cover
Contact Name
Haikal
Contact Email
penjas@unsil.ac.id
Phone
+6281510897458
Journal Mail Official
penjas@unsil.ac.id
Editorial Address
Jl. Siliwangi No. 24 Kota Tasikmalaya 46115 Jawa Barat
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training)
Published by Universitas Siliwangi
ISSN : 25417126     EISSN : 26207699     DOI : http://doi.org/10.37058/sport
Core Subject : Education, Social,
Artikel yang diterbitkan pada Journal of S.P.O.R.T melingkupi berbagai macam penelitian yang bertema olahraga pendidikan, olahraga prestasi dan olahraga rekreasi. Olahraga pendidikan melingkupi : Model pembelajaran penjas, metode pembelajaran penjas, dan yang berkaitan dengan olahraga pada tingkat pendidikan. Olahraga prestasi melingkupi : Kepelatihan, manajemen olahraga, gizi olahraga, fisiologi olahraga dsb. Olahraga rekreasi melingkupi : Olahraga kesehatan, Olahraga Masyarakat dsb.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2018): Journal of S.P.O.R.T" : 10 Documents clear
HUBUNGAN FLEKSIBILITAS PANGGUL DAN POWER OTOT LENGAN DENGAN KETERAMPILAN STUT PADA SENAM LANTAI Fegie Rizkia Mulyana
Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Vol 2, No 1 (2018): Journal of S.P.O.R.T
Publisher : Pendidikan Jasmani Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.363 KB) | DOI: 10.37058/sport.v2i1.509

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi tentang hubungan fleksibilitas panggul dan power otot lengan dengan keterampilan stut pada senam lantai (Studi Deskriptif pada Mahasiswa PJKR Angkatan 2011 Universitas Siliwangi Tasikmalaya). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Populasi penelitian adalah mahasiswa PJKR angkatan 2011 Universitas Siliwangi Tasikmalaya. Sedangkan untuk sampelnya penulis mengambil 20 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes fleksibilitas panggul, mengukur power otot lengan, dan keterampilan stut. Hasil penelitian yang diperoleh, (1) “Terdapat hubungan yang berarti antara power otot lengan dengan keterampilan stut pada mahasiswa PJKR angkatan 2011 Universitas Siliwangi” hasilnya hipotesis diterima, dimana nilai korelasi yang diperoleh yaitu sebesar 0,64 termasuk dalam kategori tinggi. Diterimanya hipotesis tersebut disebabkan dalam olahraga senam lantai power otot lengan dibutuhkan pada saat melakukan keterampilan stut, ketika pesenam mendorong lengannya secara eksplosif saat mencapai sikap handstand. Diduga power otot lengan berkontribusi tinggi dalam keterampilan stut, hal ini didukung oleh hasil perhitungan determinasi power otot lengan terhadap keterampilan stut sebesar 40,96%. (2) “Terdapat hubungan yang berarti antara fleksibilitas panggul dengan keterampilan stut pada mahasiswa PJKR angkatan 2011 Univeritas Siliwangi “ hasilnya hipotesis diterima dimana nilai korelasi yang diperoleh yaitu sebesar 0,61 termasuk dalam kategori tinggi. Diterimanya hipotesis tersebut disebabkan fleksibilitas sangat penting dalam olahraga senam  lantai, hal ini dibuktikan fleksibilits panggul sangat dibutuhkan ketika pesenam melakukan guling belakang ke sikap handstand saat melakukan keterampilan stut. Gulingan yang mulus akan mempercepat dan mempermudah tolakan lengan dan kaki ke sikap handstand sehingga gerakan stut akan tercapai dengan baik dan sempurna. Hasil determinasi dukungan fleksibilitas panggul terhadap keterampilan stut yaitu sebesar 37,21%. (3) “Terdapat hubungan yang berari antara power otot  lengan dan fleksibilitas panggul secar bersama-sama dengan keterampilan stut pada mahasiswa PJKR angkatan 2011 Universitas Siliwangi” hasilnya hipotesis diterima dengan nilai korelasi 0,20 termasuk dalam kategori rendah. Hal ini terbukti berdasarkan hasil penghitungan determinasi, hipotesis ini mendapat dukungan sebesar 78,17% sedangkan sisanya sebesar 21,83% merupakan dukungan dari faktor lain seperti faktor teknik dan lingkungan.
PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL TUPAI PEMBURU TERHADAP HASIL PEMBELAJARAN ATLETIK LARI ESTAFET Dadang Budi Hermawan
Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Vol 2, No 1 (2018): Journal of S.P.O.R.T
Publisher : Pendidikan Jasmani Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.756 KB) | DOI: 10.37058/sport.v2i1.505

Abstract

Dengan adanya penelitian ini penulis bermaksud meneliti tentang pengaruh permainan tradisional tupai pemburu dalam lari estafet di kelas X SMK YPSA Sumedang. Penggunaan permainan tradisional tupai pemburu pada lari estafet bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional tupai pemburu terhadap hasil pembelajaran lari estafet pada siswa Kelas X SMK YPSA Sumedang, dan untuk mengetahui besarnya pengaruh permainan tradisional tupai pemburu terhadap hasil pembelajaran lari estafet siswa Kelas X SMK YPSA Sumedang. Untuk mengetahui tujuan dapat tercapai atau tidak penulis melakukan penelitian dengan menggunakan metode quasy  eksperimen atau eksperimen semu. Populasi yang digunakan adalah siswa kelas X SMK YPSA Sumedang yang dipilih secara random  yang berjumlah 20 orang siswa. Alat yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes. Tes yang digunakan dalam rangka mengukur sejauhmana keberhasilan penggunaan permaninan tupai pemburu dalam pembelajaran lari estafet. Mengacu pada hasil pengolahan data dan analisis data dari tes yang di lakukan di SMK YPSA Sumedang dapat ditarik kesimpulan dari hasil penelitian ini, yaitu terdapat pengaruh yang signifikan dari permainan tradisional tupai pemburu terhadap hasil pembelajaran siswa. Hal tersebut diatas dibuktikan  dengan pengujian hipotesis dengan membandingkan nilai kemampuan peningkatan kecepatan lari 4 x 50 meter untuk siswa kelas X Ma’arif 2 sumedangdengan hasil rata-rata pada tes awal sebesar 0,1355 dengan simpangan baku 3,162 terjadi peningkatan pada tes akhir menjadi rata – rata sebesar 76,2 dengan simpangan baku 3,45. Pada hasil perhitungan normalitas yaitu pada tes awal = 0.357 dan tes akhir = 0.1355. Dari hasil pengujian tersebut diperoleh bahwa thitung (2.840) yang lebih besar dari ttabel pada tingkat kepercayaan atau tarif signifikansi α = 0,05 dengan dk(n – 1) 4, harga t (2,1318) dari daftar distribusi t diperoleh 0,872. kriteria pengujian adalah, tolak Ho jika t t1-α maka t hitung berada pada daerah penolakan, jadi Ho ditolak.
HUBUNGAN PERCAYA DIRI, DAYA LEDAK OTOT LENGAN, DAN KELENTUKAN PANGGUL DENGAN KETERAMPILAN LEMPAR CAKRAM Haikal Millah
Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Vol 2, No 1 (2018): Journal of S.P.O.R.T
Publisher : Pendidikan Jasmani Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.858 KB) | DOI: 10.37058/sport.v2i1.510

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri dengan keterampilan lempar cakram, hubungan antara daya ledak otot lengan dengan keterampilan lempar cakram, hubungan antara kelentukan panggul dengan keterampilan lempar cakram dan hubungan antara percaya diri, daya ledak otot lengan dan kelentukan panggul secara bersama-sama dengan keterampilan lempar cakram. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survei yang dilakukan pada mahasiswa PJKR 2012 di Universitas Siliwangi, Kota Tasikmalaya pada tahun 2013. Populasi adalah 230 orang dan sampel adalah 139 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner untuk mengukur percaya diri, melempar bola medisin untuk mengukur daya ledak otot lengan, flexion of trunk untuk mengukur kelantukan panggul dan tes kinerja untuk mengukur keterampilan lempar cakram. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi dan korelasi. Analisis data menunjukkan bahwa (1) Terdapat hubungan positif percaya diri dengan keterampilan lempar cakram, (2) Terdapat hubungan positif daya ledak otot lengan dengan keterampilan lempar cakram, (3) Terdapat hubungan positif kelentukan panggul dengan keterampilan lempar cakram, (4) terdapat hubungan positif percaya diri, daya ledak otot lengan dan kelentukan panggul secara bersama-sama dengan keterampilan lempar cakram. Temuan mengarahkan rekomendasi untuk meningkatkan percaya diri, daya ledak otot lengan dan kelentukan panggul untuk meningkatkan keterampilan lempar cakram.
PENGARUH LATIHAN SPIKE MENGGUNAKAN BOLA MODIFIKASI TERHADAP KETERAMPILAN SPIKE DALAM PERMAINAN BOLA VOLI Deni Setiawan
Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Vol 2, No 1 (2018): Journal of S.P.O.R.T
Publisher : Pendidikan Jasmani Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.964 KB) | DOI: 10.37058/sport.v2i1.506

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh informasi tentang pengaruh latihan spike menggunakan modifikasi bola terhadap keterampilan spike pada siswi ekstrakulikuler SMP 1 Manonjaya Tahun Ajaran 2016/2017. Metode penelitian menggunakan metode eksperimen. Populasi penelitian adalah siswa ekstrakulikuler SMP 1 Manonjaya Tahun Ajaran 2016/2017 sebanyak 20 orang yang semuanya dijadikan sampel dengan menggunakan teknik total sampling. Berdasarkan hasil pengolahan data dengan uji statistik diperoleh hasil bahwa Latihan spike menggunakan modifikasi bola berpengaruh secara berarti terhadap keterampilan spike pada siswi ekstrakulikuler SMP 1 Manonjaya Tahun Ajaran 2016/2017. Dengan demikian, pengaruh modifikasi bola  berpengaruh secara berarti terhadap peningkatan hasil spike dalam permainan bola voli. Diterimanya hipotesis tersebut diduga karena untuk meningkatkan hasil spike yang baik, dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai macam bentuk latihan atau modifikasi latihan. Selain itu, latihan dengan modifikasi bola dalam permainan bola voli berpengaruh secara berarti terhadap peningkatan hasil spike dalam permainan bola voli. Cara latihan dengan modifikasi bola besar dalam bola voli sesuai dengan tingkat perkembangan serta dapat membantu dan mendorong perubahan kemampuan - kemampuan belajar / latihan ke arah perubahan yang lebih baik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, untuk dapat meningkatkan keterampilan spike, penulis menyarankan kepada guru Pendidikan Jasmani maupun pelatih agar dapat memberikan latihan yang bisa meningkatkan keterampilan spike  yang baik seperti modifikasi bola karena siswa dengan mudah melakukan spike dengan bola modifikasi.
DAMPAK PHYSICOMOTORTHERAPHY TERHADAP MOTOR ABILITY SISWA KELAS 2 SD NEGERI KARANGDAN KEC. PADAKEMBANG KAB. TASIKMALAYA Juhrodin Juhrodin
Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Vol 2, No 1 (2018): Journal of S.P.O.R.T
Publisher : Pendidikan Jasmani Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.216 KB) | DOI: 10.37058/sport.v2i1.511

Abstract

Pembelajaran penjas di SD Negeri Karangdan Kec. Padakembang Kab. Tasikmalaya siswa kemampuan gerak masih kurang. Salah satu faktor penyebab kurang kemampuan geraknya adalah merasa ketakutan akan cedera ketika melakukan setiap gerakan yang mengakibatkan : 1) kurang mampu mengatur keseimbangan, 2) reaksi kurang cepat dan 3) koordinasi kurang baik. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Dampak Physicomotortheraphy terhadap Motor Ability Siswa kelas 2 SD Negeri Karangdan Kec. Padakembang Kab. Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen, Populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi dengan jumlah populasi 55 orang. sampel eksperimen yang diambil untuk penelitian ini adalah Kelas kelas 2A SD Negeri Karangdan Kec. Padakembang Kab. Tasikmalaya dengan jumlah 28 orang. Instrument yang digunakan adalah tes motor ability yaitu Tes Shuttle – run 4 x 10 meter, Tes lempar tangkap bola jarak 1 meter dengan tembok, Tes Stork Stand Positional balance, Tes lari Cepat 30 Meter. Teknik pengumpulan data menggunakan program SPSS. Berdasarkan hasil penelitian tentang “Dampak Physicomotortheraphy terhadap Motor Ability Siswa kelas 2 SD Negeri Karangdan Kec. Padakembang Kab. Tasikmalaya” dapat penulis simpulkan Physicomotortheraphy dalam pembelajaran penjas memberikan pengaruh yang signifikan terhadap motor ability siswa kelas 2 SD Negeri Karangdan Kec. Padakembang Kab. Tasikmalaya artinya Physicomotortheraphy adalah suatu cara untuk memfasilitasi, mendorong, meningkatkan stimulus, memotivasi, meningkatkan rasa percaya diri dalam melakukan kemampuan gerak seseorang agar dapat meningkatkan motor ability yang baik.
PENGARUH GAYA MENGAJAR KOMANDO DAN MOTOR ABILITY RENDAH TERHADAP HASIL BELAJAR TENDANGAN DOLYO CHAGI TAEKWONDO Dicky Tri Juniar; Tatang Iskandar
Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Vol 2, No 1 (2018): Journal of S.P.O.R.T
Publisher : Pendidikan Jasmani Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.425 KB) | DOI: 10.37058/sport.v2i1.507

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi tentang pengaruh gaya mengajar komando dan motor ability rendah terhadap hasil tendangan dolyo chagi Taekwondo mahasiswa PJKR Universitas Siliwangi Kota Tasikmalaya. Penelitian dilakukan dilingkungan kampus Universitas Siliwangi pada Mahaiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, karena peneliti merencanakan dan melaksankan kegiatan pengumpulan data yang ada hubungannya dengan hipotesis. Peneliti dengan sengaja dan secara sistematis memasukkan perlakukan-perlakuan ke dalam gejala-gejala alamiah dan kemudian mengamati akibat dari perlakuan tersebut. Pengambilan sampel yang penulis gunakan dengan cara acak sederhana (random assignment). Pembahasan hasil penelitiannya adalah gaya mengajar komando memberikan pengaruh yang signifikan bagi mahasiswa  dengan motor ability rendah terhadap hasil belajar tendangan dolyo chagi (q0 = 4,63 qt = 3,63).  Dengan skor rata-rata = 34,81 dan simpangan bakunya = 5,69. Terdapat 44% mahasiswa yang memperoleh skor hasil tendangan dolyo chagi dibawah kelompok rata-rata, 12 % mahasiswa berada pada kelompok rata-rata, dan 44% mahasiswa memperoleh skor di atas kelompok rata-rata. Gaya komando lebih emberikan tingkat kedisiplinan yang tinggi bagi mahasiswa dan waktu yang digunakan akan lebih efektif efisien, sehingga diharapkan kepada seluruh dosen dan guru dalam memberikan pembelajaran olahraga kepada peserta didik yang keterampilan geraknya rendah khususnya mempelajari taekwondo lebih baik menggunakan gaya mengajar komando.
PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN JUMP SHOOT BOLA BASKET Rizki Yuliandra; Eko Bagus Fahrizqi
Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Vol 2, No 1 (2018): Journal of S.P.O.R.T
Publisher : Pendidikan Jasmani Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.354 KB) | DOI: 10.37058/sport.v2i1.512

Abstract

Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini adalah untuk menghasilkan model latihan jump shoot bola basket yang baru. Selain itu, penelitian dan pengembangan ini dilakukan untuk memperoleh informasi secara mendalam tentang pengembangan dan penerapan model latihan jump shoot  dan mengetahui efektivitas, efisiensi dan daya tarik hasil pengembangan model latihan ini. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan pendekatan kualitatif serta menggunakan metode Penelitian  Pengembangan (Research Development) dari Borg and Gall. Subjek dalam penelitian dan pengembangan ini adalah anggota UKM Basket Teknokrat yang berjumlah 30 0rang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian dan pengambangan ini berupa kuesioner dan angket,  yang digunakan untuk mengumpulkan data pada tahap: (1) analisis kebutuhan; (2) evaluasi ahli ; (3) ujicoba kelompok kecil; dan (4) ujicoba lapangan.Tes efektivitasnya adalah hasil validasi dari 3 ahli dan hasil tes uji lapangan. Hasil dari 3 ahli menyatakan bahwa 82,8% layak digunakan dan uji kecil menyatakan 80,8% sangat layak digunakan. Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan dapat disimpulkan bahwa: (1) Dengan pengembangan model latihan jump shoot ini, dapat membantu siswa dalam meningkatkan keterampilan jump shoot bola basket. (2) Memberikan referensi baru latihan jump shoot bola basket.
PERBANDINGAN LATIHAN DENGAN MENGGUNAKAN BOLA UKURAN 4 DAN 5 TERHADAP KETEPATAN MENENDANG BOLA KE ARAH GAWANG Aditya Gumantan; Imam Mahfud
Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Vol 2, No 1 (2018): Journal of S.P.O.R.T
Publisher : Pendidikan Jasmani Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.705 KB) | DOI: 10.37058/sport.v2i1.503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan latihan dengan menggunakan bola ukuran 4 dan 5 terhadap ketepatan menendang bola ke arah gawang pada ekstrakulikuler sepakbola SD Negeri 2 Kampung Baru tahun pelajaran 2016/2017. Dan diharapkan bermanfaat bagi peneliti dan guru penjaskes sebagai bahan mengajar dalam kegiatan pembelajaran mata pelajaran penjaskes khususnya sepakbola. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Populasi yang digunakan berjumlah 24 siswa. Sampel yang digunakan adalah semua populasi yang mengikuti ekstrakulikuler sepakbola SD Negeri 2 Kampung Baru yang berjumlah 24 siswa karena populasi tidak lebih dari 100 testi. Pengumpulan sampel menggunakan purposive sampling. Dari hasil penelitian di dapat bahwa latihan dengan menggunakan bola ukuran 4 dan 5 memberikan pengaruh yang signifikan terhadap tingkat ketepatan menendang bola ke arah gawang. Latihan dengan menggunakan bola ukuran 5 memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap tingkat ketepatan menendang bola ke arah gawang, hal ini dapat dilihat dari hasil penghitungan data yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tes akhir bola ukuran 4 sebesar 3,174 lebih kecil dibandingkan dengan bola ukuran 5 sebesar 5,285. Kesimpulan dari penelitian ini adalah latihan dengan menggunakan bola ukuran 5 lebih efektif dibandingkan dengan latihan menggunakan bola ukuran 4 pada siswa ekstrakulikuler sepakbola SD Negeri 2 Kampung Baru.
HUBUNGAN PANJANG TUNGKAI, POWER TUNGKAI DAN KOORDINASI MATA-KAKI DENGAN KEMAMPUAN PASSING PADA PEMAIN UNIT KEGIATAN MAHASISWA OLAHRAGA FUTSAL PERGURUAN TINGGI TEKNOKRAT Eko Bagus Fahrizqi
Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Vol 2, No 1 (2018): Journal of S.P.O.R.T
Publisher : Pendidikan Jasmani Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.118 KB) | DOI: 10.37058/sport.v2i1.508

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dari panjang tungkai, power tungkai dan koordinasi mata baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama dengan kemampuan passing atau mengoper pada futsal. Penelitian ini dilakukan pada pemain unit kegiatan mahasiswa futsal perguruan tinggi teknokrat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan korelasional. Sampel terdiri dari 30 orang. Sebelum melakukan penelitian terlebih dahulu dilakukan ujicoba terhadap instrument tes yang akan digunakan dalam penelitian. Ujicoba ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah instrumen yang akan diuji valid dan reliabel. Teknik analisis data adalah uji normalitas, uji homogenitas dan uji linearitas. Instrumen penelitian untuk mengukur anggota tubuh panjang tungkai dengan anthropometer dan kekuatan tungkai menggunakan standing broad jump . Tes koordinasi mata-kaki dan tes kemampuan passing. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) terdapat hubungan yang positif antara panjang tungkai dengan kemampuan passing atas koefisien korelasi r x1y = 0.355 dan memberikan pengaruh sebesar 40.14%. (2) terdapat hubungan yang positif antara power tungkai dengan kemampuan passing atas koefisien korelasi r x2y = 0.303 dan memberikan pengaruh sebesar 60.66%. (3) terdapat hubungan yang positif antara koordinasi mata kaki dengan kemampuan passing atas koefisien korelasi r x3y = 0.527 dan memberikan pengaruh sebesar 27.22 %. (4) terdapat hubungan yang positif antara panjang tungkai, power tungkai dan koordinasi mata kaki secara bersama-sama dengan kemampuan passing atas Rx123y = 0.560 memberikan pengaruh sebesar 31.36%.
UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR MATA KULIAH PENDIDIKAN BOLA BASKET MELALUI PEMBELAJARAN STUDENT CENTERED LEARNING DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING AND INQUIRY (PBL) Budi Indrawan; Iman Rubiana; Melya Nur Herliana
Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Vol 2, No 1 (2018): Journal of S.P.O.R.T
Publisher : Pendidikan Jasmani Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.812 KB) | DOI: 10.37058/sport.v2i1.504

Abstract

Dalam mencapai kualitas pembelajaran, mata kuliah pendidikan bola basket menghadapi kesulitan dalam proses perkuliahan. Dikarena status mahasiswa baru disemeter I banyak yang pada waktu di sekolah SMA tidak melakukan olahraga bola basket mungkin dengan keterbatasan sarana dan prasarana yang ada di sekolah ataupun guru tidak memberikan pengalaman praktek bola basket. Sehingga mata kuliah bola basket banyak mahasiswa yang tidak mengerti dan sulit didalam mempratekan teknik dasar permainan bola basket.  Untuk memberikan pemahaman dan pengalaman yang lebih seperti tujuan di atas. Dengan pendekatan Student Center Learning dan model Based Learning and Inqury tersebutlah solusi yang ingin diampuh oleh penulis. Karena dengan pembelajaran berpusat pada mahasiswa, mahasiswa akan lebih memahami dari apa yang mereka cari sendiri. Selain itu dengan menggunakan model Based Learning and Inqury mahasiswa dituntut untuk bisa memecahkan masalah yang telah diberikan. Setelah menerapkan pembelajaran Student Center Learning dengan model Based Learning and Inqury diperoleh data dari hasil evaluasi. Dapat disimpulkan bahwa awalnya  dinyatakan belum mencapai KKM karena 12 mahasiswa hanya mencapai nilai di bawah 70. Sedangkan data hasil setelah menggunakan pembelajaran student center learning dengan menggunakan model Based Learning and Inqury menunjukan adanya peningkatan pada hasil post test, dengan hasil 31 mahasiswa semuanya mencapai 100% di atas nilai KKM. Selain itu diperoleh penemuan-penemuan dari hasil wawancara kepada mahasiswa yang menunjukan sikap yang positif terhadap pembelajaran student center learning dengan cara Based Learning and Inqury.

Page 1 of 1 | Total Record : 10