cover
Contact Name
Muhammad Bahrul Ilmi
Contact Email
rabin@umy.ac.id
Phone
+62274-387656
Journal Mail Official
rabin@umy.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Gedung Ki Bagus Hadikusuma (E3) Lantai 2, Jalan Brawijaya (Lingkar Selatan), Tamantirto, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia
ISSN : -     EISSN : 27164977     DOI : -
Core Subject :
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia (RABIN) merupakan jurnal ilmiah yang dikelola oleh Program Studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan bekerjasama dengan Asosiasi Program Studi Akuntansi Perguruan Tinggi Muhammadiyah (APSA PTM). Jurnal ini menitikberatkan pada penyampaian hasil penelitian ilmiah yang dilakukan secara bersama oleh Mahasiswa dan Dosen bidang Akuntansi. Adapun bidang Akuntansi termasuk didalamnya adalah Akuntansi Keuangan, Akuntansi Manajemen, Audit & Perpajakan, Sistem Informasi Akuntansi, Manajemen Keuangan, Akuntansi Syariah, dan Komprehensif Isu dalam Akuntansi.
Articles 426 Documents
Niat Mahasiswa dalam Mengadopsi Cloud Accounting di Era Digital: Analisis dengan Model UTAUT Azis, Muhammad Taufik; Hadiwibowo, Imam
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 9 No. 3 (2025): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v9i3.28184

Abstract

Latar Belakang: Adopsi teknologi cloud accounting menjadi isu strategis dalam era digitalisasi pendidikan tinggi, khususnya di kalangan mahasiswa akuntansi. Meskipun teknologi ini menawarkan berbagai kemudahan, adopsinya belum merata, sehingga perlu dianalisis faktor-faktor yang memengaruhi niat perilaku mahasiswa dalam menggunakannya.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Performance Expectancy, Effort Expectancy, Regulatory Support, dan Security terhadap Behavioral Intention mahasiswa dalam mengadopsi cloud accounting, serta menguji peran moderasi Digital Literacy.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) yang dimodifikasi. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dari 290 mahasiswa akuntansi aktif di wilayah Cirebon, Kuningan, Majalengka, dan Indramayu, kemudian dianalisis menggunakan metode Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM).Hasil Penelitian: Hasil menunjukkan bahwa Effort Expectancy dan Security berpengaruh positif signifikan terhadap niat perilaku mahasiswa. Sebaliknya, Performance Expectancy berpengaruh negatif signifikan, sedangkan Regulatory Support tidak berpengaruh signifikan. Digital Literacy memoderasi secara selektif: memperkuat pengaruh Security namun memperlemah pengaruh Effort Expectancy terhadap niat perilaku. Tidak terdapat efek moderasi pada hubungan Performance Expectancy dan Regulatory Support.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini pengembangan teori UTAUT dalam konteks pendidikan tinggi dengan memasukkan Digital Literacy sebagai variabel moderator. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi pengembang teknologi, institusi pendidikan, dan regulator dalam mendorong adopsi cloud accounting secara lebih efektif di kalangan mahasiswa.
Pengaruh Mediasi Hedging Pada Hubungan Kebijakan Hutang, Financial Distress dan Nilai Perusahaan Sektor Energi di Indonesia Ayuningtiyas, Laksita Diah; Kiryanto, Kiryanto
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 9 No. 3 (2025): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v9i3.28607

Abstract

Latar Belakang: Nilai perusahaan memiliki peran penting dalam peresepsi investor. Dalam menjangkau menjangkau investor yang lebih luas, perusahan melakukan ekspansi ke perdagangan internasional. Namun dalam perdagangan internasional sering kali dihadapkan eksposur transaksi yang dapat mempengaruhi hasil laporan keuangan. Kebijakan hutang, financial distress dan hedging dianggap dapat mempengaruhi nilai perusahaan serta peran hedging dalam memediasi kebijakan hutang dan financial distress terhadap nilai perusahaan.Tujuan: Menguji dan menganalisis apakah kebijakan hutang, financial distress dan hedging berpengaruh terhadap nilai perusahaan, serta menguji pengaruh langsung kebijakan hutang dan financial distress pada hedging. Menguji dan menganalisis hedging dapat memediasi kebijakan hutang dan financial distress terhadap nilai perusahaan.Metode Penelitian: Metode penelitian kuantitatif dengan data sekunder sebanyak 108 data sampel Perusahaan Sektor Energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2023. Data diolah dengan aplikasi SPSS versi 28. Uji hipotesis untuk melihat pengaruh kebijakan hutang, financial distress dan hedging terhadap nilai perusahaan menggunakan metode regeresi berganda. Sedangkan uji mediasi dengan hedging sebagai mediasi antara kebijakan hutang dan financial distress terhadap nilai perusahaan menggunakan uji sobel.Hasil Penelitian: Kebijakan hutang berpengaruh positif terhadap hedging sedangkan financial distress tidak berpengaruh terhadap hedging. Kebijakan hutang tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan sedangkan financial distress berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Hedging tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Hedging tidak dapat memediasi kebijakan hutang dan financial distress terhadap nilai perusahaan di perusahaan sektor energi di Indonesia.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Kebaruan penelitian terdapat pada menjadikan hedging sebagai variabel mediasi dalam hubungan kebijakan hutang dan financial distress. Penelitian ini mengambil data pada perusahaan Sektor Energi di BEI, yang masih jarng diteliti sebelumnya. Penelitian ini dapat menjadi salah satu pendukung dalam inkonsistensian hasil penelitian sebelumnya.
The Role of Gender in the Influence of Love of Money and Tax Understanding on Ethical Perceptions of Tax Evasion Sa'dani, Olivi Sabilla; Aisa, Nabila Na'ma; Izwan, Iylia Dayana Mohamed
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 9 No. 3 (2025): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v9i3.28840

Abstract

Background: Tax revenue in Indonesia has continued to increase annually, along with the number of tax dispute cases. Tax disputes that frequently occur in Indonesia are largely caused by tax evasion. Tax evasion is closely related to ethics, as judgments about its ethicality are based on moral considerations.Purpose: This study aims to examine the role of gender in the influence of love of money and tax understanding on ethical perceptions of tax evasion.Methodology: The sampling method employed was incidental sampling, yielding 102 respondents consisting of individual taxpayers in the Special Region of Yogyakarta. Data were analyzed using Moderation Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM).Research findings: The findings indicate that love of money has a positive and significant effect on ethical perceptions of tax evasion, while tax understanding does not affect ethical perceptions of tax evasion. Gender does not moderate the effect of either love of money or tax understanding on ethical perceptions of tax evasion.Originality/Theoretical contribution: This study integrates the Theory of Planned Behavior and Gender Socialization Theory to explain factors influencing ethical perceptions of tax evasion. It provides new insights into how affective and cognitive dimensions shape ethical views on tax evasion and how gender functions as a moderating variable among individual taxpayers in the Special Region of Yogyakarta, known for its srawung (communal social interaction) culture.
Balancing Profit and Transparency: How CSR, Green Innovation, and Board Diversity Drive Carbon Disclosure in Indonesia Haryanto, Hery; Suprapto, Yandi; Santi, Santi
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 9 No. 3 (2025): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v9i3.29297

Abstract

Research aims: This study explores how Corporate Social Responsibility (CSR), Green Innovation, and Board Gender Diversity influence Carbon Emission Disclosure (CED), with Return on Assets (ROA) as a moderating variable, specifically among Indonesian manufacturing companies.Purpose: This study aims to examine how sustainability practices and board inclusivity contribute to the transparency of carbon emission disclosures and to investigate whether corporate profitability enhances the commitment to environmental reporting among manufacturing firms in Indonesia.Methodology: With a quantitative approach on manufacturing firms listed on the IDX (2019–2023). Data is collected through purposive sampling from annual reports and sustainability reports. Research findings: CSR and gender diversity on corporate boards positively affect carbon emission disclosure, whereas ROA and green innovation exhibit varying effects. Although strong financial performance may reduce transparency in disclosure, the outcomes align with stakeholder theory and legitimacy theory perspectives.Originality/Theoretical contribution: This study introduces ROA as a moderating variable, which is rarely used in carbon disclosure studies, particularly in Indonesia. It demonstrates how financial performance affects transparency. This paper addresses a research gap by comparing Indonesia's wegapclosure procedures with international advanced practices and the relevant practices in external business initiatives to foster sustainability.
Pengaruh Auditor Eksternal dan Internal terhadap Pelaporan Key Audit Matters di Indonesia Tanujaya, Kennardi; Jesslyn, Jesslyn; Luo, Hendi
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 9 No. 3 (2025): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v9i3.29331

Abstract

Latar Belakang: Penerapan Key Audit Matters (KAMs) melalui ISA 701 bertujuan meningkatkan transparansi audit. Namun, di Indonesia praktik pengungkapan KAMs masih bervariasi, menimbulkan pertanyaan mengenai faktor-faktor yang memengaruhinya, baik dari karakteristik auditor eksternal maupun mekanisme audit internal.Tujuan: Meneliti pengaruh karakteristik auditor eksternal (biaya audit, auditor perempuan, audit delay) dan internal (jumlah anggota komite audit, frekuensi rapat komite audit, jumlah audit internal) terhadap pengungkapan KAMs pada perusahaan publik di Indonesia.Metode Penelitian: Penelitian kuantitatif dengan 575 observasi perusahaan BEI periode 2022–2023. Pengujian dilakukan menggunakan regresi Ordinary Least Squares (OLS). Hasil Penelitian: Hasil penelitian dari enam variabel independen yang diuji terhadap pengungkapan KAMs, terdapat empat variabel yang berpengaruh signifikan, yaitu frekuensi audit komite (FEAUDIT), audit delay (AD), frekuensi rapat komite audit (MEETING), peran auditor internal (IA). Sementara itu, variabel biaya audit (FEES) dan efektivitas komite audit (COMMIT) tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pengungkapan KAMs.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Kebaharuan penelitian ini terletak pada pengujian perspektif internal audit dan eksternal audit secara bersamaan dalam mempengaruhi KAMs dengan dua pengukuran jumlah isu dan panjang narasi serta memberikan kontribusi penelitian KAMs di negara berkembang.
Good Income Generating Governance: Model Tata Kelola Kewirausahaan Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum Priantinah, Denies; Juliani, Dian; Hafidz, Sholeh; Sayekti, Fitria Ningrum; Purwita, Citra
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 10 No. 1 (2026): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v10i1.29743

Abstract

Latar Belakang: Perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTN-BH) dihadapkan pada tuntutan untuk mencapai kemandirian finansial melalui pengelolaan kegiatan income generating yang profesional dan berkelanjutan. Perubahan status kelembagaan memberikan otonomi keuangan yang luas, namun juga memunculkan tantangan baru dalam tata kelola, sumber daya manusia, serta sinkronisasi kebijakan. Kondisi ini menuntut model tata kelola yang mampu menyeimbangkan fungsi akademik dan orientasi bisnis dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pengelolaan income generating pada perguruan tinggi negeri berbadan hukum serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitasnya. Hasil penelitian diharapkan dapat merumuskan model Good Income Generating Governance (GIGG) sebagai kerangka konseptual pengelolaan pendapatan universitas yang berkelanjutan.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap pengelola unit usaha dan pejabat keuangan di lingkungan PTN-BH. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Validitas diperoleh melalui triangulasi sumber untuk menjamin keandalan hasil.Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar unit kerja telah memiliki struktur dan pedoman formal dalam pengelolaan income generating, namun penerapannya belum seragam. Keterlibatan pimpinan dan pemanfaatan aset fisik menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan kegiatan produktif. Kendala utama meliputi keterbatasan sumber daya manusia profesional, kompleksitas birokrasi, serta ketidakpastian regulasi. Temuan utama menunjukkan pentingnya reformasi kelembagaan melalui integrasi unit usaha, penguatan kapasitas pengelola melalui pelatihan dan sertifikasi, serta digitalisasi sistem pelaporan keuangan untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini menawarkan konsep Good Income Generating Governance (GIGG) sebagai model tata kelola kewirausahaan perguruan tinggi yang mengintegrasikan prinsip entrepreneurial university, triple helix collaboration, dan good governance. Model ini memberikan kontribusi baru dalam literatur manajemen pendidikan tinggi dengan menekankan keseimbangan antara orientasi akademik dan keberlanjutan ekonomi lembaga.

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 1 (2026): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 9 No. 3 (2025): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 9 No. 2 (2025): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 9 No. 1 (2025): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 8 No. 3 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 8, No 3 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 8 No. 2 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 8, No 2 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 8 No. 1 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 8, No 1 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 7, No 2 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 7 No. 2 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 7, No 1 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 7 No. 1 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 6 No. 2 (2022): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 6, No 2 (2022): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 6, No 1 (2022): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 6 No. 1 (2022): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 5, No 2 (2021): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 5 No. 2 (2021): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 5 No. 1 (2021): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 5, No 1 (2021): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 4, No 2 (2020): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 4 No. 2 (2020): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 4, No 1 (2020): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 4 No. 1 (2020): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 3 No. 2 (2019): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 3, No 2 (2019): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 3, No 1 (2019): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 3 No. 1 (2019): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 2 No. 2 (2018): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 2, No 2 (2018): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 2 No. 1 (2018): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 2, No 1 (2018): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 1 No. 2 (2017): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 1, No 2 (2017): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 1, No 1 (2017): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 1 No. 1 (2017): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA More Issue