Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia (RABIN) merupakan jurnal ilmiah yang dikelola oleh Program Studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan bekerjasama dengan Asosiasi Program Studi Akuntansi Perguruan Tinggi Muhammadiyah (APSA PTM). Jurnal ini menitikberatkan pada penyampaian hasil penelitian ilmiah yang dilakukan secara bersama oleh Mahasiswa dan Dosen bidang Akuntansi. Adapun bidang Akuntansi termasuk didalamnya adalah Akuntansi Keuangan, Akuntansi Manajemen, Audit & Perpajakan, Sistem Informasi Akuntansi, Manajemen Keuangan, Akuntansi Syariah, dan Komprehensif Isu dalam Akuntansi.
Articles
426 Documents
Syariah Governance dan Maqashid Syariah di Perbankan Syariah di Indonesia
Deza, Refta Lidha Reyl;
Sofyani, Hafiez
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 6 No. 2 (2022): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/rabin.v6i2.12857
Latar Belakang: Pesatnya perkembangan perbankan syariah di Indonesia, baik itu dalam hal peningkatan total aset yang di miliki dan jumlah bank yang mengalami kenaikan membuat bank syariah harus selalu melakukan evaluasi terkait kinerja operasional perbankan syariah.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh mekanisme syariah governance terhadap kinerja maqashid syariah menggunakan pengukuran Integrated Maqashid Al-Sharīʿah Based Performance Measure (IMSPM).Metode Penelitian: Pada penelitian ini menggunakan data sekunder yang bersifat kuantitatif yang berasal dari laporan keuangan dan laporan good corporate governance yang telah diterbitkan oleh masing-masing Bank Umum Syariah di Indonesia selama tahun 2015 hingga tahun 2020. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Alat analisis penelitian ini menggunakan software SPSS versi 22. Alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda.Hasil Penelitian: Hasil penelitian bahwa jumlah dewan komisaris, jumlah komite audit, jumlah dewan direksi, jumlah dewan pengawas syariah, kepemilikan institusional dan umur perusahaan syariah tidak berpengaruh terhadap kinerja maqashid syariah.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian mengenai tata kelola dan kinerja perbankan syariah dengan menggunakan tolok ukur maqasid syariah index telah banyak dilakukan oleh peneliti terdahulu. Pengukuran kinerja menggunakan maqasid syariah index dianggap kurang efektif karena hanya mencakup aspek keagamaan saja tanpa memperhitungkan apek keuangan. Oleh sebab itu, penelitian ini menggunakan pengukuran terbaru yang lebih luas untuk mengukur penerapan syariah governance terhadap kinerja maqasid syariah menggunakan konsep Integrated Maqashid Al-Shari’ah Performance Measure (IMSPM).
Analisis Penerapan Harga Pokok Produksi Berbasis Aktivitas Sebagai Upaya Pengembangan Skala Industri UMKM
Nusa, Gerlan Haha;
Sulistiyantoro, David
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 6 No. 1 (2022): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/rabin.v6i1.12882
Latar Belakang: Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM – Kedai XYZ) dalam penentuan harga pokok produksi (HPP) tidak membebankan biaya tidak langsung ke objek biaya. Situasi pandemi Covid-19 memaksa Kedai XYZ untuk mengurangi jumlah produksinya.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan perhitungan HPP berdasarkan Activity Based Costing (ABC) dengan HPP saat ini, dan membandingkan HPP ABC sebelum adanya Covid-19 dan setelah adanya Covid-19. Perhitungan HPP ABC dan Activity Based Management (ABM) menjadi metode yang dapat meningkatkan profitabilitas Kedai XYZ.Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan mendatangi langsung ke objek penelitian (studi kasus). Perolehan data melalui wawancara dan observasi untuk menjawab penelitian. Metode analisis dengan membandingkan HPP yang diterapkan oleh Kedai XYZ dengan HPP perhitungan ABC.Hasil Penelitian: Hasil dari penelitian ini adalah perhitungan memberikan harga pokok produksi yang lebih tinggi dari penentuan pemilik. Hal ini dikarenakan metode ABC membebankan biaya langsung dan biaya tidak langsung pada produk. Harga pokok produksi dapat dikurangi dengan menambah jumlah unit produksi sebelum Covid-19. Namun, penambahan unit produksi di tengah Covid-19 tidak memungkinkan untuk dilakukan oleh Kedai XYZ. Alternatif dapat dilakukan dengan mengefisiensikan biaya dengan ABM terkait biaya tidak langsung aktivitas yang tidak menambah nilai produk sehingga Kedai XYZ mendapatkan profitabilitas dan mengembangkan skala industri usahanya. Keterbatasan Penelitian: Penelitian ini memiliki batasan bahwa beberapa UMKM saat dihubungi sudah tidak beroperasi kembali dan UMKM lainnya yang masih bertahan menolak untuk dilakukan wawancara dan observasi. Hal ini dikarenakan pihak UMKM ingin membatasi kontak fisik dengan orang lain. Penelitian selanjutnya dapat memastikan UMKM masih beroperasi dan bersedia untuk dilakukan wawancara dan observasi karena ABC berhubungan erat dengan informasi proses produksi baik biaya langsung dan biaya tidak langsung untuk dibebankan ke produk.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode ABC dikembangkan dengan teori penentuan harga jual berdasarkan total biaya untuk memperoleh profitabilitas dan teori ABM dalam mengefisiensikan biaya tidak langsung yang tidak menambah nilai produk khususnya dalam situasi pandemi Covid-19 pada UMKM (Kedai XYZ).
Determinan Kinerja Lingkungan dan Kinerja Keuangan: Studi Empiris Perusahaan Non Finansial di Indonesia
Hanjani, Andreani;
Kusumadewi, Rr. Karlina Aprilia
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 6 No. 1 (2022): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/rabin.v6i1.12925
Dalam dekade terakhir, perusahaan mengubah paradigm bisnis mereka. Perusahaan tidak lagi melihat lana sebagai orientasi utama namun mengalihkan fokus terhadap 3P yaitu Profit, People, dan Planet. Akibatnya, perusahaan memfokuskan keputusan strategis pada kinerja lingkungan. Perusahaan diharuskan meningkatkan kinerja keuangan tanpa mengabaikan kinerja lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Komite audit dan Ukuran dewan terhadap kinerja lingkungan. Kedua, penelitian ini menganalisis pengaruh kinerja terhadap kinerja keuangan perusahaan. Penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda. Populasi penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2020. Sampel dipilih berdasarkan purposive sampling dengan kriteria sebagai berikut: perusahaan yang terdaftar di BEI selain bank dan lembaga keuangan dan menerbitkan laporan keuangan tahunan 2018-2020. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hipotesis 1 diterima dimana komite audit berpengaruh positif terhadap kinerja lingkungan dengan signifikansi 0,004. Pengujian pengaruh ukuran perusahaan terhadap kinerja lingkungan menunjukkan bahwa semakin besar perusahaan semakin baik kinerja lingkungan dengan signifikansi 0,002 sehingga hipotesis 2 diterima. Pengujian pengaruh kinerja lingkungan terhadap Kinerja Keuangan diperoleh signifikansi 0,027 sehingga hipotesis 3 diterima.
Amanah di Balik Implementasi Manajemen Risiko
Widyastuti, Aviani;
Zakiyah, Navis Ayu Nurus
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 5 No. 2 (2021): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/rabin.v5i2.12966
Latar Belakang:Ketidakpastian merupakan salah satu hal yang tidak dapat dihindari oleh setiap organisasi. Oleh karena itu, organisasi baik orientasi laba maupun nirlaba harus dapat mengelola ketidakpastian (risiko) agar dapat mempertahankan keberlanjutan organisasi. Selain itu manajemen risiko juga merupakan bentuk tanggungjawab organisasi kepada stakeholder. SDN 1 Kalibarumanis merupakan salah satu organisasi nirlaba yang juga menghadapi ketidakpastian dalam pengelolaan organisasinya.Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna dalam implementasi manajemen risiko pada organisasi nirlaba (dalam hal ini adalah sekolah) khususnya terkait pembelajaran selama masa Pandemi seperti SDN 1 Kalibarumanis. Pemilihan objek penelitian didasarkan pada lokasi obyek yang relative terpencil untuk melihat dan mengungkap makna dibalik realita manajemen risiko sekolah selama masa pandemi.Metode Penelitian:Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Adapun metode yang digunakan adalah fenomenologi.Hasil Penelitian:Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun belum tersistematis dengan jelas, sekolah telah mengimplementasikan manajemen risiko yang diwujudkan dalam program “Guling (Guru Keliling)”. Hal paling penting dalam proses tersebut adalah motivasi yang tumbuh dalam pelaksanaan tersebut didukung dengan upaya dalam menjaga amanah organisasi sehingga penting untuk dapat mengelola risiko yang adaKeterbatasan Penelitian:Responden penelitian yang relative kecil dikarenakan akses yang terbatas pada masa pandemi ketika melakukan wawancara.Keaslian/Novetly Penelitian:Penelitian ini memberikan gambaran dan pemaknaan atas potret implementasi pada organisasi nirlaba pada SDN 1 Kalibarumanis.
Peran Norma Pada Kepatuhan Pajak Sukarela
Primasari, Nora Hilmia;
Mutmainah, Siti
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 6 No. 1 (2022): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/rabin.v6i1.12988
Abstrak: Latar Belakang: Target penerimaan pajak di Indonesia yang tidak pernah terealisasi dalam beberapa tahun terakhir, dapat mengakibatkan terhambatnya program pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah. Rata-rata target penerimaan pajak dalam 5 tahun terakhir (2016-2020) sebesar Rp1.404,48 triliun, dengan rata-rata realisasi penerimaan di tahun tersebut adalah sebesar Rp1.229,60 triliun, dan rata-rata pencapaian penerimaan pajak dari tahun 2016-2020 adalah sebesar 88%. Metode self assessment system yang diterapkan di Indonesia menjadikan kepatuhan pajak sukarela penting untuk diteliti.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh norma terhadap kepatuhan pajak sukarela.Metode Penelitian: Wajib pajak orang pribadi yang terdaftar pada Kantor Pajak Pratama (KPP) Jakarta Selatan adalah populasi dalam penelitian ini. Pemilihan sampel menggunakan metode convenience sampling. Data penelitian dianalisis menggunakan alat analisis yang terdiri dari statistik deskriptif, uji kualitas data, uji normalitas, uji multikolienaritas dan uji hipotesis dengan program SPSS versi 26.Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan norma sosial berpengaruh positif terhadap kepatuhan pajak sukarela, sedangkan norma personal dan norma nasional tidak berpengaruh terhadap kepatuhan sukarela. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah lingkungan sosial seperti pasangan, keluarga, teman, dan organisasi sangat memengaruhi wajib pajak dalam mengambil keputusan.Keterbatasan Penelitian: Variabel tingkat kepercayaan pada pemerintah tidak dimasukkan dalam pengujian, beberapa penelitian terdahulu variabel tingkat kepercayaan kepada pemerintah memiliki peran sebagai penjelas hubungan antara norma dan kepatuhan pajak. Selain itu, pengambilan data dalam penelitian ini hanya dilakukan dengan menggunakan survey tanpa interview yang mendalam kepada responden.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini membagi norma menjadi tiga, yaitu norma personal, norma moral dan norma nasio
Pengaruh Penerapan Green Accounting dan Corporate Social Responsibility Terhadap Profitabilitas (Studi Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar di BEI Tahun 2018-2019 )
Kholmi, Masiyah;
Nafiza, Saskia An
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 6 No. 1 (2022): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/rabin.v6i1.12998
Latar Belakang: Salah satu yang masih menjadi perbincangan menarik di Indonesia di dalam perusahaan adalah isu sosial dan lingkungan. Fenomena tersebut sejalan dengan munculnya Peraturan Presiden No. 92 Tahun 2020 tentang Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Dengan demikian, informasi lingkungan yang disajikan dengan lengkap dan akurat akan menghasilkan kinerja lingkungan yang baik.Tujuan: Untuk menguji pengaruh penerapan Green Accounting dan Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap Profitabilitas pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.Metode Penelitian: Dengan menggunakan data sekunder, penelitian ini bersumber pada annual report serta sustainability report periode 2018- 2019. Perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2018-2019 menjadi kriteria data yang diambil. Pengolahan dan analisis data menggunakan SEM-Smart Partial Least Square (PLS).Hasil Penelitian: Green Accounting tidak memiliki pengaruh terhadap profitabilitas, sedangkanCorporate Social Responsibility berpengaruh positif terhadap profitabilitas. Hasil ini membuktikan bahwa masih banyak perusahaan manufaktur yang menggunakan sebagian keuntungannya untuk kegiatan sosialnya. Namun banyak perusahaan tidak mengungkapkan biaya lingkungan mereka karena perusahaan tidak ingin rugi dengan menambahkan biaya lingkungan.Keterbatasan Penelitian: Tidak berpengaruhnya green accounting terhadap profitabilitas dimungkinkan karena proxy yang digunakan masih belum bisa mempresentasikan proxy yang sebenarnya dari green accounting. Proxy lainnya untuk mengukur green accounting dapat dijadikan sebagai kajian penelitian selanjutnya.Keaslian/Novelty Penelitian: Penelitian ini dimotivasi oleh masih banyaknya perusahaan manufaktur yang belum mengungkapkan CSR walaupun sudah terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Halo Effect : Corporate Social Responsibility (CSR) serta Peran Stakeholders Terhadap Kinerja Dan Nilai Perusahaan
Mawardi, Fahmi Dwi
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 6 No. 1 (2022): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/rabin.v6i1.13253
Latar Belakang: Tujuan utama perusahaan di era kerbelanjutan bisnis adalah meningkatkan kinerja dan nilai perusahaan melalui peran stakeholders. Hasil Penelitian Akisik (2017) masih terfokus pada perusahaan yang ada Eropa dengan konsensus pertanggungjawaban sosial yang tinggi, sedangkan di indonesia masih terkesan rendah karena kerbijakan yang semi mandatory. Peneliti bermaksud untuk meneliti di perusahaan indonesia dan menekankan juga pada aspek efek halo yang terjadi.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara empiris kelompok stakeholders utama yaitu karyawan dan pelanggan dalam mempertimbangkan ulasan pihak ketiga laporan CSR sebagai determinant value keputusan mereka, dan bagaimana keputusan mereka dapat mempengaruhi kinerja dan nilai perusahaan melalui halo efek laporan CSR.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan moderated regression analysis (MRA) dengan e-views 10. Sampel yang digunakan adalah perusahan yang terdaftar di bursa efek Indonesia (BEI) dan Global Reporting Initiative (GRI).Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukan dampak kelompok stakeholders karyawan dan pelanggan terhadap kinerja dan nilai perusahaan dipengaruhi oleh ulasan pihak ketiga laporan CSR. Penelitian ini menemukan adanya efek kuat dari stakeholder’s pelanggan yang ada di Indonesia terhadap peningkatan kinerja keuangan dan nilai perusahaan yang dipengaruhi oleh ulasan pihak ketiga CSR. Stakeholders pelanggan lebih memberikan apresiasi berupa dukungan pada perusahaan yang melakukan komitmen sosial dan lingkungan. Dukungan pelanggan berupa niat pembelian, penghargaan produk yang lebih tinggi dan stigma baik terhadap produk perusahaan. Penelitian ini menemukan adanya efek halo yang terjadi pada stakeholders karyawan. Karyawan merupakan stakeholders internal yang tidak bisa terlepas dari dinamika aktivitas perusahaan termasuk CSR. Aliansi stakeholders secara luas menemukan adanya ketidakrelevanan atas informasi dan aktivitas CSR yang dilakukan oleh perusahaan, sehingga menghasilkan keputusan untuk tidak mendukung perusahaan.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini dibatasi oleh minimnya perusahaan di Indonesia yang menggunakan pedoman GRI. Penelitian ini memperluas penelitian Akisik (2019) dengan menggunakan variabel pemoderasi dan dilakukan pada perusahaan di Indonesia.
Penghindaran Pajak Di Indonesia: Pengaruh Transfer Pricing dan Customer Concentration Dimoderasi Oleh Peran Komisaris Independen
Yohana, Bella;
Darmastuti, Dewi;
Widyastuti, Shinta
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 6 No. 1 (2022): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/rabin.v6i1.13468
Abstrak: Latar Belakang: Penghindaran pajak yang dilakukan oleh perusahaan berorientasi laba, sudah merupakan strategi global sebagai salah satu dampak globalisasi dari segi perekonomian. Skema yang paling banyak digunakan adalah transfer picing. Organisasi usaha yang melakukan penjualan lebih dari 10% dari total penjualannya juga terindikasi melakukan peghindaran pajak. Komisaris Independen, yang termasuk dalam sistem tata kelola perusahaan, diharapkan mampu untuk mengurangi masalah keagenan, terkhususnya dalam menekan penghindaran pajak yang dilakukan oleh organisasi usaha.Tujuan: Penelitian ini menganalisis apakah transfer pricing serta customer consentration berpengaruh terhadap penghindaran pajak. Penelitian ini juga menguji apakah Komisaris Independen dapat memoderasi pengaruh dari transfer pricing, customer consentration terhadap penghindaran pajak.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan sampel 112 data perusahaan dan tahun dari organisasi usaha non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2019 dengan analisis regresi panel sebagai metode analisis. Hasil Penelitian: Penelitian ini menunjukkan transfer pricing berpengaruh positif signifikan terhadap penghindaran pajak. Sebaliknya, customer concentration terbukti memiliki pengaruh negatif terhadap penghindaran pajak, sedangkan Komisaris Independen terbukti tidak dapat memoderasi pengaruh transfer pricing dan customer consentration terhadap penghindaran pajak.Keterbatasan Penelitian: Penelitian ini tidak memasukkan perusahaan keuangan sehingga dan hanya mengambil sampel dari tahun 2017-2019 sehingga kurang menggambarkan keseluruhan penghindaran pajak.Keaslian/Novetly Penelitian: Penelitian ini berkontribusi dalam literatur terkait dengan customer concentration, yang mungkin dapat menjadi perhatian pemerintah atau perusahaan terkait determinan penghindaran pajak perusahaan. Selain itu, penelitian menggunakan variabel dan rentang waktu berbeda dari peneliti terdahulu.
Pengaruh Motivasi Kerja, Self Efficacy dan Internal Locus of Control Terhadap Kinerja Karyawan Badan Kredit Desa (BKD)
Murti, Citra Dhistia;
Utami, Evy Rahman
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 5 No. 2 (2021): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/rabin.v5i2.13550
Latar Belakang:Penelitian ini dilatarbelakangi oleh data yang menunjukkan adanya persaingan antara Badan Kredit Desa (BKD) dengan bank umum lainnya yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan, sehingga peneliti tertarik untuk melakukan penelitian ini.Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh motivasi kerja, self efficacy, dan internal locus of control terhadap kinerja karyawan BKD.Metode Penelitian:Penelitian ini menggunakan metode survey dengan menyebar 132 kuesioner kepada karyawan BKD. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan aplikasi SPSS versi 2.0.Hasil Penelitian:Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan, self efficacy dan internal locus of control tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan.Keterbatasan Penelitian:Penelitian ini hanya menggunakan data kuesioner, tanpa menggunakan wawancara sehingga hasil yang diperoleh kurang optimal.Keaslian/Novetly Penelitian:Penelitian ini menambah variabel independen motivasi kerja dan menggunakan objek penelitian yaitu Badan Kredit Desa. Variabel motivasi kerja ditambah karena hasil motivasi kerja sebelumnya belum konsisten.
Peran Tata kelola perusahaan pada Pengaruh Utang dan Profitabilitas terhadap Penghindaran Pajak
Kartikasari, Dessy;
Kresnawati, Etik
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 5 No. 2 (2021): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/rabin.v5i2.13708
Latar Belakang: Masih banyak kasus penghindaran pajak (tax avoidance) yang dilakukan oleh perusahaan di Indonesia dengan memanfaatkan kelemahan peraturan perpajakan. Walaupun praktik penghindaran pajak bukan tindakan yang illegal, tetapi dapat mengurangi pendapatan negara.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh utang dan profitabilitas terhadap penghindaran pajak yang dimoderasi dengan tata kelola perusahaan.Metode Penelitian: Penelitian ini adalah pengujian data panel dari 44 perusahaan (132 sampel observasi) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2018-2020. Sampel ditentukan dengan metode penyampelan bersasaran (purposive sampling). Data dianalisis dengan metode regresi data panel.Hasil Penelitian:Hasil pengujian menunjukkan bahwa utang tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak, sedangkan profitabilitas berpengaruh negative terhadap penghindaran pajak. Tata kelola perusahaan yang diprosi dengan rasio komisaris independen juga tidak memoderasi pengaruh kedua variabel independent terhadap variabel dependen.Keterbatasan Penelitian:Sampel awal yang tidak digunakan dalam penelitian ini relative besar. Hal ini boleh jadi karena pada tahun 2019 dan 2020 kondisi perekonomian dunia sedang terpuruk sehingga banyak sampel tidak memenuhi kriteria yang ditetapkan. Selain itu, rasio dewan komisaris independen sebagai proksi tata kelola perusahaan tidak cukup bervariasi karena perusahaan boleh jadi hanya sekedar memenuhi syarat rasio yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan.Keaslian/Novetly Penelitian:Penelitian ini adalah replikasi dari penelitian sebelumnya yang diuji kembali pada perusahaan manufaktur dengan menggunakan data panel.