cover
Contact Name
Wahyu Budi Sabtiawan
Contact Email
wahyusabtiawan@unesa.ac.id
Phone
+6281335090992
Journal Mail Official
jurnal.abdi@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Negeri Surabaya, Kampus Ketintang
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Abdi: Media Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 24605514     EISSN : 25026518     DOI : http://dx.doi.org/10.26740/ja.v6n2
Jurnal ABDI – The ABDI Journal only accepts manuscripts which are based on community services. The journal was published by Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Surabaya. It is published periodically, twice a year, in June and January.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2021)" : 16 Documents clear
Pendampingan Metode Menggambar, Mewarnai, dan Mengecat Pada Guru Dalam Meningkatkan Motorik Anak di PAUD Kemah Kasih Pademangan Barat, Jakarta Utara Pieter Anggiat Napitupulu; Bobby Kurnia Putrawan; Sutrisno Sutrisno
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v6n2.p140-146

Abstract

Profesional dan kualitas guru PAUD berpengaruh pada kualitas siswa, termasuk didalamnya adalah motorik siswa. Dengan demikian, diperlukan peningkatan profesionalisme dan kualitas guru PAUD dalam mengajar dan dalam hal ini adalah metode pembelajaran. Berkenaan dengan peningkatan motorik siswa, maka guru PAUD perlu dibekali dan ditingkatkan metode pembelajaran yang tepat dan kreatif. Beberapa metode pembelajaran yang berkaitan dalam peningkatan motorik siswa adalah menggambar, mewarnai, dan mengecat. Metode yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan pendampingan. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya motorik siswa di PAUD Kemah Kasih. Peningkatan motorik siswa berdampak pada meningkatknya fokus atau konsentrasi, kesabaran, keterampilan, emosi, ketaatan, ketepatan dalam mengisi obyek, disiplin, kreatifitas, pantang menyerah (menyelesaikan tugas sampai selesai) pada siswa PAUD Kemah Kasih. Professional and quality of early childhood teachers have an effect on the quality of students, including students' motor skills. Thus, it is necessary to increase the professionalism and quality of PAUD teachers in teaching and in this case is the learning method. With regard to improving student motor skills, PAUD teachers need to be equipped and enhanced with appropriate and creative learning methods. Several learning methods related to improving students' motor skills are drawing, coloring, and painting. The method used in this community service activity is assistance. The result of this activity was the improvement of the students' motor skills at the Kemah Kasih PAUD. The increase in student motoric has an impact on increasing focus or concentration, patience, skill, emotion, obedience, accuracy in filling objects, discipline, creativity, never giving up (completing assignments to completion) in Kemah Kasih PAUD students.
PEMBUATAN SPOT MURAL SEBAGAI ATRAKSI WISATA DI DESA TOYOMARTO KECAMATAN SINGOSARI KABUPATEN MALANG Nanang Bustanul Fauzi
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v6n2.p147-150

Abstract

Abstrak Pengabdian kepada masyarakat ini difokuskan untuk  membangun citra desa Toyomarto sebagai desa Air melalui media spot mural. Pengabdian ini didasari  dari keberadaan Desa Toyomarto yang selama ini telah memiliki situs bersejarah yang menjadi tujuan wisata, yaitu Situs Sumberawan. Melihat potensi sejarah dan budaya yang kental pada Desa Toyomarto serta belum terdapatnya spot foto yang instagrammable, kami berupaya memberikan kontribusi berupa pembuatan mural berbasis budaya dan sejarah bagi Desa Toyomarto. Mural tersebut diharapkan dapat menjadi spot foto yang menambah daya tarik wisatawan untuk mengunjungi Situs Sumberawan sekaligus memberikan pembelajaran sejarah dan budaya bagi masyarakat dan para pengunjung. Hasil pengabdian berupa pembuatan spot mural memberikan dampak positif bagi masyarakat desa Toyomarto. Dampak positif dari pembuatan spot mural ini adalah dapat meningkatkan  kesejahteraan ekonomi masyarakat secara tidak langsung tanpa meninggalkan esensi pembelajaran sejarah dan budaya.Kata Kunci: mural, atraksi wisata, toyomarto Abstract  This community service is focused on building the image of Toyomarto village as an Air village through spot mural media. This service is based on the existence of Toyomarto Village which has had historical sites which have become tourist destinations, namely the Sumberawan Site. Seeing the historical and cultural potential that is thick in Toyomarto Village and the absence of instagrammable photo spots, we try to make a contribution in the form of making a culture and history-based mural for Toyomarto Village. The mural is expected to be a photo spot that adds to the attractiveness of tourists to visit the Sumberawan Site as well as provide historical and cultural lessons for the community and visitors. The result of dedication in the form of making a spot mural has a positive impact on the people of Toyomarto village. The positive impact of making this spot mural is that it can improve the economic welfare of the community indirectly without leaving the essence of historical and cultural learning.Keywords: murals, tourist attractions, toyomarto
PELATIHAN PEMBUATAN SABUN ANTISEPTIK BERBAHAN DASAR EMPON-EMPON DI KABUPATEN NGANJUK Raya Sulistyowati; Mirwa Adiprahara Anggarani; Erlix Rakhmad Purnama; Dimas Avian Maulana; Tri Sudarwanto; Ricky Eka Putra
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v6n2.p167-172

Abstract

Coronavirus 2019 (Covid-19) telah menjadi ancaman serius bagi semua masyarakat di setiap wilayah Indonesia bahkan di seluruh dunia. Setelah World Health Organization memutuskan bahwa Covid-19 menjadi pandemi global, berbagai peneliti berlomba-lomba menggali manfaat dari empon-empon untuk melawan Covid-19. Kandungan temulawak diyakini dapat mengatasi infeksi yang disebabkan Covid-19. Kabupaten Nganjuk merupakan salah satu daerah penghasil empon-empon. Namun, masyarakat Nganjuk masih memiliki pengetahuan yang kurang dalam mengolah empon-empon tersebut. Masyarakat sekitar masih sering mengalami gagal panen dalam penanaman empon-empon. Sehubungan dengan hal tersebut, pengenalan terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi perlu dilakukan agar masyarakat Nganjuk mampu mengolah empon-empon tersebut menjadi suatu produk penangkal Covid-19. Dalam hal ini, empon-empon akan diolah menjadi sabun antiseptik yang bernilai ekonomis. Setelah berhasil memproduksi sabun tersebut, masyarakat Nganjuk juga dibekali dengan strategi pemasaran untuk memasarkan produk sabun antiseptik kepada pengguna.
PELATIHAN KETRAMPILAN BERCOCOK TANAM MENGGUNAKAN HIDROPONIK BAGI PENSIUNAN PNS DI KELURAHAN GAYUNGAN Diastian Vinaya Wijanarko
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v6n2.p151-154

Abstract

Pertanian merupakan usaha yang cukup menjanjikan di Indonesia, salah satu bentuk produksinya adalah sayuran. Sayuran merupakan makanan pendamping makanan pokok yang kaya gizi. Didalam sayuran terkandung protein, vitamin dan mineral. Sayuran dalam bidang hortikultura dapat diartikan bagian dari tunas, daun, buah dan akar tanaman yang lunak dan dapat dimakan secara utuh atau sebagian dalam keadaan segar atau mentah atau dimasak, sebagai pelengkap pada makanan berpati dan daging. mencapai 176.000 ton dengan nilai 171,5 juta rupiah (Direktorat jenderal hortikultura, 2009). Dengan semakin sadarnya masyarakat akan kebutuhan akan gizi didalam sayuran, maka permintaan sayuran akan semakin banyak. Hal ini menyebabkan kebutuhan lahan pertanian yang semakin besar. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut khususnya bagi masyarakat perkotaan akan mengalami kesulitan terkait dengan jumlah lahan. Alternatif untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan Hidroponik. Mitra dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah pensiunan PNS yang beralamatkan di Kecamatan Gayungan RT 4/ RW 6 Kelurahan Gayungan Surabaya berjumlah 20 orang yang memiliki latar belakang pendidikan dari SMA sampai Perguruan Tinggi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan PkM ini adalah warga pensiunan PNS di Kecamatan Gayungsari adalah modul dan peserta dapat menanam dengan menggunakan media hidroponik.
PELATIHAN PEMBUATAN SARI KEDELAI REMPAH UNTUK PENINGKATAN DAYA TAHAN TUBUH DALAM MENGHADAPI PANDEMI Covid-19 Prima Retno Wikandari; Leny Yuanita; Sari Edi Cahyaningrum; Nuniek Herdyastuti
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v6n2.p155-160

Abstract

Coronavirus disease-19 (Covid-19) adalah penyakit yang memberikan resiko kematian yang sangat tinggi. Alternatif pencegahan adalah dengan konsumsi susu kedelai berempah karena dapat meningkatkan imun dan kaya antioksidan. Kegiatan ini bertujuan untuk (1) memberikan pengetahuan tentang Covid-19 dan cara penanggulangannya, (2) memberikan keterampilan pembuatan sari kedelai berempah, dan (3) melakukan sosialisasi produk kepada masyarakat oleh peserta latih. Metode pelatihan dilakukan secara daring dan diunggah melalui youtube https://youtu.be/mb_6H2biczA, dilanjutkan praktek mandiri dan sosialisasi produk hasil praktek mandiri kepada masyarakat sekitar. Hasil kegiatan menunjukkan peserta latih memberikan respon bahwa materi pengetahuan tentang Covid-19 dan cara pembuatan sari kedelai adalah penting dan cara penyajiannya sangat menarik. Sebanyak 86.7 % peserta menyatakan bahwa materi adalah baru, dan 60% peserta menjawab akan mempraktekkan hasil pelatihan. Satu orang peserta telah mampu menginisiasi tetangganya untuk berwirausaha dan telah menerima pesanan. Sebanyak 86.7 % peserta latih telah melakukan sosialisasi kepada keluarga (46.7%), tetangga (33.3%) dan teman kantor  (13.3%). Tanggapan peserta sosialisasi terhadap  produk sari kedelai rempah menyatakan suka (46.7%) sampai sangat suka (53.3%), Respon peserta sosialisasi menyatakan bahwa mereka menyatakan kegiatan ini cukup manfaat (33.3%) hingga sangat manfaat (66.7%) dan 100 % berkeinginan untuk mengetahui pembuatan sari kedelai rempah.Kata Kunci: Covid-19, imunitas, sari kedelai berempah, pelatihan
PEMBUATAN SABUN CUCI TANGAN SEBAGAI UPAYA PEMUTUSAN PENYEBARAN RANTAI COVID 19 DI KABUPATEN TUBAN Nuniek Herdyastuti; Titik Taufikurrohmah; Rusmini Rusmini; Mustaji Mustaji; Sari Edi Cahyaningrum
Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ja.v6n2.p161-166

Abstract

Virus Corona ini telah melanda sekitar 152 negara di dunia yang tersebar di semua benua termasuk negara Indonesia. Propinsi Jawa Timur menempati urutan tertinggi jumlah positip Covid 19 dan dikategorikan dalam zona merah di 32 kota dan kabupaten termasuk Tuban. Pencegahan penyebaran virus corona dapat dilakukan dengan cara menjaga jarak aman, menggunakan masker dan mencuci tangan dengan air mengalir atau menggunakan sabun. Sabun cuci tangan mengandung bahan antiseptic yang dapat membunuh virus. Universitas Negeri Surabaya mempunyai potensi dosen-dosen yang mempunyai kemampuan untuk membuat sabun cuci tangan. Kegiatan ini bertujuan untuk membuat sabun cuci tangan untuk memutus rantai penyebaran Covid 19 khususnya di Kabupaten Tuban. Telah berhasil memproduksi sabun cuci tangan kemasan 500 mL sebanyak 500 buah dan telah diserahkan ke Kabupaten Tuban melalui Unit Crisis Center Unesa. Bantuan diterima oleh Bupati Tuban dan didistribusikan ke masyarakat Tuban yang membutuhkan. Kata Kunci: sabun cuci tangan, Covid-19, Tuban

Page 2 of 2 | Total Record : 16