cover
Contact Name
Muhammad Bahrul Ilmi
Contact Email
rabin@umy.ac.id
Phone
+62274-387656
Journal Mail Official
rabin@umy.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Gedung Ki Bagus Hadikusuma (E3) Lantai 2, Jalan Brawijaya (Lingkar Selatan), Tamantirto, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia
ISSN : -     EISSN : 27164977     DOI : -
Core Subject :
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia (RABIN) merupakan jurnal ilmiah yang dikelola oleh Program Studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan bekerjasama dengan Asosiasi Program Studi Akuntansi Perguruan Tinggi Muhammadiyah (APSA PTM). Jurnal ini menitikberatkan pada penyampaian hasil penelitian ilmiah yang dilakukan secara bersama oleh Mahasiswa dan Dosen bidang Akuntansi. Adapun bidang Akuntansi termasuk didalamnya adalah Akuntansi Keuangan, Akuntansi Manajemen, Audit & Perpajakan, Sistem Informasi Akuntansi, Manajemen Keuangan, Akuntansi Syariah, dan Komprehensif Isu dalam Akuntansi.
Articles 426 Documents
Pengaruh Komitmen Organisasi, Partisipasi Penyusunan Anggaran, dan Kompensasi terhadap Kinerja Instansi Pemerintah Daerah Tahar, Afrizal; Kuncahyo, Hanggit Her
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 4 No. 2 (2020): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v4i2.10707

Abstract

Latar Belakang:Menurut hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), terdapat 10.198 temuan yang memuat 15.568 permasalahan yang ada di Pemerintah Daerah. Maka dari itu, hal ini dapat mengindikasikan bahwa seluruh informasi yang tercantum dalam laporan keuangan Pemerintah Daerah belum memenuhi karakteristik kualitatif, sehingga laporan keuangan dapat dikatakan belum optimal.Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komitmen organisasi, partisipasi penyusunan anggaran, dan kompensasi terhadap kinerja instansi pemerintah daerah.Metode Penelitian:Sampel yang digunakan adalah pejabat pemerintah pada Dinas, Badan, maupun Kantor SKPD di Kota Magelang. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer.Hasil Penelitian:Berdasarkan proses penyebaran kuesioner diperoleh sampel 116 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komitmen organisasi berpengaruh positif terhadap kinerja instansi pemerintah daerah, sedangkan partisipasi penyusunan anggaran dan kompensasi tidak berpengaruh terhadap kinerja instansi pemerintah daerah.Keterbatasan Penelitian:Keterbatasan pada penelitian ini yaitu obyek penelitian yang dipilih pada penelitian hanya menggunakan cakupan 1 (satu) lokasi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan hanya dalam lingkup kabupaten/kota, yaitu SKPD di Kota Magelang.
Pengaruh Persepsi Kegunaan, Persepsi Kemudahan dan Persepsi Kepuasan Wajib Pajak terhadap Penggunaan E-Filing Kasriana, Kasriana; Indrasari, Arum
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 4 No. 2 (2020): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v4i2.10708

Abstract

Latar Belakang:Pemahaman teknologi secara umum juga merupakan kesiapan diri sendiri, bila wajb pajak tersebut belum paham untuk menggunakan teknologi terkait maka tentu tidak akan mudah untuk menggunakan teknologi tersebut. Maka dari itu sangatlah penting dalam mencari tahu apa persepsi dari sudut pandang masyarakat yang berhubungan penggunaan e- filing. Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) pengaruh positif persepsi kegunaan terhadap penggunaan sistem e-filing, 2) pengaruh positif persepsi kemudahan terhadap penggunaan sistem e-filing, 3) pengaruh positif persepsi kepuasan terhadap penggunaan sistem e-filing di Kabupaten Labuhanbatu Selatan.Metode Penelitian:Penelitian ini dilakukan pada Wajib Pajak Orang Pribadi yang ada di Labuhanbatu Seletan dengan menggunakan masyarakat sebagai sampel. Pengambilan sampel menggunakan metode random sampling. Teknik pengumpulan data dari laporan tahunan di Indonesia dan anaslisis data menggunakan uji statistic deskriptif, uji asumsi klasik terdiri dari uji normalitas, uji autokorelasi, uji multikolinearitas, uji heteroskeidastisitas dan uji ihipotesis.Hasil Penelitian:Kegunaan dari sistem e-filing penting bagi responden dalam memengaruhi niat untuk menyampaikan SPT secara elektronik. Persepsi kegunaan semakin positif maka penggunaan e-filing semakin meningkat. Sistem ini dirasa mudah digunakan oleh Wajib Pajak dan sangat membantu dalam pelaporan pajak mereka dibandingkan dengan menggunakan secara manual. Penelitian ini juga mengngkapkan bahwa banyaknya Wajib Pajak yang tidak merasa puas saat melaporkan pajaknya.Keterbatasan Penelitian:Dalam pengambilan data, dikarenakan adanya pandemic Covid-19 maka dalam penelitian ini hanya terbatas dengan menggunakan google form. Adapun jumrlah penelitian ini hanya terbatas 106 responden, dimana peneliti hanya menggunakan Wajib Pajak Orang Pribadi yang berada di Kabupaten Labuhanbatu Selatan, tidak termasuk Wajib Pajak Badan.Keaslian/Novetly Penelitian:Penelitian ini mengangkat isu persepsi terhadap penggunaan e- filing yang masih sangat terbatas dalam penelitian di area ini.
Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pengungkapan Internet Financial Reporting (IFR) di Indonesia Hadianto, Darmesta; Murtin, Alek
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 4 No. 2 (2020): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v4i2.10719

Abstract

Latar Belakang:Semakin majunya perkembangan teknologi informasi maka akses yang dapat digunakan untuk mengetahui informasi juga seharusnya semakin mudah. Disisilain Pentingnya transparansi penyediaan informasi pada pelayanan sektor publik di Indonesia, hal ini didukung oleh keluarnya Undang-Undang Republik Indonesia No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Maka diperlukan good govermance dengan cara membangun situs webnya masing-masing sehingga dapat memperkenalkan potensi sekaligus meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.Tujuan:Penelitian ini menguji pengaruh persaingan politik, ukuran pemerintah daerah, rasio pembiayaan hutang, pendapatan per kapita, kekayaan daerah dan opini audit terhadap pengungkapan IFR.Metode Penelitian:Data yang digunakan untuk analisis adalah data keuangan daerah sekunder yang ditabulasikan dari beberapa sumber digital dengan jumlah sampel 66 daerah dari jumlah penduduk seluruh pemerintah daerah. Sedangkan metode analisisnya menggunakan analisis regresi linier berganda dan dilengkapi dengan uji asumsi klasik.Hasil Penelitian:Hasil analisis menunjukkan bahwa rasio persaingan politik dan kekayaan daerah berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pengungkapan IFR. Sedangkan ukuran pemerintah daerah berpengaruh positif signifikan terhadap pengungkapan IFR. Selanjutnya, debt financing berpengaruh negatif signifikan terhadap pengungkapan IFR. Terakhir, pendapatan per kapita dan opini audit berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pengungkapan IFR.Keterbatasan Penelitian:Penelitian ini masih banyak kekurangan dan perlu dikembangkan untuk memberikan khasanah keilmuan yang lebih sempurna dan komprehensif. Ada beberapa factor yang diduga dapat mengakomodir lebih dalam memngaruhi penelitian ini lebih baik.Keaslian/Novetly Penelitian:Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dan hasil fenomena informasi yang ada pada pemerintah daerah.
Pengaruh Sikap, Persepsi Kontrol Perilaku, Tanggung Jawab Pribadi dan Keseriusan yang Dirasakan terhadap Niat Whistleblowing Safira, Ellen; Ilmi, Muhammad Bahrul
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 4 No. 2 (2020): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v4i2.10722

Abstract

Latar Belakang:Tidak jarang whistleblower mengalami  dilema untuk menentukan sikap  yang harus diambil dan berakhir dengan mengurungkan niat untuk melakukan tindak whistleblowing. Oleh karena itu, Penting bagi organisasi memahami faktor – faktor yang dapat mempengaruhi niat seorang pegawai untuk melakukan tindakan whistleblowing. Dengan demikian suatu organisasi mampu merancang peraturan, kebijakan dan sistem whistleblowing yang efektif, sehingga peran serta whistleblower menjadi penentu efektifitas sistem whistleblowing.Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sikap, persepsi pengendalian perilaku, tanggung jawab pribadi, dan persepsi keseriusan terhadap intensi whistleblowing.Metode Penelitian:Sampel yang digunakan adalah pegawai BRI di wilayah Tuban. Dalam penelitian ini juga digunakan probability sampling untuk pemilihan responden. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Berdasarkan proses penyebaran kuesioner, jumlah sampelnya adalah 200 responden. Selanjutnya pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan aplikasi perangkat lunak SPSS v.15.Hasil Penelitian:Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap, tanggung jawab pribadi, dan persepsi keseriusan berpengaruh positif terhadap niat whistleblowing, sedangkan persepsi pengendalian perilaku tidak berpengaruh terhadap niat whistleblowing.Keterbatasan Penelitian:Responden penelitian ini hanya pegawai bank BRI tidak dilakukan secara komprehensif pada seluruh pegawai bank di kabupaten Tuban. Selanjutnya, penyebaran kuesioner dilakukan pada masa sibuk sehingga sedikit menghambat proses perijinan dan jumlah data yang dikumpulkan belum maksimal. Keaslian/Novetly Penelitian:Penelitian focus pada Bank BRI, dikarenakan bank BRI termasuk lembaga perbankkan yang sudah menerapkan whistleblowing system dan merupakan lembaga dengan peraturan dan pengawasan yang tinggi. Belum ada penelitian yang spesifik di Bank BRI untuk whistleblowing.
Analisis Efektivitas Pengelolaan Tanah Wakaf pada Lembaga Wakaf: Studi Kasus pada Majelis Wakaf dan Kehartabendaan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bantul Firdaus, Fariq; Wibowo, Sigit Arie
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 4 No. 2 (2020): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v4i2.10785

Abstract

Latar Belakang:Di Indonesia, perkembangan wakaf masih kurang mengarah pada pemberdayaan ekonomi umat dan pembangunan infrastuktur negara, wakaf cenderung terbatas hanya untuk kepentingan kegiatan ibadah, pendidikan, dan pemakaman semata, sehingga kurang mengarah pada pengelolaan wakaf produktif. Meskipun begitu perkembangan jumlah tanah wakaf di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun.Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendayagunaan harta wakaf pada lembaga wakaf Pimpinan Daerah Muhammadiyah Yogyakarta Kabupaten Bantul.Metode Penelitian:Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan deskriptif. Subjek dalam penelitian ini diantaranya adalah pengurus Majelis Wakaf dan Kehartabendaan PDM Kabupaten Bantul, Nadzir, Wakif dan Pakar. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dan analisis dokumen.Hasil Penelitian:Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendayagunaan harta wakaf oleh Majelis Wakaf dan Kehartabendaan PDM Kabupaten Bantul secara garis besar dapat dikatakan efektif. Hal ini didukung dari hasil penelitian yang menunjukkan bahwa dari total luas tanah wakaf seluas 229.503 m2 yang dikelola, sebesar 98,3% atau 226.512 m2 sudah diberdayakan untuk kepentingan masyarakat. Sisa tanah yang belum diberdayakan adalah 2.991 m2 atau 1,7% dari total tanah wakaf yang dikelola.Keterbatasan Penelitian:Penelitian ini terbatas untuk pengurus Majelis Wakaf dan Kehartabendaan PDM Bantul saja, maka masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut di Kabupaten yang lainnya untuk melihat gambaran lebih jelasnya.Keaslian/Novetly Penelitian:Penelitian terkait wakaf masih terus berkembang dan penelitian ini memberikan diskusi baru terkait praktik wakaf di Indonesia.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Auditor Switching Deliana, Deliana; Rahman, Abdul; Monica, Lifian
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 5 No. 1 (2021): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v5i1.11136

Abstract

Latar Belakang:Pentingnya sikap independensi bagi seorang auditor dalam melakukan penugasan audit membuat setiap perusahaan harus melakukan auditor switching agar tingkat independensi dapat terjaga, namun pada kenyataannya sekalipun auditor switching telah dilakukan masih saja didapati auditor yang tidak menjaga sikap independensi. Hal ini menjadi menarik perhatian untuk diteliti mengenai hal apa saja yang menjadi faktor dalam melakukan auditor switching.Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh opini audit, pergantian manajemen dan financial distress terhadap auditor switching pada perusahaan manufaktur sub sektor real estate dan property yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2018.Metode Penelitian:Teknik sampling dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling. Berdasarkan metode purposive sampling, sampel yang diperoleh sebanyak 43 perusahaan selama 3 tahun pengamatan dan total data observasi sebanyak 129 data. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi logistik.Hasil Penelitian:Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel independen yaitu opini audit, pergantian manajemen, dan financial distress tidak berpengaruh terhadap auditor switching pada perusahaan manufaktur sub sektor real estate dan property yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016 – 2018.Keterbatasan Penelitian:Penelitian ini hanya meneliti perusahaan manufaktur sub sektor real estate dan property yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2016-2018, dan hanya menggunakan variabel opini audit, pergantian manajemen financial distress sebagai variabel yang mempengaruhi auditor switching.Keaslian/Novetly Penelitian:Penelitian ini menjawab gap penelitian terdahulu, dengan menggunakan variabel yang berbeda dari peneliti terdahulu dan rentang waktu yang berbeda dari tahun–tahun sebelumnya.
Pengaruh Komite Audit Independen, Pengendalian Internal, dan Sikap terhadap Fraudulent Financial Reporting dengan Budaya Etis Organisasi sebagai Variabel Pemoderasi Putri, Vernanda Yulia Eka; Saud, Ilham Maulana
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 5 No. 1 (2021): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v5i1.11140

Abstract

Latar Belakang:Secara statistik, persentase kasus kecurangan laporan keuangan di Indonesia maupun secara global memang jauh lebih kecil daripada kecurangan-kecurangan lainnya. Namun, apabila dilihat dari dampak yang diakibatkan, kerugian yang timbul akibat adanya kasus kecurangan laporan keuangan ini jauh lebih besar dibandingkan kecurangan lainnya. Maka dari itu, diperlukan penelitian mengenai faktor-faktor yang dapat memicu karyawan untuk melakukan kecurangan laporan keuangan dengan memerhatikan aspek internal, eksternal perusahaan maupun dari individual karyawan.Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komite audit independen, pengendalian internal, dan sikap (attitude) terhadap fraudulent financial reporting dengan budaya etis organisasi sebagai variabel pemoderasi.Metode Penelitian:Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah primer kuantitatif dengan subjek penelitian yaitu akuntan, pegawai keuangan, dan orang-orang yang bekerja di bidang keuangan serta berhubungan dalam pembuatan laporan keuangan. Dalam penelitian ini, sampel yang diambil sejumlah 167 responden dengan menggunakan metode purposive sampling. Alat analisis yang digunakan adalah SmartPLS 3.0.Hasil Penelitian:Hasil penelitian menunjukkan bahwa komite audit independen berpengaruh negatif signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan, Pengendalian Internal berpengaruh negatif signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan, Sikap individu berpengaruh negatif signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan, budaya etis organisasi tidak berpengaruh terhadap kecurangan laporan keuangan, budaya etis organisasi berpengaruh negatif dalam memoderasi pengaruh sikap individu terhadap kecurangan laporan keuangan.Keterbatasan Penelitian:Pada penelitian ini, luasnya sampel penelitian mengakibatkan tingkat populasi yang terwakilkan masih rendah.Keaslian/Novetly Penelitian:Penelitian ini menguji pengaruh budaya etis organisasi dalam memoderasi pengaruh sikap individu terhadap kecurangan laporan keuangan.
Pengungkapan Kecurangan di Lembaga Kemahasiswaan Violetta, Grace Phillandros; Kristianti, Ika
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 5 No. 1 (2021): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v5i1.11300

Abstract

Latar Belakang:Fenomena terjadinya kecurangan di Lembaga Kemahasiswaan (LK) tingkat fakultas menunjukkan adanya gambaran terjadinya praktik-praktik kecurangan yang dilakukan LK tingkat universitas.Tujuan:Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk meneliti lebih lanjut apakah terdapat potensi terjadinya kecurangan di Lembaga Kemahasiswaan Universitas (LKU) dan menggali mengapa kecurangan tersebut bisa terjadi jika dilihat dengan menggunakan framework fraud pentagon.Metode Penelitian:Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan data primer yang didapatkan melalui wawancara beberapa pimpinan fungsionaris Lembaga Legislatif dan Lembaga Eksekutif LK, serta melakukan dokumentasi mengenai kegiatan seputar Lembaga Kemahasiswaan untuk menjawab permasalahan penelitian. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik triangulasi sumber, dimulai dari reduksi data kemudian dilanjutkan dengan penyajian data dan terakhir penarikan kesimpulan.Hasil Penelitian:Penelitian ini memberikan hasil bahwa terdapat potensi kecurangan di LKU. Kecurangan yang terjadi berkaitan dengan pelanggaran terhadap berbagai peraturan Ketentuan Umum Keluarga Mahasiswa (KUKM) dan peraturan lembaga legislatif, rekrutmen anggota baru, penyalahgunaan aset dan keuangan. Faktor yang paling mendasari terjadinya kecurangan adalah rasionalisasi karena kecurangan telah dilakukan secara turun menurun dari periode - periode LKU sebelumnya hingga periode LKU sekarang dan sudah dianggap wajar untuk dilakukan. Namun, faktor – faktor lainnya seperti kemampuan, kesempatan dan tekanan juga turut menjelaskan terjadinya kecurangan. Pengendalian internal yang perlu diterapkan yaitu menerapkan metode reward and punishment untuk fungsionaris sehingga dapat meminimalisir kecurangan di LKU.Keterbatasan Penelitian:Keterbatasan dari penelitian ini adalah peneliti tidak melakukan observasi atas hasil wawancara karena pekerjaan tidak dilakukan di kantor melainkan secara online sehingga bukti hanya diperoleh dari hasil wawancara. Selain itu penelitian ini memiliki topik yang sensitif sehingga informasi yang diperoleh menjadi terbatas karena narasumber kurang terbuka untuk memberikan penjelasan terhadap praktik kecurangan dan penyebab kecurangan yang terjadi di LKU.Keaslian/Novetly Penelitian: Penelitian ini menggunakan framework fraud pentagon yang dikembangkan dari penelitian sebelumnya yaitu menggunakan fraud triangle untuk mengungkap potensi kecurangan pada lembaga kemahasiswaan. Penelitian ini diharapkan lebih menjelaskan lebih detail mengenai faktor yang menjelaskan kecurangan pada lembaga kemahasiswaan.
Pengaruh Corporate Governance terhadap Financial Distress dengan Kinerja Keuangan sebagai Variabel Moderating (Perusahaan Manufaktur di BEI) Yuliani, Rahma; Rahmatiasari, Adisti
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 5 No. 1 (2021): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v5i1.11333

Abstract

Latar Belakang:Menurut Indonesian Institute of Corporate governance (IICG), corporate governance adalah serangkaian perangkat yang mengarahkan dan mengendalikan jalannya perusahaan dengan memperhatikan kepentingan berbagai pihak yang terlibat dalam perusahaan. Implementasi corporate governance dipengaruhi oleh kekuatan kepentingan dari setiap partisipan, konflik kepentingan antar partisipan akan memengaruhi kondisi keuangan perusahaan termasuk terjadinya financial distress.Tujuan:Tujuan penelitian ini menguji pengaruh corporate governance: Kepemilikan Institusional, Kepemilikan Manajerial, Dewan Direksi, Dewan Komisaris, Komisaris Independen terhadap financial distress dengan dimoderasi oleh Rasio Leverage yang diukur melalui Debt to Aset Ratio (DAR) pada perusahaan Manufaktur di Indonesia.Metode Penelitian:Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi pada penelitian ini berjumlah 61 perusahaan. Teknik pemilihan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria tertentu, diperoleh sejumlah 17 perusahaan yang menjadi sampel dalam penelitian. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis linear berganda dengan menggunakan program Partial Least Square (PLS).Hasil Penelitian:Corporate governance berpengaruh secara simultan terhadap financial distress. Kepemilikan Institusional, Kepemilikan Manajerial dan Komisaris Independen berpengaruh positif signifikan sementara Dewan Direksi dan Dewan Komisaris berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap financial distress. Rasio Leverage yang diukur melalui Debt to Aset Ratio tidak memoderasi pengaruh corporate governance terhadap financial distress baik secara langsung maupun melalui indikator corporate governance.Keterbatasan Penelitian:Penelitian terbatas hanya pada perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Ukuran kinerja keuangan hanya diukur melalui Debt to Aset Ratio.Keaslian/Novetly Penelitian:Penelitian ini menjawab gap penelitian terdahulu terkait pengaruh corporate governance terhadap financial distress dengan menambahkan kinerja keuangan sebagai variabel moderating. Pemilihan Kinerja keuangan yang diukur melalui Debt to Aset Ratio sebagai variabel moderating didasarkan pada asumsi bahwa tingginya aset yang dibiayai oleh hutang akan memicu terjadinya financial distress. 
Pengaruh Loan to Deposit Ratio, Net Profit Margin, dan Dept to Equity Ratio terhadap Profitabilitas (Studi kasus pada Bank Umum Syariah yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2015-2019) Margarita, Yossi; Kholis, Nur
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 5 No. 1 (2021): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v5i1.11409

Abstract

Latar Belakang: Bank bisa dikatakan sebagai tempat transaksi yang berhubungan dengan keuangan misalnya untuk melakukan investasi, pengiriman uang dan tempat mengamankan uang. Otoritas Jasa Keuangan mencatat pertumbuhan aset keuangan syariah di Indonesia terus melaju. Per Januari 2021, total aset keuangan syariah Indonesia (tidak termasuk saham syariah) mencapai Rp1.823,13 triliun. Jumlah tersebut tumbuh 24,54% secara year on year.Tujuan:Tujuan penelitian ini untuk menguji secara empiris dan menganalisis pengaruh Loan to Deposit Ratio (LDR), Net Profit Margin (NPM) dan Dept to Equity Ratio (DER) terhadap profitabilitas pada Bank Umum Syariah di Indonesia. Metode Penelitian Sampel yang digunakan Bank Umum Syariah di Indonesia yaitu Laporan Keuangan Perusahaan Perbankan umum syariah yang terdaftar di BEI periode tahun 2015-2019. Sumber data tersebut diunduh dari web resmi IDX. Menggunakan persamaan regresi linear berganda dan program SPSS 26.Keterbatasan Penelitian : Keterbatasan penelitian ini variabel bebas yang digunakan hanya 3 variabel yaitu (LDR) Loan to Deposit Ratio, (NPM) Net Profit Margin dan (DER) Dept to Equity Ratio. Jumlah sampel 33 selama pengamatan 5 tahun. Keaslian / Novetly Penelitian :Penelitian yang terkait dengan pengaruh NPM, LDR dan DER terhadap profitabilitas terus mengalami perkembangan. Penelitian ini dapat memberikan informasi yang baru tentang perusahaan Perbankan Syariah Indonesia, sejauh mana profitabilitas perusahaan tersebut terukur dengan baik atau tidak.

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 1 (2026): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 9 No. 3 (2025): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 9 No. 2 (2025): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 9 No. 1 (2025): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 8 No. 3 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 8, No 3 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 8 No. 2 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 8, No 2 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 8 No. 1 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 8, No 1 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 7, No 2 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 7 No. 2 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 7, No 1 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 7 No. 1 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 6 No. 2 (2022): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 6, No 2 (2022): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 6, No 1 (2022): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 6 No. 1 (2022): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 5, No 2 (2021): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 5 No. 2 (2021): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 5 No. 1 (2021): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 5, No 1 (2021): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 4, No 2 (2020): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 4 No. 2 (2020): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 4, No 1 (2020): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 4 No. 1 (2020): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 3 No. 2 (2019): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 3, No 2 (2019): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 3, No 1 (2019): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 3 No. 1 (2019): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 2 No. 2 (2018): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 2, No 2 (2018): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 2 No. 1 (2018): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 2, No 1 (2018): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 1 No. 2 (2017): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 1, No 2 (2017): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 1, No 1 (2017): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 1 No. 1 (2017): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA More Issue