Jurnal Teknologi Elekterika
Jurnal Teknologi Elekterika: Jurnal penelitian PNUP sebagai wadah komunikasi ilmiah antar akademisi, peneliti dan praktisi dalam menyebarluaskan hasil penelitian bidang rumpun elektro dan informatika yaitu teknik listrik, energi, elektronika, kontrol, telekomunikasi, komputer dan jaringan, dan Multimedia.
Articles
7 Documents
Search results for
, issue
"Vol 17, No 2 (2020): Nopember"
:
7 Documents
clear
Teknik Pengambilan Data Praktikum Photovoltaic Dengan Memanfaatkan Jaringan Internet
Kazman Riyadi;
Nandy Rizaldy Najib
Jurnal Teknologi Elekterika Vol 17, No 2 (2020): Nopember
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31963/elekterika.v4i2.2293
Tujuan dari penelitian ini agar dapat menampilkan hasil pengukuran parameter modul photovoltaic secara real time menggunakan protokol komunikasi rs 485 sehingga dapat di akses di berbagai tempat dengan syarat ketersediaan jaringan dan perangkat kebutuhan. Metode dalam penelitian ini adalah pengujian terhadap pemanfaatan jaringan komunikasi menggunakan Rs485 dalam mengukur parameter Solar Modul (Modul Photovoltaic) kapasitas 120 Wp dengan membandingkan metode pengukuran secara manual yang umumnya dilakukan pada masa sebelum penerapan protokol covid 19 (pandemi). Adapun data-data yang diperoleh dari pengukuran ini antara lain parameter suhu (T), Tegangan (V) Arus (I) maupun Daya (P). selama beberapa jam, hasil nilai pengukuran pun masing-masing dibuat dalam bentuk grafik dimana parameter-parameter tersebut ditampilkan dalam fungsi waktu (t). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa selisih antara pengukuran secara manual/langsung terhadap pengukuran menggunakan jaringan komunikasi Rs 485 rata rata 0,12 hingga 0,414 atau selisih persentase 0,001 hingga 0,146%. pengukuran menggunakan komputer dapat menghasilkan nilai grafik secara real time yang dapat mempermudah dalam pengambilan data praktikum.
Pengembangan Model Migrasi Database Relational ke NoSQL Memanfaatkan Metadata SQL
Muhammad Nur Yasir Utomo
Jurnal Teknologi Elekterika Vol 17, No 2 (2020): Nopember
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31963/elekterika.v4i2.2212
Penyimpanan data merupakan isu krusial pada teknologi Big Data karena membutuhkan teknologi penyimpanan data yang profisien agar dapat menyimpan data (terstruktur dan tidak terstruktur) secara cepat dalam jumlah besar. Hal ini sudah tidak bisa lagi dipenuhi oleh model database relational (SQL) yang saat ini masih banyak digunakan. Kelemahan tersebut dapat diatasi dengan menggunakan database NoSQL, namun sayangnya proses migrasi data dari relational/SQL database ke NoSQL masih sulit dilakukan karena perbendaan skema dan format penyimpanan data. Berdasarkan masalah tersebut, maka penelitian mengenai migrasi database relational ke NoSQL sangat diperlukan. Penelitian ini mencoba mengajukan pengembangan model perangkat lunak untuk migrasi database relational ke NoSQL menggunakan pendekatan aturan migrasi dan data transformasi yang memanfaatkan metadata SQL. Berdasarkan eksperimen yang telah dilakukan aturan migrasi yang diterapkan pada model yang dikembangkan berhasil melakuakn migrasi database SQL ke NoSQL dengan kecepatan rerata 0.978 detik untuk 5 table dalam 1 database.
Analisis Pengaruh Elektroda Hubung Parealel Dengan Media Arang Terhadap Nilai Tahanan Pentanahan
Ashar Arifin;
Ruslan L;
Sofyan Sofyan
Jurnal Teknologi Elekterika Vol 17, No 2 (2020): Nopember
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31963/elekterika.v4i2.2162
Pengukuran nilai tahanan pentanahan di halaman bengkel teknik listrik kampus 1 Politeknik Negeri Ujung Pandang didapatkan hasil sebesar 20 Ω pada musim kemarau. Dari hasil pengukuran tersebut menunjukkan bahwa pada musim kemarau sistem pentanahan tidak memenuhi standar PUIL 2000 yang menetapkan bahwa nilai resistansi pentanahan total tidak boleh lebih dari 5 Ω. Dalam penelitian ini dilakukan pengujian pada sistem pentanahan elektroda tunggal, elektroda hubung paralel dan elektroda hubung paralel dengan media arang untuk menjadi salah satu pembanding dalam memperbaiki nilai tahanan pentanahan di halaman bengkel tersebut. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan alat Earth Tester dan menggunakan metode tiga titik. Hasil pengukuran nilai tahanan pentanahan elektroda tunggal sebesar 13 Ω, elektroda hubung paralel sebesar 6,2 Ω dan elektroda hubung paralel dengan media arang sebesar 5,2 Ω. Hasil perthitungan nilai tahanan jenis tanah pentanahan elektroda tunggal sebesar 19.35 Ω-m elektroda hubung paralel sebesar 9.228 Ω-m dan elektroda hubung paralel dengan media arang sebesar 7.74 Ω-m. Terjadi penurunan nilai tahanan pentanahan yang awalnya menggunakan sistem pentanahan elektroda tunggal menjadi sistem pentanahan elektroda hubung paralel sebesar 52.307 % dan sistem pentanahan elektroda hubung paralel dengan media arang campur tanah sebesar 60 %.
Deteksi Api Pada Urutan Video Dengan Menggunakan Metode Superpixel
Nandy Rizaldy Najib;
Kazman Riyadi
Jurnal Teknologi Elekterika Vol 17, No 2 (2020): Nopember
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31963/elekterika.v4i2.2221
Di sebuah perusahaan ataupun perumahan saat ini sangat diperlukan adanya sebuah pengamanan secara dini dalam mengantisipasi bahaya kebakaran yang dapat memakan korban jiwa maupun material. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat sistem deteksi api secara otomatis dengan kecepatan dan ketepatan yang dibutuhkan guna menghindari terjadinya kebakaran secara dini. Data yang digunakan adalah data hasil pengukuran untuk mendeteksi area bergerak menggunakan Algoritma Gaussian Mixture Model pada area latar belakang video. Data ini diteruskan menggunakan Metode Simple Linear Iterative Clustering untuk membedakan antara area api dan non-api dengan mengambil range warna RGB dan HSV api yang berbeda dibandingkan warna area disekitarnya pada video yang direkam melalui kamera secara real time. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode yang diusulkan merupakan solusi yang tepat melebihi algoritma deteksi kebakaran api lainnya, dimana tingkat sensitivitas dalam memperoleh hasil rata-rata deteksi pada siang hari 97,96% dan pada malam hari 98,65 % memberikan keandalan yang tinggi dan rendahnya tingkat kesalahan pada alarm yang berbunyi ketika api terdeteksi pada video secara real time.
Rancang Bangun SEPIC (Single-Ended Primary Inductance Converter) untuk Aplikasi MPPT (Maximum Power Point Tracker) Jenis Constant Voltage(CV)
Riska Fibrianti
Jurnal Teknologi Elekterika Vol 17, No 2 (2020): Nopember
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31963/elekterika.v4i2.2159
Kebutuhan permintaan akan sumber energi terbarukan semakin meningkat. Solar PV sebagai jenis pembangkit listrik yang memiliki peranan penting sebagai energi terbarukan. Namun dalam aplikasinya solar PV masih memiliki kekurangan, yaitu efisiensi keluaran yang rendah dikarenakan kurva karakteristik V-I solar PV yang tidak linier terhadap beban dan tegangan keluaran yang dihasilkan solar PV tidak stabil. Untuk menstabilkan tegangan keluaran dari solar PV maka digunakan SEPIC (Single Ended Primary Inductance Converter). Pada penelitian ini akan dibahas pembuatan SEPIC Converter yang berfungsi menaikkan dan menurunkan tegangan keluaran agar tetap stabil 14 Volt dengan frekuensi switching 31 kHz. Pembuatan alat ini bertujuan untuk menstabilkan tegangan keluaran DC sesuai tegangan setpoint yang diinginkan dari tegangan masukan yang bervariasi dengan cara mengatur besarnya nilai PWM dengan menggunakan Arduino, yang dicatu oleh sebuah transistor MOSFET. Pada pengujian dilakukan dengan memberikan tegangan masukan sebesar 12 Volt dan 15 Volt menghasilkan nilai tegangan keluaran mendekati atau sama dengan set point. Pada pengujian SEPIC Converter menunjukkan bahwa besar tegangan keluaran dipengaruhi oleh duty cycle. Untuk nilai tegangan keluaran minimal yang dihasilkan SEPIC Converter adalah 1,2 Volt pada duty cycle 5% sedangkan nilai tegangan maksimum sebesar 37,6 Volt pada duty cycle 50%.
Studi Kestabilan Tegangan dengan Masuknya PLTB Pada Sistem Interkoneksi Sulselbar
Wisna Saputri Alfira WS;
Ashar AR;
Yurika Nantan
Jurnal Teknologi Elekterika Vol 17, No 2 (2020): Nopember
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31963/elekterika.v4i2.2659
PLTB (Pembangkit Listrik Tenaga Bayu) yang terletak di Kabupaten Sidrap dan Jeneponto merupakan sumber energi terbarukan yang pertama terinterkoneksi di sistem Sulselbar dengan kapasitas masing – masing 70 MW dan 62.5 MW. Penambahan pembangkit dalam sistem interkoneksi Sulselbar dilakukan untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang semakin meningkat, sehingga masalah kestabilan tegangan yang menjadi kendala utama dalam perencanaan dan pengoperasian sistem tersebut. Pada paper ini, Penulis melakukan simulasi dengan merancang dan memodelkan sistem dengan 44 bus, 47 line, 6 transformator, 15 generator dan 34 beban dengan menggunakan data ril. Penulis juga melakukan simulasi gangguan hubung singkat dibeberapa lokasi titik gangguan baik sebelum interkoneksi maupun setelah interkoneksi. Hasil simulasi menunjukkan bahwa interkoneksi PLTB dapat memperbaiki kestabilan tegangan sistem dengan batas toleransi +5% dan -10% (0.95 pu – 1.05 pu) dari tegangan nominal dan mampu menimalisir dampak gangguan terhadap kestabilan sistem tenaga listrik.
Penggunaan Metode Reliability Network Equivalent Approach untuk mengevaluasi Keandalan Sistem Jaringan Distribusi 20 kV
Marwan Marwan;
Alimin Alimin;
Andi Andi Eka Triana
Jurnal Teknologi Elekterika Vol 17, No 2 (2020): Nopember
Publisher : Politeknik Negeri Ujung Pandang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31963/elekterika.v4i2.2256
Kualitas keandalan pelayanan energi listrik dapat dilihat dari seberapa sering terjadi pemadaman dan lamanya pemadaman yang terjadi dalam selang waktu tertentu. Indeks keandalan merupakan ukuran keandalan yang dinyatakan dalam besaran probabilitas. Ada beberapa teknik yang digunakan untuk melakukan analisis keandalan sistem distribusi 20 kV, salah satunya metode Reliability Network Equivalent Approach (RNEA). Metode RNEA dugunakan untuk menganalisis keandalan sistem distribusi yang besar dan kompleks, dengan pendekatan elemen ekuivalen. Rangkaian ekuivalen digunakan untuk menggantin bagian jaringan distribusi dan menyusun kembali ke dalam bentuk seri dan sederhana. Metode RNEA menggunakan proses berulang dan berurutan untuk menevaluasi indeks keandalan per titik beban (load point). Pada skripsi ini akan di bahas tentang keandalan sistem distribusi 20 kV di PT. PLN (Persero) ULP Daya Penyulang Paccerakkang menggunakan metode RNEA dan softwere Matlab. Dari hasil penelitian satu penyulang didapatkan hasil perhitungan indeks keandalan dengan menggunakan metode RNEA, nilai SAIFI sebesar 3.4079 kegagalan/pelanggan/tahun dan nilai SAIDI sebesar 9.1339 jam/pelanggan/tahun. Sedangkan hasil simulasi dengan softwere Matlab, nilai SAIFI sebesar 3.40794 kegagalan/pelanggan/tahun dan nilai SAIDI sebesar 9.13393 jam/pelanggan/tahun.