cover
Contact Name
Febby Amelia Trisakti
Contact Email
febby.amelia@uin-suska.ac.id
Phone
+62811708098
Journal Mail Official
febby.amelia@uin-suska.ac.id
Editorial Address
Jl. HR Soebrantas Km 15, Simpang baru, Tampan, Pekanbaru
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi (JRMDK)
ISSN : -     EISSN : 26568330     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi (JRMDK) adalah jurnal akademik yang diterbitkan oleh Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. JRMDK berfokus pada publikasi hasil sintesa penelitian mahasiswa dalam bidang kajian dakwah dan komunikasi. Artikel jurnal ditulis dalam Bahasa Indonesia
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 4 (2020): September 2020" : 5 Documents clear
SINDROM FEAR OF MISSING OUT SEBAGAI GAYA HIDUP MILENIAL DI KOTA DEPOK Lira Aisafitri; Kiayati Yusrifah
Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi Vol 2, No 4 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jrmdk.v2i4.11177

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis fenomena sindrom FoMO (Fear of Missing Out) yang terjadi pada Generasi Milenial di kota Depok. Penelitian ini menggunakan teori Interaksi Simbolik, dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif pendekatan fenomenologi, dimana teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menemukan bahwa Milenial yang mengalami sindrom FoMO (Fear of Missing Out) memiliki karakteristik gaya hidup yang lebih sering menghabiskan waktu dengan handphone, dan bagi mereka mengakses media sosial merupakan hal yang penting, karena dengan adanya media sosial terjalinnya hubungan emosional yang membuat diri mereka sering kali memperhatikan postingan teman-teman mereka dimedia sosial, mereka juga memposting suatu hal yang ingin dilihat oleh orang lain, dengan memperlihatkan sesuatu yang baik-baik saja, dan tidak ingin menampilkan kelemahan mereka, karena bagi mereka penilaian orang lain mengenai dirinya sangatlah penting.
STRATEGI KOMUNIKASI PIMPINAN BIRO ADMINISTRASI PIMPINAN SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI RIAU DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI Annisa Annisa; Usman Usman
Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi Vol 2, No 4 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jrmdk.v2i4.11997

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi kurang nya kedisiplin kehadiran atau absensi di kantor, seperti masuk yang terlambat dan pulang yang cepat sebelum waktu nya, keluar masuk kantor sesuka hati misalnya belum jam istirahat sebagian ada yang keluar untuk melakukan kegiatan pribadi, ketepatan waktu dalam menyelesaikan tugas yang diberikan, serta kurang nya komunikasi antara pegawai dengan pimpinan seperti, kepala biro, kepala bagian atau kepala sub bagian dalam bekerja sehingga terjadi miss communication, hal demikian terjadi dapat berpengaruh terhadap kinerja pegawai sehingga dapat berdampak pada tugas dan tanggung jawab mereka. Oleh sebab itu diperlukan strategi komunikasi yang dilakukan oleh pimpinan untuk pegawai nya, karena strategi merupakaan perencanaan yang dilakukan untuk mencapai suatu tujuan. Hasil penelitian menjelaskan ada empat langkah strategi komunikasi yang dilakukan pimpinan dalam meningkatkan kinerja pegawai, Pertama mengenal khalayak (pegawai) dengan saling bertegur sapa ketika bertemu, memiliki daftar nama pegawai, serta mengenali secara natural saja selama bekerja dan melakukan interaksi dengan pegawai. Kedua menyusun pesan, pesan tersebut berupa pesan dalam memberikan motivasi atau semangat yang diperlukan pegawai, pesan untuk memenuhi kebutuhan pegawai dikantor/fasilitas, pesan untuk dapat melakukan kegiatan yang mempererat kekeluargaan antar sesama, pesan dalam memberi contoh teladan kepada pegawai, misalnya disiplin dalam kehadiran dikantor, pesan akan memberikan reward kepada pegawai jika baik dalam bekerja, pesan untuk terus melakukan pengawasan dalam bekerja. Ketiga menentukan metode, metode yang digunakan ialah metode redundancy dan canalizing serta metode informatif, kursif  dan edukatif dengana alasan setiap pegawai beda cara mereka dalam menerima pesan yang diberikan. Terakhir pemilihan media, media yang digunakan ialah media online berupa whatssapp grup, video call, dan lain-lain sementara offline ialah menyampaikan secara langsung, maupun dengan surat.
KAMPANYE KOMUNIKASI JARINGAN KERJA PENYELAMAT HUTAN RIAU (JIKALAHARI) DALAM PENYELAMATAN HUTAN RIAU PASCA KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN TAHUN 2015 Reno Nanda Pratama; Atjih Sukaesih
Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi Vol 2, No 4 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jrmdk.v2i3.10537

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kampanye yang dilakukan jikalahari untuk melakukan penyelamatan hutan beserta segala komponennya pasca kebakaran hutan dan lahan tahun 2015. Teori yang penulis gunakan adalah teori kampanye model  Leon Ostergaard yang mempunyai 3 tahapan untuk mendapatkan hasil kampanye, yakni. Pra kampanye, (identification of problem), kampanye (campaign content, public segmentation), pasca kampanye (evaluated), untuk mencari hasil yang mempengaruhi knowledge, attitudes, skills dan behavior. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dokumentasi serta observasi partisipasi total. Hasil penelitian adalah jikalahari menggunakan analisis politik, fakta lapangan dalam menjalankan kampanye penyelamatan hutan. Aksi konfrontasi pada pihak berwenang dilakukan secara langsung jika tuntutan tidak dihiraukan.
PENERAPAN MEDIA STREAMING YOUTUBE OLEH GEMILANG TV SEBAGAI WADAH INFORMASI DI INDRAGIRI HILIR Rizky Yudihastira; Tika Mutia
Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi Vol 2, No 4 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jrmdk.v2i4.12162

Abstract

Televisi merupakan salah satu media mainstream yang selalu mengalami perubahan dan inovasi dalam melakukan siaran. ini disebabkan karena banyak fenomena media baru (new media) yang saat ini bermunculan, salah satunya adalah adanya media sosial berbasis video streaming. media sosial yang memiliki fitur tersebut adalah YouTube. Saat ini, televisi bisa memanfaatkan YouTube sebagai sarana dalam melakukan penyiaran dan berbagi informasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan media streaming YouTube oleh Gemilang TV sebagai wadah informasi yang ada di Indragiri Hilir. Penelitian ini menggunakan paradigma interpretif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara mendalam, dan penelusuran online.  teknik pengumpulan data dalam penelitian ini mencakup wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Penerapan media streaming YouTube dapat membantu proses produksi Gemilang TV menjadi lebih mudah. Selain itu ditemukan manfaat dari digunakannya media streaming YouTube sebagai wadah untuk berbagi informasi, kemudian menambah produktifitas, mempertinggi efektifitas dan mengembangkan kinerja pekerjaan  
INTEGRITAS WARTAWAN RIAU POS DALAM MENERAPKAN KODE ETIK JURNALISTIK PADA PENULISAN BERITA ONLINE Hely Sumarto; Musfialdy Musfialdy
Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi Vol 2, No 4 (2020): September 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jrmdk.v2i4.12438

Abstract

Latar belakang masalah yang diambil adalah mengenai pemberitaan asusila berupa pencabulan, terkait dengan hal itu, penulis ingin melakukan penelitian mengenai integritas wartawan riau pos dalam menerapkan Kode Etik Jurnalistik pada penulisan berita online. Dan penulis membatasi hanya mengambil unsur ke 4 (Wartawan Indonesia tidak membuat berita bohong, fitnah, sadis, dan cabul) dan 5 (Wartawan Indonesia tidak menyebutkan dan menyiarkan identitas korban kejahatan susila dan tidak menyebutkan identitas anak yang menjadi pelaku kejahatan. Karena ke dua pasal tersebut sangat cocok dengan berita yang menjadi objek penelitian, yaitu 15 berita kriminal mengenai pencabulan) dari ke 11 unsur Kode Etik Jurnalistik, karena point tersebut sesuai dengan apa yang penulis teliti. Dan yang menjadi objek penelitian adalah 15 berita online riaupos.co edisi September hingga Desember 2019, mengenai berita asusila, Berdasarkan teori dijelaskan bahwa seorang wartawan dikatakan memiliki integritas apabila ia memiliki 4 kriteria, yaitu : (1) profesionalisme, (2) penegak kebenaran, (3) jujur, arif dan terpercaya dan (4) objektif. Kriteria tersebut dapat dilihat dari wartawan yang menerapkan Kode Etik Jurnalistik, namun dibatasi menjadi dua poin, yaitu pasal (4) Wartawan Indonesia tidak membuat berita bohong, fitnah, sadis, dan cabul dan pasal (5) Wartawan Indonesia tidak menyebutkan dan menyiarkan identitas korban kejahatan susila dan tidak menyebutkan identitas anak yang menjadi pelaku kejahatan. Karena ke dua pasal tersebut sangat cocok dengan berita yang menjadi objek penelitian, yaitu 15 berita kriminal mengenai pencabulan di media online Riau Post edisi 2 September sampai 6 Desember 2019. 

Page 1 of 1 | Total Record : 5