cover
Contact Name
Muhammad Bahrul Ilmi
Contact Email
rabin@umy.ac.id
Phone
+62274-387656
Journal Mail Official
rabin@umy.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Gedung Ki Bagus Hadikusuma (E3) Lantai 2, Jalan Brawijaya (Lingkar Selatan), Tamantirto, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia
ISSN : -     EISSN : 27164977     DOI : -
Core Subject :
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia (RABIN) merupakan jurnal ilmiah yang dikelola oleh Program Studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan bekerjasama dengan Asosiasi Program Studi Akuntansi Perguruan Tinggi Muhammadiyah (APSA PTM). Jurnal ini menitikberatkan pada penyampaian hasil penelitian ilmiah yang dilakukan secara bersama oleh Mahasiswa dan Dosen bidang Akuntansi. Adapun bidang Akuntansi termasuk didalamnya adalah Akuntansi Keuangan, Akuntansi Manajemen, Audit & Perpajakan, Sistem Informasi Akuntansi, Manajemen Keuangan, Akuntansi Syariah, dan Komprehensif Isu dalam Akuntansi.
Articles 245 Documents
Pengaruh Tata Kelola Perusahaan Terhadap Kinerja Perusahaan dengan Struktur Kepemilikan sebagai Variabel Pemoderasi Serly Serly; Androni Susanto; Jeslyn Fedelia
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 7, No 2 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v7i2.20165

Abstract

Latar Belakang: Penerapan tata kelola perusahaan di Indonesia diatur dalam aturan OJK Nomor 20/POJK.04/2015. Namun masih terdapat tantangan dalam konsistensi penerapan standar ini di berbagai perusahaan. Kasus pelanggaran tata kelola perusahaan telah merugikan banyak perusahaan, mengurangi kepercayaan investor yang pada akhir akan menyebabkan kinerja perusahaan menjadi buruk. Tujuan: Penelitian ini menyelidiki peran antara penerapan tata kelola perusahaan yang menggunakan karakteristik dewan sebagai pengukuran terhadap kinerja perusahaan serta mengkaji apakah peran struktur kepemilikan mampu memoderasi hubungan antara tata kelola perusahaan terhadap kinerja perusahaan manufaktur di Indonesia.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan data numerik dari laporan keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI pada periode 2018-2022, data diambil melalui situs resmi www.idx.co.id dan situs resmi perusahaan sampel dengan purposive sampling. Total sampel yang digunakan yaitu sebanyak 56 perusahaan dengan 285 data penelitian. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi panel.Hasil Penelitian: Hasil penelitian ditemukan hubungan negatif antara direksi independen, ukuran direksi terhadap kinerja perusahaan dan hasil yang tidak signifikan untuk hubungan antara keberagaman dewan direksi, remunerasi direksi, terhadap kinerja perusahaan. Kepemilikan pemegang saham blok tidak secara signifikan memoderasi interaksi antara penerapan tata kelola perusahaan terhadap tingkat kinerja perusahaan manufaktur di Indonesia sedangkan kepemilikan pemerintah dapat memperlemah interaksi antara penerapan tata kelola terhadap performa yang akan dicapai oleh perusahaan manufaktur di Indonesia.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini merupakan pengulangan dari studi-studi sebelumnya yang telah dilakukan di negara-negara lain, dan sekarang diuji ulang di Indonesia dengan objek penelitian menggunakan perusahaan manufaktur go public yang ada di Indonesia.
Pengaruh Kekuasaan Otoritas Terhadap Kepatuhan Pajak Dipaksakan pada UMKM: Tekanan Ketaatan sebagai Variabel Pemoderasi Afrizal Tahar; Bambang Sutopo
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 8, No 2 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v8i2.20882

Abstract

Latar Belakang: Sumber utama yang digunakan pemerintah Indonesia untuk membiayai program pembangunan nasional salah diperoleh dari sektor pajak. Berdasarkan survei The Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) mengenai tingkat pajak yang diterima, penerimaan di Indonesia dikategorikan rendah jika dibandingkan dengan negara-negara lain di seluruh dunia. Hanya 3,5% Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) sebaga salah satu kewajiban Wajib Pajak.Tujuan: Penelitian ini mengkaji pengaruh kekuasaan otoritas pajak terhadap kepatuhan dipaksakan dan kekuasaan otoritas pajak terhadap kepatuhan dipaksakan dengan tekanan ketaatan sebagai variabel moderasi.Metode Penelitian: menggunakan metode survei kuesioner. Kuesioner disebarkan kepada pelaku UMKM di D.I. Yogyakarta, Indonesia dengan kriteria: memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan memiliki omset kurang dari 4,8 milyar rupiah per tahun. Total kuesioner yang disebarkan sebanyak 110 dan yang terisi dan dapat diolah sebanyak 100. Analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan Partial Least Square (PLS).Hasil Penelitian: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kekuasaan otoritas pajak berpengaruh positif terhadap kepatuhan dipaksakan, dan tekanan ketaatan mampu memperkuat pengaruh kekuasaan otoritas pajak terhadap kepatuhan dipaksakan.Keaslian/Novelty Penelitian: Penelitian ini dilakukan di D.I. Yogyakarta dengan menggunakan sampel penelitian Wajib Pajak UMKM. Penelitian ini merupakan replikasi dari penelitian da Silva dkk. (2019) dan menambahkan variabel tekanan ketaatan.
Mediasi Intellectual Capital: Good Corporate Governance dan Return on Assets Pada Perusahaan Manufaktur Jara Hardiyanti Jalih; Lestari Adhi Widyowati; Inta Hartaningtyas Rani
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 8, No 2 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v8i2.19145

Abstract

Latar Belakang: Pemanfaatan dan pengelolaan yang baik terhadap intellectual capital dapat meningkatkan nilai perusahaan yang akan berdampak juga pada peningkatan Return on Assets perusahaan.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mekanisme GCG yang proksikan dengan variable kepemilikan institusional dan kepemilikan manajerial terhadap Return on Assets (ROA) dengan variable Intellectual Capital (VAIC) sebagai variable intervening.Metode Penelitian: Analisis jalur (path analysis) digunakan untuk menguji 9 hipotesis pada penelitian ini. Regresi linear berganda menggunakan SPSS 23 dilanjutkan dengan uji Sobel. Data laporan keuangan tahunan 178 perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2015-2021. Hasil Penelitian: Intellectual Capital tidak terbukti berperan sebagai pemediasi dalam model penelitian ini. Meskipun demikian, variabel Kepemilikan Instutisional terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Intellectual Capital.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini mengisi gap pengetahuan mengenai peran Intellectual Capital dalam memediasi pengaruh GCG dan ROA. Dimana penerapan GCG mampu mendukung mediasi Intellectual Capital, penerapkan praktik GCG yang didukung Intellectual Capital baik dapat meningkatkan kinerja perusahaan menjadi semakin baik, yang digambarkan dengan semakin baiknya nilai ROA. 
Faktor-faktor yang Memengaruhi Pencegahan Fraud Pengelolaan Dana Desa Alek Murtin; Bella Arum Indrasari; Adli Zuliansyah Putra
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 8, No 1 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v8i1.20508

Abstract

Latar Belakang: Fraud pengelolaan dana desa memberikan dampak terhadap terhambatnya pembangunan desa. Meskipun pemerintah telah mengeluarkan kebijakan-kebijakan untuk mencegah terjadinya fraud pengelolaan dana desa, namun pada praktiknya kasus-kasus fraud pengelolaan dana desa masih kerap terjadi. Oleh karenanya, perlu dilakukan penelitian yang menguji faktor-faktor apa saja yang mampu mempengaruhi pencegahan fraud pengelolaan dana desa.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji faktor-faktor yang mempengaruhi pencegahan terjadinya fraud dalam pengelolaan dana desa pada konteks pemerintahan desa di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.Metode Penelitian: Penelitian ini melibatkan 32 Kelurahan yang berada di 6 Kecamatan di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebanyak 125 kuesioner disebarkan, dengan tingkat pengembalian sebesar 97,65% untuk selanjutnya dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda menggunakan IBM SPSS v.22.Hasil Penelitian: Secara statistik menunjukkan bahwa pencegahan fraud dalam pengelolaan dana desa di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta dipengaruhi oleh akuntabilitas, sistem pengendalian internal, dan moralitas pegawai.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini menggunakan konteks wilayah yang berbeda dengan penelitian-penelitian terdahulu, sehingga memberikan kontribusi secara empiris untuk memperluas literatur terkait faktor-faktor yang dapat mencegah terjadinya kecurangan dalam pengelolaan dana desa.
Dapatkah Sistem Informasi Akuntansi Meningkatkan Kinerja Manajerial dimediasi oleh Kepuasan Kerja? Siti Hamidah Rustiana; Putri Delima; Sulhendri Sulhendri
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 7, No 2 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v7i2.19154

Abstract

Latar Belakang: Di era globalisasi saat ini, organisasi keuangan dan perbankan menghadapi tantangan yang terus berkembang di pasar global mengenai retensi, kepuasan pelanggan, komitmen, keterlibatan, layanan yang tepat, dan kepercayaan karyawan mereka. Karena industri perbankan sangat bergantung pada interaksi pelanggan-staf yang kuat, pengukuran kepuasan kerja karyawan menjadi masalah yang sangat penting. Kepuasan kerja telah menjadi tujuan utama organisasi, karena produktivitas karyawan dan profitabilitas perusahaan bergantung pada seberapa termotivasi karyawan dalam melakukan bagian mereka. Temuan empiris mengungkapkan bahwa ada dampak langsung Sistem Informasi Akuntansi (SIA) pada profitabilitas perusahaan secara keseluruhan selama pandemi COVID-19. SIA akan menghasilkan penghematan biaya yang substansial, membantu membuat proses lebih nyaman dan efisien, mengurangi kesalahan manusia. SIA mendorong produktivitas, kualitas kerja, dan efisiensi karyawan selama pandemi COVID-19. SIA memungkinkan karyawan untuk meningkatkan produktivitas mereka, terutama dengan jarak sosial pandemi. Temuan lain menunjukkan bahwa SIA meningkatkan efektivitas karyawan. Tujuan: Tujuan dari penelitian adalah menguji kembali pengaruh SIA terhadap kinerja manajerial dimana kepuasan kerja sebagai pemediasi.Metode Penelitian: Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan sampel berjumlah 115 karyawan Bank BNI dari berbagai tingkatan manajemen. Analisis yang digunakan adalah SEM-PLS. Hasil Penelitian: Hasil menunjukkan bahwa kepuasan kerja dan SIA berpengaruh positif terhadap kinerja manajerial, SIA juga memiliki pengaruh positif secara langsung terhadap kepuasan kerja. Sedangkan, hasil hipotesis mediasi menunjukkan kepuasan kerja memediasi secara parsial terhadap hubungan SIA dan kepuasan kerja. Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini menjawab kesenjangan penelitian terdahulu terkait kepuasan kerja sebagai pemediasi pengaruh sistem informasi akuntansi terhadap kinerja manajerial.
Determinan Audit Delay pada Perusahaan Makanan dan Minuman yang Terdaftar di BEI Tahun 2020-2022 Emy Silvia Putri; Lilik Pujiati
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 8, No 2 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v8i2.22497

Abstract

Latar Belakang: Meningkatnya kegiatan di Bursa Efek Indonesia menyebabkan peningkatan pendapatan dari saham-saham perusahaan publik sehingga diperlukan adanya audit laporan keuangan. Laporan keuangan tahunan dari perusahaan yang diperdagangkan di bursa harus diserahkan ke BAPEPAM-LK paling lambat tiga bulan setelah tahun fiskal berakhir. Menurut BEI, 68 perusahaan yang tercatat belum mengajukan laporan keuangan yang telah diaudit. Hal ini menunjukkan bahwa sejumlah besar bisnis masih mengalami keterlambatan dalam pelaporan keuangan yang telah diaudit. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh ukuran perusahaan, ukuran KAP, profitabilitas dan solvabilitas terhadap audit delay pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2020-2022. Metode Penelitian: Strategi yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling, dengan ukuran sampel sebanyak dua puluh perusahaan. Informasi yang digunakan berasal dari laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan makanan dan minuman tahun 2020–2022 yang diperoleh dari situs web BEI (www.idx.co.id). Pengujian menggunakan analisis regresi berganda dengan dibantu menggunakan perangkat lunak SPSS versi 22.Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan analisis yang telah dilakukan bahwa ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap audit delay. Ukuran KAP berpengaruh negatif terhadap audit delay. Profitabilitas tidak berpengaruh terhadap audit delay. Solvabilitas berpengaruh positif terhadap audit delay.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini memperluas studi sebelumnya dengan menambahkan satu variabel independen baru, yaitu Ukuran KAP, yang berfungsi sebagai variabel moderasi.
Determinan Intensi Melakukan Whistleblowing dengan Retaliasi dan Dukungan Organisasi Sebagai Variabel Pemoderasi Fitriani Baruwati; Erni Suryandari Fathmaningrum
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 7, No 2 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v7i2.19945

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh personal cost, tingkat keseriusan kecurangan, sikap, kontrol perilaku, profesionalisme, dukungan organisasi dan retaliasi terhadap intensi melakukan whistleblowing.Metode Penelitian: Jenis data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer yang diperoleh secara langsung melalui penyebaran survei kuesioner dengan metode purposive sampling, yaitu minimal telah bekerja selama 1 tahun. Subjek pada penelitian ini adalah Aparatur Sipil Negara yang bekerja di DPUPKP Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Responden dalam penelitian ini sebanyak 97 responden. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan SEM PLS melalui aplikasi smartpls 4.0. Hasil Penelitian: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa personal cost, tingkat keseriusan kecurangan, sikap, profesionalisme berpengaruh terhadap intensi melakukan whistleblowing. Kemudian retaliasi memperlemah pengaruh profesionalisme terhadap intensi melakukan whistleblowing. Sedangkan, kontrol perilaku tidak berpengaruh terhadap intensi melakukan whistleblowing. Sementara itu, dukungan organisasi tidak memperkuat pengaruh sikap maupun kontrol perilaku terhadap intensi melakukan whistleblowing dan retaliasi memperlemah pengaruh profesionalisme terhadap intensi melakukan whistleblowing. Keaslian/Kebaruan Penelitian: Perbedaan penelitian ini dengan penelitian sebelumnya terletak pada objek penelitian dimana pada penelitian ini menggunakan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) sebagai objek penelitian dan penambahan variabel dependen seperti personal cost, tingkat keseriusan kecurangan dan profesionalisme serta variabel pemoderasi yaitu retaliasi untuk menguji apakah retaliasi memperkuat atau memperlemah profesionalisme terhadap intensi melakukan whistleblowing.
Peran Komite Audit terhadap Fraudulent Financial Reporting Media Kusumawardani; Achmad Soediro; Fardinant Adhitama
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 8, No 2 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v8i2.20367

Abstract

Latar Belakang: Kegiatan fraudulent financial reporting merupakan tindakan penipuan yang sering dilakukan. Kecurangan pelaporan keuangan menimbulkan banyak kerugian bagi beberapa pihak. Penelitian ini dilakukan untuk mencari faktor-faktor yang dapat mengurangi kecurangan pelaporan keuangan. Salah satu faktor yang ingin diuji adalah komite audit. Penelitian ini menguji komponen komite audit (size, expertise, meet, gender diversity) pada kecurangan laporan keuangan (fraudulent financial reporting).Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh komite audit khususnya variabel komite audit (size), komite audit (expertise), komite audit (meet), komite audit (gender diversity) terhadap fraudulent financial reporting.Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dan menggunakan data sekunder laporan keuangan perusahaan manufaktur tahun 2018-2021. Populasi penelitian adalah perusahaan manufaktur pada Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2021. Sampel penelitian menggunakan metode purposive sampling yang menghasilkan sampel sejumlah 492. Analisis penelitian yang digunakan adalah analisis regresi logistik. Hasil Penelitian: komite audit (expertise) yang menggambarkan keahlian komite audit terbukti mempunyai pengaruh negatif terhadap fraudulent financial reporting, sedangkan komite audit (size, meet, gender diversity) tidak mempunyai pengaruh terhadap fraudulent financial reporting.Keaslian/Kebaruan Penelitian: memasukkan variabel gender diversity (komite audit) dalam menguji dampak perempuan pada komite audit pada fraudulent financial reporting yang diukur menggunakan jumlah perempuan yang terlibat pada anggota tim komite audit, sedangkan penelitian sebelumnya menggunakan pengukuran dummy. Kebaharuan lain pada penelitian ini adalah menguji komponen komite audit size, expertise, meet dan gender diversity dalam satu model penelitian fraudulent financial reporting.
Pengaruh Karakteristik Dewan Direksi terhadap Sustainability Reporting Ananda Rima Prameswari Nugraha
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 8, No 1 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v8i1.20551

Abstract

Latar Belakang: Kegagalan dalam tata kelola perusahaan secara signifikan telah memberikan peningkatan pengawasan publik terhadap keputusan dan komposisi dewan perusahaan, terutama yang berkaitan dengan masalah keragaman yang terdapat dalam dewan. Keragaman dewan merupakan salah satu topik yang saat ini masih menjadi perdebatan dalam penelitian tata kelola perusahaan.Tujuan: Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendapatkan bukti empiris mengenai pengaruh keragaman dewan yang terdiri dari jenis kelamin, masa jabatan, dan umur direksi terhadap pengungkapan sustainability reporting perusahaan dengan menggunakan sudut pandang resource-based view theory (RBV).Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019-2021. Analisis data yang digunakan yaitu regresi linier berganda. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya variabel masa jabatan (tenure) direksi yang berpengaruh terhadap sustainability reporting, sedangkan jenis kelamin (gender) dan usia (age) direksi tidak berpengaruh terhadap sustainability reporting.Keterbatasan Penelitian: Hanya menggunakan perusahaan manufaktur sebagai objek penelitian. Keaslian/Kebaruan Penelitian: Pengukuran sustainability reporting yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pedoman terbaru dari GRI yaitu GRI Standards.
Peran Tax Knowledge dalam Meningkatkan Tax Compliance: Bukti Empiris pada UMKM di Bandung Rahadiwan Nurrudin Kumala; Nanang Oktaviono; Hardich Fahry Ramdhanny Setiawan; Lies Zulfiati; Dahlifah Dahlifah
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 8, No 3 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v8i3.22604

Abstract

Latar Belakang: Peran Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam perpajakan sangat penting untuk menopang penerimaan negara yang digunakan untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.Tujuan: Penelitian ini mengkaji pengaruh tax knowledge terhadap tax compliance yang dimediasi oleh perceived tax fairness dan dimoderasi oleh tax awareness pada UMKM di Bandung.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif-eksplanatori dengan metode convenience sampling pada 404 responden pelaku UMKM di Bandung. Data dikumpulkan melalui kuesioner online dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS). Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan bantuan software SmartPLS 3.Hasil Penelitian: Tax knowledge berpengaruh signifikan terhadap tax compliance dan perceived tax fairness. Perceived tax fairness memediasi hubungan antara tax knowledge dan tax compliance. Tax awareness memoderasi hubungan antara tax knowledge dan tax compliance, memperkuat hubungan tersebut.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Novelty pada penelitian ini ialah penggunaan variabel perceived tax fairness sebagai variabel yang memediasi, dan tax awareness dalam memoderasi hubungan antara tax knowledge dan tax compliance yang juga belum pernah dilakukan oleh penelitian sebelumnya dengan konstruk serupa.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 2 (2025): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 9 No. 1 (2025): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 8, No 3 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 8 No. 3 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 8 No. 2 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 8, No 2 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 8 No. 1 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 8, No 1 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 7 No. 2 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 7, No 2 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 7, No 1 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 7 No. 1 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 6, No 2 (2022): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 6, No 1 (2022): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 5, No 2 (2021): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 5, No 1 (2021): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 4, No 2 (2020): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 4, No 1 (2020): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 3, No 2 (2019): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 3, No 1 (2019): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 2, No 2 (2018): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 2, No 1 (2018): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 2 No. 1 (2018): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 1 No. 2 (2017): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 1, No 2 (2017): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 1, No 1 (2017): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 1 No. 1 (2017): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA More Issue