cover
Contact Name
Isnanto, S.Kep., Ns., MAN
Contact Email
-
Phone
+62274517065
Journal Mail Official
jurnal@stikesbethesda.ac.id
Editorial Address
Johar Nurhadi Number 6 Kota Baru
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 23387947     EISSN : 25020439     DOI : https://doi.org/10.35913/jk.v8i1.196
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Kesehatan (e-ISSN: 2502-0439, p-ISSN: 2338-7947) merupakan jurnal yang meliputi bidang keperawatan dengan cakupan Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Gerontik, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Manajemen dan Paliative Care. Jurnal Kesehatan publish 2 kali dalam setahun, setiap bulan Januari dan Juli dan dipublish oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bethesda Yakkum. Jurnal Kesehatan sudah terakreditasi oleh Akreditasi Jurnal Nasional (ARJUNA) dikelola oleh Kementerian Riset dan Teknologi/ Badan Riset dan Inovasi Nasional Republik Indonesia.
Articles 173 Documents
A ANALISIS PENGETAHUAN MENGENAI HIV/AIDS DENGAN SIKAP WARGA BINAAN TERHADAP ODHA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN Wijayanti, Agnes Erida
Jurnal Kesehatan Vol 9 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35913/jk.v9i1.205

Abstract

Latar Belakang: Masalah HIV/AIDS di rumah tahanan sangat kompleks terkait pengetahuan mengenai HIV/AIDS dan perilaku berisiko serta stigma bagi warga binaan yang menjadi ODHA. Penelitian ini dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Yogyakarta. Penelitian dilakukan untuk keperluan program penanggulangan HIV/AIDS yang berkaitan dengan program Asuhan keperawatan paliatif warga binaan dengan HIV/AIDS. Tujuan: Mengetahui hubungan antara pengetahuan mengenai HIV/AIDS dengan sikap warga binaan. Metode Penelitian: Desain yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survei analitik, pendekatan cross sectional. Hasil: Pengetahuan warga binaan mengenai HIV/AIDS dalam kategori sedang dan tinggi, namun separuh responden masih bersikap negatif terhadap warga binaan orang dengan HIV/AIDS. Terdapat hubungan pengetahuan warga binaan mengenai HIV/AIDS dengan sikap warga binaan dengan HIV/AIDS, namun kekuatan hubungan tersebut lemah.
PERBEDAAN TINGKAT DEPRESI MASA MENOPAUSE ANTARA IBU BEKERJA DAN IBU TIDAK BEKERJA DI RT 13-15 DESA TAMBAK BAYAAN YOGYAKARTA Murgi Handari, Murgi Handari
Jurnal Kesehatan Vol 9 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35913/jk.v9i1.208

Abstract

Background: Menopause is a significant physiology change for woman who has reach age of 40 – 65. Menopause is a phase in a woman life cycle which begins when woman stops menstruating permanently. One of the symptoms is that woman experiencing menopause becomes depressed. Objective: To find out the difference of depression phase during menopause between employed and unemployed wife in RT 13 – 15 Desa Tambak Bayan Yogyakarta. Methods: This research uses comparative descriptive non experimental quantitative with cross sectional approach. Total sample is 50 people. Sampling uses purposive sampling technique. Result: The depression phase during menopause of 14 employed women (28%) belongs to minor category, while 9 unemployed women (18%) are categorized as major, with significant 0,119>0,05. Conclusion Research result shows that there is no difference of depression  level during menopause between employed and unemployed wife in RT13 – 15 Desa Tambak Bayan Yogyakarta.  
APAKAH AKTIVITAS HITUNG GERAKAN JANIN MEMICU KECEMASAN IBU HAMIL? Samutri, Erni
Jurnal Kesehatan Vol 9 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35913/jk.v9i1.210

Abstract

Latar belakang: Aktivitas hitung gerakan janin dikembangkan sebagai salah satu self-screening tool bagi ibu hamil untuk memantau aktivitas janin, penurunan gerakan janin, dan menurunkan angka kematian perinatal. Namun, aktivitas ini mungkin dapat memicu kecemasan ibu hamil dan meningkatkan kunjungan antenatal yang tidak diperlukan. Tujuan: untuk mengetahui perubahan kecemasan pada ibu hamil yang melakukan aktivitas hitung gerakan janin. Metode: penelitian ini menggunakan desain pre eksperimental untuk mengukur perubahan kecemasan pada 33 ibu hamil dengan usia kehamilan 28-37 minggu yang melakukan hitung gerakan janin selama 3 minggu. Kecemasan diukur dengan Beck Anxiety Inventory pada empat periode pengukuran yaitu sebelum intervensi, segera setelah intervensi, 2 minggu dan 3 minggu setelah intervensi hitung gerakan janin. Uji Friedman digunakan untuk mengetahui perubahan kecemasan pada keempat periode pengukuran. Hasil: terdapat perubahan signifikan pada tingkat kecemasan ibu hamil setelah intervensi (p<0,001), pada periode segera setelah intervensi (p=0,001) dan 3 minggu setelah intervensi (p=0,001). Kesimpulan: Aktivitas hitung gerakan janin dapat menurunkan kecemasan ibu hamil di akhir trimester kehamilan. Jadwal kunjungan antenatal ibu hamil tidak berubaha setelah melakukan hitung gerakan janin. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menilai dampak aktivitas hitung gerakan janin terhadap outcome kehamilan yang lain, termasuk kejadian kematian perinatal. Kata kunci: kecemasan, hitung gerakan janin, kunjungan antenatal.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Motivasi Pasien Kanker Menjalani Kemoterapi Di Rumah Sakit X Banga Allo, Kartika
Jurnal Kesehatan Vol 9 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35913/jk.v9i1.224

Abstract

Cancer is a chronic disease that requires a long and complex treatment. One of cancer therapies is chemotherapy, which often causes side effects, so the patients need motivation. The aim of this research is to analyze the factors related to the motivation of cancer patients undergo chemotherapy. This research used cross sectional with descriptive correlation approach. Total sample of 40 cancer patients undergoing chemotherapy, taken by purposive sampling. The data collection tool is a questionnaire. The univariate statistic results showed the majority of respondent's age ? 47 years is 55%, female gender is 100%, good knowledge is 85%, has side effects as much as 100%, chemotherapy cycles ? 4 cycles are 57%, good family support is 85%, good nurse support as much as 90%, strong motivation as much as 77.5%. The Chi-Square statistic results showed that there is a relation between nurse support and motivation of cancer patients undergoing chemotherapy at Hospital X p = 0.000 (p <0.05); There is no significant relation between age and motivation p = 0.258, knowledge with motivation p = 0.884, chemotherapy cycle with motivation p = 0.328, and family support with motivation p = 0.634: (p> 0.05). In conclusion, nurse support is able to increase the motivation of cancer patients undergoing chemotherapy.
GAMBARAN KEPATUHAN MASYARAKAT DALAM MELAKSANAKAN PROTOKOL KESEHATAN COVID-19 Istiarini, Chatarina Hatri
Jurnal Kesehatan Vol 9 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35913/jk.v9i1.229

Abstract

Latar Belakang: Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19 adalah penyakit baru yang dapat menyebabkan gangguan pernapasan dan radang paru (Razi et., al, 2020). Data Covid-19 di dunia pada 7 Desember 2020, terdapat 66.243.918 kasus terkonfirmasi (WHO, 2020). Kasus di Indonesia pada 7 Desember 2020 mencapai 581.550 (Kemenkes RI, 2020). Data terbaru populasi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memiliki 2.520.753 orang usia produktif yaitu usia 15-64 tahun (Disduk DIY, 2020). Berdasarkan data dari situs Pemda DIY pada 7 Desember 2020 menunjukkan bahwa, masyarakat tidak mematuhi protokol kesehatan sehingga penyebaran virus semakin meluas (Pemda DIY, 2020). Tujuan: Mengetahui gambaran kepatuhan masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan Covid-19. Metode: Desain penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan Cluster sampling dan stratified random sampling yang didapatkan 400 responden dengan alat ukur kuisioner yang akan dianalisis uji univariate. Hasil: Gambaran tingkat kepatuhan masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 menunjukan kepatuhan perilaku protokol kesehatan di Daerah Istimewa Yogyakarta, kepatuhan penggunaan masker sebanyak 97%, kepatuhan mencuci tangan 96%, kepatuhan menjaga jarak 92%, meningkatkan daya tahan tubuh sebanyak 77% dan masyarakat yang patuh protokol kesehatan secara umum 96%. Kesimpulan: Penelitian kepatuhan protokol kesehatan dengan indikator 4M diperoleh hasil 96% responden patuh terhadap protokol kesehatan Covid-19. Saran: untuk meneliti kualitatif atau kuantitatif mengenai indikator 4M yang berfokus pada meningkatkan daya tahan tubuh.
PERAN TOKOH AGAMA DALAM PECEGAHAN PENULARAN COVID-19 Prasetyaningrum, Oktalia
Jurnal Kesehatan Vol 9 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35913/jk.v9i1.230

Abstract

Kasus positif infeksi Virus Corona 19 di Indonesia masih menunjukkan pertambahan dari hari ke hari. Terdapat 161 kasus ODP dan 3 kasus PDP pada 22 Maret 2020 di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta dan dan meningkat dengan angka hampir mencapai 700 kasus dengan 695 kasus merupakan ODP pada 1 April 2020. Jumlah tersebut menjadi yang tertinggi di Yogyakarta. Fenomena peningkatan angka kejadian infeksi COVID-19 tersebut tentu menjadi kekhawatiran Pemerintah Indonesia dan masyarakat, oleh karena itu diperlukan metode-metode dan pendekatan kepada masyarakat guna mencegah penularan infeksi virus. Salah satu metode yang dapat dilakukan adalah pendekatan kepada masyarakat melalui tokoh agama. Kenyataanya di masyarakat, seringkali peran tokoh agama kurang optimal dilaksanakan dalam pembinaan masyarakat. Terbukti masih ada beberapa kelompok masyarakat yang menggelar ibadah secara berkelompok dalam masa pandemic COVID-19 secara sembunyi-sembunyi. Metode penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan 112 responden melalui tehnik accidental sampling. Penelitian dilakukan pada Bulan Juni 2020 di Yogyakarta dengan alat ukur kuesioner dalam bentuk formulir online. Analisa univariate dilakukan dengan komputerisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 92,85% responden masuk dalamkategori peran optimal. Saran: melibatkan tokoh agama dalam mengkampanyekan program pencegahan penularan COVID-19
PENGARUH KEBIASAAN MENGKONSUMSI MINUMAN KEMASN DAN BERPEMANIS TERHADAP BERAT BADAN REMAJA Hana, Aprilia Nur Hana
Jurnal Kesehatan Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35913/jk.v9i2.232

Abstract

Di-era modern ini banyak teknologi yang sudah berkembang, sekarang banyak sekali produk yang diolah serba instan, misalnya minuman kemasan dan berpemanis. Banyak sekali produk minuman kemasan yang beraneka bentuk, jenis, dan rasa. Minuman tersebut pastinya menjadi salah satu minuman favorit bagi kaum remaja karena kemasannya yang praktis dan rasanya manis serta mudah untuk membelinya karena dijual dimana saja. Dengan banyaknya minuman kemasan dan berpemanis yang diminati oleh kaum remaja, menjadi bahan penelitian untuk peneliti melakukan penelitian. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kebiasaan mengkonsumsi minuman kemasan dan berpemanis terhadap berat badan remaja. Dalam penelitian ini menggunakan penelitian field research dengan pendekatan kualitatif dengan angket melalui google form dengan pendapatan responden sebanyak 26 remaja dengan rentan usia 17-23 tahun. Hasil dari penelitian yaitu kebiasaan mengkonsumsi minuman kemasan dan berpemanis pada remaja adalah jarang sebanyak 5 (19,2%) responden, sering berjumlah 14 (53,8%) responden, selalu berjumlah 5 (19,2%) responden, dan tidak pernah berjumlah 2 (7,7%) responden. Berat badan setelah mengkonsumsi minuman kemasan dan berpemanis tidak mengalami efek samping terhadap berat badan. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa minuman kemasan dan berpemanis tidak berpengaruh terhadap berat badan remaja. Kata kunci: Minuman Kemasan Berpemanis, Berat Badan, Remaja
PERAN KELUARGA DALAM MELAKUKAN MOBILISASI PADA ANGGOTA KELUARGA YANG MENGALAMI STROKE DI RUMAH SAKIT KRISTEN LINDIMARA SUMBA TIMUR PROPINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2021 Saputro, Heri
Jurnal Kesehatan Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35913/jk.v9i2.233

Abstract

Latar Belakang: Peran keluarga sangat diperlukan peran dari keluarga dalam merawat pasien stroke karena dapat berpengaruh besar untuk meminimalkan terjadinya kecacatan fisik dan mencegah terjadinya komplikasi. Kenyataan di rumah sakit masih banyak keluarga hanya mendampingi pasien saja tanpa ikut serta merawat pasien stroke khususnya memenuhi kebutuhan dasar dan berpindah. Tujuan: Mengetahui peran keluarga dalam melakukan mobilisasi pada anggota keluarga yang mengalami stroke di Rumah Sakit Kristen Lindimara Sumba Timur Propinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2021. Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 168 pasien. Teknik sampling menggunakan purposive sampling diperoleh 44 orang. Analisis data menggunakan uji deskriptif dengan komputerisasi. Hasil: Hasil didapatkan peran keluarga dalam melakukan mobilisasi sebagian besar dalam kategori baik (90.9%). Peran keluarga sebagai motivator Sebagian besar dalam kategori baik (93.2%), educator Sebagian besar dalam kategori baik (90.9%) dan perawat Sebagian besar dalam kategori cukup (52.3%). Kesimpulan: Peran keluarga dalam melakukan mobilisasi pada anggota keluarga yang mengalami stroke sebagianesar memiliki peran yang baik. Saran: Bagi Peneliti selanjutnya disarankan meneliti dengan menggunakan metode kualitatif tentang peran keluarga dalam merawat anggota keluarga yang mengalami stroke.
PENGARUH BABY FIELD MASSAGE THERAPY TERHADAP KADAR BILIRUBIN SERUM PADA BAYI DENGAN HIPERBILIRUBINEMIA TAHUN 2020 Setiarini, Wuwuk
Jurnal Kesehatan Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35913/jk.v9i2.238

Abstract

Latar Belakang: Hiperbilirubinemia merupakan komplikasi yang sering terjadi pada neonatal. Terapi komplementer dibutuhkan karena fototerapi sebagai prosedur penatalaksanaan hiperbilirubinemia berpotensi menimbulkan efek samping. Baby field massage sebagai terapi komplementer diduga dapat meningkatkan ekskresi bilirubin selama bayi mendapat fototerapi. Tujuan: mengetahui pengaruh baby baby field massage sebagai komplementer terapi terhadap kadar bilirubin serum bayi hiperbilirubinemia. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan non equivalen pre test-post test design with control group. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling. Analisa data menggunakan Paired T-Test, Independen T-Test dan Analysis of Covarians (ANCOVA). Hasil: Hasil menunjukkan rata-rata kadar bilirubin serum setelah intervensi, pada kelompok intervensi (6,46±1,86) sedangkan kelompok kontrol (8,32±8,3), antara kedua kelompok terdapat penurunan yang bermakna (p=0,003). Kontribusi variabel confounding tidak berpengaruh dengan (P=0,847). Kesimpulan: baby baby field massage sebagai komplementer terapi dapat menurunkan kadar bilirubin serum secara efektif. Saran: baby field massage bisa menjadi salah satu alternative intervensi keperawatan dalam tatalaksana bayi hiperbilirubinemia
ABDOMINAL MASSAGE SEBAGAI TERAPI KOMPLEMENTER UNTUK MENJAGA POLA ELIMINASI DEFEKASI PADA PASIEN RAWAT INAP Evi Dhiana
Jurnal Kesehatan Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKES Bethesda Yakkum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35913/jk.v9i2.240

Abstract

ABSTRAK Konstipasi sering dialami oleh pasien yang menjalani rawat inap. Salah satu terapi komplementer untuk mengatasi konstipasi adalah pemberian abdominal massage, dimana tindakan ini akan menstimuli sistem saraf parasimpatis meningkatkan motilitas usus, meningkatkan sekresi pencernaan dan melemaskan sfingter di saluran gastrointestinal sehingga konsistensi feses menjadi lunak dan mudah dikeluarkan (McClurg et,al, 2018). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh abdominal massage terhadap pola eliminasi defekasi pada pasien ruang rawat inap salah satu rumah sakit Swasta di Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental, dengan jumlah sample sebanyak 30 yang dibagi menjadi 2 kelompok, 15 responden pada kelompok kontrol dan 15 responden pada kelompok intervensi. Hasil penelitian menggunakan uji statistik Mann-Whitney menunjukkan ada perbedaan yang signifikan skore pola eliminasi defekasi pada kelompok kontrol dan kelompok intervensi artinya ada pengaruh pemberian intervensi abdominal massage terhadap pola eliminasi defekasi P value 0.002 (Pv < 0,05). Perawat dapat memodifikasi intervensi mandiri untuk menjaga keteraturan pola eliminasi defekasi pada pasien di ruang rawat inap dengan pemberian tindakan abdominal massage.

Page 10 of 18 | Total Record : 173