yang mempengaruhi kualitas dan efisiensi energi. Studi ini menganalisis pengaruh variasi sudut ventilasi dan kemiringan corong terhadap distribusi suhu dan pola aliran udara dalam mesin pengering biji kakao. Metode yang digunakan adalah simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD) berdasarkan analisis transfer panas dan aliran fluida dengan variasi sudut ventilasi 45°, 60°, dan 80°, serta sudut kemiringan corong 104°, 115°, dan 121°. Sudut ventilasi 45° menghasilkan distribusi temperatur paling merata akibat aliran udara panas yang menyilang dan waktu tinggal udara yang lebih panjang di dalam ruang pengering dan kemiringan corong 104° disarankan karena dapat menghasilkan aliran udara yang stabil dan distribusi suhu yang lebih seragam. Temuan ini menunjukkan bahwa mengoptimalkan geometri ventilasi dan corong secara signifikan meningkatkan kinerja termal mesin pengering, sehingga meningkatkan efisiensi proses dan kualitas pengeringan biji kakao.
Momentum tak terhingga model kominusi batubara Lukman Hakim Nasution; Helmi Chazali Lubis; Zulkarnain; Nazaruddin
Aptek Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 18, No. 01, Desember 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v18i1.4147

Abstract

Kominusi secara physical collision (hentaman fisik) melalui prinsip linier mometum dilakukan pada sampel batubara sub-bituminus dengan panjang 10mm, lebar dan tebal masing-masing 1mm. Jarak proses momentum adalah 100cm, tekanan udara 0.1bar hingga 3bar, dimana dinding landasan berdiameter 65mm. Perubahan ukuran sampel terjadi setelah momentum, dan selanjutnya dianalisis secara matematik dengan metode penskalaan per millimeter, berfaktorkan volume dan massa material, dimana dilakukan pada kondisi sebelum dan sesudah momentum. Hasil analisis membuktikan bahwa ukuran pecahan semakin besar jika semakin jauh dari titik pusat momentum dan sebaliknya. Namun jumlah momentum akhir dan distribusi pecahan sampel tidak terdefenisikan secara matematik (P⃗ ∞). Melalui metode penskalaan per millimeter yang dilakukan sebelum dan sesudah momentum berfaktorkan volume, massa dan ukuran akhir pecahan material, adalah alternatif untuk memprediksi kebutuhan energi, dan ukuran pecahan akhir yang ingin dicapai.
Pengembangan Job Mix Design Beton Struktural Untuk Peningkatan Efisiensi Dan Kualitas Arifal Hidayat; Khairul Fahmi; Rismalinda
Aptek Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 18, No. 01, Desember 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v18i1.4149

Abstract

Beton merupakan material konstruksi yang paling umum digunakan dalam pembangunan infrastruktur. Kualitas beton yang baik sangat penting untuk memastikan kekuatan dan ketahanan struktur bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan komposisi campuran beton struktural fc' 30 MPa menggunakan metode DoE (Departemen of Environment) untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas beton. Tahapan penelitian meliputi pengujian saringan agregat, berat jenis dan penyerapan agregat, berat isi agregat, kadar lumpur, dan kadar air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi campuran beton metode DoE untuk beton fc' 30 MPa per meter kubik secara teoritis untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas betonadalah: Semen = 513,16 kg (11 sak semen), Agregat halus = 426,88 kg, Agregat kasar= 1214,97 kg, dan Air = 195 liter
Analisis Nilai California Bearing Ratio (CBR) Pada Ruas Jalan Boter Pasir Pengaraian Rismalinda; Bambang Edison; Arifal Hidayat; Riska Nadia
Aptek Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 18, No. 01, Desember 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v18i1.4150

Abstract

Tanah dasar merupakan material yang sangat berpengaruh dan berperan penting dalam pembangunan konstruksi, dengan hal ini diperlukan tanah yang stabil agar memiliki nilai daya dukung yang tinggi untuk menahan beban lalu lintas yang berada di atasnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sifat fisik tanah yang ada di Jalan Boter Pasir Pengaraian serta mengetahui nilai California Bearing Ratio (CBR) di lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis tanah subgrade pada 6 titik Lokasi pengambilan sampel berdasarkan AASHTO termasuk kelompok A – 6 dengan jenis tanah berlempung dan bedasarkan USCS termasuk dalam kelompok SC yaitu pasir lempung, campuran pasir-lempung. Nilai CBR laboratorium titik 1 sebesar 7,50%, titik 2 sebesar 10,09%, titik 3 sebesar 9,57% titik 4 sebesar 13,37%, titik 5 sebesar 6,31% dan titik 6 sebesar 6,63%. Hasil ini menunjukan bahwa nilai CBR tersebut berdasarkan AASHTO dan SNI 1744:2012 termasuk kategori cukup – baik sebagai bahan subgrade.
Educational Background Factors on Motor Vehicle Accident; Analysis Using a Structural Equation Modeling Pada Lumba
Aptek Vol. 18 No. 2 (2026): Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 18, No. 02, Juni 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v18i2.4127

Abstract

This research focuses on the impact of human, road and environmental as well as vehicles factors on the risk of accidents in driver of motor vehicle. The study is located in Indonesia. The data were collected by distributing questionnaires through social media. The number of respondents in this study consist of 260 drivers of motor vehicle with 87 respondents from senior high school (SMA) educated and below, 100 respondents from undergraduate (S1) educated and 73 respondents from postgraduate (S2) educated. The data were analyzed using Structural Equation Modeling (SEM). Key finding in this study related to indicator of latent variable is driver experience. All group (SMA, S1 and S2) in this study show indicated that driver experience indicator influence the latent variables driving performance and latent variables risky driving behavior. In addition to, the smaller value of R square of the model, the higher educational background of motor vehicle drivers. This shows that there is a relationship between the educational background of drivers and the road accidents occurance. Meaning that the higher educational background of drivers, the smaller the risk of road accidents occurance of drivers.
Analysis of Von Mises Stress, Deformation, and the Effect of Load Variations on a Motorcycle Tube-Type Shock Absorber Using the Finite Element Method Mustaza Ma'a; Rahmat Olvaries; Mhd. Zacky Hidayat; M. Izzuddin Syahputra; Gari Primananda
Aptek Vol. 18 No. 2 (2026): Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 18, No. 02, Juni 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v18i2.4183

Abstract

Shock breaker tabung merupakan komponen utama pada sistem suspensi sepeda motor yang berfungsi meredam getaran dan menjaga kestabilan kendaraan. Penelitian ini menganalisis pengaruh variasi beban, arah pembebanan, dan posisi pembebanan terhadap tegangan dan deformasi shock breaker tabung melalui pemodelan numerik. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan beban dari 800 N, 1000 N, hingga 1200 N menyebabkan kenaikan tegangan maksimum masing-masing sekitar 92 MPa, 115 MPa, dan 138 MPa, sedangkan deformasi bertambah dari 1,78 mm, 2,23 mm, hingga 2,67 mm. Arah pembebanan vertikal menghasilkan tegangan dan deformasi paling rendah dibandingkan pembebanan miring. Posisi pembebanan di tengah menghasilkan distribusi tegangan lebih merata dibandingkan pembebanan di tepi. Secara keseluruhan, kondisi paling stabil diperoleh pada beban 1000 N dengan arah pembebanan vertikal dan posisi pembebanan di tengah karena memberikan nilai tegangan dan deformasi yang masih terkendali. Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan dalam perancangan dan evaluasi shock breaker pada sistem suspensi, serta mendorong penelitian lanjutan yang melibatkan analisis dinamis dan pengujian eksperimental.
Analisa Geometri dan Getaran pada Mesin Pengasah Pahat dengan Parameter Posisi Sudut Mata Pahat Berbahan HSS Jupri Yanda Zaira Jupri; Rio Hardyanto
Aptek Vol. 18 No. 2 (2026): Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 18, No. 02, Juni 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v18i2.4217

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik getaran serta pengaruh geometri pada mesin pengasah mata pahat High Speed Steel (HSS) dengan posisi sudut mata pahat rata kanan. Pengujian getaran dilakukan pada satu titik di area spindle dengan arah pengukuran aksial, vertikal, dan horizontal menggunakan vibration tester dalam domain waktu, baik pada kondisi tanpa beban maupun saat proses pengasahan tiga sisi yaitu sisi depan, samping, dan atas pahat yang diasah. Pengukuran geometri mesin dilakukan menggunakan spirit level untuk mengetahui penyimpangan posisi dan sudut. Hasil pengujian menunjukkan bahwa getaran terbesar terjadi pada proses pengasahan sisi depan arah vertikal dengan amplitudo 0,0099 mm, sedangkan getaran terkecil terjadi pada pengasahan sisi samping arah horizontal sebesar 0,00055 mm. Hasil perhitungan geometri menunjukkan adanya penyimpangan kedataran mesin pada arah aksial sebesar 0,112 mm serta penyimpangan sudut sebesar 0,0080210, yang menyebabkan ketidaksejajaran antara pahat dan batu gerinda. Penyimpangan ini memicu distribusi gaya pengasahan yang tidak merata dan meningkatkan amplitudo getaran, terutama pada arah aksial.
Literatur Review Potensi Kompor Tenaga Matahari Sebagai Sumber Energi Alternatif Anugrah Budi Wicaksono; Sahid Ramandhani
Aptek Vol. 18 No. 2 (2026): Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 18, No. 02, Juni 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v18i2.4306

Abstract

The increase in Indonesia's population has led to a rise in demand for natural resources, resulting in a negative impact on wildlife. To maintain energy security, alternative energy sources must be explored, one of which is solar energy. One such source is harnessing solar energy using a concentrated solar power (CSP) system on solar stoves. Research has shown that solar radiation generates heat as an energy source that can be concentrated into a single point, enabling water to be boiled using a device called a parabolic mirror reflector. The heat generated can then be used to heat water. The method used in this study was a literature review. Based on the authors' research, it can be concluded that solar energy can be utilised as an alternative energy source in solar stoves, thereby reducing the use of fossil fuel energy in the form of gas, namely Liquid Petroleum Gas (LPG), which is not environmentally friendly.