cover
Contact Name
Muhammad Luthfi Hamzah
Contact Email
muhammadluthfihamzah@gmail.com
Phone
+6282386056915
Journal Mail Official
ceej.yrpi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Amanah, Kec. Marpoyan Damai, Pekanbaru, Riau - Indonesia
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ)
ISSN : 27159868     EISSN : 27159752     DOI : -
CEEJ is a journal for the development and application of science and technology that includes publication of the results of community service activities, models or concepts or their implementation in the context of increasing community participation in development, community empowerment or the implementation of community service. The scope and focus of this journal covers Human development, education and national competitiveness, Poverty alleviation based on local resources, Management of Wisdom and Rural Areas, Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and MSMEs, Development of environmental technology, Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony. The CEEJ Journal is published twice a year, every January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,167 Documents
Pengaruh Kompensasi Dan Motivasi Kerja Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening Terhadap Kinerja Karyawan Pada Balai Besar Kerajinan dan Batik Di Yogyakarta Imam Arif Saputra; Lukman Hakim
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9656

Abstract

Riset ini diarahkan dengan menelaah bagaimana kompensasi beserta motivasi kerja memengaruhi kinerja pegawai yang melibatkan kepuasan kerja untuk variabel perantara pada Balai Besar Kerajinan dan Batik (BBKB) Yogyakarta. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif berpijak pada paradigma positivistik melalui survei kuesioner kepada 86 responden yang dipilih secara simple random sampling dari total 110 karyawan. Proses analisis mencakup pengujian validitas, reliabilitas, serta asumsi klasik, kemudian dilanjutkan dengan pengujian hipotesis melalui regresi linier berganda menggunakan aplikasi JASP. Temuan empiris memperlihatkan bahwa kompensasi dan motivasi sama-sama memberikan kontribusi positif serta signifikan terhadap kepuasan kerja. Namun demikian, kompensasi tidak menunjukkan pengaruh langsung terhadap kinerja. Sebaliknya, kepuasan kerja terbukti menjadi mediator dalam hubungan kompensasi dan motivasi terhadap kinerja, sementara motivasi muncul sebagai variabel yang paling dominan dalam mendorong peningkatan kinerja. Secara keseluruhan, hasil penelitian menekankan urgensi penyusunan sistem kompensasi yang lebih adil serta penciptaan kondisi kerja yang mampu menstimulasi motivasi agar kepuasan dan kinerja pegawai dapat meningkat.
Fenomena Rojali dan Rohana: Tinjauan Filsafat Ilmu terhadap Transformasi Perilaku Konsumen di Era Resesi Indonesia 2025 Finan Sari Lubis; Siti Fatimah; Azmi Fitrisia
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9658

Abstract

Penelitian kualitatif-deskriptif ini bertujuan mengeksplorasi Fenomena Rojali (Rombongan Jarang Beli) dan Rohana (Rombongan hanya nanya) sebagai respons adaptif konsumen terhadap proyeksi Resesi Indonesia 2025 melalui tinjauan kritis Filsafat Ilmu. Pendekatan yang digunakan adalah Library Research (Studi Kepustakaan). Data dikumpulkan melalui telaah literatur ilmiah yang sistematis, meliputi jurnal dan laporan akademis kredibel yang terbit antara tahun 2020 hingga 2025 (Adlini et al., 2022). Analisis data dilakukan dengan Content Analysis dan Thematic Analysis untuk menyusun sintesis konseptual. Temuan utama menunjukkan bahwa Rojali merupakan manifestasi rasional dari strategi Precautionary Saving (Perbanas, 2025) dan cerminan keberhasilan Self-Control kognitif dalam menahan keinginan sesaat untuk berbelanja. Secara filosofis, penelitian ini menegaskan bahwa fenomena ini berakar pada Ontologi Nominalisme (realitas subjektif), yang menuntut pendekatan anti positivisme (idiografis) untuk menggali makna di baliknya. Kontribusi teoretis utama adalah pengembangan kerangka Voluntarisme Konsumen. Kesimpulan utama menekankan bahwa perilaku konsumen saat ini didominasi oleh kewaspadaan mendalam. Implikasi kebijakan menyarankan bahwa stimulus ekonomi tidak akan efektif tanpa didukung oleh reformasi struktural yang memperkuat kepercayaan dan stabilitas jangka panjang. Penelitian lanjutan berbasis lapangan direkomendasikan untuk memvalidasi kerangka Voluntarisme Konsumen.
Dari Wombu ke Woda: Transformasi Nilai budaya dalam siklus kehudupan masyarakat nagekeo di era modern Klemens Mere
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9669

Abstract

This study explores the transformation of cultural values within the life-cycle traditions of the Nagekeo community in Flores, focusing on how modernization and religion influence long-standing rituals from wombu (birth) to woda (death). The research employs a qualitative literature review approach based on studies from 2020–2025 that examine cultural continuity, adaptation, and intergenerational transmission in local communities. Findings reveal that traditional practices in Nagekeo are undergoing reinterpretation: symbolic rituals once centered on ancestral spirituality are increasingly blended with religious teachings and modern values. While modernization introduces efficiency and new forms of expression, it also challenges communal participation and spiritual depth. Nevertheless, the community demonstrates adaptive resilience—preserving core ethical and social meanings while reshaping ceremonies to align with contemporary life. The transformation from wombu to woda thus represents not a cultural decline, but an ongoing negotiation between heritage, faith, and modern identity.
Kearifan Lokal dalam siklus kehidupan manusia Nagakeo: Upaya pelestarian identitas budaya di tengah globalisasi Klemens Mere
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9670

Abstract

This study examines the role of local wisdom in the life cycle of the Nagekeo people of Flores and its function as a foundation for preserving cultural identity amid globalization. Using a qualitative cultural approach, the research explores how traditional rituals—from birth to death—serve not only as symbols of spirituality but also as expressions of social cohesion and intergenerational continuity. Findings indicate that the Nagekeo community has adapted to the pressures of modernization and religion by integrating new meanings into long-standing traditions. Rituals that once centered on ancestral belief are now practiced alongside Christian values, creating a form of cultural synthesis that sustains both heritage and faith. Despite challenges such as commercialization and generational gaps, local wisdom remains a living framework guiding moral, social, and spiritual life. Thus, the preservation of cultural identity in Nagekeo demonstrates how tradition can coexist with modernity through creative adaptation and intergenerational participation.
Pengaruh Financial Resilience, Digital Financial Ecosystem dan Financial Capability Terhadap Keberlanjutan UMKM Arista Maulida Roziana Putri; Vidi Hadyarti; Aprilina Susandini
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9671

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan guna menganalisis pengaruh Ketahanan Finansial, Ekosistem Keuangan Digital, dan Kemampuan Keuangan terhadap keberlanjutan UMKM. Populasi pada penelitian ini ialah pelaku UMKM, dengan total responden sebanyak 160 individu. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode Non-Probability Sampling. Pendekatan penelitian yang dipergunakan adalah deskriptif kuantitatif, serta analisis data diterapkan dengan memakai aplikasi SmartPLS versi 4. Hasil penelitian memperlihatkan jika Ketahanan Finansial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan UMKM. Ekosistem Keuangan Digital juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan UMKM. Selain itu, Kemampuan Keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan UMKM. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan jika Ketahanan Finansial, Ekosistem Keuangan Digital, dan Kemampuan Keuangan secara simultan berpengaruh terhadap keberlanjutan UMKM.
Pengaruh Financial Planning, Financial Capibility, dan Self-Efficacy Terhadap Keberlanjutan UMKM Diyana Syafitri; Vidi Hadyarti; Aprilina Susandini
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9673

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh Financial Planning, Financial Capability, dan Self-efficacy terhadap Keberlanjutan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Pamekasan. UMKM mempunyai pengaruh strategis dalam menopang perekonomian daerah, namun keberlanjutan usahanya sering kali dipengaruhi oleh faktor internal seperti kemampuan dalam mengelola keuangan dan keyakinan diri pelaku usaha. Pada penelitian ini digunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survei deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 160 pelaku UMKM yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Data didapatkan melalui penyebaran kuesioner selanjutnya dianalisis dengan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) menggunakan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil dari penelitian menyatakan bahwa ketiga variabel independen Financial Planning, Financial Capability, dan Self-efficacy dapat berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keberlanjutan UMKM. Angka R-square sebesar 0,576 menanadakan model penelitian ini mampu menerangkan 57,6% variasi dalam keberlanjutan UMKM. Hal tersebut mengindikasikan bahwa semakin baik perencanaan dan kemampuan keuangan pelaku UMKM miliki serta semakin tinggi keyakinan diri mereka dalam mengelola usaha, maka usaha tersebut mendapatkan kesempatan lebih besar guna bertahan dan berkembang. Penelitian ini menegaskan pentingnya sinergi antara aspek manajerial, finansial, dan psikologis dalam mewujudkan keberlanjutan usaha UMKM di tengah dinamika ekonomi yang kompetitif.
Nilai Kearifan Lokal Pada Pelestarian Lingkungan Ikan Larangan Lubuak Landua Nagari Aua Kuniang, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat Siska Rina; Siti Fatimah; Azmi Fitrisia
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9676

Abstract

Konservasi sumber daya perairan daratan (PUD) di Indonesia semakin mendesak akibat tekanan aktivitas manusia dan hilangnya habitat ikan lokal. Salah satu pendekatan yang terbukti adaptif ialah konservasi berbasis kearifan lokal, seperti tradisi Lubuk Larangan di Sumatera Barat. Penelitian ini menelusuri nilai-nilai kearifan lokal dalam praktik Ikan Larangan di Lubuak Landua, Nagari Aua Kuniang, Kabupaten Pasaman Barat, serta perannya dalam pelestarian lingkungan berkelanjutan. Tradisi ini berakar sejak 1852 oleh Buya Lubuak Landua, dengan prinsip Local Accountability, di mana masyarakat lokal memegang kendali penuh terhadap pengelolaan sumber daya air. Pendekatan penelitian yang digunakan ialah kualitatif dengan metode studi kasus melalui wawancara, observasi, literatur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai adat setempat berperan penting dalam menjaga kelestarian ikan dan ekosistem sungai. Tata kelola Ikan Larangan bertumpu pada tiga pilar utama: mitos lokal, hukum adat, dan kelembagaan adat yang kokoh. Secara ekologis, tradisi ini efektif menjaga keberlanjutan populasi ikan bernilai ekonomi serta kebersihan sungai. Selain fungsi ekologis, kawasan ini juga berkembang menjadi destinasi wisata religi yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Pengaruh Work Life Balance dan Pengembangan Karir Terhadap Loyalitas Karyawan Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Mediasi Najwa Pieka Ramadhani; Lukman Hakim
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9681

Abstract

Riset ini menelaah bagaimana keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi serta pengembangan karir berpengaruh dalam membentuk loyalitas karyawan, dengan kepuasan kerja berperan sebagai variabel mediasi. Studi dilakukan pada karyawan Bank BRI Cabang Sukoharjo menggunakan pendekatan kuantitatif dengan paradigma positivistik. Responden dipilih melalui teknik purposive sampling, sementara data dikumpulkan menggunakan instrumen survei berbasis skala Likert yang mengukur persepsi dan sikap individu terhadap lingkungan kerjanya. Analisis data dilakukan dengan metode PLS-SEM menggunakan perangkat lunak SmartPLS, yang mencakup penilaian model pengukuran, pengujian model struktural, serta analisis pengaruh langsung dan tidak langsung melalui prosedur bootstrapping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseimbangan kehidupan kerja dan peluang pengembangan karir berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas karyawan, baik secara langsung maupun melalui peningkatan kepuasan kerja. Karyawan yang memiliki ruang untuk menata kehidupan pribadi sekaligus merasakan kesempatan untuk meningkatkan kompetensi melalui pelatihan, promosi, atau pengembangan keterampilan cenderung menunjukkan komitmen dan kepuasan yang lebih tinggi terhadap organisasi. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan kebijakan fleksibilitas kerja, perencanaan karir yang berkelanjutan, serta penciptaan lingkungan kerja yang suportif untuk memperkuat retensi karyawan, menekan risiko turnover, dan mendorong peningkatan produktivitas organisasi.
Analisis Pengaruh Model Kepemimpinan dan Kompensasi Financial Terhadap Kinerja Karyawan Yang Dimediasi Motivasi Kerja Karyawan Pada Rs Asmir Salatiga Diana Ekawati; Lukman Hakim
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9683

Abstract

Studi ini menelaah bagaimana penerapan model kepemimpinan serta pemberian kompensasi finansial berperan dalam membentuk kualitas kinerja pegawai melalui motivasi kerja di RS Asmir Salatiga. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif berlandaskan paradigma positivistik, dengan responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner skala Likert, sedangkan pengolahan data dilakukan menggunakan metode PLS-SEM melalui perangkat lunak SmartPLS, mencakup pengujian model pengukuran dan penilaian hubungan struktural antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan yang diterapkan secara efektif serta kompensasi finansial yang dirasakan adil mampu meningkatkan motivasi kerja pegawai secara signifikan. Peningkatan motivasi tersebut memperkuat hubungan antara kepemimpinan maupun kompensasi terhadap pencapaian kinerja individu. Temuan ini menegaskan bahwa kinerja optimal lebih mudah dicapai ketika pimpinan mengadopsi gaya kepemimpinan yang menginspirasi dan didukung oleh pemberian imbalan finansial yang proporsional. Secara keseluruhan, penelitian ini menekankan pentingnya kepemimpinan, kompensasi, dan motivasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan rumah sakit.
Peran Motivasi Kerja Dalam Hubungan Antara Disiplin Kerja dan Efikasi Diri Terhadap Kinerja Karyawan Perusahaan Kontruksi Erica Puspita Sari; Farid Wajdi
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9686

Abstract

Studi ini menelaah bagaimana motivasi kerja berperan dalam menjelaskan keterkaitan antara disiplin kerja serta efikasi diri terhadap pencapaian kinerja karyawan pada sektor konstruksi. Motivasi diposisikan sebagai rangsangan psikologis baik yang berasal dari dalam diri maupun lingkungan kerja yang dapat membentuk tingkat komitmen dan intensitas usaha individu dalam memenuhi target organisasi. Disiplin kerja direpresentasikan melalui konsistensi dalam mematuhi prosedur, ketepatan hadir maupun menyelesaikan tugas, serta hasil kerja yang sesuai standar. Sementara itu, efikasi diri dipahami sebagai keyakinan personal mengenai kemampuan menyelesaikan pekerjaan secara efektif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen kuesioner dengan skala Likert 1–5 dan dianalisis melalui pendekatan PLS-SEM menggunakan software SMARTPLS, meliputi pengujian Outer Model, evaluasi multikolinearitas, hingga pengujian hubungan struktural pada Inner Model. Temuan empiris menunjukkan bahwa baik disiplin kerja maupun efikasi diri mampu meningkatkan kinerja secara signifikan. Namun, motivasi kerja tidak memberikan efek mediasi yang berarti dalam hubungan tersebut. Hasil ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja karyawan lebih efektif dicapai melalui penguatan disiplin dan keyakinan diri, sembari mengkaji elemen lain seperti kompetensi, dukungan organisasi, dan kondisi kerja yang turut memengaruhi performa.

Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 6 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 5 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 4 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 5 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 4 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 3 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 2 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 1 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 6 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 5 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 4 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 3 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 2 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 5 No. 1 (2024): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 3 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 1 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 3 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 2 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 1 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 1 (2021): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ) Vol. 2 No. 3 (2021): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 2 No. 2 (2021): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 2 No. 1 (2021): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 1 No. 2 (2020): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 1 No. 1 (2020): Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) More Issue