cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jpps@unesa.ac.id
Editorial Address
Jl Lidah Wetan, Gedung CPD, Surabaya 60213, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains)
ISSN : 20891776     EISSN : 25491597     DOI : http://dx.doi.org/10.26740/jpps.v9n1
Core Subject : Science, Education,
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) is one of the research journals in the education field which includes science, physics, chemistry, and biology education. JPPS also contains articles that discuss the latest issues about education.
Articles 32 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2015)" : 32 Documents clear
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS INKUIRI TERBIMBING UNTUK MELATIH LITERASI SAINS SISWA Sumarti, Sri; Rahayu, Yuni Sri; Madlazim, Madlazim
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n1.p822-829

Abstract

This research aims to develop guided inquiry based teaching materials which is valid, practical, and effective to facilitate the students? scientific literacy. The development of teaching material used the 4D model  and was tested in grade 7th-D of SMP GEMA 45 in the second semester of  2014/2015 by using the Pre-Experimental One-Group Pretest-Posttest Design. The data collection used documentation observation, test, and quetionnaires. The data analysis techniques used quantitative descriptive analysis.The results of this research are:1) Teaching material developed is valid categorised  to be use consisted of Syllabus, Lesson Plan, Student Worksheet, Student Book and Test of student learning outcomes; 2) The practicality of teaching material in terms of a good category in feasibility of lesson plans, the students? activities in accordance with  inquiry model and students give a positive responses toward teaching material and implementation of teaching material developed; and 3) The teaching material effectiveness in terms of: (a) Improving students? learning achievement seen from the individual and classical completeness; (b) Improving students? scientific literacy by getting gain score between middle until high category. Based on data analyzed the teaching materials based on guided inquiry are valid, practical, and effective to facilitate the students? scientific literacy. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing yang layak (valid, praktis, dan efektif) untuk melatih literasi sains siswa. Pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan model 4D  dan diujicobakan di kelas VII-D SMP GEMA 45 semester genap tahun ajaran 2014/2015 dengan One-Group Pretest-Posttest Design. Pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi, observasi, tes, dan angket. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan,: 1) Perangkat pembelajaran yang dikembangkan berkategori valid; 2) Perangkat pembelajaran berketagori praktis ditinjau dari keterlaksanaan RPP, aktivitas siswa sesuai dengan tahap-tahap model inkuiri, dan siswa merespon positif perangkat yang dikembangkan dan implementasinya; serta 3) Perangkat pembelajaran telah efektif ditinjau dari: (a) Peningkatan pengetahuan siswa (b) Peningkatan literasi sains  siswa. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran berbasis  inkuiri terbimbing yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif untuk melatih literasi sains siswa sehingga layak untuk digunakan.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF Saputro, Rinda Purwo; Wasis, Wasis; Koestiari, Toeti
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n1.p693-702

Abstract

This research is aims to develop a valid and effective learning material, by using discovery learning model to increase learning outcomes and creative thinking skills on static fluid material in senior high school. Thiagarajan?s 4-D model is used to develop the learning materials and tryout with one group pretest-posttest design. The data were analyzed by quantitative and qualitative description. The results show that: a) Development of learning materials are valid; b) Feasibility of learning material can be applied well ; c) Student?s activities during Discovery Learning  model are good; d) The student?s responses toward learning material and implementation are positive; e) Results of learning outcomes in religious attitude are good, aspects of social attitude are good, aspects of knowledge increase with medium level, and aspect of science process skills have excellent predicate; f) Results of creative thinking skills students is increasing in medium level either on fluency thinking, flexibility thinking, or originality thinking. So, it can be concluded that the physics learning materials using Discovery Learning model are valid and effective to increase learning outcomes and creative thinking skills. Penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaran fisika model Discovery Learning  yang valid dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar dan keterampilan berpikir kreatif pada materi fluida statis di SMA. Rancangan pengembangan yang digunakan mengikuti model 4-D dari Thiagarajan dengan desain uji coba one group pretest-posttest design. Data penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil yang diperoleh menunjukkan: a) Perangkat pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan valid; b) Keterlaksanaan perangkat pembelajaran pada uji coba terlaksana dengan baik; c) Aktivitas siswa selama pembelajaran mengikuti langkah-langkah model Discovery Learning secara baik; d) Respon siswa terhadap perangkat dan model pembelajaran positif; e) Hasil belajar siswa pada aspek sikap religius baik, aspek sikap sosial baik, aspek pengetahuan meningkat dengan rata-rata peningkatan berkategori tinggi, serta aspek keterampilan proses sains memperoleh predikat sangat baik; f) Hasil keterampilan berpikir kreatif siswa mengalami peningkatan berkategori sedang pada aspek berpikir lancar, berpikir luwes, dan berpikir orisinal. Berdasarkan hasil di atas dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran fisika model Discovery Learning yang telah dikembangkan dinyatakan valid dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar dan keterampilan berpikir kreatif.
THE EFFECT OF GREEN CHEMISTRY LABORATORY LEARNING ON PRE-SERVICE CHEMISTRY TEACHERS’ ENVIRONMENTAL VALUE ORIENTATIONS AND CREATIVE THINKING SKILL Wahyuningsih, Arini Siti; Poedjiastoeti, Sri; Suyono, Suyono
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n1.p848-858

Abstract

Environmental problems occured in Indonesia, as one of developing countries, are challenging for young generation. Their positive behavior and creative thinking skill need to be developed in addressing these issues. Therefore, Chemistry Department of State University of Surabaya has introduced Green Chemistry approach in General Chemistry course as an effort to educate and prepare the future chemistry teachers become more awareness and concerned on the environmental condition. This study was preceeded by the development stage to produce proper teaching materials. Hereafter, this paper investigated pre-service chemistry teachers? environmental value orientations, creative thinking skill, and profile of creative attitude after the implementation of Green Chemistry laboratory learning. Research findings showed that most of their environmental value orientations shifted considerably becomes less egocentric, more homocentric and ecocentric. This positive change hopefully will affect their behavior toward the environment. Generally, their creative thinking skill also increased significantly with the most dominant creative attitude during learning process was curiosity. It can be concluded that the Green Chemistry course was a suitable context of environmental education to support the development of more positive environmental value orientations. Also, creative thinking skill of pre-service chemistry teachers increased in leading the conceptualization of sustainable environment. Permasalahan lingkungan yang terjadi di Indonesia sebagai salah satu negara berkembang menjadi tantangan generasi muda. Perilaku positif dan keterampilan berpikir kreatifnya perlu dikembangkan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Jurusan Kimia Universitas Negeri Surabaya mulai memperkenalkan pendekatan Green Chemistry di perkuliahan Kimia Dasar sebagai salah satu upaya untuk mendidik dan menyiapkan mahasiswa calon guru kimia agar mempunyai kesadaran dan kepedulian yang lebih baik terhadap kondisi lingkungan. Penelitian ini diawali dengan tahap pengembangan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran yang layak. Selanjutnya, penelitian ini menginvestigasi orientasi nilai lingkungan, keterampilan berpikir kreatif, dan profil sikap kreatif mahasiswa calon guru kimia setelah implementasi pembelajaran kimia berbasis laboratorium Green Chemistry. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orientasi nilai lingkungan mahasiswa mengalami pergeseran secara signifikan menjadi kurang egosentris dan lebih homosentris dan ekosentris. Perubahan positif ini diharapkan dapat mempengaruhi perilakunya terhadap lingkungan. Secara umum, keterampilan berpikir kreatif mahasiswa juga meningkat secara signifikan dengan sikap kreatif yang paling dominan teramati selama proses pembelajaran adalah ?curiosity?. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pendekatan Green Chemistry merupakan konteks pendidikan lingkungan yang tepat untuk mengembangkan orientasi nilai lingkungan yang lebih positif. Selain itu, keterampilan berpikir kreatif mahasiswa calon guru kimia juga meningkat dalam rangka konseptualisasi lingkungan yang berkelanjutan.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MELATIH KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA Sulardi, Sulardi; Nur, Mohamad; Widodo, Wahono
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n1.p802-810

Abstract

This developmental research aims to produce physics learning device using qualified Problem Based Learning model (PBL) (validity, practicality, and effectiveness) to practice students's critical thinking skills in the subject of rotational dynamics and the weight of the object point. This research was implemented into stages, namely device development using the 4-D model of Thiagarajan (1974) and learning device implementation for 4 meetings with 25 students of eleventh grade of the State senior high school 1 Muara Lawa, in the second semester the academic year 2014/2015 by using one group pretest-posttest design the results of the research was analyzed by using descriptive analysis techniques. The obtained data: validator assessment of the lesson plan (RPP), student?s worksheet (LKS), Student?s Books, and assessment sheets with valid category. Student?s worksheet assessment and student?s book also have a high degree of readability. Lesson plan feasibility with the score of 4.04 is well performed category. Student learning outcomes (knowledge, critical thinking skills, psychomotor skills and attitudes) is classically completed. All students got critical thinking improvement: 16% (not skillful-less skillfull), 48% (not skillful-skillful), 36% (not skillful-very skillful). Based on the observation 65% of the learning was student?s activity. The students responded the learning activities of PBL models positively.The research shows that the physics learning device using problem based learning model is valid, practical, and effective to train the students' critical thinking skills. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran fisika model Problem Based Learning (PBL) yang berkualitas (validitas, kepraktisan, dan keefektifan) untuk melatih keterampilan berpikir kritis siswa pada materi dinamika rotasi benda tegar dan titik berat benda. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu pengembangan perangkat mengikuti rancangan 4-D model dari Thiagarajan (1974) dan dilanjutkan dengan tahap implementasi perangkat pembelajaran sebanyak 4 pertemuan terhadap 25 siswa kelas XI-IPA di SMA Negeri 1 Muara Lawa semester genap tahun pelajaran 2014/2015 dengan menggunakan rancangan one group pretest-posttest design sedangkan hasil penelitian dianalisis dengan teknik analisis deskriptif. Data hasil penelitian diperoleh: penilaian validator terhadap RPP, LKS, Buku Siswa, dan lembar penilaian dengan kategori valid. LKS dan Buku siswa juga memiliki tingkat keterbacaan yang tinggi. Penilaian keterlaksanaan RPP dengan skor 4,04 berkategori terlaksana dengan baik. Hasil belajar siswa (pengetahuan, keterampilan berpikir kritis, keterampilan psikomotor dan sikap) secara klasikal tuntas. Semua siswa mengalami peningkatan keterampilan berpikir kritis: 16% (tidak terampil-kurang terampil), 48% (tidak terampil-terampil), 36% (tidak terampil-sangat terampil). Hasil pengamatan sebesar 65% dari pembelajaran adalah aktivitas siswa. Siswa memberikan respon yang positif terhadap kegiatan pembelajaran model PBL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran fisika dengan model PBL telah valid, praktis, dan efektif untuk melatih keterampilan berpikir kritis siswa.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA MODEL INKUIRI TERBIMBING SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI KALOR DI SMA Hakim, Moh. Luqman; Prabowo, Prabowo; Yuanita, Yuni
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n1.p764-768

Abstract

The purpose of this research is produce physics learning material through guided inquiry model that valid, practical, and effective to improve learning outcomes of senior high school students. The development of learning material used the Kemp model and was tested X of SMA Hangtuah 1 Surabaya second semester in academic year 2013/2014 with One-Group Pretest-Posttest Design. Data of the study collected through observation, test, and questioner. The results of this research are: 1) Learning material developed has a valid category. 2) Learning material in terms of a practical category in feasibility of lesson plans and the students? activities in accordance with steps of guided inquiry model. 3) The learning material effectiveness in terms of: (a) the increasing of students learning outcomes seen from exhaustiveness of indicator, individual, and classical; (b) the increasing of students? comprehensiveness seen from high level of gain; (c) The students? responds toward material and implementation of learning are very positive. Based on the findings of the study, It?s conclusion that the learning material through guided inquiry model are valid, practical, and effective to increasing students' learning outcomes. It showed through the students' comprehensiveness of the concept, psychomotor skills and character, which are students' discipline and responsible. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran fisika model inkuiri terbimbing yang valid, praktis, dan efektif sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMA. Pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan model Kemp dan diujicobakan di kelas X SMA Hangtuah 1 Surabaya semester genap tahun ajaran 2013/2014 dengan One-Group Pretest-Posttest Design. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, tes, dan angket. Temuan hasil penelitian, yaitu: 1) Perangkat pembelajaran yang dikembangkan berkategori valid; 2) Kepraktisan perangkat pembelajaran ditinjau dari keterlaksanaan RPP berkategori baik dan sesuai dengan tahap-tahap pada model inkuiri terbimbing; dan 3) Keefektifan perangkat pembelajaran ditinjau dari: (a) Peningkatan hasil belajar siswa terlihat dari ketuntasan indikator, individual, dan klasikal; (b) Peningkatan kemampuan pemahaman konsep siswa terlihat dari gain dengan kategori tinggi; dan (c) Respon siswa terhadap perangkat dan pelaksanaan pembelajaran sangat positif. Berdasarkan hasil temuan dalam penelitian ini, disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran IPA Fisika dengan model inkuiri terbimbing, praktis dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa yang ditunjukkan oleh pemahaman konsep siswa, keterampilan psikomotor siswa, dan karakter siswa yang meliputi disiplin dan tanggung jawab siswa.
MODEL INKUIRI TERBIMBING MENGGUNAKAN LKS BERORIENTASI KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BIOLOGI PADA MATERI EKOSISTEM Al? Ayub, M. Salahudin; Rahardjo, Rahardjo; Koestiari, Toeti
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n1.p703-719

Abstract

The aimed of this research to describe the student learning outcomes and critical thinking skills through guided inquiry model using student worksheet oriented of critical thinking skills. This Research was conducted on two stages, are development of teaching materials using Dick and Carey model, and the implementation stage into the classroom using one group pretest-posttest design with subjects were 30 students on X class of SMAN 1 Pasir Belengkong Kabupaten Paser Kalimantan Timur. The parameter is feasibility of lesson plan, student activity, learning outcomes, critical thinking skills and constraints for teaching and learning activities. Data collecting were using observation method, test, and questionnaire. After the data were analiyzed with this result: The feasibility of lesson plan could be categorized as good, student activity with instrument reliability classified as good, learning outcomes test to know mastery of student learning on Ecosystems with the average score as good and gain score high gain, critical thinking test with the average score as good and gain score high gain. Based on this research, it can be concluded that guided inquiry model using student worksheet of critical thinking skills can improve student learning outcomes and critical thinking skills. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar siswa dan keterampilan berpikir kritis siswa melalui model inkuiri terbimbing menggunakan LKS berorientasi keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu tahap pengembangan perangkat yang menggunakan model Dick & Carey, kemudian dilanjutkan dengan tahap implememtasi model di dalam kelas menggunakan rancangan One group Pretest-Posttest Design dengan subjek penelitian 30 siswa kelas X SMAN 1 Pasir Belengkong Kabupaten Paser Kalimantan Timur. Parameter yang diukur meliputi keterlaksanaan RPP, aktivitas siswa, hasil belajar siswa, keterampilan berpikir kritis siswa, respon siswa dan hambatan selama kegiatan belajar. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, tes, dan angket. Selanjutnya data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan Keterlaksanaan RPP dengan kategori baik, aktivitas siswa, dengan reliabilitas instrumen berkategori baik, ketuntasan belajar siswa pada materi ekosistem dengan nilai rata-rata baik dan gain score rata-rata  gain tinggi, ketuntasan keterampilan berpikir kritis dengan rata-rata nilai baik dan gain score rata-rata gain tinggi. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model inkuiri terbimbing menggunakan LKS berorientasi keterampilan berpikir kritis dapat meningkatkan hasil belajar dan keterampilan berpikir kritis siswa.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BIOLOGI BERBAHASA INGGRIS DENGAN PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES PADA MATERI KINGDOM JAMUR Andini, Medina; Nur, Mohamad; Rahayu, Yuni Sri
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n1.p859-866

Abstract

The purpose of this research is to develop biology - Fungi Kingdom learning material in English with process skill approach that applied in 10th grade students in Khadijah Senior High School. The development of this learning materials was conducted by using 4-D model that has 4 main stages. However, this research only carried out 3 out 4 stages which are define, design, and develop. Meanwhile the last stage, disseminate, was not carried out in this research. This research used one group pretest-posttest design with quantitative-descriptive analytical technique and using qualitative-descriptive analytical technique. The validation results of the learning materials: syllabus, lesson plan, worksheet, learning media, and assessments, are in very valid category. The average achievement of product learning objectives is 84%, the average achievement of process learning objectives in scientific drawing is 92%, the average achievement of integrated process skill learning objectives is 94%, the category achievement of presentation process learning objectives is 4,28 or the percentage is 85,6%, and the average achievement psychomotor objective is 100%. The class achievement for product assessment is 94,29%, class achievement for process assessment in scientific drawing is 100%, 88,57% for class achievement for integrated process skill, psychomotor assessment is 100%, and the average class achievement for presentation is 4,28 that shows good category. The students responds shows that 95% of the students like the component of the learning materials, 93,33% students state that the component of the learning materials are new, and 100% students like to learn using the learning materials. The student activities that dominate is the activity that focused on students, which are; the first meeting was observe the fungi structure, meanwhile in the second meeting the activity that dominate the learning process was discussion with the group, and in the third meeting the dominating activity was search in the internet. Based on the data obtained in this research, the learning materials that are developed are able to be used in learning activity. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran biologi berbahasa Inggris dengan pendekatan keterampilan proses sains pada materi Kingdom Jamur yang diujicobakan di kelas X SMA Khadijah Surabaya. Pengembangan perangkat pembelajaran dilakukan dengan menggunakan model 4-D yang terdiri atas 4 tahapan. Pada penelitian ini tahapan yang dilakukan hanya meliputi 3 tahapan awal yaitu define, design, dan develop,  sedangkan tahap disseminate tidak dilakukan. Desain uji coba ini menggunakan one group pretest-posttest design dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil validasi perangkat pembelajaran yang dikembangkan yaitu Silabus, RPP, Buku Siswa, LKS, Media Pembelajaran, dan Lembar Penilaian, berkategori sangat layak/valid. Rata-rata ketuntasan tujuan pembelajaran produk adalah 84%, tujuan pembelajaran proses menggambar ilmiah memiliki rata-rata ketuntasan 92%, dan ketuntasan tujuan pembelajaran proses terpadu adalah 94%, rata-rata ketuntasan tujuan pembelajaran proses presentasi adalah 4,28 atau sebesar 85,6% dengan kategori baik, dan ketuntasan tujuan pembelajaran psikomotor adalah 100%. Ketuntasan klasikal adalah 94,29% penilaian produk, 100% untuk penilaian proses menggambar ilmiah, 88,57% untuk penilaian proses terpadu, 100% untuk penilaian psikomotor, dan rata-rata nilai siswa untuk penilaian proses presentasi adalah 4,28 dengan kategori baik. Respon siswa menunjukkan bahwa 95% siswa menyukai komponen perangkat pembelajaran yang dikembangkan, 93,33 % menyatakan bahwa komponen perangkat pembelajaran yang dikembangkan adalah hal baru, dan 100% siswa menyatakan bahwa mereka menyukai pembelajaran dengan menggunakan perangkat pembelajaran yang dikembangkan. Aktivitas siswa yang paling dominan adalah aktivitas yang berpusat pada siswa, diantaranya adalah pada pertemuan pertama adalah mengamati struktur tubuh jamur, sedangkan pada pertemuan kedua aktivitas yang paling dominan adalah berdiskusi kelompok, dan pada pertemuan ke tiga, aktivitas yang paling dominan adalah melakukan searching internet. Berdasarkan data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan layak untuk digunakan dalam pembelajaran.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MODEL PEMAKNAAN PADA MATERI GELOMBANG DAN BUNYI UNTUK MELATIHKAN SENSITIVITAS MORAL SISWA SMP Sudiyono, Abdul Hamid; Widodo, Wahono; Susantini, Endang
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n1.p811-821

Abstract

This research was aimed to produce a valid, practical, and effective teaching material using ?internalization model? on subject matter ?wave and sound?, to increase moral sensitivity of student in Junior High School. The development of it used 4-D model which was reduced to 3-D, that is ?define, design, and develop?, and was try outed on grade VIII of SMP Negeri 1 Ketapang using One Group Pretest and Posttest Design. The data collection consisted of observation, test, documentation, and questionnaire. The data analysis technique used in the study was descriptive quantitative and qualitative analysis. From the study it was found that: 1) The developed teaching materials valid; 2) The practicality of the teaching material, viewed from the realization of the lesson plan, and the students? activity is suitable with the steps of the ?internalization model?; and 3) The teaching material is The effective viewed from (a) The mastery of students? study on aspects of moral sensitivity; (b) The increase of moral sensitivity shown by 80,98% students after the learning process, and (c) Students response towards the teaching material and implementation reaches 98,15%, categorized as very strong. The result of the study showed that the teaching material using internalization model on subject matter ?wave and sound? is valid, practical, and effective to increase moral sensitivity of student in Junior High School. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran model pemaknaan pada materi gelombang dan bunyi yang valid, praktis, dan efektif untuk melatihkan sensitivitas moral siswa SMP. Pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan model 4-D yang direduksi menjadi 3-D, yaitu define, design, dan develop dan diujicobakan di kelas VIII SMP Negeri 1 Ketapang dengan menggunakan One Group Pretest and Posttest Design. Pengumpulan data menggunakan metode pengamatan, pemberian tes, dokumentasi dan penyebaran angket. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Temuan hasil penelitian, yaitu: 1) Perangkat pembelajaran yang dikembangkan berkategori valid; 2) Kepraktisan perangkat pembelajaran ditinjau dari keterlaksanaan RPP dan aktivitas siswa sesuai dengan tahap-tahap pada model pemaknaan; dan 3) Perangkat pembelajaran efektif ditinjau dari: (a) Ketuntasan hasil belajar siswa pada aspek sensitivitas moral; (b) Peningkatan sensitivitas moral dengan kategori sensitif yang ditunjukkan 80,98% siswa setelah pembelajaran mencapai tingkatan sensitif, dan (c) Respon siswa terhadap perangkat dan pelaksanaan pembelajaran mencapai 98,15% dengan kriteria sangat kuat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran model pemaknaan pada materi gelombang dan bunyi valid, praktis, dan efektif untuk melatihkan sensitivitas moral siswa SMP.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA MODEL GUIDED DISCOVERY LEARNING MENGGUNAKAN ALAT SEDERHANA UNTUK MEREDUKSI MISKONSEPSI SISWA SMA PADA MATERI FLUIDA STATIS Tangke Allo, Alberto Yonathan; Jatmiko, Budi; Agustini, Rudiana
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n1.p769-778

Abstract

The purpose of this research is produce physics instructional materials based-on guided discovery model using simple equipment with criteria:  valid, practical, and effective to reduce Senior High School students? misconceptions in static fluid. The development of instructional materials used four-D model and tested to three class are class X-2, class X-3, and class X-4 and involved 90 students at SMAN 19 Surabaya, second semester in academic year 2013/2014 with one group pretest ? posttest design. The data collected include data instructional materials validation, data implementation of learning, data learning outcome, student?s activity data, student?s responses data, and data of documentations. The data analysis techniques used are: 1) quantitative descriptive analysis among others: completeness indicator, learning outcome, and reduction misconceptions. 2) analysis CRI among others: intensity misconceptions and reduction potential misconceptions. 3) analysis statistic parametric among others: normality test, homogeneity test, and paired t-test. The results of this research are: 1) the validity of instructional materials to develop is invalid category; 2) the instructional materials practicality in terms of: textbook students and exercise book students; the instructional materials in terms of a very good category; 3) the instructional material effectiveness in terms of: (a) mastery learning of classical 100%; (b) reduction misconception the same as lowering misconception, the average result of students misconceptions reduction were  class X-2 average 59,92%, class X-3 average 24,52%, class X-4 average 32,50%; and (c) the students? responses to instructional materials are very positive. It?s conclusion that the instructional materials through guided discovery learning model using simple equipment are valid, practical, and effective so worthy to reduce Senior High School Students misconceptions in static fluid materials. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran fisika model guided discovery learning dengan menggunakan alat sederhana yang memenuhi kriteria: valid, praktis, dan efektif sehingga layak untuk mereduksi miskonsepsi siswa SMA pada materi fluida statis. Pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan four-D model dan diujicobakan pada tiga kelas yaitu kelas X-2, kelas X-3, dan kelas X-4 dengan jumlah siswa seluruhnya sebanyak 90 siswa di SMA Negeri 19 Surabaya semester genap tahun ajaran 2013/2014 dalam bentuk one group pretest?posttest design. Data-data yang dikumpulkan berupa data validasi perangkat pembelajaran, data keterlaksanaan pembelajaran, data hasil belajar, data aktivitas siswa, data respons siswa, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan antara lain: 1) analisis deskriptif kualitatif meliputi: ketuntasan indikator, hasil belajar, penurunan miskonsepsi. 2) analisis CRI meliputi: intensitas miskonsepsi dan penurunan potensi miskonsepsi. 3) analisis statistik parametrik meliputi: uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) validitas perangkat pembelajaran yang dikembangkan berkategori valid; 2) kepraktisan perangkat pembelajaran ditinjau dari: keterbacaan BAS dan LKS berkategori tinggi, keterlaksanaan pembelajaran berkategori baik; 3) keefektifan perangkat pembelajaran ditinjau dari: (a) ketuntasan klasikal semua kelas mencapai 100%; (b) reduksi miskonsepsi merujuk pada penurunan miskonsepsi yang dialami oleh rata-rata siswa kelas X-2 mencapai 59,29%, kelas X-3 mencapai 24,52%, kelas X-4 mencapai 32,50%;  dan (c) respons siswa terhadap perangkat dan pelaksanaan pembelajaran sangat positif.  Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran fisika model guided discovery learning menggunakan alat sederhana yang dikembangkan telah memenuhi kriteria validitas, kepraktisan, dan keefektifan sehingga layak digunakan untuk mereduksi miskonsepsi siswa SMA pada materi fluida statis.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAI (TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION) DENGAN TEKNIK TUTOR SEBAYA DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI SMA Hidayat, Rahmat; Kirana, Tjandra; Widodo, Wahono
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 5, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n1.p742-752

Abstract

After doing research by using 5E Learning Cycle Model through Guided Discovery learning with the topic of Human Reproduction System, it aimed to increase the student learning outcomes.  The subjects were 35 students of SMA Negeri 4 Samarinda, which used One group pretest-posttest design. The data were analyzed by using quantitative-qualitative description, the results are : (1) The feasibility of lesson plan categorized as good; (2) Student activity with a good instrument reliability; (3) Student learning outcomes had increased with the average score was 85 (N-gain score was 0,76).  According to analyzed data, it can be concluded that 5E Learning Cycle Model through Guided Discovery can be used to increase student learning outcomes. Telah dilakukan penelitian dengan menggunakan model pembelajaran Learning Cycle 5E berbasis Guided Discovery pada pokok bahasan Sistem reproduksi  manusia, dengan tujuan meningkatkan hasil belajar siswa. Subyek penelitian 35 siswa SMA Negeri 4 Samarinda menggunakan rancangan One Group Pretest and Postest Design. Data adalah hasil kompetensi pengetahuan, keterampilan dan sikap. Data tersebut dianalisis dengan hasil sebagai berikut: (1) Keterlaksanaan RPP dengan kategori baik; (2) aktivitas siswa dengan realibilitas instrumen berkategori baik; (3) THB untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa terhadap materi sistem reproduksi manusia dengan rata-rata skor 85 yang secara keseluruhan mengalami peningkatan Gain 0.76. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa Model Learning Cycle 5E berbasis Guided Discovery dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa

Page 2 of 4 | Total Record : 32