Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia (RABIN) merupakan jurnal ilmiah yang dikelola oleh Program Studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan bekerjasama dengan Asosiasi Program Studi Akuntansi Perguruan Tinggi Muhammadiyah (APSA PTM). Jurnal ini menitikberatkan pada penyampaian hasil penelitian ilmiah yang dilakukan secara bersama oleh Mahasiswa dan Dosen bidang Akuntansi. Adapun bidang Akuntansi termasuk didalamnya adalah Akuntansi Keuangan, Akuntansi Manajemen, Audit & Perpajakan, Sistem Informasi Akuntansi, Manajemen Keuangan, Akuntansi Syariah, dan Komprehensif Isu dalam Akuntansi.
Articles
245 Documents
Profitabilitas sebagai Pemoderasi Pengaruh Corporate Governance terhadap Pengungkapan Green Banking
Indri Nur Rahmawati;
Rahma Yuliani
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 7, No 2 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/rabin.v7i2.19741
Latar Belakang: Green banking merupakan paradigma baru yang berkembang di perusahaan internasional dalam satu dekade terakhir. Berdasarkan riset yang berjudul “Survei Persepsi Masyarakat terhadap Produk Keuangan Berkelanjutan” menunjukkan bahwa hanya ada empat bank yang dipersepsikan telah menerapkan prinsip green banking. Hal ini menandakan bahwa masih belum maksimalnya implementasi dan praktik pengungkapan green banking.Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh corporate governance: kepemilikan institusional, keragaman gender dewan, dan independensi dewan komisaris terhadap pengungkapan green banking serta profitabilitas sebagai variabel moderasi.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi pada penelitian ini berjumlah 138 perusahaan subsektor perbankan selama periode tahun 2019-2021. Teknik pemilihan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria tertentu, sehingga diperoleh 69 sampel yang perlu diobservasi. Analisis data yang digunakan adalah Moderating Regression Analysis (MRA).Hasil Penelitian: Hasil studi menunjukkan bahwa kepemilikan institusional berpengaruh negatif terhadap pengungkapan green banking serta keragaman gender dewan berpengaruh positif terhadap pengungkapan green banking. Sedangkan, independensi dewan komisaris tidak berpengaruh terhadap pengungkapan green banking dan pengaruh kepemilikan institusional, keragaman gender dewan, dan independensi dewan komisaris terhadap pengungkapan green banking tidak mampu dimoderasi oleh profitabilitas.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini menjawab gap penelitian terdahulu terkait pengaruh corporate governance terhadap pengungkapan green banking dengan menambahkan profitabilitas sebagai variabel moderasi.
Fixed Asset Ratio, Profitabilitas dan Leverage Sebagai Determinan Struktur Modal Berdasarkan Trade Off Theory
Suci Wahyuliza;
Ronia Tambunan;
Ira Gustina
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 8, No 2 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/rabin.v8i2.20321
Latar Belakang: Setiap perusahaan atau bisnis pasti membutuhkan modal untuk dapat mengembangkan organisasi tersebut. Ada dua jenis keputusan pendanaan modal yang pertama pendanaan internal dan kedua eksternal. Sumber pendanaan internal meliputi cadangan, laba ditahan, dan laba tahun sebelumnya yang dihasilkan atau dibangun selama tahun berjalan atau sebelumnya.Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan bagaimana fixed asset ratio, profitabilitas, dan leverage mempengaruhi struktur modal perusahaan di sektor industri Bursa Efek Indonesia (BEI).Metode Penelitian: Sampel dalam penelitian ini diambil sebanyak 15 perusahaan sektor industri dengan menggunakan teknik purposive sampling. Regresi linier berganda merupakan metode analisis data yang telah diterapkan.Hasil Penelitian: Struktur modal dipengaruhi oleh rasio aset tetap dan leverage tetapi tidak oleh profitabilitas, yang konsisten dengan teori trade-off.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Profitabilitas yang diproksikan dengan ROA dan Leverage diproksikan oleh DAR terhadap Struktur modal pada perusahaan sektor industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018 sampai dengan 2021.
Pengungkapan Corporate Social Responsibility, Intellectual Capital, Nilai Perusahaan dan Ukuran Perusahaan pada Perusahaan Pertambangan
Fitri Wahyuni;
Novalia Pramudita
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 8, No 1 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/rabin.v8i1.22175
Latar Belakang: Perusahaan pertambangan adalah salah satu perusahaan yang memberikan dampak lingkungan dan sosial yang tinggi sehingga terdapat tuntutan moral untuk melakukan pertanggungjawaban sosial dan mengungkapkan pertanggung jawaban tersebut sehingga dapat di nilai sebagai perusahaan yang baik, selain itu kemampuan-kemampuan yang dimiliki pekerjanya diharapkan dapat meningkatkan nilai dari perusahaan itu sendiri. Ukuran perusahaan juga menjadi faktor penting sebagai pemoderasi hubungan antara pengungkapan CSR dan Intellectual Capital terhadap Nilai Perusahaan. Tujuan: Memberikan bukti empiris pengaruh Pengungkapan CSR dan intellectual capital terhadap nilai perusahaan yang dimoderasi oleh ukuran perusahaan pada perusaahan pertambangan di Indonesia. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan 69 perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2020-2022 dengan kriteria sampel adalah perusahaan pertambangan yang merilis laporan tahunan dan laporan keberlanjutan yang berisi standar umum dan khusus dengan standar panduan Global Reporting Initiative secara berturut-turut selama periode 2020-2022. Data pada penelitian ini diolah menggunakan menggunakan regresi linier berganda dengan MRA (Moderated Regression Analysis).Hasil Penelitian: Hasil menunjukkan bahwa intellectual capital berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan, CSR tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, ukuran perusahaan dapat memoderasi hubungan CSR terhadap nilai perusahaan, sedangkan ukuran perusahaan tidak dapat memoderasi hubungan intellectual capital terhadap nilai perusahaan.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini menambahkan variabel intellectual capital sebagai variabel independen, menambahkan variabel ukuran perusahaan sebagai variabel pemoderasi dan menggunakan perusahaan pertambangan pada tahun 2020-2022.
Pengaruh Green Accounting, Pengungkapan Emisi Karbon, dan Kinerja Lingkungan Terhadap Nilai Perusahaan
Barbara Gunawan;
Kholifah Lilla Berliyanda
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 8, No 1 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/rabin.v8i1.22027
Latar Belakang: Perkembangan bisnis yang tiada henti membuat perusahaan melakukan berbagai cara untuk meningkatkan nilai perusahaan dan terciptalah persaingan bisnis tanpa disadari yang mengakibatkan pencemaran lingkungan atas aktivitas operasional yang dilakukan sehingga perusahaan mulai memperhatikan dampak aktivitas operasional terhadap lingkungan demi mempertahankan kelangsungan usaha.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah akuntansi hijau, pengungkapan emisi karbon, dan kinerja lingkungan berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan.Metode Penelitian: penelitian menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan periode 2018-2022. Perusahaan dengan sektor manufaktur, pertanian, dan energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2018-2022 menjadi kriteria data penelitian ini. Pengolahan data menggunakan Statistical Package For Social Science (SPSS)Hasil Penelitian: Hasil penelitian ini adalah akuntansi hijau tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, pengungkapan emisi karbon tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan dan kinerja lingkungan berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan.Keterbatasan Penelitian: Tidak berpengaruhnya akuntansi hijau dan pengungkapan emisi karbon terhadap nilai perusahaan dimungkinkan karena proxy yang digunakan dalam penelitian ini masih belum bisa mempresentasikan proxy yang sebenarnya dari akuntansi hijau dan pengungkapan emisi karbon. Penelitian selanjutnya dapat menggunakan proxy lainnya untuk mengukur akuntansi hijau dan pengungkapan emisi karbon.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Motivasi penelitian ini berasal dari maraknya pencemaran lingkungan di Indonesia sebagai dampak dari aktivitas operasional perusahaan dan masih banyak perusahaan yang belum sepenuhnya melakukan akuntansi hijau serta pengungkapan emisi karbon.
Kepemilikan Perusahaan, Keahlian CEO dan Financial Distress
Resti Yulistia Muslim;
Azura Rian Adha;
Arie Frinola Minovia
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 8, No 3 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/rabin.v8i3.21598
Latar Belakang: Faktor internal dapat menjadi salah satu pencetus terjadinya financial distress perusahaan. Penelitian sebelumnya melihat faktor internal penyebab financial distress dari sudut pandang yang berbeda-beda. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk menguji pengaruh kepemilikan perusahaan yaitu kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional dan kepemilikan asing terhadap financial distress dengan keahlian manajemen sebagai variabel moderasi.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan infrastruktur, properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2021. Sampel dipilih dengan metode purposive sampling. Analisis data menggunakan analisis regresi. Altman Z-score digunakan sebagai pengukur financial distress dengan hasil semakin rendah nilai Altman Z-score, semakin besar risiko financial distress.Hasil Penelitian: Hasil penelitian menemukan kepemilikan manajerial berpengaruh positif terhadap Altman Z-score, sedangkan kepemilikan institusional dan asing tidak berpengaruh terhadap Altman Z-score. Keahlian manajemen dapat memoderasi pengaruh kepemilikan manajemen dan asing terhadap financial distress, tetapi tidak mampu memoderasi untuk kepemilikan institusi.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini menggunakan variabel moderasi keahlian CEO. CEO yang memiliki keahlian dianggap memiliki kemampuan manajerial yang bagus sehingga dapat mengurangi financial distress.
Eksistensi Single Identity Number Melalui NIK Menjadi NPWP Terhadap Pemenuhan Kewajiban Perpajakan, Efektifkah?
Nella Ayu Novia;
Fheni Dhelniati;
M. Yoan Eka Putra;
Roaina Amelia;
Linda Hetri Suriyanti
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 7, No 2 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/rabin.v7i2.19987
Latar Belakang: Permasalahan mengenai pemenuhan atas kewajiban perpajakan masih menjadi permasalahan yang belum mampu dipecahkan salah satunya diindikasikan dengan adanya kesenjangan antara wajib pajak yang terdaftar dengan angkatan kerja yang sedang bekerja. Tujuan: Riset ini bertujuan untuk membuktikan secara empiris pengaruh Penerapan Single Identitiy Number (SIN), pengetahuan dan pemahaman peraturan perpajakan terhadap pemenuhan kewajiban wajib pajak orang pribadi di KPP Pratama Pekanbaru Senapelan yang dimoderasi oleh preferensi risiko. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas penerapan SIN.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed method) dengan menggunakan data primer. Data kuantitatif diperoleh dengan metode survei menggunakan instrumen kuesioner, sedangkan data kualitatif bersumber diperoleh melalui wawancara. Data kuantitatif selanjutnya dianalisis menggunakan teknik analisis SEM-PLS menggunakan software WarpPLS 7.0. Adapun data kualitatif dianalisis menggunakan trianggulasi teknik (wawancara dan observasi) dan trianggulasi sumber.Hasil Penelitian: Penelitian ini memberikan bukti secara empiris bahwa SIN dan pengetahuan dan pemahaman peraturan perpajakan adalah faktor yang dapat meningkatkan pemenuhan kewajiban perpajakan orang pribadi. Adapun preferensi risiko memiliki peran dalam menurunkan pengaruh SIN serta pengetahuan dan pemahaman peraturan perpajakan dalam meningkatkan pemenuhan kewajiban perpajakan di KPP Pratama Pekanbaru Senapelan. Berdasarkan hasil wawancara dan hasil jawaban responden, terdapat kesamaan yaitu tingkat efektivitas pemadanaan NIK menjadi NPWP dapat dikatakan cukup baik atau sebesar 41,51%.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini menguji pemenuhan kewajiban perpajakan di KPP Pratama Pekanbaru Senapelan dengan menguji peran preferensi risiko sebagai pemoderasi serta penelitian menggunakan mix method untuk melihat dua unsur tersebut dalam meneliti masalah riset.
Meningkatkan Sustainability Report: Menjelajahi Dampak Nilai Perusahaan dan Kinerja terhadap Sustainability Report pada Perusahaan Manufaktur di Indonesia
Yeni Alfiana;
Yuni Ekawarti;
Eta Setiawati
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 8, No 2 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/rabin.v8i2.22285
Latar Belakang: Dalam bisnis modern, Sustainability Report menjadi sangat penting karena perusahaan semakin diharapkan untuk berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan.Tujuan: Penelitian ini berfokus pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), dengan menyadari dampak besar yang ditimbulkannya terhadap lingkungan dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nilai dan kinerja perusahaan terhadap luasnya Sustainability Report.Metode Penelitian: Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengumpulkan data sekunder berupa laporan keuangan dan laporan keberlanjutan perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI pada periode penelitian. Nilai perusahaan dinilai dengan metode Price Book Value (PBV), sedangkan kinerja diukur melalui rasio keuangan seperti Return on Equity (ROE).Hasil Penelitian: Hasil analisis regresi menunjukkan adanya hubungan negatif yang tidak signifikan antara nilai perusahaan yang diukur dengan PBV dan tingkat pelaporan keberlanjutan. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan dengan kinerja keuangan yang lebih kuat cenderung lebih aktif dalam mengungkapkan informasi terkait keberlanjutan. Selain itu, kinerja perusahaan yang diukur dengan ROE juga berpengaruh negatif terhadap pengungkapan pelaporan keberlanjutan.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Studi ini memberikan kontribusi signifikan dalam memahami faktor-faktor yang berdampak pada Sustainability Report di Indonesia, khususnya di sektor manufaktur. Dari sudut pandang praktis, hal ini menggarisbawahi pentingnya bagi perusahaan untuk meningkatkan nilai dan kinerja mereka agar dapat berpartisipasi aktif dalam pembangunan berkelanjutan dan memenuhi harapan pemangku kepentingan mengenai transparansi informasi.
Hubungan Kualitas Audit dengan Harga Saham Perusahaan Perbankan di Indonesia
Auliffi Ermian Challen;
Hadiati Fitri;
Adinda Risma Juniarti
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 7, No 2 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/rabin.v7i2.19083
Latar Belakang: Harga saham mencerminkan penilaian pasar atas kinerja perusahaan pada saat publikasi laporan keuangannya. Laporan keuangan harus dilakukan proses audit oleh auditor independen agar dapat dipercaya oleh penggunanya. Oleh karena itu kualitas audit menjadi hal penting yang dapat mempengaruhi perubahan harga saham. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara empiris proksi dari kualitas audit yakni ukuran KAP, spesialisasi auditor, opini audit, dan audit tenure yang berpengaruh terhadap harga saham.Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasional. Populasi yang dipilih adalah perusahaan perbankan yang listing di BEI dari tahun 2016-2021. Pemilihan sampel menggunakan purposive sampling. Analisis data menggunakan regresi logistik dengan bantuan SPSS.Hasil Penelitian: Kualitas audit dengan proksi spesialisasi auditor dan opini audit berpengaruh positif terhadap harga saham. Sedangkan, kualitas audit dengan proksi audit tenure berpengaruh negatif terhadap harga saham serta ukuran KAP tidak berpengaruh terhadap harga saham.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini menggunakan proksi spesialisasi audit. Karena perusahaan perbankan mempunyai regulasi yang ketat sehingga auditor yang melakukan audit diperlukan yang spesialis.
Pengungkapan Enterprise Risk Management Terhadap Nilai Perusahaan yang Dimoderasi Good Corporate Governance
Bambang Wibisono;
Tri Jatmiko Wahyu Prabowo
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 8, No 2 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/rabin.v8i2.20673
Latar Belakang: Naik turun harga saham di tahun 2019 dan bersamaan dengan terjadinya pandemi, tentu memiliki dampak terhadap nilai Perusahaan.Turunnya harga batubara dan minyak mentah secara continue menjadikan penjualan juga ikut menurun yang berdampak turunnya nilai kepercayaan masyarakat terhadap nilai perusahaan.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran good corporate governance dalam memoderasi hubungan pengungkapan enterprise risk management terhadap nilai perusahaan.Metode Penelitian: Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan diperoleh sampel sejumlah 48 data yang berasal dari sampel perusahaan manufaktur sektor pertambangan yang terdaftar di BEI (Bursa Efek Indonesia) tahun 2019 hingga 2022. Data diperoleh dari annual report yang didapat melalui website www.idx.co.id dan Bloomberg. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan Satistical Package for Social Science (SPSS) versi 25 dengan model regresi linear berganda dan Uji moderasi.Hasil Penelitian: Hasil pengujian menunjukkan bahwa Enterprise Risk Management Disclosure berpengaruh positif signifikan terhadap nilai Perusahaan. Good corporate governance dengan menggunakan proksi dewan komisaris independen mampu memoderasi Enterprise Risk Management Disclosure terhadap nilai perusahaan. Keaslian/keterbaruan penelitian: Penelitian ini menambahkan variabel good corporate governance yang menggunakan proksi dewan komisaris independen. Riset dilakukan pada industri tambang yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia selama 3 periode dari tahun 2019 sampai 2022.
Pengaruh Akuntabilitas, Transparansi dan Keadilan terhadap Kepercayaan Masyarakat pada Pemerintah Desa: Apakah Kepuasan Masyarakat Memediasi?
Riyan Fardhany Wirawan;
Rizal Yaya
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 8, No 1 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/rabin.v8i1.20334
Latar Belakang: Dalam satu dekade terakhir, Pemerintah Republik Indonesia memberi otonomi dan dana yang besar untuk pembangunan desa, akan tetapi kasus korupsi anggaran desa juga semakin meningkat yang berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat pada pemerintah desa.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh akuntabilitas, transparansi, dan keadilan pemerintah desa terhadap kepercayaan masyarakat desa yang dimediasi oleh kepuasan masyarakat Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan 50 responden dari aparat pemerintah desa dan 28 responden dari anggota Badan Permusyawaratan Desa yang dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Alat analisis yang digunakan adalah Partial Least Square (PLS) dan perangkat lunak (software) SmartPLS 3.0Hasil Penelitian: Transparansi pemerintah desa berpengaruh positif terhadap kepercayaan masyarakat desa. Adapun kepuasan masyarakat tidak dapat memediasi pengaruh akuntabilitas, transparansi, dan keadilan pemerintah desa terhadap kepercayaan masyarakat desa.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini menggunakan variabel kepuasan masyarakat sebagai variabel pemediasi.