cover
Contact Name
Muhammad Bahrul Ilmi
Contact Email
rabin@umy.ac.id
Phone
+62274-387656
Journal Mail Official
rabin@umy.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Gedung Ki Bagus Hadikusuma (E3) Lantai 2, Jalan Brawijaya (Lingkar Selatan), Tamantirto, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia
ISSN : -     EISSN : 27164977     DOI : -
Core Subject :
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia (RABIN) merupakan jurnal ilmiah yang dikelola oleh Program Studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan bekerjasama dengan Asosiasi Program Studi Akuntansi Perguruan Tinggi Muhammadiyah (APSA PTM). Jurnal ini menitikberatkan pada penyampaian hasil penelitian ilmiah yang dilakukan secara bersama oleh Mahasiswa dan Dosen bidang Akuntansi. Adapun bidang Akuntansi termasuk didalamnya adalah Akuntansi Keuangan, Akuntansi Manajemen, Audit & Perpajakan, Sistem Informasi Akuntansi, Manajemen Keuangan, Akuntansi Syariah, dan Komprehensif Isu dalam Akuntansi.
Articles 245 Documents
Pengaruh Motivasi Kerja, Self Efficacy dan Internal Locus of Control Terhadap Kinerja Karyawan Badan Kredit Desa (BKD) Citra Dhistia Murti; Evy Rahman Utami
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 5, No 2 (2021): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v5i2.13550

Abstract

Latar Belakang:Penelitian ini dilatarbelakangi oleh data yang menunjukkan adanya persaingan antara Badan Kredit Desa (BKD) dengan bank umum lainnya yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan, sehingga peneliti tertarik untuk melakukan penelitian ini.Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh motivasi kerja, self efficacy, dan internal locus of control terhadap kinerja karyawan BKD.Metode Penelitian:Penelitian ini menggunakan metode survey dengan menyebar 132 kuesioner kepada karyawan BKD. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan aplikasi SPSS versi 2.0.Hasil Penelitian:Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan, self efficacy dan internal locus of control tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan.Keterbatasan Penelitian:Penelitian ini hanya menggunakan data kuesioner, tanpa menggunakan wawancara sehingga hasil yang diperoleh kurang optimal.Keaslian/Novetly Penelitian:Penelitian ini menambah variabel independen motivasi kerja dan menggunakan objek penelitian yaitu Badan Kredit Desa. Variabel motivasi kerja ditambah karena hasil motivasi kerja sebelumnya belum konsisten.
Peran Akuntabilitas sebagai Moderasi Hubungan Religiusitas dan Literasi Wakaf terhadap Minat Berwakaf Uang Dinda Adistii; Dewi Susilowati; Permata Ulfah
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 5, No 2 (2021): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v5i2.12238

Abstract

Latar Belakang: Data Badan Wakaf Indonesia (BWI) tahun 2019 menunjukkan bahwa negara Indonesia memiliki potensi aset wakaf per tahun mencapai Rp 2.000 triliun dengan luas tanah wakaf mencapai 420 ribu hektare. Sementara potensi wakaf uang di Indonesia dalam setahun mencapai Rp 77 triliun namun pengumpulan yang terealisasi hanya sebesar Rp 185 miliar atau hanya 0,24% dari potensinya. Rendahnya realisasi potensi wakaf uang juga mencerminkan rendahnya minat masyarakat yang tentunya disebabkan oleh berbagai macam faktor. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meneliti lebih lanjut faktor-faktor yang diduga berpengaruh terhadap minat berwakaf uang.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memprediksi pengaruh religiusitas dan literasi wakaf terhadap minat berwakaf uang serta menganalisis dan memprediksi peran akuntabilitas dalam memoderasi pengaruh religiusitas dan literasi wakaf terhadap minat berwakaf uang.Metode Penelitian: Populasi pada penelitian ini ialah anggota grup WaCIDS dan NoCAFE Unsoed, dengan pemilihan sampel dilakukan menggunakan metode convenience sampling, sehingga diperoleh sampel 100 responden. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis regresi linear berganda dan analisis regresi moderasi.Hasil Penelitian: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Religiusitas berpengaruh positif terhadap minat berwakaf uang; (2) Literasi wakaf berpengaruh positif terhadap minat berwakaf uang; (3) Akuntabilitas tidak dapat memoderasi hubungan antara religiusitas dengan minat berwakaf uang; (4) Akuntabilitas dapat memoderasi hubungan antara literasi wakaf dengan minat berwakaf uang.Keterbatasan Penelitian: Penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan, yaitu: (1) Penelitian ini dilakukan pada dua grup diskusi wakaf yaitu WaCIDS dan NoCAFE yang anggotanya sudah mengenal wakaf, (2) Penelitian ini hanya berfokus pada wakaf uang. Berdasarkan keterbatasan tersebut, penelitian selanjutnya diharapkan dapat meneliti minat berwakaf uang pada masyarakat umum sehingga bisa merepresentasikan minat berwakaf uang secara umum. Dan penelitian selanjutnya diharapkan dapat meneliti minat berwakaf jenis lain seperti cash waqf link sukuk, wakaf hewan, dan lainnya.Keaslian/Novelty Penelitian: Penelitian terkait wakaf masih terus berkembang, khususnya tentang wakaf uang. Dan penelitian ini memberikan diskusi baru dengan menggunakan variabel dan indikator yang berbeda dari penelitian terdahulu.
Amanah di Balik Implementasi Manajemen Risiko Aviani Widyastuti; Navis Ayu Nurus Zakiyah
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 5, No 2 (2021): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v5i2.12966

Abstract

Latar Belakang:Ketidakpastian merupakan salah satu hal yang tidak dapat dihindari oleh setiap organisasi. Oleh karena itu, organisasi baik orientasi laba maupun nirlaba harus dapat mengelola ketidakpastian (risiko) agar dapat mempertahankan keberlanjutan organisasi. Selain itu manajemen risiko juga merupakan bentuk tanggungjawab organisasi kepada stakeholder. SDN 1 Kalibarumanis merupakan salah satu organisasi nirlaba yang juga menghadapi ketidakpastian dalam pengelolaan organisasinya.Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna dalam implementasi manajemen risiko pada organisasi nirlaba (dalam hal ini adalah sekolah) khususnya terkait pembelajaran selama masa Pandemi seperti SDN 1 Kalibarumanis. Pemilihan objek penelitian didasarkan pada lokasi obyek yang relative terpencil untuk melihat dan mengungkap makna dibalik realita manajemen risiko sekolah selama masa pandemi.Metode Penelitian:Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Adapun metode yang digunakan adalah fenomenologi.Hasil Penelitian:Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun belum tersistematis dengan jelas, sekolah telah mengimplementasikan manajemen risiko yang diwujudkan dalam program “Guling (Guru Keliling)”. Hal paling penting dalam proses tersebut adalah motivasi yang tumbuh dalam pelaksanaan tersebut didukung dengan upaya dalam menjaga amanah organisasi sehingga penting untuk dapat mengelola risiko yang adaKeterbatasan Penelitian:Responden penelitian yang relative kecil dikarenakan akses yang terbatas pada masa pandemi ketika melakukan wawancara.Keaslian/Novetly Penelitian:Penelitian ini memberikan gambaran dan pemaknaan atas potret implementasi pada organisasi nirlaba pada SDN 1 Kalibarumanis.
Analisis Penerapan Harga Pokok Produksi Berbasis Aktivitas Sebagai Upaya Pengembangan Skala Industri UMKM Gerlan Haha Nusa; David Sulistiyantoro
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 6, No 1 (2022): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v6i1.12882

Abstract

Latar Belakang: Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM – Kedai XYZ) dalam penentuan harga pokok produksi (HPP) tidak membebankan biaya tidak langsung ke objek biaya. Situasi pandemi Covid-19 memaksa Kedai XYZ untuk mengurangi jumlah produksinya.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan perhitungan HPP berdasarkan Activity Based Costing (ABC) dengan HPP saat ini, dan membandingkan HPP ABC sebelum adanya Covid-19 dan setelah adanya Covid-19. Perhitungan HPP ABC dan Activity Based Management (ABM) menjadi metode yang dapat meningkatkan profitabilitas Kedai XYZ.Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan mendatangi langsung ke objek penelitian (studi kasus). Perolehan data melalui wawancara dan observasi untuk menjawab penelitian. Metode analisis dengan membandingkan HPP yang diterapkan oleh Kedai XYZ dengan HPP perhitungan ABC.Hasil Penelitian: Hasil dari penelitian ini adalah perhitungan memberikan harga pokok produksi yang lebih tinggi dari penentuan pemilik. Hal ini dikarenakan metode ABC membebankan biaya langsung dan biaya tidak langsung pada produk. Harga pokok produksi dapat dikurangi dengan menambah jumlah unit produksi sebelum Covid-19. Namun, penambahan unit produksi di tengah Covid-19 tidak memungkinkan untuk dilakukan oleh Kedai XYZ. Alternatif dapat dilakukan dengan mengefisiensikan biaya dengan ABM terkait biaya tidak langsung aktivitas yang tidak menambah nilai produk sehingga Kedai XYZ mendapatkan profitabilitas dan mengembangkan skala industri usahanya. Keterbatasan Penelitian: Penelitian ini memiliki batasan bahwa beberapa UMKM saat dihubungi sudah tidak beroperasi kembali dan UMKM lainnya yang masih bertahan menolak untuk dilakukan wawancara dan observasi. Hal ini dikarenakan pihak UMKM ingin membatasi kontak fisik dengan orang lain. Penelitian selanjutnya dapat memastikan UMKM masih beroperasi dan bersedia untuk dilakukan wawancara dan observasi karena ABC berhubungan erat dengan informasi proses produksi baik biaya langsung dan biaya tidak langsung untuk dibebankan ke produk.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode ABC dikembangkan dengan teori penentuan harga jual berdasarkan total biaya untuk memperoleh profitabilitas dan teori ABM dalam mengefisiensikan biaya tidak langsung yang tidak menambah nilai produk khususnya dalam situasi pandemi Covid-19 pada UMKM (Kedai XYZ).
Pengaruh Leverage Terhadap Nilai Perusahaan yang Dimediasi Profitabilitas Angryani Bertha Lamba; Apriani Dorkas Rambu Atahau
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 6, No 1 (2022): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v6i1.12698

Abstract

Latar Belakang: Persaingan dunia bisnis yang semakin ketat dan berkembang menjadi salah satu alasan perusahaan berlomba-lomba untuk menampilkan nilai terbaik dari perusahaan. Saat seorang akan menanamkan modalnya perlu melakukan analisis serta melihat bagaimana kondisi suatu perusahaan. Hal ini perlu dilakukan agar dapat diketahui investasi tersebut memberikan keuntungan sesuai harapan atau sebaliknya.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh leverage terhadap nilai perusahaan secara langsung dan pengaruh leverage terhadap nilai perusahaan secara tidak langsung dengan profitabilitas sebagai variabel mediasi.Metode Penelitian: Teknik analisis yaitu, regresi data panel (random effect model) mengukur pengaruh langsung indikator variabel independen terhadap dependen. Selanjutnya, sobel test untuk mengukur pengaruh variabel independen terhadap dependen dan pengaruh melalui variabel mediasi.Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukan bahwa leverage tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, kemudian leverage berpengaruh negatif terhadap profitabilitas, sedangkan profitabilitas berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur sektor barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2017-2020. Sedangkan profitabilitas tidak mampu memediasi pengaruh leverage terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur sektor barang konsumsi yang terdaftar di BEI pada tahun 2017-2020.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Pengukuran setiap variabel hanya menggunakan satu rasio saja, Penelitian selanjutnya dapat menggunakan beberapa rasio leverage untuk menguji kemampuan penjelas dari setiap rasio leverage tersebut. Selain itu hanya digunakan analisis sobel test, diharapkan pada penelitian selanjutnya dapat menggunakan model analisis selain sobel test, seperti path analisis. Selanjutnya pada uji mediasi bisa ditambahkan variabel faktor lain yang terkait dengan profitabilitas sehingga dapat menjelaskan hubungan secara lebih komprehensif. Penelitian ini menggunakan rasio profitabilitas sebagai variabel mediasi yang dikembangkan dari penelitian sebelumnya yang tidak menggunakan variabel mediasi. Variabel mediasi digunakan untuk mengetahui apakah rasio profitabilitas dapat memediasi hubungan leverage terhadap nilai perusahaan.
Pengaruh Tingkat Keseriusan Pelanggaran, Reporting Channel, dan Retaliasi Terhadap Niat Melakukan Whistleblowing Karinna Heydy Nurhalizah; Ilham Maulana Saud
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 5, No 2 (2021): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v5i2.12376

Abstract

Latar Belakang:Saat ini telah banyak terjadi kecurangan seperti korupsi, pemalsuan laporan keuangan, suap menyuap, dan lain sebagainya. Adanya kasus kecurangan ini menimbulkan banyak kerugian. Oleh sebab itu maka dibutuhkan suatu kebijakan untuk mencegah maupun mengungkap adanya kecurangan salah satunya yaitu dengan menerapkan kebijakan whistleblowing. Kebijakan whistleblowing sudah diterapkan di berbagai perusahaan seperti perusahaan Telkom, Pertamina, Astra Group, Direktorat Jenderal Pajak, dan lain-lain. Namun untuk melakukan whistleblowing seseorang akan dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti tingkat keseriusan pelanggaran, reporting channel, dan retaliasi.Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat keseriusan pelanggaran (rendah dan tinggi), reporting channels (anonymous reporting channel dan non-anonymous reporting channel), dan retaliasi (rendah dan tinggi) terhadap niat melakukan whistleblowing.Metode Penelitian:Pendekatan pada penelitian ini menggunakan eksperimen 2x2x2 between subjects effects dengan 165 subjek penelitian. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa S1 Program Studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Sampel dalam penelitian ini dipilih menggunakan metode purposive sampling. Alat analisis yang digunakan adalah Analysis of Variance (ANOVA).Hasil Penelitian:Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keseriusan pelanggaran tidak berpengaruh positif signifikan terhadap niat melakukan whistleblowing, adanya anonymous reporting channel lebih efektif untuk meningkatkan niat seseorang melakukan whistleblowing, dan retaliasi rendah lebih efektif untuk meningkatkan niat seseorang melakukan whistleblowing. Dalam kondisi tingkat keseriusan pelanggaran tinggi, anonymous reporting channel, dan retaliasi rendah lebih efektif dalam meningkatkan niat seseorang untuk melaporkan tindakan pelanggaran.Keterbatasan Penelitian:Responden pada penelitian hanya terbatas mahasiswa akuntansi FEB UMY angkatan 2018 di mana mahasiswa belum memahami kondisi sesungguhnya yang terjadi dalam dunia kerja.Keaslian/Novetly Penelitian:Penelitian ini merupakan replikasi dari penelitian terdahulu dengan mengganti variabel financial reward dengan tingkat keseriusan pelanggaran dan mengubah subyek serta lokasi penelitian.
Determinan Efisiensi Investasi dengan Risiko Litigasi sebagai Variabel Moderasi Erni Suryandari Fathmaningrum; Dinda Rintania Dewi
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 5, No 2 (2021): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v5i2.12748

Abstract

Latar Belakang:Pada tahun 2020, BPS menyatakan laju pertumbuhan PDB sektor manufaktur mengalami penuruan sebesar -2,93 dibanding tahun 2019 yaitu sebesar 3,80. Penurunan laju pertumbuhan PDB yang dialami perusahaan sektor manufaktur merupakan dampak dari Covid-19 yang sedang melanda dunia. Penurunan laju pertumbuhan PDB perusahaan sektor manufatur berpengaruh terhadap tingkat efisiensi investasi yang dilakukan perusahaan.Tujuan:Penelitian ini memiliki tujuan untuk menguji pengaruh kualitas laporan keuangan, konservatisme, debt maturity dan sustainability reporting terhadap efisiensi investasi dengan risiko litigasi sebagai variable moderasi.Metode Penelitian:Dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data yaitu Regresi Linear Berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA).Hasil Penelitian:Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas laporan keuangan, konservatisme, dan debt marurity berpengaruh positif terhadap efisiensi investasi. Sementara sustainability reporting tidak berpengaruh terhadap efisiensi investasi. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa risiko litigasi memperkuat pengaruh positif kualitas laporan keuangan dan debt maturity terhadap efisiensi investasi.Keterbatasan Penelitian:Penelitian ini memiliki keterbatasan hanya berfokus pada perusahaan sektor manufaktur saja dan hanya menguji pengaruh kualitas laporan keuangan, konservatisme, debt maturity, dan sustainability reporting terhadap efisiensi investasiKeaslian/Novetly Penelitian:Penelitian ini memiliki pembaharuan yaitu menambahkan risiko litigasi sebagai variabel moderasi. Hal ini dikarenakan hasil penilitian yang tidak konsisten memungkinkan terdapat faktor lain yang mempengaruhi efisiensi investasi.
Peran Norma Pada Kepatuhan Pajak Sukarela Nora Hilmia Primasari; Siti Mutmainah
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 6, No 1 (2022): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v6i1.12988

Abstract

Abstrak: Latar Belakang: Target penerimaan pajak di Indonesia yang tidak pernah terealisasi dalam beberapa tahun terakhir, dapat mengakibatkan terhambatnya program pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah. Rata-rata target penerimaan pajak dalam 5 tahun terakhir (2016-2020) sebesar Rp1.404,48 triliun, dengan rata-rata realisasi penerimaan di tahun tersebut adalah sebesar Rp1.229,60 triliun, dan rata-rata pencapaian penerimaan pajak dari tahun 2016-2020 adalah sebesar 88%. Metode self assessment system yang diterapkan di Indonesia menjadikan kepatuhan pajak sukarela penting untuk diteliti.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh norma terhadap kepatuhan pajak sukarela.Metode Penelitian: Wajib pajak orang pribadi yang terdaftar pada Kantor Pajak Pratama (KPP) Jakarta Selatan adalah populasi dalam penelitian ini. Pemilihan sampel menggunakan metode convenience sampling. Data penelitian dianalisis menggunakan alat analisis yang terdiri dari statistik deskriptif, uji kualitas data, uji normalitas, uji multikolienaritas dan uji hipotesis dengan program SPSS versi 26.Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan norma sosial berpengaruh positif terhadap kepatuhan pajak sukarela, sedangkan norma personal dan norma nasional tidak berpengaruh terhadap kepatuhan sukarela. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah lingkungan sosial seperti pasangan, keluarga, teman, dan organisasi sangat memengaruhi wajib pajak dalam mengambil keputusan.Keterbatasan Penelitian: Variabel tingkat kepercayaan pada pemerintah tidak dimasukkan dalam pengujian, beberapa penelitian terdahulu variabel tingkat kepercayaan kepada pemerintah memiliki peran sebagai penjelas hubungan antara norma dan kepatuhan pajak. Selain itu, pengambilan data dalam penelitian ini hanya dilakukan dengan menggunakan survey tanpa interview yang mendalam kepada responden.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini membagi norma menjadi tiga, yaitu norma personal, norma moral dan norma nasio
Halo Effect : Corporate Social Responsibility (CSR) serta Peran Stakeholders Terhadap Kinerja Dan Nilai Perusahaan Fahmi Dwi Mawardi
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 6, No 1 (2022): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v6i1.13253

Abstract

Latar Belakang: Tujuan utama perusahaan di era kerbelanjutan bisnis adalah meningkatkan kinerja dan nilai perusahaan melalui peran stakeholders. Hasil Penelitian Akisik (2017) masih terfokus pada perusahaan yang ada Eropa dengan konsensus pertanggungjawaban sosial yang tinggi, sedangkan di indonesia masih terkesan rendah karena kerbijakan yang semi mandatory. Peneliti bermaksud untuk meneliti di perusahaan indonesia dan menekankan juga pada aspek efek halo yang terjadi.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara empiris kelompok stakeholders utama yaitu karyawan dan pelanggan dalam mempertimbangkan ulasan pihak ketiga laporan CSR sebagai determinant value keputusan mereka, dan bagaimana keputusan mereka dapat mempengaruhi kinerja dan nilai perusahaan melalui halo efek laporan CSR.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan moderated regression analysis (MRA) dengan e-views 10. Sampel yang digunakan adalah perusahan yang terdaftar di bursa efek Indonesia (BEI) dan Global Reporting Initiative (GRI).Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukan dampak kelompok stakeholders karyawan dan pelanggan terhadap kinerja dan nilai perusahaan dipengaruhi oleh ulasan pihak ketiga laporan CSR. Penelitian ini menemukan adanya efek kuat dari stakeholder’s pelanggan yang ada di Indonesia terhadap peningkatan kinerja keuangan dan nilai perusahaan yang dipengaruhi oleh ulasan pihak ketiga CSR. Stakeholders pelanggan lebih memberikan apresiasi berupa dukungan pada perusahaan yang melakukan komitmen sosial dan lingkungan. Dukungan pelanggan berupa niat pembelian, penghargaan produk yang lebih tinggi dan stigma baik terhadap produk perusahaan. Penelitian ini menemukan adanya efek halo yang terjadi pada stakeholders karyawan. Karyawan merupakan stakeholders internal yang tidak bisa terlepas dari dinamika aktivitas perusahaan termasuk CSR. Aliansi stakeholders secara luas menemukan adanya ketidakrelevanan atas informasi dan aktivitas CSR yang dilakukan oleh perusahaan, sehingga menghasilkan keputusan untuk tidak mendukung perusahaan.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini dibatasi oleh minimnya perusahaan di Indonesia yang menggunakan pedoman GRI. Penelitian ini memperluas penelitian Akisik (2019) dengan menggunakan variabel pemoderasi dan dilakukan pada perusahaan di Indonesia.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Literasi Keuangan Digital: Studi pada Generasi Z di Indonesia Rita Rahayu
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol 6, No 1 (2022): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v6i1.14268

Abstract

Abstrak: Latar Belakang: Perkembangan fintech kini semakin sangat pesat. Namun sayangnya perkembangan ini belum diringi dengan peningkatan literasi masyarakat dibidang keuangan digital. Saat ini tingkat literasi keuangan digital masyarakat Indonesia masih berada dibawah rata-rata literasi keuangan digital masyarakat di Asia Tenggara. Padahal berdasarkan hasil sensus BPS, sebanyak 75,49 juta penduduk Indonesia adalah generasi digital atau generasi Z, yang seharusnya mempunyai literasi keuangan digital lebih baik jika dibdaning generasi sebelumnya. Kondisi ini tentu menarik untuk didiskusikan. Selain itu, berdasarkan telaah literatur yang dilakukan, dan kini tidak banyak yang mengkaji terkait literasi keuangan digital. Hal ini tentunya menjadi peluang bagi peneliti dalam mengkaji penelitian terkait pada literasi keuangan digital ini.Tujuan: Penelitian ini mengkaji terkait identifikasi aspek yang mempengaruhi tingkat literasi keuangan digital generasi Z di Indonesia, dan peneliti menghububkan tingkat literasi keuangan digital dan perlaku menabung serta pengeluaran.Metode Penelitian: Penelitian ini berjenis kuantitatif dengan survei berdasarkan kuisioner online. Sebanyak 558 generasi Z berpartisipasi dalam penelitian ini. Data selanjutnya dioleh dengan menggunakan Strutural Equation Model (SEM) PLS.Hasil Penelitian: Penelitian ini menemukan bahwa faktor-faktor seperti umur, tingkat pendidikan dan pendapatan merupakan faktor penentu yang mempengaruhi tingkat literasi keuangan digital pada generasi Z di Indonesia. Selain itu, tingkat literasi keuangan digital juga memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap perilaku menabung dan perilaku berbelanja generasi Z di Indonesia.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini menyediakan gambaran tentang tingkat literasi keuangan digital generasi Z di Indonesia dan juga faktor-faktor yang mempengaruhinya, yang akan berguna sebagai pembuatan keputusan terkait dengan literasi keuangan digital

Page 7 of 25 | Total Record : 245


Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 2 (2025): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 9 No. 1 (2025): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 8 No. 3 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 8, No 3 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 8 No. 2 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 8, No 2 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 8 No. 1 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 8, No 1 (2024): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 7, No 2 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 7 No. 2 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 7, No 1 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 7 No. 1 (2023): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 6, No 2 (2022): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 6, No 1 (2022): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 5, No 2 (2021): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 5, No 1 (2021): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 4, No 2 (2020): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 4, No 1 (2020): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 3, No 2 (2019): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 3, No 1 (2019): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 2, No 2 (2018): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 2 No. 1 (2018): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 2, No 1 (2018): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 1 No. 2 (2017): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 1, No 2 (2017): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol 1, No 1 (2017): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA Vol. 1 No. 1 (2017): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA More Issue