cover
Contact Name
Denny Irawan
Contact Email
den2mas@umg.ac.id
Phone
+6285646009977
Journal Mail Official
den2mas@umg.ac.id
Editorial Address
Jl. Sumatra N0.101 Gresik 61121
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
E-Link: Jurnal Teknik Elektro dan Informatika
ISSN : 18582109     EISSN : 26565676     DOI : 10.30587/e-link.v14i2
E-Link : Jurnal Teknik Elektro dan Informatika yang dikelola oleh Prodi Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Gresik, Jurnal ini sudah terbit semenjak tahun 2007, tetapi mengalami perubahan E-ISSN pada tahun 2019. E-Link berisi karya-karya Ilmiah Teknik / Rekayasa dibidang Elektro dan Informatika yang terbit 2 kali dalam 1 tahun pada bulan April dan Oktober.
Articles 133 Documents
Pemilihan Korpus Statis Bersesuaian dengan Cosine Similarity dan Penggunaan IDF Global Pada Penambahan Dokumen Baru Utomo Pujianto; Arya Yudhi Wijaya
E-Link: Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Vol 14 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.211 KB) | DOI: 10.30587/e-link.v14i2.1215

Abstract

Abstrak – Permasalahan yang muncul pada saat pembobotan menggunakan nilai “term frequency–inversedocument frequency” (tf-idf) adalah adanya kebutuhan untuk selalu melakukan perhitungan ulang nilai inversedocument frequency (idf) setiap kali dokumen baru ditambahkan ke dalam database. Hal ini menyebabkanpeningkatan kompleksitas komputasi menjadi O(N2). Untuk menangani masalah tersebut, dalam paper ini diusulkansebuah metode yang menggunakan cosine similarity dan sejumlah korpus statis yang telah didefinisikan sebelumnya.Cosine similarity digunakan untuk menghitung kemiripan nilai term frequency (tf) dokumen baru dengan reratanilai tf dari setiap korpus statis yang ada dalam database. Nilai idf dari korpus statis yang memiliki nilai similaritypaling tinggi dengan dokumen baru kemudian dipilih sebagai nilai idf dari dokumen yang baru. Hasil uji cobamenunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai tf-idf yang dihitung dengan metode telahada sebelumnya dengan metode yang diusulkan dalam paper ini. Dengan kata lain, metode ini dapatdipertimbangkan sebagai alternatif penentuan nilai idf, terutama karena kompleksitasnya yang hanya O(N).
STUDI TEKNIS PENGEMBANGAN JARINGAN BARU DISTIBUSI 20 KV PENYULANG CARGILL DI GARDU INDUK MANYAR Dwi Aries Sandy
E-Link: Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Vol 14 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.68 KB)

Abstract

Energi listrik sebagai salah satu infrastruktur yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Pengembangan sistem distribusi energi listrik merupakan bagian yang esensial dalam mengatasi pertumbuhan kebutuhan energi listrik yang cukup pesat. Salah satu faktor yang mempengaruhi pengembangan jaringan distribusi baru adalah sistem proteksinya.Penelitian ini bertujuan untuk menghitung arus hubung singkat dan menetukan seting peralatan proteksi serta melakukan perbandingan hasil perhitungan dengan seting yang sudah terpasang di lapangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan melakukan pengambilan data secara langsung terhadap objek penelitian pada penyulang Cargill 20 kV di Gardu Induk Manyar yang memiliki arus hubung singkat Gardu Induk sebesar 18,45366 kA per periode januari sampai desember tahun 2015.Hasil perhitungan memperlihatkan bahwa arus gangguan hubung singkat terbesar yaitu 12.455,31 A untuk gangguan 3 fasa, 10.786,62 A untuk gangguan 2 fasa dan 288,38 A untuk gangguan 1 fasa ke tanah. Berdasarkan hasil penelitian dan analisa bisa disimpulkan bahwa validasi seting proteksi antara perhitungan manual dan kondisi di lapangan untuk penyulang Cargill sudah sesuai dan koordinasi sistem pengaman antara penyulang Cargill dengan sisi incoming dikatakan baik, karena tidak melebihi standart yang diterapkan oleh PLN.
MEMBANDINGKAN METODE SIMPLEKS DAN LINPROG Ulul Ilmi
E-Link: Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Vol 13 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.399 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan membandingkan antara metode simpleks dan linprog guna merancang usaha tani untuk menemukan nilai optimisasi pada masalah pemrograman linear (linear programming) dengan menggunakan software matlab. Kriteria keberhasilan penelitian ini didasarkan pada ketepatan nilai fungsi objektif dan beban komputasi yang dihasilkan oleh kedua metode itu. Penelitian ini mengambil tempat di Instansi Dinas Pertanian dan Kehutanan Kecamatan Paciran.Dalam penyelesaiannya, linear programming menuntut fungsi tujuan bernilai optimal (maksimum atau minimum) nonnegative yang tunduk pada variabel pembatas.Hasil eksekusi simulasi linear programming menunjukkan metode linprog yang di hasilkan melalui software matlab menghasilkan beban komputasi yang lebih kecil jika dibandingkan dengan metode simpleks yang juga disimulasikan memakai software matlab
Rancangan Sistem Data Logger Untuk Mendeteksi Gas Carbon Monoksida (CO) Dan Nitrogen Monoksida (NO) Berbasis Mikrokontroler Muhammad Sahri; misbah misbah; Hendra Ari Winarno
E-Link: Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Vol 14 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (907.385 KB) | DOI: 10.30587/e-link.v14i2.1193

Abstract

Gas merupakan suatu besaran yang mudah berubah-ubah. Oleh karena itu pengukuran dan pengamatan yang berulang-ulang yang hasilnya disimpan untuk dikaji lebih lanjut perlu dilakukan. Pendataan dan pengamatan tersebut masih banyak yang dilakukan secara manual yang kenyataannya memiliki kelemahan-kelemahan diantaranya adalah banyaknya waktu yang diperlukan untuk melakukan pendataan dan pengamatan, kepresisian hasil pendataan, dan teknik pengambilan data masih bisa diragukan.Sebagai jalan keluar dari permasalahan tersebut maka dibuat data logger Gas CO dan NO yang dapat menyimpan data secara otomatis agar dapat mengetahui perkembangan polutan udara. Sistem data logger Gas CO dan NO ini menggunakan sensor Gas TGS 2201 yang akan aktif bila terdapat gas CO dan NO di lingkungan tertentu. RTC (Real Time Clock) untuk menentukan waktu terdeteksinya gas CO dan NO. Memori SD/MMC (Multimedia Card) untuk menyimpan data yang di hasilkan oleh sensor Gas. Data yang tersimpan didalam SD Card dapat dibaca pada komputer menggunakan card reder dengan output excel.Berdasarkan penelitian yang dilakukan sistem data logger berguna menyimpan data RTC dan gas CO,NO. Dimana kapasitas memori SD Card 8GB, sebagai penyimpan data 70KB perhari, interval pengambilan data 1 menit sekali yang dapat digunakan selama 120 hari.
Desain Dan Simulasi Metamaterial Absorber Untuk Aplikasi Radar Cross Section Reduction Heri Agus Susanto
E-Link: Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Vol 13 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.784 KB)

Abstract

Adanya suatu permasalahan kendaraan militer pada kapal maritim yang mengalami pendeteksian dan penyerangan dari pesawat tempur karena kapal tersebut terdeteksi oleh adanya radar dari pesawat tempur. Hal ini disebabkan oleh adanya suatu refleksi gelombang elektromagnetik yang mengenai konduktor kapal ketika melakukan tracking radar oleh pesawat. Untuk mengatasi masalah tersebut dapat dilakukan dengan cara mengelabuhi pendeteksian oleh radar pesawat tempur agar tidak dapat melakukan penyerangan ke kapal yaitu menggunakan Radar Absorbing Material (RAM) berupa metamaterial absorber yang diimplementasikan dengan cara melapisi bagian dari body kapal tersebut dengan metamaterial absorber Metamaterial absorber didesain menggunakan perancangan optimum berdasarkan spesifikasi yang telah ditetapkan dan dilakukan simulasi antena dengan menggunakan software CST Microwave Studio 2012. Hasil simulasi metamaterial absorber menunjukkan bahwa metamaterial absorber menghasilkan tiga band (triple band) dari peak S11, dimana band 1 mempunyai nilai S11-parameter -15.547 dB pada frekuensi 8.336 GHz, sehingga menghasilkan nilai absorption rate sebesar 99.92 %. Pada band 2 frekuensi 11.008 GHz mempunyai nilai S11 sebesar -13.278 dB, oleh karena itu menghasilkan nilai absorption rate sebesar 99.78 % dan band 3 dalam frekuensi GHz menghasilkan nilai S11-parameter -8.58 dB pada frekuensi 11.664 GHz, sehingga menghasilkan nilai absorption rate sebesar 98.07 %. Dari hasil simulasi tersebut dapat dikatakan pada tiga band (triple band) dari peak frekuensi mempunyai performansi absorpsi yang baik karena nilai absorption rate lebih besar dari 80 %.
Desain dan Manufaktur Antena Heliks Oktafilar Pada Frekuensi 436,5 MHz Untuk Sistem Komunikasi Satelit Heri Agus Susanto
E-Link: Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Vol 14 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1374.431 KB) | DOI: 10.30587/e-link.v14i1.663

Abstract

Antena heliks oktafilar merupakan antena modifikasi dari antena heliks. Proyek akhir ini berfokus pada perancangan dan pembuatan antena heliks bifilar pada frekuensi 436,5 MHz. Frekuensi 436,5 MHz merupakan frekuensi UHF-Band yang sering diaplikasikan dalam sistem komunikasi satelit saat ini. Hasil simulasi antena menunjukkan bahwa antena ini dapat bekerja pada frekuensi 436,5 MHz.Antena heliks oktafilar didesain menggunakan perancangan optimum berdasarkan spesifikasi yang telah ditetapkan dan dilakukan simulasi antena dengan menggunakan software CST Microwave Studio 2011 dengan hasil return loss sebesar -32,656 dB pada diameter kawat 1,5 mm dan bandwidth sebesar 7,33 MHz. sedangkan pada diameter kawat 1,5 mm, hasil return loss sebesar -23,545 dB pada diameter kawat 1,7 mm dan bandwidth sebesar 8,35 MHz. Nilai VSWR pada diameter 1,5 mm adalah 1,0477. Untuk diameter 1,7 mm VSWR sebesar 1,1425 dan gain yang diperoleh dari hasil simulasi pada diameter 1,5 mm adalah sebesar 1,99 dBi, sedangkan untuk gain pada diameter 1,7 mm sebesar 2,07 dBi.Hasil realisasi antena pada antena heliks oktafilar menghasilkan return loss sebesar -11,21 dB pada diameter kawat 1,5 mm dan bandwidth sebesar 60,954 MHz. sedangkan hasil return loss sebesar -11,07 dB pada diameter kawat 1,7 mm dan bandwidth sebesar 90,007 MHz. Nilai VSWR pada diameter 1,5 mm adalah 1,76. Untuk diameter 1,7 mm VSWR sebesar 1,79 dan gain yang diperoleh dari hasil simulasi pada diameter 1,5 mm adalah sebesar 3,63 dBi .sedangkan untuk gain pada diameter 1,7 mm sebesar 4,15 dBi.
Pengaruh Gelombang Elektromagnetik Terhadap Pertumbuhan Tanaman Oriza Sativa di Lingkungan Mikrografitasi Arda Surya Editya
E-Link: Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Vol 13 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.589 KB)

Abstract

Adanya teknologi nirkabel maka secara tidak langsung banyak pengaruh yang besar bagi kelangsungan makhluk hidup, mulai dari sisi negatifnya hingga dampak positifnya, seperti pengaruhnya elektromagnetik terhadap tumbuhan. Pada penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Racuciu, Lftode dan Miclaus mengemukakan bahwa terdapat pengaruh pertumbuhan pada tanaman jagung yang diberi pengaruh gelombang elektromagnetik dengan frekuensi 1 GHz. Pada paper kali ini akan dibahas tentang hasil eksperimen percobaan yang berusaha menggabungkan antara pengaruh gelombang elektromagnetik 2.4 GHz dengan lingkungan mikrografitasi terhadap tanaman oriza sativa (padi). Hasil dari eksperimen dapat disimpulkan bahwa gelombang elektromagnetik 2.4 GHz memiliki pengaruh dalam tumbuh kembang tanaman oriza sativa (padi) pada lingkungan mikrografitasi.
PENERAPAN METODE TOGAF DAN ZACHMAN UNTUK REKAYASA PERANGKAT ARSITEKTUR PENGADAAN ELEKTRONIK Ilham M. Said
E-Link: Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Vol 14 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.541 KB) | DOI: 10.30587/e-link.v14i2.1196

Abstract

Pilihan teknologi tradisional dalam otomasi proses pengadaan tidak langsung selama ini jatuh pada skenario beli atau membuat sendiri. Perkembangan teknologi e-business kini melebarkan pilihan pada outsourcing (sebelumnya hanya membeli), yang turut menggeser peran aktifitas pengadaan kearah strategis. Berbagai pilihan tersebut dan juga kompleksitas yang terkait dengan pengadaan membutuhkan suatu kerangka arsitektur agar organisasi terhindar dari ketidakselarasan antara infrastruktur IT dengan kebutuhan bisnis pengadaan.Makalah ini mencoba mengangkat pemodelan arsitektur informasi sebagai sarana integrasi aplikasi e-Procurement pada proses bisnis pengadaan barang dan jasa. Kerangka arsitektur informasi TOGAF dan Zachman akan digunakan sebagai acuan sebagai pertimbangan calon pembeli ketika mentransformasikan proses pengadaannya. Fokus arsitektur ditekankan pada fungsionalitas dan kemampuan sistem, faktor-faktor penentunya dalam pengadaan dan pemetaan antara kedua kerangka arsitektur informasi tersebut. Sebagai hasilnya, suatu kerangka terintegrasi yang dapat membantu penerapan aplikasi e-Procurement akan dibahas.
Tuning PID Steam Drum Level Controller pada Boiler 52-B-101A di PT Pertamina (Persero) RU VI Balongan BERBASIS ALGORITMA FIREFLY Muzayin Ar-Ridho; Denny Irawan
E-Link: Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Vol 13 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (909.808 KB) | DOI: 10.30587/e-link.v13i2.659

Abstract

Boiler merupakan bagian dari unit utilities yang berfungsi memproduksi / menyediakan uap bertekanan tinggi (43 kg/cm2) untuk keperluan operasi pembangkit tenaga listrik dan proses produksi Kilang BBM RU VI Balongan. Proses pengendalian level steam drum bertujuan menjaga agar level drumtetap pada setpoint, agar tidak terjadi overheated pada boiler tubes sehingga tubes bisa menjadi rusak dan menjaga kualitas steam. Rangkaian cascade control digunakan untuk mempercepat respon proses dan mengatasi fluktuasi pada flow feedwater, yang terjadi diakibatkan penggunaan beberapa pompa pada feedwater line (52-P-101 A/B/C/D). Pada rangkaian cascade control, 52-LC-201A merupakan primary controller dan 52-FC-211A merupakan secondary controller. Berdasarka analisa tuning parameter PI yang telah dilakukan,tuning dengan metode (pada 52-LC-201A Kp = 4.2, Ti = 0.1617 dan Kd = 0.0835, pada 52-FC-211A Kp = 1.2, Ti = 0.4 dan Kd = 0.0690) memiliki respon yang lebih baik dibandingkan dengan metode tuning Ziegler & Nichols, Chein Servo1 dan kondisi proses yang telah berlangsung.
KLASIFIKASI GANGGUAN PADA SALURAN TRANSMISI MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN METODE KOHONEN Denny Irawan
E-Link: Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Vol 13 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.4 KB)

Abstract

Pengamanan saluran transmisi sangat penting untuk menjamin kontinyuitas pelayanantenaga listrik. Gangguan pada saluran transmisi harus cepat dideteksi, diklasifikasikan dan ditentukanlokasinya dengan tepat. Dalam kerangka kerja ini, fokus terpenting adalah kecepatan dan ketepatanuntuk menentukan klasifikasi gangguan.Gangguan yang sering terjadi pada saluran transmisi adalah gangguan hubung singkat.Gangguan hubung singkat yang akan diklasifikasikan meliputi satu fasa ketanah, dua fasa ketanah,tiga fasa ketanah dan gangguan hubung singkat antar fasa yaitu fasa-fasa dan tiga fasa.Ada banyak metode dalam penggunaan jaringan syaraf tiruan antara lain : BackPropagation, Radial Basic Function, Multilayer Perceptron dan sebagainya. Dalam penelitian iniakan mempresentasikan penggunaan jaringan syaraf tiruan metode Kohonen untuk pengklasifikasiangangguan pada saluran transmisi. Metode ini adalah suatu desain sistem yang mampu menyajikansecara cepat dan tepat perkiraan dan tipe dari kelas gangguan berdasarkan pengukuran tegangan danarus tiga fasa pada saluran transmisi. Sistem yang digunakan adalah dengan pemrosesan sinyal arusdan tegangan tiga fasa yang disimulasikan dengan program komputer

Page 2 of 14 | Total Record : 133