cover
Contact Name
Fikriman
Contact Email
jurnalagrosains@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalagrosains@gmail.com
Editorial Address
Kampus A, Fakultas Pertanian, Universitas Muara Bungo Jalan Pendidikan, Sungai Binjai, Kec. Batin III, Kabupaten Bungo, Jambi 37211
Location
Kab. bungo,
Jambi
INDONESIA
JAS (Jurnal Agri Sains)
ISSN : -     EISSN : 25810227     DOI : 10.36355/jas
Core Subject : Agriculture,
JAS (Jurnal Agri Sains) adalah open access jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo. JAS menerbitkan hasil penelitian original, skripsi, tesis dan review artikel dalam bidang sosial ekonomi pertanian dan agribisnis. JAS juga menerima karya ilmiah dari luar sepanjang memenuhi kriteria terbitan ini. Penulis diharapkan mengirimkan karya tulisnya yang belum pernah dipublikasikan. Ruang lingkup JAS mencangkup bidang agribisnis, tetapi tidak terbatas pada bidang berikut: pengembangan bisnis, pembangunan dan pengembangan masyarakat, koperasi agribisnis, serta komputerisasi dan multimedia dalam bidang pertanian
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2: Desember 2018" : 10 Documents clear
ANALISIS USAHA IKAN NILA (Oreochromis niloticus) DI DESA BERINGIN KECAMATAN KUANTAN TENGAH KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Rafika Rahmatillah; Chezy Wm Vermila; A Haitami
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 2, No 2: Desember 2018
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v2i2.211

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pendapatan, efisiensi dan nilai BEP produksi dan BEP penerimaan usaha ikan nila di Desa Beringin. Penentuan tempat penelitian dengan cara sengaja (Proposive) dengan jumlah sampel sebanyak 15 orang. Berdasarkan Penelitian di lapangan dengan jumlah bibit 8100 ekor dan produksi sebesar 1721 kg dengan harga Rp.21.800 /Kg per panen. Dengan upah tenaga kerja dalam keluarga Rp. 8.478.750 dan tenaga kerja luar keluarga sebesar Rp. 27,895.833 per panen. Pendapatan Kotor Rp.37,421.333, pendapatan bersih Rp. 11.525.333, nilai efisiensi 1.44 usaha ikan nila ini efisien atau menguntungkan. BEP produksi adalah 1.190,35dan BEP penerimaan 15,323 pada usaha ikan nila di Desa Beringin. Kata Kunci : Analisis Usaha, Efisiensi, Bep, Ikan Nila
RESPON PETANI TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA DI LAHAN IRIGASI TEKNIS (STUDI KASUS DESA CARAWALI KECAMATAN WATANG PULU KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG) Muhammad Ikhsan Tahir; Nurhapsa Nurhapsa; Syamsi Mu’min; Suherman Suherman
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 2, No 2: Desember 2018
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v2i2.216

Abstract

This study aims to determine the extent of farmers' response to work effectiveness in managing rice farming in technical irrigated land. This research was carried out in the village of Carawali, Watang Pulu Sub-District, Sidenreng Rappang District. The population in this study were paddy farmers in the village of Carawali, Watang Pulu Subdistrict, 311 people in Sidenreng Rappang District. Sampling is done by incidental sampling technique. The types and sources of data used are primary data and secondary data. Data are described with variables in the study consisting of adaptability, work performance, job satisfaction and farmer's work effectiveness with the average value of each respondent's answer. Farmer's response to work effectiveness has an average value of 3.68. The variable adaptability (X1) obtained an average value of respondents' responses of 3.47. For variebal work performance (X2) obtained an average value of 3.62, while the average response of farmers to the variable job satisfaction (X3) obtained a value of 3.51. The ability to self-adjust coefficient (X1) is -0.278, Work Performance (X2) is 1.148, and farmer's job satisfaction (X3) is 0.072. The ability to adapt, work performance, and job satisfaction in Carawali Village, Watang Pulu Subdistrict, Sidenreng Rappang District is in a good category. Adapting ability is negative and signifies a relationship that is opposed to the effectiveness of the farmer's work. Work performance and farmer's job satisfaction are positive and indicate a unidirectional relationship to the work effectiveness of farmers. The variables in the study gave a correlation of 78.3%, this means there are still 21.7% of other variables that affect the effectiveness of farmer performance. Further research is needed on other variables that affect the performance of rice farmers in technical irrigated land. Keywords: adaptability, job satisfaction, Work Effectiveness, work performance.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA TANI KARET DI KECAMATAN LOGAS TANAH DARAT KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Sri Pareme L.G; Nariman Hadi; Angga Pramana
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 2, No 2: Desember 2018
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v2i2.212

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) Mengetahui Faktor Internal dan Faktor Ekternal (2) Bagaimana Strategi Pengembangan Usaha Tani Karet Rakyat di Kecamatan Logas Tanah Darat. Penentuan tempat penelitian secara purposive. Responden berjumlah 30 petani karet. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Deskritif dan Kuantitatif yang salah satu mengguakan analisis SWOT. Hasil analisis SWOT faktor Internal: Ketersediaan lahan,Minat petani dalam mengelola tanaman karet,Pengalaman bertani petani,Pemeliharaan relatif mudah,Kelompok tani,Harga karet masih rendah,Rendahnya permodalan petani,Jenis bibit karet,Banyaknya tanaman tua yang belum di remajakan,Produktifitas masih rendah dan Faktor Eskternal: Permintaan getah karet,Peran pemerintah dalam membantu petani karet,Perluasan masih tersedia,Alih fungsi lahan,Penawaran harga terhadap mutu karet,Perubahan iklim,Penyakit tanaman karet,Harga karet tidak stabil. Hasil pengembangan SWOT yang paling penting adalah mempertahankan komoditas tanaman karet sebagai komoditi unggulan daerah dengan program pemerintah dengan melalui PKTR dan upaya pemerintah dalam penetapan harga dasar getah karet pemerintah dan mengembangan kelompok pemasaran di sentra produksi. Kata kunci : Karet,Faktor Internal,Faktor Eksternal,Analisis SWOT,Strategi.
DINAMIKA RESPON PENAWARAN HARGA KACANG TANAH ANTARA PASAR BUNGUR KABUPATEN BUNGO DAN PASAR SARINAH KABUPATEN TEBO Juni Sukarna Merta; Asminar Asminar; Asnawati Is
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 2, No 2: Desember 2018
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v2i2.273

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui dinamika Harga kacang tanah antara Pasar Bungur Kabupaten Bungo dan Pasar Sarinah Kabupaten Tebo, untuk mengetahui dinamika penawaran kacang tanah antara Pasar Bungur Kabupaten Bungo dan Pasar Sarinah Kabupaten Tebo, untuk mengetahui dinamika respon penawaran harga kacang tanah antara Pasar Bungur Kabupaten Bungo dan Pasar Sarinah Kabupaten Tebo, untuk mengetahui Integrasi yang terjadi diantara kedua pasar yakni Pasar Bungur Kabupaten Bungo dan Pasar Sarinah Kabupaten Tebo. Sedangkan objek dari penelitian ini adalah pedagang dan pembeli kacang tanah.Penelitian ini menggunakan metode Survei dan metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala liker digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang. Untuk mengukur hubungan dinamika respon penawaran dan harga menggunakan analisis regresi linier berganda yaitu mengetahui hubungan antara variabel dependen (Respon Penawaran) dan variabel independen (Dinamika harga,dinamika respon), untuk mengetahui integrasi digunakan rumus uji t Parsial dimana data yang diolah dinilai tingkat signifikannya.               Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika  harga di Pasar Bungur Muara Bungo dan Pasar Sarinah Kabupaten Tebo berpengaruh secara parsial dengan nilai t hitung sebesar 12,634, dinamika penawaran tidak berpengaruh signifikan terhadap respon penawaran dengan hasil analisis t hitung dengan nilai 1,551. dinamika harga dan dinamika penawaran memiliki nilai koefisien determinan R2 di Pasar Bungur Kabupaten Bungo dan Pasar Sarinah Kabupaten Tebo sebesar 96,8% dan sisanya 3,2% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini kemudian berdasarkan hasil analisis data menggunakan regresi linier berganda terdapat integrasi pasar sebesar 96,8% hal ini berarti integrasi antara dua pasar yang terjadi berpengaruh signifikan dan berjangka panjang karena kacang tanah yang dijual di kedua pasar tersebut berasal dari sumber yang sama. Kata Kunci : Dinamika Harga, Penawaran, Respon, Integrasi, Kacang Tanah
ANALISIS PENDAPATAN USAHA PETERNAKAN AYAM BROILER POLA KEMITRAAN DAN POLA MANDIRI DI KECAMATAN KUANTAN TENGAH Rian Dafitra; Dihan Kurnia; Meli Sasmi
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 2, No 2: Desember 2018
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v2i2.213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan usaha peternakan ayam Broiler pola mandiri dan pola kemitraan di Kecamatan Kuantan Tengah. Penelitian ini dilaksanakan di desa Jake Kecamatan Kuantan Tengah pada bulan Juni sampai bulan Oktober 2018. Metode penelitian yang digunakan metode survey, pemilihan lokasi serta teknik pengambilan sampel secara purposive sampling dan data yang dikumpulkan data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan adalah analisis matematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peternak dengan pola mandiri dengan skala 200 ekor dengan biaya keseluruhan atau total biaya yaitu Rp. 6.760.670/periode, dengan total penerimaan yaitu Rp. 6.896.500/periode, dengan total keuntungan yaitu Rp. 135.830/periode, dengan total efisiensi Rp. 1,02/periode artinya satu rupiah biaya yang dikeluarkan maka memperoleh penerimaan sebesar Rp. 1,02 atau keuntungan sebesar Rp. 0,02. Sedangkan peternak dengan pola kemitraan dengan perusahan dengan skala 8.000 ekor dengan biaya keseluruhan atau total biaya yaitu Rp. 214.697.395/periode, dengan total penerimaan yaitu Rp. 230.824.111/periode, dengan total keuntungan yaitu Rp. 16.126.716/periode, dengan total efisiensi Rp. 1,07/periode artinya satu rupiah biaya yang dikeluarkan maka memperoleh penerimaan sebesar Rp. 1,07 atau keuntungan sebesar Rp. 0,07.Kata Kunci : Pendapatan, Ayam Broiler, Pola Mandiri dan Pola    Kemitraan
Analisis Pemasaran Pada Agroindustri Keripik Sagu Tempe Di Dusun Kuning Gading Kecamatan Pelepat Ilir Kabupaten Bungo (Studi Kasus Keripik Sagu Tempe Bapak Agus Priyanto) Iwan Kurniadi; Isyaturriyadhah Isyaturriyadhah; Asnawati Is
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 2, No 2: Desember 2018
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v2i2.257

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola saluran pemasaran dari agroindustri keripik sagu tempe Bapak Agus Priyanto di Dusun Kuning Gading Kecamatan Pelepat Ilir Kabupaten Bungo dan untuk mengetahui efisiensi pemasaran dari agroindustri keripik sagu tempe Bapak Agus Priyanto di Dusun Kuning Gading Kecamatan Pelepat Ilir Kabupaten Bungo.Objek penelitian adalah agroindustri keripik sagu tempe Bapak Agus Priyanto di Dusun Kuning Gading Kecamatan Pelepat Ilir Kabupaten Bungo, metode penelitian yang digunakan untuk menggali data dan informasi di lapangan adalah pendekatan kuantitatif, metode penarikan sampel adalah dengan metode studi kasus (Case Study), Untuk mengetahui pola saluran pemasaran agroindustri keripik sagu tempe dilakukan dengan menelusuri pola saluran pemasaran yaitu dimulai dari produsen sampai ke konsumen akhir dan didasarkan pada alur pemasaran ditempat penelitian, efisiensi pemasaran dalam penelitian ini meliputi margin pemasaran dan farmer’s share pemasaran.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola  saluran pemasaran yang terjadi pada pemasaran Usaha agroindustri keripik sagu tempe Bapak Agus Priyanto di Dusun Kuning Gading Kecamatan Pelepat Ilir Kabupaten Bungo adalah dua saluran pemasaran yaitu saluran dua tingkat :  Produsen  Bumdus     Pengecer     Konsumen dan pola saluran setingkat yaitu : Produsen     Bumdus     Konsumen dan efisiensi pemasaran agroindustri keripik sagu tempe Bapak Agus Priyanto di Dusun Kuning Gading Kecamatan Pelepat Ilir Kabupaten Bungo sudah efisien dengan nilai efisiensi pemasaran 83,33 %. Kata Kunci : Pemasaran, Agroindustri dan Keripik Sagu Tempe.
ANALISIS USAHA DAN PROFITABILITAS PADA USAHA BUDIDAYA IKAN LELE STUDI KASUS KELOMPOK PEMBUDIDAYA IKAN (POKDAKAN) NGAOL JAYA DESA SUNGAI ULAK KECAMATAN NALO TANTAN KABUPATEN MERANGIN Episar Episar; Widuri Susilawati; Evo Afrianto
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 2, No 2: Desember 2018
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v2i2.214

Abstract

The purpose of this study was to find out the income from the fish farming business of the Ngaol Jaya Fish Cultivator Group (POKDAKAN), to determine the return cost ratio of the fish farming group Ngaol Jaya Fish Group (POKDAKAN) and to determine the value of profitability of the group fish farming business Fish Cultivator (POKDAKAN) Ngaol Jaya.The object of this research was carried out in the fish cultivation business of the Fish Cultivation Group (POKDAKAN) Ngaol Jaya in Sungai Ulak Village, Nalo Tantan District, Merangin Regency, the research method used in this research was quantitative descriptive research methods and methods of determining respondents using case study methods, analytical methods The data used are data obtained from the questionnaire then tabulated to find the total cost, acceptance, business feasibility and profitability of the Ngaol Jaya Fish Cultivator Group (POKDAKAN) business in Sungai Ulak Village, Nalo Tantan District, Merangin Regency.The results showed that the income level of fish farming business in the Fish Cultivator Group (POKDAKAN) Ngaol Jaya, Nalo Tantan District, Merangin Regency was Rp. 23,022,250.01, the business value of return cost ratio of Fish Cultivation Group (POKDAKAN) Ngaol Jaya in Sungai Ulak Village, Nalo Tantan District, Merangin Regency is 1.70 and is feasible to be continued and the profitability value of the Ngaol Jaya Fish Cultivation Group (POKDAKAN) business in Sungai Ulak Village is 70%Keywords : Effort, Profitability, Ngaol Jaya. 
PENGARUH PEMBERIAN INSENTIF TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. PERKEBUNAN NUSANTARA VI PABRIK PENGOLAHAN RIMBO DUA ( PERSERO ) KABUPATEN TEBO Nur Rachim; Isyaturriyadhah Isyaturriyadhah
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 2, No 2: Desember 2018
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v2i2.258

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui Kinerja Karyawan PT. Pekebunan Nusantara VI Kabupaten Tebo Pabrik Pengolahan Rimbo 2 di analisis dengan menggunakan Skala Likers (Teknik Skoring, Untuk mengetahui apakah pemberian insentif berpengaruh positif dan siknifikan terhadap kinerja karyawan PT. Perkebunan Nusantara VI Kabupaten Tebo Pabrik Pengolahan Rimbo 2. Tempat dan waktu, penelitian ini dilakukan di Pabrik Pengolahan Rimbo Dua Kabupaten Tebo dari Tanggal 13 Agustus Sampai 14 Oktober 2018.Metode penelitian ini adalah Metode yang di gunakan dalam pengambilan data di lakukan diamati langsung dari objek peneliti, metode yang di gunakan dalam pengambilan data adalah metode survy dengan teknik wawancara langsung kepada responden. Dalam penelitian ini Populasi berjumlah 65  orang dan semua di jadikan responden (Sensus). Untuk mengetahui kinerja karyawan data di analisis dengan menggunakan  teknik skoring sedangkan untuk mengetahui pengaruh Insentif terhadap kinerja di analisis dengan menggunakan Regresi Linier Sederhana. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa kinerja karyawan PT. Perkebunan Nusantara VI Kabupaten Tebo Tinggi dengan Skor 1708 Sedangkan insentif berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Perkebunan Nusantara VI Kabupaten Tebo dengan prolehan tinggi 4,637 > t tabel 1,999. Kata Kunci : Insentif, Kinerja, Karyawan.
KAJIAN TATANIAGA SAYURAN DI KECAMATAN JAMBI SELATAN KOTA JAMBI Afrianto, Evo
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 2, No 2: Desember 2018
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v2i2.215

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui saluran dan margin tataniaga sayur-sayuran di Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan komperehensif metode survey observasi, yaitu menelusuri potensi produksi sayur-sayuran di Kecamatan Jambi Selatan dan proses pemasarannya mulai dari tingkat petani sampai pedagang. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode komplikasi data serta analisis data survey. Data ditabulasi selanjutnya dilakukan analisis deskriptif kuantitatif, kemudian dihitung margin pemasarannya, dengan rumus : Mi     =Hei –Hpi............(1). Adapun hasil penelitian menunjukan Dalam distribusi komoditi sayuran di Kota Jambi terdapat 3 pola saluran tataniaga yang ada, yaitu pola saluran; 1) Petani−Pedagang Pengumpul−Pedagang Pengecer– Konsumen; 2) Petani−Pedagang Pengecer–Konsumen; 3) Petani −Konsumen.Persentase margin pemasaran sayuran di Kota Jambi untuk masing-masing komoditi melalui saluran 1adalah sebagai berikut; sawi sebesar43,3%, kacang panjang 37,14%, terung 43,61%, dan tomat sebesar 56,41%.  Saluran 2 untuk komoditi sawi sebesar 38,46% dan tomat sebesar 50%, sedangkan untuk saluran 3 karena petani langsung menjual kekonsumen sehingga margin pemasaran menjadi 0%. Kata Kunci : Margin Tataniaga, Petani Sayuran
Analisis Tingkat Ketahanan Pangan Terhadap Kerawanan Pangan Di Kabupaten MeranginTahun 2018 Risa Ayu Bariyanti; Widuri Susilawati; Asnawati Is
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 2, No 2: Desember 2018
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v2i2.261

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai rasio indikator tingkat ketahanan pangan di Kabupaten Merangin dan menganalisis tingkat ketahanan pangan di Kabupaten Merangin.Penelitian ini menggunakan metode survey instansional. Survey instansional berupa pengambilan data sekunder ke instansi-instansi terkait dengan data yang digunakan untuk mengetahui indeks tingkat ketahanan panganBerdasarkan perhitungan menurut (A Food Security and Vulnerability Atlas) of Indonesia, dari ke 9 Indikator yang telah diteliti terdapat 3 indikator dalam kondisi belum sesuai untuk tingkat ketahanan pangan yaitu, rasio normatif per kapita per hari (0,75) dalam kondisi surplus rendah, persentase rumah tangga dengan proporsi pengeluaran untuk pangan >65% dari total pengeluaran (18%) dalam kondisi buruk, dan juga persentase balita stunting (59%) dalam kondisi rawan. Untuk ke 6 indikator yang sudah sesuai untuk tingkat ketahanan pangan ada penduduk hidup dibawah garis kemiskinan (22,06%) dalam kondisi cukup tahan, persentase penduduk tanpa akses listrik (28%) dalam kondisi cukup tahan, rata-rata pendidikan perempuan usia >15 tahun (32%) dalam kondisi cukup tinggi, persentase rumah tangga tanpa ke air bersih (48%) dalam kondisi tahan, rasio per tenaga kesehatan terhadap kepadatan penduduk (32,6%) dalam kondisi tinggi, dan yang terakhir ada angka harapan hidup (99%) dalam kondisi sangat tinggi. Indeks tingkat ketahanan pangan Kabupeten Merangin pada Tahun 2018 ini termasuk Agak Rawan Pangan (0,52) dan berapa pada prioritas 3. Hal tersebut disebabkan oleh indikator rasio normatif per kapita per hari, indikator pengeluaran rumah tangga dan balita stunting. Jika pada setiap aspek pangan mengalami penurunan peningkatan, tentunya hal tersebut akan berpengaruh pada Indeks Tingkat ketahanan pangan di setiap tahunnya. Kata Kunci :  Rasio indikator, indeks tingkat ketahanan pangan dan Kerawanan pangan

Page 1 of 1 | Total Record : 10