cover
Contact Name
Maria
Contact Email
-
Phone
+628161961710
Journal Mail Official
jmbkmm@untar.ac.id
Editorial Address
Program Studi MM Untar, Kampus 1, Gedung Utama, Lantai 14 Jl. Let. Jen. S. Parman No. 1 Grogol, Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
ISSN : -     EISSN : 25980289     DOI : http://dx.doi.org/10.24912/jmbk
Core Subject : Economy, Social,
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan (E-ISSN: 2598-0289) is a peer-reviewed journal, which provides a forum for publishing scientific articles in management and business field, including genuine research result, novel scientific review, and critics or comments about management nowadays. Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan published by Magister Manajemen Universitas Tarumanagara. Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan accepts articles or manuscript in the management and business field from various source, academics and researchers, both national and international.
Articles 958 Documents
Pengaruh information dan communication technology adoption serta digital transformation terhadap asset growth UMKM Revolino Hardi; Agus Zainul Arifin
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmbk.v7i3.23866

Abstract

In the current era of the digital industry, the use of information technology supports a business sector in marketing its products. One of the information technologies that is widely used by MSME actors is the use of social media in conveying information. The purpose of this study was to examine the relationship between the Adoption of Information and Communication Technology (ICT) and Digital Transformation Understanding of business opportunities so that it has an impact on MSME asset growth with a descriptive analysis method using a collection of 117 respondents. The results obtained in this study are that there is no relationship between the adoption of information and communication technology on the growth of SME assets. This is because MSME owners are only aware of the importance of using new technology but have not fully used new technology in their businesses, while SME asset growth is more influenced by an understanding of digital transformation by SMEs. Di dalam era industri digital saat ini, penggunaan teknologi informasi menjadi penopang suatu bidang usaha melakukan pemasaran produknya. Salah satu teknologi informasi yang ramai digunakan oleh pelaku UMKM adalah penggunaan media sosial dalam penyampaian informasi. Tujuan dari penelitian untuk mengkaji keterkaitan antara Adopsi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan Pemahaman Transformasi Digital atas peluang bisnis sehingga berdampak pada pertumbuhan aset UMKM dengan metode analisa deskriptif menggunakan pengumpulan responden sebanyak 117 responden. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah tidak ada keterkaitan antara adopsi teknologi informasi dan komunikasi terhadap pertumbuhan aset UMKM. Hal ini dikarenakan bahwa para pemilik UMKM hanya sebatas sadar akan pentingnya penggunaan teknologi baru namun belum sepenuhnya menggunakan teknologi baru pada usaha mereka sedangkan pertumbuhan aset UMKM lebih dipengaruhi oleh pemahaman akan transformasi digital oleh para pemilik UMKM.
Pengaruh inovasi pengguna dan dukungan pemerintah terhadap niat UMKM mengadopsi teknologi keuangan Theodorus Alvin; Agus Zainul Arifin
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmbk.v7i3.23867

Abstract

MSMEs (Micro, Small and Medium Enterprises) have become an important part of the economy in developing countries. However, MSMEs are often constrained in obtaining funding, especially from banking institutions. This problem can be overcome by using financial services technology, namely Peer to Peer Lending. Even though the existence of peer-to-peer lending can overcome this problem, many MSMEs do not want to use it. The purpose of this study is to find out whether the level of user innovation and government support influence MSME in using peer to peer lending. This research is descriptive research with quantitative methods. The sampling method uses purposive sampling by distributing questionnaires to 174 MSME in Jabodetabek. Data were analyzed using SEM PLS. The results of the study show that user innovation and Government Support have a positive and significant effect on the intention to use peer to peer lending. For this reason, user innovation and Government Support are considered to be able to increase the intention of MSME actors to use Peer to Peer Lending. UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) telah menjadi bagian penting dalam roda ekonomi di Negara yang masih berkembang. Namun, UMKM sering terkendala dalam mendapatkan pendanaan terutama dari lembaga perbankan. Masalah ini dapat diatasi dengan penggunaan teknologi jasa keuangan yaitu Peer To Peer Lending. Walaupun keberadaan peer to peer lending dapat mengatasi permasalahan ini, banyak pelaku UMKM tidak mau menggunakannya. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui apakah tingkat inovasi pengguna dan dukungan pemerintah mempengaruhi niat pelaku UMKM dalam menggunakan peer to peer lending. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode kuantitatif. Metode sampling menggunakan purposive sampling dengan menyebarkan kuesioner ke 174 pelaku UMKM di Jabodetabek. Data dianalisa menggunakan SEM PLS. Hasil penelitian menunjukan bahwa inovasi pengguna dan dukungan pemerintah berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi penggunaan peer to peer lending. Untuk itu, inovasi pengguna dan dukungan pemerintah dinilai dapat meningkatkan intensi pelaku UMKM dalam menggunakan Peer To Peer Lending.
Analisis faktor-faktor yang memengaruhi kinerja karyawan pada masa pandemi Chantrain Lorraine Maringka; Riris Loisa
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmbk.v7i3.23869

Abstract

The Covid-19 pandemic that is currently happening in the world and has also occurred in Indonesia since the beginning of 2020 has changed all the activities and habits of employees in a company. Covid-19 greatly affects health, even the system and work patterns of people in Indonesia. To break the chain of transmission of COVID-19, the government implemented a Work from Home (WFH) policy for all companies and hoped that employees would adapt to this new system. The purpose of this research itself is to find out whether there is an influence of organizational culture and organizational commitment on employee performance mediated by Work from Home. The research method used in this study is a quantitative research method. The results showed that organizational culture and organizational warnings had a positive and significant effect on employee performance, and after being mediated by Work from Home it could be concluded that organizational culture still had a positive and significant effect while organizational warnings did not have a positive and significant effect on employee performance. Pada masa pandemi covid-19 yang sedang terjadi di dunia dan juga terjadi di Indonesia sejak awal tahun 2020 mengubah semua aktivitas dan kebiasaan para karyawan di sebuah perusahaan. Covid-19 sangat memengaruhi kesehatan bahkan pada sistem dan pola kerja masyarakat di Indonesia. Untuk memutuskan rantai penyebaran COVID-19 maka pemerintah melakukan kebijakan Work from Home (WFH) bagi semua perusahaan dan mengharapkan agar karyawan bisa beradaptasi dengan sistem yang baru ini. Tujuan dari penelitian ini sendiri adalah untuk mengetahui jika terdapat pengaruh budaya organisasi dan komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan dengan dimediasi oleh Work from Home. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi dan komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dan setelah dimediasi oleh Work from Home dapat disimpulkan bahwa budaya organisasi masih tetap berpengaruh positif dan signifikan sedangkan komitmen organisasi tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.
Pengaruh financial technology adoption capability dan financial literacy terhadap business sustainability Olvia Intan Permata Sari; Agus Zainul Arifin
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmbk.v7i3.23870

Abstract

National economic development is significantly influenced by the existence of MSMEs, as existing economic businesses in Indonesia are dominated by MSMEs. During the Covid-19 pandemic, SMEs faced several challenges to continue their business, not to mention a few business units that had to cease operations. The ability to adapt is an opportunity for the SME sector to improve their strategies, one of which is capital and payment transactions. In this digital age, financial technology (fintech) becomes an alternative in obtaining loans that can help SME business development, especially in terms of financing. Nevertheless, in line with the use of fintech, financial literacy is also required to be improved in order for SMEs to be more prudent in choosing and maintaining access to help finance their business. In addition, by understanding financial literacy, it is hoped that SMEs will be capable of using and managing their financial resources. Through this study, the relation between Financial Technology Adoption Capability and Financial Literacy against Business Sustainability is thoroughly examined and evaluated using the Technology Acceptance Model and the Diffusion of Innovation Theory approach, involving a collection of 149 respondents as the source of data. The result obtained in this study is that financial technology adoption capability and financial literacy have a positive influence on business sustainability. embangunan ekonomi nasional secara signifikan dipengaruhi oleh keberadaan UMKM, hal ini dikarenakan usaha yang ada di Indonesia didominasi oleh UMKM. Pelaku UKM menghadapi beberapa tantangan untuk melanjutkan usahanya, bahkan tidak sedikit unit usaha yang harus berhenti beroperasi di masa pandemi Covid-19. Kemampuan untuk beradaptasi merupakan kesempatan bagi sektor UKM untuk memperbaiki strategi, salah satunya ialah permodalan dan transaksi pembayaran. Pada era digitalisasi, teknologi finansial (tekfin) merupakan salah satu alternatif dalam mendapatkan pinjaman yang dapat membantu perkembangan bisnis UKM, terutama dalam sisi pembiayaan. Namun sejalan dengan penggunaan tekfin, literasi keuangan juga harus ditingkatkan agar pelaku UKM cermat dalam memilih dan menggunakan akses keuangan untuk membantu bisnisnya. Selain itu dengan memahami literasi keuangan diharapkan UKM akan mampu menggunakan dan mengelola sumber daya keuangan yang dimiliki. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh financial technology adoption capability dan financial literacy terhadap business sustainability dengan metode analisa deskriptif menggunakan pengumpulan responden sebanyak 149 responden. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah financial technology adoption capability dan financial literacy berpengaruh terhadap business sustainability.
Pengaruh kualitas layanan, kepercayaan, dan citra merek terhadap kepuasan pelanggan serta dampaknya terhadap loyalitas pelanggan PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir di jakarta Tiara Vega Permatasari; Sarwo Edy Handoyo
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmbk.v7i3.23871

Abstract

The development of online business in Indonesia is currently showing an improvement for the better the industrial era 4.0, a lot of Indonesians choose to shop online. Indonesia, namely reaching 8.8% per year until 2017. This study analyzes the effect of service quality, trust, and brand image on customer loyalty with customer satisfaction as the mediation. This research with quantitative methods, the sample collection technique in this study was purposive sampling by distributing questionnaires to 152 people. Data were analyzed using Structural Equation Modeling based on Partial Least Square. This study found that brand image had an influence on customer satisfaction and made customers use services repeatedly, serviced quality and customer trust did not affect customer satisfaction and did not make customers use services repeatedly. Perkembangan bisnis online di Indonesia sekarang ini menunjukan peningkatan kearah lebih baik, di era industri 4.0 semakin banyak orang Indonesia yang memilih berbelanja secara online. Indonesia yaitu mencapai 8,8% per tahun hingga tahun 2017. Penelitian ini menganalisis pengaruh kualitas layanan, kepercayaan, citra merek terhadap kesetiaan pelanggan dengan kepuasan pelanggan sebagai mediasinya. Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode kuantitatif, teknik pengumpulan sampel pada penelitian ini adalah purposive sampling dengan menyebar kuesioner kepada 152 orang. Data dianalisis dengan menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa citra merek memberikan pengaruh terhadap kepuasan pelanggan dan membuat pelanggan menggunakan jasa secara berulang namun kualitas layanan dan kepercayaan pelanggan tidak memberikan pengaruh terhadap kepuasan pelanggan dan tidak membuat pelanggan menggunakan jasa berulang.
Pengaruh rasio keuangan terhadap kesulitan keuangan pada perusahaan sektor consumer goods di BEI Catherine Christiana Tjandra; Indra Widjaja
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmbk.v7i3.23872

Abstract

The world is currently in financial distress due to the Covid-19 virus. That leads to a decrease in profit each year. Due to the intense competition, companies incur significant costs to remain competitive in their business. The purpose of this study is to measure company size in terms of liquidity, solvency, revenue growth, activity and financial hardship using IDX-listed companies in the consumer goods sector for the period 2017-2020. That was it using 30 companies, descriptive research and quantitative methods were used in this study. Targeted sampling is a sampling technique used in research. Use Eviews 12 to explore multiple regression analysis of data processing techniques. As a result, liquidity and activity have a significant positive impact, solvency has a significant negative impact, revenue growth has no significant negative impact, and firm size has a significant positive impact on financial distress. Therefore, financial indicators are an effective way to find out whether a company's financial condition is good or bad. Kesulitan keuangan saat ini telah dirasakan oleh dunia dikarenakan adanya virus covid 19. Dimana menyebabkan adanya penurunan keuntungan pada setiap tahunnya. Adanya persaingan yang tinggi sehingga perusahaan mengeluarkan biaya yang tinggi untuk dapat unggul dalam persaingan usahanya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengukur likuiditas, solvabilitas, pertumbuhan penjualan, aktivitas, dan ukuran perusahaan terhadap kesulitan keuangan dengan menggunakan perusahaan sektor consumer goods terdaftar dalam BEI periode 2017 – 2020. Dengan menggunakan 30 perusahaan, penelitian menggunakan penelitian deskriptif, metode kuantitatif. Purposive sampling menjadi teknik pengambilan sampel pada penelitian. Menggunakan Eviews 12 dengan melihat analisis regresi berganda untuk teknik pengolahan data. Hasil penelitian menunjukkan, likuiditas dan aktivitas berpengaruh signifikan positif, solvabilitas berpengaruh signifikan negatif, pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh signifikan negatif, dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan positif terhadap kesulitan keuangan. Untuk itu rasio keuangan menjadi cara yang efektif untuk mengetahui kondisi baik atau buruknya keuangan suatu perusahaan.
Pengaruh iklim psikologis terhadap kinerja karyawan yang dimediasi oleh workforce agility Dharmawan Chandra; Mohammad Agung Saryatmo
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmbk.v7i3.23873

Abstract

PT V is a trading company in Indonesia engaged in the field of power infrastructure solutions, with its main product is Uninterruptible Power Supply (UPS). One of the big challenges faced by PT V in recent years is the achievement of companies that are still far from the highest management target. To improve employee performance, companies need not only pay attention to the psychological climate in the work environment, but also need employees who have the ability and agility. This study aims to prove that workforce agility can act as a mediator between psychological climate and employee performance. This research was conducted at the head office of PT V. which is located in Jakarta using a quantitative approach through questionnaires, internal company data and interviews with management. Data analysis technique using PLS-SEM. The results showed that psychological climate has a significant effect on employee performance and workforce agility, workforce agility has a significant effect on employee performance, and the relationship between psychological climate on employee performance is mediated partially by workforce agility. PT V adalah sebuah perusahaan dagang di Indonesia yang bergerak di bidang solusi infrastruktur tenaga listrik, dengan produk utamanya yaitu Uninterruptible Power Supply (UPS). Salah satu tantangan besar yang dihadapi oleh PT V dalam beberapa tahun terakhir adalah pencapaian perusahaan yang masih jauh dari target manajemen tertinggi. Untuk meningkatkan kinerja karyawan, perusahaan tidak saja perlu memperhatikan iklim psikologis di lingkungan kerja, akan tetapi juga memerlukan karyawan yang memiliki kemampuan dan kelincahan (agility). Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa workforce agility dapat berperan sebagai mediator antara iklim psikologis dengan kinerja karyawan. Penelitian ini dilakukan di kantor pusat PT V. yang bertempat di Jakarta menggunakan pendekatan secara kuantitatif melalui penyebaran kuesioner, data internal perusahaan serta wawancara dengan manajemen. Teknik analisis data menggunakan PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklim psikologis berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dan workforce agility, workforce agility berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dan hubungan antara iklim psikologis terhadap kinerja karyawan dimediasi parsial (partial mediation) oleh workforce agility.
Pengaruh manajemen modal kerja terhadap profitabilitas perusahaan fast moving consumer goods di Indonesia dari tahun 2016-2021 Adithya Jean Merry; Indra Widjaja
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmbk.v7i3.23874

Abstract

This study aims to examine the effect of working capital on the profitability of fast-moving consumer goods (FMCG) companies in Indonesia from 2016 – 2021. The population in this study are FMCG companies listed on the Indonesia Stock Exchange and issuing financial reports for the period 2016 – 2021 The sample selection was carried out using the purposive sampling method and obtained a sample of 24 financial statements from 2016 – 2021 with a total of 144 observations. The data used is secondary data with multiple regression testing. The software used for the testing is SPSS version 23. The dependent variables of this study are Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), and Net Profit Margin (NPM), where these three variables are considered to represent company profitability. The independent variables used are Current Ratio (CR), Average Collection Period (ACP), Average Payment Period (APP), and Cash Conversion Cycle, where these four variables are considered to represent working capital management. Three models were created to predict the effect of working capital on (1) ROA, (2) ROE, and (3) NPM. Regarding the effect of working capital on ROA, the results of this study indicate that only APP has a partially significant effect. Regarding the effect of working capital on ROE, the results show that APP and CCC each have a partially significant effect. Related to the effect of working capital on NPM, the results show that APP and CCC each have a partially significant effect. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh modal kerja terhadap profitabilitas perusahaan Fast Moving Consumer Goods (FMCG) di Indonesia dari tahun 2016 – 2021. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan fast moving consumer goods yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan menerbitkan laporan keuangan periode 2016 – 2021. Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling dengan tujuan untuk mendapatkan sampel yang representatif sesuai dengan kriteria yang ditentukan dan diperoleh sampel laporan keuangan sejumlah 24 perusahaan dari tahun 2016 – 2021 dengan total observasi sebanyak 144 observasi. Data yang digunakan adalah data sekunder dengan pengujian multiple regression. Software yang digunakan untuk melakukan pengujian adalah dengan SPSS versi 23. Variabel dependent dari penelitian ini adalah Return on Asset (ROA), Return on Equity (ROE), dan Net Profit Margin (NPM), dimana ketiga variabel ini dianggap mewakili profitabilitas perusahaan. Variabel independent yang digunakan adalah Current Ratio (CR), Average Collection Period (ACP), Average Payment Period (APP), dan Cash Conversion Cycle, dimana keempat variabel ini dianggap mewakili manajemen modal kerja. Dibuat 3 model untuk memprediksi pengaruh modal kerja terhadap (1) ROA, (2) ROE, dan (3) NPM. Terkait dengan pengaruh modal kerja terhadap ROA, hasil penelitian ini menunjukan bahwa hanya APP yang secara parsial berpengaruh signifikan. Terkait dengan pengaruh modal kerja terhadap ROE, hasil penelitian ini menunjukan APP dan CCC masing-masing secara parsial berpengaruh signifikan. Dan yang terakhir, terkait dengan pengaruh modal kerja terhadap NPM, hasil penelitian ini menunjukan bahwa APP dan CCC masing-masing secara parsial berbengaruh signifikan.
Analisis keputusan penggunaan aplikasi Blu by BCA digital Billy Chandra; Cokki Cokki
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmbk.v7i3.23875

Abstract

Seeing the development of economic transaction patterns that are starting to change due to the pandemic, BCA has taken adaptive steps to focus on digital transactions. BCA launched a digital application called Blu by BCA Digital. Even though it is launched by BCA Group (PT Bank Digital BCA), Blu by BCA Digital also has challenges because there are several competitors in the digital banking sector. This study aims to analyze the acceptance of Blu by BCA Digital application through an extension of Technology Acceptance Model (TAM). The sample taken was 250 users of Blu by BCA Digital. The data collection method used by the researcher was purposive sampling. Online questionnaires were used to collect primary data. This study uses PLS-SEM to analyze research data. The conclusions of this research are: (a) subjective norms has a positive effect on perceived ease of use, (b) subjective norms and perceived ease of use has a positive effect on perceived usefulness, (c) perceived ease of use and perceived risk has a negative effect on attitude towards using, (d) perceived usefulness and user innovativeness has a positive effect on attitude towards using, (e) attitude towards using has a positive effect on behavioral intention. Melihat perkembangan pola transaksi ekonomi yang mulai berubah akibat momentum pandemi, BCA mengambil langkah adaptif untuk fokus pada transaksi digital. BCA meluncurkan aplikasi digital bernama Blu by BCA Digital. Meski merupakan aplikasi yang diluncurkan oleh Grup BCA (PT Bank Digital BCA), Blu by BCA Digital juga memiliki tantangan karena ada beberapa pesaing di sektor perbankan digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keputusan penggunaan aplikasi Blu by BCA Digital melalui pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) yang dikembangkan. Sampel yang diambil adalah 250 pengguna Blu by BCA Digital. Metode pengambilan data yang digunakan adalah purposive sampling. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner online. Penelitian ini menggunakan PLS-SEM untuk menganalisis data penelitian. Kesimpulan dari penelitian ini adalah : (a) norma subyektif memiliki pengaruh positif terhadap persepsi kemudahan, (b) norma subyektif dan persepsi kemudahan memiliki pengaruh positif terhadap persepsi kegunaan, (c) persepsi kemudahan dan persepsi risiko memiliki pengaruh negatif terhadap sikap penggunaan, (d) persepsi kegunaan dan keinovatifan pengguna memiliki pengaruh positif terhadap sikap penggunaan, (e) sikap penggunaan memiliki pengaruh positif terhadap niat perilaku.
Pengaruh trust, perceived ease of use, dan perceived usefulness terhadap repurchase intention dengan menggunakan e-commerce Anthony Halim; Keni Keni
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmbk.v7i3.23877

Abstract

The commerce system has changed drastically throughout the years. Starts from traditional markets up to the present where transactions through e-commerce that are supported by rapid technological developments is a common practice. E-commerce is the fastest growing industrial sector in recent years. Therefore, e-commerce is an industry that has great influence and is widely used by people in their daily lives. This study analyzes the effect of trust, perceived ease of use, and perceived usefulness on repurchase intention. This research is descriptive research with quantitative methods. The sample collection technique in this study was non-probability sampling by distributing questionnaires to 159 people. Data were analyzed using Structural Equation Modeling based on Partial Least Square. In this study it was found that trust and perceived ease of use had an effect on repurchase intention, but perceived usefulness had no effect on repurchase intention. Perkembangan sistem perdagangan telah berubah sangat drastis dari awal mulanya pasar tradisional hingga saat ini transaksi melalui e-commerce yang didukung dengan perkembangan teknologi yang pesat. E-commerce merupakan sector industri yang berkembang paling cepat dalam beberapa tahun terakhir. Oleh karena itu, e-commerce merupakan industri yang berpengaruh besar dan banyak digunakan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menganalisis pengaruh trust, perceived ease of use, dan perceived usefulness terhadap repurchase intention. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan sampel pada penelitian ini adalah non-probability sampling dengan menyebarkan kuesioner kepada 159 orang. Data dianalisis dengan menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa trust dan perceived ease of use memberikan pengaruh terhadap repurchase intention, namun perceived usefulness tidak memberikan pengaruh terhadap repurchase intention.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 5 (2025): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 9 No 4 (2025): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 9 No 3 (2025): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 8 No 6 (2024): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 8 No 5 (2024): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 8 No 4 (2024): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 7 No 6 (2023): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 7 No 5 (2023): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 7 No 4 (2023): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 7 No 3 (2023): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 7 No 1 (2023): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 6 No 6 (2022): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 6 No 5 (2022): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 6 No 4 (2022): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 6, No 3 (2022): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 5, No 6 (2021): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 5, No 5 (2021): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 5, No 4 (2021): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 5, No 3 (2021): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 4, No 6 (2020): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 4, No 5 (2020): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 4, No 4 (2020): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 4, No 3 (2020): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 3, No 6 (2019): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 3, No 5 (2019): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 3, No 4 (2019): Jurnal Manajemen Bisnis Dan Kewirausahaan Vol 3, No 3 (2019): Jurnal Manajemen Bisnis Dan Kewirausahaan Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Manajemen Bisnis Dan Kewirausahaan Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Manajemen Bisnis Dan Kewirausahaan Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Manajemen Bisnis Dan Kewirausahaan Vol 2, No 6 (2018): Jurnal Manajemen Bisnis Dan Kewirausahaan Vol 2, No 5 (2018): Jurnal Manajemen Bisnis Dan Kewirausahaan Vol 2, No 4 (2018): Jurnal Manajemen Bisnis Dan Kewirausahaan Vol 2, No 3 (2018): Jurnal Manajemen Bisnis Dan Kewirausahaan Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Manajemen Bisnis Dan Kewirausahaan Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Manajemen Bisnis Dan Kewirausahaan Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Manajemen Bisnis Dan Kewirausahaan Vol 2 No 6 (2018): Jurnal Manajemen Bisnis Dan Kewirausahaan Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Manajemen Bisnis Dan Kewirausahaan Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan More Issue