Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia (RABIN) merupakan jurnal ilmiah yang dikelola oleh Program Studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan bekerjasama dengan Asosiasi Program Studi Akuntansi Perguruan Tinggi Muhammadiyah (APSA PTM). Jurnal ini menitikberatkan pada penyampaian hasil penelitian ilmiah yang dilakukan secara bersama oleh Mahasiswa dan Dosen bidang Akuntansi. Adapun bidang Akuntansi termasuk didalamnya adalah Akuntansi Keuangan, Akuntansi Manajemen, Audit & Perpajakan, Sistem Informasi Akuntansi, Manajemen Keuangan, Akuntansi Syariah, dan Komprehensif Isu dalam Akuntansi.
Articles
245 Documents
Penentuan Jumlah Sampel pada Penelitian Akuntansi dan Bisnis Berpendekatan Kuantitatif
Hafiez Sofyani
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 7, No 2 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/rabin.v7i2.19031
Latar Belakang: Isu penentuan jumlah sampel sering kali menjadi hal yang terabaikan di beberapa penelitian skripsi dan tesis. Tujuan: Paper ini mendiskusikan beberapa metode penentuan sampel yang dapat diadopsi oleh mahasiswa Sarjana dan Magister yang tengah menyelesaikan tugas akhir skripsi dan tesis mereka.Metode: Paper ini merangkum beberapa pendapat ahli terkait penentuan jumlah sampel minimal pada studi akuntansi dan bisnis yang umum digunakan.Hasil: Terdapat tiga metode yang belakangan sering digunakan dalam menentukan jumlah sampel minimal dengan argumentasi dan relevansi masing-masing, yakni: Pendekatan 10 kali rule of thumbs indikator variabel Laten untuk studi menggunakan Partial Least Square (PLS), Analisis Power, dan Tabel Krejcie dan Morgan.Keaslian/Kebaruan: Paper ini memberikan penyegaran kepada isu krusial pada riset kuantitatif yang kerap terabaikan, yakni penentuan jumlah sampel minimal.
ESG Disclosure dan Retention Ratio terhadap Nilai Perusahaan dengan Ukuran Perusahaan sebagai Pemoderasi
Enny Prayogo;
Rini Handayani;
Tiara Meitiawati
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 7, No 2 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/rabin.v7i2.18212
Latar Belakang: Salah satu faktor dalam memaksimalkan nilai perusahaan adalah dengan menjaga keberlanjutan perusahaan jangka panjang dengan menjalankan prinsip tata kelola perusahaan yang tercermin pada pengungkapan environmental, social, and governance (ESG) dari suatu perusahaan. Akan tetapi, rata-rata perusahaan di Indonesia belum menyadari pentingnya faktor ini, terbukti dari survei yang dilakukan oleh Globescan dan Global Reporting Initiative (GRI). Selain itu, faktor lain yang mampu meningkatkan nilai perusahaan adalah kebijakan manajemen perusahaan dalam mengelola laba bersih karena terdapat perbedaan kepentingan manajemen dan investor yakni dibagikan dalam bentuk dividen atau ditahan.Tujuan: Menganalisis pengaruh ESG disclosure dan retention ratio terhadap nilai perusahaan. Selain itu, penelitian ini juga meneliti apakah ukuran perusahaan dapat menjadi variabel pemoderasi dari pengaruh pengungkapan ESG dan retention ratio terhadap nilai perusahaan. Metode Penelitian: Sampel penelitian terdiri dari 23 perusahaan yang konsisten menerapkan ESG dan membagikan dividen dari tahun 2016 sampai 2020. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda dan analisis regresi moderasi. Hasil Penelitian: ESG disclosure dan retention ratio berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan. Selain itu, ukuran perusahaan dapat memoderasi ESG disclosure dan retention ratio terhadap nilai perusahaan.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini merupakan pengembangan dari penelitian sebelumnya dengan menambahkan retention ratio sebagai variabel independen yang mampu memengaruhi nilai perusahaan dan menambahkan variabel ukuran perusahaan sebagai pemoderasi yang tidak terdapat pada penelitian sebelumnya.
Pengaruh Green Banking Terhadap Nilai Perusahaan: Peran Pemediasi Efisiensi Bank
Tri Hastuti;
RR Karlina Aprilia Kusumadewi
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 7, No 2 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/rabin.v7i2.18312
Latar Belakang: Nilai Perusahaan menjadi indikator penting dalam pasar saham yang dapat mempengaruhi persepsi investor, untuk memastikan nilai perusahaan terus tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan tidak hanya dengan melihat kinerja keuangan perusahaan namun isu lingkungan juga memiliki peranan penting untuk mendapatkan kinerja keberlanjutan perusahaan yang akan meningkatkan persepsi positif investor dan nilai perusahaan.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh green banking terhadap nilai perusahaan dengan efisiensi bank sebagai variabel pemediasi.Metode Penelitian: Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan sampel terdiri dari 16 perusahaan dari 48 laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan perbankan di Indonesia. Data dianalisis menggunakan SEM-PLS (Structural Equation Modeling based on Partial Least Square). Hasil Penelitian: Hasil pengujian menunjukkan bahwa green banking dan efisiensi bank berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan, green banking berpengaruh positif signifikan terhadap efisiensi bank dan efisiensi bank tidak mampu memediasi hubungan antara green banking terhadap nilai Perusahaan.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini menunjukkan manfaat dari implementasi green banking yang saat ini sedang dilakukan pemerintah dan membuktikan bahwa aspek lingkungan memiliki peranan penting bagi keberlangsungan suatu usaha, sehingga perusahaan tidak hanya berfokus pada kinerja keuangan tetapi juga pada aspek lingkungan.
Interaksi Dark Triad dan Fraud Hexagon: Perspektif Kecurangan Akademik
Sapta Reza Gautama;
Tito IM. Rahman Hakim;
Erfan Muhammad
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 7, No 2 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/rabin.v7i2.19807
Latar Belakang: Masifnya kecurangan akademik yang dilakukan mahasiswa masih menjadi topik penelitian yang menarik di bidang akuntansi keperilakuan, terutama karena kecurangan akademik kemungkinan besar akan memengaruhi perilaku kecurangan di dunia kerja. Guna memetakan faktor yang memicu kecurangan akademik maka studi ini dilakukan dengan tujuan memitigasi faktor terjadinya perilaku tidak etis tersebut. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji efek moderasi faktor dark triad pada pengaruh faktor fraud hexagon terhadap kecurangan akademik.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner. Populasi data dari penelitian ini adalah mahasiswa S1 akuntansi pada perguruan tinggi yang ada di Madura dengan kriteria mahasiswa aktif S1 akuntansi dan telah atau sedang menempuh mata kuliah audit II atau akuntansi forensik. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan diperoleh 260 responden. Alat analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah SmartPLS 4.Hasil Penelitian: Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa tekanan, kesempatan, rasionalisasi, kemampuan dan ego berpengaruh terhadap perilaku kecurangan akademik, sedangkan kolusi tidak berpengaruh signifikan terhadap kecurangan akademik. Ketiga faktor dark triad (machiavellianism, narcissism dan psychopathy) secara empiris tidak terbukti mampu memoderasi secara signifikan pengaruh variabel eksogen (kesempatan, kemampuan, rasionalisasi dan ego) terhadap variabel endogen, yaitu kecurangan akademik.Keterbatasan Penelitian: Observasi dilakukan pada scope perguruan tinggi di Madura, sehingga sempitnya lingkup penelitian merupakan keterbatasan dari penelitian ini.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini mencoba mengurangi gap pada topik kecurangan akademik dengan menambahkan faktor dark triad sebagai variabel moderasi.
Peran Pengalaman sebagai Pereduksi Bias Heuristik dan Herding Effect dalam Keputusan Investasi
Riza Praditha;
Bahtiar Bahtiar;
Linda Arisanty Razak
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 8, No 2 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/rabin.v8i2.21477
Latar Belakang: Pengambilan keputusan investasi tidak selalu didasari oleh analisis fundamental, bahkan umumnya investor dapat bertindak irrasional dalam mengambil keputusan. Hal ini yang mengakibatkan timbulnya anomali di pasar investasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh faktor heuristic bias keterwakilan dan herding effect terhadap keputusan investasi, serta peran pengalaman sebagai pereduksi.Metode Penelitian: Objek penelitian ini adalah persepsi perilaku investor emas (logam mulia) terhadap keputusannya membeli emas. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dan Uji Sampel Berpasangan.Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa bias heuristik keterwakilan terbukti mempengaruhi keputusan investor dalam membeli emas, sedangkan herding effect tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap keputusan membeli emas.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Temuan menarik dalam penelitian ini adalah pengalaman investor terbukti berperan dalam mengurangi bias keputusan yang terjadi akibat heuristic bias dan herding effect.
Corporate Social Responsibility, Leverage, Capital Intensity, dan Likuiditas terhadap Agresivitas Pajak: Good Corporate Governance sebagai Pemoderasi
Mollisa Aznira Dewi;
Yuni Nustini
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 8, No 1 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/rabin.v8i1.20572
Latar Belakang: Agresivitas pajak merupakan kegiatan merancang pendapatan kena pajak oleh perusahaan dengan melakukan tindakan perencanaan pajak, baik dengan cara yang tergolong legal (tax avoidance) atau ilegal (tax evasion). Laporan Tax Justice Network yang berjudul The State of Tax Justice 2020: Tax Justice in the time of Covid-19 disebutkan sebanyak Rp 67,6 triliun merupakan hasil dari penghindaran dipajak perusahaan di Indonesia. Hal ini menyiratkan bahwa agresivitas pajak dapat merugikan negara Indonesia, sebab wajib pajak mengurangi beban pajak secara agresif.Tujuan: Menganalisis pengaruh pengungkapan corporate social responsibility (CSR), leverage, capital intensity dan likuiditas terhadap agresivitas pajak dengan good corporate governance (GCG) sebagai variabel moderasi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2019-2021. Metode Penelitian: Penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling. Jumlah sampel yang diperoleh yaitu 60. Data yang digunakan adalah data dari laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan manufaktur tahun 2019-2021 yang berasal dari web Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id). Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi moderasi dengan uji beda mutlak menggunakan bantuan program komputer yaitu SPSS versi 25.Hasil Penelitian: Berdasarkan analisis yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa CSR, leverage, capital intensity berpengaruh positif terhadap agresivitas pajak. Likuiditas tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak. Komisaris independen mampu memoderasi hubungan antara CSR dan agresivitas pajak. Kepemilikan manajerial tidak mampu memoderasi hubungan antara CSR dan agresivitas pajak.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini merupakan kompilasi dari penelitian yang dilakukan oleh Gunawan (2017), Wijaya dan Saebani (2019). Perbedaan dari penelitian terdahulu terletak pada penambahan variabel independen yaitu likuiditas. Selain itu variabel GCG yang diproksikan dengan kepemilikan manajerial dan komisaris independen berkedudukan sebagai variabel moderasi dalam menghubungkan antara variabel Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap agresivitas pajak.
Pengaruh Self-Assessment System dan Love of Money Terhadap Tax Evasion: Peran Pemoderasi dengan Religiusitas Intrinsik
Alek Murtin;
Anisa Nadia Rif’ah;
Rizka Saniyatul Ummah;
Juanda Juanda
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 7, No 1 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/rabin.v7i2.19039
Latar Belakang: Berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2008 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983, wajib pajak memiliki pedoman dan acuan dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Peraturan tersebut dibuat agar wajib pajak baik orang pribadi maupun badan sadar dan taat dengan kewajibannya sehingga tidak melanggar undang-undang perpajakan, seperti penggelapan pajak (Tax Evasion).Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Self-Assessment System dan Love of Money terhadap Tax Evasion dengan religiusitas intrinsik sebagai variabel pemoderasi di Kabupaten Kendal.Metode Penelitian: Sampel diambil menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria Wajib Pajak Orang Pribadi yang berprofesi sebagai pekerja bebas profesional atau pengusaha di Kabupaten Kendal. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data primer berupa kuesioner. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan aplikasi software IBM SPSS Statistics v.22.Hasil Penelitian: Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, diperoleh bahwa Self-Assessment System berpengaruh positif signifikan terhadap Tax Evasion. Sedangkan, Love of Money berpengaruh negatif signifikan terhadap Tax Evasion. Religiusitas intrinsik tidak memoderasi hubungan Self-Assessment System dan Love of Money terhadap Tax Evasion.Keterbatasan Penelitian: Penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan, diantaranya responden yang terbatas, tidak dilakukannya uji pilot, metode kuesioner memungkinkan responden cenderung tidak jujur, variabel terbatas, dan jumlah sampel yang sedikit. Keaslian/Novelty Penelitian: Penambahan variabel independen berupa Love of Money dan pengujian efek moderasi religiusitas intrinsik pada variabel Love of Money.
Pengaruh Literasi Keuangan, Inklusi Keuangan, dan Inovasi Terhadap Kinerja UMKM
Rudy Suryanto;
Muhammad Afif Nur Hanan;
Rizka Saniyatul Ummah
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 8, No 1 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/rabin.v8i1.21968
Latar Belakang: Melalui kontribusinya terhadap PDB dan penciptaan lapangan kerja baru, UMKM memainkan peran penting dalam pertumbuhan ekonomi suatu negara. Pelaku UMKM dari kalangan akademisi, mahasiswa dan alumni perguruan tinggi, diharapkan dapat menjadi patron dalam upaya meningkatkan perekonomian negara. Namun, pada masa pandemi, pelaku UMKM dari kalangan akademisi mengalami penurunan kinerja. Hal ini disebabkan oleh aspek keuangan dan inovasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh literasi keuangan, inklusi keuangan, dan inovasi terhadap kinerja UMKM.Metode Penelitian: Penelitian dilakukan dengan menggunakan data primer dengan penyebaran kuesioner. Pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling. Sampel penelitian ini adalah pemilik UMKM di kalangan mahasiswa maupun alumni UMY. Adapun pengujian hipotesis dilakukan dengan software SmartPLS4.Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil pengujian, diperoleh bahwa Literasi Keuangan dan Inovasi berpengaruh positif terhadap kinerja UMKM. Sedangkan Inklusi Keuangan tidak berpengaruh terhadap kinerja UMKM. Keaslian/Kebaruan Penelitian: Sampel penelitian adalah UMKM kalangan akademisi yang teridiri dari mahasiswa dan alumni UMY.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kinerja Keuangan Perusahaan Manufaktur: Studi Empiris di Indonesia dan Singapura
Erni Suryandari Fathmaningrum;
Muhamad Renaldo
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 8, No 2 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/rabin.v8i2.22049
Latar Belakang: Ketatnya persaingan di dunia bisnis mendorong perusahaan untuk terus berinovasi dan meningkatkan kinerjanya. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa bisnis yang terus berinovasi akan memiliki keunggulan daya bersaing yang lebih besar.Tujuan: Penelitian ini menguji adanya pengaruh enterprise resource planning (ERP), leverage, ukuran perusahaan dan profitabilitas perusahaan manufaktur di Indonesia dan Singapura.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Populasi penelitian ini yaitu perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan Bursa Singapura periode tahun 2021-2022. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 232 perusahaan manufaktur di Indonesia dan 124 perusahaan manufaktur di Singapura. Metode analisis data penelitian yang digunakan adalah regresi linier berganda dan uji beda rata-rata dengan menggunakan independent sample t-test.Hasil Penelitian: Leverage, ukuran perusahaan, dan profitabilitas berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan perusahaan di Indonesia dan Singapura, sementara ERP tidak berpengaruh. Penelitian ini juga menemukan perbedaan rata-rata kinerja keuangan perusahaan manufaktur di kedua negara.Keterbatasan Penelitian: Studi ini memiliki keterbatasan, diantaranya hanya berfokus pada industri manufaktur. Keaslian/Novetly Penelitian: Keterbaharuan penelitian ini terletak pada kombinasi penerapan ERP dan pengaruhnya terhadap kinerja keuangan perusahaan di Indonesia dan Singapura, dengan mengintegrasikan perspektif Teori Agensi dan Teori Sinyal. Penelitian ini juga membahas faktor leverage dan ukuran perusahaan dalam persaingan bisnis global, memberikan kontribusi baru dalam memahami dampak teknologi informasi, leverage, dan ukuran perusahaan terhadap kinerja keuangan di kedua negara tersebut.
Analisis Perbedaan Kinerja Keuangan Sebelum dan Sesudah Pandemi Covid-19 pada Perusahaan yang Terdaftar IDX BUMN20
Veilla Anggoro Kasih;
Sutoyo Sutoyo
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 7, No 1 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/rabin.v7i1.17974
Latar Belakang: Adanya Pandemi Covid-19 mempengaruhi kinerja keuangan perusahaan di Indonesia. Kinerja keuangan merupakan analisis mengenai keuangan perusahaan dalam suatu periode tertentu untuk melihat baik dan buruknya kondisi keuangan pada suatu perusahaan. Kinerja keuangan perusahaan merupakan salah satu faktor yang penting, karena kinerja keuangan perusahaan akan dilihat oleh calon investor untuk mengetahui informasi keuangan perusahaan sebelum melakukan investasi saham. Informasi kinerja keuangan sangat dibutuhkan oleh perusahaan karena berguna untuk mengevaluasi mengenai dimana tingkat keberhasilan perusahaan bersumber pada aktivitas keuangan yang sudah dilaksanakan. Untuk itu penting bagi perusahaan untuk menjaga dan meningkatkan kinerja keuangan perusahaan agar dapat menarik investor. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan memperoleh bukti empiris terkait perbedaan kinerja keuangan perusahaan BUMN yang terdaftar pada IDX BUMN20 antara sebelum dan sesudah pandemi Covid-19 yang diukur menggunakan rasio profitabilitas, rasio likuiditas, rasio leverage, dan economic value added.Metode Penelitian: Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan BUMN yang terdaftar IDX BUMN20. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, sehingga didapatkan jumlah sampel sebanyak 18 perusahaan BUMN sektor non keuangan yang terdaftar IDX BUMN20 selama 4 tahun. Metode yang digunakan adalah penelitian komparatif dengan menggunakan teknik analisis deskriptif, dan analisis menggunakan uji beda Paired Sample T-Test dan Wilcoxon Signed Rank Test.Hasil Penelitian: Hasil dari penelitian ini menyatakan rasio profitabilitas yang diukur menggunakan net profit margin dan economic value added memiliki perbedaan secara statistik antara sebelum dan sesudah pandemi Covid-19. Rasio likuiditas yang diukur menggunakan current ratio dan rasio leverage yang diukur menggunakan debt to assets ratio tidak memiliki perbedaan statistik antara sebelum dan sesudah pandemi Covid-19.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini merupakan pengembangan dan pembaruan dari penelitian yang diuji kembali dengan mengombinasikan antara rasio keuangan (profitabilitas, likuiditas, dan leverage) dengan economic value added dalam mengukur kinerja keuangan perusahaan, dan diuji pada perusahaan BUMN yang terdaftar IDX BUMN20.