cover
Contact Name
Dinda Rakhma Fitriani
Contact Email
mediakom@gunadarma.ac.id
Phone
+622178881112 ext. 516
Journal Mail Official
mediakom@gunadarma.ac.id
Editorial Address
Jalan Margonda Raya 100, Depok, Jawa Barat
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Mediakom : Jurnal Ilmu Komunikasi
Published by Universitas Gunadarma
ISSN : 25979841     EISSN : 2686469X     DOI : http://dx.doi.org/10.35760/mkm
Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun, Juni dan Desember. Jurnal memuat artikel ilmiah hasil penelitian di bidang komunikasi secara luas, yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Jurnal ini diterbitkan oleh Bagian Publikasi Universitas Gunadarma
Articles 144 Documents
Peran Integrated Marketing Communication Terhadap Minat Kunjungan Wisatawan Beach Forest Kabupaten Situbondo Putri Nur Harizah; Juariyah
Mediakom : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/mkm.2026.v10i1.517

Abstract

This study aims to analyze the role of Integrated Marketing Communication (IMC) in building tourist interest in Beach Forest Situbondo and identify barriers to its implementation. The study used a qualitative descriptive approach and was conducted at Beach Forest Situbondo, Situbondo Regency, East Java. The results showed that IMC was implemented through advertising, sales promotions, public relations, digital marketing, direct marketing, and word-of-mouth. Digital marketing through TikTok was the most prominent element in building tourist interest in the destination through engaging visual content. Sales promotions, collaboration with communities and influencers, direct marketing through WhatsApp Business and word-of-mouth communication complemented each other in building tourist interest, destination image, and trust. However, the implementation of IMC still faces obstacles such as limited digital promotion costs and a mismatch between promotional messages and field conditions, particularly regarding cleanliness. Therefore, a more integrated, consistent, and sustainable marketing communication strategy is needed to strengthen the destination's image and sustainable marketing communication.
Pengaruh Komunikasi Inovasi dan Kualitas Pesan Instagram @genbestid terhadap Minat Orang Tua Balita dalam Mengadopsi Praktik Pencegahan Stunting Maharani Imran
Mediakom : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/mkm.2026.v10i1.529

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022, prevalensi stunting pada balita mencapai 21,6%, melebihi ambang batas yang direkomendasikan oleh World Health Organization (WHO), yaitu 20%. Kondisi ini menunjukkan pentingnya strategi komunikasi inovasi yang efektif untuk meningkatkan minat orang tua dalam mengadopsi praktik pencegahan stunting. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh komunikasi inovasi berdasarkan Teori Difusi Inovasi dan kualitas pesan Instagram @genbestid terhadap minat orang tua balita berusia 12–59 bulan dalam mengadopsi praktik pencegahan stunting. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 responden yang dipilih secara purposive. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi inovasi dan kualitas pesan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat adopsi praktik pencegahan stunting. Kedua variabel secara simultan menjelaskan 54,8% variasi minat adopsi (R² = 0,548). Keunggulan relatif merupakan dimensi komunikasi inovasi yang paling dominan, sedangkan kredibilitas sumber pesan menjadi dimensi kualitas pesan yang paling berpengaruh. Temuan ini menunjukkan bahwa komunikasi inovasi yang didukung pesan berkualitas dari sumber yang kredibel mampu meningkatkan minat orang tua dalam mengadopsi praktik pencegahan stunting melalui media sosial.
Strategi Komunikasi Internasional Berbasis Klusterisasi Perdagangan Dan Ketahanan Pangan Fahmi Tarumanegara; Dinda Rakhma Fitriani; Indra Ardiyanto
Mediakom : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/mkm.2026.v10i1.531

Abstract

Perdagangan pangan internasional tidak hanya merupakan aktivitas ekonomi, tetapi juga menjadi ruang komunikasi antarnegara melalui diplomasi, negosiasi, pertukaran informasi, dan pembangunan kepercayaan dalam menjaga stabilitas sistem pangan global. Perbedaan kapasitas perdagangan dan tingkat ketahanan pangan menunjukkan bahwa strategi komunikasi internasional perlu disesuaikan dengan karakteristik masing-masing negara. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh perdagangan komoditas pangan terhadap ketahanan pangan, mengelompokkan negara berdasarkan karakteristik perdagangan dan ketahanan pangannya, serta merumuskan strategi komunikasi internasional bagi setiap kluster. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data perdagangan pangan dari International Trade Centre (ITC) dan Global Food Security Index (GFSI) pada 105 negara. Analisis dilakukan menggunakan regresi linear berganda dan K-Means Cluster. Hasil penelitian menunjukkan bahwa negara-negara dunia terbagi ke dalam empat kluster dengan karakteristik perdagangan dan ketahanan pangan yang berbeda. Setiap kluster memerlukan strategi komunikasi internasional yang berbeda, meliputi kepemimpinan global, perluasan perdagangan, penguatan sinergi perdagangan, dan pembangunan kapasitas domestik. Temuan ini menghasilkan kerangka strategi komunikasi internasional berbasis kluster yang lebih adaptif untuk mendukung perdagangan pangan dan memperkuat ketahanan pangan global.
Mediatisasi Ekologi Urban: Analisis Terhadap Praktik Digital Mothering Pada Komunitas Kwt Sekar Arum Yogyakarta Hidayaturahmi; Hamidah Rosidanti Susilatun; Eddy Kurponco; Bintang Akira Cahyarini
Mediakom : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/mkm.2026.v10i1.534

Abstract

Fenomena digital mothering merepresentasikan sebuah pergeseran paradigma di mana pengelolaan lingkungan domestik berkaitan dengan teknologi media digital. Studi ini menganalisa bagaimana para ibu di perkotaan memanfaatkan media digital untuk membangun mekanisme tata kelola ekologis informal di lingkungan metropolitan. Dengan menggunakan teori Digital Divide dari Jan van Dijk, studi ini menganalisa empat tahapan sekuensial dari akses teknologi—motivasi, fisik, keterampilan digital, dan penggunaan—di antara anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Sekar Arum di Yogyakarta. Studi ini menggunakan sequential explanatory mixed-methods design, dimana data survei kuantitatif dari para ibu yang aktif di bidang lingkungan digabungkan dengan wawancara kualitatif mendalam bersama para pemimpin komunitas, Dinas Pemberdayaan Perempuan, serta Dinas Komunikasi dan Informasi. Hasil studi menunjukkan bahwa meskipun aksesibilitas, motivasi dan fisik sangat umum terjadi (melebihi 93%), namun kesenjangan literasi digital yang signifikan masih terjadi pada kelompok usia yang lebih tua. Namun, navigasi terpusat yang strategis oleh para pengurus komunitas berhasil mengatasi gap yang terjadi. Studi ini menegaskan bahwa gaya hidup hijau yang termediatisasi dan digital mothering bertindak sebagai infrastruktur komunikatif dari bawah ke atas (bottom-up) yang krusial dalam memberdayakan perempuan sebagai agen ekologis digital, mengubah rutinitas domestik menjadi ketahanan ekologis berbasis komunitas.