cover
Contact Name
Usep Sholahudin
Contact Email
sholahudin.usep@gmail.com
Phone
+6285213278644
Journal Mail Official
sholahudin.usep@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Serang-Cilegon. Km. 5. Serang Banten
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 2620956X     EISSN : 26208067     DOI : http://dx.doi.org/10.30656/gauss.v2i2
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisikan kajian ilmiah dan hasil penelitian dibidang matematika dan pendidikan matematika
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2018)" : 7 Documents clear
Pengembangan Bahan Ajar Cetak Berbasis Pendekatan Problem Solving untuk Meningkatkan Literasi Matematis Hasanah, Huswatun
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.293 KB) | DOI: 10.30656/gauss.v1i2.1026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik bahan ajar cetak yang memadai bagi peningkatan kemampuan literasi matematis siswa menggunakan pendekatan problem solving. Penelitian pengembangan ini melalui proses yang cukup panjang, yaitu pembuatan desain awal bahan ajar, pengujian ahli, revisi sesuai saran dan kritik para ahli, pengujian skala terbatas, serta revisi sesuai hasil uji skala terbatas. Uji skala terbatas dilakukan pada siswa kelas VIII SMP. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan metode angket. Pengolahan data angket menggunakan skala likert. Kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini adalah hasil dari analisis pengujian para ahli bahwa bahan ajar berbasis pendekatan problem solving dapat meningkatkan kemampuan literasi matematis siswa dan menunjukan hasil yang baik dengan masing-masing perolehan skor untuk uji ahli matematika sebesar 81, 5%, uji ahli pendidikan 82, 67%, uji ahli desain 74, 29%, dan uji coba skala terbatas sebesar 83%.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis dan Self-Confidence Siswa SMP melalui Pendekatan Open-Ended ditinjau dari Tahap Perkembangan Kognitif Nurfitria, Anita; Nindiasari, Hepsi; ., Syamsuri
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.505 KB) | DOI: 10.30656/gauss.v1i2.997

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis dan self-confidence siswa ditinjau dari ranah kognitif (konkret, transisi, formal) . Penelitian ini merupakan quasi experiment dengan metode cluster random sampling. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan pada siswa kelas VIII SMPN 10 Kota Serang. Instrumen yang digunakan berupa tes kemampuan berpikir kreatif matematis dan angket self-confidence. Perhitungan statistik menggunakan Analisis Anova 2 jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif metamatis siswa yang diberikan pembelajaran menggunakan pendekatan open-ended lebih tinggi daripada pendekatan scientific, terdapat perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis ditinjau dari tahap perkembangan kognitif, tidak ada interaksi antara pendekatan dan tahapan perkembangan kognitif terhadap peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa, peningkatan self-confidence siswa yang diberikan pembelajaran menggunakan pendekatan open-ended lebih tinggi daripada self-confidence menggunakan pendekatan scientific, terdapat perbedaan peningkatan self-confidence ditinjau dari tahap perkembangan kognitif, tidak ada interaksi antara pendekatan dan tahapan perkembangan kognitif terhadap peningkatan self-confidence siswa.
Kemandirian Belajar Matematika Siswa dalam Pembelajaran Kooperatif dengan Aktivitas Quick on The Draw Nurhafsari, Asri
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.883 KB) | DOI: 10.30656/gauss.v1i2.1051

Abstract

Tujuan penelitian kuasi eksperimen ini adalah mengkaji kemandirian belajar matematika siswa yang belajar matematika melalui pembelajaran kooperatif dengan aktivitas quick on the draw dan siswa yang memperoleh pembelajaran biasa. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen perbandingan kelompok statik. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII salah satu SMP Negeri di Kabupaten Tangerang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket skala kemandirian belajar matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemandirian belajar matematika siswa yang menggunakan pembelajaran kooperatif dengan aktivitas quick on the draw lebih baik secara signifikan daripada siswa yang memperoleh pembelajaran biasa.
Penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematika Siswa Astuti, Ayu; Fitriyani, Harina
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.625 KB) | DOI: 10.30656/gauss.v1i2.691

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek siswa kelas X Lukis 1 SMK N 3 Kasihan Bantul tahun ajaran 2017/2018.  Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri atas dua pertemuan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pedoman observasi dan tes. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa kelas X Lukis 1 SMK N 3 Kasihan Bantul tahun ajaran 2017/2018 mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II setelah dilaksanakan pembelajaran berbasis masalah. Peningkatan kemampuan berpikir kritis ditunjukkan oleh peningkatan setiap aspek kemampuan berpikir kritis serta nilai rata-rata kelas. Aspek memberi penjelasan sederhana yang dimiliki oleh siswa adalah 73,33% (sedang)   menjadi 90,00% (sangat tinggi), aspek membangun kemampuan dasar yang dimiliki oleh siswa adalah 47,73% (sangat rendah) menjadi 63,33% (sedang), aspek memberi penjelasan lanjut yang dimiliki oleh siswa adalah 62,00% (rendah)   menjadi 72,00%  (sedang), aspek strategi dan taktik yang dimiliki oleh siswa adalah 67,33% (sedang)   menjadi 86,00% (tinggi) dan aspek menyimpulkan yang dimiliki oleh siswa adalah 62,00% (rendah) menjadi 68,00% (sedang) pada kondisi akhir. Sedangkan untuk nilai rata-rata kelas dari kondisi awal adalah 62,48% (rendah) menjadi 77,07% (sedang) pada kondisi akhir. Kata kunci: Peningkatan, Pembelajaran Berbasis Masalah, Berpikir Kritis
Penerapan Model Pembelajaran Probing-Prompting untuk Meningkatkan Kemampuan Koneksi Matematis Sartika, Nenden Suciyati; Yulita, Susti Rahmah
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.804 KB) | DOI: 10.30656/gauss.v1i2.1038

Abstract

Penelitian ini bertujuan utuk mengetahui dan mendapatkan data aktual tentang penerapan model pembelajaran probing-prompting untuk meningkatkan kemampuan koneksi matematika siswa. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 3 Pandeglang tahun ajaran 2018/2019. Metode yang digunakan adalah metode kuasi eksperimen. Sampel yang digunakan dalam penelitin ini adalah kelas XI MIA 2 sebagai kelas eksperimen dan XI MIA 3 sebagai kelas kontrol yang ditentukan melalui teknik Cluster Random Sampling. Kelas eksperimen pembelajarannya menggunakan model pembelajaran probing-prompting, dan kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konvensional. Pengambilan data menggunakan instrumen berupa tes koneksi matematika berbentuk essay. Nilai rata-rata hasil tes kemampuan koneksi matematika siswa dilihat dari perhitungan Gain adalah 0,46 untuk kelas eksperimen dan 0,37 untuk kelas kontrol, pada perhitungan Mann-Whitney didapat (zhitung = 1,34 < ztabel = 1,64). Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kemampuan koneksi matematika siswa menggunakan model pembelajaran probing-prompting lebih tinggi dari pada siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran probing-prompting dapat meningkatka kemampuan koneksi matematika siswa.
Kemampuan Literasi Statistis Mahasiswa melalui Pendekatan Rigorous Mathematical Thinking (RMT) Fardillah, Frena
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.776 KB) | DOI: 10.30656/gauss.v1i2.1011

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara komprehensif pencapaian dan peningkatan kemampuanliterasi statistis mahasiswamelalui pendekatan Rigorous Mathematical Thinking (RMT)dan mahasiswayang mendapat pembelajaran ekspositori. Menelaah perbedaan peningkatan kemampuan literasi statistis antara kelompok RMT dan Ekspositori. Desain penelitian ini adalah kuasi eksperimen, dengan desain penelitian Nonequivalent. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini merupakan tes kemampuan literasi statistis. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa semester empat, pada materi statistika II dengan jumlah mahasiswa sebanyak 48 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi statistis mahasiswa yang memperoleh pembelajaran dengan pendekatan RMT lebih baik dari mahasiswa yang memperoleh pembelajaran ekspositori. Peningkatan kemampuan literasinya mahasiswa yang memperoleh pendekatan RMT lebih baik, dari pada mahasiswa yang mendapatkan pembelajaran ekspositori bila dilihat secara keseluruhan dan berdasarkan katgori PAM (tinggi, sedang dan rendah). Peningkatan kemampuan literasi statistis mahasiswa berdasakan PAM (tinggi, sedang dan rendah) pada kelas ekperimen meningkat secara merata.
Peningkatan Kemampuan Penalaran Siswa melalui Pembelajaran Discovery Learning pada Materi Limas Halim, Fahmi Abdul; Rustiyanti, Dini Riza
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.765 KB) | DOI: 10.30656/gauss.v1i2.1044

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari hasil observasi awal di SMP Negeri 5 Lumajang kelas VIII D yang menunjukkan bahwa mayoritas siswa sulit menguasai matematika. Selain itu siswa juga lemah dalam hal kemampuan penalaran, hal ini berdasarkan hasil jawaban siswa terhadap pretest mengenai penalaran yang diberikan oleh peneliti. sebanyak 52% siswa saat pretest memberikan jawaban yang salah sehingga penalaran siswa perlu ditingkatkan. Solusi dari permasalahan di atas yaitu dengan menggunakan pembelajaran discovery learning. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran discovery learning yang dapat meningkatkan penalaran siswa kelas VIII D SMP Negeri 5 Lumajang. Tahap penelitian dimulai dengan perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Dari penelitian diperoleh bahwa langkah-langkah pembelajaran discovery learning yang dapat meningkatkan penalaran siswa sebagai berikut: (1) Stimulation, (2) Problem Statement, (3) Data Collection, (4) Data Processing, (5) Verification (Pembuktian), (6) Generalization (penenarikan kesimpulan). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran discovery learning dapat meningkatkan penalaran siswa.  

Page 1 of 1 | Total Record : 7