cover
Contact Name
SMIPT
Contact Email
seminar.smipt@gmail.com
Phone
+628124100568
Journal Mail Official
seminar.smipt@gmail.com
Editorial Address
Jalan Perintis Kemerdekaan Km 12. Blok EC 10 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (SMIPT)
ISSN : 26220520     EISSN : 2622593x     DOI : -
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi adalah publikasi hasil diseminasi ilmiah berkala yang diterbitkan oleh Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI) Kerjasama dengan Forum Riset Multidisiplin Indonesia (FORMIN). Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi diterbitkan satu kali dalam satu tahun. Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi mencakup multidisiplin ilmu pengetahuan yang disebarluaskan melalui media cetak dan online.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 320 Documents
Material Peredam Radiasi Elektromagnetik Perangkat Komunikasi Bergerak Menggunakan Eichhornia Crassipes Aryani Rombekila
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 3 (2020): PProsiding Seminar Nasional Ketiga Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Tekno
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Enceng gondok (Eichhornia Crassipes) adalah salah satu jenis tumbuhan air mengapung dianggap sebagai gulma yang dapat merusak lingkungan perairan. Material organik tersebut akan dikaji dan dikembangkan sedemikian rupa sehingga dapat berpotensi untuk dimanufaktur dan menjadi perangkat peredam energi RF. Kandungan karbon yang terdapat pada material tersebut mampu menjadi bahan absorber untuk gelombang elektromagnetik di frekuensi 4 GHz – 8 GHz. Epoxy adalah resin yang digunakan untuk membuat papan partikel eceng gondok dengan perbandingan 50%, 60%, dan 70%. Metode Free Space Measurment di gunakan untuk mendapatkan nilai reflection loss (S11) dan nilai transmission loss (S21) dengan menggunakan dua buah antenna horn yang di hubungkan dengan peralatan alat ukur Vektor Network Analyser (VNA) type E5071C. Board yang terbuat dari eceng gondok di tempatkan diantara dua buah antenna horn tersebut. Hasil dari pengukuran ini digunakan untuk menentukan nilai permitivitas dan permibialitas dari eceng gondok
Uji Efektivitas Formula Serasah Daun Jati Kombinasi Isolat Unggul untuk Biofertilizer Pada Bibit Suren (Toona Sureni Merr.) admin admin
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 3 (2020): Prosiding Seminar Nasional Ketiga Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknol
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suren merupakan salah satu tumbuhan tingkat tinggi yang terdapat di Indonesia, termasuk ke dalam suku Meliaceae dan tanaman serba guna. Tanaman dalam proses pertumbuhan setiap hari membutuhkan nutrisi yang diserap melalui akar, batang dan daun. Penyediaan nutrisi bagi tanaman dapat dilakukan dengan penambahan pupuk. Bentuk dan jenis pada pupuk salah satunya yaitu biofertilizer atau pupuk hayati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh formulasi serasah jati kombinasi isolat (pupuk padat) sebagai biofertilizer pada pertumbuhan semai suren. Proses pembuatan formula biokompos serasah jati menggunakan tiga isolat unggul yang dipilih yaitu Penicillium sp, Fusarium sp dan Trichoderma sp dan perlakuan tanpa pemberian isolat (kontrol) dengan melihat pengaruh setiap perlakuan melalui hasil pengukuran pertambahan rata-rata tinggi tanaman dan pertambahan jumlah daun di setiap perlakuan. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa penggunaan biokompos serasah jati dengan kombinasi isolat Penicillium sp, Fusarium sp dan Trichoderma sp berpengaruh tidak nyata dan Hasil analisis secara visual terhadap pertambahan tinggi tanaman dan jumlah daun suren secara kuantitatif menunjukkan adanya pengaruh dari pemberian isolat Penicillium sp. dan Trichoderma sp. Perlakuan pemberian isolat Fusarium sp. menunjukkan laju pertambahan secara stabil naik sedangkan pada perlakuan kontrol memperlihatkan pertumbuhan yang cenderung menurun
Pemecahan Dormansi Benih Kopi Menggunakan Zat Pengatur Tumbuh Alami (zpt) Alami Fahmiati Fahmiati; Hawani Hawani; Alansyah Alansyah; Syamsia Syamsia
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 3 (2020): PProsiding Seminar Nasional Ketiga Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Tekno
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dormansi merupakan kondisi dimana benih tidak berkecambah walaupun pada kondisi lingkungan yang memungkinkan untuk berkecambah. Dormansi menjadi salah satu faktor penghambat dalam perbanyakan tanaman kopi secara generative. Salah satu alternatif untuk mematahkan dormansi benih melalui penggunaan zat pengatur tumbuh alami seperti air kelapa karena mengandung sitokinin dan dapat mematahkan dormansi benih. Beberapa penelitian menggunakan air kelapa untuk memacu perkecambahan benih. Konsentrasi dan lama perendaman berpengaruh terhadap kecepatan berkecambah, persentase kecambah dan lama kecambah benih. Reviuw artikel ini diperoleh dari bebera artikel jurnal nasional. Hasil reviuw menunjukkan bahwa air kelapa muda dapat dimanfaatkan untuk memecahkan dormansi benih kopi melalui perendaman 24 jam dengan konsentrasi air kelapa 100%.
Masker Bubuk Biji Durian Untuk Menyamarkan Masalah Kulit Wajah Berminyak A. Nur Maida; Rosmiaty Rosmiaty; Inestuti Inestuti
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 3 (2020): PProsiding Seminar Nasional Ketiga Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Tekno
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui proses hasil treatmen perawatan masker bubuk biji durian dan air mawar untuk kulit wajah bekas jerawat dan flek diwajah. Tempat penelitian dilaksanankan di Laboratorium Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar. Subjek penelitian dilakukan pada 2 orang responden. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah focus group discussion (FGD). Teknik analisis data yang digunakan adalah presentasi dan skala likert. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan masker dengan takaran 1 sendok teh bubuk biji durian dan 3 sendok teh air mawar. Masker yang ditretment pada klien dengan kulit wajah berminyak bekas jerawat dan flek diwajah akibat kosmetik dilakukan 1 kali seminggu selama 8 kali pemakaian secara rutin dengan rentan waktu 10-15 menit. Selama tretment masker pada wajah dilakukan ditemukan hasil yang signifikan yaitu tretment yang dilakukan terasa perih, tetapi terjadi perubahan pada masalah kulit bekas jerawat pada minggu ke 5 yang berangsur memudar dan untuk tretment yang dilakukan pada flek diwajah perubahan terjadi pada minggu ke 7yang lebih kepada melembabkan kulit wajah. Oleh karena itu perlunya kesabaran dan proses waktu untuk menyamarkan bekas jerawat dan flek diwajah dengan tretment yang rentang waktunya perlu diperpanjang. Dari tingkat kesukaan responden pada bekas jerawat 75 % meenyatakan sangat baik dan responden pada flek diwajah 62,5 % baik dan selanjutnya dapat dikembang dalam kehidupan sehari-hari.
Analisis Jaringan Multiple Input Multiple Output (MIMO) Relay Di Desa To’rea Kecamatan Tikala Kabupaten Toraja Utara Dalam Kondisi COVID-19 Apriana Toding; Rismawaty Arunglabi; Charnia Iradat Rapa
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 3 (2020): PProsiding Seminar Nasional Ketiga Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Tekno
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jaringan perdesaan khususnya akses Internet di Desa dalam kondisi Virus corona Covid-19 sangat diperlukan untuk mengatasai keberlangsungan proses pembelajaran jarak jauh terkait yang mengancam dunia pendidikan. Coronavirus-19 (COVID) telah dinyatakan sebagai pandemi dunia oleh WHO (WHO,2020) Virus ini dapat ditularkan dari manusia ke manusia dan telah menyebar secara luas di China dan lebih dari 190 negara dan teritori lainnya. Pada 12 Maret 2020, WHO mengumumkan COVID-19 sebagai pandemik. Hingga tanggal 16 Maret 2020, terdapat dinyatakan oleh pemerintah bahwa proses pembelajaran dalam kelas diberhentikan. Di mulai pada bulan September 2020 dunia pendidikan di Indonesia telah mendapatkan diijikan oleh pemerintah pusat untuk melangsungkan pertemuan dalam kelas namun masih dibatasi untuk Zona Hijau. Di desa To’rea termasuk Zona Hijau yang jauh dari Ibukota Kabupaten Toraja Utara yang tidak memiliki akses internet sehingga peneliti mengambil lokasi untuk menganalisis potensi jaringan internet di desa tersebut dengan system jaringan MIMO Relay. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi suatu jaringan internet untuk sekolah jika pemasangan alat akses teknologi disekitar sekolah yang diperuntukkan untuk para guru dengan sistem jaringan MIMO Relay. Berdasarkan permasalahan yang telah dikemukakan, penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif dan kuantitatif. Desain penelitian ini adalah mengukur cakupan jaringan apabila askses teknologi dipasang di Sekolah Dasar Negeri 9 Tikala Kabupaten Toraja Utara. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Desa To’rea menunjukkan bahwa masih ada lokasi guru yang belum tercangkau jangkauan jaringan internet apabila dipasang di Sekolah namun dengan system model jarinag MIMO Relay maka akan tejangkau.
Analisis Program Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (Puap) Petani Hortikultura (Studi Kasus pada Gapoktan Sinar Tani, Kecamatan Soreang, Kota Parepare) Irninthya Nanda Pratami Irwan; Yunita Palinggi
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 3 (2020): PProsiding Seminar Nasional Ketiga Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Tekno
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah yang dihadapi oleh petani di pedesaan yaitu terbatasnya ketersedian modal. Mengatasi permodalan petani pedesaan, pemerintah mempbuat program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) yang merupakan program dari Kementerian Pertanian untuk menanggulangi kemiskinan dan penciptaan lapangan kerja, sekaligus mengurangi kesenjangan pembangunan antar wilayah pusat dan daerah serta kesenjangan antar subsektor. Tujuan penelitian ini yaitu untuk: (1) mengetahui gambaran pelaksanaan program PUAP di Gapoktan Sinar Tani, (2) menganalisis kinerja Gapoktan Sinar Tani. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu : Metode Importance Performance Analysis (IPA), Pengambilan sampel sebanyak 50 responden terdiri dari 25 responden petani penerima PUAP dan 25 responden bukan penerima PUAP. Dari hasil analisis menunjukkan bahwa pada aspek kinerja pengurus Gapoktan berada pada kuadran kedua yaitu kuadran pertahankan kinerja
Pertumbuhan Dan Produksi Bawang Merah (Allium cepa) Pada Media Tanam Biochar Dan Pleurotus sp Sulfani Sulfani; Iradhatullah Rahim; Nur Ilmi
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 3 (2020): PProsiding Seminar Nasional Ketiga Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Tekno
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bawang merah merupakan salah satu komoditas tanaman hortikultura yang paling banyak dikonsumsi oleh manusia untuk bahan campuran bumbu masakan setelah cabai. Oleh karena itu upaya meningkatkan pertumbuhan dan produksi bawang merah harus terus ditingkatkan salah dengan cara memanfaatkan limbah pertanian sebagai media. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan produksi bawang merah pada 2 jenis biochar yang diberi inokulan Pleurotus sp. Penelitian ini menggunakan Rancangan Faktorial dengan dasar (RAK) Rancangan Acak Kelompok dengan pemberian perlakuan kombinasi biochar kulit buah kakao + biochar tongkol jagung yang diberi inokulan Pleurotus sp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kombinasi biochar kulit buah kakao + biochar tongkol jagung yang diberi inokulan Pleurotus sp adalah perlakuan terbaik untuk pertumbuhan dan produksi bawang merah.
Polimorfisme Kloroplas Genom pada Lima Family Tumbuhan untuk Kepentingan Informasi Identifikasi admin admin
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 3 (2020): Prosiding Seminar Nasional Ketiga Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknol
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Informasi yang lengkap sangat diperlukan dalam mendukung upaya pemuliaan serta konservasi jenis berbagai tanaman termasuk informasi terkait keanekaragaman genetik yang masih belum banyak dilakukan. Uji keanekaragaman genetik memerlukan primer yang mampu untuk mendeteksi keberadaan alel dalam suatu genotipe seperti primer genom kloroplas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis primer genom kloroplas pada beberapa DNA dari beberapa family yang diharapkan dapat digunakan untuk dijadikan rekomendasi primer yang dapat digunakan untuk identifikasi spesies yang belum jelas secara genetik. Sampel yang digunakan sebanyak 30 sampel DNA dari 5 family yang berbeda yakni dari family Euphorbiace, Arecaceae, Poaceae, Rubiaceae, dan Dipterocarpaceae. Penelitian ini penanda genom kloroplas (rbcL dan matK) DNA. Pengujian pada beberapa sampel dari family Euphorbiace, Arecaceae, Poaceae, Rubiaceae, dan Dipterocarpaceae menunjukkan bahwa tingkat keberhasilan primer genom kloroplas pada penanda rbcL lebih tinggi 0,12% dibandingkan dengan penanda matK. Primer genom kloroplas pada penanda matK dan rbcL yang mampu mengamplifikasi sampel pada seleksi primer adalah matK 4, matK5, rbcL 1, rbcL 2, rbcL 3, dan rbcL 4 dengan masing-masing presentase sebesar 91,7%, 100%, 83,3%, 91,3%, 75%, dan 25%.
Seleksi Isolat Cendawan Rhisozfer Kemiri (Aleurites moluccana Wild) Penghasil Enzim Pektinase admin admin
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 3 (2020): Prosiding Seminar Nasional Ketiga Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknol
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cendawan rhizosfer termasuk mikroorganisme merupakan sumber enzim yang paling banyak digunakan dari hewan dan tumbuhan, karena memiliki pertumbuhan yang cepat dan tumbuh pada berbagai substrat meningkatkan kualitas biologi tanah. Aktivitas cendawan mengurai bahan organik secara alami atau sengaja untuk mempercepat proses dekomposisi dalam meningkat mutu pengomposan. Kemampuan enzim pektinase sebagai biokatalis dalam mendegradasi pektin oleh beberapa cendawan penghuni atau cendawan rhizosfer. Penelitian ini bertujuan untuk menseleksi isolat cendawan rhizosfer tegakan kemiri (Aleurites moluccana Wild) penghasil enzim pektinase. Proses seleksi dilakukan di Laboratorium Bioteknologi dan Pemuliaan Pohon, Fakultas Kehutanan, Universitas Hasanuddin, Makassar. Metode penelitian dilakukan dengan cara menginokulasi isolat cendawan kedalam media CDA dengan substarat enzim pektin dan penambahan pewarna CBB. Hasil penelitian diperoleh isolat cendawan memiliki aktivitas dan kemampuan mendegradasi pektin dengan menujukkan luas ukuran zona bening yang terbentuk disekitar koloni isolat yaitu Penicillium sp. dan Aspergillus sp., dengan hasil skoring yang tertinggi.
Gambaran Pengetahuan dan Sikap Anak Buah Kapal (ABK) Terhadap Perilaku Berisiko Tertular HIV/AIDS Idhar Darlis; Fatmah Afrianty Gobel; Yusriani Yusriani
Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 3 (2020): PProsiding Seminar Nasional Ketiga Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Tekno
Publisher : Yayasan Pendidikan dan Research Indonesia (YAPRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HIV/ AIDS merupakan salah satu perhatian dalam Sustainable Development Goals (SDGS) yang tertuang pada tujuan ke tiga. Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki kasus HIV/ AIDS yang tinggi di dunia. Hal ini menyebabkan HIV/ AIDS tetap sebagai beban kesehatan masyarakat di Indonesia bahkan di dunia (WHO, 2010). Pengetahuan sangat penting dimiliki oleh pekerja, karena mengenali dan memahami substansi-substansi yang dapat membahayakan kesehatan. Pekerja akan membuka separuh jalan dalam upaya menghilangkan atau mengurani resiko timbulnya penyakit. Sikap diluar individu dapat menguatkan perilaku dan memiliki nilai seperti perilaku berisikos. Perilaku berisiko seseorang dapat dipengaruhi oleh hubungan seseorang dengan orang lain, pekerjaan, pendapatan, dan lingkungan tempat tinggal serta kultur dimana orang itu berada. Sikap perilaku berisiko seseorang juga dipengaruhi oleh tingkat pendidikan dan pengetahuannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dari pengetahuan dan sikap ABK terhadap perilaku berisiko terular HIV/AIDS. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitaif dengan pendekatan deskriptif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 285 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ABK terhadap perilaku berisiko tertular HIV/AIDS pada ABK yaitu, cukup sebanyak 268 ABK (94%) dan kurang sebanyak 17 ABK (6%). Sedangkan untuk sikap menunjukkan bahwa sikap ABK terhadap perilaku berisiko tertular HIV/AIDS pada ABK yaitu, cukup sebanyak 212 ABK (74,4%) dan kurang sebanyak 73 ABK (25,6%).