cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
educatio@unma.ac.id
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
educatio@unma.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Majalengka Jl. KH. Abdul Halim No. 103 Majalengka 45418
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Educatio FKIP UNMA
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 24599522     EISSN : 25486756     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/educatio
Core Subject : Education,
Education curriculum, instruction, learning, policy, preparation of teachers, Learning Media, Development Subject of Education, and Management of Education
Articles 98 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 4 (2023): October-December" : 98 Documents clear
Hubungan Antara Pengetahuan Materi Pelajaran Amdal Dengan Sikap Peduli Lingkungan Siswa Aliza Natasya Putri; Mohammad Balya Ali Sya'ban
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.6108

Abstract

Kepedulian terhadap lingkungan merupakan sikap yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Menanamkan sikap peduli lingkungan memang tidak didapatkan secara instan namun dapat dipantau langsung oleh guru, karena dapat dikaitkan dengan mata pelajaran sekolah. Salah satunya pada materi pelajaran Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan materi pelajaran AMDAL dengan sikap peduli lingkungan siswa kelas XI IPS SMA Negeri 2 Cileungsi. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu semua siswa kelas XI IPS di SMA Negeri 2 Cileungsi dengan sampel berjumlah 124 sampel. Alat pengumpulan data penelitian berupa tes dan angket. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan siswa terhadap AMDAL memperoleh rata-rata skor sebesar 29,9. Ada pun rata-rata skor sikap peduli lingkungan memperoleh skor 151.7. Hasil uji korelasi mengindikasikan besarnya hubungan yang signifikan antara variabel pengetahuan pelajaran AMDAL dengan sikap peduli lingkungan siswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah peningkatan pengetahuan siswa tentang materi AMDAL dapat meningkatkan sikap kepedulian siswa terhadap lingkungan.
Korelasi Antara Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis dengan Kecemasan Matematis Hesti Salsaprilia Ismail; Rafiq Zulkarnaen
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.6122

Abstract

Pemahaman konsep merupakan hal penting yang harus dikuasi oleh siswa, namun dalam pembelajaran matematika tingkat pemahaman konsep matematis siswa masih tergolong rendah. Salah satu faktor penyebab rendahnya kemampuan pemahaman  konsep  matematis  adalah  kecemasan matematis.  Berdasarkan hal itu, penelitian ini bertujuan untuk menjustifikasi apakah terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan  pemahaman konsep dengan kecemasan matematis pada siswa kelas VII. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel penelitianya sebanyak 30 siswa dari salah satu SMP di Kabupaten Karawang dan didapat menggunakan teknik random sampling. Penelitian ini menggunakan instrumen tes dan non-tes yaitu berupa tes uraian  pemahaman  konsep  matematis  dan angket kecemasan matematis. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara kemampuan pemahaman konsep matematis dengan kecemasan matematis. Arah korelasi tersebut bernilai negatif dengan korelasi yang tinggi sebesar -0.79. Artinya, semakin rendah kemampuan pemahaman konsep matematis yang dimiliki oleh siswa maka semakin tinggi  kecemasan matematis yang dialami oleh siswa tersebut. Sebaliknya, semakin  tinggi kemampuan pemahaman konsep matematis yang dimiliki oleh siswa, maka semakin rendah kecemasan matematis yang dialami siswa tersebut.
Model Student Team Achievement Division Berbantuan Mind Mapping Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Hana Kurnia Putri; Ika Ari Pratiwi; Siti Masfuah
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.6153

Abstract

PPKn dan IPS merupakan muatan materi pelajaran yang diberikan kepada siswa di sekolah dasar. Tujuan dari muatan pembelajaran tersebut salah satunya adalah untuk melatih siswa berpikir kritis. Namun kenyataanya, hasil studi menunjukkan kemampuan berpikir kritis siswa SD masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa sebelum dan sesudah menggunakan model Student Team Achievement Division (STAD) berbantuan Mind Mapping dan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa setelah diterapkan model STAD berbantuan Mind Mapping. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan The One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SD 2 Wergu Wetan dengan sampel kelas V yang berjumlah 40 siswa. Hasil penelitian menunjukkan secara deskriptif, kemampuan berpikir krits siswa sesudah menggunakan model STAD berbantuan Mind Mapping lebih baik dibandingkan sebelumnya. Hasil uji hipotesis dengan uji beda rata-rata juga menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa sesudah perlakukan lebih baik dibandingkan sebelumnya. Di samping itu, nilai N-Gain menunjukkan peningkatan sebesar 0,53 dengan kriteria peningkatan sedang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model STAD berbantuan Mind Mapping dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Inovasi Pembelajaran Media Video Edukasi Sebagai Upaya Meningkatkan Efikasi Diri Pada Mata Pelajaran PAI Adi Rosadi; Bambang Qomaruzzaman; Qiqi Yuliati Zaqiah
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.6222

Abstract

Penerapan media video edukasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di era digital saat ini memiliki dampak yang signifikan pada efikasi diri siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Inovasi Pembelajaran Dengan Bantuan Media Video Edukasi Sebagai Upaya Meningkatkan Efikasi Diri Pada Mata Pelajaran PAI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang penggunaan media video edukasi dan efikasi diri siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dengan guru dan siswa, serta dokumentasi dari proses pembelajaran dengan media video. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan triangulasi untuk memastikan validitas dan keakuratan temuan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan media video edukasi melibatkan persiapan yang matang, pemilihan video yang sesuai, dan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran. Hasil observasi menunjukkan peningkatan minat dan efikasi diri siswa dalam menghadapi materi PAI. Wawancara dengan guru dan kepala sekolah mengungkapkan pentingnya kerjasama antar guru dalam penggunaan media video edukasi. Efek positif juga ditemukan melalui peningkatan efikasi diri siswa dalam mengatasi tugas-tugas pembelajaran. Analisis data menunjukkan bahwa media video edukasi memiliki magnitude sebesar 80%, strength sebesar 78%, dan generality sebesar 85%, menunjukkan pengaruh signifikan dan generalitas efikasi diri siswa. Penerapan media video edukasi bukan hanya meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi PAI, tetapi juga membangun keyakinan dan efikasi diri siswa dalam menghadapi tantangan pembelajaran.
Inovasi Pembelajaran Dengan Media Berbasis Prezi Untuk Meningkatkan Minat Siswa Pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Adah Aliyah; Bambang Qomaruzzaman; Qiqi Yuliati Zaqiah
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.6223

Abstract

Pendidikan di Indonesia menghadapi tantangan untuk membuat pembelajaran lebih menarik dan interaktif, terutama dalam mata pelajaran Studi Kebudayaan Islam (SKI). Artikel ini membahas inovasi pembelajaran menggunakan media berbasis Prezi di MA Al Mustofawiyah Karangtengah. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang pelaksanaan inovasi tersebut. Melalui wawancara dengan guru, kepala sekolah, dan siswa, hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan Prezi dalam pembelajaran SKI berhasil meningkatkan minat siswa. Langkah-langkah pelaksanaan melibatkan identifikasi kebutuhan dan tujuan pembelajaran, perencanaan presentasi Prezi, dan pengenalan media Prezi kepada siswa. Guru dan kepala sekolah memberikan dukungan penuh terhadap inovasi ini, meskipun terdapat kendala teknis seperti keterbatasan perangkat dan konektivitas internet. Namun, penggunaan Prezi memungkinkan partisipasi siswa yang aktif, meningkatkan fokus, dan pemahaman mereka terhadap materi SKI. Hasil observasi menunjukkan bahwa Prezi menciptakan pembelajaran yang menarik, dinamis, dan interaktif. Siswa merasa lebih tertarik dan antusias dalam pembelajaran SKI, terutama dengan penggunaan elemen multimedia seperti gambar, video, dan audio. Dukungan penuh dari kepala sekolah menjadi kunci keberhasilan inovasi ini. Meskipun terdapat kendala teknis, implementasi yang berkelanjutan dan pelatihan terus-menerus bagi guru diperlukan untuk memaksimalkan potensi Prezi dalam pembelajaran SKI. Kesimpulannya, penggunaan Prezi dalam pembelajaran SKI efektif meningkatkan minat siswa, memperkuat partisipasi, dan menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif.
Implementasi Inovasi Pembelajaran PAI Berbasis Multiple Intelligences di Sekolah Menengah Kejuruan Ani Ramayanti; Bambang Qomaruzzaman; Qiqi Yuliati Zaqiah
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.6234

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memegang peranan strategis dalam membentuk karakter siswa. Namun, pendekatan pembelajaran yang konvensional seringkali tidak cukup menarik bagi siswa, terutama di SMK Ksatria Nusantara Pangandaran. Penelitian ini memperkenalkan dan menggali inovasi pembelajaran PAI berbasis Multiple Intelligences (MI) sebagai solusi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara dan observasi. Dalam penelitian ini, guru-guru melakukan analisis mendalam mengenai kebutuhan dan potensi kecerdasan siswa, menciptakan rencana pembelajaran yang inklusif dan bervariasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi inovasi pembelajaran PAI berbasis MI di SMK Ksatria Nusantara Pangandaran memberikan dampak positif. Siswa terlibat secara aktif dalam pembelajaran, memperlihatkan peningkatan pemahaman agama dan minat belajar yang tinggi. Pendekatan ini memberikan ruang bagi setiap siswa untuk mengembangkan potensi kecerdasannya melalui kegiatan kelompok, proyek kolaboratif, dan penggunaan media visual. Hasil observasi menunjukkan bahwa inovasi ini telah menciptakan lingkungan pembelajaran yang inspiratif, memotivasi siswa untuk belajar, dan meningkatkan penghayatan terhadap ajaran agama Islam. Penelitian ini tidak hanya menciptakan solusi konkret bagi SMK Ksatria Nusantara Pangandaran, tetapi juga memberikan kontribusi teoritis dengan mengembangkan paradigma pembelajaran PAI. Dengan memahami dan mengaplikasikan kecerdasan majemuk, pendidikan agama Islam di SMK dapat menjadi lebih inklusif dan relevan, menciptakan generasi yang berakhlak mulia dan berdaya saing tinggi dalam menghadapi tuntutan zaman.
Model Pembelajaran Creative Problem Solving Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMA Pada Mata Pelajaran Geografi Aulia Putri Hidayah; Mushoddik Mushoddik
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.6254

Abstract

Geografi memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan kreatif siswa. Meskipun begitu, kemampuan berpikir kreatif siswa di Indonesia masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi rendahnya kemampuan berpikir kreatif siswa dengan menerapkan Model Creative Problem Solving dalam pembelajaran grografi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan kelompok kontrol dan eksperimen di sebuah SMA. Populasi untuk penelitian ini adalah siswa kelas X IPS untuk sampel penelitian memilih 2 kelas pada kelas X IPS 4 menjadi kelas eksperimen dan untuk kelas X IPS 2 menjadi kelas kontrol. Instrumen pada penelitian ini yaitu tes soal berpikir kreatif yang berbentuk uraian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Model Creative Problem Solving secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam mata pelajaran Geografi. Hasil ini didukung oleh peningkatan nilai pre-test ke post-test pada kelompok eksperimen. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa Model Creative Problem Solving efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam mata pelajaran Geografi. Model ini membantu siswa mengembangkan ide-ide kreatif, fokus pada permasalahan, dan mencari solusi yang inovatif. Oleh karena itu, model ini bisa menjadi alternatif solusi dalam meningkatkan pembelajaran Geografi di tingkat SMA.
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Munawatus Sholikha; Alwin Alwin
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.6260

Abstract

Fokus penelitian ini adalah hasil belajar kognitif kelas XI SMA Negeri 1 Susukan Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif jenis STAD. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif, kelompok eksperimen dalam desain kuasi-eksperimental. Kemampuan  kognitif siswa digunakan sebagai variabel dependen dalam penyelidikan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Sampel penelitian sebanyak 70 siswa IPS kelas 11 SMAN 1 Susukan. Siswa kelas 11 IPS 2 dijadikan sebagai kelompok eksperimen, sedangkan siswa 11 IPS 3 dijadikan sebagai kelompok kontrol. Peneliti menggunakan teknik sampel acak dari probabilitas sampling. Alat ukur penelitian berbentuk kuesioner pilihan ganda. Selain itu, uji N-Gain, uji t dengan sampel independen, uji homogenitas dan uji Kolmogorov-Smirnov dilakukan untuk memastikan signifikansi statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif STAD berpengaruh terhadap hasil belajar kognitif kelas 11 IPS SMAN 1 Susukan dengan kemampuan awal rata-rata 51,71 sedangkan kemampuan akhir rata-rata 80,86. Hal ini didukung oleh uji-t pada tingkat signifikansi 0,000<0,05 (2-tailed) membuktikan jika kemampuan kognitif siswa  kelas 11 IPS SMAN 1 Susukan terpengaruh oleh model pembelajaran kooperatif STAD.
Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Articulate Storyline 3 Untuk Siswa SD Kelas IV Dwi Rizky Utari; Zaka Hadikusuma Ramadan
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.6262

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah produk berupa media pembelajaran interaktif berbasis articulate storyline 3 yang valid untuk materi keragaman sosial dan budaya di Indonesia pada mata pembelajaran IPAS. Media pembelajaran interaktif ini ditujukan untuk menarik perhatian siswa dalam mengikuti pembelajaran, serta mempermudah guru dalam menyampaikan materi dan mempermudah siswa dalam memahami pelajaran. Metode penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan dengan model pengembangan 4D.  Penelitian ini menggunakan tiga tahap, yaitu 1) Tahap define, 2) Tahap design, 3) Tahap development. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan kusioner. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian diperoleh media pembelajaran interaktif berbasis articulate storyline 3 pada materi keragaman sosial dan budaya di Indonesia dinyatakan sangat layak digunakan tanpa revisi dengan hasil penilaian validasi ahli materi sebesar 93,3% dengan kategori sangat valid, dari ahli bahasa sebesar 94,6% dengan kategori sangat valid, dan dari ahli media sebesar 97,8% dengan kategori sangat valid. Nilai rata-rata dari validasi ahli materi, ahli bahasa, dan ahli media didapatkan sebesar 95,2% kategori sangat valid. Sehingga media pembelajaran interaktif berbasis articulate storyline 3 pada materi keragaman sosial dan budaya di Indonesia untuk kelas IV dapat dikategorikan sangat valid dan sudah layak digunakan tanpa revisi.
Profil Pemahaman Guru Tentang Media Pembelajaran di Sekolah Dasar Netri Netri; Zaka Hadikusuma Ramadan
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.6303

Abstract

Penelitian ini menyelidiki pentingnya pemahaman guru sekolah dasar terhadap media pembelajaran dalam konteks pendidikan modern. Pemahaman guru tentang media pembelajaran menjadi faktor kunci dalam meningkatkan efektivitas proses pembelajaran di tingkat dasar. Dalam era di mana teknologi dan media digital memegang peranan penting, guru yang mahir dalam penggunaan media pembelajaran dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan relevan bagi siswa. Penelitian yang digunakan adalah penelitian survey dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, dengan melibatkan 23 guru sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan, mayoritas guru memiliki pemahaman yang baik hingga sangat baik tentang media pembelajaran. Namun, terdapat variasi dalam pemahaman guru terkait aspek-aspek khusus media pembelajaran seperti jenis-jenis media dan penggunaannya.Pemahaman guru tentang media pembelajaran bukan hanya tentang mengenal berbagai alat atau teknik media, tetapi juga tentang bagaimana mengintegrasikan media tersebut secara efektif ke dalam pembelajaran, mengkustomisasi penggunaannya sesuai dengan kebutuhan siswa, dan memaksimalkan potensi media tersebut untuk meningkatkan efektivitas proses pembelajaran.  

Page 4 of 10 | Total Record : 98