cover
Contact Name
Moh. Zainol Kamal
Contact Email
tafhimilmi@gmail.com
Phone
+6281936427791
Journal Mail Official
tafhimilmi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. sumenep,
Jawa timur
INDONESIA
Tafhim Al-'Ilmi : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
ISSN : 22524924     EISSN : 25797182     DOI : 10.37459
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal Tafhim Al-‘ilmi merupakan jurnal ilmiah dengan terbitan berkala setiap enam bulan yang diterbitkan dengan menggunakan peer review. Jurnal ini bertujuan untuk mempublikasikan hasil telaah pustaka dan penelitian yang telah dilakukan para akademisi dengan bidang kajian pendidikan dan pemikiran keislaman dalam bentuk artikel ilmiah
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 11 No. 1 (2019): 17 September 2019" : 10 Documents clear
Perspektif Pesantren Ditengah Kubangan Arus Modernisasi: (sebuah solusi selektif - dekonstruktif) Siti Aisyah
Tafhim Al-'Ilmi Vol. 11 No. 1 (2019): 17 September 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Aqidah Usymuni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (15.856 KB) | DOI: 10.37459/tafhim.v11i1.3551

Abstract

Proses modernisasi, yang dijalankan oleh dunia Barat sejak zaman renaissans,itu disamping membawa dampak positif, juga telah menimbulkan dampak negatif.Dampak positifnya, modernisasi telah membawa kemudahan-kemudahan dalamkehidupan manusia, sementara dampak negatf, modenisasi telah menimbulkankrisis makna hidup, kehampaan spiritual dan tersingkirnya agama dalamkehidupan manusia. Problematika manusia modern baik menyangkuteksistensinya maupun aspek dalamnya merupakan fenomena menarik yangmenjadi kajian psikologi, baik eksistensialis maupun psikoanalisis pada abad 21Kata Kunci: Pesantren, Arus Modernisasi
Haji, Ibadah Holistik, dan Unik Imam Hendriyadi
Tafhim Al-'Ilmi Vol. 11 No. 1 (2019): 17 September 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Aqidah Usymuni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (15.856 KB) | DOI: 10.37459/tafhim.v11i1.3552

Abstract

Hajj is a religious activity that has a religious dimension. Hajj is obligatory (forthose who can afford) specified in the law. Hajj is an Islamic Rukum to five. Hajjhas the actualization of worship and moral-social values remarkable. Haji kind ofworship that drive elements and also Maliyah badaniyah (possessions). Thereforesome scholars argued that the Hajj is the main worship (afdlal). Although othersargue that the most important is prayer, or the recollection of God, or jihad fisabilillahKata Kunci: Haji, Ibadah Holistik, Unik
Konsep Fitrah Dalam Pendidikan Islam Fathorrahman Fathorrahman
Tafhim Al-'Ilmi Vol. 11 No. 1 (2019): 17 September 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Aqidah Usymuni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (15.856 KB) | DOI: 10.37459/tafhim.v11i1.3553

Abstract

Fitrah manusia adalah ketentuan mutlak yang diberikan dari Tuhan. Fitrahmanusia berbeda dengan watak atau tabiat. Juga berbeda dengan naluri ataugharizah. Watak atau tabiat adalah sifat dasar. Misal, watak dasar dari bensinadalah mudah terbakar. Jadi watak adalah karakteristik yang terdiri dari padabentuk dan materi. Inilah yang merupakan watak atau tabiat suatu benda.Sedangkan naluri atau gharizah adalah sifat dasar. Misalnya anak kuda begitulahir langsung bisa berdiri. Semut, mekipun binatang yang kecil tapi mampumengumpulkan makanan. Inilah yang disebut dengan naluri.Kata Kunci: Fitrah Dan Pendidikan Islam
Pendidik Profesional: (Tinjauan Filosofis tentang Pendidik dalam Islam) Hafid Hafid
Tafhim Al-'Ilmi Vol. 11 No. 1 (2019): 17 September 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Aqidah Usymuni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (15.856 KB) | DOI: 10.37459/tafhim.v11i1.3554

Abstract

Waktu yang terus bergerak maju tidak pernah membuat kering setiapdiskusi sekitar Filsafat Pendidikan Islam. Banyak hal yang ditawarkan dalammateri tersebut, salah satunya yang menarik untuk dibahas adalah tentangpendidik. Bahasan ini akan dimulai dari pengertian pendidik, kedudukanpendidik, juga sifat-sifat yang harus dimiliki oleh seorang pendidik, misalnyaguru & dosen. Kenapa ini penting untuk didiskusikan? Karena guru mempunyaifungsi, peran dan kedudukan yang sangat strategis dalam pembangunan Nasionaldalam bidang pendidikan sehingga perlu dikembangkan sebagai profesi yangbermartabat, lebih khusus dalam pembelajaran kaitannya dengan transformasipengetahuan (transfer of knowledge) dan pembentukan karakter peserta didik. Secara umum, pendidik dikatakan profesional harus memiliki beberapakompetensi. Kompetensi pendidik merupakan seperangkat pengetahuan,keterampilan, dan perilaku yang harus dimiliki, dihayati, dikuasai, dandiaktualisasikan oleh pendidik dalam melaksanakan tugas keprofesionalansebagai guru dan dosen. Di dalam dunia Islam, pendidik mendapatkan posisisebagai orang terhormat. Di hormat karena ilmu dan pengetahuan yang dimiliki.Dan seorang pendidik harus ada pengakuan (lesensi, ijazah) formal atau nonformal.Diceritakan, seorang ulama yang memberikan pengajaran terhadap putraraja, bayarannya disesuaikan dengan jumlah huruf yang diberikan dalam materiitu. Artinya, seorang pendidik juga mendapatkan hak dengan profesinya.Kata Kunci: Pendidik, Profesional.
General View of Modern Education Problems in Indonesia: (Tinjauan Umum Problematika Pendidikan Modern di Indonesia) Norhasan Norhasan
Tafhim Al-'Ilmi Vol. 11 No. 1 (2019): 17 September 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Aqidah Usymuni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (15.856 KB) | DOI: 10.37459/tafhim.v11i1.3555

Abstract

The modern era has undergone many problems for the educationalinstitutions. The problems are not only about the concept, regulation andbudgeting but they are also regarding to the implementation of any kindsof education system in Indonesia. Some people say that the output of oureducation does not satisfy their demand of national education purpose.The morality and work ethic are still low. The corruption rate isincreasing and increasing. In addition, it is said that the employment inthis country is also adding. This condition makes us sad to face. Somesay, there’s something wrong in our education institution and it needsbetter improving and developing. This paper is pretended to analyse themodern education problems and the factors causing to make problems. Inthis paper, the writer would like to give the way out to overcome themodern education problems.
Insan Kamil Sebagai Idealitas Muslim: (Perspektif Muhyiddin Ibn ‘Arabi dan ‘Abd al Karim al-Jilli) Ummi Kulsum
Tafhim Al-'Ilmi Vol. 11 No. 1 (2019): 17 September 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Aqidah Usymuni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (15.856 KB) | DOI: 10.37459/tafhim.v11i1.3556

Abstract

Konsepsi Islam menyatakan bahwa manusia adalah makhluk terbaik (insan kamil)yang diciptakan Allah di atas permukaan alam. Insan kamil adalah manusia yangsempurna dari segi wujud dan pengetahuannya. Kesemprnaan dari segi wujudnyaadalah karena dia merupakan manifestasi sempurna dari citra Tuhan, yang padadirinya tercermin nama-nama dan sifat Tuhan secara utuh. Adapun kesempurnaandari segi pengetahuannya adalah karena dia telah mencapai tingkat kesadarantertinggi, yakni menyadari kesatuan esensinya dengan Tuhan, yang disebutma’rifat.
Pesantren dan Perguruan Tinggi Safradji Safradji
Tafhim Al-'Ilmi Vol. 11 No. 1 (2019): 17 September 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Aqidah Usymuni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (15.856 KB) | DOI: 10.37459/tafhim.v11i1.3557

Abstract

Pesantren as an Islamic educational institution with a boarding system is anaducation that with has astrategic position in tradinal society, especially amongstudents. This position anables pesantren to become a vehicle for effectiveempowerment for the community while remaining grounded in the cultural valuesthat underlie it.Islamic boarding schools appear to be an institution that has various facilities tobuild the potential of students, not necessarily terms of moral, intellectual andspiritual values, but also physical and material attributs.The article talk camly about the pesantren and Islamic higher educations. ThatIslamic boarding schools and Islamic higher education can be synchronize as aninnovative effort to prepare the human resources needed in this day.Keywords : Pesantren and Islamic higher EducationPendahuluan
Implementasi Konsep “Mabadi Khaira Ummah Nahdlatul Ulama” Sebagai Bentuk Moderasi Islam di Kabupaten Nganjuk Muhamad Umar Fauzi
Tafhim Al-'Ilmi Vol. 11 No. 1 (2019): 17 September 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Aqidah Usymuni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (15.856 KB) | DOI: 10.37459/tafhim.v11i1.3558

Abstract

Nahdlatul Ulama merupakan ormas terbesar di Indonesia. KeberadaanNahdlatul Ulama di Indonesia merupakan keniscayaan yang harus dipertahankandemi keutuhan NKRI. Sikap moderat yang dimiliki oleh umat Islam merupakansuatu konsep yang harus dilakukan agar keberlangsungan tatanan kehidupanyang harmonis antara sesama umat Islam dan sesama umat manusia dalambernegara dapat terjaga dengan baik. Nahdlatul Ulama didirikan atas prakarsapara Ulama Nusantara yang memiliki sikap moderat sehingga gerakan-gerakanserta kegiatan-kegiatan yang dilakukan dapat diterima dengan baik olehmasyarakat Indonesia. Untuk mewujudkan tatanan kehidupan yang lebihsejahtera maka Nahdlatul Ulama melakukan berbagai gerakan sosial keagamaanmaupun pengembangan ekonomi umat. Gerakan ini merupakan implementasi darikonsep dasar NU yakni Mabadi Khaira Ummah. Dengan Implementasi MabadiKhaira Ummah diharapkan membawa dampak yang positif bagi kehidupanberagama dan bermasyarakat di Indonesia.Tujuan dari Penelitian ini adalah (1) Untuk mengungkap prosedurImplementasi Mabadi Khaira Ummah NU di Kabupaten Nganjuk.(2)Mendeskripsikan Relevansi Konsep “Mabadi Khaira Ummah NU” dan ModerasiIslam di Kabupaten Nganjuk(3) Untuk mengkaji dampak Implementasi MabadiKhaira Ummah NU di Kabupaten NganjukPenelitian ini berusaha mengungkap bagaimanakah Implementasi KonsepMabadi Khaira Ummah NU di daerah ini,Penelitian ini merupakan penelitiankualitatif. Dalam penelitian, sumber data ada dua, yaitu manusia dan bukanmanusia. Data dalam penelitian ini, berupa segala sesuatu yang berbentuk datadeskriptif naratif yang diperoleh melalui sejumlah prosedur penelitian. Datapenelitian ini, diperoleh dari sumber data melalui; (a) wawancara mendalam (indepthinterview) dengan pendekatan purposive sampling (informan ditentukanterlebih dahulu) dan Snowball sampling (pengembangan informan sesuai dengankebutuhan data di lapangan).Teknik analisis data penelitian ini menggunakananalisis model interaktif yang terdiri dari, yaitu; (1). Reduksi data (pemilihandata sesuai tema) (2). Display data (penyajian data) serta (3). Penarikankesimpulan/ verifikasi Keabsahan DataKeabsahan data menggunakan tekniktriangulasi. Triangulasi adalah teknik pemeriksaan keabsahan data yangmemanfaatkan sesuatu yang lain di luar data itu untuk keperluan pengecekanatau sebagai pembanding terhadap data itu.
Improving Speaking Skills Through Acting-out Student-made Play Scripts Moh. Hadiri
Tafhim Al-'Ilmi Vol. 11 No. 1 (2019): 17 September 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Aqidah Usymuni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (15.856 KB) | DOI: 10.37459/tafhim.v11i1.3559

Abstract

This research is aimed at improving speaking skills of the eleventh graders ofSMK Hidayatul Mubtadien Sampang through acting-out student-made playscripts. This research employed Classroom Action Research. It is consists of 2cycles. Each cycle there were five meetings. Every cycle consists of fourphases in planning, implementing, observing, and reflecting. This research begunwith the preliminary study to find the problems. There were 8 students or 33.33%of students in the class who achieved KKM. The low scores are supportedfrom interview to the English teacher and some students. The result are the studentswere not motivated, lacked vocabulary, afraid and shy of making mistakes, notenthusiastic, bored, the students seldom to perform in speaking activities, teachercentered,and the students were passive in the teaching and learning process. Theresult of the study showed that the speaking test in cycle 1 were 13 students or54.17% and speaking test in cycle 2 were 20 students or 83.33% students in theclass who achieved KKM and the result of fieldnotes are: interested, enthusiastic,spirit, high motivation, active, brave, confident, and enjoy in speaking activities,and the result of questionnaire that the response of the students were strong andvery strong category. It can be concluded that their speaking skill improved.Keywords: speaking skill, acting play scripts, improving
Pendidikan Karakter Islam Dalam Dunia Pendidikan Indonesia Syaiful Anwar
Tafhim Al-'Ilmi Vol. 11 No. 1 (2019): 17 September 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Aqidah Usymuni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (15.856 KB) | DOI: 10.37459/tafhim.v11i1.3560

Abstract

Pendidikan karakter terdiri atas dua kata yaitu pendidikan dan karakter.Makna dari pendidikan karakter dalam sudut pandang Islam adalah usahasecara sadar yang dilakukan oleh pendidik kepada peserta didik yangbertujuan untuk membentuk kepribadian peserta didik dan membentuk moral,etika, dan rasa berbudaya yang baik serta berakhlak mulia. Pendidikankarakter sangat penting pada saat ini karena sebuah karakter akanmenunjukkan siapa diri kita sebenarnya, karakter akan menentukanbagaimana seseorang membuat keputusan, karakter menentukan sikap,perkataan dan perbuatan sesorang, seseorang yang memiliki karakter yangbaik, maka perkataan serta perbuatannya juga pasti akan baik, dan itu semuaitu akan menjadi sebuah identitas yang menyatu dan mempersonaliasasiterhadap dirinya, sehingga mudah membedakan dengan identitas lainnya.Tujuan Pendidikan karakter dalam Pendidikan Agama Islam adalah dalamrangka untuk membentuk pribadi yang berakhlak mulia, karena Akhlak muliamerupakan pangkal dari segala kebaikan.

Page 1 of 1 | Total Record : 10