cover
Contact Name
Program Studi PIPS UNJ
Contact Email
pipsfis@unj.ac.id
Phone
+6285266569092
Journal Mail Official
pipsfis@unj.ac.id
Editorial Address
Building K. 3nd Floor Campus A Jakarta State University, Jl. Rawamangun Muka Jakarta Timur, Postal Code 13220.
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Edukasi IPS
ISSN : -     EISSN : 26208768     DOI : 10.21009
Core Subject : Education, Social,
The Scientific Journal of Edukasi IPS is an Online Journal of social science education and social studies which has E-ISSN: 2620-8768 published by the Faculty of Social Science, State University of Jakarta (UNJ). Edukasi IPS published twice a year (March and August), containing 6 articles and received articles in areas: social science education, social studies, education and teaching studies, with research methodologies that meet the standards set for publication. The manuscript of the article may come from researchers, academics, practitioners, and other.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2022): EDUKASI IPS" : 6 Documents clear
Persepsi Pengguna Jembatan Penyeberangan Orang Tentang Penyalahgunaan Jembatan Penyeberangan Orang Mediana, Prita Indah; Fatgehipon , Abdul Haris; Hidayaht , Achmad Nur
Edukasi IPS Vol. 6 No. 1 (2022): EDUKASI IPS
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/EIPS.006.01.02

Abstract

This reserarch aims to determine the perceptions of pedestrian bridge users about abuse on the pedestrian bridge  at the Margocity pedestrian bridge, Margonda, Depok. The study was conducted at the pedestrian bridge Margonda, Margocity, Depok, West Java where the research was conducted during April to June 2021. The research method used was descriptive, with data collection techniques through questionnaires, interviews and literature studies. The data analysis technique was carried out with a continuum line. The results of this study conclude that (1) The perception that occurs from pedestrian bride users is due to physiological factors. That is the perception that is awakened because of the activity of seeing, recognizing the surrounding situation that lasts a long time and is repeated. The community has the perception that with the existence of street vendors, the very small conditions of the JPO become uncomfortable, the JPO becomes slum and cramped. With a sense of empathy that arises from a person, it creates a sense of empathy for pedestrians for street vendors. People have the perception that buying street vendors' merchandise will help the street vendors' economy. But this attitude of empathy is also compared to the statement that buying street vendors' merchandise will increase the number of violations. (2) Perceptions of violators at JPO Margocity are, because of social life factors. Where they have to survive and earn money to live their lives. The considerations they chose to sell at JPO were due to physical factors, age, and the opportunity to get customers at JPO Margocity. For customers who buy the merchandise of street vendors on a daily basis, they are those who have inner empathy and really need the goods being sold.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi para pengguna jembatan penyeberangan orang tentang penyalahgunaan di jembatan penyeberangan orang di jembatan penyeberangan Margocity, Margonda, Depok. Penelitian dilakukan di jembatan penyeberangan orang Margonda, Margocity, Depok, Jawa Barat dimana penyusunan penelitian dilakukan selama bulan April sampai Juni 2021. Metode penelitian yang digunakan Deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, wawancara dan studi kepustakaan. Teknik analisis data dilakukan dengan garis kontinum. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa (1) Persepsi yang terjadi dari para pengguna jembatan penyeberangan orang ini adalah karena adanya faktor fisiologis. Yaitu persepsi yang terbangun karena adanya kegiatan melihat, mengenali keadaan sekitar yang berlangsung lama dan berulang. Masyarakat memiliki persepsi bahwa dengan keberadaan pedagang kaki lima kondisi jembatan penyeberangan orang yang sangat kecil menjadi kurang nyaman, jembatan penyeberangan orang menjadi kumuh, serta sempit. Dengan adanya rasa empati yang muncul dari diri seseorang membuat munculnya rasa empati para pejalan kaki untuk pedagang kaki lima. Masyarakat ber persepsi dengan membeli dagangan pedagang kaki lima akan membantu perekonomian pedagang kaki lima tersebut. Tetapi sikap empati tersebut juga berbanding dengan pernyataan bahwa dengan membeli dagangan pedagang kaki lima akan membuat pelanggaran semakin bertambah. (2) Persepsi dari pelanggar di jembatan penyeberangan orang Margocity adalah, karena faktor sosial kehidupan. Dimana mereka harus bertahan hidup dan mendapatkan penghasilan demi melangsungkan kehidupannya. Pertimbangan yang mereka pilih untuk berjualan di jembatan penyeberangan orang ini adalah karena faktor fisik, usia, dan adanya peluang untuk mendapatkan pelanggan di JPO Margocity ini. Untuk pelanggan yang membeli dagangan PKL sehari-hari nya adalah mereka yang memiliki empati dari dalam diri dan memang membutuhkan barang yang dijual.
Penerapan Prinsip Ekofeminisme dalam Menjaga Lingkungan pada Perempuan Pekerja Savira Ala Rohmi; Saipiatuddin, Saipiatuddin
Edukasi IPS Vol. 6 No. 1 (2022): EDUKASI IPS
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/EIPS.006.01.04

Abstract

This study aims to determine the application of the principle to women workers in koperasi pemulung berdaya. The research method used is qualitative method. Researchers conducted interviews with women workers in koperasi pemulung berdaya  and cooperative heads. Data collection techniques used are observation, literature review, interviews, documentation and field notes. The results of this study indicate that Koperasi pemulung berdaya applies the principle of  the integrity of the biosphere by saving air and electricity, the principle of cosmic solidarity is carried out by saying that the destruction of nature but still using products that are not environmentally friendly, the principle of harmony of nature is still found deviations such as burning garbage and using single-use plastic bags, the principle of establishing relationships is carried out by caring for and protecting animals and plants, and a simple principle is carried out by saving the use of natural resources such as electricity and air sparingly. The conclusion of the study shows that the majority of workers in the Koperasi pemulung berdaya have implemented ecofeminism principles such as being responsible for the integrity of the biosphere, natural solidarity, simplicity and caring. For other principles, most of the workers still make deviations. Deviations occur in the principle of maintaining natural harmony and maintaining equal relations. The deviation from the two principles is that most of the workers still use plastic for their daily activities and burn waste.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan prinsip pada perkerja perempuan di koperasi pemulung berdaya. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif. Peneliti  melakukan wawancara dengan perempuan pekerja di koperasi pemulung berdaya serta ketua koperasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, kajian pustaka, wawancara, dokumentasi dan catatan lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan para pekerja di Koperasi Pemulung Berdaya menerapkan prinsip keutuhan biosfer dengan menghemat air dan listrik, prinsip solidaritas kosmis dilakukan dengan mengatakan menentang kerusakan alam tetapi masih menggunakan produk tidak ramah lingkungan, prinsip keselarasan alam masih ditemukan penyimpangan yang dilakukan seperti membakar sampah dan memakai kantong plastik sekali pakai, prinsip menjalin relasi dilakukan dengan cara merawat dan melindungi hewan dan tumbuhan, serta prinsip kesederhanaan dilakukan dengan cara menghemat pemakaian sumber daya alam seperti listrik dan air secara hemat. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa mayoritas para pekerja di koperasi pemulung berdaya telah melakukan penerapan prinsip ekofeminisme seperti bertanggung jawab terhadap keutuhan biosfer, solidaritas alam, kesederhanaan dan kepedulian. Untuk prinsip lainnya kebanyakan dari pekerja masih melakukan penyimpangan. Penyimpangan terjadi pada prinsip menjaga keselarasan alam dan menjaga relasi setara. Bentuk penyimpangan pada kedua prinsip adalah kebanyakan dari pekerja masih menggunakan plastik untuk kegiatan sehari-harinya dan melakukan pembakaran sampah.
Strategi Fundraising SOS Children’s Villages di Masa Pandemi Covid-19 : Studi Deskriptif pada SOS Children’s Villages Indonesia Azhari, Hilwa
Edukasi IPS Vol. 6 No. 1 (2022): EDUKASI IPS
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/EIPS.006.01.06

Abstract

The research aims: (1) know the funding sistem of SOS Children’s Villages during the COVID-19 pandemi, (2) know the strategy of Fundraising SOS Children’s Villages during the COVID-19 pandemi. This research was conducted at the Financial Headquarters of the SOS Children’s Villages Fund Development and Communications office. The research method used is descriptive. Data collection techniques through interviews, observation, documentation, and literature study. The results of this study indicate that: (1) SOS Children’s Villages has a funding sistem that complies with the national standards of the Child Welfare Institution as regulated in the Minister of Social Affairs Regulation No. 30 of 2011. The SOS Children’s Villages funding sistem is the foundation for the institution to develop. The goal is to be able to obtain fresh funding sources that support the wheel of life in financial management in an organization in order to survive during the Covid-19 Pandemi. (2) The SOS Children’s Villages Fundraising Strategy changed due to adaptation to government policies during the Covid-19 Pandemi. The Fundraising strategy that was implemented was further developed with new innovations. The implementation of Fundraising carried out by SOS Children’s Villages during the Covid-19 Pandemi has become a new challenge for the SOS Children’s Villages institution.   Abstrak Penelitian ini bertujuan: (1) Mengetahui sistem pendanaan SOS Children’s Villages Indonesia masa pandemi COVID-19, (2) Mengetahui strategi Fundraising SOS Children’s Villages Indonesia masa pandemi COVID-19. Penelitian ini dilakukan di Kantor pusat keuangan Fund Development and Communication SOS Children’s Villages. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) SOS Children’s Villages memiliki sistem pendanaan yang sesuai dengan standar nasional Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) yang diatur dalam Permensos No. 30 Tahun 2011. Sistem pendanaan SOS Children’s Villages menjadi dasar lembaga untuk berkembang. Tujuannya untuk dapat memperoleh sumber pendanaan segar yang mendukung roda kehidupan dalam pengelolaan keuangan pada sebuah organisasi agar tetap bertahan di masa Pandemi covid-19. (2) Strategi Fundraising SOS Children’s Villages yang berubah dikarenakan adaptasi dengan kebijakan pemerintah di masa Pandemi covid-19. Strategi Fundraising yang diterapkan-pun dikembangkan lagi dengan inovasi – inovasi baru. Penerapan Fundraising yang dilakukan SOS Children’s Villages  Indonesia masa Pandemi covid-19 menjadi tantangan baru bagi lembaga SOS Children’s Villages.
Representasi Nilai-nilai Edukasi dalam Netflix bagi Generasi Z Yusuf, Bagus Muhammad; Salenusa, Jeremy Putra Budi; Ifadah, Lilla Sesliya; Murpratiwi, Nerissa Mutiara; , Vera Wijayanti
Edukasi IPS Vol. 6 No. 1 (2022): EDUKASI IPS
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/EIPS.006.01.05

Abstract

Various platform services for streaming have been developed in this day and age, including the very famous one today, namely, Netflix. Netflix is ​​a streaming service that provides various tv series, documentaries, and movies that have spread in 190 countries. In this case Netflix is ​​widely used as an entertainment medium. However, in this study, we will focus on the problem of how to represent the educational values ​​that can be obtained through Netflix in Generation Z. The research method used in this study is a qualitative research method. The results of the research that we got are that Netflix as a streaming service media can provide educational values ​​such as the morals of life, language, and technology from the country the film/series is produced in, the meanings contained in the films/series they watch, as well as what influence is exerted through it. films/series provided by Netflix to Generation Z.    Abstrak Berbagai layanan platform untuk menonton secara online telah banyak dikembangkan pada zaman sekarang, termasuk yang sangat terkenal saat ini yaitu, Netflix. Netflix merupakan layanan streaming yang menyediakan berbagai tv series, documenter, dan film yang telah tersebar di 190 negara. Dalam hal ini Netflix banyak digunakan sebagai media hiburan. Namun, pada penelitian kali ini kami akan memfokuskan permasalahan pada bagaimana representasi nilai-nilai edukasi yang bisa didapatkan melalui Netflix pada generasi Z. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian yang kami dapatkan adalah Netflix sebagai media layanan streaming dapat memberikan nilai edukasi seperti bahasa dan budaya dari negara  film/series itu diproduksi, makna-makna yang terkandung dari film/series yang mereka tonton, serta pengaruh apa yang diberikan melalui fillm/series yang disediakan oleh Netflix kepada generasi Z.
Penerapan Literasi Digital dalam Pembelajaran IPS di Masa Pandemi Covid-19 Widiati, Tia; Ruhimat, Mamat
Edukasi IPS Vol. 6 No. 1 (2022): EDUKASI IPS
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/EIPS.006.01.01

Abstract

This research is motivated by the Covid-19 pandemic which requires learning to be carried out online. Social studies learning, which is known to have a lot of memorization, requires social studies teachers to creatively prepare good lesson plans. One of the most effective ways to support social studies learning is by implementing digital literacy. Digital literacy is one of the skills that can support the achievement of the right education to support learning that applies 21st century skills. The method used is a one shot case study design pre-experimental method. This study involved social studies teachers and junior high school students. The implemented digital literacy includes Social Science learning materials for grade VII junior high school. In conclusion, the implementation of digital literacy in social studies learning during the Covid-19 pandemic is suitable to be applied to class VII students, because of students' difficulties in memorizing social studies material through the use of digital literacy.   Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pandemi ­Covid-19 yang mengharuskan pembelajaran dilaksanakan secara daring. Pembelajaran IPS yang dikenal banyak hafalan mengharuskan guru IPS dengan kreatif menyusun rencana pembelajaran yang baik. Salah satu cara paling efektif untuk menunjang pembelajaran IPS dengan menerapkan literasi digital. Literasi Digital merupakan salah satu keterampilan yang dapat mendukung tercapainya pendidikan yang tepat untuk menunjang pada pembelajaran yang menerapkan keterampilan abad-21. Metode yang digunakan adalah metode pre-eksperimen desain one shot case study. Penelitian ini melibatkan guru IPS dan siswa sekolah menengah pertama. Literasi digital yang dipenerapankan memuat materi pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial kelas VII sekolah menengah pertama. Kesimpulannya, penerapan literasi digital dalam pembelajaran IPS pada masa pandemi Covid-19 ini cocok diterapkan pada siswa kelas VII, karena kesulitan siswa dalam mengahafal materi IPS melalui pemanfaatan literasi digital.
National Agency For Counter-Terrorism Strategy In Preventing The Threat Of Violent Extremism To Support The National's Defense Nugraha, Cahya Agung; Kurniadi, Anwar
Edukasi IPS Vol. 6 No. 1 (2022): EDUKASI IPS
Publisher : Program Studi Pendidikan IPS Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/EIPS.006.01.03

Abstract

Violent extremism is an asymmetric threat that can have an impact on the country's defense in Indonesia. The Strategy of BNPT is one of the efforts to prevent the problem. The aim of the study is to analyze the strategy of BNPT in preventing the threat of violent extremism as well as its synergy with ministries and institutions to support the country's defense. The method used in this study is a qualitative method by deepening from various sources on the national action plan to prevent violent extremism by BNPT. The theories used are defense concept theory, strategy theory, synergy theory, threat theory, violent extremism theory. The results of this study show that the strategy of BNPT aims to improve the protection of the right to the security of citizens from violent extremism through the establishment of Sekretariat Bersama and the Pokja Pilar I, II, III and Tematik Teams as a means to carry out violence extremism prevention actions through cooperation with ministries, institutions, and local governments. Synergy with Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan through aligning the objectives of each ministry so as to obtain appropriate policies through the release of a guidebook on preventing radicalism and violent extremism in the environment of state-owned enterprises and private companies. On the other hand, synergy with Kementerian Agama Affairs through grounding religious moderation on social media, providing training to Islamic Religious Extension (PAI) and supporting deradicalization programs. Finally, with Kementerian Komunikasi dan Informatika through a creative campaign on social media with BNPT media, namely the Pusat Media Damai   Abstrak Ekstremisme kekerasan merupakan ancaman asimetris yang dapat memberikan dampak terhadap pertahanan negara di Indonesia. Strategi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme menjadi salah satu upaya dalam mencegah permasalahan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme dalam mencegah ancaman ekstremisme kekerasan serta sinerginya dengan kementerian dan Lembaga guna mendukung pertahanan negara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan melakukan pendalaman dari berbagai sumber mengenai rencana aksi nasional pencegahan ekstremisme kekerasan yang dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme. Teori yang digunakan adalah teori konsep pertahanan, teori strategi, teori sinergi, teori ancaman, teori ekstremisme kekerasan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa strategi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme bertujuan untuk meningkatkan perlindungan hak atas rasa aman warga negara dari ekstremisme kekerasan melalui pembentukan Sekretariat Bersama serta Tim Pokja Pilar I,II,III dan Tematis sebagai sarana untuk melakukan aksi pencegahan ekstremisme kekerasan melalui kerjasama dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Sinergi dengan Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan melalui menyeleraskan tujuan masing-masing kementerian sehingga mendapatkan kebijakan yang sesuai melalui merilis buku panduan pencegahan radikalisme dan ekstremisme kekerasan di lingkungan badan usaha milik negara dan perusahaan swasta. Di sisi lain, sinergi dengan Kementerian Agama melalui membumikan moderasi beragama di media sosial, memberikan pelatihan kepada Penyuluh Agama Islam (PAI) serta mendukung program deradikalisasi. Terakhir, dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui kampanye kreatif di media sosial bersama media BNPT yaitu Pusat Media Damai.

Page 1 of 1 | Total Record : 6