cover
Contact Name
Muhammad Bahrul Ilmi
Contact Email
rabin@umy.ac.id
Phone
+62274-387656
Journal Mail Official
rabin@umy.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Gedung Ki Bagus Hadikusuma (E3) Lantai 2, Jalan Brawijaya (Lingkar Selatan), Tamantirto, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia
ISSN : -     EISSN : 27164977     DOI : -
Core Subject :
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia (RABIN) merupakan jurnal ilmiah yang dikelola oleh Program Studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan bekerjasama dengan Asosiasi Program Studi Akuntansi Perguruan Tinggi Muhammadiyah (APSA PTM). Jurnal ini menitikberatkan pada penyampaian hasil penelitian ilmiah yang dilakukan secara bersama oleh Mahasiswa dan Dosen bidang Akuntansi. Adapun bidang Akuntansi termasuk didalamnya adalah Akuntansi Keuangan, Akuntansi Manajemen, Audit & Perpajakan, Sistem Informasi Akuntansi, Manajemen Keuangan, Akuntansi Syariah, dan Komprehensif Isu dalam Akuntansi.
Articles 249 Documents
Pengaruh Struktur Kepemilikan dan Mekanisme Corporate Governance terhadap Tingkat Kepatuhan Mandatory Disclosure Konvergensi IFRS : Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI 2012-2015 Farda Fauzia; Evi Rahmawati
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 1, No 1 (2017): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rab.010104

Abstract

Penelitianini bertujuan untuk menganalisispengaruh struktur kepemilikan danmekanisme corporate governanceterhadaptingkat kepatuhan mandatory disclosurekonvergensi IFRS. Proses identifikasi item tingkat kepatuhan mandatory disclosurekonvergensi IFRS menggunakan item checklistyang dikeluarkan oleh BAPEPAM LK No. VIII.G.7 tahun 2012. Struktur kepemilikan yang digunakan antara lain kepemilikan manajerial, kepemilikan publik, dan kepemilikan asing. Sedangkan mekanisme corporate governanceyang digunakan antara lainjumlah rapat dewan komisaris, keberadaan komisaris wanita, proporsi komisaris independen, dan jumlah anggota komite audit.Sampel penelitianini adalah perusahaan manufakturyang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2012-2015. Alat analisis untuk menguji hipotesis yaitu analisis regresi berganda dan sederhana dengan menggunakan SPSS 23.0.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwakepemilikan publik dan keberadaan komisaris wanita berpengaruh positif signifikan terhadap tingkat kepatuhan mandatory disclosurekonvergensiIFRS. Sedangkan kepemilikan manajerial, kepemilikan asing, jumlah rapat dewan komisaris, proporsi komisaris independen, dan jumlah anggota komite audit tidak berpengaruh positif signifikan terhadaptingkat kepatuhan mandatory disclosurekonvergensi IFRS.
Analisis Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Intensi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Untuk Melakukan Tindakan Whistleblowing : Studi Empiris pada Badan Pemeriksa Keuangan RI dan Pemerintah Kota serta Kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta Diah Hapsari Dianingsih; Suryo Pratolo
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 2, No 1 (2018): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rab.020120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris determinan whistleblowing yang terdiri dari tingkat keseriusan kecurangan, self efficacy, dukungan organisasi dan locus of commitmentsebagai variabel intervening. Populasi dalam penelitian ini yaitu Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia perwakilan ProvinsiDaerah Istimewa Yogyakarta dan Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Kota sertaKabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta.Sampel dalam penelitian ini yaitu Auditor BPK-RI perwakilan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sertaBadan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) 4 Kabupaten dan 1 Kota di Daerah Istimewa Yogyakarta. Data dalam penelitian ini merupakan data primer yang diperoleh dengan instrumen berupa kuesioner. Jumlah kuesioner yang dibagikan kepada responden sebanyak 120 kuesioner denganhasil 90 kuesioner dinyatakan sempurna dan dapat diolah. Alat analisis yang digunakan adalah SPSS 22.0.Data diproses dengan menggunakan path analysisyang menunjukanhasil bahwa tingkat keseriusan kecurangan, self efficacydan dukungan organisasi tidak berpengaruh terhadap intensi untuk melakukan tindakan whistleblowingdengan locus of commitmentsebagai variabel intervening. Hasil penelitian ini diharapkandapat menjadi bahan pertimbangan untuk membangun sistem whistleblowingyang lebih efektif khususnya bagi organisasi sektor publik.
Pengaruh Media Exposure, Sensitivitas Industri, Kepemilikan Asing, Kepemilikan Publik dan Profitabilitas Terhadap Environmental Disclosure dan Dampaknya Terhadap Nilai Perusahaan Farida Julekhah; Evi Rahmawati
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 3, No 1 (2019): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rab.030136

Abstract

This study aims to determine how the influence of media exposure, industry sensitivity, foreign ownership, public ownership and profitability on environmental disclosure and the impact on firm value. The subjects in this study were mining, energy, chemicals, pharmaceuticals, cosmetics, food and beverage companies listed on the Indonesian Stocks Exchange in 2016-2017. The research sample was determined using purposive sampling. This study has a sample of 35 companies with a total of 70 data processed. Data was processed using the IBM SPSS 22 statistical program and analyzed using multiple regression for the first research model and simple regression for the second research model. Based on the results of data analysis, it is known that only industry sensitivity and public ownership variables have a positive effect on environmental disclosure. Meanwhile, media exposure, foreign ownership, profitability do not affect the environmental disclosure, and environmental disclosure variable do not affet the firm value.
Pengaruh Pengendalian Internal dan Moralitas Individu Terhadap Kecurangan (Fraud) Akuntansi (Studi Eksperimen Pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau) Evelina Tampubolon; Siti Rodiah; Agustiawan Agustiawan
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 4, No 1 (2020): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rab.040151

Abstract

Latar Belakang: Kasus korupsi dari tahun ke tahun semakin marak yang mengakibatkan banyaknya ketertarikan dari penelitian terdahulu dalam menguji pengaruh pengendalian internal dan moralitas individu terhadap kecurangan akuntansi. Namun, dari beberapa hasil penelitian terdahulu masih ditemukan adanya gap empiris.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengendalian internal dan moralitas individu terhadap kecurangan akuntansi.Metode Penelitian: Rancangan penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain faktorial 2x2 yang melibatkan 78 mahasiswa akuntansi Universitas Muhamadiyah Riau. Untuk menguji hipotesis dalam penelitian ini digunakan uji statistik Two Way Analysis of Variance (ANOVA).Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa: terdapat perbedaan antara individu pada kondisi terdapat elemen Pengendalian Internal dan tidak terdapat elemen Pengendalian Internal dalam melakukan Kecurangan Akuntansi; terdapat perbedaan antara individu yang memiliki level Moralitas Individu tinggi dan level Moralitas Individu rendah dalam melakukan Kecurangan Akuntansi; dan terdapat interaksi antara Pengendalian Internal dengan Moralitas Individu dalam mempengaruhi Kecurangan Akuntansi.Keterbatasan Penelitian: Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini hanya mencakup Pengendalian Internal dan Moralitas Individu saja.Keaslian/Novetly Penelitian: Hasil penelitian ini penting dilakukan karena dapat membantu mahasiswa dalam memahami teori dalam akuntansi perilaku dan dapat membantu instansi terkait dalam mengurangi kecenderungan kecurangan dengan menerapkan pengendalian internal secara efektif.
Pengaruh Audit Operasional, Pengendalian Internal, Good Clinical Governance, Etika Bisnis Lembaga Rumah Sakit Terhadap Efektivitas Pelayanan Kesehatan Pasien BPJS Pada Rumah Sakit (Studi Empiris pada RSUD dan RS Swasta di Kota Surakarta) Sotya Roes Piyajeng; Sigit Arie Wibowo
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 1, No 2 (2017): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rab.010215

Abstract

Tujuan dari tesis ini adalah untuk menguji pengaruh Variabel Independen (yaitu, audit operasional, pengendalian internal, tata kelola klinis yang baik, etika bisnis lembaga rumah sakit) pada efektivitas layanan pasien BPJS di rumah sakit sebagai Variabel Dependen dan untuk mengetahui apakah ada perbedaan antara efektivitas layanan pasien BPJS di Rumah Sakit Pemerintah (RSUD) dan efektivitas layanan pasien BPJS di Rumah Sakit Swasta (Rumah Sakit Swasta Surakarta). Penulis melakukan penelitian dengan studi empiris di RSUD dan RS Surakarta. Penulis menggunakan metode purposive sampling untuk menentukan Responden di 3 Rumah Sakit (yaitu, 1 RSUD dan 2 Rumah Sakit Swasta). Repondent adalah mereka yang bekerja di Departemen SPI, Akuntansi dan Keuangan, dan BPJS. Analisis yang digunakan dalam tesis ini adalah Analisis Regresi dan Independent Sample T-Test. Berdasarkan kasus ini, Penulis memiliki kesimpulan bahwa ada pengaruh 3 Variabel Independen (yaitu, audit operasional, kontrol internal, tata kelola klinis yang baik) pada efektivitas layanan pasien BPJS di rumah sakit dan tidak ada pengaruh etika bisnis pada efektivitas pelayanan pasien BPJS di rumah sakit. Analisis Variance mengatakan bahwa tidak ada perbedaan antara efektivitas layanan pasien BPJS di Rumah Sakit Pemerintah (RSUD) dan efektivitas layanan pasien BPJS di Rumah Sakit Swasta (Rumah Sakit Swasta Surakarta).
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengungkapan Internet Financial Reporting di Indonesia dan Malaysia (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan Bursa Malaysia Tahun 2014 -2016) Yusrina Ilmawati; Arum Indrasari
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 2, No 2 (2018): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rab.020231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pengungkapan Internet Financial Reporting (IFR) di perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan Bursa Efek Malaysia periode 2014-2016. Variabel yang diteliti dalam penelitian ini terdiri dari ukuran perusahaan, profitabilitas, likuiditas, leverage, dan usia listing. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, diperoleh 60 perusahaan manufaktur di Indonesia dan 99 perusahaan manufaktur di Malaysia. Tes yang dilakukan meliputi: statistik deskriptif, asumsi klasik, koefisien determinasi, uji F, regresi berganda, uji t, dan uji chow. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengungkapan IFR di Indonesia dan Malaysia. Profitabilitas tidak mempengaruhi pengungkapan IFR, sedangkan di Malaysia pengaruh positif dan signifikan. Likuiditas tidak mempengaruhi pengungkapan IFR di Indonesia dan Malaysia, leverage tidak mempengaruhi pengungkapan IFR di Indonesia dan Malaysia. Usia listing tidak mempengaruhi pengungkapan IFR di Indonesia dan Malaysia. Ada perbedaan dalam pengungkapan IFR di Indonesia dan Malaysia. Ada perbedaan dalam ukuran perusahaan, profitabilitas, likuiditas, leverage, dan usia listing terhadap pengungkapan IFR di Indonesia dan Malaysia.
Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, dan Dana Bagi Hasil Terhadap Belanja Modal (Studi pada Pemerintah Kabupaten & Pemerintah Kota di Provinsi Aceh) Waskito Waskito; Zuhrotun Zuhrotun; Rusherlisyani Rusherlisyani
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 3, No 2 (2019): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rab.030247

Abstract

Latar belakang masalah pada penelitian ini adalah Pemerintah Kabupaten Kota di Provinsi Aceh dalam pengelolaan keuangannya masih belum sesuai dengan instruksi Presiden yang tertuang dalam Perpres No.2 tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dimana target presentase belanja modal yang dialokasikan dalam APBD sekurang-kurangnya 30% dari total belanja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, dan Dana Bagi Hasil terhadap Belanja Modal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertumbuhan Ekonomi tidak berpengaruh terhadap belanja modal, pendapatan asli daerah tidak berpengaruh terhadap belanja modal, dana alokasi umum berpengaruh terhadap belanja modal, dana alokasi khusus berpengaruh terhadap belanja modal, dan dana bagi hasil tidak berpengaruh terhadap belanja modal. Keterbatasan pada penelitian ini Penelitian ini hanya berdasarkan pada data kuantitatif yaitu Laporan Realisasi Anggaran pada Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Aceh tahun 2015 – 2017, tidak mengkaji lebih mendalam terkait aspek kualitatif seperti kebijakan pemerintah dalam penyusunan anggaran Belanja Modal dikarenakan informasi tersebut tidak termasuk informasi yang harus dipublikasikan ke publik. Peneliti menyatakan bahwa penelitian dengan judul diatas adalah benar-benar asli karya tulis saya dan sepanjang pengetahuan saya tidak terdapat karya ilmiah yang pernah diajukan oleh orang lain untuk memeroleh gelar akademik di perguruan tinggi, dan tidak terdapat karya yang pernah di tulis atau diterbitkan orang lain, kecuali yang secara tertulis dikutip dalam penelitian ini dan disebutkan dalam daftar pustaka, apabila dikemudian hari dapat dibuktikan terdapat unsur-unsur plagiasi maka saya bersedia diproses  sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pengaruh Sikap, Persepsi Kontrol Perilaku, Tanggung Jawab Pribadi dan Keseriusan yang Dirasakan terhadap Niat Whistleblowing Ellen Safira; Muhammad Bahrul Ilmi
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 4, No 2 (2020): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v4i2.10722

Abstract

Latar Belakang:Tidak jarang whistleblower mengalami  dilema untuk menentukan sikap  yang harus diambil dan berakhir dengan mengurungkan niat untuk melakukan tindak whistleblowing. Oleh karena itu, Penting bagi organisasi memahami faktor – faktor yang dapat mempengaruhi niat seorang pegawai untuk melakukan tindakan whistleblowing. Dengan demikian suatu organisasi mampu merancang peraturan, kebijakan dan sistem whistleblowing yang efektif, sehingga peran serta whistleblower menjadi penentu efektifitas sistem whistleblowing.Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sikap, persepsi pengendalian perilaku, tanggung jawab pribadi, dan persepsi keseriusan terhadap intensi whistleblowing.Metode Penelitian:Sampel yang digunakan adalah pegawai BRI di wilayah Tuban. Dalam penelitian ini juga digunakan probability sampling untuk pemilihan responden. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Berdasarkan proses penyebaran kuesioner, jumlah sampelnya adalah 200 responden. Selanjutnya pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan aplikasi perangkat lunak SPSS v.15.Hasil Penelitian:Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap, tanggung jawab pribadi, dan persepsi keseriusan berpengaruh positif terhadap niat whistleblowing, sedangkan persepsi pengendalian perilaku tidak berpengaruh terhadap niat whistleblowing.Keterbatasan Penelitian:Responden penelitian ini hanya pegawai bank BRI tidak dilakukan secara komprehensif pada seluruh pegawai bank di kabupaten Tuban. Selanjutnya, penyebaran kuesioner dilakukan pada masa sibuk sehingga sedikit menghambat proses perijinan dan jumlah data yang dikumpulkan belum maksimal. Keaslian/Novetly Penelitian:Penelitian focus pada Bank BRI, dikarenakan bank BRI termasuk lembaga perbankkan yang sudah menerapkan whistleblowing system dan merupakan lembaga dengan peraturan dan pengawasan yang tinggi. Belum ada penelitian yang spesifik di Bank BRI untuk whistleblowing.
Pengaruh Kecerdasan Spiritual, Profesionalisme, Kompleksitas Tugas, Budaya Organisasi dan Tekanan Anggaran Waktu Terhadap Kinerja Auditor Pemerintah (Studi Empiris pada Kantor BPK RI dan BPKP Perwakilan Provinsi DIY) Ananda Rizky Rahmadayanti; Sigit Arie Wibowo
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 1, No 2 (2017): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rab.010210

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh tekanan waktu, independensi, skeptisisme profesional, dan pengalaman kerja terhadap kemampuan pendeteksian kecurangan laporan keuangan auditor. Subjek dalam penelitian ini yaitu auditor eksternal yang bekerja di Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia di Daerah Istimewa Provinsi Yogyakarta. Dalam penelitian ini, sampel 37 responden dipilih menggunakan purposive sampling. Empat puluh lima kuesioner diberikan kemudian tiga puluh tujuh kuesioner dikembalikan dan dapat diperiksa menggunakan model regresi linier berganda. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah SPSS 22. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan hasilnya adalah tekanan waktu berpengaruh negatif terhadap kemampuan deteksi kecurangan auditor. Independensi, skeptisisme profesional, dan pengalaman kerja berpengaruh positif pada kemampuan deteksi kecurangan auditor.
Menuju Terbentuknya PSAK (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan) Wakaf di Indonesia Mevita Yollanda; Muhammad Akhyar Adnan
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 2, No 2 (2018): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rab.020226

Abstract

Perkembangan awqaf sebagai salah satu filantropi ekonomi dalam beberapa tahun sangat pesat. Apalagi dengan tumbuhnya wakaf tunai dan penerimaan aset wakaf. Namun belum ada standar akuntansi keuangan untuk dapat mengakomodasi pelaporan keuangan wakaf sampai sekarang. Lembaga awqaf umumnya mengacu pada standar akuntansi dan dianggap relevan seperti SAP dan PSAK 45. Pada tahun 2016 BWI menerbitkan buku yang disebut "Buku Pedoman Akuntansi Wakaf", namun buku ini tidak dapat digunakan untuk semua lembaga awqaf di Indonesia. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mendorong pengembangan standar akuntansi keuangan untuk wakaf. Karena pedoman ini belum menjadi standar akuntansi yang dapat digunakan oleh semua lembaga awqaf di Indonesia. Penelitian ini menggunakan model pendekatan kualitatif dengan analisis isi metode penelitian. Hasil dari penelitian ini adalah PSAK Wakaf sangat dibutuhkan. Penelitian ini memberikan beberapa pemikiran mengenai ruang lingkup PSAK Wakaf dan penyusunan standar akuntansi keuangan proposal wakaf dalam bentuk ilustrasi laporan keuangan seperti laporan posisi keuangan, laporan arus kas, laporan perubahan dana, laporan perubahan dana sumber daya, dan laporan kegiatan keuangan.

Page 5 of 25 | Total Record : 249


Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 3 (2025): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 9 No. 2 (2025): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 9 No. 1 (2025): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 8 No. 3 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 8, No 3 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 8 No. 2 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 8, No 2 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 8, No 1 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 8 No. 1 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 7 No. 2 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 7, No 2 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 7, No 1 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 7 No. 1 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 6, No 2 (2022): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 6, No 1 (2022): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 5, No 2 (2021): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 5, No 1 (2021): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 4, No 2 (2020): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 4, No 1 (2020): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 3, No 2 (2019): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 3, No 1 (2019): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 2, No 2 (2018): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 2 No. 1 (2018): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 2, No 1 (2018): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 1 No. 2 (2017): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 1, No 2 (2017): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 1, No 1 (2017): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 1 No. 1 (2017): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA More Issue