cover
Contact Name
Irpan
Contact Email
redaksi.jep@upnvj.ac.id
Phone
+6285782578137
Journal Mail Official
redaksi.jep@upnvj.ac.id
Editorial Address
Jl. RS. Fatmawati No. 1, Jakarta Selatan
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Ekspresi dan Persepsi : Jurnal Ilmu Komunikasi
ISSN : -     EISSN : 2656050X     DOI : 10.33822/.v3i1
Ekspresi dan Persepsi : Jurnal Ilmu Komunikasi Adalah jurnal ilmiah Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta. Terbit secara berkala 1 tahun 2 kali. Mengangkat tulisan hasil penelitian maupun pemikiran ilmiah yang mencakup bidang ilmu komunikasi, komunikasi pembangunan, public relations, periklanan, dan jurnalistik.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2019): Januari" : 7 Documents clear
The Relationship Of Political Socialization Messages Relations In Social Media Twitter With The Image Of PKS. (Study: Political Socialization PKS Through @PKSejahtera Account) Munadhil Abdul Muqsith
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 2, No 1 (2019): Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.769 KB) | DOI: 10.33822/jep.v2i1.972

Abstract

The development of new media provides convenience in communicating and conveying the message, thus leading directly into a meeting without limited space, time and distance, users can easily participate in social interaction. Political parties take advantage of the development of new media in order to disseminate and political information to the public in order to obtain a good image. The Justice and Prosperous Party or sometime called PKS utilizing twitter as a social media in order to convey the message of political socialization through the official account DPP @PKSejahtera to 159.500 followers. This research is about the relationship of political socialization messages relations in social media twitter with the image of PKS. (Study: Political Socialization PKS through @PKSejahtera account). Purpose of this study is 1) how much the relationship of political socialization messages in social media Twitter with the image of PKS. This research method uses a quantitative approach. These results indicate that there is a relationship between socialization message via twitter to the image. The highest relationship found in the relationship of political socialization message with variable perception in the indicator 's political image.Keywords : Political Socialization Messages, Prosperous Justice Party, Twitter, Image. 
RETRACTED : DISEMINASI INFORMASI PUBLIK OLEH HUMAS KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN DALAM MENINGKATKAN PUBLIC AWARENESS (Studi Kasus Pada Peraturan Menteri KKP No.2 Tahun 2015 Terkait Larangan Penggunaan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela (Trawls) dan Pukat Tarik (Seine Nets) Mega Purnama Sari
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 2, No 1 (2019): Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.434 KB) | DOI: 10.33822/jep.v2i1.1058

Abstract

RETRACTED :  
ANALISIS KARAKTERISTIK KOMEDI PADA KUIS WAKTU INDONESIA BERCANDA NET.TV freddy yusanto
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 2, No 1 (2019): Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.143 KB) | DOI: 10.33822/jep.v2i1.968

Abstract

Televisi memiliki program-program yang diciptakan untuk mendukung perkembangan keberhasilannya. Hal ini membuat stasiun televisi berlomba untuk membuat program yang menarik baik itu dari segi konten acara, rangkaian acara atau penyajian acara. Seperti NET.TV yang membuat program komedi dengan kemasan kuis, yakni program komedi Waktu Indonesia Bercanda (WIB). Program ini mampu meciptakan sajian komedi dengan tayangan komedi yang tidak seperti biasanya.Analisa kualitatif deskriptif ini menggunakan pendekatan teori kategori komedi dari Arthur Asa Berger, yang mengatakan bahwa kategori humor/komedi ada Language, Logic, Identity danActiondengan keseluruhan terdiri atas 31 dimensi. Keempat kategori dengan tigapuluh satu dimensi ini digunakan peneliti sebagai acuan dalam membedah karakteristik komedi yang ada pada program komedi Waktu Indonesia Bercanda NET.TV.Kesimpulan dari analisis ini, bahwa dari tigapuluh satu dimensi pada empat kategori komedi, terdapat tujuh belas dimensi yang sering digunakan dalam program WIB di NET. Kategori languagemenjadi kategori yang paling banyak digunakan dalam program komedi ini, yakni ada sembilan dimensi, kemudian pada identitydan logicmasing-masing ada tiga dimensi yang sering digunakan, dan pada kategori action,hanya satu dimensi yang sering digunakan.
KONTROVERSI VIDEO LAST HOPE KITCHEN EPISODE PUDING BABI KURMA DI YOUTUBE (ANALISIS UNSUR SARA SEMIOTIKA CHARLES SANDERS PIERCE) Murwanti Fajar Yani; Rini Riyantini
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 2, No 1 (2019): Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.864 KB) | DOI: 10.33822/jep.v2i1.496

Abstract

Video Last Hope Kitchen episode Puding Babi Kurma yang ditampilkan di channel YouTube milik Tretan Muslim dengan viewers lebih dari 275 ribu menimbulkan kontroversi karena dinilai mengandung unsur SARA. Kontroversinya terlihat dari percakapan dan gesture yang ditunjukkan oleh Muslim dan Coki seperti “Daging babi dicampur dengan sari kurma, babinya jadi halal atau kurmanya yang jadi haram?”. Tujuan dari penelitian adalah untuk menginterpretasikan unsur SARA dalam video Last Hope Kitchen episode Puding Babi Kurma. Penelitian ini menggunakan teori diskursus, ruang publik, critical discourse analysis, dan semiotika. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik analisis semiotika Charles Sanders Pierce, video dianalisis berdasarkan trikotomi semiotika yaitu tanda, objek, dan interpretasinya. Hasil penelitiannya adalah tanda berupa percakapan dan gesture, objek berupa simbol-simbol yang diperlihatkan dalam video menghasilkan makna bahwa Muslim dan Coki menampilkan video bergenre dark comedy yang masih sangat jarang ditampilkan di Indonesia dan mengandung unsur SARA. Konten komedi yang membawa unsur agama didalamnya sangat sensitif bagi masyarakat Indonesia.Kata Kunci: Video Last Hope Kitchen, Kontroversi, SARA, Dark Comedy, Semiotika.
STRATEGI MNC GROUP DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI DAN KOMPETISI DI PASAR BISNIS INDUSTRI MEDIA PENYIARAN 4.0 Tuty Mutiah; Geofakta Razali; Agung Raharjo
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 2, No 1 (2019): Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.162 KB) | DOI: 10.33822/jep.v2i1.973

Abstract

Saat ini tengah memasuki era disrupsi teknologi yang bergeser pada era Revolusi Industri 4.0. World Economic Forum (WEF) menyebut Revolusi Industri 4.0 adalah revolusi berbasis Cyber Physical System yang secara garis besar merupakan gabungan tiga domain yaitu digital, fisik, dan biologi. Sehingga membuat industri pertelevisian semakin mempunya tantangan dengan Revolusi Industri 4.0 dan di era digital ketika sebagian besar persebaran informasi berlangsung di dunia maya, industri pertelevisian menghadapi persaingan dengan media-media online yang relatif lebih mudah diakses. Hal ini menuntut stasiun televisi untuk terus menghadirkan inovasi, baik dalam program tayangan maupun dalam media penyiaran, salah satunya dengan menyediakan akses untuk menonton siaran televisi secara online. Revolusi industri menjadi tantangan bagi industri televisi di tanah air, tidak terkecuali televisi-televisi lokal di indonesia. Sumber pendanaan dan teknologi menjadi salah satu kendala bagi tv lokal bersaing di era revolusi industri. Belum lagi keterbatasan sumber daya manusia yang diakui ikut menjadi penentu untuk memenangi persaingan. Beragam strategi terus diupayakan agar pertelevian di indonesia mampu bertahan di tengah kemajuan tekonologi dan daya saing industri. Salah satunya penguatan konten program televisi.
PENGAMBILAN GAMBAR DAN KENDALANYA DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PROGRAM ACARA PAHLAWAN UNTUK INDONESIA DI MNCTV fajar muharam
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 2, No 1 (2019): Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.11 KB) | DOI: 10.33822/jep.v2i1.992

Abstract

Program Pahlawan untuk Indonesia dapat dinilai sebagai program yang sukses karena dapat menginspirasi berbagai pihak disamping itu juga memiliki nilai edukasi. Pahlawan untuk Indonesia memberikan penghargaan kepada figur yang terpilih karena telah tanpa pamrih mendedikasikan hidup untuk kepentingan orang banyak. Kamera merupakan salah satu aspek penting dalam suatu pembuatan produksi program televisi, fungsi kamera yaitu mengambil/merekam adegan-adegan yang diarahkan oleh sang sutradara kemudian divisualisasikan oleh pemain-pemain yang melakukan adegan-adegan. Kamera dioperasikan oleh kru produksi program televisi yang biasa disebut kameramen, kameramen mengoperasikan kamera sesuai dengan arahan Program director(PD). Metode yang digunakan dalam penelitian tersebut adalah dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara, penyebaran kuesioner, serta melalui studi pustaka. Hasil penelitian tersebut adalah melalui pembiasaan diri awal melakukan kegiatan Pra produksi, Produksi dan Pasca Produksi itu sendiri tanpa bergantung pada team lain.Penelitian ini membuktikan Seorang Kameraman Televisi dalam sebuah produksi program Pahlawan Untuk Indonesia sangatlah penting untuk memahami dan menguasai sebuah perencanaan dan pengendalian visual serta kendalanya. Bukan saja menguasai satu bagian tetapi juga di dituntut mampu berkomunikasi dengan baik dan dapat bekerja  sama dengan segala instansi yang terkait. Selain bertanggung jawab penuh semua hal yang terkait dengan visual, cameraman Televisi juga harus mampu memberikan sebuah informasi kepada khalayak berupa visual yang disuguhkan oleh user kameraman di semua posisi kamera 1 sd kamera 8.
TANTANGAN DI ERA INDUSTRI 4.0: PENGARUH INTENSITAS TAYANGAN PROGRAM TELEVISI TERHADAP PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA Eka Septiani; Nur Indah Sari; Sri Mulyani
EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI Vol 2, No 1 (2019): Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.71 KB) | DOI: 10.33822/jep.v2i1.1033

Abstract

Television media is one of the challenges we are currently facing  in era 4.0. The challenge that we face through television media are, among other things,how we can choose educational television programs, especially those that still prioritize the use of Indonesian language that is good and correct in its presentation. Ironically, most television programs presented no longer heed the standard Indonesian language. This study aims to find out how teenagers in this case are students can view and choose television programs that they watch every day. Based on these objectives, researchers used descriptive analysis methods through questionnaires. The selected sample was taken as many as 30 student randomly. From the result of the analysts, the data shows that television programs are currently very influential in facing challenge in era 4.0 againts the standard use of Indonesian among teenagers. Today’s television programs are lacking especially in terms of language in the screening so that it becomes a challenge for teenagers so that they are able to maintain the use of goog and correct Indonesian. Keyword: television programs, the challenge of era 4.0, Indonesian language shift.

Page 1 of 1 | Total Record : 7