cover
Contact Name
Jurnal Sasindo Unpam
Contact Email
jurnal_sasindo@unpam.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal_sasindo@unpam.ac.id
Editorial Address
Fakultas Sastra Universitas Pamulang, Jalan Raya Puspiptek, Buaran, Kec. Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten 15310
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Sasindo Unpam
Published by Universitas Pamulang
Core Subject : Education,
Jurnal Sasindo Unpam merupakan media publikasi penelitian dan kajian pemikiran bidang Sastra, Linguistik, dan kegiatan lainnya yang relevan. Diterbitkan oleh Prodi Sastra Indonesia Universitas Pamulang
Articles 322 Documents
PROBLEMATIKA HARI PUISI DI INDONESIA Washadi, Washadi
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v9i1.72-80

Abstract

UNESCO telah menetapkan Hari Puisi Dunia pada tanggal 21 Maret, tidak sama dengan tanggal yang ditetapkan kebanyakan negara-negara Eropa, yaitu tanggal 15 Oktober, berdasarkan tanggal lahir Publius Vergilius Maro atau yang biasa dikenal dengan Virgil. Di Indonesia, Hari Puisi diperingati pada tanggal 26 Juli dan 28 April merujuk pada hari kelahiran dan kematian Chairil Anwar. Penulis tertaik dengan dua tanggal tersebut karena dalam perkembangannya menimbulkan problematika. Dalam kajian pustaka, Penulis mencari referensi dan sumber-sumber ilmiah berkaitan dengan Hari Puisi. Hasil penelitian ini diharapkan agar problematika Hari Puisi di Indonesia segera terselesaikan demi kepentingan bersama, baik penyair, pemerhati puisi, maupun penikmat puisi, dan seluruh bangsa Indonesia pada umumnya.Kata kunci: Hari, Puisi, Indonesia, Nasional
KEKERASAN REZIM ORDE LAMA TERHADAP SENIMAN DALAM ANTOLOGI PUIS TIRANI DAN BENTENG KARYA TAUFIQ ISMAIL Julianti, Ulfah; Jannah, Royihanul
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v9i1.1-10

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Objek yang diteliti dalam penelitian ini adalah antologi puisi Tirani dan Benteng karya Taufiq Ismail. Beberapa puisi digunakan dari Antologi puisi Tirani dan Benteng yang diperoleh dengan menggunakan teknik dasar berupa membaca antologi puisi dalam hal pengumpulan data, menentukan data tertulis, memindahkan data tersebut kedalam catatan, mengumpulkan sumber data pustaka dan membaca sumber data pustaka. Berdasarkan penelitian di atas maka penulis menyimpulkan kekerasan rezim orde lama dalam antologi puisi Tirani dan Benteng karya Taufiq Ismail terdapat: (1) Puisi berjudul Catatan Tahun 1965, (2) Pidato Ricarda Huch di Depan Kongres Pengarang Jerman, Seusai Perang Dunia, (3) Pagi Terakhir di Sebuah Losmen di Jalan Gerdjen, (4) Yell, (5) Horison, dan (6) Rendez-vous. Faktor Penyebab Lahirnya Antologi Puisi “Tirani dan benteng” Karya Taufiq Ismail diantaranya: (1) Sikap Kritis Taufiq Ismail atas Berkuasanya Rezim Orde Lama (Rezim Soekarno), (2) Taufiq Ismail merespon Sikap LEKRA yang bergabung dengan pemerintahan Orde Lama, (3) Menggambarkan keadaan masyarakat Indonesia pada masa Rezim Orde Lama, (4) Bentuk kegelisahan Taufiq Ismail ketika terjadi inflasi pada tahun 1965.
PELANGGARAN PRINSIP KESOPANAN BAHASA PADA GRUP WHATSAPP REMAJA PERUMAHAN PAMULANG DUA Amini, Milda; Pujiati, Tri
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v9i2.%p

Abstract

Pelanggaran prinsip kesopanan menjelaskan tentang terjadinya peristiwa ketidaksopanan di dalam petuturan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk pelanggaran prinsip kesopanan. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data diambil dari pelanggaran maksim kesopanan yang digunakan oleh anggota grup WhatsApp remaja perumahan Pamulang Dua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelanggaran maksim kesopanan yang paling banyak dilakukan adalah pelanggaran maksim kesimpatian sebanyak 5 data, pelanggaran maksim penerimaan sebanyak 3 data, maksim kemurahan sebanyak 3 data, pelanggaran maksim kecocokan sebanyak 1 data, dan pelanggaran maksim kerendahan hati sebanyak 2 data. Berdasarkan temuan penelitian dapat disimpulkan bahwa pelanggaran maksim kesopanan yang tidak terdapat pada penelitian ini adalah pelanggaran maksim kebijaksanaan. Pelanggaran yang paling banyak dilakukan oleh anggota grup WhatsApp remaja perumahan Pamulang Dua adalah pelanggaran maksim kesimpatian, hal ini karena para penutur banyak melakukan tuturan yang mengandung unsur ketidaksimpatian di dalam tuturannya.
ANALISIS TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM NOVEL PROELIUM KARYA FEBRIALDI. R Bastian, Muhamad; Wildan, Muhammad
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v9i2.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan jenis tindak tutur ilokusi serta fungsinya dalam novel Proelium karya Febrialdi. R. Penelitian ini menggunakan novel Proelium menjadi sumber data. Metode penelitian ini yakni deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan tahap baca serta catat dan dokumentasi. Adapun penggunaan teknik analisis dengan cara reduksi data, yaitu dengan memilah, dan memfokuskan pada hal-hal yang ingin diambil sebagai sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur asertif kategori menyatakan menjadi jenis tindak tutur ilokusi yang paling sering muncul dalam novel Proelium. Adapun fungsi bekerja sama kategori menyatakan menjadi fungsi tindak tutur ilokusi yang paling sering digunakan oleh para tokoh dalam novel Proelium.
KAJIAN FONETIK KATA SERAPAN ARAB DI KECAMATAN LEUPUNG DAN KUTA RAJA (SEBUAH KAJIAN SOSIOLINGUISTIK) Azmi, Nurul
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v9i2.%p

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mendiskripsikan variasi bahasa berdasarkan pengucapan kata serapan Arab secara fonologi oleh pemakai bahasa di kecamatan Leupung kabupaten Aceh Besar dan kecamatan Kuta Raja kota madya Banda Aceh dan untuk mengetahui faktor-faktor eksternal bahasa di dua daerah tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, dengan sumber data yang digunakan merupakan data dari penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh peneliti sendiri, kemudian menggunakan metode simak dalam proses penyediaan data. Hasil dari penelitian ini ditemukan adanya beberapa perubahan pengucapan kata di kecamatan Leupung dan Kuta Raja yaitu pelemahan bunyi yang terdiri dari 13 kata dan penambahan bunyi sebanyak 6 kata. Dan mendiskripsikan beberapa faktor eksternal mengenai penjenisan bahasa yaitu faktor sosiologis, polittis, dan kultural.
ANALISIS MANTRA DI KAMPUNG CILEUKSA KABUPATEN BOGOR (TINJAUAN SEMIOLOGI ROLLAND BARTHES) Suhelis, Siti; Emha, Ratna Juwitasari
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v9i2.%p

Abstract

Mantra merupakan budaya Indonesia yang disampaikan secara lisan dan turun-temurun yang dipercayai memiliki ilmu ghaib. Salah satu daerah yang masih membudayakan mantra sebagai puji-pujian adalah Kampung Cileuksa Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis Semiologi Rolland Barthes. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis bentuk denotasi, konotasi dan mitos. Konotasi di dalam bentuk mantra tersebut terdapat 27 bentuk konotasi, adapun bentuk mitosnya berupa  si maling, tutulak, pangnulakeun, salamet, sangkunti, nyembah, sumedi-kara, oray leeur, naga leumpang, si tanggkal gemuyu, dewata, kaleungleung, sima maung, sim aula, garuda natarang, batuk aing sora gugur, sora aing sora gelap, soreang seri gakilat, keur erun direeuk hideung, keur cicing di mega malang, nini kaserangan agung, siga bualan, ngempur cahaya, Nabi Muhammad mencar cahaya, burbeni sukma sari dan sarincing ibu batara.
DUGAAN FITNAH DALAM TAHAPAN KAMPANYE PILWALKOT BONTANG 2020: KAJIAN LINGUISTIK FORENSIK Rijal, Syamsul
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v9i2.%p

Abstract

Pilkada selalu menyisakan banyak cerita yang wajib diteliti secara ilmiah. Salah satunya adalah adanya beberapa dugaan pelanggaran berupa fitnah, pencemaran nama baik, atau hasutan. Dalam istilah pilkada, politisi menyebutnya sebagai kampanye hitam dan kampanye negatif. Di Kota Bontang Kalimantan Timur, Bawaslu menerima dua laporan dari masyarakat tentang dugaan pelanggaran kampanye. Kasus tersebut terdiri atas satu gambar bertuliskan amit-amit pilih Neni, cukup 1 periode dan satu video berdurasi satu menit. Linguistik forensik menjadi alat bantu penegak hukum untuk menentukan kasus tersebut. Keterangan linguis digunakan oleh penegak hukum dalam menarik keputusan akhir; bahwa apakah kasus tersebut termasuk pelanggaran atau hanya peristiwa kebahasaan biasa. Hasilnya, pelaporan pada kasus pertama  termasuk penghasutan dan ajakan kepada masyarakat untuk tidak memilih nama pasangan calon yang dituliskan namanya, tetapi tidak melanggar undangundang pilkada tentang kampanye. Sedangkan, kasus pada video yang diduga fitnah tidak termasuk pelanggaran karena ketidakjelasan konteks waktu dan tempat serta nama dalam video tersebu
MAJAS DAN CITRAAN CERPEN “LANGIT MENGANGA” KARYA DANARTO (KAJIAN STILISTIKA) Sugiyo, Sugiyo
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v9i2.%p

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menjabarkan berbagai majas serta citraan yang ada pada cerita pendek (cerpen) “Langit Menganga” karya Daranto. Cerpen tersebut adalah salah satu cerpen di dalam antologi cerpen berjudul Berhala karya Danarto yang terbit pada tahun 1991 terbitan dari Pustaka Firdaus. Pendekatan yang digunakan dalam kajian ini adalah pendekatan stilistika. Metode yang dipakai dalam kajian ini adalah metode deskriptif analisis dengan semiotik. Data penelitian ini adalah data deskriptif, yaitu data berupa kata, frasa, dan kalimat dalam cerpen berjudul “Langit Menganga” karya Danarto. Hasil penelitian ini membuktikan adanya wujud penggunaan majas dan citraan yang sangat bervariatif. Berdasarkan analisis data, diperoleh hasil sebagai berikut. Pertama, majas yang muncul dalam cerpen “Langit Mengaga” karya Daranto adalah majas repetisi, paralelisme, polisidenton dan asindenton, hiperbola, paradoks, ironi dan sarkasme, dan juga pertanyaan retoris. Kedua, citraan yang muncul pada cerpen “Langit Menganga” karya Danarto adalah citraan gerak, citraan penglihatan dan pendengaran, dan citraan perasaan
REALISASI KESANTUNAN KALIMAT IMPERATIF ORANG TUA TERHADAP ANAKNYA Sholekhah, Vrisca Putri Nur; Markhamah, Markhamah
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v9i2.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesantunan kalimat imperatif orang tua terhadap anaknya. Data penelitian berupa tuturan orang tua terhadap anaknya yang mengandung kalimat imperatif sedangkan sumbernya dari tuturan orang tua (ayah dan ibu) pada suatu keluraga di Solo. Teknik pengumpulan data dan sumber data menggunakan teknik rekam yakni peneliti merekam tuturan, teknik catat, teknik simak bebas lipat cakap, dan teknik pustaka. Teknik validasi data menggunakan triangulasi teori. Teknik analisis data menggunakan metode padan referensial, pragmatis, translasional dan metode agih digunakan adalah bagi unsur langsung. Hasil penelitian ini menujukan bahwa  kesantunan tuturan imperatif yang digunakan orang tua terhadap anaknya adalah tuturan yang tidak santun. Ada sembilan tipe tuturan yang ditemuakan yaitu: (a) tuturan imperatif dengan rumusan saran, (b) isyarat, (c) isyarat halus, (d) pernyataan, (e) permintaan berpagar,  (f) pernyataan permintaan,  (g) keinginan,  (h) keharusan, (i) imperatif. Jadi realisasi kesantunan tuturan imperatif orang tua terhaap anaknya menunjukkan kesesuaian  dengan budaya masyarakat Jawa yakni tuturan yang tidak terlalu santun.
ANALISIS TINDAK TUTUR ILOKUSI IKLAN KECAP ABC PADA MEDIA YOUTUBE Hajar, Annisa Mavi; Risnawati, Eris
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v9i2.%p

Abstract

Iklan sebuah produk dibuat dengan maksud menyampaikan pesan kepada penonton untuk tertarik pada produk tersebut. Penelitian ini mengaji tindak tutur ilokusi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis dan maksud yang terdapat dalam dialog iklan kecap ABC yang meliputi asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif. Metode penelitian yang dipakai peneliti yaitu deskriptif kualitatif dengan pendekatan teori Searle. Hasil penelitian ini terdapat 15 jenis data yang terdapat dalam tindak tutur ilokusi terbagi menjadi beberapa bagian diantaranya yaitu pertama asertif ditemukan (5 data), kedua direktif ditemukan (4 data), ketiga komisif ditemukan (1 data), keempat ekspresif terdapat (3 data) dan kelima deklaratif terdapat (2 data). Selanjutnya terdapat 12 maksud tindak tutur ilokusi yakni, tindak asertif bermaksud memberitahukan terdapat (1 data), bermaksud menuntut terdapat (2 data), bermaksud mengakui terdapat (1 data) dan bermaksud menyatakan terdapat (1 data). Tindak direktif bermaksud meminta terdapat (3 data) dan bermaksud mengajak (1 data). Tindak komisif bermaksud menyatakan kesanggupan terdapat (1 data). Tindak ekspresif bermaksud memuji terdapat (1 data), bermaksud mengucapkan terima kasih terdapat (1 data) dan bermaksud mengucapkan selamat terdapat (1 data). Dan yang terakhir tindak deklaratif bermaksud memaafkan terdapat (1 data) dan bermaksud melarang terdapat (1 data).

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 12 No. 1 (2024): Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 11 No. 2 (2023): Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 11 No. 1 (2023): Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 10 No. 2 (2022): Jurnal Sasindo UNPAM Vol 10, No 2 (2022): Sasindo Unpam Vol 10, No 1 (2022): Sasindo Unpam Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 9 No. 2 (2021): Jurnal Sasindo UNPAM Vol 9, No 2 (2021): Sasindo Unpam Vol 9, No 1 (2021): Sasindo Unpam Vol. 9 No. 1 (2021): Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 8 No. 2 (2020): Jurnal Sasindo UNPAM Vol 8, No 2 (2020): Sasindo Unpam Vol. 8 No. 1 (2020): Jurnal Sasindo UNPAM Vol 8, No 1 (2020): SASINDO UNPAM Vol 7, No 2 (2019): SASINDO UNPAM Vol. 7 No. 2 (2019): Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 7 No. 1 (2019): Jurnal Sasindo UNPAM Vol 7, No 1 (2019): SASINDO UNPAM Vol 6, No 2 (2018): SASINDO UNPAM Vol. 6 No. 2 (2018): Jurnal Sasindo UNPAM Vol 6, No 1 (2018): SASINDO UNPAM Vol. 6 No. 1 (2018): Jurnal Sasindo UNPAM Vol 5, No 2 (2017): SASINDO UNPAM Vol 4, No 1 (2017): SASINDO UNPAM Vol. 5 No. 2 (2017): Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 4 No. 1 (2017): Jurnal Sasindo UNPAM Vol 4, No 1 (2016): SASINDO UNPAM Vol 3, No 3 (2015): SASINDO UNPAM Vol 3, No 2 (2016): SASINDO UNPAM Vol 2, No 2 (2015): SASINDO UNPAM Vol. 4 No. 1 (2016): Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 3 No. 2 (2016): Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 3 No. 3 (2015): Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 2 No. 2 (2015): Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 1 No. 1 (2014): Jurnal Sasindo UNPAM Vol 1, No 1 (2014): SASINDO UNPAM More Issue