cover
Contact Name
Dyah Mustika Nugraheni
Contact Email
-
Phone
+6285640740570
Journal Mail Official
medica.arteriana@unimus.ac.id
Editorial Address
Jl. Kedungmundu Raya No. 18, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Medica Arteriana (Med-Art)
ISSN : 26572370     EISSN : 26572389     DOI : http://dx.doi.org/10.26714/medart
Core Subject : Health,
Medica Arteriana (Med-Art) is an open access journal as the official scientific journal of the Faculty of Medicine University Muhammadiyah of Semarang. The Journal publishes articles in medical and health sciences resulted from basic sciences, clinical sciences and community health (public health, occupational medicine and family medicine) research to integrate researches in all aspects of human health. This journal published twice a year and provides original article, reviews, and also currently case reports. Letters and commentaries of our published articles are welcome. MED-ART aims to be a peer reviewed scientific journal of the highest quality. We want to ensure that whatever data published is true and original from the authors. MED-ART will records knowledge about the changing pattern of human diseases, human behaviour, community diseases and how researcher initiate to overcome all the health issues in Indonesia. It will also archive how medicine develops as a profession in the Nation. We will communicate and cooperate with other scientific journals in Indonesia and other countries.
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2024): Desember 2024" : 3 Documents clear
Appropriate Slice for Microscopic of Hepar and Kidney Mice Fixed With BNF 10% Armalina, Desy; Elen, Mircha Restiana; Labai, Nikita Ferren
Medica Arteriana (Med-Art) Vol 6, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : University of Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/medart.6.2.2024.43-49

Abstract

Background: Histological processing encompasses the steps of acquiring fresh tissue, preserving it through fixation to maintain its natural appearance, slicing it into thin sections, placing the sections on glass slides, and subsequently staining them. This enables the observation of various histological components within the tissue using a microscope. The objective of this study was to ascertain the microscopic characteristics of heparin preparations and the kidneys of mice (Mus musculus) through fixation using a formalin buffer solution.Method: This kind of research encompasses experimental research. The study employed a purposive sample methodology in its research design. This study concludes that preparations containing images provide a representative depic-tion of the cell nucleus, cytoplasm, and exhibit consistent coloration with different cutting thicknesses. The standard thickness for cutting the mice hepatic tissue using a microtome is 5 μm.Result: This thickness yields good microscopic results overall, with 25 field views from 5 preparations. The percentage of high-quality microscopic images obtained at this thickness is 100%. The statistical analysis revealed significant differences (p<0.05) between the 2 μm and 5 μm groups, as well as between the 5 μm and 8 μm groups. There was no statistically significant difference (p>0.05) observed between the 2 μm and 8 μm groups in terms of many aspects including structural, nucleolus, cytoplasm, color uniformity, and total structure scores.Conclusion: The optimum thickness in this research was 5 μm. Additional investigation is required to examine the microscopic characteristics of tissue samples by varying the duration of staining on the samples.
Gambaran Pemeriksaan Hepatitis B Surface Antigen (HBsAg) pada Ibu Hamil di Puskesmas Wringinanom, Gresik Niswata, Navila Arfianti; Suhariyadi, Suhariyadi; Anggraini, Anita Dwi; Woelansari, Evy Diah
Medica Arteriana (Med-Art) Vol 6, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : University of Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/medart.6.2.2024.50-55

Abstract

Latar Belakang: Penularan virus hepatitis B (VHB) secara vertikal masih menjadi faktor utama dari penularan penyakit hepatitis B di negara dengan tingkat endemisitas infeksi tinggi termasuk Indonesia. Berdasarkan laporan Deteksi Dini Hepatitis B (DDHB) ibu hamil tahun 2022 di Provinsi Jawa Timur, prevalensi dari hepatitis B pada ibu hamil di Kabupaten Gresik adalah 3,24% yang termasuk dalam prevalensi HBsAg 5 tertinggi di Provinsi Jawa Timur. Pada tahun 2023, diketahui 22 ibu hamil dengan hasil pemeriksaan positif HBsAg di Puskesmas Wringinanom, Gresik. Skrining pada ibu hamil adalah cara terbaik untuk mencegah virus hepatitis B menyebar dari ibu ke bayi. Sehingga tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pemeriksaan HBsAg pada ibu hamil di Puskesmas Wringinanom Gresik.Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif dengan sampel penelitian adalah data primer dari pemeriksaan sampel serum darah pasien ibu hamil dari trimester pertama, kedua, dan ketiga yang berkunjung ke Puskesmas Wringin-anom Gresik untuk melakukan pemeriksaan ANC terpadu (Antenatal Care) dan melakukan pemeriksaan HBsAg. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sebanyak 30 orang ibu hamil. Metode yang digunakan adalah imunokromatografi dengan strip HBsAg rapid test dengan analisa data menggunakan uji distribusi frekuensi.Hasil: Ibu hamil dengan hasil pemeriksaan positif HBsAg adalah sebanyak 3 orang (10%) dan hasil pemeriksaan negatif HBsAg adalah 27 orang (90%). Ibu hamil dengan positif HBsAg berdasarkan karakteristik ditemukan 67% pada ibu hamil dengan interval umur 26-35 tahun dan pada trimester I. Ditemukan 33% pada interval umur 36-45 tahun dan pada trimester III. Serta ditemukan 100% pada ibu multigravida.Kesimpulan:Terdapat 10% pemeriksaan HBsAg dinyatakan positif pada Ibu hamil di Wilayah Puskesmas Wringinanom Gresik.
Kecenderungan Nilai Hematokrit (HCT) pada Ibu Hamil Menggunakan Metode Fowcytometry Octarina, Nofita; Suhariyadi, Suhariyadi; Arifin, Syamsul
Medica Arteriana (Med-Art) Vol 6, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : University of Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/medart.6.2.2024.56-62

Abstract

Latar Belakang: Angka kejadian anemia pada ibu hamil trimester pertama sebesar 20%, trimester kedua sebesar 70%, dan trimester ketiga sebesar 70%. Penyebab anemia selama hamil yaitu peningkatan volume plasma yang lebih besar dibandingkan dengan peningkatan sel darah merah sehingga menyebabkan hemodilusi (pengenceran). Apabila volume plasma terus meningkat dan tidak diimbangi peningkatan produksi eritropoietin dapat menyebabkan penurunan kadar hematokrit. Penurunan nilai hematokrit cenderung rendah pada ibu hamil trimester kedua dan ketiga. Salah satu pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui derajat anemia adalah pemeriksaan hematokrit. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur nilai hematokrit pada ibu hamil trimester pertama, kedua, dan ketiga menggunakan metode flowcytometry dan menganalisis nilai hematokrit pada ibu hamil trimester pertama, kedua, dan ketiga.Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif dengan sampel penelitian yaitu data primer dari pemeriksaan sampel darah vena pasien ibu hamil trimester pertama, kedua, dan ketiga yang datang ke Puskesmas Gedangan, Sidoarjo. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 30 orang ibu hamil. Metode yang digunakan adalah flowcytometry dengan alat Hematology Analyzer. Analisa data menggunakan uji distribusi frekuensi. Penelitian dilakukan di Laboratorium Puskesmas Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur pada bulan Februari 2024.Hasil: Hasil penelitian nilai hematokrit dari 30 sampel ibu hamil didapatkan hasil dengan nilai normal sebanyak 12 orang (40%) dan di bawah normal sebanyak 18 orang (60%).Kesimpulan: Nilai hematokrit ibu hamil di Puskesmas Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur cenderung rendah dan mengalami anemia.

Page 1 of 1 | Total Record : 3