cover
Contact Name
Joseph Dedy Irawan
Contact Email
joseph@lecturer.itn.ac.id
Phone
+62811367463
Journal Mail Official
joseph@lecturer.itn.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Karanglo Km. 2 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika)
ISSN : -     EISSN : 2598828X     DOI : -
Core Subject : Science,
Adalah jurnal mahasiswa yang diterbitkan oleh Teknik Informatika Institut Teknologi Nasional Malang, sebagai media publikasi hasil Skripsi Mahasiswa Teknik Informatika ke khalayak luas, diterbitkan secara berkala 6 kali setahun pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, Desember.
Articles 4,631 Documents
A LIGHTWEIGHT BENCHMARK OF SWARM INTELLIGENCE ALGORITHMS FOR GRAPH-BASED OPTIMIZATION Kurniawan Atmadja; Elda Rayhana; Riadi Marta Dinata; Niko Purnomo
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 10 No. 3 (2026): JATI Vol. 10 No. 3
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v10i3.18052

Abstract

The Minimum Spanning Tree (MST) is a fundamental problem in graph optimization widely applied in networking and routing systems. However, modern network environments often experience dynamic structural changes, making traditional deterministic algorithms less flexible for adaptive scenarios. This study addresses the limited comparative evaluation of swarm intelligence algorithms for solving the MST problem using consistent datasets and performance metrics. The objective of this research is to compare the performance of three swarm intelligence algorithms Particle Swarm Optimization (PSO), Ant Colony Optimization (ACO), and Artificial Bee Colony (ABC) in generating MST solutions. Kruskal’s algorithm is used as an exact baseline for measuring solution accuracy and computational efficiency. The experiments were conducted on four graph configurations with different node sizes and change frequencies. Performance evaluation focuses on two indicators: optimality gap and computational time. The results show that Kruskal consistently produces the optimal MST with the shortest runtime. Among the swarm-based methods, PSO achieves the smallest optimality gap and the fastest computation time, followed by ACO and ABC. As graph size increases, all swarm algorithms show higher deviation from the optimal solution and longer execution times. These findings indicate that swarm intelligence methods can generate acceptable MST approximations, although deterministic algorithms remain superior for static graph conditions.
DYNAMIC MINIMUM SPANNING TREE ROUTING FOR MULTI-AGENT SYSTEMS USING REAL-TIME GPS UPDATES Elda Rayhana; M. Ikrar Yamin; Riadi Marta Dinata; Niko Purnomo
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 10 No. 3 (2026): JATI Vol. 10 No. 3
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v10i3.18053

Abstract

Infrastructure-less mobile networks are increasingly important for applications such as disaster response, autonomous coordination, and remote field operations. However, maintaining efficient communication routes in such environments is challenging because node mobility continuously changes network topology. This study addresses the problem of maintaining stable and efficient routing among mobile nodes with limited computational capability. The objective of this research is to design and evaluate a real-time routing system for mobile networks using Minimum Spanning Tree (MST) optimization. The proposed system integrates GPS-enabled ESP32 nodes with a centralized server that computes network topology using Kruskal’s MST algorithm. A client–server architecture is implemented in which mobile nodes periodically send location updates to the server. The server constructs a weighted graph, computes the MST, and distributes routing instructions back to each node. Experiments were conducted under three mobility scenarios—static, linear motion, and random walk producing a total of 2,700 position updates. The results show that the system maintains server computation times below 10 ms and end-to-end latency between 187–223 ms. The Tree Stability Index reached 1.000 in static conditions, 0.947 during linear motion, and 0.683 in random mobility. These results demonstrate that the proposed approach provides efficient and responsive routing for mobile networks operating without communication infrastructure.
PERBANDINGAN AKURASI METODE FORECASTING PROPHET VS SARIMA PADA SISTEM INFORMASI PENGGUNAAN PRODUK BENGKEL BUBUT DAN LAS AJAIB Ramadhany Syahrul Mubarok; Achmad Muchayan
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 10 No. 3 (2026): JATI Vol. 10 No. 3
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v10i3.18054

Abstract

Usaha jasa permesinan sangat bergantung pada ketersediaan material utama seperti pipa galvanis, plat besi, dan kotak galvanis untuk mendukung operasional. Namun, Bengkel Bubut & Las AJAIB saat ini masih mengandalkan metode estimasi stok secara manual berdasarkan insting (rule-of-thumb). Hal ini memicu permasalahan berupa risiko kelebihan persediaan (overstock) maupun kekurangan persediaan (stockout) yang dapat mengganggu efisiensi. Penelitian ini bertujuan membangun sistem informasi peramalan berbasis website untuk mengoptimalkan manajemen persediaan produk di bengkel tersebut. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan membandingkan dua metode peramalan deret waktu, yaitu Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA) dan Prophet. Data historis diolah melalui tahap praproses, uji stasioneritas (ADF), penentuan parameter (ACF/PACF), dan dievaluasi menggunakan metrik Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil pengujian membuktikan bahwa akurasi model bergantung pada karakteristik data tiap produk. Model Prophet lebih akurat dalam memprediksi pipa galvanis dengan MAPE 12,04%. Sementara itu, model SARIMA lebih unggul untuk kotak galvanis dengan MAPE 17,46% dan plat besi dengan MAPE 15,91%. Integrasi kedua model terbaik ini ke dalam sistem informasi terbukti efektif sebagai alat bantu pengambilan keputusan manajerial guna meminimalkan kesalahan perencanaan stok
PENERAPAN ALGORITMA K-MEANS UNTUK MENGANALISIS PENGANGGURAN BERDASARKAN FAKTOR PENDIDIKAN DI JAWA BARAT Ahmad Wahyudiana; Baenil Huda; Elfina Novalia; Tukino Tukino
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 10 No. 3 (2026): JATI Vol. 10 No. 3
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v10i3.18055

Abstract

Tingkat pengangguran merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kondisi ketenagakerjaan suatu wilayah. Di Provinsi Jawa Barat, perbedaan tingkat pendidikan dapat memengaruhi variasi tingkat pengangguran pada setiap kabupaten/kota. Permasalahan yang muncul adalah bagaimana mengidentifikasi pola pengangguran berdasarkan jenjang pendidikan agar dapat memberikan gambaran kondisi ketenagakerjaan antarwilayah secara lebih terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pengangguran berdasarkan jenjang pendidikan di kabupaten/kota Provinsi Jawa Barat dengan memanfaatkan teknik data mining menggunakan algoritma K-Means. Data yang digunakan merupakan data sekunder periode 2011–2024 yang diperoleh dari Portal Open Data Jabar. Proses analisis dilakukan melalui tahapan pemilihan data, pra-pemrosesan, transformasi data, serta proses clustering menggunakan algoritma K-Means. Penentuan jumlah klaster optimal dilakukan dengan metode Elbow dan Silhouette Score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data pengangguran dapat dikelompokkan menjadi empat klaster dengan karakteristik yang berbeda pada setiap kelompok wilayah. Pengelompokan tersebut memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai pola pengangguran berdasarkan faktor pendidikan sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan ketenagakerjaan yang lebih tepat sasaran.
Comparative Performance Evaluation of MQTT, WebSocket, and Firebase on ESP32-C3 for Real-Time IoT Communication: M. Ikrar Yamin; Ariman Ariman; Riadi Marta Dinata; Niko Purnomo
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 10 No. 3 (2026): JATI Vol. 10 No. 3
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v10i3.18056

Abstract

This study presents a comparative evaluation of three IoT communication protocols, namely MQTT, WebSocket, and Firebase, implemented on the ESP32-C3 microcontroller. The objective is to examine protocol performance under identical testing conditions by varying payload size, transmission frequency, and database integration. A hardware-assisted setup was developed, including four input buttons to trigger predefined payload sizes (32, 64, 128, and 256 bytes), a 16x2 LCD display for device status, and a battery-powered ESP32-C3 for stable field operation. Latency, success rate, and bandwidth usage were measured across all scenarios, with results calculated as average values for each payload category. The findings show that WebSocket provides the lowest latency and highest reliability, while MQTT offers balanced and efficient performance suitable for constrained networks. Firebase demonstrates significantly higher latency due to its cloud-based architecture but benefits from seamless database integration. These results highlight the practical trade-offs among the three protocols and provide evidence-based guidance for selecting communication architectures in real-time IoT applications using ESP32-C3 devices. The study emphasizes the importance of unified testing conditions for achieving meaningful protocol comparisons in IoT system design.
SISTEM INFORMASI PRESENSI GURU BERBASIS WEB DENGAN VALIDASI EMAIL DI SD INPRES OEBUFU Derianto Bure Junior Atakari; Gregorius Rinduh Iriane; Heni Heni
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 10 No. 3 (2026): JATI Vol. 10 No. 3
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v10i3.18057

Abstract

Presensi guru merupakan komponen penting dalam mendukung kualitas proses belajar mengajar. Namun, sistem presensi manual yang diterapkan di SD Inpres Oebufu menimbulkan permasalahan berupa keterlambatan rekapitulasi, potensi kesalahan, dan tingginya risiko manipulasi data kehadiran. Penelitian ini bertujuan merancang Sistem Informasi Presensi Guru Berbasis Web dengan Validasi Email dan Geofencing untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi pencatatan kehadiran. Pengembangan sistem menggunakan metode Waterfall yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan dengan Unified Modeling Language (UML), implementasi menggunakan PHP dan MySQL, serta pengujian Black Box Testing. Hasil penelitian menunjukkan sistem mencapai keberhasilan fungsional 100% pada seluruh skenario pengujian. Mekanisme keamanan ganda terbukti efektif: Geofencing memastikan presensi di area sekolah, sementara token OTP (One-Time Password) yang dikirim via SMTP memverifikasi identitas pengguna dengan tingkat keberhasilan 100%. Sistem ini mempercepat rekapitulasi kehadiran menjadi real-time dan meminimalisir manipulasi data.
PENERAPAN DEEP LEARNING UNTUK DETEKSI DINI PENYAKIT TANAMAN CENGKEH BERBASIS CITRA DIGITAL PADA WILAYAH PERKEBUNAN TRADISIONAL DI MALUKU Janeman Sumah; Jimmy Purwata Mangasi Sirait; Roberth Ricky Y. Manaha; Ulan Ningsih Etwiory
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 10 No. 3 (2026): JATI Vol. 10 No. 3
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v10i3.18058

Abstract

Penelitian ini bertujuan menerapkan metode deep learning untuk deteksi dini penyakit tanaman cengkeh di perkebunan tradisional Maluku. Permasalahan yang diangkat adalah rendahnya efektivitas deteksi penyakit pada tanaman cengkeh, yang dapat mengancam produktivitas. Dengan menggunakan dataset citra daun cengkeh, model dilatih untuk mengklasifikasikan kondisi tanaman sehat dan yang terkena penyakit. Metode yang digunakan menunjukkan penurunan konsisten pada training loss dan validation loss, menandakan proses pembelajaran yang efektif. Hasil penelitian menunjukkan akurasi validasi di atas 95%, dengan kurva stabil tanpa fluktuasi tajam. Evaluasi menggunakan confusion matrix menunjukkan kinerja seimbang dalam membedakan kedua kelas, dengan recall Class 0 mencapai 0,95 dan precision Class 1 juga di angka 0,95. Kedua kelas memperoleh nilai F1-score setara (0,93) dan akurasi keseluruhan 0,93. Kesimpulan menunjukkan bahwa model deep learning ini efektif dalam mendeteksi kondisi sehat dan penyakit pada tanaman cengkeh, serta dapat mendukung sistem deteksi dini di sektor pertanian. Untuk peningkatan performa, disarankan penyesuaian jumlah epoch dan penerapan strategi data augmentasi.
MODEL SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN PEMINATAN JURUSAN SISWA SMK MENGGUNAKAN METODE SMART Desi Shilvia Utami; Rina Candra Noor Santi
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 10 No. 3 (2026): JATI Vol. 10 No. 3
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v10i3.18059

Abstract

Pemilihan peminatan jurusan pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan tahap penting yang berpengaruh terhadap keberhasilan proses belajar serta kesiapan siswa dalam memasuki dunia kerja. Namun, proses penentuan jurusan yang masih dilakukan secara manual sering kali bersifat subjektif sehingga belum sepenuhnya mempertimbangkan minat dan kemampuan siswa secara objektif. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis web yang dapat membantu proses pemilihan jurusan secara lebih terstruktur. Metode yang digunakan adalah Simple Multi Attribute Rating Technique (SMART) yang meliputi tahapan penentuan kriteria, pemberian bobot, normalisasi nilai, perhitungan nilai utilitas, serta penentuan nilai preferensi untuk menghasilkan peringkat alternatif. Sistem dikembangkan menggunakan model Waterfall dengan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode black box testing untuk memastikan setiap fungsi sistem berjalan sesuai dengan kebutuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu menghasilkan rekomendasi jurusan berdasarkan nilai preferensi tertinggi secara konsisten. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan dapat membantu pihak sekolah dalam memberikan rekomendasi jurusan secara lebih objektif dan berbasis data.
CLUSTERING VAKSINASI PENYAKIT MULUT DAN KUKU (PMK) PADA HEWAN BERKUKU GENAP/BELAH (CLOVEN-HOOFED) MENGGUNAKAN ALGORITMA FUZZY C-MEANS: Fannisa Nadira; Angga Pratama; Athiyatul Ulya
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 10 No. 3 (2026): JATI Vol. 10 No. 3
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v10i3.18060

Abstract

Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) merupakan penyakit menular strategis yang disebabkan oleh virus dari genus Aphthovirus dan menyerang hewan berkuku genap/belah sehingga berdampak besar terhadap sektor peternakan. Sejak muncul kembali pada tahun 2022, Provinsi Aceh menjadi salah satu wilayah yang terdampak karena tingginya populasi ternak dan distribusi vaksinasi yang belum merata antarwilayah. Kondisi ini menimbulkan permasalahan dalam mengidentifikasi pola persebaran vaksinasi secara efektif untuk mendukung pengendalian PMK. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan data vaksinasi PMK di Provinsi Aceh periode 2022-2024 guna mengetahui karakteristik dan pola distribusi vaksinasi pada ternak. Metode yang digunakan adalah algoritma Fuzzy C-Means untuk melakukan proses clustering berdasarkan karakteristik ternak yang telah divaksinasi. Hasil penelitian menunjukkan terbentuknya enam cluster dengan ukuran berbeda, di mana Cluster 4 merupakan cluster terbesar dengan 168.033 data dan Cluster 5 merupakan cluster terkecil dengan 37.939 data. Evaluasi hasil clustering menggunakan metrik Calinski-Harabasz Index (CHI), Davies-Bouldin Index (DBI), dan Silhouette Index (SI) menunjukkan bahwa cluster yang terbentuk memiliki tingkat pemisahan dan kepadatan yang baik. Hasil ini menunjukkan bahwa metode Fuzzy C-Means efektif dalam mengidentifikasi pola persebaran vaksinasi PMK sehingga dapat mendukung perumusan strategi vaksinasi yang lebih tepat sasaran dan merata di Provinsi Aceh.
EVALUASI STABILITAS PERFORMA SISTEM EXPIRED TRACKER BERBASIS WEB MENGGUNAKAN BLACK BOX TESTING Yogi Cahyono; Apriade Voutama; Nono Heryana
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 10 No. 3 (2026): JATI Vol. 10 No. 3
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v10i3.18066

Abstract

Pengelolaan produk dengan masa kedaluwarsa yang terbatas menjadi tantangan dalam sistem inventaris, khususnya pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), farmasi, serta industri makanan. Kesalahan dalam pengawasan dan pencatatan tanggal kedaluwarsa dapat menimbulkan kerugian ekonomi serta risiko terhadap keamanan produk. Oleh karena itu, diperlukan sistem yang mampu memantau dan mengelola data barang secara lebih akurat dan terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas sistem Expired Tracker berbasis web melalui pengujian fungsional dan analisis kinerja sistem. Metode yang digunakan meliputi Black Box Testing untuk menguji kesesuaian fungsi sistem terhadap spesifikasi kebutuhan serta analisis statistik deskriptif untuk menilai kestabilan performa berdasarkan nilai rata-rata dan standar deviasi waktu respons. Selain itu, dilakukan pengujian hipotesis sederhana untuk menguji konsistensi kinerja sistem. Hasil pengujian menunjukkan tingkat keberhasilan fungsional sebesar 100%. Rata-rata waktu respons sistem tercatat 1,20 detik dengan standar deviasi 0,015 detik, yang menunjukkan tingkat variasi yang rendah dan performa sistem yang stabil. Berdasarkan hasil tersebut, sistem dinilai memiliki kinerja yang konsisten dan layak diterapkan dalam pengelolaan inventaris berbasis tanggal kedaluwarsa