cover
Contact Name
Elsi Dwi Hapsari
Contact Email
elsidhapsari2@gmail.com
Phone
+6287839259788
Journal Mail Official
elsidhapsari2@gmail.com
Editorial Address
Sekretariat DPP PPNI Graha PPNI Jl. Lenteng Agung Raya No 64, Kec. Jagakarsa, RT 006 RW O8, Jakarta Selatan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)
ISSN : 25031376     EISSN : 25498576     DOI : http://dx.doi.org/10.32419/jppni.v4i3
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) merupakan jurnal resmi Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia ini merupakan jurnal dengan peer-review yang diterbitkan secara berkala setiap 4 bulan sekali (April, Agustus, Desember), berfokus pada pengembangan keperawatan di Indonesia. Tujuan diterbitkan JPPNI adalah untuk mewujudkan keperawatan sebagai suatu profesi yang ditandai oleh kegiatan ilmiah yaitu kegiatan penelitian yang dilakukan oleh perawat di Indonesia, dikomunikasikan melalui media jurnal yang dikelola oleh organisasi profesi, dan didistribusikan ke kalangan perawat, pemangku kepentingan, dan masyarakat.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2017)" : 10 Documents clear
Optimalisasi Pengelolaan Asuhan Keperawatan di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit X Meylona Verawaty Zendrato; Rr. Tutik Sri Hariyati
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.454 KB) | DOI: 10.32419/jppni.v2i2.86

Abstract

ABSTRAKKualitas asuhan keperawatan menjadi elemen kunci mutu pelayanan di rumah sakit. Fenomena yang terjadi di instalasi rawat jalan ialah pemberian asuhan keperawatan yang sangat minim. Tujuan penelitian: mengoptimalkan pengelolaan asuhan keperawatan di instalasi rawat jalan. Metode: Metode yang digunakan studi pilot, identifikasi masalah dengan teknik wawancara terstruktur, observasi, dan pengisian kuesioner kepada 28 perawat. Analisis masalah dilakukan dengan metode fish bone, pemecahan masalah menggunakan metode plan, do, check, action. Hasil: Terjadi peningkatan pengetahuan perawat terhadap proses asuhan keperawatan sebelum (17,80%), sesudah implementasi (82,3%), dan didapati empat faktor yang memengaruhi pemberian asuhan di instalasi rawat jalan, yaitu sumber daya manusia, sistem kerja yang jelas antarbagian, dokumentasi manual di luar keperawatan, dan fasilitas dan sarana yang kurang memadai. Diskusi: pengelolaan asuhan keperawatan membutuhkan dukungan manajemen. Kesimpulan: sebaiknya manajer melakukan perencanaan untuk peningkatan kualitas asuhan keperawatan melalui pengarahan pelayanan kepada visi rumah sakit, peningkatan pendidikan, peningkatan motivasi, dan berkoordinasi dalam pengadaan fasilitas dan sistem layanan guna optimalisasi pengelolaan asuhan keperawatan.Kata kunci: asuhan keperawatan, pengelolaan, rawat jalan.OPTIMIZATION OF NURSING CARE MANAGEMENT AT OUTPATIENT INSTALLATION OF X HOSPITALAbstractThe quality of nursing care is a key element of hospital service quality. A phenomenon that occurs in outpatient care is providing nursing care at the minimum. Objective: To optimize the nursing care management t outpatient installation. Methods: This study employed pilot study, identifying problem using structured interview technique, observation, and filling out questionnaires to 28 nurses. Problems were analyzed using fish bone and solved using plan, do, check, action method. Results: There was an increase in nurses’ knowledge about the process of nursing care before (17.80%) and after the implementation (82.3%), and there were 4 factors that affected the provision of care in outpatient installation, namely human resources, a clear job system between departments, manual documentation beyond nursing, and inadequate facilities and infrastructure. Discussion: Nursing care management requires support from the management. Conclusion: Managers should plan on increasing the quality ofnursing care by directing services to the vision of the hospital, improving education, increasing motivation, and coordinating in the procurement of facilities and service systems in order to optimize the nursing care management.Keywords: nursing care, management, outpatient
Faktor Deteksi Dini Kanker Serviks Metode IVA pada Wanita Usia Subur Nur Asni Arti
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.436 KB) | DOI: 10.32419/jppni.v2i2.87

Abstract

ABSTRAKMeningkatnya kejadian kanker serviks terutama disebabkan masih rendahnya perilaku wanita usia subur (WUS) untuk deteksi dini kanker serviks. Salah satu upaya pemerintah untuk mendeteksi kanker serviks secara dini adalah melalui metode inspeksi visual asam asetat (IVA). Cakupan IVA di Desa Payageli sangat rendah sebesar 2,8%, masih di bawah target nasional (80%). Tujuan penelitian: Menganalisis hubungan pendidikan dan pengetahuan dengan deteksi dini kanker serviks metode IVA pada WUS di Desa Payageli, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Metode: Penelitian ini merupakan studi analitik dengan metode potong lintang yang dilaksanakan dari bulan Februari sampai Juni 2016. Cara pemilihan sampel ialah probability sampling dengan jumlah sampel sebanyak 65 orang wanita usia 20-45 tahun. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disusun oleh peneliti dan telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis dengan uji chi square. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa secara statistik faktor pendidikan dan pengetahuan berhubungan dengan deteksi dini kanker serviks metode IVA dengan nilai p0,05. Variabel pendidikan merupakan variabel yang paling dominan berhubungan dengan deteksi dini kanker serviks metode IVA. Diskusi: Rendahnya pengetahuan dapat memengaruhi WUS untuk melakukan deteksi dini kanker serviks. Kesimpulan: Peran petugas kesehatan untuk lebih aktif melakukan penyuluhan atau memberikan KIE (komunikasi, informasi, edukasi) kepada WUS tentang deteksi dini kanker serviks dengan metode IVA.Kata Kunci: IVA, kanker serviks, deteksi diniFACTORS RELATED TO EARLY DETECTION OF CERVICAL CANCER USING IVA METHOD AY PAYAGELI VILLAGE, SUNGGAL , DELI SERDANGABSTRACTThe increasing incidence of cervical cancer is primarily caused by low behavior of women of reproductive age towards early detection of cervical cancer One of the government’s efforts to detect cervical cancer early is through a visual inspection with acetic acid (VIA) method. The coverage of VIA at Payageli Village is very low by 2.8%, which is below the national target of 80%. Objective: To analyze the correlation of education and knowledge with early detection of cervical cancer using VIA method in women of reproductive age in Payageli Village, Sunggal Subdistrict, Deli Serdang Regency. Methods: This research is an analytic study using a cross sectional method which was conductedfrom February to June 2016. Samples were taken using probability sampling with a sample size of 65 women aged 20-45 years. Data were collected through in-depth interviews using questionnaires that was made by the researcher and its validity and reliability had been tested. Data was analyzed using chi square test. Results: The research indicated that statistically the factors of education and knowledge correlated with early detection of cervical cancer using VIA method with p value of <0.05. the education variable was the most dominant variables correlated with early detection of cervical cancer using VIA method. Discussion: Poor knowledge may affect women of reproductive age to perform early detection of cervical cancer. Conclusion: Healthcare workers should play more active role in giving counseling or providing communication, information and education to women of reproductive age about early detection of cervical cancer by using VIA method.Keywords: VIA, cervical cancer, early detection
STRES DAN STRATEGI KOPING ANAK JALANAN DI KOTA DEPOK Berliana -; Ice Yulia Wardani
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.685 KB) | DOI: 10.32419/jppni.v2i2.88

Abstract

ABSTRAKArus urbanisasi dan kemiskinan membuat fenomena anak jalanan meningkat. Banyak stresor yang membuat anak mengalami stres sehingga membutuhkan suatu strategi untuk mengatasinya. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik, tingkatan stres, dan strategi koping anak jalanan di SMP Master Kota Depok. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif sederhana. Pengambilan sampel mengunakan teknik total sampling. Jumlah sampel sebanyak 50 anak. Pengumpulan data dilakukan di SMP Master dengan kuesioner yang diadaptasi dari Perceived Stress Scale dan Ways of Coping yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya pada April 2017. Analisis data penelitian menggunakan analisis univariat yang menggambarkan karakteristik, tingkatan stres, dan strategi koping anak. Hasil penelitian: Karakteristik responden adalah remaja dengan rata-rata usia 14 tahun, pekerjaannya berdagang (32%), memiliki pengalaman dikucilkan (66%), mempunyai pengalaman kekerasan fisik (40%), pengalaman berpindah- pindah tempat tinggal (54%), dan tidak menggunakan narkoba (90%). Mayoritas anak jalanan di SMP Master Kota Depok (88%) mengalami stres sedang. Adapun jenis strategi koping yang sering digunakan ialah emotional focused coping (60%). Saran: Hasil penelitian ini memberikan rekomendasi perawat agar dapat memfasilitasi kegiatan yang memberikan informasi mengenai cara menangani stres dengan strategi koping melalui kegiatan penyuluhan kesehatan jiwa dan pendampingan pemenuhan tugas perkembangan remaja.Kata Kunci: tingkat stres, strategi koping, anak jalananSTRESS AND COPING STRATEGY IN STREET CHILDREN AT DEPOK CITY AbstractUrbanization and poverty increase the phenomenon of street children. Children experience stress due to a number of stressors that a strategy is required to deal with them. Objective: This research aims to identify characteristics, levels of stress, and coping strategy in street children at Junior High School of Master, Depok City. Methods: This research is a simple descriptive research with a sample size of 50 children whom were taken using total sampling. Data were collected at Junior High School of Master by using questionnaires adapted from Perceived Stress Scale and Ways of Coping of which validity and reliability had been tested in April 2017. Data were analyzed using univariate analysis which described characteristics, levels of stress, and coping strategy in children. Results: The characteristics of respondents were adolescents with an average age of 14 years, working in trading (32%), having experience of being isolated (66%), having experience of physical violence (40%), having experience of moving from place to place (54%), and not using drugs (90%). The majority of street children Junior High School of Master in Depok City (88%) experience moderate stress. The most frequently used coping strategy was Emotional Focused Coping (60%). Suggestion: The results of this research recommend that nurses facilitate activities that provide information about how to deal with stress with coping strategies through mental health counseling activities and mentoring to fulfill adolescent development tasks.Keywords: stres level, coping strategies, street children
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELULUSAN UJI KOMPETENSI NERS INDONESIA (UKNI) DI REGIONAL SULAWESI Ayu Hartina; Takdir Tahir; Nurhaya Nurdin; Midawati Djafar
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.719 KB) | DOI: 10.32419/jppni.v2i2.84

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian: Mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kelulusan dalam pelaksanaan UKNI di institusi regional Sulawesi. Metode: Penelitian ini menggunakan survei analitik dengan model pendekatan cross sectional study. Penelitian ini menggunakan kuesioner dengan skala Guttman. Pengambilan data dilakukan pada 16 Desember 2016-19 April 2017, sebanyak 72 orang lulusan ners sebagai sampel dari berbagai institusi keperawatan di wilayah Sulawesi, pengambilan sampel dilakukan secara cluster sampling, lalu diberikan kuesioner saat briefing H-1 sebelum ujian kompetensi ners. Uji statistik yang digunakan yaitu uji Pearson correlation dengan tingkat kemaknaan p-value =0,05. Hasil: Ada hubungan kesiapan ujian (p=0,001), try out UKNI (p=0,03), prestasi akademik (p=0,03), dan peran institusi (p=0,005) dengan tingkat kelulusan uji kompetensi ners dan tidak ada hubungan kondisi fisik (p=0,555), praktik profesi dengan tingkat kelulusan uji kompetensi ners. Kesimpulan: Faktor yang paling dominan berhubungan dengan kelulusan uji kompetensi adalah kesiapan uji kompetensi. Perlu dilakukan penelitian lanjutan yang terkait sistem bimbingan profesi dan pemahaman blueprint terhadap kelulusan uji kompetensi ners.Kata Kunci: uji kompetensi, tingkat kelulusan, prestasi akademikFACTORS RELATED TO A PASS IN TEST OF COMPETENCE FOR INDONESIAN NURSES IN SULAWESI REGIONABSTRACTObjective: To identify factors related to the pass in the Test of Competence for Indonesian Nurses in regional institutions of Sulawesi. Methods: This research employed analytical survey with cross sectional study approach. It used Guttman scale for the questionnaire. Data were collected from 16 December 2016 until 19 April 2017, involving 72 nursing graduates as samples from various nursing institutions in Sulawesi, taken using cluster sampling, and given questionnaire during a briefing session held one day before the test of competence for nurses. The statistical test used Pearson correlation test with significance level ofp-value=0.05. Results: There was correlation of test readiness (p=0.001), try-out for the Test of Competence for Indonesian Nurses (p=0.03), academic achievement (p=0.03), and institutional role (p=0.005) with the passing rate of the test of competence for nurses and there was correlation ofphysical condition (p=0.555), professional practice with the passing level of the test of competence for nurses. Conclusion: The most dominant factor related to the pass in the competence test is the readiness for the competence test. It is necessary to conduct further research on professional guidance system and understanding of blueprint concerning the pass in the test of competence for nurses.Keywords: competence test, passing rate, academic achievement
Lingkungan Rumah Sakit dan Tingkat Kecemasan Mahaiswa Saat Melakukan Praktek Klinik Eka Malfasari; Yeni Devita; Fitry Erlin; Indah Ramadania
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.968 KB) | DOI: 10.32419/jppni.v2i2.89

Abstract

AbstrakMahasiswa keperawatan mempunyai pengalaman kecemasan ketika melakukan praktik klinik di rumah sakit. Kecemasan yang sangat parah bisa menyebabkan penurunan perfoma dan bisa membahayakan pasien. Walaupun mahasiswa sudah mempersiapkan diri dengan baik, namun ternyata terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan kecemasan, termasuk lingkungan rumah sakit. Tujuan penelitian: Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apakah terdapat hubungan antara lingkungan rumah sakit dengan kecemasan mahasiswa keperawatan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain deskriptif korelasi dan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 73 responden yang merupakan mahasiswa keperawatan yang sedang menjalankan praktik klinik di rumah sakit. Pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dan data diambil selama bulan Juli 2017. Variabel kecemasan dalam penelitian ini diukur menggunakan DASS 21 dengan mengambil bagian kecemasan sedangkan kuesioner untuk variabel lingkungan rumah sakit adalah rancangan peneliti dan telah dilakukan uji validitas dan reliabilitasnya. Penelitian ini menggunakan analisis chi square. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara lingkungan rumah sakit dengan kecemasan mahasiswa keperawatan (p value=0,045). Rekomendasi: Penelitian ini merekomendasikan untuk melanjutkan penelitian untuk mengatasi kecemasan mahasiswa saat melakukan praktik klinik di rumah sakit.Kata kunci: kecemasan, lingkungan rumah sakitHOSPITAL ENVIRONMENT AND ANXIETY LEVEL IN STUDENTS WHEN DOING CLINICAL PRACTICESAbstractNursing students have experiences of anxiety when doing clinical practices in a hospital. Very severe anxiety can decrease performance and endanger patients. Although students have prepared themselves well, there are several factors causing anxiety, including hospital environment. Objective: This research aims to identify the correlation between hospital environment and anxiety in nursing students. Methods: This research is a quantitative research using descriptive correlation design and using cross sectional approach. The samples were 73 respondents who were nursing students conducting clinical practices in the hospital. Samples were taken using accidental sampling and data was collected during July 2017. The anxiety variable was measured using DASS 21 by taking the anxiety section. Questionnaire for hospital environment variable was made by researcher and its validity and reliability had been tested. Data were analyzed using chi square. Results: The results of this research indicated that there was a significant correlation between hospital environment and anxiety in nursing students with p value=0.045. Conclusion: This research recommends that further research should be conducted to overcome anxiety in students when conducting clinical practices in the hospital.Keywords: Anxiety, hospital environment
BOOKLET SPINAL ANESTESI MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN SECTIO CAECAREA Sukariaji -; Surantana -; Sutejo -; Agus Sarwo Prayogi
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.401 KB) | DOI: 10.32419/jppni.v2i2.85

Abstract

ABSTRAKTindakan operasi sectio caecarea dapat menimbulkan gangguan potensial maupun aktual pada integritas pasien yang dapat membangkitkan reaksi terhadap stres fisiologis maupun psikologis sehingga dibutuhkan suatu penangan untuk menurunkan tingkat kecemasan melalui pendidikan kesehatan tentang spinal anestesi kepada pasien section caecarea pada preanestesi dengan menggunakan booklet. Tujuan penelitian: Mengetahui pengaruh pemberian pendidikan kesehatan menggunakan booklet spinal anestesi terhadap kecemasan pada pasien sectio caecarea. Metode: Jenis penelitian quasi experiment without control group. Jumlah responden 24 orang yang dipilih dengan menggunakan purposive sampling. Instrumen menggunakan kuesioner APAIS (Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale) yang telah diuji validitas 0,840-0849 dan reliabilitas (a 0,852) pada 102 orang. Pengambilan data tanggal 12 November-17 Desember 2016 di RSUD Dr. Tjitrowardojo Purworejo, Jawa Tengah. Analisis data menggunakan ujipaired t-test. Hasil: Sebagian besar responden mengalami cemas berat sebelum menjalani anestesi (79,2%). Setelah diberikan pendidikan kesehatan, lebih dari setengah responden mengalami kecemasan ringan (62,5%). Skor rata-rata sebelum intervensi adalah 21,38 dan setelah intervensi adalah 11,58. Hasil paired t-test menunjukkan ada penurunan secara signifikan tingkat kecemasan dari sebelum ke setelah pemberian pendidikan kesehatan. Simpulan: Pendidikan kesehatan menggunakan booklet spinal anestesi dapat digunakan untuk melengkapi intervensi yang sudah ada di rumah sakit dan perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan menggunakan kelompok kontrol dan jumlah sampel yang lebih besarKata Kunci: booklet, kecemasan, sectio caecarea, pendidikan kesehatan.SPINAL ANESTHESIA BOOKLETS REDUCEANXIETYLEVELS IN PATIENTS WITH CAESAREAN SECTIONABSTRACTCaesarean section surgery may result in potential and actual disorders in the integrity of patients which can generate a reaction to physiological and psychological stress so that a treatment is needed to reduce anxiety levels through health education about spinal anesthesia to patients with caesarean section in preanesthesia care using a booklet. Objective: To identify the effect of giving health education using spinal anesthesia booklets on anxiety in patients with caesarean section. Methods: This study belongs to a quasi-experiment without control group. The number of respondents was 24 people taken by using purposive sampling. The study used an instrument in the form of APAIS (Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale) questionnaire of which validity and reliability had been tested by 0.840-0849 and (a 0,852) respectively in 102 people. Data were collected on 12 November 2016-17 December 2016 at Dr. Tjitrowardojo Hospital, Purworejo, Central Java. Data were analyzed using paired t-test. Results: Most respondents (79.2%) experienced severe anxiety before undergoing anesthesia. After being given health education, more than half of the respondents (62.5%) experienced mild anxiety. The average score before intervention was 21.38 and after the intervention was 11.58. The results of paired t-test indicated that there was a significant decrease in the level of anxiety from before to after giving the health education. Conclusion: Health education using spinal anesthesia booklets can be used to complement interventions that already exist in the hospital and it is necessary to conduct further research using a control group and a larger number of samplesKeywords: booklets, anxiety, caesarean section, health education
PENGARUH PEMBERIAN PENDIDIKAN KESEHATAN MENGGUNAKAN BOOKLET SPINAL ANESTESI TERHADAP KECEMASAN PADA PASIEN SECTIO CAECAREA Agus Sarwo Prayogi
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32419/jppni.v2i2.40

Abstract

Abstract Preoperative anxiety often associated with incorrect understandings of the surgery or the lack of information about the events that will be experienced by the patient before, during and even after the surgical procedure. Surgery is sectio caesarea a potential or actual threat to the integrity of the person who can evoke physiological stress reactions and psychological health education is needed on spinal anesthesia to patients sectio caesarea pre-anaesthesia using the booklet. The purpose of research known effect of health education using booklet spinal anesthesia to anxiety in patients sectio caesarea. This type of research quasi-experiment without a control group. The sampling techniques in this study using purposive sampling, using questionnaires APAIS sample of 24 respondents. Data were analyzed using paired t-test. Before the results are given health education using booklet spinal anesthesia most respondents experiencing severe anxiety before undergoing anesthesia. After being given health education using booklet spinal anesthesia most respondents experiencing mild anxiety. Results of paired t-test p-value 0,000 <0,05. There was a significant effect of health education using booklet giving spinal anesthesia to anxiety in patients sectio caesarea.Keywords: booklets, anxiety, sectio caesarea, health education.
OPTIMALISASI PENGELOLAAN ASUHAN KEPERAWATAN DI INSTALASI RAWAT JALAN RS X Meylona Verawaty Zendrato; Rr.Tutik Sri Hariyati; Akhmad Yani Suryana
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32419/jppni.v2i2.56

Abstract

Abstrak Kualitas asuhan keperawatan menjadi elemen kunci mutu pelayanan di rumah sakit. Fenomena di rawat jalan sangat minimal dalam pemberian asuhan keperawatan. Tujaun : mengoptimalkan pengelolaan asuhan keperawatan di rawat jalan. Metode: menggunakan pilot studi, identifikasi masalah dengan teknik wawancara terstruktur, observasi, dan pengisian kuesioner kepada 28 perawat. Analisa masalah dengan fish bone, pemecahan masalah menggunakan metode plan, do, check, action. Hasil: terjadi peningkatan pengetahuan perawat terhadap proses asuhan keperawatan sebelum (17,80%), sesudah implementasi (82.3%), dan didapati 4 faktor yang mempengaruhi pemberian asuhan di rawat jalan yaitu sumber daya manusia, sistem kerja yang jelas antar bagian, dokumentasi manual diluar keperawatan, dan fasilitas dan sarana kurang memadai. Diskusi: pengelolaan asuhan keperawatan membutuhkan dukungan manajemen. Kesimpulan: sebaiknya manajer melakukan perencanaan untuk peningkatan kualiatas asuhan keperawatan melalui pengarahan pelayanan kepada visi rumah sakit, peningkatan pendidikan, peningkatan motivasi, dan berkoordinasi dalam pengadaan fasilitas dan sistem layanan guna optimalisasi pengelolaan asuhan keperawatan. 
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELULUSAN DALAM UJI KOMPETENSI NERS INDONESIA (UKNI) DI REGIONAL SULAWESI Takdir Tahir
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32419/jppni.v2i2.57

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian : Mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kelulusan dalam pelaksanaan UKNI di institusi regional Sulawesi.Metode: Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan model pendekatan Cross Sectional Study. Sebanyak 72 orang lulusan  ners sebagai sampel dari berbagai institusi keperawatan di wilayah Sulawesi,  pengambilan sampel dilakukan secara kluster sampling, lalu diberikan kuesioner saat brefing H-1 sebelum Ujian Kompetensi Ners.  Uji statistik yang digunakan yaitu uji Pearson Correlation dengan tingkat kemaknaan  p-value =0.05Hasil: Ada hubungan kesiapan ujian (p=0.001), try out UKNI (p=0.03), prestasi akademik (p=0.03), peran institusi (p=0.005) dengan tingkat kelulusan uji kompetensi ners dan  tidak ada hubungan kondisi fisik   (p=0.555),  praktik profesi  dengan tingkat kelulusan uji kompetensi ners.Kesimpulan: Faktor yang paling dominan berhubungan dengan kelulusan uji kompetensi adalah kesiapan uji kompetensi. Perlu dilakukan penelitian lanjutan yang terkait sistem bimbingan profesi, pemahaman blue print dengan kelulusan uji kompetensi ners. Kata Kunci: Uji Kompetensi, Tingkat Kelulusan, Prestasi Akademik  ABSTRACTObjective: Determine the factors associated with ners’s graduate rate in the implementation of the Indonesian ners competence test (UKNI) in institution at Sulawesi Methods: This study use survey analitic model with cross sectional approach. Study using a questionnaire with Guttman scale. The sampling technique using Cluster Random Sampling and obtained the number of samples in the study was 72 teenagers. The statistical test used was the Pearson Correlation test with a significance level of p-value = 0.05.Result: This study used Pearson test and obtained that there is a relationship between prepared test and graduation rate (p=0,001), academic achievement and graduation rate is related (p=0,03), physical condition and graduation rate found no correlation (p=0,555), institutional role and graduation rate is related (p = 0.005), UKNI’s try out and graduation rate is related (p=0,03). profession practice system and graduation rate found no correlation (p=0,437).Discussion  Based on this study’s result, from six factors there are four factors that related to the ners’s passing rate in implementation of UKNI. There are prepared test, academic achievement, institutional role and UKNI’s try out. The most related factor of these four is prepared test. Meanwhile, factors that have no correlation is physical condition and profession practice system. Conclusion: The most dominant factor related to the graduation of competency test is the readiness of the competency testKeywords: UKNI, graduation rate.accademic achievement
TINGKAT STRES DAN STRATEGI KOPING ANAK JALANAN DI SMP MASTER KOTA DEPOK Berliana Mustagfirin Arief
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32419/jppni.v2i2.46

Abstract

Arus urbanisasi dan kemiskinan membuat fenomena anak jalanan mengalami peningkatan. Banyaknya stresor membuat anak mengalami stres sehingga membutuhkan suatu strategi untuk mengatasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik, tingkatan stres, dan strategi koping anak jalanan di SMP Master Kota Depok. Ini merupakan penelitian deskriptif sederhana dengan teknik pengambilan sampel total sampling sebanyak 50 anak. Pengumpulan data di lakukan di SMP Master dengan menggunakan kuesioner. Analisa data penelitian menggunakan analisis univariat yang menggambarkan karakteristik, tingkatan stres, dan strategi koping anak. Hasil penelitian ini menggambarkan mayoritas anak jalanan di SMP Master Kota Depok (88%) mengalami stres sedang. Adapun jenis strategi koping yang sering digunakan adalah Emotional  Focused Coping (60%). Hasil penelitian ini memberikan rekomendasi untuk perawat agar dapat memfasilitasi kegiatan yang memberikan informasi mengenai cara menangani stres dengan strategi koping yang tepat.

Page 1 of 1 | Total Record : 10