cover
Contact Name
Rindha Mareta
Contact Email
rindhamareta@uwgm.ac.id
Phone
+6285250350952
Journal Mail Official
rindhamareta@uwgm.ac.id
Editorial Address
Public Health Faculty of University of Widya Gama Mahakam Samarinda East Kalimantan. Jl. KH.Wahid Hasyim, Sempaja No.28, Samarinda, East Kalimantan. Phone. (+62541) 734294 - 737222
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 24600350     EISSN : 24775819     DOI : 10.24903
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat is a scientific journal published by Faculty of Public Health, Universitas Widya Gama Mahakam, with pISSN 2460-0350 and eISSN 2477-5819 publish twice a year in June and December. This journal receives scientific writing in the form of a research report (Original article research paper) with focus and scope covering Health Policy Administration, Environmental Health, Occupational Health and Safety, Health Education and Promotion, Epidemiology, Hospital management, Health Biostatistics, Public Health Nutrition and Reproductive Health.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 1 (2019): January-June" : 5 Documents clear
Hubungan Usia, Masa Kerja dan Beban Kerja Dengan Stres Kerja Pada Karyawan Service Well Company PT. ELNUSA TBK Wilayah Muara Badak Zulkifli, Zulkifli; Rahayu, Shinta Tri; Akbar, Sulung Alfianto
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 1 (2019): January-June
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.991 KB) | DOI: 10.24903/kujkm.v5i1.831

Abstract

Latar Belakang:Setiap aspek di pekerjaan dapat menjadi pembangkit stres tenaga kerja, yang menentukan sejauh mana situasi yang dihadapi merupakan situasi stres atau tidak tenaga kerja dalam interaksinya dirinya ditempat lain. Pada tahun 2015, harga minyak turun ketitik terendah dalam 11 tahun terakhir ini. Kondisi ini berimbah pada perusahaan-perusahaan migas diluar maupun didalam negeri. Tidak terkecuali pada PT. Elnusa Tbk. PT. Elnusa Tbk Wilayah Muara Badak merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang service sumur minyak. Salah satu strategi yang diambil PT. Elnusa Tbk untuk melakukan efisiensi yaitu dengan mengurangi tenaga kerja sejak kondisi tersebut, banyak tenaga kerja yang merasa kewalahan, akibat beban kerja semakin bertambah.Tujuan :Mengetahui hubungan usia, masa kerja dan beban kerja dengan stress kerja pada karyawan Service Well Company PT. Elnusa Tbk Wilayah Muara Badak tahun 2018.Metode Penelitian:Penelitian menggunakan metode kuantitatif menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan total sampling, sehingga sampel pada penelitian ini adalah karyawan service well company PT. Elnusa Tbk wilayah Muara Badak tahun 2018 yaitu berjumlah 40 orang. Analisis data menggunakan uji chi square.Hasil : Hasil penelitian menunujukkan bahwa Usia pada karyawan Service Well Company PT. Elnusa Tbk Wilayah Muara Badak proporsi tertinggi pada responden dengan umur dewasa awal (18-40 tahun) berjumlah 24 responden (60%), sedangkan dewasa madya (41-60 tahun) berjumlah 16 responden (40%). Masa kerja pada karyawan Service Well Company PT. Elnusa Tbk Wilayah Muara Badak proporsi tertinggi pada responden masa kerja > 26 tahun berjumlah 26 responden (65%), sedangkan masa kerja ? 3 tahun berjumlahberjumlah 14 responden (35%). Beban kerja pada karyawan Service Well Company PT. Elnusa Tbk Wilayah Muara Badak proporsi tertinggi pada responden beban kerja tinggi berjumlah 25 responden (62,5%), sedangkan beban kerja rendah berjumlahberjumlah 15 responden (37,5%). Stress kerja pada karyawan Service Well Company PT. Elnusa Tbk Wilayah Muara Badak lebih banyak yang mengalami stres kerja yaitu 23 responden (57.5%) sedangkan yang tidak mengalami stres kerja berjumlah 17 responden (42.5%).Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa Ada hubungan usia dengan stress kerja pada karyawan Service Well Company PT. Elnusa Tbk Wilayah Muara Badak yaitu sebesar p value 0.031. Ada hubungan masa kerja dengan stress kerja pada karyawan Service Well Company PT. Elnusa Tbk Wilayah Muara Badak sebesar p value 0,017. Ada hubungan beban kerja dengan stress kerja pada karyawan Service Well Company PT. Elnusa Tbk Wilayah Muara Badak sebesar p value 0.039.
Identifikasi Kandungan Berbahaya Jajanan Anak Sekolah Dasar SDN A dan SDN B Kota Samarinda Tahun 2018 Anton, La; Yearsi, Sri Evi New; Habibi, Muhammad
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 1 (2019): January-June
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1390.201 KB) | DOI: 10.24903/kujkm.v5i1.828

Abstract

Latar Belakang:Makanan jajanan menurut Food and Agriculture Organization (FAO) didefisinikan sebagai makanan dan minuman yang  dipersiapkan  dan  dijual  oleh  pedagang  kaki  lima  di  jalanan dan  di  tempat- tempat keramaian umum lain yang langsung dimakan atau dikonsumsi tanpa pengolahan atau persiapan lebih lanjut. Sedangkan menurut Depkes RI (2013) makanan jajanan merupakan makanan dan minuman yang bisa langsung di konsumsi dan dapat dibeli dari penjual makanan, yang diproduksi oleh penjual tersebut atau yang diproduksi oleh orang lain, tanpa diolah lagi.Tujuan :Untuk  mengetahui  kualitas  jajanan  anak Sekolah Dasar SDN A dan SDN B Kecamatan Sungai Pinang wilayah kerja Puskemas Remaja Samarinda tahun 2018.Metode Penelitian:Penelitian ini menggunakan rancangan Pra-Eksperimen The One Shot Case Study. Teknik pengambilan sampel adalah purposive random sampling. Sampel pada penelitian adalah makanan jajanan siomay, cireng, pentol, mie basah, kerupuk dan saos yang di jual di lingkungan SDN A dan SDN B  Kecamatan Sungai Pinang Dalam.Hasil : Hasil penelitian, setelah dilakukan pengamatan dari 12 sampel makanan jajanan secara kualitas fisik, yaitu dari   warna, rasa, bau dan benda asing, didapatkan hasil makanan jajanan tersebut aman untuk dikonsumsi. Namun hasil uji kualitas kimia pada makanan jajanan tersebut didapatkan 67% sampel yang mengandung formalin dan 8% sampel mengandung boraks. Hasil uji kualitas biologi didapatkan 11 sampel   jajanan tercemar bakteri coliform, namun terdapat 2 sampel jajanan yang melewati syarat mutu SNI-3788-2009 tentang batas maksimum cemaran mikroba dalam makanan.Kesimpulan: Dari 12  sampel dari 6 jenis makanan jajanan yang sama, tidak ditemukan ciri-ciri sampel yang mengandung formalin dan boraks. yang teridentifikasi positif mengandung formalin 1 sampel siomay, 2 sampel cireng, 2 sampel pentol, 1 sampel mie basah, dan 2 sampel krupuk. Berdasarkan hasil uji Laboratorium kandung boraks pada 12 sampel dari 6 jenis makanan jajanan   yang   sama,   terdapat   1   jenis sampel makanan jajanan yang teridentifikasi mengandung boraks, yaitu 1 sampel pentol. Cemaran   kandungan   bakteri   Coliform ditemukan 11 sampel makanan jajanan positif  tercemar bakteri Coliform dan terdapat 2 sampel makanan jajanan mie basah dengan cemaran coliform    TBUD    (tidak    bisa    untuk dihitung).
Mutu Cabai Merah Besar Segar (capsicum annum l.) Pada Suhu Ruang Dengan Jenis Pengemasan Yang Berbeda Selama Penyimpanan Puspitasari, Dian; P, Dhito Dwi
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 1 (2019): January-June
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1207.213 KB) | DOI: 10.24903/kujkm.v5i1.827

Abstract

Latar Belakang:Cabai merah besar merupakan salah satu komoditas sayuran penting di kalangan masyarakat. Selain berguna untuk penyedap masakan cabai merah juga bernilai tinggi karena memiliki banyak kandungan gizi. Permasalahan yang sering dihadapi pada cabai merah yaitu cepat busuknya tanaman tersebut pasca panen. Oleh karena itu, penanganan pasca panen yang baik merupakan salah satu alternatif yang dibutuhkan untuk mengatasi masalah penurunan mutu.Tujuan :Tujuan penelitian ini mengetahui mutu cabai merah besar segar (Capsicum Annum L.) pada suhu ruang dengan jenis pengemasan yang berbeda selama penyimpanan.Metode Penelitian:Penelitian ini menggunakan metode eksperimen sungguhan (True Experiment). Pendekatan penelitian eksperimen yang digunakan adalah menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Sampel dalam penelitian ini adalah cabai merah besar (Capsicum Annum L.) sebanyak 45 buah cabai. Analisis data menggunakan uji organoleptik.Hasil : penelitian menunjukkan bahwa paling baik dilakukan penyimpanan dengan menggunakan kemasan kotak kardus dikarenakan sampai hari ketujuh cabai merah besar pada ulangan 1 sampai ulangan 3 tetap menunjukkan mutu cabai merah yang baik yaitu agak segar, warna merah, beraroma cabai, tesktur tegar.Kesimpulan: Terdapat perbedaan mutu cabai merah besar segar (Capsicum Annum L.) dengan susut bobot dan lama penyimpanan.
Analisis Penerapan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2011 Tentang Pelayanan Darah Di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kutai Kartanegara Tahun 2018 Fajriagustia, Annisa; Sinaga, Tumpak; Hidayatullah, Hidayatullah
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 1 (2019): January-June
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.787 KB) | DOI: 10.24903/kujkm.v5i1.826

Abstract

Latar Belakang:Pemerintah telah menetapkan PP. Nomor 7 Tahun 2011, tentang pelayanan darah.Tujuan :Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan PP. Nomor 7 Tahun 2011 Tentang Pelayanan Darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kutai Kartanegara.Metode Penelitian:Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber informasi didapatkan dari 4 informan yaitu Bidang Quality Control, Kepala Bidang Pencarian dan Pelestarian Donor Darah Sukarela, Bidang Penunjang Medik dan Pendonor Darah.Hasil : Hasil penelitiannya adalah belum diterapkannya penyusunan rencana kebutuhan darah. Telah diterapkannya kegiatan pengerahan pendonor darah, namun belum menerapkan kegiatan pelestarian pendonor darah.Kesimpulan: Penyediaan darah telah diterapkan dengan baik, namun belum tersedia tempat pemusnahan darah dan pendistribusian darah yang telah diterapkan dengan baik.
Analisis Stagnant Obat Di Unit Logistik Puskesmas Sempaja Kota Samarinda Tahun 2018 Triana, Ananda; Artini, Ni Nyoman; Farjam, Herry
KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 1 (2019): January-June
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.86 KB) | DOI: 10.24903/kujkm.v5i1.825

Abstract

Latar Belakang:Logistik obat termasuk salah satu aspek penting dalam bidang kesehatan. Stagnant obat merupakan salah satu dampak dari kurang berjalannya manajemen logistik obat dipelayanan kesehatan yaitu puskesmas. Puskesmas Sempaja Samarinda belum menjalankan manajemen logistik dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari data obat yang mengalami kejadian stagnant sebanyak 36 jenis dari tahun 2015 hingga bulan Agustus tahun 2018.Tujuan :Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kejadian stagnant obat di unit logistik Puskesmas Sempaja Samarinda.Metode Penelitian:Penelitian ini merupakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber informasi didapatkan dari petugas pengelola obat di Unit Logistik Puskesmas Sempaja Samarinda, Kepala Puskesma Sempaja dan Kepala Tata Usaha Puskesmas Sempaja Samarinda. Teknik analisis data adalah analisis kualitatif yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil : Hasil penelitian yang didapat adalah perencanaan yang belum tepat, penerimaan yang masih belum efektif dan penyimpanan yang baik serta pemeliharaan obat yang cukup baik. Namun walaupun didalam pemeliharaan obat telah berjalan dengan baik, peneliti menemukan bagian pemusnahan yang masih belum berjalan dengan lancar.Kesimpulan: Kesimpulan yang didapatkan dari penelitian ini adalah masih belum terlaksnanya sistem manajemen logistik dengan benar sehingga menyebabkan kejadian obat stagnant di Unit Logistik Puskesmas Sempaja Kota Samarinda Kalimantan Timur. Saran yang dapat diberikan yaitu dengan menerapkan metode yang sesuai pada setiap proses manajemen logistik.

Page 1 of 1 | Total Record : 5