cover
Contact Name
Ni Made Wangi Suryati
Contact Email
wangi.suryatimade@gmail.com
Phone
+6287861692266
Journal Mail Official
wangi.suryatimade@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tukad Balian No. 180 Renon, Denpasar Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Riset Kesehatan Nasional
ISSN : 25806173     EISSN : 25486144     DOI : 10.37294
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Riset Kesehatan Nasional (JRKN) is a journal published by the Bali Institute of Technology and Health (ITEKES) and registered without ISSN 2580-6173 (Print) ISSN 2548-6144 (Online). The National Journal of Health Research (JRKN) provides a special forum for researchers and lecturers to exchange ideas about theory, research and research on fundamental issues relating to the world of health in general. Each Manuscript in the National Journal of Health Research (JRKN) has a DOI that can be accessed at the bottom of each abstract.
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2017)" : 16 Documents clear
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PERILAKU IBU DALAM PEMBERIAN IMUNISASI LANJUTAN PENTABIO PADA BALITA USIA 17-18 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LAMPASEH KOTA BANDA ACEH TAHUN 2017 Dhirah, Ulfa Husna; Utama, Indra; Aritonang, Juneris
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.896 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v1i2.82

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan : Kasus difteri di Aceh tahun 2012 sebanyak 16 kasus dan 4 orang di antaranya meninggal, yang berasal dari Kota Banda Aceh. Pada awal tahun 2017 ini, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Aceh kembali ditemukan sebanyak 67 kasus suspect difteri dimana di antaranya 11 kasus berasal dari Kota Banda Aceh. Untuk mencegah angka kejadian difteri, pemerintah menargetkan pencapaian cakupan imunisasi dasar (DPT) dan lanjutan. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan terhadap perilaku ibu dalam pemberian imunisasi lanjutan pentabio pada balita usia 17-18 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Lampaseh Kota Banda Aceh Tahun 2017.Metodologi : Desain penelitian bersifat kuasi eksperimen dengan pendekatan case control, penelitian dilaksanakan pada tanggal 9 Juni s/d 13 Juli 2017. Populasi dalam penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki balita usia 17-18 bulan, dengan teknik pengambilan sampel teknik accidental sampling, berjumlah sebanyak 40 orang.Hasil : Hasil penelitian diperoleh hasil uji statistik menggunakan uji chi-square diperoleh hasil bahwa ada perbedaan pengetahuan (p=0,032), dan sikap (p=0,000).Diskusi : Dengan adanya pendidikan kesehatan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, dan sikap ibu tentang pemberian imunisasi lanjutan pentabio pada balita usia 17-18 bulan, sehingga dapat membawa anaknya kembali untuk diberikan imunisasi lanjutan pentabio pada balita usia 17-18 bulan. Kata Kunci : Pendidikan Kesehatan, Pengetahuan, Sikap, Imunisasi Lanjutan 17-18 bulan
PERBEDAAN EFEKTIFITAS TINDAKAN MASSAGE DAN PEMBERIAN RENDAM AIR HANGAT DALAM MEMENUHI KUALITAS TIDUR PADA LANSIA Dionesia, Elizabeth Ari
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.468 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v1i2.79

Abstract

Lansia adalah kelompok penduduk yang berumur 60 tahun atau lebih.  Dengan pertambahan umur, terutama memasuki usia lanjut banyak terjadi perubahan pada kesehatan lansia terutama dalam memenuhi kebutuhan tidur. Kualitas tidur yang baik adalah suatu keadaan dimana tidur yang dijalani seorang individu menghasilkan kesegaran dan kebugaran ketika terbangun. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh terapi rendam air hangat dan massage terhadap kualitas tidur lansia. Penelitian ini menggunakan quasi eksperiment pendekatan two group comparation pre post design terhadap 20 responden yang diberikan 2 perlakuan yang berbeda. Kualitas tidur diukur dengan The Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Hasil penelitian uji statistik Fisher’s Exact test diperoleh hasil: kualitas tidur setelah tindakan massage dan pemberian  rendam air hangat yang menunjukan nilai signifikansi 0,738 (p)≥0,05 maka tidak ada perbedaan efektivitas tindakan massage dan  pemberian rendam air hangat dalam memenuhi kualitas tidur lansia di PSTW Senjarawi Bandung. Saran kepada pengurus PSTW Senjarawi Bandung untuk melakukan massage atau rendam air hangat pada lansia yang mengalami gangguan kualitas tidur agar dapat meningkatkan kualitas tidur.Kata Kunci      : Kualitas Tidur, Lansia, Rendam Air Hangat, Massage. Elderly is a group of people aged 60 years or older. With age, especially entering old age many changes in elderly health, especially in problem the needs of sleep. Good sleep quality is a condition where an individual's sleep produces freshness and fitness when awakened. The purpose of this research is to know the effect of warm water immersion therapy and massage to elderly sleep quality. This research uses quasi experiment approach of two group comparation pre post design to 20 respondents given 2 different treatment. Sleep quality is measured by The Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). The results of Fisher's Exact test statistic test results obtained: the quality of sleep after the action of massage and the provision of warm water soak that shows the significance value of 0.738 (p) ≥0.05 then there is no difference in the effectiveness of massage action and the provision of warm water soak to meet the quality of elderly sleep in PSTW Senjarawi Bandung. Advice to the board PSTW Senjarawi Bandung to do massage or soak warm water in the elderly who experience sleep quality disorders in order to improve the quality of sleep. Keywords: Sleep Quality, Elderly, Warm Water Immersion.
HUBUNGAN PIJAT BAYI DENGAN PERKEMBANGAN BAYI UMUR 3-6 BULAN The Relations between Baby Massage and 3-6 months’ old Baby Development Parwati, Ni Wayan Manik; Wulandari, Idah Ayu
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.256 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v1i2.53

Abstract

ABSTRAKPendahuluan. Pijat bayi merupakan salah satu terapi sentuhan sebagai stimulus untuk merangsang perkembangan bayi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari hubungan antara pijat bayi dengan perkembangan bayi umur 3-6 bulan.Metodologi. Penelitian ini menggunakan pre eksperimen design dengan kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Sampel dalam penelitian adalah bayi umur 3-6 bulan  yang memenuhi kriteria inklusi. Masing-masing kelompok berjumlah 10 responden. Pada kelompok eksperimen diberikan perlakuan berupa pijat bayi 2x sehari selama 1 bulan. Penilaian perkembangan bayi dengan menggunakan formulir DENVER II. Hasil.Pada kelompok kontrol persentase criteria N tertinggi adalah pada perkembangan motorik kasar (90%), sedangkan kriteria P paling tinggi adalah pada aspek personal social (30%) dan bahasa (30%). Pada kelompok eksperimen didapatkan hasil criteria L tertinggi pada aspek perkembangan Bahasa (30%) dan motorik halus (30%). Hasil  uji Mann-Whitney yaitu < 0,001 yang artinya ada hubungan pijat bayi dengan perkembangan bayi umur 3-6 bulan.Diskusi. Stimulasi berupa pijatan pada bayi berdampak positif terhadap perkembangan bayi. Pijat bayi yang dilakukan secara rutin 2x sehari menyebabkan perkembangan yang lebih optimalKata kunci : pijat bayi, perkembangan bayi, DENVER II ABSTRACTIntroduction. Baby massage is a touch therapy to stimulate the development of baby. This research aims was to determine the relationship of baby massage with development of baby aged 3-6 months old.Method.  This research uses a pre experimental design with a control group and experimental group. The samples of this research are babies that their age 3-6 months that affecting the inclusion criteria. They were 10 respondens in each group. The experimental group was given baby massage 2 times per day during 1 month.  The tool of this  development baby assessment use DENVER II form.Result.The data showed that in the control group the highest percentage of N criteria was gross motor aspects (90%),  while the highest percentage of P criteria weresocial personal(30%) and language progress (30%). In the experimental group, the higest percentageof L criteria were language progress (30%) and soft motor (30%). Mann Whitney test showed that p value < 0,001. It means that there are relationship between baby massage with baby development age 3 – 6 months old. Discussion: Stimulation as baby massagecan give good effect to baby development. Baby massage that do regulary 2 times per day can make optimally development into baby.Keyword. Baby massage ,baby development, DENVER II.
TINGKAT PENGETAHUAN PENGUNJUNG DALAM HAND HYGIENE DI RUANG ICU RUMAH SAKIT BALI ROYAL Meryanti, Made Adi Sinta; Darmini, Anak Agung Ayu Yuliati; Rahayuni, I Gusti Ayu Rai
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.889 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v1i2.64

Abstract

ABSTRAK Infeksi nosokomial dapat dicegah dengan cara hand hygiene efektif namun belum sepenuhnya individu memahami hal ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan pengunjung dalam melakukan Hand Hygiene .Penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional ini  menggunakan teknik Consecutive Sampling pada 55 pengunjung Rumah Sakit di ruang Ruang ICU Rumah Sakit Bali Royal. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden berjenis kelamin laki-laki 31 (56,45%), berpendidikan sebagian besar sarjana 24 (43,6%), bekerja sebagai wiraswasta sebanyak 24 (43,6%). Sebagian besar pengunjung memiliki pengetahuan baik yaitu sebanyak 38 (69,1%), memiliki pengetahuan cukup sebanyak 13 (23,6%) dan pengetahuan kurang sebanyak 4 (7,3%) responden. Meskipun sebagian besar pengunjung memiliki pengetahuan baik tentang hand hygiene, masih ada sebagian yang perlu ditingkatkan pemahaman tentang hand hygiene pada saat membesuk pasien ke rumah sakit untuk mencegah terjadinya infeksi nosokomial. Kata Kunci : Hand Hygiene, Pengetahuan  ABSTRACTNosocomial infections can prevent by effective but not all individual know about this. Study aimed to describe the level of knowledge of visitors in conducting Hand Hygiene in ICU Bali Royal Hospital. Descriptive research design with cross-sectional approach was used consecutive Sampling technique with 55 hospital visitors in the Intensive Care Unit of Bali Royal Hospital. The result showed the majority respondents is male (31 respondents; 56.45%), most of them were scholars educated (24 respondents; 43.6%) and work as self-employed about (24 respondents; 43.6%). It could be seen most of the visitors had a good knowledge (38 repondents; 69.1%), had sufficient knowledge (13 respondents; 23.6%) and lack of knowledge (4 respondents; 7.3%). The study concluded that even though most of hospital’visitor have good knowledge about hand hygiene when visit the patient at the hospital, but still need to improve the knowledge about hand hygiene to prevent nosocomial infections.  Keywords: Hand Hygiene, Knowledge 
KETERPAPARAN MEDIA INFORMASI TERHADAP PERILAKU KESEHATAN REPRODUKSI REMAJADI DESA PURWODADI KABUPATEN DELI SERDANG TAHUN 2016 Simanjutak, Yunida
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.954 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v1i2.83

Abstract

ABSTRAKRemaja merupakan suatu masa kehidupan individu dimana terjadi eksplorasi psikologis untuk menemukan identitas diri. Pada masa transisi dari masa anak-anak ke masa remaja, individu mulai mengembangkan ciri-ciri abstrak dan konsep diri menjadi lebih berbeda. Medan menurut data proyeksi penduduk tahun 2014 jumlah remaja mencapai sekitar 65 juta jiwa  atau 25%  dari 255 juta jiwa jumlah penduduk. Mengingat jumlah dan proporsinya yang besar ini pengetahuan, pandangan, sikap dan keputusan remaja sangat berpengaruh, tidak hanya bagi kelompok remaja sendiri namun bagi seluruh penduduk yang tidak hanya berpengaruh pada masa depan, namun juga masa sekarang.Perilaku remaja tentang kesehatan reproduksi khususnya di Desa Purwodadi masih kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karakteristik (pengetahuan dan sikap) remaja terhadap perilaku kesehatan reproduksi di Desa Purwodadi Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan rancangan cross-sectional. Subjek penelitian ini adalah remaja di Desa Purwodadi. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja desa Purwodadi dengan jumlah 670 remaja, dengan sampel 247 remaja. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistic chi square () dan regresi logistik berganda, dengan tingkat kepercayaan = 0,05. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa nilai signifikan keterpaparan sumber informasi p=0,000 dengan (OR=  60,649) terhadap perilaku kesehatan reproduksi remaja. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh keterpaparan sumber informasi terhadap perilaku kesehatan reproduksi remaja di Desa Purwodadi Kabupaten Deli Serdang. Kata Kunci      : Media Informasi, Perilaku, Remaja
EFEKTIVITAS PEMBERIAN LEAFLET TERHADAP MOTIVASI DAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG IMD Mastryagung, Gusti Ayu Dwina; Yulia RT, Ni Made Ayu; Noriani, Ni Ketut
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.136 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v1i2.47

Abstract

ABSTRAKPendahuluan :Air Susu Ibu (ASI) sangatlah penting untuk perkembangan, kesehatan dan imunitas bayi. Oleh karena itu, pemberian ASI dini merupakan komponen penting dalam kelangsungan hidup bayi. ASI yang diproduksi selama hari-hari pertama kelahiran mengandung kolostrum yang dapat melindungi bayi dari penyakit. Oleh karena itu pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini dalam 1 jam kelahiran bayi sangatlah penting.Inisiasi Menyusu Dini (IMD) adalah proses bayi menyusu segera setlah dilahirkan dimana bayi dibiarkan menyusu sendiri tanpa dibantu orang lain. Bayi dipotong tali pusarnya, lalu diletakkan di dada ibu dan kemudian dibiarkan mencari putting susu ibunya sendiri. Metodelogi : Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan rancangan pretest-postest only design untuk mengetahui efektivitas pemebrian leaflet terhadap motivasi dan tingkat pengetahuan Ibu Hamil tentang IMD. Sampel yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang berkunjung ke  Puskesmas Pembantu Dauh Puri pada bulan Januari 2017. Cara Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan accidental sampling. Hasil: terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian leaflet terhadap pengetahuan ibu hamil tentang IMD dengan keeratan hubungan yang cukup kuat yaitu p value 0,002. Dan terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian leaflet terhadap motivasi ibu hamil tentang IMD dengan keeratan hubungan yang cukup kuat yaitu p value 0,002.Diskusi: Dengan adanya leaflet diharapkan dapat memudahkan ibu hamil dan petugas kesehatan dalam meningkatkan wawasan tentang pentingnya inisiasi menyusui diniKata Kunci : Leaflet, Pengetahuan, Motivasi, IMD ABSTRACTIntroduction: Breast Milk is very important for baby's development, health and immunity. Therefore, early breastfeeding is an important component of the baby's survival. Breast milk produced during the first days of birth contains colostrum that can protect babies from disease. Therefore the implementation of Early Breastfeeding Initiation within 1 hour of infant birth is very important. Early Breastfeeding Initiation (IMD) is the process of breastfeeding babies soon after birth where the baby is left to breastfeed alone without the help of others. The baby cut the umbilical cord, then placed on the mother's chest and then allowed to search for her mother's own nipple. Methodology: This research is an analytical research with pretest-posttest design design to know the effectiveness of leaflet sales on motivation and knowledge level of pregnant mother about IMD. The sample used in this study was pregnant women who visited the Puskesmas Pembantu Dauh Puri in January 2017. How to Sampling in this research is by accidental sampling. Result: there is a significant influence between giving leaflet to pregnant woman knowledge about IMD with keeratan strong enough relationship that is p value 0,002. And there is a significant influence between giving leaflet to pregnant mother's motivation about IMD with keeratan strong enough relationship that is p value 0,002.Diskusi With leaflet is expected to facilitate pregnant mother and health officer in improving insight about the importance of initiation of early breastfeeding Keywords: Leaflets, Knowledge, Motivation, Early Breastfeeding Initiation 
DUKUNGAN SOSIAL DAN PERILAKU PROMOSI KESEHATAN PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI Nuryanto, Kadek; Adiana, Nengah
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.239 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v1i2.72

Abstract

Pendahuluan : Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang banyak diderita oleh semua lapisan masyarakat. Salah satu golongan umur yang banyak menderita hipertensi adalah lansia. Selain perubahan fisik alasan umum berkembangnya penyakit hipertensi berhubungan dengan perilaku promosi kesehatan, seperti perilaku mengkonsumsi makanan tinggi lemak, garam, mengkonsumsi alkohol, serta kurangnya aktivitas fisik.Tujuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk  mengetahui hubungan dukungan sosial dengan perilaku promosi kesehatan pada lansia dengan hipertensi.Metodologi : Rancangan penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain cross-sectional Penelitian ini melibatkan 132 lansia yang diambil dengan tehnik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara secara terstruktur menggunakan kuesioner yang telah valid dan reliabel. Spearmen’s rho digunakan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dengan perilaku promosi kesehatan.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan dukungan sosial masyarakat sebagian besar dalam katagori cukup 58,3%, begitu pula perilaku promosi kesehatan sebagian besar cukup 59,1%. Berdasarkan uji statistic spearman’s, diperoleh hasil r=0,2, p p < 0,01) yang berarti ada hubungan antara dukungan social dengan perilaku promosi kesehatan lansia yang mengalami hipertensiSimpulan. Semakin baik dukungan sosial maka semakin baik pula perilaku promosi kesehatan lansia dalam menanggulangi masalah kesehatannya.  
MOVEMENT OF MENTAL REVOLUTION WITHIN NURSING PERFORMANCE IN GIVING NURSING CARE AT RSUD JEMBER asmuji, Asmuji
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8.895 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v1i2.62

Abstract

Abstract: Nursing resource has been come to dominate the number of other human resources in health care.. However there was biased news about nursing performances in giving nursing care. Mental revolution in public health services was hoped it could make the personal inside will have character with higher integrity, good work ethic that focused on professionalism, independent, creative, innovative, and be a life-long learners. Purpose: to analyze the relationship between educational level, work period, nurse’s perception about mental revolution in giving nursing care. Methods: Design of this research was correlation. The research population was all nurses at inpatient room with 40 nurses as sample who spread out over 4 rooms that taken by simple random sampling. Questionnaire was used in this research as collecting data instrument and spearman rho with α= 0.05 was used to see the correlation between both of the variables. Result: The result of this research showed: 1) no relationship were note between education level of respondent and their performance in giving nursing care (p= 0.702; α= 0.05; r= -0.063), 2) no relationship were noted between variable of respondent’s work period and their performance in giving nursing care (p= 0.447; α= 0.05; r= - 0.124); 3) the relationship noted between perception variable about movement of mental revolution and their performance in giving nursing care (p= 0.028; α= 0,05; r= 0.348). Conclusion: Therefore the relationships noted between perception variable about movement of mental revolution and their performance in giving nursing care. Monitoring and evaluation periodically on performance of their nurses, trying to evaluate performance of nurses/ employees through 360O model, such as combination between self-evaluation, manager evaluation, peer- evaluation, and user evaluation. Keywords: Mental Revolution, Nursing Performance, Nursing Care
HUBUNGAN ANTARA SOSIO-DEMOGRAFIK DAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU ORANG TUA DALAM PEMILIHAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF (APE) DI DENPASAR Kusuma Negara, I Gusti Ngurah Made; Agra Darmawati, I Dewa Ayu
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.338 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v1i2.84

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Proses tumbuh kembang anak dapat berlangsung secara alamiah, tetapi proses tersebut sangat bergantung kepada orang dewasa dimana berperan sebagai orang tua. Permasalahan yang dihadapi saat ini adalah semakin berkurangnya daya kreatif yang dimiliki oleh anak. Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah pola asuh orang dewasa atau perilaku orang tua dalam pemberian alat permainan bagi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sosio-demografic dan pengetahuan dengan perilaku orang tua dalam pemilihan alat permainan edukatif (APE) di Denpasar.Metodologi: Pada penelitian ini variable akan diukur menggunakan  kuesioner. Responden yang diguanakan adalah orang tua yang memiliki balita dan berada di wilayah Puskesmas III Denpasar Selatan. Jumlah sampel sebanyak 106 responden. Pengujian hipotesa dilakukan dengan analisis analitik korelational.Hasil: penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara factor sosio-demographic dan pengetahuan dengan perilaku orang tua dalam pemilihan APE. Kata kunci:  Alat Permainan Edukatif, bermain, balita.
PENGARUH TERAPI MUROTAL TERHADAP SKALA NYERI KEPALA PADA KLIEN CEDERA KEPALA DI RSU PROF. DR. MARGONO SOEKARJO DAN RSUD BANYUMAS Kusuma, Arif Hendra; Setiawan, Agus; Azzam, Rohman
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.935 KB) | DOI: 10.37294/jrkn.v1i2.60

Abstract

AbstrakCedera kepala merupakan suatu trauma yang menimpa struktur kepala sehingga dapat menimbulkan kelainan struktural dan atau gangguan fungsional jaringan otak. Cedera kepala dapat menyisakan tanda ataupun gejala somatik yang nyeri kepala. Penatalaksanaan terhadap nyeri dapat berupa tindakan non farmakologis salah satunya dengan terapi murotal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh terapi murotal terhadap skala nyeri kepala pada klien dengan cedera kepala Di RSU Prof. Dr. Margono Soekarjo dan RSUD Banyumas. Desain penelitian menggunakan metode Quasi-eksperimental melalui pendekatan pretest-posttest control grup design. Jumlah sampel sebanyak 22 responden (11 responden kelompok kontrol dan 11 responden kelompok intervensi). Skala nyeri diukur menggunakan Visual Analog Scale (VAS). Uji statistik menggunakan uji independent t-test. Hasil penelitian ada pengaruh yang signifikan terapi murotal terhadap penurunan skala nyeri kepala pasien cedera kepala ringan (P value = <0,001; α<0,05). Saran: penelitian ini merekomendasikan terapi murotal dijadikan sebagai intervensi mandiri keperawatan untuk mengurangi skala nyeri pasien cedera kepala dan menjadi salah satu SOP dalam perawatan pasien cedera kepala khususnya yang beragama Islam.Kata kunci      : Terapi murotal, nyeri kepala, cedera kepala  AbstractHead injury is a trauma that befell the structure so that the head can cause abnormalities of the structural and functional disorders or brain tissue. Head injuries can leave scars or somatic symptoms such as headaches. This research aimed to analyze the effect of murotal therapy on head pain scale among the client with head injuries In Prof. Dr. Margono Soekarjo Hospital and District Banyumas Hospital. The design of the research was quasi-experimental through a pretest-posttest approach with control group. The number of samples was 22 respondents (11 respondents in control group and 11 respondents in intervention group). The pain scale was measured using the Visual Analog Scale (VAS). Statistical tests using independent t-test show a significant difference of head pain scale before and after murotal therapy among head injury patients (p= 0.001 ; α < 0.05). This research recommends murotal therapy as an independent nursing intervention to reduce head injury patients pain scale and become one of the SOP in the treatment of head injury among Muslim patients. Keywords: murotal therapy, head pain, head injury 

Page 1 of 2 | Total Record : 16