cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jpps@unesa.ac.id
Editorial Address
Jl Lidah Wetan, Gedung CPD, Surabaya 60213, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains)
ISSN : 20891776     EISSN : 25491597     DOI : http://dx.doi.org/10.26740/jpps.v9n1
Core Subject : Science, Education,
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) is one of the research journals in the education field which includes science, physics, chemistry, and biology education. JPPS also contains articles that discuss the latest issues about education.
Articles 45 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2016)" : 45 Documents clear
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA MENGGUNAKAN MODEL LEARNING CYCLE 7E UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PENYELESAIAN MASALAH Erlina, Nia; Jatmiko, Budi; Raharjo, Raharjo
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n2.p1032-1038

Abstract

This study aims to develop physics learning material based on 7E learning cycle model veable to use improving problem solving skills. Implementation of the research has done in class X of SMAN 16 Surabaya academic year 2014/2015. Methods of data collection are validity, tests, observations, and questionnaires. The materials was developed using the modified 4D model of the design testing one group pretest-posttest design. Analysis of the significance of the increase in problem-solving skills using a paired t test while to see the consistency of learning outcomes using analysis of variance. Results from this research showed: 1) the validity of learning material give results of the validation consisted of RPP value of 3.47 is valid categorized, BAS value of 3.50 is valid categorized, LKS is 3.64 categorized very valid, problem solving skills test value of 3 is valid categorized, legibility BAS is 73.90% being categorized, legibility LKS is 77.46 % higher category, the level of difficulty BAS  is 26.52 % low categorized, the difficulty level of LKS is 26.32% low categorized; 2) the practicality of the learning material consist of a feasibility study learning of 93.25% is very well categorized and learning implementation constraints that arise when students understand the steps the experiment; 3) the effectiveness of learning, in terms of problem-solving skills increase significantly between before and after the learning with a high degree of improvement category; Average student activity categorized in three classes, as well as students respond positively to the learning activities, and positive student?s response of learning activity. The results showed that physics learning material based on 7E learning cycle model veable to use improving problem solving skills. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran fisika model learning cycle 7E yang layak digunakan untuk meningkatkan keterampilan penyelesaian masalah. Penelitian pada kelas X SMAN 16 Surabaya tahun ajaran 2014/2015. Metode pengumpulan data menggunakan validasi, tes, observasi, dan angket. Perangkat pembelajaran dikembangkan menggunakan model 4-D dengan rancangan ujicoba one group pretest-posttest design. Analisis signifikansi peningkatan keterampilan penyelesaian masalah menggunakan uji t berpasangan sedangkan untuk melihat konsistensi hasil pembelajaran menggunakan analisis varians. Hasil penelitian: 1) validitas perangkat pembelajaran dengan hasil nilai validasi terdiri dari RPP sebesar 3.47 berkategori valid, BAS sebesar 3.50 berkategori valid, LKS sebesar 3.64 berkategori sangat valid, tes keterampilan penyelesaian masalah sebesar 3 berkategori valid, keterbacaan BAS sebesar 73.90% berkategori sedang, keterbacaan LKS sebesar 77.46% berkategori tinggi, tingkat kesulitan BAS sebesar 26.52% berkategori rendah, tingkat kesulitan LKS sebesar 26.32% berkategori rendah; 2) kepraktisan perangkat pembelajaran ditinjau dari keterlaksanaan pembelajaran sebesar 93.25% berkategori sangat baik dan kendala pelaksanaan pembelajaran yang muncul saat siswa memahami langkah-langkah percobaan; 3) keefektifan perangkat pembelajaran, ditinjau dari peningkatan keterampilan penyelesaian masalah secara signifikan antara sebelum dan sesudah pembelajaran dengan derajat peningkatan berkategori tinggi; rata-rata aktivitas siswa di tiga kelas berkategori baik, serta respons siswa positif terhadap aktivitas pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran fisika model learning cycle 7E layak digunakan untuk meningkatkan keterampilan penyelesaian masalah.
VALIDASI PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN MEMECAHKAN MASALAH PADA POKOK BAHASAN CERMIN Indarmaji, Dir; Susantini, Endang; Prastowo, Tjipto
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n2.p920-923

Abstract

This research aimed to produce science learning material guided inquiry base a feasible to practice problem solving skills on topic mirror. The learning material was tested to VIII grade students of SMPN 1 Sedati Sidoarjo of the academic year 2014/2015. This research was one which used 4-D model development that was modified 3D (dissemination stage is not done). The test device used one group pretest-posttest design. Result of the research showed validity of learning material well categorized and could be used in learning with few revisions resulted realibility in RPP assessment, worksheet, student learning result and problem solving skills as much as 98%, 98,70%, (95,80% and 98,60%), and 98,82%. Based on result, research discussion, could be summarized that guided inquiry based science learning material to practice problem solving skills on topic mirror is feasible to be used in learning. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran IPA berbasis inkuiri terbimbing yang layak untuk melatihkan keterampilan memecahkan masalah pada pokok bahasan cermin. Perangkat pembelajaran tersebut diujikan pada siswa kelas VIII SMPN 1 Sedati Sidoarjo tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model 4-D yang dimodifikasi menjadi 3D (tahap desiminasi tidak dilakukan). Rancangan ujicoba perangkat menggunakan one group pretest-posttest design. Hasil penelitian menunjukkan validitas perangkat pembelajaran berkategori baik dan dapat digunakan dalam pembelajaran dengan sedikit revisi diperoleh reliabilitas penilaian RPP, LKS, hasil belajar siswa, dan keterampilan memecahkan masalah sebesar 98%, 98,70%, (95,80% dan 98,60%), dan 98,82. Berdasarkan hasil dan diskusi penelitian, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran IPA berbasis inkuiri terbimbing untuk melatihkan keterampilan memecahkan masalah pada pokok bahasan cermin layak digunakan dalam pembelajaran.
DINAMIKA PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMP PADA MATERI ENERGI NORMALIZED GAIN VERSUS NORMALIZED LOSS Mahdiannur, M. Arif; Nur, Mohamad; Supardi, Z.A. Imam
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n2.p991-1000

Abstract

This article discusses about the dynamic of Junior High School students? conceptual understanding on energy due to an intervention. The key indicators to see these dynamic of conceptual understanding, i.e. by comparing the normalized gain (N-gain) score with the normalized loss (L) score. This study employed a design experiment and conducted at SMPN 1 Tanah Grogot, Paser Regency, East Kalimantan in the First Semester Academic Year 2015/2016. Subject research were 30 students from the 7th grade. The data were obtained from results of students? conceptual understanding tests about energy (pretest and posttest). The results of this study showed that: (1) students who got low N-gain score tend to have a loss; and generally N-gain > L, that mean the intervention could promote students to understand substantive concepts on energy topics. Based on these results despite some limitation, could be concluded that students? conceptual understanding and students? conception change influenced by the intervention and reinforced the conceptual change theory especially on the knowledge-as-elements perspectives. Artikel ini membahas mengenai dinamika pemahaman konsep siswa SMP pada materi energi akibat adanya intervensi. Indikator kunci untuk melihat dinamika pemahaman konsep tersebut, yaitu dengan membandingkan score normalized gain (N-gain) dengan score normalized loss (L). Studi ini menggunakan design experiment dan dilakukan di SMPN 1 Tanah Grogot, Kab. Paser, Kalimantan Timur pada Semester Ganjil Tahun Pembelajaran 2015/2016. Subjek penelitian ini adalah 30 orang siswa kelas VII. Data diperoleh dari hasil tes pemahaman konsep siswa tentang energi (pretest dan posttest). Hasil studi menunjukkan bahwa: (1) siswa yang memperoleh skor N-gain rendah akan cenderung mengalami loss; dan (2) secara umum N-gain > L, yang berarti intervensi dapat mengenalkan siswa untuk memahami konsep-konsep substantif pada topik energi. Berdasarkan hasil-hasil tersebut meskipun terdapat beberapa limitasi, dapat disimpulkan bahwa pemahaman konsep dan perubahan konsepsi siswa dipengaruhi oleh intervensi serta menguatkan teori perubahan konsep khususnya pada perspektif pengetahuan seperti elemen.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN KIMIA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT BERBASIS REPRESENTASI MAJEMUK (MULTIPLE REPRESENTASI) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR Mahmudah, Mahmudah; Suyatno, Suyatno; Widodo, Wahono
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n2.p1077-1083

Abstract

The purpose of research is to know feasibility of chemistry teaching materials using  cooperative learning model NHT-based multiple representations to improve student learning outcomes based on the aspect of validity, practicability, and effectiveness. The teaching materials were developed using the 4-D model while the trial of teaching materials used one group pretest-posttest design. The Teaching materials developed in this research included the lesson plan, student?s book, student?s worksheet, and achievement test. It were tested to students at class X IPA 3 SMA Negeri 1 Ngadirojo Pacitan. The results showed that: (1) the validity of the developed learning tools valid category included the lesson plan, student?s book, student?s worksheet, and achievement test; (2) practicability based on readability of student book and student worksheet are good category,  feasibility of implementation of the lesson plan are good category, the activity of the students showed that student-centered learning, students responded positively to the learning process; (3) effectiveness based on the results of student learning both from the aspect of attitudes, knowledge, and skills achieve mastery. Based on the above results it can be concluded that the chemistry teaching materials using cooperative learning model NHT-based multiple representations to improve learning outcomes have been valid, practical, and effective, so that feasible to be used in learning process. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan perangkat pembelajaran kimia menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbasis representasi majemuk untuk meningkatkan hasil belajar siswa berdasarkan aspek validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Pengembangan perangkat pembelajaran mengikuti model 4-D dengan uji coba menggunakan rancangan one group pretest-posttest design. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan dalam penelitian ini meliputi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Buku Ajar Siswa (BAS), Lembar Kerja Siswa (LKS), tes hasil belajar. Perangkat pembelajaran tersebut diujicobakan pada siswa kelas X IPA 3 SMA Negeri 1 Ngadirojo Pacitan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) validitas perangkat pembelajaran yang dikembangkan berkategori valid meliputi RPP, BAS, LKS dan tes hasil belajar; (2) kepraktisan  ditinjau dari   keterbacaan BAS dan LKS digolongkan baik,  keterlaksanaan Rencana Pelaksaanaan Pembelajaran (RPP) berkategori baik, aktivitas siswa menunjukkan bahwa pembelajaran berpusat pada siswa, siswa memberikan respon positif terhadap proses pembelajaran; (3) keefektifan ditinjau dari hasil belajar siswa baik dari aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan mencapai ketuntasan. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran kimia menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbasis representasi majemuk untuk meningkatkan hasil belajar sudah valid, praktis, dan efektif, sehingga layak digunakan dalam pembelajaran.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA MATERI KALOR MENGGUNAKAN LEARNING CYCLE 7E UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Rahmayani, Alfiana; Jatmiko, Budi; Susantini, Endang
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n2.p957-961

Abstract

Science learning materials with learning cycle 7E were developed to improve student?s critical thinking ability as the life necessities in 21st century. The purposes of this research are developing suitable science learning materials and complying eligible criteria, those are valid, practice, and effective. The subjects of this research was science learning materials with learning cycle 7E were developed to improve student?s critical thinking ability which implemented in students of first grade on junior high school of SMP Bilingual Terpadu Krian in second semester of 2015-2016 academic seasons. Learning materials were developed by 4D model and tested by using one group pretest-posttest design. Data was collected by the assessments of expert based on the validity of materials by expert, implemented lesson plan by observer, written test to measure the student?s critical thinking ability, and questionnaire to measure the student?s response of interest. The collected data was analyzed by qualitative and quantitative methods. The results of this research are the learning materials using learning cycle 7E is eligible to improve the student?s critical thinking ability. The contemplations of it are validation of the instruments in a good category, book can be read easily, feasibility of instruction in a good category, student?s critical thinking increase, student?s activities in the learning processes in a good category, and student?s response is positive.The research?s result axplain that effectiveness of lesson plain use 7E phase is not down if work sheet and students book develop by 7E phase too. The suggestion that can be inform was using 7E phase to develop work sheet and student?s book so that student?e activity more aimed and it make efficient of learning?s time. Perangkat pembelajaran IPA menggunakan learning cycle 7E dikembangkan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sebagai salah satu upaya memenuhi kebutuhan kehidupan abad 21. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan perangkat yang layak dan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Subjek penelitian adalah perangkat pembelajaran IPA menggunakan ilearning cycle 7E yang diujicobakan pada siswa kelas VII SMP Bilingual Terpadu Krian pada semester ganjil tahun ajaran 2015-2016. Perangkat dikembangkan dengan model pengembangan 4D dan dilakukan ujicoba penerapan perangkat dengan one group pretest-posttest design. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah penilaian validitas oleh pakar, penilaian keterbacaan BAS oleh siswa, pengamatan keterlaksanaan RPPdan aktivitas siswa selama pembelajaran oleh pengamat, tes tulis untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa, dan angket respon yang diisi oleh siswa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Simpulan hasil penelitian adalah perangkat pembelajaran menggunakan learning cycle 7E dinyatakan layak untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis ditinjau dari perangkat yang valid, BAS mudah dipahami, RPP terlaksana baik, kendala pembelajaran ditemukan solusi, kemampuan berpikir kritis meningkat, aktivitas siswa baik, dan respon siswa baik positif. Implikasi penelitian adalah penerapan RPP dengan tahap 7E tidak menurunkan keefektifan ditengah dan akhir pembelajaran jika LKS dan BAS yang mendukung dikembangkan dengan tahap 7E juga. Saran yang diberikan adalah mengembangkan perangkat dengan tahap 7E tidak hanya berlaku untuk RPP, LKS dan BAS juga dikembangkan dengan tahap 7E agar kegiatan siswa lebih terarah sehingga lebih efisien dalam waktu.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN FISIKA MODEL INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN VIDEOSCRIBE PADA MATERI KALOR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMAN 1 KEDUNGWARU Rahmawati, Fitria; W.W, Soegimin; Kardi, Soeparman
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n2.p1039-1047

Abstract

The aim of this research is to develop physics learning material based on guided inquiry model completed video scribe at heat material to improve senior high school achievement. Development of Physics Learning Material is used Dick and Carey model, this research using one-group pretest-posttest design. Data were analyzed using descriptive analysis qualitatively and quantitatively. Validation results showed that learning material is feasible to be implemented, including: (a) lesson plan; (b) student worksheet; (c) student books; (d) evaluation instrument. The results of this research were analyzed and obtained: lesson plan was properly implemented, good student responses, all students interested in learning. Learning evaluation of knowledge, N-gain include knowledge aspect and critical thinking skills, showed high improvement. Concluded that, physics learning materials developed is feasible to implemented and it can improve the student achievement Penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaran fisika berbasis model inkuiri terbimbing berbantuan videoscribe yang layak untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMA pada materi kalor. Pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan model Dick and Carey, perangkat pembelajaran diujicobakan pada sekelompok subjek dengan rancangan one group pretest-posttest design. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil validasi perangkat pembelajaran menunjukkan perangkat pembelajaran layak untuk diimplementasikan, meliputi: (a) RPP; (b) LKS; (c) Buku Ajar; (d) Media videoscribe; dan (e) Tes Hasil Belajar. RPP terlaksana dengan baik, dan siswa memberikan respon positif terhadap pembelajaran. N-Gain pada aspek pengetahuan dan keterampilan berpikir kritis menunjukkan peningkatan dengan kategori tinggi. Kesimpulan dari penelitian ini yakni perangkat pembelajaran yang dikembangkan layak diimplementasikan dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
PENGEMBANGAN PROTOTIPE BUKU GURU DAN BUKU SISWA IPA DENGAN PENEMUAN TERBIMBING UNTUK MELATIHKAN KREATIVITAS ILMIAH SISWA SMP Mahtari, Saiyidah; Nur, Mohamad; Tukiran, Tukiran
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n2.p924-930

Abstract

The purpose of this research is to produce a prototype of teacher?s book and student?s book, that is  valid, practical, and effective to facilitate students scientific creativity. This research is conducted through three phases, namely define, design, and develop. Those prototypes are try out in  VII grade  SMPN 30 Surabaya academic year 2014/2015 with one-group pretest-posttest design. Data are colleted using observation method, tests, and questionnaires. Data are analyzed quantitatively and qualitatively. The results showed that 1) the prototype of teacher?s and student?s book are categorized valid; 2) Learning using the prototipe of teacher?s book looked at from the implementation of learning package categorized as practice and students activity in line with the steps of discovery learning; 3) The effectiveness of learning of the prototype of teacher?s book viewed from the increattement of student?s scientific creativity score according to paired sample pretest and posttest in significant < 0,05. Students response  to learning package and the implementation  is very positive. It can be concluded that the prototipe of teacher?s book and students book is valid, practice and effective to train students scientific creativity. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Prototipe Buku Guru dan buku siswa yang valid, praktis, dan efektif untuk melatihkan kreativitas ilmiah siswa. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan tiga tahap dari model 4-D (Four-D Model), yaitu tahap pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop) dan diujicobakan di kelas VII SMPN 30 Surabaya semester genap tahun ajaran 2014/2015 dengan One-Group Pretest-Posttest Design. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, tes, dan angket. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Prototipe Buku Guru dan buku siswa yang dikembangkan berkategori valid; 2) Pembelajaran menggunakan Prototipe Buku Guru ditinjau dari keterlaksanaan RPP berkategori praktis dan aktivitas siswa sesuai dengan tahap-tahap pada model penemuan terbimbing; dan 3) Keefektivan Prototipe Buku Guru pembelajaran ditinjau dari: Peningkatan kreativitas ilmiah siswa terlihat dari signifikansi menggunakan uji Paired Sample Test pretest dan posttest sig < 0.05 dan respon siswa terhadap perangkat dan pelaksanaan pembelajaran sangat positif. Prototipe Buku Guru dan buku siswa yang dikembangkan disimpulkan valid, praktis, dan efektif untuk melatihkan kreativitas ilmiah siswa.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA BERBASIS 5E LEARNING CYCLE UNTUK MELATIH KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMP Saputro, Elga Hary; Rahayu, Yuni Sri; Hidayat, Muhammad Thamrin
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n2.p1001-1008

Abstract

Science teaching and learning process in school only emphasize on the aspects accepting of knowledge, remembering, and logical thinking, while students creative thinking aspects get less attention. Teachers did not implement the teaching activity that emphasizes the creative thinking because of limited time to make teaching and learning amaterials wich can facilitate students creative thinking skill. This research aimed to produce science teaching and learning set that are feasible, practical, and effective to facilitate creative thinking skill of junior high school students. This research was conducted to implement the teaching and learning materials based on 5E Learning Cycle model. The subjects of this research was teaching and learning materials. This development research was develop using Dick-Carey?s model and try out research using one group pre-test post-test design. Try out was conducted in 7th grade students of  SMPN 6 Kediri. The data analysis technique used descriptive qualitative. The results  showed: (1) the teaching and learning set was developed feasible with good category; (2) learning implementation get good category; (3) the students more active in learning; (4) student creative thinking skill get high category gain score; (5) the students give positive response with very strong category toward teaching and learning process. Based on this results, it can be concluded that the science teaching and learning materials based on 5E Laerning Cycle model has been developed are feasible, practical, and effective to facilitate students creative thinking skill. Proses pembelajaran IPA di sekolah hanya menekankan pada aspek penerimaan pengetahuan, ingatan dan berpikir logis sedangkan aspek berpikir kreatif siswa kurang diperhatikan. Guru belum melaksanakan pembelajaran yang menekankan pada proses berpikir kreatif karena keterbatasan waktu dalam menyusun perangkat pembelajaran yang dapat melatihkan kemampuan berpikir kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran IPA yang valid, praktis, dan efektif untuk melatihkan kemampuan berpikir kreatif pada siswa SMP. Pembelajaran ini dilakukan dengan cara menerapkan perangkat pembelajaran berbasis 5E Learning Cycle. Sasaran penelitian adalah perangkat pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model Dick-Carey dan desain ujicoba penelitian menggunakan one group pre-test post-test. Uji Coba dilaksanakan pada siswa kelas VII SMP Negeri 6 Kediri. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa: (1) perangkat yang dikembangkan valid dengan kategori baik; (2) pembelajaran terlaksana dengan kategori baik; (3) siswa lebih aktif dalam pembelajaran; (4) kemampuan berpikir kreatif menunjukkan skor N-gain berkategori tinggi; (5) Siswa memberikan respon positif dengan kategori sangat kuat terhadap pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian di atas, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran IPA 5E Learning Cycle yang telah dikembangkan valid, praktis, dan efektif untuk melatih kemampuan berpikir kreatif siswa.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHARE DENGAN STRATEGI MIND MAP UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI ALAT-ALAT OPTIK Wahyudi, Wahyudi; Supardi, Z. A. Imam; Suyatno, Suyatno
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n2.p1084-1089

Abstract

This research aims to produce physics learning material based on cooperative learning model type of Think-Pair-Share with mind map strategy that valid, practical, and effective to improve students learning achievement on optical instrument material. The development of learning material used the 4-D model and was tested in class VIII of islamics junior high school Mambaul Ulum Bata-Bata in academic year 2015-2016 with One-Group Pretest-Posttest Design. The result of this research are: 1) Learning material developed has a valid category an average score 3,51; (2) Learning material in terms of a practical category in feasibility of lesson plans and the students? activities in accordance with steps of cooperative model; (3) The learning material effective to improve students learning achievement; it were supported by the results of positive response of student?s toward learning as much as 83%; mastery study results showed an increase in the attitude aspect with high category, n-gain of knowledge aspect 0,81 with high category, n-gain of skill aspect 0,66 with medium category, and n-gain of mind map skill 0,67 with medium category. Based on the data analysis it had been concluded that the learning material cooperative learning model type of Think-Pair-Share with mind map strategy were feasible to be used in learning process to improve students learning achievement on science. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran model kooperatif tipe TPS dengan strategi mind map yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi alat-alat optik. Pengembangan perangkat menggunakan model 4-D dan diujicobakan di kelas VIII MTs Mambaul Ulum Bata-Bata Pamekasan tahun ajaran 2015/2016 dengan one-group pretest-posttest design. Hasil penelitian menunjukkan: 1) perangkat yang dikembangkan berkategori valid dengan skor rata-rata 3,51; 2) Perangkat pembelajaran ditinjau dari keterlaksanaan RPP berkategori praktis dengan skor rata-rata 3,61 dan aktivitas siswa sesuai dengan tahapan-tahapan pada pembelajaran kooperatif tipe TPS; 3) Perangkat yang dikembangkan berkategori efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa, hal ini didukung oleh hasil respon siswa positif terhadap pembelajaran sebesar 83%; ketuntasan hasil belajar pada aspek sikap dengan kategori sangat baik, ketuntasan hasil belajar aspek pengetahuan menunjukkan peningkatan dengan N-gain 0,81, kategori tinggi, ketuntasan hasil belajar aspek keterampilan proses sains menunjukkan peningkatan dengan N-gain 0,66, kategori sedang; dan ketuntasan hasil belajar aspek keterampilan membuat mind map menunjukkan peningkatan dengan N-gain 0,67, kategori sedang. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran kooperatif tipe TPS dengan strategi mind map layak digunakan dalam pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Alat-alat Optik.
DEVELOPING TEACHING MATERIALS USING 5E MODEL OF INSTRUCTION TO INCREASE STUDENTS’ HIGHER ORDER THINKING SKILLS Mutrofin, Lilik; Nur, Mohamad; Yuanita, Leny
JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains) Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpps.v5n2.p962-967

Abstract

The aims of this study were to develop teaching materials using 5E model of instruction to increase students? higher order thinking skills and to describe their feasibility. The teaching materials (i.e. lesson plan, student worksheet, and higher order thinking skills test) were developed using 4-D model that was proposed by Thiagarajan, Semmel and Semmel. The subject of this study were the developed teaching materials that were tried out to undergraduate students of Biology Department, University of Muhamadiyah Surabaya (UMS) and undergraduate students of Chemistry Department, State University of Surabaya (UNESA). The developmental testing was designed using the one-group pretest and posttest design with three times replication. Additionally, each replication used about 15 undergraduate students. Data were collected using experts? appraisal, observation, test, and questionnaire and analyzed quantitatively and descriptive qualitatively. The findings of this study indicated that the developed teaching materials were feasible. They were valid according to experts? appraisal, and they were practice and effective to be implemented in the classroom. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar menggunakan model pembelajaran 5E untuk meningkatkan keterampilan berfikir tingkat tinggi siswa serta mendeskripsikan kelayakan bahan ajar tersebut. Bahan ajar dalam penelitian ini dikembangkan dengan menggunakan  model 4-D yang diusulkan oleh Thiagarajan, Semmel dan Semmel. Subyek dalam penelitian ini adalah bahan ajar yang telah dikembangkan dan diuji cobakan kepada mahasiswa tahun pertama angkatan 2014 di Jurusan Biologi, Universitas Muhamadiyah Surabaya (UMS) dan di Jurusan Kimia, Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Desain penelitian yang digunakan ketika uji coba bahan ajar adalah one-group pretest and posttest dengan replikasi sebanyak tiga kali. Selain itu, untuk setiap replikasi menggunakan sekitar 15 mahasiswa. Data dikumpulkan menggunakan penilaian ahli, observasi, tes, dan kuesioner serta dianalisis secara kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Penemuan penelitian ini menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memenuhi kriteria kelayakan, yaitu valid menurut pendapat para ahli, praktis dan efektif ketika diuji cobakan di dalam kelas.