Articles
645 Documents
EVALUASI GAYA KEPEMIMPINAN CEO OH MY CRAB DITINJAU DARI SITUATIONAL THEORY
Rahmat Yanuarsyah Firdaus;
Charly Hongdiyanto
Jurnal Performa : Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis Vol. 3 No. 4 (2018)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37715/jp.v3i4.758
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya kepemimpinan CEO Oh My Crab ditinjau dari Situational Theory. Oh My Crab merupakan perusahaan yang bergerak di bidang food and beaverage, dan mempunyai spesialisasi di produk kepiting dan rajungan. Permasalahan yang dialami oleh Oh My Crab adalah tidak efektifnya gaya kepemimpinan CEO Oh My Crab sehingga menyebabkan tidak tercapainya target yang telah ditentukan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang menggunakan wawancara semi-terstruktur sebagai metode pengumpulan data. Penulis menggunakan metode membercheck untuk menguji validitas dan reliabilitas dari hasil penelitian. Data yang telah didapat direduksi dan dianalisis untuk digunakan dalam evaluasi gaya kepemimpinan. Hasil penelitian ini adalah gaya kepemimpinan CEO Oh My Crab tidak efektif.
TIPE PENGETAHUAN YANG DITRANSFER DALAM PROSES REGEN-ERASI PERUSAHAAN KELUARGA SKALA UKM DI SURABAYA
Yohanes Santoso;
Agustiono Agustiono
Jurnal Performa : Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis Vol. 3 No. 4 (2018)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37715/jp.v3i4.759
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena dimana banyak perusahaan keluarga yang gagal untuk bertahan lintas generasi. Dalam upaya membangun perusahaan keluarga yang bertahan, generasi senior perlu melakukan transfer pengetahuan sebelum melakukan proses suksesi. Peneliti ingin mengetahui apa saja pengetahuan yang ditransfer pada perus-ahaan keluarga skala UKM di Surabaya dengan tujuan untuk mempersiapkan generasi penerus dalam proses suksesi dalam family business. Dengan demikian praktisi perusahaan keluarga dapat mengurangi kegagalan proses suksesi. Jenis penilitan yang digunakan merupakan penelitian kualitatif dengan objek perusahaan keluarga dan subjek yang digunakan adalah ge-nerasi pendahulu dan generasi penerus. Metode analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis selama dilapangan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan terdapat beberapa penge-tahuan yang ditransfer oleh generasi pendahulu kepada penerus yang dibagi dalam empat di-mensi yaitu knowledge of the product, knowledge of company management, technical knowledge, dan philosophical knowledge. Pengetahuan ini akan menjadi bekal generasi penerus untuk mengembangkan perusahaan keluarga berdasarkan nilai dan budaya perus-ahaan yang sudah ada. Terdapat beberapa temuan lainnya yang terjadi di lapangan adalah bahwa transfer pengetahuan terjadi secara natural ketika keluarga sedang berkumpul di waktu senggang dan terdapat salah satu faktor yang akan menghambat keberhasilan dari proses transfer knowledge ini yaitu emosi. Faktor emosi dapat menghambat komunikasi antar orang-tua dan anak.
PENGARUH PERCEIVED QUALITY, HARGA, DAN PRODUCT KNOWLEDGE TERHADAP MINAT BELI ULANG PRODUK M&B DI KOTA SURABAYA
Anthony Budi Kusuma;
Antonius Juanta;
Liliani Liliani
Jurnal Performa : Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis Vol. 3 No. 4 (2018)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37715/jp.v3i4.760
ERAV adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang Food and Beverage, khususnya frozen food yang menawarkan produk ngohiong dengan merek M&B. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari perceived quality, harga, dan Product Knowledge terhadap minat beli ulang konsumen. Metode penelitian bersifat kuantitatif dengan populasi yang digunakan di dalam penelitian ini adalah customer ERAV yang sudah pernah membeli produk M&B yang berada di Surabaya. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 64 responden yang diperoleh dari customer ERAV yang melakukan pembelian di Bulan September dan Oktober 2017. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dengan alternatif jawaban berupa Skala Likert. Teknik analisa data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa perceived quality berpengaruh secara signifikan terhadap minat beli ulang konsumen M&B, harga tidak mempengaruhi minat beli ulang konsumen M&B, dan Product Knowledge berpengaruh terhadap minat beli ulang konsumen M&B.
PROSES MENTORING DALAM BISNIS KELUARGA BUDAYA BALI
Ni Wayan Diah Darmayanti;
Tony Antonio
Jurnal Performa : Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis Vol. 3 No. 4 (2018)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37715/jp.v3i4.761
Bisnis keluarga adalah bisnis yang dimiliki dan dijalankan oleh keluarga, atau mayoritas sahamnya dimiliki keluarga. Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena dimana family business untuk bertahan lintas generasi terutama pada proses suksesi kepada generasi penerus. Proses mentoring menjadi hal yang penting untuk regenerasi bisnis keluarga. Budaya mentoring dalam bisnis keluarga dari setiap etnis akan berbeda karena pengaruh dari tradisi, agama, dan budaya setempat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses mentoring yang diterapkan dalam bisnis keluarga budaya Bali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilakukan dengan metode triangulasi sumber melalui wawancara kepada pakar, generasi senior, dan generasi penerus, penentuan ini menggunakan purposive sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukan proses mentoring dalam bisnis keluarga budaya Bali bersifat universal namun dalam beberapa tahap kurang maksimal. Aktivitas-aktivitas yang terjadi pada proses mentoring bisnis keluarga budaya Bali adalah menetapkan sasaran yang terukur, Mengklarifikasi suatu sasaran yang terukur, membangun cara yang membuat mentee dapat bertanggung jawab, melatih penerapan mentoring dalam bisnis keluarga, dan mengikuti jejak sukses mentor dengan cara menceritakan kisah-kisah sukses, mengevaluasi kinerja generasi penerus, dan memberikan fasilitas kepada generasi penerus. Terdapat beberapa hal yang mencolok dari bisnis keluarga budaya Bali yaitu senioritas kuat.
DAMPAK HARGA DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MEAL IN CUP
Marcel Valentino Gonga
Jurnal Performa : Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis Vol. 3 No. 4 (2018)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37715/jp.v3i4.762
Meal In Cup merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang makanan. Meal in Cup memiliki permasalahan pada harga dan kualitas produk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh harga dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian Meal in Cup. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan menggunakan metode pengambilan sampel sampling jenuh. Jumlah populasi sebanyak 74 konsumen Meal in Cup dan sampel yang digunakan sebanyak 74 konsumen. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan data dianalisis menggunakan SPSS Versi 22. Teknik analisis yang digunakan merupakan analisis regresi berganda yang bertujuan untuk mengetahui besar pengaruh variable harga dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Harga (X1) dan Kualitas Produk (X2) berpengaruh secara signifikan terhadap Keputusan Pembelian (Y) Meal In Cup.
EKSPLORASI KONDISI KEPUASAN KONSUMEN ZENAIDE HIJAB
Shabrina Arijdina Amalia;
Christina Yanita Setyawati
Jurnal Performa : Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis Vol. 3 No. 4 (2018)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37715/jp.v3i4.763
Setidaknya terdapat sekitar 10% wanita menggunakan hijab dari seluruh populasi yang ada, berdasarkan data Financial Times, menyebutkan para hijabers ini lebih terdidik dari rata-rata wanita yang ada di Indonesia. Peluang ini dimanfaatkan oleh pendiri dari Zenaide Hijab yang mendirikan bisnis sejak Juli 2015 dengan menawarkan beberapa model Hijab untuk memenuhi kebutuhan akan fashion hijab seperti persegi, pashmina, dan syar’i. Terjadi trend fluktuatif namun signifikan dari jumlah konsumen perbulan Zenaide Hijab. Penurunan dan kenaikan jumlah konsumen tidak terlalu tajam namun tetap terjadi pada bulan tertentu. Hal ini mendorong Zenaide Hijab untuk melakukan penelitian guna mengetahui kondisi kepuasan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan eksplorasi terhadap kepuasan konsumen. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dan dilakukan secara deskriptif melalui proses wawancara dengan tiga konsumen Zenaide Hijab dan dua ahli bidang pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen puas ditinjau dari indicator kepuasan konsumen yaitu kualitas produk, kualitas pelayanan, emosional, harga dan biaya. Temuan yang lain adalah konsumen Zenaide Hijab puas dengan faktor evaluasi kepuasan konsumen antara lain Performance, Features, Reliability, Conformance to Specifications, Durability, Serviceability, Estetika, dan Perceived Quality. Zenaide Hijab harus meningkatkan faktor yang mempengaruhi kepuasan konsumen dan faktor yang menjadi evaluasi kepuasan konsumen.
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN CLEANS DENGAN METODE BENCHMARKING
Edwin Lauwis;
Christina Yanita Setyawati
Jurnal Performa : Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis Vol. 3 No. 4 (2018)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37715/jp.v3i4.764
Cleans adalah perusahaan yang bergerak di industri jasa laundry sepatu dan didirikan pada tahun 2016 di Surabaya. Jasa yang ditawarkan adalah jasa pencucian segala jenis sepatu maupun sandal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran perusahaan Cleans dengan menggunakan metode benchmarking. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif dengan teknik purposif sampling. Penelitian ini melibatkan empat informan yaitu, tiga pemilik perusahaan benchmark yaitu, Mayster, Crispbee, dan Dom, serta satu CMO (Chief Marketing Officer) Cleans. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara semi terstruktur. Validitas dan reliabilitas data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan Cleans dapat menentukan strategi komunikasi pemasaran yang sesuai dengan menggunakan metode benchmarking. Berdasarkan hasil analisis wawancara dengan perusahaan benchmark dapat disimpulkan bahwa tahap pertama target utama Cleans adalah komunitas olahraga khususnya Surabaya Barat. Tahap kedua Cleans menginginkan hasil jangka panjang dengan cara memberlakukan sistem member get member dan membagikan foto before after melalui media online. Tahap ketiga Cleans merancang pesan dengan lebih rutin mengupdate instagram dan melakukan endorse kepada public figure olahraga (atlet) dan foto before after kepada pelanggan. Tahap keempat Cleans mengubah saluran komunikasi dari saluran personal menjadi saluran nonpersonal dan mengoptimalkan penggunaan media online. Tahap kelima Cleans mulai membuat dan mengatur anggaran tersendiri untuk promosi dengan menggunakan metode sesuai kemampuan. Tahap keenam Cleans memilih bauran promosi yang lebih efektif yaitu promosi penjualan dan event.
EKSPLORASI KUALITAS LAYANAN PADA BISNIS CLEANS
Nathannael Nathannael1;
Christina Yanita Setyawati
Jurnal Performa : Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis Vol. 3 No. 4 (2018)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37715/jp.v3i4.765
Cleans adalah perusahaan yang bergerak di industri jasa laundry sepatu dan didirikan pada tahun 2016 di Surabaya. Jasa yang ditawarkan adalah jasa pencucian segala jenis sepatu maupun sandal. Cleans menerima keluhan dan ingin mengeksplor tentang kualitas layanan yang diberikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas layanan perusahaan Clean. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini melibatkan empat informan yang terdiri dari tiga konsumen dan satu expert. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara semi terstruktur. Validitas dan reliabilitas data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan pada bisnis Cleans dalam dimensi assurance (jaminan) dinilai ramah dan sopan tetapi kepercayaan konsumen harus ditingkatkan dengan memberikan jaminan kebersihan dan menyelesaikan masalah konsumen. Dalam dimensi emphaty (empati), Cleans telah memberikan perhatian kepada konsumen tetapi belum memberikan kemudahan untuk menjalin hubungan setelah penggunaan layanan (after sales service). Dalam dimensi tangibles (bukti fisik), pencucian oleh Cleans dinilai bersih tetapi masih belum rapi karena di beberapa produk masih menyisakan sedikit bercak. Dalam dimensi reliability (keandalan), Cleans telah diberikan kepercayaan yang penuh untuk pengerjaan sepatu oleh konsumen, tetapi masih belum tepat waktu dalam pengerjaan dan pengiriman. Dalam dimensi responsiveness (daya tanggap), Cleans lambat untuk merespon chat dan belum menanggapi keluhan konsumen dengan baik.
PERAN DELEGASI ANTAR GENERASI PERUSAHAAN DALAM GUILD FAMILY BUSINESS DI UNIVERSITAS CIPUTRA
Henry Wibowo;
Hendro Susanto
Jurnal Performa : Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis Vol. 3 No. 4 (2018)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37715/jp.v3i4.766
Family business adalah suatu bisnis yang akan diturunkan pada generasi selanjutnya dalam keluarga di mana pihak keluarga akan mengelola dan mengontrol bisnis tersebut. Dalam perusahaan keluarga sendiri diperlukan adanya regenerasi karena generasi senior pasti akan memberikan suatu proses pendelegasian sebelum memasuki tahap suksesi. Delegasi sendiri adalah penyerahan sebagian hak untuk mengambil tindakan yang diperlukan agar tugas dan tanggung jawabnya dapat dilaksanakan dengan baik dari pejabat satu ke pejabat lainnya. Hal ini juga berlaku pada perusahaan family business. Tujuan penelitian ini sendiri adalah untuk mengetahui peran delegasi di dalam perusahaan family business. Di perusahaan family business sendiri masih banyak yang belum bisa menjalankan proses pendelegasian secara efektif kepada generasi junior. Masih banyak perusahaan yang mengalami kemunuduran saat perusahaan tersebut dijalankan oleh generasi penerus. Penelitian ini menggunakan metode pengambilan data menggunakan wawancara semiterstruktur. Dimana sistem wawancara ini lebih bebas dan terbuka dibandingkan dengan wawancara yang formal. Sehingga pewawancara dapat menanyakan hal-hal yang ingin diketahui dengan lebih terbuka. Penelitian ini menggunakan metode triangulasi sumber yang bertujuan untuk menguji kredibilitas data dilakukan dengan cara mengecek data yang telah diperoleh dari beberapa sumber. Pada penelitian ini akan diambil sampel dari beberapa narasumber. Narasumber sendiri akan dilakukan kepada generasi senior (ayah/ibu) sebagai pemilik perusahaan keluarga dan generasi penerus (anak) dan ahli di dalam bidang Family Business. Hasil penelitian ini adalah bahwa dalam suatu proses pendelegasian yang diperlukan persiapan sejak kecil dimana pada saat pendelegasian.
EVALUASI MOTIVASI INTRINSIK INDIVIDU PADA PERUSAHAAN BISSAMA
Alfian Faishal Amin
Jurnal Performa : Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis Vol. 3 No. 4 (2018)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37715/jp.v3i4.767
Latar belakang utama dari penelitian ini adalah adanya penurunan penjualan yang dialami Perusahaan BISSAMA di periode 2015-2016. Untuk mencapai target penjualan yang maksimal diperlukan motivasi kerja dari setiap individu. Masalah yang dialami oleh Perusahaan BISSAMA adalah adanya penurunan motivasi kerja individu pada Perusahaan BISSAMA, oleh karena itu pada penelitian ini dilakukan evaluasi motivasi kerja individu pada Perusahaan BISSAMA Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui bagaimana motivasi kerja individu Perusahaan BISSAMA yang berdampak pada kinerja setiap individu. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan kualitatif naratif. Proses pengambilan data pada penelitian ini menggunakan metode wawancara, dan wawancara yang dilakukan menggunakan wawancara semi-terstruktur. Subjek pada penelitian ini adalah tiga individu Perusahaan, satu ahli Sumber Daya Manusia, dan dosen pembimbing Perusahaan BISSAMA dan objek dari penelitian ini adalah Perusahaan BISSAMA. Peneliti telah melakukan wawancara langsung ketiga individu Perusahaan BISSAMA, satu orang dosen pembimbing project Perusahaan BISSAMA, dan satu orang ahli Sumber Daya Manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada penurunan motivasi kerja individu dari indikator penghargaan, prestasi pengembangan potensi dan tanggung jawab. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya penurunan motivasi intrinsik individu pada indikator penghargaan, prestasi, pengembangan potensi, dan tanggung jawab.