Articles
355 Documents
STUDI KOMPARASI TERAPI KOMPLEMENTER YOGA DAN TERAPI MODALITAS AKTIVITAS KELOMPOK TERHADAP KEMAMPUAN MENGENDALIKAN HALUSINASI PENDENGARAN DI RUMAH SAKIT KHUSUS PROVINSI SULAWESI SELATAN
I, Indirawaty;
R, Rahman;
P, Sumirah B;
K, Khaerunnisa
The Indonesian Journal of Health Science 2018: Edisi Khusus, September: The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (331.768 KB)
|
DOI: 10.32528/ijhs.v0i0.1520
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi komplementer dari meditasi yoga pada pasien stres di jiwa psikis Rumah Sakit Daerah Khusus Provinsi Sulawesi Selatan. Rancangan penelitian True Experimen Design True Experimental Design. Populasi dalam penelitian ini semua pasien stres yang datang untuk mengunjungi di rumah sakit khusus poliklinik Provinsi Sulawesi Selatan sebesar 60 responden yang terdiri dari 30 responden pada kelompok tanpa intervensi 30 orang untuk kelompok intervensi. Tes statistik meliputi: Tes Mann Whiteney dan uji Wilcoxon. Hasil uji analisis ini diperoleh data bahwa nilai hasil menunjukkan bahwa Ha ditolak dan Ho diterima yang artinya tidak ada perbedaan tingkat stres rata-rata pada kelompok tanpa intervensi dan intervensi kelompok selama pretest. Hasilnya menunjukkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak yang berarti ada perbedaan rata-rata tingkat stres dalam kelompok tanpa intervensi dan kelompok intervensi pada posttest. Hasil uji statistik di atas memberikan kita gambaran bahwa ada dua kelompok dalam penelitian ini, kelompok responden diobati hanya dengan terapi farmakologi, dan satu kelompok responden yang diobati dengan terapi farmakologis dan terapi komplementer meditasi yoga. Yoga meditasi adalah latihan mental yang dapat menyeimbangkan fisik, emosional, mental, dan spiritual seseorang. Orang bermeditasi untuk mengurangi kecemasan, stres, dan depresi. Kedamaian jiwa yang diperoleh melalui meditasi yang baik akan meringankan stres dan memungkinkan seseorang untuk berpikir lebih jernih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok yang diberikan terapi farmakologis dan terapi komplementer memiliki tingkat kesembuhan yang jauh lebih tinggi daripada kelompok responden yang hanya menerima terapi farmakologis. Kata Kunci: Terapi Komplementer, Meditasi Yoga, Stress
PENINGKATAN PERILAKU IBU DALAM PENGATURAN POLA MAKAN BALITA DI POSYANDU MELATI DESA BINTORO KECAMATAN PATRANG KABUPATEN JEMBER PENINGKATAN PERILAKU MENCUCI TANGANDENGAN TEKNIK MODELING PADA KELOMPOK ANAK USIA SEKOLAH
Wiwin Wiarsih***, Sri Wahyuni. A* Sigit Mulyono**
The Indonesian Journal of Health Science Vol 6, No 2 (2016): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (161.433 KB)
|
DOI: 10.32528/the.v6i2.139
Hand washing is a simple action that can prevent a variety of diseases especially diarrhea, but this action is still rarely carried out by school children. This study aimed to increase hand washing behavior by modeling techniques at primary school age children ( 6-12 years ). The research design was quasi experiment consisting of two groups; 38 subjects as intervention groups and 38 subjects as control groups. The sampling technique used stratified random sampling, followed by simple random sampling. The results showed hand washing practices was increased by modeling activity (p=0.000). Behaviour modification with modelling techniques can be applied as one effort to increase hand washing behavior of school children that could be integrated in the school nursing service. Keywords: School age children, behavior modification, hand washing
PENGARUH JUS TOMAT TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI LANSIA
Hidayah, Nurul;
Utomo, Agus Setyo;
D, Denys
The Indonesian Journal of Health Science 2018: Edisi Khusus, September: The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (484.434 KB)
|
DOI: 10.32528/ijhs.v0i0.1525
Mengatasi masalah hipertensi ada dua alternative yang bisa diberikan bagi penderita hipertensi yaitu dengan metode farmakologi maupun non farmakologis (secara tradisional). Penanganan farmakologi terdiri atas pemberian obat yang bersifat diuretik, penghambat saluran kalsium (ccb), betabloker, dan Penghambat ACE. Pengobatan non farmakologi salah satunya yaitu menggunakan Tomat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui adanya perubahan tekanan darah pada penderita hipertensi yang mengonsumsi jus tomat di Kecamatan Lawang Kabupaten Malang pada 8-15 Juli 2016. Dengan metode penelitian Quasi eksperiment yang menggunakan pre test dan post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita hipertensi lansia yang belum pernah mengonsumsi jus tomat dan periksa rutin tekanan darah di Lawang yaitu sebanyak 30 orang. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa nilai rata-rata tekanan darah awal 156/92 mmH dan rata-rata tekanan darah sesudah 142.33/88.52 mmHg. Ada perubahan pemberian jus tomat terhadap penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik. Sistolik sejumlah 5.33 - 1.00 mmHg dan Diastolik sejumlah 1.64 - 0.33 mmHg. Perbedaan tekanan darah sebelum dan sesudah mengkonsumsi jus tomat pada responden yang diuji dengan Paired T Test . Hasil menunjukkan terjadi penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi dengan nilai Pvalue=0,000<a=0,05. Hal ini menunjukkan ada pengaruh yang signifikan jus tomat terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi dengan nilai p = 0,000. Hasil penelitian ini di dapat p value 0,00 < 0,05 yang berarti h0 ditolak dikarenakan sig. (2-tailed) lebih kecil dari ?, artinya ada pengaruh setelah diberikan jus tomat terhadap tekanan darah penderita hipertensi. Kata kunci: Hipertensi lansia, Jus Tomat, Tekanan Darah
EVALUASI MANAGEMEN LAKTASI IBU MUDA DI POSYANDU RAMBUTAN 5
Anggraeni*, Zuhrotul Eka Yulis
The Indonesian Journal of Health Science Vol 6, No 2 (2016): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (113.626 KB)
|
DOI: 10.32528/the.v6i2.137
Breastfeding is a nature if every woman who has a child, and it?s a complex condition since it need an optimal preparation so that a mother could give optimal breastmilk for her baby. Lactation management programme for pregnant mother is based on the consecquences of growth and developmental proccess of the baby from the womb untill she born and at golden period of her early life. This research are conduct to find out the lactation management programme of young mother through pregnancy and after the baby has born. It?s a descriptional research with cross sectional approach and the data used are restrospective data. The respondent are all of young mother in Posyandu Rambutan 5. The result show that the evaluation of lactation management programme is in good enough category. Mother?s knowledge and application of lactation management in posyandu rambutan 5 should be improved.Keyword : management, lactation, young mother
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN KELUARGA DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN KELUARGA UNTUK MENSTIMULASI TUMBUH KEMBANG BALITA USIA 2-5 TAHUN
Jatmika, Yudha;
Fitriyana, Puspa;
Komari, Jamilatul;
Nisak, Chairun;
Puspitasari, Novaria;
Nurkamilah, Novita;
Asri, Siti Aisyah;
Sukmawati, Mayangga;
Rasni, Hanny
The Indonesian Journal of Health Science 2018: Edisi Khusus, September: The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (489.52 KB)
|
DOI: 10.32528/ijhs.v0i0.1531
Tumbuh kembang anak berlangsung secara teratur, saling berkaitan dan berkesinambungan dimulai sejak konsepsi hingga dewasa. Dasar kepribadian anak terbentuk dari keluarga dan lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu tentang tumbuh kembang balita usia 2-5 tahun. Tujuan khusus untuk mengetahui tingkat pengetahuan keluarga balita tentang tumbuh kembang balita umur 2-5 tahun di Desa Serut pada tingkat baik, cukup, kurang dan mengetahui faktor yang mempengaruhi pengetahuan keluarga tentang tumbuh kembang balita umur 2-5 tahun. Penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional, dimana data yang menyangkut variabel bebas dan variabel terikat diambil dalam waktu yang bersamaan, dengan tujuan untuk mencari hubungan antara dua variable. Berdasarkan analisa bivariat diperoleh p-value = 0,002 (? ? 0,05) yang artinya ada hubungan antara hubungan tingkat pengetahuan keluarga dalam meningkatkan keterampilan keluarga untuk menstimulasi tumbuh kembang balita. Nilai koefisien korelasi yang didapatkan pada analisis bivariat yaitu 0,373 yang menunjukkan bahwa arah korelasi positif dengan kekuatan korelasi antara kedua variabel dalam kategori sedang. Kata kunci: tingkat pengetahuan, keterampilan, tumbuh kembang balita
PENERAPAN RESPONSE TIME PERAWAT DALAM PELAKSANAAN PENENTUAN PRIORITAS PENANGANAN KEGAWATDARURATAN PADA PASIEN KECELAKAAN DI IGD RSD BALUNG
Mohammad Ali Hamid**, Dwi Surtiningsih* Cipto Susilo**
The Indonesian Journal of Health Science Vol 6, No 2 (2016): The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (242.608 KB)
|
DOI: 10.32528/the.v6i2.131
The philosophy emergency care that it's Live Saving Time Saving for all actions performed during emergency conditions must be really effective and efficient and the response time is calculated from the emergency care of patients come to do treatment. The condition is reminiscent of the patients losing their lives in the next three defects even very short. The purpose of this study was to identify application response time nurse in the prioritization of handling emergency accident patients in Emergency Department of Balung General Hospital. This was non-experimental research with cross sectional design. The sampling method using purposive sampling, with a population of 32 respondents in order to obtain a sample of 30 respondents. The research instrument used was the observation sheets and questionnaires. This study showed that was application response time nurse in the implementation of the prioritization of handling emergency accidents in patients with Spearman Rho significance level ? = (0.001). The response time nurse in prioritization of handling emergency accident patients should be improved in order to achieve the quality of service quality to patients and families of patients who receive services. Keyword: Response time, prioritization of treatment, patient accidents
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG PERILAKU HIDUP BERSIH SEHAT (PHBS) PADA SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI 1 SERUT KECAMATAN PANTI KABUPATEN JEMBER
Inayah, Rofidatul;
A, Arfajah;
Aini, Latifa
The Indonesian Journal of Health Science 2018: Edisi Khusus, September: The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (352.564 KB)
|
DOI: 10.32528/ijhs.v0i0.1536
Anak usia sekolah merupakan masa usia anak yang sangat berbeda dengan usia dewasa. Survei terhadap 5 anak sekolah dasar di desa Serut diketahui bahwa sebanyak 50% anak memiliki pengetahuan kurang dan belum mengerti tentang pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), salah satu masalah kondisi kesehatan pribadi seperti makan tidak cuci tangan terlebih dahulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan tentang PHBS pada anak Sekolah Dasar Negeri 1 Serut Panti Kabupaten Jember. Metode penelitian yang digunakan adalah Pre Experimental dengan rancangan one-group pre-test post-test design. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling yaitu pengambilan sampel dimana jumlah sampel sama dengan populasi. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 1 Serut Panti Kabupaten Jember sebanyak 41 anak. Pembagian sampel menggunakan teknik total sampling. Analisa data yang digunakan adalah analisa bivariat Uji Paired Sample T test. Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat pengaruh pendidikan kesehatan (p= 0,001) tentang PHBS pada siswa Sekolah Dasar Negeri 1 Serut Panti Kabupaten Jember. Kata kunci : PHBS, Pengetahuan, Pendidikan Kesehatan
FAKTOR RISIKO KOMPLIKASI KRONIS (KAKI DIABETIK) DALAM DIABETES MELLITUS TIPE 2
Purwanti, Lina Ema;
Maghfirah, Sholihatul
The Indonesian Journal of Health Science Vol 7, No 1 (2016): THE INDONESIAN JOURNAL OF HEALTH SCIENCE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (373.505 KB)
|
DOI: 10.32528/the.v7i1.382
Diabetes Mellitus (DM) is a chronic disease characterized by blood glucose levels than normal and impaired metabolism of carbohydrates, fats and proteins caused by insulin deficiency relative or absolute. Chronic complications that often occur in patients with Type 2 diabetes mellitus is diabetic foot. The purposed of this study was to analyzed the risk factors of chronic complications (diabetic foot) in patients with Type 2 diabetes mellitus. The design of this research was descriptive analytic with cross sectional approach. This study will be conducted in the Medical Practitioners Prolanis of Ponorogo to 75 patients with Type 2 diabetes mellitus using questionnaire and observation. The result showed that only a visual impairment factors that significantly influence the incidence of diabetic foot, with p value (Chi Square) 0.119, and OR: 4. Knowing the risk factors that most influence on the incidence of chronic complications (diabetic foot) in patients with Type 2 diabetes can be a non-pharmacological preventive measures that can prevent diabetic foot are at risk of disability due to amputation and death.
PENGARUH SENAM ANTI HIPERTENSI LANSIA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH LANSIA DI DESA KEMUNINGSARI LOR KECAMATAN PANTI KABUPATEN JEMBER
Anwari, Misbakhul;
Vidyawati, Rita;
Salamah, Ropickhotus;
Refani, Mashila;
Winingsih, Nur;
Yoga, Dwi;
Inna, Rizka;
Susanto, Tantut
The Indonesian Journal of Health Science 2018: Edisi Khusus, September: The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (156.908 KB)
|
DOI: 10.32528/ijhs.v0i0.1541
Masalah kesehatan yang terjadi pada lansia umumnya adalah penurunan fungsi organ yang memicu terjadinya berbagai penyakit degeneratif termasuk hipertensi. Penyakit degeneratif pada lansia jika tidak ditangani dengan baik maka menurunkan kualitas hidup lansia. Hipertensi merupakan suatu gejala penyakit degeneratif kardiovaskuler yang paling banyak di alami oleh lansia dan belum dapat diketahui dengan pasti penyebabnya. Penatalaksanaan hipertensi pada lansia selain dengan farmakologi dapat pula dilakukan dengan non farmakologi seperti senam anti hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam anti hipertensi lansia terhadap penurunan tekanan darah lansia dengan hipertensi di Desa Kemuningsari Lor Kecamatan Panti Kabupaten Jember. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan preexperiment design One Group Pre test-post test. Pengumpulan data menggunakan Sphygmomanometer air raksa, sedangkan analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil dari penelitian ini adalah tekanan darah sebelum pemberian intervensi sebagian besar adalah prehypertension (87,5%), tekanan darah setelah pemberian intervensi senam hipertensi sebagian besar adalah normal (87,5%), dan terdapat pengaruh senam anti hipertensi terhadap tekanan darah lansia di Desa Kemuningsari Lor Kecamatan Panti Kabupaten Jember (p-value = 0,001). Kata Kunci : Lansia, senam hipertensi, tekanan darah
PENGISIAN PEMBULUH DARAH KAPILER PADA PASIEN DIABETIC FOOT ULCER
M, Mashuri
The Indonesian Journal of Health Science 2018: Edisi Khusus, September: The Indonesian Journal Of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (354.542 KB)
|
DOI: 10.32528/ijhs.v0i0.1546
Diabetes Mellitus ( DM ) yang dikenal juga dengan kencing manis atau kencing gula menjadi penyakit yang divonis ?tidak bisa sembuh?. Dalam daftar rengking pembunuh manusia, DM menduduki peringkat keempat. Pada Kongres Federasi Diabetes Internasional di Paris tahun 2003 terungkap bahwa sekitar 194 juta orang di dunia mengidap penyakit ini. Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan pada tahun 2025 jumlah penderitannya akan melonjak sampai 333 juta orang. Di Indonesia predikat diabetes mengenai lebih dari 2,5 juta orang dan diperkirakan terus bertambah, sehingga insiden DFU (luka kaki diabetikpun) bertambah seiring dengan bertambanya jumlah penderita diabet. Desain penelitian ini menggunakan desain deskriptif yang bertujuan untuk menguraikan tentang pengisian pembuluh darah kapiler pada pasien diabetic foot ulcer berdasarkan nilai ankle brachial index. Hampir keseluruhan pasien diabetic foor ulcer di ruang interna RSUD Dr. Haryoto Lumajang mengalami gangguan pengisian pembuluh darah kapiler, dari mulai yang ringan hingga yang berat. Dan hanya ada sebagian kecil responden saja yang tidak mengalami gangguan. Pengaturan pola makan dan latihan jasmani untuk mengendalikan kadar gula darah pasien DM sangat penting, mengingat gangguan pengisian pembuluh darah kapiler sering terjadi pada pasien DM Kata kunci: pengisian pembuluh darah kapiler, diabetic foot ulcer