cover
Contact Name
Nuuva Yusuf
Contact Email
nuuvayusuf@gmail.com
Phone
+6282322681102
Journal Mail Official
jkmm@akbidmm.ac.id
Editorial Address
Jalan Ery Suparjan No 49A RT 12 Kelurahan Sempaja Selatan Kecamatan Samarinda Utara Provinsi Kalimantan Timur
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Kebidanan Mutiara Mahakam
ISSN : 25490532     EISSN : 26232553     DOI : https://doi.org/10.36998/jkmm
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Mutiara Mahakam (p-ISSN 2549-0532 ; e-ISSN 2623-2553) merupakan jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian di bidang kebidanan seperti Kehamilan, persalinan, masa nifas, Bayi dan balita, kesehatan reproduksi, kesehatan remaja, Keluarga Berencana dan lansia. Jurnal ini terbit setiap 6 bulan sekali yaitu pada bulan Maret dan September.
Articles 59 Documents
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PERAWATAN TALI PUSAT DENGAN PERILAKU IBU DALAM PERAWATAN TALI PUSAT DI DESA WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEMPAJA SAMARINDA TAHUN 2017 Johan, Herni; Eka Puri, Yessica; Ul Mutmainnah, Annisa
Jurnal Kebidanan Mutiara Mahakam Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mutiara Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.775 KB)

Abstract

Perawatan tali pusat adalah melakukan pengobatan dan pengikatan tali pusat kemudian tali pusat dirawat dalamkeadaan bersih dan terhindar dari infeksi tali pusat. Tujuan perawatan tali pusat adalah untuk mencegahterjadinya penyakit tetanus pada bayi baru lahir penyakit ini disebabkan karena masuknya spora kuman tetanuskedalam tubuh melalui tali pusat, baik dari alat yang tidak steril, pemakaian obat-obatan, bubuk atau daundaunan yang ditaburkan ke tali pusat sehingga dapat mengakibatkan infeksi (Depkes RI,2005). Kematianneonatal kelompok umur 8-28 hari tertinggi disebabkan oleh infeksi sebesar 57,1 % (termasuk tetanus, sepsis,pneumonia, diare) (DepKes RI, 2008). Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang perawatantali pusat dengan perilaku ibu dalam perawatan tali pusat di wilayah kerja Puskesmas Teluk Lingga SangattaKabupaten Kutai Timur tahun 2017. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Korelatif denganpendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas 0-14 hari. Jumlah Sampelsebanyak 30 responden menggunakan teknik Total Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasiluji statistik dengan menggunakan Chi Square diketahui bahwa nilai P < α (0,000<0,05) yang berarti adahubungan antara pengetahuan ibu tentang perawatan tali pusat dengan perilaku ibu dalam perawatan tali pusat.Mayoritas responden berumur 20-35 tahun sebanyak 13 responden (40,3%). Dan sebagian besar pendidikanresponden adalah SD sebanyak 10 responden (33,3%). Sedangkan berdasarkan jumlah anak, mayoritasresponden mempunyai <2 anak sebanyak 18 responden (60%)
HUBUNGAN MOBILISASI DENGAN PERCEPATAN KALA I PADA PRIMIGRAVIDA DI BIDAN PRAKTEK SWASTA GUSTIANA SAMARINDA TAHUN 2017 Ariestantia, Dwi Riyan; Sorta Llyod, Stephanie; Budi Utami, Purwaningtias
Jurnal Kebidanan Mutiara Mahakam Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mutiara Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.731 KB)

Abstract

Mobilisasi bagi ibu hamil dalam kala I sangat penting sehingga mengurangi durasi persalinan. Terjadinyaketerlambatan dalam proses persalinan dapat berdampak kurang baik pada ibu dan janin yang akan yangdilahirkan yaitu meningkatkan resiko infeksi, perdarahan postpartum, meningkatkan rasa nyeri, meningkatkansectio cesaria, semakin meningkat kecemasan ibu. Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui HubunganMobilisasi dengan Percepatan Kala I pada Ibu Primigravida di Bidan Praktek Swasta Gustiana Samarinda.Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan Crosectional karena kedua variabel diambilpada saat yang bersamaan. Sehingga mengapa fenomena kesehatan itu terjadi khususnya untuk mengetahuihubungan apa saja yang mempengaruhi mobilisasi dengan percepatan kala I pada ibu primigravida di BidanPraktek Swasta Gustiana Samarinda tahun 2017. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis,terdapat hubungan mobilisasi terhadap percepatan kala I pada ibu primigravida di Bidan praktek SwastaGustiana Samarinda Tahun 2017 yaitu P value < α = 0,05
HUBUNGAN ANEMIA DALAM KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN BBLR DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH AW. SJAHRANIE SAMARINDA TAHUN 2017 Noorbaya, Siti
Jurnal Kebidanan Mutiara Mahakam Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mutiara Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.469 KB)

Abstract

Anemia didalam kehamilan adalah masalah yang umum di negara-negara berkembang. Menurut World HealthOrganization (WHO) anemia dalam kehamilan adalah dimana kondisi ibu dengan kadar hemoglobin (Hb) dalamdarahnya < 11,0 gt%. Anemia dalam kaitannya dengan defisiensi zat besi adalah masalah kesehatan yang sangatfungsional dan serius yang merupakan masalah gizi yang dapat diawasi dengan biaya yang sangat tinggi.Anemia di dalam kehamilan mempunyai resiko yang tinggi terhadap kejadian bayi dengan berat badan lahirrendah (BBLR), kelahiran preterm, dan kematian janin. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Apakahada hubungan anemia dalam kehamilan dengan kejadian BBLR di Rumah Sakit Umum Daerah Aw.Sjahraniesamarinda Periode Januari-Februari 2017?”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan anemia dalamkehamilan dengan kejadian BBLR di Rumah Sakit Umum Daerah AW.Sjahranie Samarinda Periode JanuariFebruari 2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei yang bersifat analitik dengan desain penelitian crosssectional dengan menggunakan data sekunder dari bulan Januari-Februari 2017 pada seluruh ibu bersalin diRumah Sakit Umum Daerah (RSUD) AW.Sjahranie Samarinda yaitu 148 responden. Analisis univariatresponden yang menderita anemia sebesar (41%) sedangkan yang tidak menderita anemia sebesar (59%). Darianalisa bivariat dan uji statistic Chi-Square menghasilkan tidak adanya hubungan yang bermakna antara anemiadalam kehamilan dengan kejadian BBLR diketahui nilai P value = 0,159.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG SUPLEMENTASI VITAMIN A MASA NIFAS BERDASARKAN UMUR DAN PENDIDIKAN DI RUANG MELATI RSUD ABDUL WAHAB SJAHRANIE TAHUN 2017 Yusuf, Nuuva
Jurnal Kebidanan Mutiara Mahakam Vol 6 No 1 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mutiara Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.087 KB)

Abstract

Berdasarkan penelitian di Nepal mengkonsumsi vitamin A setelah melahirkan dapat menurunkan angkamortalitas ibu nifas sebesar 40%. Dengan mengetahui manfaat vitamin A pada ibu nifas kelaianan dapatdicegah, selain itu dengan mengetahui bahaya yang akan ditimbulkan oleh kurangnya vitamin A ibu dapatmelakukan mawas diri sehingga kelainan dapat dideteksi secara dini ketempat pelayanan kesehatan.Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu tentang suplementasi vitamin Aberdasarkan usia dan pendidikan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodedeskritif dengan rancangan Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah semua ibu nifas di RSUDAbdul Wahab Sjahranie yang memenuhi syarat inklusi dan ekslusi dengan teknik purposive sampling. Jumlahsampel yang didapatkan adalah 57 responden. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner.Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berpengetahuan baik sebanyak 30 (52,6%)responden. Dilihat dari aspek umur mayoritas responden berusia 20-35 tahun sebanyak 5 (8,8%) responden.Serta mayoritas responden berpendidikan SMA yakni sebanyak 30 (52,6%) responden. Kesimpulan yangdidapat yaitu gambaran pengetahuan ibu nifas mengenai suplementasi vitamin A baik di Ruang Melati RSUDAbdul Wahab Sjahranie Tahun 2017
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG IMUNISASI PENTABIO DENGAN KETETAPAN PEMBERIAN IMUNISASI PENTABIO PADA BAYI USIA 2-11 BULAN DI BIDAN PRAKTEK MANDIRI MARTAPURA TAHUN 2017 Ifansyah, Nur; Ridhan Nazmy, Muhammad; Halimah, Nur
Jurnal Kebidanan Mutiara Mahakam Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mutiara Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.002 KB) | DOI: 10.36998/jkmm.v6i2.29

Abstract

Pengetahuan ibu mengenai imunisasi sangat berpengaruh terhadap ketepatan jadwal pemberian imunisasi. Ketidaktepatan waktu atau jadwal pemberian imunisasi menyebabkan vaksin tidak bekerja secara optimal.Sampel dalam penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai bayi usia 2-11 bulan yang berkunjung ke BPM di Martapura yang memenuhi syarat inklusi dan ekslusi dengan teknik total sampling.Jumlah sampel yang didapatkan adalah 42 responden. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner dan check list. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis menggunakan uji statistik Chi Square (X2).Hasil penelitian yang didapat adalah pengetahuan ibu tentang imunisasi rendah menyebabkan ketepatan imunisasi Pentabio Kombinasi juga rendah. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa nilai Chi-Square yaitu 9,227 lebih besar dibandingkan dengan nilai tabel 3,841 (Xhitung 9,227 > Xtabel 3,841) dan P Value = 0,001, dimana Sig < nilai α (0,001 < 0,05). Berdasarkan hasil penelitian sebagian besar ibu memiliki pengetahuan yang kurang tentang imunisasi sehingga ketepatan imunisasi DPT pun rendah.
HUBUNGAN ANTARA SENAM HAMIL DENGAN LAMANYA PROSES PERSALINAN PADA PRIMIPARA DI PUSKESMAS SEGIRI SAMARINDA Handayani, Puji; Aminah, Siti; Herawati, Wiwik; Iriani, Endang
Jurnal Kebidanan Mutiara Mahakam Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mutiara Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.966 KB) | DOI: 10.36998/jkmm.v6i2.30

Abstract

Senam hamil merupakan cara yang mendukung kemudahan dalam persalinan. Senam hamil bertujuan mempersiapkan dan melatih otot-otot sehingga dapat berfungsi secara optimal dalam persalinan normal. Senam hamil ditujukan bagi ibu hamil tanpa kelainan atau tidak terdapat penyakit yang disertai kehamilan, yaitu penyakit jantung, penyakit ginjal, penyulit kehamilan (hamil dengan perdarahan, hamil dengan kelainan letak), dan kehamilan disertai anemia. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Apakah ada Hubungan antara senam hamil dengan lamanya proses persalinan pada primipara di Puskesmas Segiri?”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan antara senam hamil dengan lamanya proses persalinan pada Primipara.Populasi dalam penelitian ini adalah ibu primipara yang pernah melakukan senam hamil dan telah mengalami proses persalinan. Sampel dalam penelitian ini menggunakan tekhnik Total Sampling.Hasil analisa menggunakan uji statistik Uji “Chi Square”, dengan tingkat penerimaan p < 0,05, didapat hasil= 0,001 dan nilai X2 hitung = 14,742 dan X2tabel 3,815 artinya H0 ditolak sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan yang bermakna antara senam kehamilan dengan lama persalinan ibu primipara di kelurahan Teluk Lerong ulu.
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN CIRI SEKS SEKUNDER PADA REMAJA PUTRI USIA 11-13 TAHUN DI SDN 003 LOA JANAN ULU TAHUN 2017 Arsyad; Noorbaya, Siti; Saidah, Siti; Ifansyah, Nur; Ridhan Nazmy, Muhammad
Jurnal Kebidanan Mutiara Mahakam Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mutiara Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.376 KB) | DOI: 10.36998/jkmm.v6i2.31

Abstract

Tahap remaja adalah masa transisi antara masa anak dan dewasa, dimana terjadi pacu tumbuh, timbul ciri-ciri seks sekunder, tercapai fertilitas dan terjadi perubahan-perubahan psikologik serta kognitif. Proses pertumbuhan itu dapat berlangsung dengan baik dan ia memerlukan gizi yang baik dan berimbang,sehingga dapat tumbuh kembang dengan kemampuan reproduksi yang normal pula. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan status gizi dengan ciri seks sekunder pada remaja putri usia 11-13 tahun di SDN 003 Loa Janan Ulu tahun 2017.Penelitian ini bersifat deskriptif analitik yaitu metode untuk mengetahui hubungan status gizi dengan ciri seks sekunder pada remaja putri usia 11-13 tahun di SDN 003 Loa Janan Ulu tahun 2017, dengan desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian adalah semua remaja putri usia 11-13 tahun di SDN 003 Loa Janan Ulu yang berjumlah 48 orang. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling. Analisis data menggunakan metode statistic Chi Square dengan α = 0,05.Berdasarkan hasil uji chi square diketahui bahwa ada hubungan yang signifikan antara status gizi dengan ciri seks sekunder, dengan melihat hasil uji Fisher’s Excat Test diperoleh nilai p value = 0,001 dan nilai alpha = 0,05 maka P value< alpha dengan demikian ada hubungan status gizi dengan ciri seks sekunder pada remaja putri usia 11-13 tahun di SDN 003 Loa Janan Ulu Tahun 2017.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU MENYUSUI TENTANG PEMBERIAN ASI DENGAN USIA PENYAPIHAN DI PUSKESMAS PASUNDAN SAMARINDA TAHUN 2017 Sholikah, Imroatus; Ryan Ariestantia, Dwi; Nur Rahmadhani, Lathifah; Lidia, Besse
Jurnal Kebidanan Mutiara Mahakam Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mutiara Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.103 KB) | DOI: 10.36998/jkmm.v6i2.32

Abstract

ASI sebagai makanan alamiah adalah makanan terbaik bagi bayi. ASI juga mengandung zat pelindung yang dapat menghindari bayi dari berbagai penyakit infeksi.Periode pertumbuhan otak yang paling kritis dimulai dari janin sampai anak berusia 2 tahun, apabila pada masa tersebut anak menderita kekurangan gizi dapat berpengaruh negatif terhadap jumlah dan ukuran sel otaknya, dalam hal ini pemberian ASI hingga 2 tahun sangat dianjurkan. Penelitian ini menggunakan adalah analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai balita berumur 24 bulan di Puskesmas Pasundan pada bulan Mei-Juni adalah 148 orang dengan jumlah sampel 34 orang dengan menggunakan tekhnik accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis statistik menggunakan uji Chi Square dengan α = 0,05 Analisa data dalam penelitian ini menggunakan uji statistik dengan menggunakan uji Chi Square diketahui bahwa nilai p < α (0,009< 0,05) dan X² hitung > X² tabel (9,457> 5,591), dengan demikian artinya ada hubungan antara pengetahuan ibu menyusui tentang pemberian ASI di Puskesmas Pasundan Samarinda tahun 2017.
HUBUNGAN ANTARA GIZI KURANG PADA IBU SELAMA KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN BBLR DI RUMAH SAKIT UMUM ABDUL WAHAB SYAHRENIE SAMARINDA TAHUN 2017 Mayangsari, Rr Nindya; Ul Mutmainnah, Annisa; Puspita Reni, Dian
Jurnal Kebidanan Mutiara Mahakam Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mutiara Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.125 KB) | DOI: 10.36998/jkmm.v6i2.33

Abstract

Pemenuhan gizi selama kehamilan sangat penting, karena apabila seorang ibu hamil mengalami kurangnya asupan gizi maka hal tersebut bisa mempengaruhi pertumbuhan janin yang ada dalam kandungannya, salah satunya adalah bayi lahir dengan berat badan rendah, baik itu kelahiran preterm (prematur) atau cukup bulan namun beratnya tidak sesuai dengan masa kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar angka kejadian BBLR dengan dipengaruhi kurang gizi pada Ibu selama kehamilannya di RSUD Abdul Wahab Syahranie Samarinda tahun 2017. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik karena menganalisis dinamika korelasi antara variabel bebas dan variabel terikat. Model pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan cross sectional dimana subjek penelitian dikumpulkan dengan cara pendekatan atau pengumpulan data sekaligus pada waktu yang bersamaan atau pada suatu saat.Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menemukan hubungan antara gizi kurang pada ibu selama kehamilan dengan kejadian BBLR di RSUD AWS Samarinda di bulan Januari 2017, dengan presentasi cukup besar, yaitu dari 40 bayi yang lahir dengan berat badan <2500 gram, ada 26 bayi yang dilahirkan oleh ibu yang mengalami gizi kurang selama kehamilan.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RENDAHNYA CAKUPAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI UMUR 0-6 BULAN DI BIDAN PRAKTIK SALASIAH GUN KECAMATAN PALARANSAMARINDA TAHUN 2017 Yusuf, Nuuva; Johan, Herni; Diah Anggraini, Rizky
Jurnal Kebidanan Mutiara Mahakam Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mutiara Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.581 KB) | DOI: 10.36998/jkmm.v6i2.34

Abstract

Angka kematian bayi yang cukup tinggi didunia dapat dihindari dengan pemberian air susu ibu, pemberian ASI semaksimal mungkin merupakan kegiatan yang berperan penting dalam pemeliharaan anak dan persiapan generasi penerus dimasa depan. Banyaknya bayi yang tidak mendapatkan ASI Eksklusif disebabkan oleh karakteristik ibu diantaranya umur ibu yang terlalu muda sehingga tidak mengerti akan kebutuhan bayi, Pendidikan yang tidak memadai, pertama kali melahirkan sehingga tidak tahu pentingnya ASI Eksklusif, Pekerjaan, Mementingkan keindahan tubuh pasca persalinan, atau juga bisa disebabkan oleh kurangnya pengetahuan ibu disebabkan ibu tidak mendapatkan informasi dari pihak kesehatan, keluarga dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor –faktor yang mempengaruhi rendahnya cakupan ASI Eksklusif pada bayi umur 0-6 bulan di Bidan Praktik Salasiah Gun.Metode atau teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Non Probability sampling tipe (quota sampling). Tehnik Quota Sampling yaitu pengambilan sampel secara quota dilakukan dengan cara menetapkan sejumlah anggota sampel secara quotum atau jatah. Dalam menentukan besarnya sampel, apabila subjek penelitian kurang dari 100, lebih baik diambil semua sehingga penelitiannya merupakan penelitian populasi. Selanjutnya, jika jumlah subjeknya besar dapat diambil antara 10-15% atau 20-25% atau lebih. Dalam hal ini peneliti mengambil sampel 20% dari populasi yang ada. Sehingga dapat diketahui jumlah sampel adalah 195 orang X 20% = 39 orang.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap faktor – faktor yang mempengaruhi rendahnya cakupan ASI Eksklusif pada bayi umur 0-6 bulan di Bidan Praktik Salasiah Gun. Didapatkan kesimpulan bahwapengetahuan ibu terhadap pemberian ASI Eksklusif masih kurang.