cover
Contact Name
agata iwan candra
Contact Email
iwan_candra@unik-kediri.ac.id
Phone
+62811308010
Journal Mail Official
iwan_candra@unik-kediri.ac.id
Editorial Address
Jl. Selomangleng 1 Gedung A no.110 - KEDIRI 64115 JAWA TIMUR - INDONESIA
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Manajemen Teknologi dan Teknik Sipil (JURMATEKS)
Published by Universitas Kadiri
ISSN : -     EISSN : 26217686     DOI : http://dx.doi.org/10.30737/jurmateks
Core Subject : Engineering,
JURMATEKS (Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil) diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas KADIRI untuk menampung hasil penelitian, tugas akhir maupun tugas proyek mahasiswa teknik sipil di lingkungan Universitas KADIRI.
Articles 313 Documents
STUDI PERENCANAAN STRUKTUR PONDASI TIANG PANCANG GEDUNG FAKULTAS SYARIAH IAIN PONOROGO Lin Sintyawati; Sigit Winarto; Ahmad Ridwan; Agata Iwan Candra
Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2018): OCTOBER
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmateks.v1i2.380

Abstract

The foundation is an important part of a building. In this calculation, I use the Meyerhoff method, and it is based on the results of the analysis of the carrying capacity of a single or group foundation. The results of the loading analysis that occurred in the Islamic Faculty Building IAIN Ponorogo 379,198.5 kg. The results of sondir calculations carried out by hard soil depths reached a depth of 5.8 meters. For the calculation of pile, foundations used a diameter of 40 cm with threaded reinforcement D16 distance 125 with contents of reinforcement 5 and said SAFE. The calculation result of one-way shear force control = 1,085.34 tons> Nominal Shear Force = 348.05 tons is said to be SAFE. The calculation of the Two-Way Shear Force Control = 1,272.45 tons> Nominal Shear Force = 877.91 tons is said to be SAFE. The pile foundation will experience cracks if there is a moment of 58,278,400 tons / m2 <150 tons / m2 maximum allowable moment, and it is said to be SAFE, and the decrease that will occur is 4.644 mm <360 mm, the allowable decrease is said to be SAFE.Pondasi merupakan bagian penting pada suatu bangunan Gedung. Dalam perhitungan ini saya menggunakan metode mayerhoff dan perhitungan berdasarkan hasil analisis daya dukung pondasi tunggal maupun kelompok. Hasil analisis pembebanan yang terjadi pada Gedung Fakultas Syariah IAIN Ponorogo379.198,5 kg. Hasil perhitungan sondir yang dilakukan kedalaman tanah keras mencapai kedalaman 5,8 meter. Perhitungan pondasi tiang pancang mengunakan diameter 40 cm dengan tulangan besi ulir D16 jarak 125 dengan isi 5 tulangan, dan dikatakan AMAN. Hasil Perhitungan Kontrol Gaya Geser Satu Arah = 1.085,34 ton > Gaya Geser Nominal = 348,05 ton dikatakan AMAN. Perhitungan Kontrol Gaya Geser Dua Arah = 1.272,45 ton > Gaya Geser Nominal = 877,91 ton dikatakan AMAN, pondasi tiang pancang tersebut akan mengalami keretakan apabila terjadi momen sebesar 58.278.400 ton/m2 < 150 ton/m2 momen maksimal yang diijinkan dan dikatakan AMAN dan penurunan yang akan terjadi sebesar 4,644 mm < 360 mm penurunan yang diijinkan dan dikatakan AMAN.
ANALISIS DAMPAK LALU LINTAS PENGEMBANGAN PASAR PON TRENGGALEK Dwi Kriswanto; Ahmad Ridwan; Sigit Winarto
Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2018): OCTOBER
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmateks.v1i2.381

Abstract

The planned development of the Trenggalek Pon Market, which is located at Jl.RA Kartini No. 1 Trenggalek, will cause generation and attraction which will result in a decrease in the performance of roads and intersections around the area. For this reason, it is necessary to conduct a Traffic Impact Analysis (Andalalin) in order to minimize the decline in performance of roads and intersections and to provide solutions to solving traffic problems that occur due to the development of the Trenggalek Pon Market. Based on the results of the analysis of traffic impacts for each phase of the activity ie from the current condition (existing), planned year (coming year) without development and with development, there is a very large generation and pull of 338.6 pcu / hour pull and 278.7 pcu / hour.Rencana pengembangan Pasar Pon Trenggalek yang berada di Jl.RA Kartini No 1 Trenggalek, akan menimbulkan bangkitan dan tarikan yang berdampak pada penurunan kinerja ruas jalan dan simpang di sekitar kawasan tersebut. Untuk itu perlu di lakukan Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) agar dapat meminimalisir penurunan kinerja ruas jalan dan simpang serta dapat memberikan solusi pemecahan masalah lalu lintas yang terjadi akibat pengembangan Pasar Pon Trenggalek. Berdasarkan hasil analisis dampak lalu lintas untuk masing-masing tahapan kegiatan yaitu dari kondisi saat ini (eksisting), tahun rencana (tahun yang akan datang) tanpa pengembangan dan dengan pengembangan, terjadi bangkitan dan tarikan yang sangat besar yaitu sejumlah 338,6 smp/jam tarikan dan 278,7 smp/jam.
PERENCANAAN STRUKTUR BAJA PADA KONSTRUKSI EMPAT LANTAI PADA HOTEL JAYA BAYA Alfin Aziz Saputra; Sigit Winarto; Ahmad Ridwan
Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2018): OCTOBER
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmateks.v1i2.382

Abstract

Construction buildings in Kediri area still tends to use concrete construction with conventional methods, which are prone to specifications from planning the structure of the building. Due the process of making cast dough and casting it is often not done properly so it can eliminate the strength and structure. Therefore, hotel building is planned to use Steel Construction and Precast Floor Elimination, in order to have not reduction in specification design structure. In LRFD method, probability analysis is not needed, except for general situations not set in Regulations Obtained LRFD planning calculations referring to the latest SNI 1729-2015. Based on the planning, the calculation structure of loading is calculated in m2 , where the production results are entered into the Sap 2000 v20 analysis software program. The structure used on PL 125 floor panels. 2000, beam WF 300x150x6.5x9, column WF 400x400z13x21, the conclusion of the structure is safe based on the applicable conditions. Konstruksi bangunan di wilayah Kediri masih cenderung menggunakan konstruksi beton dengan metode konvensional, yang rentan terhadap spesifikasi dari perencanaan struktur bangunan. Karena proses pembuatan adonan gips dan casting itu sering tidak dilakukan dengan benar sehingga dapat menghilangkan kekuatan dan struktur. Oleh karena itu, bangunan hotel direncanakan menggunakan Konstruksi Baja dan Penghapusan Lantai Pracetak, agar tidak mengurangi struktur desain spesifikasi. Dalam metode LRFD, analisis probabilitas tidak diperlukan, kecuali untuk situasi umum yang tidak diatur dalam Peraturan yang Diperoleh Perhitungan perencanaan LRFD mengacu pada SNI 1729-2015 terbaru. Berdasarkan perencanaan, struktur perhitungan pemuatan dihitung dalam m2, di mana hasil produksi dimasukkan ke dalam program perangkat lunak analisis Sap 2000 v20. Struktur yang digunakan pada panel lantai PL 125. 2000, balok WF 300x150x6.5x9, kolom WF 400x400z13x21, kesimpulan struktur aman berdasarkan kondisi yang berlaku.
ANALISA PLAT KONVENSIONAL DENGAN PLATE FLATES PADA GEDUNG BPN KOTAMADYA MALANG Musa Al Asyari; Yosef Cahyo; Sigit Winarto
Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2018): OCTOBER
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmateks.v1i2.383

Abstract

Reinforced concrete is a composite element consisting of concrete and reinforcing steel planted in concrete. The main properties of concrete are strong in compressive forces but weak in tensile forces. Reinforcing steel in concrete serves to cover these weaknesses, namely resisting tensile forces and some compressive forces. The strength of the concrete itself is based on mixed proportions, conditions of temperature and humidity where the concrete will harden. Plates flates is the right choice for the owner loss of aesthetics due to transverse beam. From the calculation results it turns out that no special shear reinforcement is needed, adjustments by enlarging the column dimensions, plate strength or thickness. = 694 KN > Vn = 361,512 KN. To produce space efficiency that is expected, it is better to use plate flates. In terms of calculations it turns out that the plate flates need more reinforcement when compared to conventional plates.Beton bertulang merupakan elemen komposit yang terdiri dari beton dan baja tulangan yang ditanam di dalam beton. Sifat utama beton adalah kuat didalam gaya tekan tetapi lemah di dalam gaya tarik. Baja tulangan dalam beton berfungsi untuk menutupi kelemahan  tersebut  yaitu  menahan  gaya  tarik  dan  sebagaian  gaya  tekan. Kekuatan beton sendiri berdasarkan proposi campuran, kondisi temperature dan kelembaban dimana beton akan mengeras.plate flates adalah pilihan yang tepat bagi owner menghendaki efisiensi ruang yang di harapkan tanpa harus kehilangan estetika karena balok melintang.Dari hasil perhitungan ternyata tidak diperlukan penulangan geser  yang  khusus,penyesuaian  dengan  memperbesar  dimensi  kolom,kekuatan  atau tebal plat.karena setelah dicek penampang memenuhi persyaratan geser yaitu untuk kolom interior Vc = 752 kN > Vn = 653 kN sedangkan kolom eksteriornya adalah :  Vc = 694 KN > Vn = 361,512 KN. Untuk menghasilkan efisiensi ruang yang diharap maka,sebaiknya menggunakan plate flates. Dari segi perhitungan ternyata plate flates tersebut lebih banyak membutuhkan tulangan jika dibandingkan dengan plat konvensional.
PENELITIAN CAMPURAN ASPAL BETON MENGGUNAKAN PASIR VULKANIK GUNUNG KELUD DENGAN LIMBAH BOTOL PLASTIK Cici Sri Isma Evrilyana; Ahmad Ridwan; Yosef Cahyo Setianto
Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2018): OCTOBER
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmateks.v1i2.384

Abstract

The use of a plastic bottle waste mixture on asphalt concrete as an additional material for road pavement is one of the alternatives to get a good quality pavement layer. As well as the innovation of using Mount Kelud volcanic sand as a substitute for Brantas sand. This addition also aims to reduce the amount of plastic waste that is difficult to decipher, in order to reduce the presence of waste so that it does not cause bad impacts on society. This study aims to determine the characteristic properties of asphalt with a mixture of plastic bottle waste. The results of the study, the addition of plastic bottle waste by 2%, 3%, and 5% can be concluded that the addition of 2% plastic bottle waste cannot meet the specifications, but with the addition of plastic bottle waste 3% - 5% it can meet the requirements for the laston mixture specification (AC-BC ).Penggunaan campuran limbah botol plastik pada aspal beton sebagai material tambahan perkerasan jalan salah satu alternatif yang digunakan untuk mendapatkan kualitas lapis perkerasan yang baik. Serta inovasi penggunaan pasir vulkanik gunung kelud sebagai pengganti pasir brantas. Penambahan ini juga bertujuan untuk mengurangi banyaknya sampah plastik yang sulit diuraikan, agar dapat mengurangi keberadaan sampah sehingga tidak menyebabkan dampak buruk bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengetahui sifat sifat karakteristik aspal dengan campuran limbah botol plastik. Hasil Penelitian penambahan limbah botol plastik sebesar 2%,3%,dan 5% dapat disimpulakn dengan penambahan platik sebesar 2%  belum dapat memenuhi spesifikasi, namun dengan penambahan limbah botol plastik 3% - 5% dapat memenuhi syarat spesifikasi campuran laston (AC-BC).
PENELITIAN UJI KUAT TEKAN BETON DENGAN MEMANFAATKAN LIMBAH AMPAS TEBU DAN ZAT ADDITIF SIKACIM BONDING ADHESIVE Agil Dwi Krisna; Sigit Winarto; Ahmad Ridwan
Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil Vol. 2 No. 1 (2019): JUNE
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmateks.v2i1.385

Abstract

Concrete has the disadvantage of having a low tensile strength and convincing brittle beams with steel inscriptions to anticipate. In this study, the concrete mixture was given additional bagasse and additives of cycacim bonding. This addition was carried out to study and study the effect of bagasse on the compressive strength of normal k300 concrete by replacing bagasse by 0%, 5%, 10% and 15% in compressive loads. Compressive strength specimens in the form of cubes with a size of 15 cm x 15 cm x 15 cm. Testing is done after 28 days. Concrete with increased bagasse of 5% is better able to produce high compressive strength values than others. The addition of bagasse resulted in an average compressive strength of 5%, 229.64 kg / cm2, 10%, 190.35 kg / cm2, 15%, 160.87 kg / cm2.Beton mempunyai kelemahan yaitu mempunyai kuat tarik yang rendah dan bersifat getas sehingga beton diberi tulangan baja untuk mengantisipasinya. Pada penelitian ini, campuran beton diberi bahan tambahan ampas tebu dan zat additif sikacim bonding adhesive. Penambahan ini dilakukan untuk mempelajari dan mengetahui pengaruh ampas tebu terhadap kuat tekan pada beton mutu normal k300 dengan penambahan ampas tebu sebesar 0%, 5%, 10% dan 15% pada beban tekan. Benda uji kuat tekan berbentuk kubus dengan ukuran 15 cm x 15 cm x 15 cm. Pengujian dilakukan setelah 28 hari. Beton dengan penambahan ampas tebu 5% lebih mampu menghasilkan nilai kuat tekan tinggi dari pada yang lainya. Penambahan ampas tebu menghasilakan kuat tekan rata-rata yaitu 5%,229,64 kg/cm2, 10%,190,35 kg/cm2, 15%,160,87kg/cm2.
PENELITIAN UJI KUAT TEKAN BETON DENGAN MEMANFAATKAN AIR LIMBAH TETES TEBU DAN ZAT ADDITIVE CONCRETE Mochamad Ahsin Ansori; Ahmad Ridwan; Yosef Cahyo
Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil Vol. 2 No. 1 (2019): JUNE
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmateks.v2i1.388

Abstract

Concrete has a weakness that is having a low tensile strength and brittle so that the concrete is given steel reinforcement to anticipate it. This addition was carried out to study and determine the effect of sugarcane waste on compressive strength, flexural strength on normal quality concrete with the addition of 0%, 10%, 20% and 30% in compressive loads. Testing is done after 28 days. Concrete with the addition of 30% sugar cane is more capable of producing high flexural strength than the others. Addition of sugar cane drops resulted in optimum compressive strength of 10%, 16.75MPa, 20%, 16.55MPa, 30%, 16.40MPa. For the highest flexural strength of concrete in the 15/15/60 beam sample, the concrete mixture was added to 30% sugar cane by 5.00 MPa, higher than normal concrete 4.96 MPa.Beton mempunyai kelemahan yaitu mempunyai kuat tarik yang rendah dan bersifat getas (brittle) sehingga beton diberi tulangan baja untuk mengantisipasinya. Penambahan ini dilakukan untuk mempelajari dan mengetahui pengaruh limbah tetes tebu terhadap kuat tekan, kuat lentur pada beton mutu normal dengan penambahan 0%, 10%, 20% dan 30% pada beban tekan. Pengujian dilakukan setelah 28 hari. Beton dengan penambahan tetes tebu 30% lebih mampu menghasilkan nilai kuat lentur tinggi dari pada yang lainya. Penambahan limbah tetes tebu menghasilakan kuat tekan optimum yaitu,10%,16,75MPa, 20%,16,55MPa, 30%,16,40MPa. Untuk kuat lentur beton pada sampel balok 15/15/60 yang paling tinggi yaitu pada campuran beton penambahan tetes tebu 30% sebesar 5,00 MPa, lebih tinggi dari pada beton normal 4,96 MPa. 
MANAJEMEN REKAYASA LALU LINTAS PENGEMBANGAN WISATA KAMPUNG COKLAT Edi Hardi Suntoyo; Ahmad Ridwan; Sigit Winarto
Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil Vol. 2 No. 1 (2019): JUNE
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmateks.v2i1.389

Abstract

Responding to the development of the brown village tourist area in Golodok Blorok Kademnagan Blitar, it will cause seizures that have an impact on decreasing the performance of roads and intersections around the area, and cause a high level of accidents. can minimize the decline in the performance of roads and intersections and reduce or minimize the occurrence of accidents of visitors to the brown village area, and can provide solutions to traffic problems that occur due to the development of brown village tourism. The method used in this research is based on the Indonesian Road Capacity Manual (MKJI 1997) and other related regulations. This reliable step begins with conducting a traffic survey in the area that has been determined and asks for data on the number of visitors and the number of vehicles parked for 1 year to the manager of the Brown Village tourist area which then estimates the trip generation and sets the andalalin classification. After that, analyze the traffic performance on existing conditions and analyze the conditions of traffic management without and with regional development, as well as develop alternative improvements to the impact of traffic due to the development of the brown village tourist area.Menyikapi berkembangnya kawasan wisata kampung coklat di jl Golodok Blorok Kademnagan Blitar , akan menimbulkan bangkitan yang berdampak pada penurunan kinerja ruas jalan dan simpang di sekitar kawasan tersebut, serta menimbulkan tingkat kecelakaan yang tinggi, Untuk itu perlu di lakukan Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) agar dapat meminimalisir penurunan kinerja ruas jalan dan simpangdanmengurangiatauminimalisirterjadinyakecelakaanpengunjungkawasan kampong coklat, serta dapat memberikan solusi pemecahan masalah lalu lintas yang terjadi akibat pengembangan wisata kampung coklat. Metode yang digunakan pada penelitia ini didasarkan pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI 1997) dan peraturan terkait lainya.Tahapan andalalin ini diawali dengan melakukan survei lalu lintas di area yang sudah di tentukan dan meminta data jumlah pengunjung serta jumlah kendaraan yang parkir selama 1 tahun kepada pengelola Kawasan wisata kampong coklat yang selanjutnya memperkirakan bangkitan perjalanan dan menetapkan klasifikasi andalalin. Setelah itu , menganalisa kinerja lalu lintas pada kondisi eksisting dan menganalisa pada kondisi manajemen  lalu lintas tanpa dan dengan pengembangan kawasan , serta menyusun alternatif perbaikan terhadap dampak lalu lintas akibat pengembangan kawasan wisata kampung coklat tersebut.
STUDI PERENCANAAN PENINGKATAN JALAN PADA RUAS JALAN JALUR LINTAS SELATAN GIRIWOYO – DUWET STA. 10+000 – STA. 15+000 Agung Kurniawan; Sigit Winarto; Yosef Cahyo
Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil Vol. 2 No. 1 (2019): JUNE
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmateks.v2i1.390

Abstract

The design improvement of the road, and cost estimate of the south path project, segment Giriwoyo-Duwet Sta.10+000 – Sta.15+00 aims to calculate the geometric, widening, thickness of the rigid pavement, thickness of the flexible pavement overlay, and cost estimates of the improvement road project. 2017 Traffic data and California Bearing Ratio data to calculate the thickness of the rigid pavement. The method used to design the geometric is “Tata Cara Perencanaan Geometrik Jalan Antar Kota Bina Marga 1997”. The thickness of the rigid paving is calculated by means of a 20-year design plan; life uses “AASHTO 1993”. The thickness of flexible pavement overlay with 20 years design life uses “Perencanaan Tebal Perkerasan Lentur Jalan Raya Dengan Metode Analisa Komponen Bina Marga 1987” and “Panduan Analisa Harga Satuan Bina Marga 1995” to calculate the cost estimation. From the calculation of the road known that thickness of rigid pavement for improvement is 15 cm with 10 cm lean mix concrete for subbase, and 5 cm with 2 meters roadside, flexible pavement for the surface. And the calculation of the flexible pavement overlay results is 6 cm. From the calculation, the cost estimation of the improvement road is IDR. 5,015,899,000Perencanaan Peningkatan Jalan Serta Rencana Anggaran Biaya Proyek Jalan Jalur Lintas Selatan Pada Ruas Giriwoyo – Duwet STA. 10+000 – STA. 15+00 bertujuan untuk menghitung pelebaran jalan, tebal perkerasan kaku jalan, tebal lapis tambahan (overlay) perkerasan lentur dan rencana anggaran biaya (RAB) proyek. Data lalu lintas tahun 2017 dan data California Bearing Ratio (CBR) untuk merencanakan tebal perkerasan kaku jalan. Metode yang digunakan untuk perhitungan tebal perkerasan kaku dengan umur rencana 20 tahun menggunakan panduan “AASHTO 1993”. Untuk perhitungan lapis tambahan perkerasan lentur dengan umur rencana 20 tahun menggunakan panduan “Perencanaan Tebal Perkerasan Lentur Jalan Raya Dengan Metode Analisa Komponen Bina Marga 1987” dan untuk rencana anggaran biaya menggunakan “Panduan Analisa Harga Satuan Bina Marga 1995”. Dari analisa perhitungan tebal perkerasan komposit untuk pelebaran jalan didapatkan  tebal pelat beton 15 cm, lapis pondasi bawah dengan campuran beton kurus (lean mix-concrete) setebal 10 cm dan lapis permukaan dari perkerasan lentur 5 cm dengan bahu jalan sepanjang 2 meter pada setiap sisi jalan. Untuk lapis tambahan (overlay) perkerasan lentur didapatkan penambahan setebal 6 cm. Untuk perencanaan peningkatan jalan seperti terdapat pada uraian diperlukan biaya sebesar Rp 5.015.899.000,-
ANALISA KEBUTUHAN AIR BAKU BERDASARKAN MATA AIR SUNGAI BAYONG ( Study Kasus di Kec. Bendungan Kab. Trenggalek ) Oky Ari Swenda; Ahmad Ridwan; Sigit Winarto
Jurnal Manajemen Teknologi & Teknik Sipil Vol. 2 No. 1 (2019): JUNE
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jurmateks.v2i1.391

Abstract

To support the raw water development program in the Dam District, there have been many development studies and development programs and rehabilitation programs to meet the needs of the population through the Brantas River Basin Central work unit and PDAM. This region is in dire need of water to improve the welfare of the Trenggalek Regency population, most of whom are living from the farm. And also to meet raw water needs in order to support the pase of regional development and the economy in the surrounding region. Then, analyze population growth for the next 5 years based on Bayong River Springs and raw water network equipment to accommodate the plan. With the availability of bayong river springs, the average discharge per month can be calculated for 5 years. With debit data that reaches 900 liters/sec and population growth for the next 5 years with an average growth of 2% reaching 32949 people, then with consumption per person 100 liters/sec, the population needs clean water reaches 59 liters/second. To fulfill the need for raw water, so Bendungan District can be relied upon after the Bayong River Springs.Untuk mendukung program pengembangan air baku di wilayah Kec. Bendungan, telah banyak diadakan studi pengembangan dan dilaksanakan program pembangunan maupun rehabilitasi untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat melalui Satuan Kerja Balai Besar Wilayah Sungai Brantas dan PDAM setempat. Wilayah ini sangat membutuhkan air untuk meningkatkan kesejahteraan penududuk Kabupaten Trenggalek yang sebagian besar masyarakatnya adalah hidup dari pertanian itu, juga untuk memenuhi kebutuhan air baku agar dapat mendukung laju perkembangan wilayah serta perekonomian di wilayah sekitarnya. Maka menganalisa pertumbuhan penduduk sekarang sampai 5 tahun ke depan berdasarkan mata air Sungai Bayong dan perlengkapan jaringan air baku untuk mengakomodir rencana tersebut. Dengan ketersediaan mata air Sungai Bayong dihitung debit rata-rata per bulan selama 5 tahun. Dengan data debit yang mencapai 900ltr/dtk dan pertumbuhan penduduk 5 tahun kedepan dengan pertumbuhan rata-rata 2%  mencapai 32949 jiwa, maka dengan konsumsi per orang 100 ltr/dtk kebutuhan total air bersih penduduk Kec. Bendungan 59 ltr/dtk. Untuk pemenuhan kebutuhan air baku, maka di Kec. Bendungan dapat diandalkan setelah adanya mata air Sungai Bayong tersebut.