cover
Contact Name
Atika Dini Savitri
Contact Email
atika.dini.savitri.20@gmail.com
Phone
+6285232734788
Journal Mail Official
ubtsaintek@gmail.com
Editorial Address
Gedung Rektorat Lantai 3, Jl. Amal lama No 1. Universitas Borneo Tarakan
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Jurnal Borneo Saintek
ISSN : 2615434X     EISSN : 25993313     DOI : http://dx.doi.org/10.35334/borneo_saintek
Jurnal Borneo Saintek diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Borneo Tarakan (LPPM UBT). Jurnal Borneo Saintek merupakan jurnal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu, diadopsi dari berbagai aktivitas penelitian dosen. Artikel-artikel yang dipublikasikan di Jurnal Borneo Saintek LPPM UBT terbit setahun 2 (dua) kali pada bulan April dan Oktober (E-ISSN 2599-3313 dan P-ISSN 2615-434X) meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli, artikel ulasan ilmiah bersifat baru, atau komentar dan kritik terhadap tulisan maupun dalam terbitan berkala ilmiah bersifat baru, atau komentar dan kritik terhadap tulisan maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 135 Documents
KAJIAN POPULASI IKAN TEMPAKUL (Periopthalmus barbarus) DI KAWASAN KONSERVASI MANGROVE DAN BEKANTAN KOTA TARAKAN KALIMANTAN UTARA Muhammad Firdaus; Gazali Salim
Jurnal Borneo Saintek Vol 1, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borneo_saintek.v1i3.937

Abstract

Tempakul merupakan biota yang habitat hidup di akuatik dan di darat, dimana dapat hidup di darat selama kurang lebih 5 menit. Tujuan penelitian adalah menganalisis model populasi pertumbuhan dan mortalitas ikan tempakul (Periothalamus barbarus) di KKMB Kota Tarakan. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif.  Variabel utama yang di lakukan adalah variabel model pertumbuhan dan mortalitas dari P.barbarus.  Penentuan plot/transek menggunakan metode purposive sampling.  Transek berukuran 10x10m2 dengan jarak masing-masing plot sebesar 10 m2. Hasil penelitian didapatkan struktur umur dan model von bertalanffy didapatkan pertumbuhan awal ikan tempakul jantan sebesar 0.754 cm dan betina sebesar 0.887 cm. Ikan tempakul jantan dalam mencapai panjang maksimal sebesar 27.374 cm dapat di capai dalam usia 724 hari dengan kecepatan pertumbuhan harian sebesar 0.0147 cm/hari, sedangkan ikan tempakul betina dalam mencapai panjang maksimal sebesar 20.683 cm dapat di capai dalam usia 391 hari dengan kecepatan pertumbuhan harian sebesar 0.0262 cm/hari. Model pertumbuhan allometri didapatkan ikan tempakul jantan bersifat allometri negative dengan bentuk tubuh gemuk dan betina bersifat allometri negative dengan bentuk tubuh kurus. Mortalitas pada tempakul baik jantan dan betina disebabkan karena mortalitas secara alami untuk jantan sebesar 11.6% dan untuk betina sebesar 18.3%.
PENGGUNAAN PEMBELAJARAN 4.0 BERBANTUAN APLIKASI GOOGLE CLASSROOM DAN GOOGLE FORM DALAM MATA KULIAH ILMU SOSIAL BUDAYA DASAR Desy Irsalina Savitri
Jurnal Borneo Saintek Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borneo_saintek.v2i1.632

Abstract

Era globalisasi sudah lama didengungkan di Indonesia, globalisasi IPTEK sudah hampir menyebar di Indonesia bahkan di pulau yang jauh dari pusat pengembangan di ibu kota provinsi misalnya di Tarakan Kalimantan Utara. Begitu pula dengan kemajuan teknologi, kemajuan teknologi selalu dikaitkan dengan globalisasi. Tidak dapat dipungkiri bahwa perkembanggan teknologi tidak dapat dihindarkan dari kehidupan manusia bahkan di Kota Tarakan. Hal tersebut juga dikaitankan dengan pembangunan SDM terhadap relevansi pada dunia pekerjaan. Semua tenaga pendidik perlu menyiapkan Peserta didik yang siap dalam berkompetitif dalam kehidupan dan pendidikan. Peserta didik, dalam hal ini mahasiswa sudah disiapkan untuk mengenal teknologi. Pada artikel kali ini peneliti menerapkan pembelajaran 4.0 kepada mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan dalam mata kulian Ilmu Sosial Budaya Dasar untuk mengetahui kebermanfaatan pembelajaran kepada mahasiswa Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan pembelajaran jarak jauh 4.0 yang dapat dilaksanakan dimana saja tanpa batasan ruangg kelas dengan bantuan aplikasi google classroom. Untuk mengetahui efektifitas pembelajaran peneliti menggunakan tes tulis dengan bantuan aplikasi google form. Hasil penelitian dari 3 kelas yang berbeda menggunakan aplikasi google form menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan. Kelas A dan B mengalami hasil yang dapat dikatakan kurang memuaskan yaitu di tingkat rata-rata angka 66-69%. Sedanggkan kelas C memiliki nilai rata-rata 76,77%.
PEMBERIAN AIR SUSU IBU PADA IBU BEKERJA Agus Purnamasari
Jurnal Borneo Saintek Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borneo_saintek.v1i1.888

Abstract

Menyusui merupakan hak setiap ibu, termasuk ibu bekerja, dalam Konvensi Organisasi Pekerja Internasional tercantum bahwa cuti melahirkan itu selama 14 minggu dan penyediaan sarana pendukung bagi ibu menyusui di tempat kerja wajib diadakan. Undang-undang Perburuhan di Indonesia No.1 tahun 1951 memberikan cuti melahirkan selama 12 minggu dan kesempatan menyusui 2 x 30 menit dalam jam kerja. Namun ibu bekerja masih dianggap sebagai salah satu faktor penyebab tingginya angka kegagalan menyusui, padahal di negara-negara industri 45-60% tenaga kerja merupakan wanita usia produktif. Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) 2007 menunjukkan bahwa 57% tenaga kerja di Indonesia adalah wanita. Faktor-faktor yang menghambat keberhasilan menyusui pada ibu bekerja adalah pendeknya waktu cuti kerja, kurangnya dukungan tempat kerja, pendeknya waktu istirahat saat bekerja (tidak cukup waktu untuk memerah ASI), tidak adanya ruangan untuk memerah ASI, pertentangan keinginan ibu antara mempertahankan prestasi kerja dan produksi ASI. Data keberhasilan menyusui pada ibu bekerja di Indonesia belum ada, namun dari SDKI 2007 di dapatkan data bahwa 95% balita di Indonesia pernah mendapatkan ASI, 44% bayi baru lahir mendapat ASI dalam 1 jam setelah lahir dan 62%, bayi mendapat ASI pada hari pertama namun hanya 32%, bayi yang mendapatkan ASI ekslusif sampai 6 bulan.
SKRINING FITOKIMIA EKSTRAK BUAH MANGROVE (Sonneratia alba) SEBAGAI BIOENRICHMENT PAKAN ALAMI Artemia salina Jimmy Cahyadi; Gloria Ika Satriani; Ery Gusman; Encik Weliyadi; Sabri Sabri
Jurnal Borneo Saintek Vol 1, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borneo_saintek.v1i3.932

Abstract

Penelitian mengenai skrining fitokimia terhadap ekstrak buah mangrove pedada(Sonneratia alba) Telah dilakukan. Buah pedada (Sonneratia alba) diperoleh darimangrove pesisir Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Data yang dianalisis meliputi kondisisimplisia, rendemen, ekstraksi dan skrining fitokimia pada Artemia salina nonbioenrichment maupun pasca bioenrichment. Prosedur pembuatan simplisia melaluisortasi basah dan kering, analisa rendemen berdasarkan rasio bobot, ekstraksi buahpedada (Sonneratia alba) berdasarkan teknik maserasi menggunakan pelarut etanol96%, dan skrining fitokimia dilakukan melalui pengujian warna menggunakan berbagaipereaksi. Teknik analisa data dilakukan secara kualitatif deskriftif. Hasil penelitianmenyimpulkan bahwa ekstrak pasta kental (Sonneratia alba) positif mengandungalkaloid, flavonoid, tannin, steroid dan tripernoid pada bioenrichment dan senyawasteroid dan tanin negatif pada non bioenrichment.
ANALISIS KONDISI SPASIAL DAERAH ALIRAN SUNGAI KOTA TARAKAN BAGI PENGEMBANGAN KEGIATAN PERIKANAN BUDIDAYA AIR TAWAR Jimmy Cahyadi
Jurnal Borneo Saintek Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borneo_saintek.v1i1.883

Abstract

Produksi perikanan Kota Tarakan khususnya kegiatan budidaya air tawar tidak menunjukkan kenaikan yang signifikan dalam kurun waktu 5 tahun. Informasi dan kajian analisis kondisi spasial sungai Kota Tarakan sangat penting sebagai dasar pemerintah bersama masyarakat dalam rangka perbaikan kualitas hidup dan taraf ekonomi masyarakat khususnya pengembangan kegiatan perikanan budidaya air tawar. Penelitian dilaksanakan selama 3 bulan awal tahun 2015 masuk musim kemarau dengan wilayah kajian sempadan daerah aliran sungai (DAS) di wilayah administrasi Kota Tarakan. Metode yang digunakan yaitu metode survey dan bersifat deskriftif kualitatif. Survei lapangan sebagai data primer meliputi kondisi hidrologi, klimatologi dan beberapa informasi penting lainnya. Metode penentuan titik sampling (stasiun) menggunakan teknik purposive sampling dipadukan karakteristik ekologis, aksesibilitas, keamanan, keterjangkauan dan ruang dari potensi aliran sungai. Sedangkan data sekunder meliputi klimatologi dan dokumen terkait dari berbagai instansi pemerintah. Hasil Data eksisting baik insitu, eksitu maupun data sekunder lainnya dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif proporsional diintegrasikan ke system peta dan diolah secara SIG. Hasil survey dan konsultasi diperoleh 25 DAS terbagi menjadi 3 katagori pemanfaatan : katagori Biru (Eksisting) yaitu sudah di manfaatkan menjadi Embung sumber air minum masyarakat ; katagori Kuning (On progress) yaitu sedang dalam proses perencanaan ; katagori Putih (Natural) masih alami dan belum di rencanakan fungsinya. Sehingga berdasarkan analisis dan pertimbangan katagori natural dan teknis lainnya diperoleh 12 DAS kajian mendalam. Hasil kajian dan analisi penelitian dari 12 DAS yang ada diperoleh sebanyak 7 DAS berpotensi dapat menjadi lahan pendukung budidaya air tawar melalui intervensi teknologi dan pola usaha semi tradisional.
ANALISIS BAHAN ORGANIK NITROGEN (N) DAN FOSFOR (P) PADA SEDIMEN DI KAWASAN KONSERVASI MANGROVE DAN BEKANTAN (KKMB) KOTA TARAKAN Yulma Yulma; Gazali Salim; Yakob Sampe
Jurnal Borneo Saintek Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borneo_saintek.v1i2.914

Abstract

Kandungan bahan organik Nitrogen dan Fosfor pada sedimen memiliki fungsi sebagai proses fotosintesis, respirasi, serta pembentuk protein bagi tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan N dan P pada sedimen di KKMB. Penelitian ini dimulai dari bulan Desember 2016 - Maret 2017 metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif, pengambilan sampel dilakukan pada 4 sub stasiun dan dilakukan 3 kali pengulangan pengambilan sampel sedimen. Dari hasil penelitian didapatkan nilai dari bahan organik N pada sedimen berkisar antara 0,31 - 0,55 dan bahan organik P berkiar antara 26,23 - 46,71 mg/l di Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan Kota Tarakan.
SISTEM PEMANTAUAN BIODIGESTER MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER Sinta Sri Ramadania; Mulyadi Mulyadi
Jurnal Borneo Saintek Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borneo_saintek.v2i2.1104

Abstract

Biodigester merupakan sebuah sistem untuk pengumpulan gas metana, karbondioksida dan gas campuran lainnya yang diperoleh dari hasil penguraian material organik seperti kotoran sapi oleh bakteri yang menyebabkan metanogen pada sebuah biodigester secara anaerob. Biodigester memiliki syarat tertentu untuk menghasilkan gas metana yang optimal pada suhu 20°–40° celsius untuk pertumbuhan bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem pemantauan pada biodigester menggunakan sensor gas semikonduktor MQ4 untuk mengukur kadar gas metana dan sensor HSM20G untuk mengukur kelembaban serta sensor DS18B20 untuk mengukur temperatur lingkungan yang diintegrasikan pada mikrokontroller Atmega328. Sistem yang dibangun ini akan mempermudah proses pengisian ulang reaktor biodigester dan mampu mendeteksi kebocoran gas yang terjadi pada biodigester. Nilai parameter yang diamati kemudian ditampilkan pada layar penampil digital setelah sebelumnya di proses oleh mikrokontroller. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu untuk memantau secara stabil konsentrasi gas metana pada 200 ppm dengan suhu 30° Celsius dan kelembaban relatif 61%.
IDENTIFIKASI AKUIFER BAWAH AIR DENGAN KONFIGURASI SCHLUMBERGER MENGGUNAKAN RESISTIVITY METER BERBASIS BOOST CONVERTER DI UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN Prasetia, Abdul Muis; Prihartanto, Eko Muis; Faizal, Rahmat
Jurnal Borneo Saintek Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borneo_saintek.v2i1.638

Abstract

Air merupakan salah satu elemen utama kehidupan makhluk hidup, sehingga semua mahluk hidupsangat memerlukan air. Untuk mencukupi kebutuhan air bersih pada masyarakat dapat menggunakanair hujan, air tanah dan lain-lain, penggunaan sumber air tanah perlu diketahui potensi jumlah maupunmutunya. Penyebaran air tanah dideskripsikan secara vertikal dan horizontal, deskripsi air secarahorizontal dapat dilihat melalui penyebaran formasi geologi yang bertindak sebagai akuifer. Untukmendapatkan kondisi hidrogeologi dan geologi perlu dilakukan kajian dengan menggunakan metodegeolistrik melalui resistivity meter. Berdasarkan latar belakang tersebut, peneliti menerapkankeunggulan boost converter pada desain resistivity meter yang diusulkan. Konfigurasi Elektroda yangditerapkan dalam penelitian ini menggunakan metode Schlumberger dengan parameter yang terukurialah arus listrik (I), beda potensial (V) dan spasi elektroda, sedangkan parameter yang dihitungadalah tahanan jenis (?). Data hasil pengukuran diolah untuk didapatkan penampang model resistivity1 dimensi (1D) bawah permukaan. Berdasarkan hasil eksplorasi geolistrik dan perhitunganperhitungannyamenunjukkan keberadaan akuifer air tanah pada kedalaman 6.54 -56.67 m dengantahanan jenis 36.98 ?m dan perkiraan litologi adalah pasir.
ANALISIS SALURAN DAN FUNGSI PEMASARAN KOMODITAS HORTIKULTURA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT KAWASAN PERBATASAN (Studi Kasus Di Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan Propinsi Kalimantan Utara) Dewi Elviana
Jurnal Borneo Saintek Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borneo_saintek.v1i2.909

Abstract

Berdasarkan data yang berkaitan dengan kebijakan pengembangan wilayah perbatasan di Kalimantan Timur - Sabah dari PKAI-LAN (2004), pemerintah Propinsi Kalimantan Timur berupaya untuk mengembangkan Pulau Sebatik di Kabupaten Nunukan sebagai pusat perdagangan dan jasa. Karena tingkat perekonomian masyarakat di negara bagian Malaysia yang lebih tinggi diharapkan menjadi pasar potensial bagi sejumlah barang produksi Indonesia. Adanya potensi sumberdaya alam Pulau Sebatik sangat mendukung pengembangan pertanian, sehingga sektor pertanian diharapkan dapat menjadi tulang punggung  pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan.Tujuan dari penelitian ini antara lain : (1) mendeskripsikan saluran pemasaran komoditas hortikultura, (2) menganalisis Lembaga pemasaran yang terlibat dan (3) menganalisis fungsi-fungsi pemasaran.  Lokasi penelitian dilakukan pada petani dan pedagang komoditi hortikultura Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan. Analisis data yang digunakan berupa analisis deskriptif untuk mengetahui saluran pemasaran, lembaga dan fungsi pemasaran yang terkait. Hasil penelitian menunjukkan hasil bahwa terdapat tiga model saluran pemasaran yang terdiri dari empat Lembaga pemasaran yaitu pedagang Sebatik, Pedang Tawau I, Pedagang Tawau II dan Pedagang Pengecer. Masing-masing Lembaga pemasaran melaksanakan fungsi pemasaran yang terdiri dari fungsi pertukaran, fungsi fisik dan fungsi penunjang.
PENGARUH KONDISI FISIKA KIMIA SUNGAI SALIM TERHADAP KELIMPAHAN IKAN DI TUNATUNU PANGKALPINANG Intan Purnamasari; Kurniawan Kurniawan; Sudirman Adibrata
Jurnal Borneo Saintek Vol 1, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/borneo_saintek.v1i3.938

Abstract

Salim sungai adalah sungai yang di sekitar budidaya ternak, pertanian, dan peternakan kolam ikan. Penelitian pada kondisi di Sungai Salim, September 2018. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan kualitas air di Sungai Salim, kelimpahan ikan dan hubungan antara kelimpahan dan faktor fisik dan kimia air. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah "Tujuan Random Sampling". Nelayan yang digunakan untuk pengambilan sampel ikan adalah bersih. Data dianalisis deskriptif dan analisis korelasi. Hasil penelitian yang diperoleh 5 spesies dan individu 261 ikan. Kelimpahan relatif tertinggi adalah spesies ikan Kemuring 89,404% dan terendah adalah Seluang ikan 0,662%. Indeks keragaman yang diperoleh adalah 0,42-0,92, keseragaman indeks adalah 0,26-0,57, dan indeks dominasi 0,43-0, 81. Suhu 25-28oC, saat ini kecepatan 0-047 m/s, kedalaman 121,25-186,75, kecerahan 78,5-82,5, pH 5-6, terlarut oksigen 4,08-6,15 mg/l, kebutuhan oksigen biologis 17,55-23,55 mg/l, kimia oksigen demand 37,7-46,15 mg/l, nitrat 0,506-2,337 mg/l, fosfat 0,047-0,123 mg/l, dan total ditangguhkan padat 14,5-43,25 mg/l. Hasil analisis regresi linear menunjukkan bahwa secara keseluruhan ada adalah hubungan sangat kuat antara komponen. Dapat dinyatakan bahwa kualitas air di perairan ini tetap mendukung kehidupan ikan.

Page 7 of 14 | Total Record : 135