cover
Contact Name
Joseph Dedy Irawan
Contact Email
joseph@lecturer.itn.ac.id
Phone
+62811367463
Journal Mail Official
joseph@lecturer.itn.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Karanglo Km. 2 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika)
ISSN : -     EISSN : 2598828X     DOI : -
Core Subject : Science,
Adalah jurnal mahasiswa yang diterbitkan oleh Teknik Informatika Institut Teknologi Nasional Malang, sebagai media publikasi hasil Skripsi Mahasiswa Teknik Informatika ke khalayak luas, diterbitkan secara berkala 6 kali setahun pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, Desember.
Articles 3,835 Documents
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENGELOMPOKAN PEKERJAAN PEMBENAHAN JARINGAN IRIGASI TERSIER DI KABUPATEN MALANG MENGGUNAKAN METODE K-MEANS CLUSTERING Eka Kusyanti, Desy
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 1 No. 1 (2017): JATI Vol. 1 No. 1
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.114 KB) | DOI: 10.36040/jati.v1i1.1736

Abstract

Pertanian merupakan sektor penting dalam pembangunan perekonomian. Dalam memberikan dukungan terhadap pembangunan pertanian diperlukan sarana dan prasarana yang memadai, salah satunya adalah sarana irigasi. Rusaknya salah satu bangunan-bangunan irigasi akan mempengaruhi kinerja sistem yang ada, sehingga mengakibatkan efisiensi dan efektifitas irigasi menurun. Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian berusaha untuk membantu meningkatkan pemberdayaan petani pemakai air dalam pengelolaan jaringan irigasi melalui kegiatan pembenahan jaringan irigasi tersier.Jaringan irigasi tersier yang akan dibenahi tentu memiliki kondisi kerusakan yang berbeda-beda sehingga untuk pembenahan seharusnya dilakukan sesuai dengan kondisi kerusakan yang ada. Untuk memilih kegiatan pembenahan yang sesuai untuk tiap lokasi dibutuhkan pendataan dan seleksi yang membutuhkan waktu yang lama apabila dilakukan secara manual. Petugas akan kesulitan dalam melakukan pendataan dikarenakan faktor waktu, dan keakuratan data sehingga pembenahan yang akan dilakukan dipilih secara subyektif. Oleh karena itu untuk mempermudah penentuan kegiatan pembenahan yang sesuai untuk tiap lokasi, penulis membangun sebuah sistem pendukung keputusan pengelompokan pekerjaan pembenahan jaringan irigasi tersier menggunakan metode K-Means Clustering. Sistem ini dibangun menggunakan software Microsoft Visual Studio Ultimate 2010 dan Microsoft SQL Server 2005.Dari hasil pengujian yang dilakukan yaitu pengujian terhadap fungsionalitas sistem dengan operating system yang berbeda, sistem dapat berjalan dengan baik sesuai dengan fungsinya. Input utama adalah data lokasi dan data nilai dari masing-masing lokasi yang akan dihasilkan dalam bentuk pengelompokan yang terdiri dari 3 kelompok pembenahan, yaitu peningkatan, pengembangan, dan rehabilitasi serta prediksi biaya yang akan digunakan dalam kegiatan pembenahan tersebut.
SISTEM MONITORING DAN KONTROLING PADA SMART BUILDING DENGAN PENERAPAN IOT (Internet of Things) Farid, Akh.
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 1 No. 1 (2017): JATI Vol. 1 No. 1
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.103 KB) | DOI: 10.36040/jati.v1i1.1737

Abstract

Building merupakan sebuah sarana yang sangat dibutuhkan untuk para pengusaha, selain itu building juga bisa difungsikan sebagai tempat bisnis yang bisa membuahkan hasil yang lumayan besar. Terdapat beberapa masalah tentang keberadaan building pada saat ini, yaitu untuk memonitoring lampu dan sensor sebuah building seorang pemilik atau pengguna harus melihat satu persatu keadaan ruangan yang terdapat pada gedung tersebut, serta sistem kontroling untuk menghidupkan atau mematikan lampu masih dilakukan secara manual. Dari beberapa masalah tersebut, maka dibutuhkan sistem yang bisa memonitoring dan kontroling pada smart building tersebut agar dapat dilakukan secara otomatis. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah sistem monitoring dan kontroling dengan berbasiskan aplikasi website yang responsive dengan penerapan iot (internet of things).Metode perancangan yang diterapkan dalam pembuatan alat yaitu merancang bahan yang dibutuhkan untuk sistem, setelah itu mendesain sistem yang akan dibuat serta menganalisa sistem kerja alat, dan selanjutnya perakitan alat yaitu perakitan mikrokontroler Arduino Mega2560 dengan sensor DHT11 dan sensor LDR serta perakitan modul ESP8266 untuk sistem komunikasi sistem berbasis wifi. Setelah alat selesai dirakit selanjutnya pemrograman alat, agar alat dapat bekerja seperti yang di inginkan maka harus ditanamkan sebuah program atau source code yang berdasarkan bahasa pemrograman. Setelah alat ditanamkan program atau source code, alat akan diuji berdasarkan kualitas sistem kerja alat.Sistem yang dibuat dapat memonitoring intentensitas cahaya, kondisi lampu, suhu dan kelembapan serta mengontrol lampu pada smart building melalui aplikasi website, komunikasi sistem menggunakan modul wifi ESP8266 untuk send dan request data pada web server dari jarak jauh, serta menggunakan konsep IoT (Internet of Things), dan Aplikasi sistem monitoring dan kontroling pada smart building dapat berjalan di operating sistem android version 6.1 (mashmellow) dan 5.1 (lollipop), sedangkan di operating sistem android version 4.1 (kitkat) tidak bisa di install dan dijalankan karena aplikasi merupakan website responsive yang dibuat menggunakan bahasa pemrograman PHP dan di build menjadi sebuah aplikasi di android studio, sehingga aplikasi tidak sepenuhnya dapat compatible pada operating system android karena ada beberapa library yang tidak support.
ASISTEN VIRTUAL BAGI PENDERITA TB (TUBERKULOSIS) BERBASIS ANDROID DENGAN FITUR SOS MENGGUNAKAN METODE LBS (LOCATION BASED SERVICE) Ilham Cipto Hartono, Kurnia
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 1 No. 1 (2017): JATI Vol. 1 No. 1
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.741 KB) | DOI: 10.36040/jati.v1i1.1738

Abstract

Salah satu faktor yang menyebabkan lamanya waktu sembuh penderita Tuberkulosis (TB) adalah ketidakdisiplinan dalam hal minum obat dan periksa ke dokter. Ketidakdisiplinan ini juga dapat mengakibatkan penderita TB yang sudah sembuh menjadi kambuh lagi. Penulis ingin memberikan solusi terkait permasalahan ketidakdisiplinan penderita TB untuk minum obat dan periksa ke dokter atau rumah sakit. Penulis mengembangkan sebuah aplikasi yang bernama Asisten Virtual Bagi Penderita TB (Tuberkulosis) Berbasis Android Dengan Fitur SOS Menggunakan Metode LBS (Location Based Service).Asisten virtual bagi penderita TB merupakan aplikasi yang dapat secara otomatis memberikan jadwal minum obat dan tanggal periksa bagi penderita TB. Fitur utamanya adalah memberikan notifikasi alarm jika waktunya minum obat dan waktunya periksa ke dokter. Tujuannya adalah untuk membantu para penderita TB agar disiplin minum obat dan periksa sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, membantu penderita TB agar sembuh dari sakitnya dengan tuntas dan tidak kambuh lagi akibat terlambat atau tidak minum obat, serta memberikan sumbangsih bagi dunia kesehatan. Fitur tambahan berupa tombol SOS yang dapat membantu pasien saat membutuhkan bantuan, aplikasi akan mengirimkan posisi pasien saat itu kepada kerabat pasien dan dokter yang telah terdaftar.Berdasarkan hasil pengujian fungsional, fungsi penjadwalan, yaitu proses simpan jadwal sampai dengan notifikasi alarm dan fungsi SOS, mulai dari pengiriman SOS sampai dengan push notification, dapat berjalan dengan lancar saat device dalam kondisi on, fungsi login dan register 100% sudah sesuai, fungsi berdasarkan hak akses 83.3% telah berjalan sesuai dengan dengan kebutuhan aplikasi, dan aplikasi tidak dapat dipasang pada Android dengan versi dibawah 4.0 akibat penggunaan Android SDK (Software Development Kit) minimal versi 14 dan library FCM (Firebase Cloud Messaging) 9.4 yang tidak mendukung Android versi rendah. Pada pengujian akurasi koordinat SOS (lokasi pasien) didapatkan selisih jarak rata-rata 100.4 meter pada Google Maps V2, 71 meter pada Waze serta rata-rata akumulasi jarak pada Google Maps V2 dan Waze adalah 85.7 meter. Hasil pengujian user menunjukkan bahwa 50% pengguna menilai tampilan aplikasi sudah baik, 62.5% pengguna menilai aplikasi mudah digunakan, 62.5% pengguna menilai fitur alarm sudah baik, 75% pengguna menilai fitur SOS sudah baik, dan 75% pengguna menilai aplikasi ini bermanfaat.
PENGEMBANGAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMAAN MAHASISWA BARU PADA LEMBAGA PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PERHOTELAN BUDI LUHUR (LP3BL) DENGAN METODE TOPSIS Harhab, Kahpi
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 1 No. 1 (2017): JATI Vol. 1 No. 1
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (827.097 KB) | DOI: 10.36040/jati.v1i1.1739

Abstract

Penerimaan mahasiswa baru merupakan kegiatan wajib yang yang dilakukan oleh setiap perguruan tinggi yang dilakukan setiap tahunnya. Dalam proses peneriaan mahasiswa baru, biasanya pihak kampus melakukan berbagai seleksi melalui beberapa tes yang harus diujikan kepada setiap calon mahasiswa. Begitupun dengan Kampus Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Perhotelan Budi Luhur (LP3BL) merupakan salah satu lembaga pendidikan di Lombok Barat yang mulai banyak diminati oleh para siswa siswi yang baru saja lulus dari sekolah mereka. Terbukti dari data calon peserta didik yang setiap tahunnya semakin meningkat. Proses penerimaan mahasiswa baru pada kampus Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Perhotelan Budi Luhur (LP3BL) ini masih sederhana, dimana panitia menyeleksi data calon peserta didik yang sudah memenuhi syarat pendaftaran dan melakukan semua tes, kemudian data nilai dari setiap tes tersebut akan dimasukkan ke Excel.Proses penyeleksian penerimaan mahasiswa baru pada kampus ini menggunakan metode Technique For Order Prefences By Similarity To Ideal Solution (TOPSIS) dimana pada metode TOPSIS ini terdapat 5 proses perhitungan yaitu menentukan matriks keputusan ternormalisasi, matriks keputusan ternormalisasi terbobot, solusi ideal positif dan negatif, menentukan jarak antara nilai terbobot tiap alternatif terhadap solusi ideal positif dan negatif, menghitung kedekatan setiap kandidat. Hasil akhir dari proses penerimaan mahasiswa baru ini berupa data nama mahasiswa yang diterima dan tidak diterima berdasarkan nilai bobot preferensi yang didapatkan.Pengujian fungsional pada sistem ini dapat berjalan 100% dalam hal tampilan dan fungsi pada 3 sistem operasi yaitu Windows 7, Windows 8, Windows 10. Rata-rata presentase error pada proses perhitungan secara manual dengan program yang dibuat yaitu 9,8 %.
SISTEM PAKAR DIAGNOSIS PENYAKIT LEUKEMIA MENGGUNAKAN DEMPSTER SHAFER BERBASIS ANDROID Sulkhan Yusuf M., Ahmad
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 1 No. 1 (2017): JATI Vol. 1 No. 1
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.351 KB) | DOI: 10.36040/jati.v1i1.1740

Abstract

Leukemia merupakan penyakit yang jarang orang mengetahui gejala-gejalanya. Untuk mengetahui gejala leukemia pasien harus menemui atau memeriksakan dirinya ke seorang Dokter ahli penyakit dalam. Ada beberapa kendala dalam menemui dokter ahli, diantaranya: jarak yang jauh dengan dengan rumah sakit, minimnya biaya, serta kurangnya waktu luang.Sistem pakar ini menggunakan metode dempster shafer sebagai perhitungannya. Demspter shafer merupakan suatu teori matematika untuk pembuktian berdasarkan believe function (fungsi kepercayaan dan pemikiran yang masuk akal), yang digunakan untuk mengkombinasikan potongan informasi yang terpisah (bukti) atau dalam hal ini adalah gejala-gejala penyakit leukemia. Terdapat 4 macam penyakit leukemia, diantaranya; Leukemia Limfosit Akut (LLA), Leukemia Limfosit Kronik (LLK), Leukemia Mielosit Akut(LMA) dan Leukemia Mielosit Kronik(LMK).Sistem ini digunakan sebagai diagnosis awal pasien yang diduga menderita penyakit leukemia. Keluaran dari sistem ini adalah persentase dari penyakit leukemia serta jenis penyakit leukemia yang diderita pasien.
SISTEM PEMBAYARAN KANTIN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI RFID Rahman, A.Nurul
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 1 No. 1 (2017): JATI Vol. 1 No. 1
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (733.086 KB) | DOI: 10.36040/jati.v1i1.1872

Abstract

Institut Teknologi Nasional Malang merupakan salah satu Institut yang memiliki jumlah mahasiswa, dosen, dan karyawan yang cukup banyak, tak jarang para penjual di kantin merasa kesulitan dalam melakukan transaksi dan seringkali terjadinya kesalahan dalam menghitung jumlah transaksi karena masih dilakukan secara manual. Pada penelitian ini telah dikembangkan sistem pembayaran yang menggunakan teknologi RFID. RFID akan memanfaatkan sensor dalam membaca data yang akan membantu dalam proses transaksi.Perancangan aplikasi RFID pada sistem pembayaran kantin. Aplikasi ini dirancang sebagai proses transaksi yang ada pada kantin. Transaksi-transaksi yang ada pada kantin meliputi proses pemesanan dan pembayaran. Dalam perancangan aplikasi RFID pada sistem pembayaran kantin ini menggunakan Visual Studio 2010 yang terhubung dengan RFID Card melalui RFID Reader dimana nantinya akan menjadi perantara antara petugas kasir dengan user atau anggota.Dapat disimpulkan bahwa Aplikasi Pembayan Kantin Menggunakan Teknologi RFID telah didesain untuk mempermudah para penjaga kantin dalam melakukan proses penjualan dan dapat menambah efisiensi waktu dalam melakukan transaksi. Dari hasil pengujian dapat diketahui aplikasi ini berfungsi dengan baik untuk pembacaan data pada RFID, fungsi transaksi dan pendataan anggota berjalan dengan baik.
IMPLEMENTASI FUZZY LOGIC SUGENO UNTUK SISTEM PEMBERI PAKAN LELE OTOMATIS MENGGUNAKAN ARDUINO UNO Rizaldhy Fatahillah, Muhammad
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 1 No. 1 (2017): JATI Vol. 1 No. 1
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1045.594 KB) | DOI: 10.36040/jati.v1i1.1873

Abstract

Dalam proses budidaya lele ada beberapa faktor yang berpengaruh dalam perkembangan lele yaitu pemberian pakan dan status air kolam agar menghasilkan kualitas lele yang bagus. Penelitain ini dilakukan di tambak lele milik pak meru jln. sumber waras, kalirejo. Saat ini pemberian pakan lele di tambak tersebut masih dilakukan secara manual dan pemberian takaran pakannya hanya sesuai perkiraan. Sehingga memunculkan sebuah ide untuk membuat aplikasi monitoring status air dan alat pemberian pakan secara otomatis.Aplikasi pemberi pakan lele ini dibangun berbasis desktop menggunakan Delphi xe5 yang terintegrasi dengan Arduino Uno, penulis menggunakan delphi xe5 untuk menampilkan hasil monitoring tambak lele dan untuk sistem pemberian pakan otomatis menggunakan arduino uno dengan pengguna motor servo sebagai buka tutup pakan dan sensor turbidity untuk melakukan kalibrasi status kondisi air. Penerapan metode Fuzzy Logic Sugeno terdapat pada Arduino Uno, Fuzzy Logic Sugeno merupakan metode inferensi fuzzy untuk aturan yang direpresentasikan dalam bentuk IF – THEN, dimana output (konsekuen) sistem tidak berupa himpunan fuzzy, melainkan berupa konstanta atau persamaan linear.Dari hasil pengujian yang telah dilakukan dalam penerapan metode fuzzy logic sugeno pada arduino uno berhasil dilakukan, dapat menampilkan hasil monitoring kondisi air tambak lele pada aplikasi desktop dan sistem pemberian pakan lele otomatis dapat berjalan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan pada alat tersebut.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENGELOMPOKAN STATUS KADAR KOLESTEROL MENGGUNAKAN ALGORITMA K-NEAREST NEIGHBOR (K-NN) DI PUSKESMAS ARJUNO Tedjo Kurniawan, Christian
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 1 No. 1 (2017): JATI Vol. 1 No. 1
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (892.506 KB) | DOI: 10.36040/jati.v1i1.1874

Abstract

Puskesmas Arjuno merupakan suatu instansi yang bergerak di bidang pelayanan kesehatan masyarakat. Pelayanan kesehatan tersebut salah satunya adalah pemeriksaan kadar kolesterol. Kendala yang terjadi di Puskesmas Arjuno adalah proses rekap data hasil pemeriksaan kadar kolesterol pasien masih dilakukan dengan menggunakan buku besar dan micorosoft excel .Sistem rekap data yang masih dilakukan dengan cara manual menyebabkan kinerja staf Puskesmas Arjuno menjadi tidak efektif dari segi ketelitian dan efisiensi waktu.Sistem Pendukung Keputusan (SPK) atau Decision Support System (DSS) adalah sebuah sistem yang mampu memberikan kemampuan pemecahan masalah. SPK bertujuan untuk menyediakan informasi, membimbing, memberikan prediksi serta mengarahkan kepada pengguna informasi agar dapat melakukan pengambilan keputusan dengan lebih baik. Sehubungan hal tersebut, maka dirancanglah sebuah sistem pendukung keputusan status kadar kolesterol yang dapat membantu pengguna untuk menentukan status kadar kolesterol dalam darah. Algoritma yang digunakan adalah K-Nearest Neighbor (K-NN). K-NN adalah sebuah algoritma untuk mengklasifikasikan suatu data baru yang belum diketahui kelasnya berdasarkan similaritas dan mayoritas dengan kelas yang telah ada.Dari hasil pengujian yang berbeda yaitu pengujian fungsi berdasarkan sistem operasi yang berbeda, sistem dapat berjalan dengan baik pada masing-masing fungsinya. Pengujian validitas sistem juga menunjukan bahwa kinerja sistem sudah mencapai 91% dan tingkat error sebesar 9% dengan artian kinerja sistem sudah cukup baik. Pengujian user dilakukan dengan mencari 10 responden didapatkan penilaian sistem dari 5 poin yang diujikan dengan hasil 70% memberikan jawaban baik, 28% memberikan jawaban cukup serta 2% memberikan jawaban kurang.
PENERAPAN METODE FRAME DIFFERENCE PADA SISTEM DETEKSI GERAKAN BERBASIS ANDROID Rismawan Affrudin, Dodik
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 1 No. 1 (2017): JATI Vol. 1 No. 1
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.797 KB) | DOI: 10.36040/jati.v1i1.1875

Abstract

Banyaknya tindakan kriminalitas seperti pencurian dan perampokan pada setiap rumah. Hal tersebut membuat pemilik rumah tidak nyaman, selain itu tindakan kriminalitas pencurian dan perampokan sangat banyak yang pelakunya sulit ditemukan dikarenakan kurang kuatnya bukti yang ada. Tindakan kriminalitas tersebut dapat terjadi dikarenakan tingkat keamanannya yang lemah. Di era digital ini memang seharusnya ada sistem yang setidaknya dapat membantu tingkat keamanan dalam rumah. Sehingga pemilik rumah tidak was – was ketika dia tidak berada di rumah.Sistem yang dibangun pada penelitian ini merupakan perangkat lunak pendeteksi gerakan berbasis desktop dengan menggunakan Visual Studio 2010 dan mobile dengan menggunakan Eclipse Luna yang dapat dioperasikan di sistem operasi Windows beserta aplikasi androidnya yang akan dioperasikan di smartphone. Sistem pendeteksi gerakan ini berjalan dengan model Client Server dimana untuk aplikasi yang bertindak sebagai servernya adalah aplikasi desktopnya kemudian untuk client adalah aplikasi yang berada pada smartphone android.Hasil dari penelitian ini berupa perangkat lunak yang dapat membantu pihak berwajib dalam penyelidikan kasus pencurian, dimana aplikasi ini sudah dapat menangkap adanya sebuah pergerakan yang lewat pada kamera, serta aplikasi sudah mampu di integrasikan ke android dengan berupa notifikasi pemberitahuan kepada pemilik rumah dengan presentase keberhasilan 95%.
PENGEMBANGAN GAME “MONSTERS ISLAND” DENGAN MENGGUNAKAN METODE FSM DAN METODE PATH FINDING Safarine, Aditya
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 1 No. 1 (2017): JATI Vol. 1 No. 1
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (684.237 KB) | DOI: 10.36040/jati.v1i1.1876

Abstract

Game merupakan sebuah sarana hiburan bagi beberapa kalangan, tidak hanya anak-anak saja melainkan juga orang dewasa baik pria maupun wanita. Game pada saat ini dibagi menjadi 2 bagian yakni game tradisional dan game modern. Sebuah game biasanya dikelompokkan berdasarkan ganrenya masing-masing dengan tujuan, agar para pemain tidak hanya memainkan game saja tetapi mengetahui tipe atau genre game apa yang sedang dimainkan.Pada pembuatan game terdapat banyak metode yang digunakan untuk membuat game lebih menarik, contohnya Finite State Machines (FSM) yaitu sebuah metodologi perancangan sistem kontrol yang menggambarkan tingkah laku dengan menggunakan tiga hal berikut: State (Keadaan), Event (kejadian) dan action (aksi). Algoritma A Star(A*) adalah algoritma pencarian terbaik dalam mencari jalur terpendek dengan menentukan jarak terpendek antara simpul awal menuju simpul akhir, pada game yang penulis buat akan menggunakan metode FSM dan Pathfinding yang cukup bagus digunakan untuk mendukung sebuah game..Dari hasil pengujian fungsional, pengujian AI (Artificial Intelegence) dan Control berjalan sesuai yang diharapkan. Dari pengujian performa game dapat dijalankan dikomputer dengan aspek RAM 1-4GB, VGA minimal 1GB, dengan OS Windows 7 hingga 10 32 dan 64 bit. Dari hasil pengujian pengguna 7 dari 10 orang menyatakan desain dan tampilan karakter“Monsters Island” baik dengan presentase 70% dan sisa 3 lainnya menyatakan kurang dengan persentase 30%. Untuk tingkat kesulitan 7 dari 10 orang menyatakan baik dengan presentase 70%, 2 menyatakan kurang dengan persentase 20% dan 1 menyatakan cukup dengan presentase 10%. Untuk kontrol permainan 8 dari 10 orang menyatakan baik dengan presentase 80% dan sisa 2 lainnya menyatakan cukup dengan presentase 20%. Untuk fitur yang terdapat pada game 7 dari 10 orang menyatakan baik dengan persentase 70% dan sisa 3 lainnya menyatakan cukup dengan persentase 30%. Untuk informasi game 6 dari 10 menyatakan baik dengan persentase 60% dan sisa 4 lainnya menyatakan cukup dengan persentase 40%. Dan untuk apakah game Monsters Island menarik atau tidak 7 dari 10 orang menyatakan baik dengan persentase 70%, 2 menyatakan cukup dengan persentase 20% dan 1 menyatakan kurang dengan persentase 10%.

Page 22 of 384 | Total Record : 3835