cover
Contact Name
Kencana Verawati
Contact Email
kencanaverawati@unj.ac.id
Phone
+6285273777599
Journal Mail Official
jurnallogistik@unj.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Jakarta Gedung L5 Lantai 2 Kampus A UNJ Jl Rawamangun Muka Jakarta Timur 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Logistik
ISSN : 20855141     EISSN : 27459624     DOI : -
Land Transport Management Port Transport Management Railway Transport Management Multimodal Transport Management Logistics Management Supply Chain Management Safety and Environmental of Transport
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2010): Logistik" : 5 Documents clear
STUDI DAMPAK FISIK PENGOPERASIAN JALUR BUSWAY PADA PERUMAHAN METRO PONDOK INDAH KORIDOR VIII Henita Rahmayanti; Jenny Riani
LOGISTIK Vol 3 No 2 (2010): Logistik
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui dampak fisik penting setelah pengoperasian jalur busway di perumahan Metro Pondok Indah dengan mengevaluasi dampak penting yang telah dibuat Dinas PU DKI Jakarta pada tahun 2007 dan diteliti serta dibuktikan kesesuaiannya di tahun 2010 sesuai dengan dokumen AMDAL (ANDAL, RKL dan RPL). Tempat penelitian dilakukan di perumahan Metro Pondok Indah. Waktu penelitian dilaksanakan dari bulan Mei sampai dengan bulan Juni tahun 2010. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif yang bersifat survei terhadap pengguna transjakarta dan warga perumahan Metro Pondok Indah dengan menyebarkan sebanyak 50 kuesioner pada pengguna bus transjakarta di halte Pondok Indah 1, kemudian 50 kuesioner lagi pada pengguna bus tansjakarta di halte Pondok Indah 2, dan 20 kuesioner ke warga perumahan Metro Pondok Indah. Selain itu juga dilakukan penelitian langsung dengan menghitung volume kendaraan di perumahan Metro Pondok Indah pada jam puncak pagi (07.00 – 09.00 WIB), siang (11.00 – 13.00 WIB) dan sore (16.00 – 18.00 WIB). Hasil penelitian didapat bahwa masih ada ketidaksesuaian antara harapan pemprov DKI Jakarta yang ingin mengurangi kepadatan atau kemacetan lalu lintas dengan kenyataan di lapangan. Pemprov membangun busway agar para pengguna kendaraan pribadi beralih ke kendaraan umum yang fasilitasnya lebih baik dari angkutan umum lain di perumahan Metro Pondok Indah, namun hasilnya kurang memuaskan karena warga tetap memilih kendaraan pribadi sebagai alat transportasi dalam beraktivitas sehari - hari. Bagi para pengguna mereka tidak dapat menikmati fasilitas yang seharusnya jalur busway dibuat khusus untuk dilewati transjakarta tapidimasuki kendaraan lain, sehingga bus pengguna transjakarta tetap merasakan terhambat kelancaran perjalanan. Bus transjakarta berdampak positif bagi lingkungan terutama untuk kualitas udara bila dibandingkan kendaraan umum lain seperti bus kota, kopaja dan bajaj karena bahan bakar bus transjakarta adalah BBG (Bahan Bakar Gas) yang merupakan bahan bakar ramah lingkungan.
MANAJEMEN PELAKSANAAN PROGRAM KERJA PROGRAM STUDI D III TRANSPORTASI DENGAN METODE PENDEKATAN PROJECT MANAGEMENT Anisah
LOGISTIK Vol 3 No 2 (2010): Logistik
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mencoba mengadopsi dari bidang project management untuk mentransfer berbagai kebijakan program ke dalam bahasa management demi tercapainya bussiness plan perusahaan dan dalam hal ini yang berkaitan dengan program kerja di Program Studi D III Transportasi. Berdasarkan hasil penelitian ditenukan bahwa, penggunaan project management berdasarkan PMBOK mempermudah dalam menyusun agenda kegiatan maupun program kerja di Jurusan Teknik Sipil dan dalam hal ini diwakili oleh Program Studi D III Transportasi. Variabel constraint yang penting dalam project management adalah waktu dan biaya. Kedua variabel tersebut yang menjadi acuan kesuksesan dalam mengelola kegiatan dan berdasarkan hasil olahan, waktu pelaksanaan program lebih cepat dari perencanaan sebesar 253 (dua ratus lima puluh tiga) hari kerja, dimulai dari tanggal 1 Januari 2009 hingga tanggal 31 Desember 2009. Lebih cepat 13 (tiga belas) hari kerja dari perencanaan. Sedangkan biaya pelaksanaan kegiatan mencapai Rp. 645.604.293,- sedangkan dalam perencanaan mencapai Rp. 650.813.000,-. Terdapat efisiensi biaya sebesar Rp. 5.208.707,-. Bobot masing-masing anggota tim dalam pelaksanaan program adalah : a. Ketua program sebesar 214 hari kerja, b. Wakil program sebesar 199 hari kerja, c. Perencana sebesar 225 hari kerja, d. Administrasi sebesar 280 kerja, e. Keuangan sebesar 50 hari kerja, f. Dosen pendukung 1,2,3,4 sebesar 98,96,132 dan 131 hari kerja. Khusus untuk administrasi melebihi waktu perencanaan dan pelaksanaan kegiatan 268 dan 253 hari kerja, hal ini disebabkan administrasi butuh waktu lebih banyak/porsi kegiatan lebih banyak sehingga perlu extra working time/kerja lembur atau dengan menambah personil SDM nya.
RANCANGAN RIGID PAVEMENT UNTUK OVERLAY JALAN DENGAN METODE BETON MENERUS DENGAN TULANGAN winoto hadi
LOGISTIK Vol 3 No 2 (2010): Logistik
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah melakukan design jalan dengan menggunakan rigid pavement metode Beton Menerus Dengan Tulangan (BMDT) berdasarkan data-data uji daya dukung jalannya melalui CBR Test. Berdasarkan hasil tes pengujian yang telah dilakukan didapat bahwa : Nilai CBR untuk lapisan pondasi macadam terendah adalah 41 % dan tertinggi adalah 45,56%; Nilai CBR untuk lapisan pondasi steen slagh tertinggi 44 % dan terendah 41,67%; NIlai CBR untuk lapisan pasir terendah 17,33 % dan tertinggi 19,67 %; Nilai CBR berdasarkan tes DCP untuk lapisan dasar/tanah terendah 3 % dan tertinggi 8 %.; kesimpulan didapat bahwa daya dukung lapisan cukup memadai rata-rata > 2 % untuk CBR test sehingga membantu untuk melakukan overlay jalan dengan metode BMDT. Dalam penelitian ini, dapat dilakukan lapis overlay untuk jalan Swadaya PLN dengan ketentuan : Tebal pelat beton minimal 25 cm ; Ruji (dowel) digunakan dengan φ 36 mm, panjang 45 cm, jarak 30 cm ; Batang pengikat (Tie bars) digunakan baja ulir φ 16 mm, panjang 70 cm, jarak 75 cm; Untuk Tulangan menerus digunakan φ 12 mm dengan jarak 250 mm.
PENGARUH WAKTU KERJA EFEKTIF TERHADAP KINERJA PEMBONGKARAN MUATAN CURAH DARI KAPAL PADA TERMINAL KHUSUS PT. KRAKATAU BANDAR SAMUDERA DI PELABUHAN CIGADING, BANTEN Dadang Suyadi S; Jasief S. Putrahardja; Rizky Ichwan
LOGISTIK Vol 3 No 2 (2010): Logistik
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu kerja efektif (effective time) terhadap kinerja bongkar muatan curah dari kapal dilaksanakan di PT. Krakatau Bandar Samudera. Dalam penulisan ini diuraikan kegiatan di bagian Down Stream Departemen Jasa Pelabuhan. Metode yang digunakan adalah metode kepustakaan, dan untuk pengolahan data menggunakan metode observasi lapangan langsung dan dokumentasi data kegiatan perusahaan serta interview dengan nara sumber yang dapat memberikan informasi secara jelas. Kelancaran serta kecepatan kegiatan pembongkaran muatan curah dari kapal di pelabuhan merupakan pelayanan yang harus diberikan kepada pemakai jasa pelabuhan. Dalam kegiatan pembongkaran waktu yang ada harus bisa dioptmalkan karena akan mempengaruhi lamanya kapal tersebut sandar di dermaga. Dalam hal ini, banyak faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja bongkar di pelabuhan tersebut. Salah satunya adalah waktu kerja efektif (effective time), semakin efisien waktu kerja efektif (effective time) maka kinerja dari kegiatan pembongkaran tersebut semakin efektif. Sehingga waktu kerja efektif (effective time) memiliki pengaruh yang sangat signifikan dalam kegiatan pembongkaran ataupun pemuatan. Dari hasil observasi di lapangan dan hasil analisis data yang pengolahannya menggunakan persamaan regressi linear sederhana, penulis mendapati bahwa korelasi antara waktu kerja efektif (effective time) dan kinerja bongkar muatan curah dari kapal memang ada dan hubungannya kuat (r=0,7365). Adapun pengaruh waktu kerja efektif terhadap kinerja bongkar cukup signifikan (r2 = 0,5424 yaitu Koefisien Determinasi = 0,5424). Hal ini berarti sumbangan waktu kerja efektif (effective time) sebesar 54,24% terhadap variasi naik turunnya kinerja bongkar muatan curah dari kapal. Hal ini menunjukan bahwa waktu kerja efektif (effective time) berpengaruh cukup signifikan terhadap kinerja bongkar muatan curah dari kapal.
PERAN AWAK KAPAL PANDU DI PELABUHAN INDONESIA PT (PERSERO) II CABANG TANJUNG PRIOK adhi purnomo; Vivian Karim Ladesi; Setya Triatmaja
LOGISTIK Vol 3 No 2 (2010): Logistik
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Divisi Kepanduan adalah Divisi yang terdapat pada PT (Persero) Pelabuhan Indonesia II Cabang Pelabuhan Tanjung Priok, yang mempunyai tugas utama yaitu menyediakan jasa pemanduan kapal dan menyediakan sarana bantu pemanduan, pemanduan kapal tidak terlepas oleh peranan penting awak kapal pandu yang mempunyai tugas dan fungsi untuk memberi pengetahuan kepada nahkoda kapal dalam hal olah gerak kapal diwilayah perairan pelabuhan demi terciptanya keselamatan dan kelancaran. Laporan ini bertujuan untuk mengetahui peran dari awak kapal pandu dalam rangka mengoptimalkan tugas, fungsi serta kinerja dari para awak kapal pandu. Metode penulisan yang dugunakan penulis adalah metode observasi, wawancara dengan petugas yang berwenang dan dengan melakukan peninjauan kepustakaan. Dalam kegiatannya, Pengawakan menemukan hal – hal yang dapat menghambat kesiapan kinerja para awak kapal yaitu terjadinya kekurangan awak kapal pandu. Hal yang harus dilakukan dalam meningkatkan peran awak kapal pandu adalah dengan menambah awak kapal, meningkatkan kinerja serta melakukan pelatihan untuk keterampilan. Dari permasalahan tersebut diatas, maka penulis memberian saran agar menambah SDM sebanyak 3 (Tiga) orang untuk awak kapal pandu dan memberikan pendidikan keterampilan sesuai dengan KM 70 dalam hal persyaratan keahlian dan ketrampilan pengawakan

Page 1 of 1 | Total Record : 5