cover
Contact Name
Wiwit Suryanto
Contact Email
ws@ugm.ac.id
Phone
+6281578600075
Journal Mail Official
jfi.mipa@ugm.ac.id
Editorial Address
Departemen Fisika, Fakultas MIPA Universitas Gadjah Mada. Sekip Utara PO BOX BLS 21, 55281, Yogyakarta, Indonesia
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Fisika Indonesia
ISSN : 14102994     EISSN : 25798820     DOI : https://doi.org/10.22146/jfi.v23i3.41404
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Fisika Indonesia (JFI) Is an open access scientific peer-reviewed journal published by Department of Physics Universitas Gadjah Mada that publishes researches on Physics, covering both theory, experiments, computation and applied physics including geophysics. We have a mission to build scientific research foundations in theoretical and applied physics to support education, research and community service in Indonesia. A manuscript can be written in English or in Bahasa Indonesia, but Abstracts are required to be written in English. All submitted manuscripts will be reviewed thoroughly by the committee of editors and reviewers. Publication in this journal is free of charge and is periodically done three times a year (April, August, and December).
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 18, No 53 (2014)" : 9 Documents clear
Pendugaan Model Sumber Anomali Magnetik Bawah Permukaan di Area Pertambangan Emas Rakyat Desa Paningkaban, Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas (Halaman 38 s.d. 42) Sehah -; Sukmaji Anom Raharjo; Okky Wibowo
Jurnal Fisika Indonesia Vol 18, No 53 (2014)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1147.036 KB) | DOI: 10.22146/jfi.24386

Abstract

Telah dilakukan survei magnetik dan pendugaan model sebaran sumber anomali magnetik bawah permukaan di kawasan pertambangan emas rakyat Desa Paningkaban, Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas. Data awal yang diperoleh dalam survei magnetik adalah kuat medan magnetik total. Setelah dilakukan beberapa koreksi dan reduksi diperoleh data anomali magnetik residual. Berdasarkan hasil pemodelan terhadap data anomali magnetik residual menggunakan perangkat lunak Mag2DC for Window pada lintasan AB, diperkirakan ada intrusi batuan beku andesit tekstur porfiritik (c = 0,016 cgs units) sebagai bukti kenaikan larutan hidrotermal. Hasil alterasi hidrotermal diperkirakan terjadi pada batupasir dan breksi andesit (c = 0,00324 cgs units). Sedangkan pada lintasan CD, hasil alterasi hidrotermal terjadi pada batupasir berbutir halus dan breksi andesit (c = 0,00184 cgs units). Berdasarkan hasil interpretasi, potensi emas di daerah penelitian diperkirakan terletak di utara dan selatan lintasan AB, yaitu pada posisi 108°59ʹ45,6ʹʹBT dan 7°24ʹ58,8ʹʹLS dengan kedalaman 36 meter, serta 108°59ʹ46,4ʹʹBT dan 7°25ʹ3,2ʹʹLS dengan kedalaman 113 meter. Selain itu hasil interpretasi juga menunjukkan estimasi potensi emas bagian di barat dan timur lintasan CD, yaitu pada posisi 108°59ʹ45,6ʹʹBT dan 7°24ʹ58,8ʹʹLS dengan kedalaman 113 meter serta 108°59ʹ58,9ʹʹBT dan 7°24ʹ58,7ʹʹLS dengan kedalaman 107 meter.
Analisis Pola Scaffolding Pada Tes Mata Pelajaran Fisika Untuk Mendeskripsikan Kemampuan Analogi Siswa Kelas IX SMP Negeri 13 Yogyakarta Tahun Pelajaran 2013/2014 (Halaman 43 s.d. 46) Kurnia Febryani; Dian Artha Kusumaningtyas
Jurnal Fisika Indonesia Vol 18, No 53 (2014)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.687 KB) | DOI: 10.22146/jfi.24387

Abstract

Scaffolding yang diberikan dalam pengerjaan soal sangat penting untuk mendeskripsikan kemampuan analogi siswa. Penelitian ini dilakukan dikelas IX SMP Negeri 13 Yogyakarta Tahun Ajaran 2013/2014 pada materi gaya dan hukum newton. Penelitian ini menggunakan dua kelas dengan dua pola scaffolding yaitu pola scaffolding1 dan scaffolding2. Soal yang diberikan berjenis soal isomorfik dengan tipe deskriptif dan skema. Analisis data yang digunakan meliputi analisis uji instrumen dan analisis Oneway Anova uji Post-Hoc LSD. Hasil penelitian menunjukkan untuk soal deskriptif kelas yang diberikan pola scaffolding2 memiliki tingkat kemampuan analogi siswa lebih baik, yaitu sebesar 63%, pola scaffolding1 sebesar 56% dan kelas tanpa scaffolding sebesar 41%. Sedangkan untuk soal skema, kelas scaffolding1 memiliki tingkat kemampuan analogi siswa lebih tinggi yaitu sebesar 67%, scaffolding2 sebesar 63% dan tanpa scaffolding sebesar 43%. Uji post-hoc LSD menunjukkan adanya perbedaan yaitu antara kelas tanpa scaffolding dengan scaffolding1 sebesar 0,001 dan antara kelas tanpa scaffolding dengan scaffolding2 sebesar 0,000297.
Studi Variasi Elektrolit Terhadap Kinerja Dye-Sensitized Solar Cell (DSSC) (Halaman 47 s.d. 49) Yoga Hari Prasetyo; Sayekti Wahyuningsih; Risa Suryana
Jurnal Fisika Indonesia Vol 18, No 53 (2014)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.183 KB) | DOI: 10.22146/jfi.24388

Abstract

Studi variasi elektrolit terhadap kinerja DSSC telah dilakukan dengan dye antosianin sebagai sensitizer, TiO2 anatase sebagai semikonduktor, karbon sebagai katalis dan larutan elektrolit yang berada diantara dua kaca FTO sebagai elektroda. Larutan elektrolit berfungsi sebagai sumber elektron pengganti elektron dye yang tereksitasi melalui proses redoks. Elektrolit yang digunakan adalah KI,  NaI, atau TEAI yang dicampur I2 dengan konsentrasi yang sama. Nilai konduktivitas KI lebih besar daripada NaI dan TEAI baik dalam keadaan gelap maupun terang. Ini menunjukkan bahwa pembawa muatan dalam larutan KI lebih besar daripada pembawa muatan dalam larutan NaI dan TEAI. Analisa karakteristik I-V menghasilkan nilai efisiensi untuk masing-masing elektrolit KI, NaI, dan TEAI adalah 0,057%, 0,0014%, dan 0,00062%. Besarnya nilai efisiensi elektrolit KI dibandingkan elektrolit NaI dan TEAI diperkirakan karena kecepatan reaksi redoks antara KI dan I2 lebih besar daripada NaI dan TEAI. Hal ini menyebabkan pasokan elektron hasil redoks semakin banyak menggantikan elektron dye yang tereksitasi.
Pengukuran Tetapan Suseptibilitas pada Polyethylene Glycol (PEG-4000) Coated- Nanopartikel Magnetik Cobalt Ferrite (CoFe2O4) (Halaman 50 s.d. 54) Rizki Eka Siswanto; Edi Suharyadi
Jurnal Fisika Indonesia Vol 18, No 53 (2014)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1077.622 KB) | DOI: 10.22146/jfi.24389

Abstract

Telah dikaji pengukuran tetapan suseptibilitas nanopartikel magnetik cobalt ferrite (CoFe2O4) yang telah dilapisi polietilen glikol (PEG-4000) dengan konsentrasi berturut-turut 25%, 33%, 50%, 66%, 75%  menggunakan metode Gouy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CoFe2O4 memiliki suseptibilitas yang baik. Nilai tetapan suseptibilitas magnetik CoFe2O4 dipengaruhi konsentrasi pelapisan PEG-4000. Semakin besar konsentrasi PEG-4000 yang diberikan, nilai tetapan suseptibilitas magnetik CoFe2O4 semakin kecil. Hasil pengukuran tetapan susebtibilitas berdasarkan konsentrasi pelapisan PEG-4000 berturut-turut (3,9 ± 0,2) 10-7 m3 /Kg; (2,4 ± 0,3) 10-7 m3 /Kg; (2,1 ± 0,2) 10-7 m3 /Kg; (0,90 ± 0,03) 10-7 m3 /Kg; (0,40 ± 0,03) 10-7 m3 /Kg.
Analisa Pergeseran Magnetic Domain Wall pada Lapisan Tipis Free Layer Co/Pd terhadap Pengaruh Dimensi Sampel (Halaman 55 s.d. 58) Umi Salamah; Edi Suharyadi
Jurnal Fisika Indonesia Vol 18, No 53 (2014)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.985 KB) | DOI: 10.22146/jfi.24390

Abstract

Telah dilakukan analisa pergeseran magnetic domain wall pada lapisan tipis free layer Co/Pd dengan menggunakan software Object Oriented Micromagnetic Framework (OOMMF) berdasarkan persamaan Landau-Lifshitz Gilbert (LLG). Analisa dilakukan pada ukuran 100x100 nm dengan memvariasikan ukuran ketebalan yaitu 1 nm, 3 nm, dan 5 nm. Dengan pemberian medan eksternal dari arah sumbu (+)z, magnet saturasi dicapai pada 31.290 Oe untuk ketebalan 1 nm, 30.940 Oe pada ketebalan 3 nm, dan 30.660 Oe pada ketebalan 5 nm. Selanjutnya dilakukan analisa dengan variasi ukuran pada ketebalan 5 nm yaitu 100x100 nm, 300x100 nm dan 500x100 nm.  Magnet saturasi pada ukuran 300x100 nm dicapai pada pemberian medan eksternal sebesar 30.970 Oe dan magnet saturasi pada ukuran 500x100 nm dicapai pada pemberian medan eksternal sebesar 31.040 Oe.   
Pembuatan Material Feroelektrik Barium Titanat (BaTiO3) Menggunakan Metode Solid State Reaction (Halaman 59 s.d. 61) Meisya Istiqomah; Anif Jamaluddin; Yofentina Iriani
Jurnal Fisika Indonesia Vol 18, No 53 (2014)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.838 KB) | DOI: 10.22146/jfi.24391

Abstract

Pembuatan material feroelektrik Barium titanat (BaTiO3) berhasil dilakukan menggunakan metode solid state reaction (reaksi padatan). Barium carbonat (BaCO3) dan Titanium oksida (TiO2) dihomogenisasikan kemudian dipadatkan hingga berbentuk bulk. Sampel disintering pada temperatur 9000C dengan variasi waktu 5 dan 6 jam. Karakterisasi dilakukan dengan peralatan X-Ray Diffraction (XRD) Bruker D8 Advance bersumber radiasi Cu dengan panjang gelombang 1,54187 Å. Sampel dianalisa dengan International Commission Data Diffraction (ICDD) data base dan dilakukan penghalusan menggunakan metode Rietvield. Hasil analisa BaTiO3 pada waktu sintering 5 jam diperoleh nilai a dan b = 4,005895 serta nilai c = 4,030629. Nilai tetragonalitas 1,0061744, kristalinitas 94,50%, Full Width Half Maximum (FWHM) 0,2994 dan ukuran kristal 6,7243 nm. Waktu sintering 6 jam diperoleh nilai a dan b=4,000434 serta c= 4,021041, tetragonalitas 1,0051512, kristalinitas 79,91%, FWHM 0,26021 dan ukuran kristal 6,1207 nm.
Implemantasi Pembelajaran Kurikulum 2013 Berbasis Multimedia Interaktif pada Pokok Bahasan Listrik Magnet terhadap Aktivitas, Persepsi, dan Hasil Belajar Peserta Didik di SMA Tut Wuri Handayani Makassar (Halaman 62 s.d. 65) Fatima -; Irfan Yusuf; Hartono Bancong
Jurnal Fisika Indonesia Vol 18, No 53 (2014)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.049 KB) | DOI: 10.22146/jfi.24392

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui karakteristik multimedia interaktif berdasarkan Kurikulum 2013,  akivitas, persepsi, dan hasil belajar Fisika peserta didik pada pokok bahasan listrik dan magnet. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XII IPA SMA Tut Wuri Handayani Makassar yang berjumlah 18 orang. Penelitian ini menggunakan pre ekperimental design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia interaktif materi listrik magnet diperoleh hasil valid dan reliabel, perangkat pembelajaran Kurikulum 2013 berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang dibuat diperoleh hasil yang valid dan reliabel. Akivitas peserta didik di atas 80 %, hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran yang dilakukan mampu mengaktifkan peserta didik. Persepsi peserta didik setelah dilakukan pembelajaran berbasis multimedia interaktif pada pokok bahasan listrik magnet di atas 80 %, hal ini menunjukkan bahwa peserta didik mengikuti dengan dengan baik pembelajaran yang dilakukan. Hasil belajar peserta didik setelah dilakukan pembelajaran berbasis multimedia interaktif pada pokok bahasan listrik magnet berada pada katagori baik.
Pelapisan TiO2 di atas FTO dengan Teknik Slip Casting dan Spin Coating untuk Aplikasi DSSC (Halaman 66 s.d. 69) Deni Yulika; Kusumandari -; Risa Suryana
Jurnal Fisika Indonesia Vol 18, No 53 (2014)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (677.226 KB) | DOI: 10.22146/jfi.24393

Abstract

Pelapisan TiO2 di atas substrat FTO telah dibuat dengan teknik slip casting dan spin coating untuk aplikasi pada sel surya struktur DSSC. Dye antosianin sebagai fotosensitizer, TiO2 fase anatase sebagai elektroda kerja, lapisan karbon sebagai elektroda lawan, dan elektrolit Iˉ/I3ˉ digunakan sebagai bahan penyusun DSSC. Analisa kurva karakteristik I-V menghasilkan efisiensi sebesar 0,9 × 10-2 % dengan teknik slip casting dan 1,8 × 10-2 % dengan teknik spin coating. Pelapisan TiO2 teknik spin coating dapat meningkatkan kinerja DSSC dua kali lebih besar daripada teknik slip casting. Hal ini disebabkan teknik spin coating memiliki homogenitas lapisan TiO2 yang terkalsinasi dengan baik pada substrat sehingga mampu menyerap dye dengan optimal.
Karakterisasi Mikrostruktur Material Feroelektrik Ba0.8Sr0.2TiO3 (BST) dengan Variasi Suhu Annealing (Halaman 70 s.d. 72) Rahmi Dewi; Krisman -; Khaironiati -; Fauziana -
Jurnal Fisika Indonesia Vol 18, No 53 (2014)
Publisher : Department of Physics Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.869 KB) | DOI: 10.22146/jfi.24394

Abstract

Sampel Barium Strontium Titanate, Ba0.8Sr0.2TiO3 (BST) telah disediakan dengan menggunakan reaksi kimia padatan. Mikrostruktur sampel telah dikarakterisasi dengan menggunakan teknik difraksi sinar-X (XRD) dan Scanning  Electron Microscopy (SEM). Sampel disediakan dengan variasi suhu yang berbeda yaitu pada suhu 600oC, 700 oC dan 800oC selama 60 menit di udara. Karakterisasi XRD menunjukkan dengan meningkatnya suhu annealing maka kristaline sampel semakin meningkat dengan struktur tetragonal. Karakterisasi SEM menunjukkan sampel adalah homogen dengan ukuran butiran  seragam. Ukuran butiran sampel akan bertambah dengan bertambahnya suhu annealing. Seluruh sampel mempunyai ukuran butiran dalam nanometer.

Page 1 of 1 | Total Record : 9