Articles
645 Documents
KINERJA DITINJAU DARI KOMITMEN DAN MOTIVASI PADA FOURSTRIKE
Muhammad Azka Maulana Hermawan
Jurnal Performa : Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis Vol. 1 No. 3 (2016)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37715/jp.v1i3.170
Fourstrike merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang food and beverage khusunya makanan dan minuman herbal. Satu semester belakang ini kinerja anggota Fourstrike masih belum optimal. Sedangkan kinerja yang optimal sangat dibutuhkan agar perusahaan dapat memenuhi target yang telah ditentukan. Oleh karena itu Fourstrike perlu meninjau hal-hal yang dapat berpengaruh secara nyata terhadap kinerja dari para anggotanya, misalnya dari segi komitmen dan juga motivasi kerja. Berdasarkan latar belakang tersebut dilakukan penelitian untuk mengetahui bagaimana komitmen organisasional dan juga motivasi kerja dari para anggota Fourstrike yang dapat mempengaruhi kinerjanya. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan wawancara dan dokumentasi untuk mengumpulkan data. Metode pengumpulan data primer didapatkan dari informan melalui wawancara, sedangkan data sekunder yang berkaitan lansgung dengan Fourstrike akan dikumpulkan dengan teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan adalah mempersiapkan dan mengolah data yang akan dianalisis kemudian mengklasifikasikan dan menganalisis data dengan detail, mendeskripsikan hasil laporan kedalam narasi dan menginterpretasi data perbandingan hasil penelitian dengan informasi yang berasal dari teori. Secara keseluruhan, penelitian ini melibatkan 4 orang informan, yang terdriri dari 2 orang anggota Fourstrike, 1 orang dosen pembimbing entrepreneurial project dari Fourstrike dan 1 orang ahli sumber daya manusia. Tujuannya adalah untuk mengetahui pandangan dari anggota Fourstrike dan juga dosen pembimbing projek tentang kondisi kinerja dari anggota Fourstrike ditinjau dari komitmen dan motivasinya, kemudian mengetahui pandangan dari ahli sumber daya manusia tentang keterkaitan antara pengaruh komitmen dan motivasi terhadap kinerja di dalam suatu perusahaan. Melalui data-data yang dikumpulkan dan dianalisis, diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa adanya keterkaitan komitmen organisasional dan juga motivasi kerja terhadap kinerja dalam perusahaan Fourstrike. Secara garis besar aspek yang perlu ditingkatkan adalah kerja sama dan komunikasi antara sesama anggota Fourstrike yang harus ditingkatkan lagi agar kinerja lebih optimal.
PERUMUSAN STRATEGI PADA USAHA PEMUDA SUKSES DENGAN PENDEKATAN QUANTITATIVE STRATEGIC PLANNING MATRIX
David Sanjaya
Jurnal Performa : Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis Vol. 1 No. 3 (2016)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37715/jp.v1i3.171
Stretegi merupakan rencana perusahaan dalam skala besar yang berorientasi jangka panjang dan disusun untuk mencapai tujuan perusahaan. Pada lingkungan bisnis yang kompetitif, strategi memainkan peranan penting dalam mempertahankan kelangsungan dan pertumbuhan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan solusi bagi masalah yang dihadapi oleh usaha Pemuda Sukses yaitu ketatnya persaingan dan ketidakmampuan perusahaan untuk menghadapi persaingan tersebut, melalui strategi prioritas yang dihasilkan. Responden yang menjadi subjek penelitian dalam penelitian ini adalah rekan bisnis, fasilitator Entrepreneurial Project, pihak konsinyi, dan perusahaan sejenis. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden dan hasilnya digunakan untuk menentukan bobot pada faktor-faktor eksternal dan internal. Penelitian ini melalui tiga tahapan analisis, yaitu : tahap pemasukan menggunakan matriks EFE (External Factor Evaluation) dan matriks IFE (Internal Factor Evaluation), tahap pencocokan menggunakan matriks IE (Internal-Eksternal) dan matriks SWOT (Strenght-Weakness-Opportunity-Threat), dan tahap pengambilan keputusan menggunakan matriks QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix). Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat dua strategi yang menjadi prioritas dengan nilai jumlah total attractiveness score tertinggi yaitu strategi penetrasi pasar dan penambahan jumlah konsinyi serta strategi penambahan jumlah varian produk dan pengembangan produk yang akan diimplementasikan pada Usaha Pemuda Sukses.
PERENCANAAN STRATEGI PEMASARAN DENGAN PENDEKATAN BAURAN PEMASARAN DAN SWOT PADA PERUSAHAAN POPSY TUBBY
Aisyah Amalia
Jurnal Performa : Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis Vol. 1 No. 3 (2016)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37715/jp.v1i3.172
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui perencanaan strategi pemasaran Popsy Tubby dengan pendekatan bauran pemasaran dan SWOT. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan wawancara semi terstruktur sebagai metode pengumpulan data. Hasil penelitian ini adalah posisi perusahaan Popsy Tubby berada pada kuadran III yang menggunakan strategi turn-arround. Popsy Tubby akan berfokus pada strategi memanfaatkan peluang pada pasar dan meminimalkan kelemahan internal, upaya yang dapat dilakukan untuk mencapai strategi tersebut adalah dengan meningkatkan akses pasar baru melalui melalui media sosial dan endorse, komunitas dan institusi pemerintahan, menciptakan kombinasi motif dan varian warna batik yang lebih beragam serta menambah fasilitas custom jahit, merekrut tenaga ahli pemasaran online dan mengganti packaging baru.Strategi pemasaran tersebut terbagi dalam bauran pemasaran (product, price, place, and promotion). Penerapan strategi produk yang direncanakan adalah dengan memperbarui produknya dengan menciptakan varian warna dan kombinasi motif yang berbeda serta menciptakan packaging yang lebih menarik yang mampu mengkomunikasikan produk sesuai dengan positioning Popsy Tubby yaitu baju batik big size. Harga yang direncanakan untuk memasuki pasar online dengan menciptakan produk sejenis namun dengan menggunakan bahan baku batik cap/print untuk melayani kalangan menengah kebawah dengan harga jual dibawah Rp.200.000 sehingga mampu dijangkau masyarakat luas. Tempat yang direncanakan adalah berkerjasama dengan lembaga perbankan dan institusi pemerintahan untuk menjadi mitra bina usaha dan juga mendekatkan diri dengan komunitas seperti komunitas diet, senam/jalan sehat dan arisan kemudian melalui media sosial dengan merekrut tenaga ahli/admin. Promosi yang direncanakan adalah fasilitas membercard, free gift dan diskon beserta fasilitas yang menarik untuk pengembangan re-seller.
PAID PROMOTE SEBAGAI MEDIA PROMOSI PRODUK DELICY DALAM MENINGKATKAN KONSUMEN POTENSIAL
Nanda Putri Arifah1;
Carolina Novi Mustikarini
Jurnal Performa : Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis Vol. 1 No. 3 (2016)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37715/jp.v1i3.173
Tren yang sedang muncul saat ini seiring perkembangan bidang teknologi dan informasi adalah maraknya pemasaran secara elektronik (electronic marketing). Melalui internet, perusahaan dapat membangun sebuah media dalam menyediakan layanan informasi, promosi dan fungsi penjualan. Media merupakan sarana yang memudahkan penyebaran informasi. Perusahaan besar maupun menengah pada praktiknya memanfaatkan sebagian besar media sebagai entitas bisnis dan menjadikan sebagai satu alat untuk berkompetisi. Media menjadi elemen penting dalam penciptaan komunikasi pemasaran modern. Delicy juga menggunakan memanfaatkan media dalam bersaing. Delicy menggunakan online advertising paid promote sebagai media promosi. Produk yang ditawarkan Delicy yaitu olahan sayur berupa nugget. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis paid promote sebagi media promosi produk Delicy dalam meningkatkan konsumen potensial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan dalam penelitian ini adalah buzzer penyedia jasa paid promote, dan pelaku bisnis yang menggunakan paid promote¸ serta konsumen paid promote. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan paid promote pada produk Delicy merupakan kegiatan yang paling optimal untuk mempromosikan produk Delicy, dan meningkatkan konsumen potensial. Peran paid promote juga dapat membantu meningkatkan angka penjualan pada produk Delicy. Paid promote dapat mengenalkan produk Delicy pada masyarakat luas.
HUBUNGAN HARGA DAN PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN GINGER FRESH
Arief Akbar
Jurnal Performa : Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis Vol. 1 No. 3 (2016)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37715/jp.v1i3.175
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh harga (X1) dan promosi (X2) terhadap keputusan pembelian konsumen (Y) Ginger Fresh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen Ginger Fresh pada tahun 2015 yang berjumlah 317. Sedangkan jumlah sampel pada penelitian ini adalah 174 responden. Metode pengumpulan sampel pada penelitian ini menggunakan nonprobability sampling yaitu purposive sampling. Data penelitian berupa data primer yang diperolah dari kuesioner yang diberikan kepada responden untuk dijawab. Kuesioner berisikan butir-butir pernyataan berkaitan dengan harga, promosi dan keputusan pembelian konsumen yang dinilai oleh responden sesuai pengalaman responden menggunakan skala likert. Jawaban dari responden kemudian dianalisis menggunakan program SPSS 22. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa harga dan promosi berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen Gnger Fresh.
SOCIAL CAPITAL & KINERJA BISNIS : STUDI KASUS PADA PROJECT BISNIS MAHASISWA UNIVERSITAS CIPUTRA
Hendry Djoyo Yuwono
Jurnal Performa : Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis Vol. 1 No. 3 (2016)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37715/jp.v1i3.176
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dimensi struktural, dimensi relasional, dan dimensi kognitif terhadap kinerja project bisnis mahasiswa di Universitas Ciputra. Populasi dari penelitian ini adalah 25 project bisnis yang setara dengan 69 mahasiswa jurusan International Business Management di Universitas Ciputra yang memiliki modal sosial dan diluar famiy business. Sampel diambil menggunakan metode sensus yaitu semua anggota populasi dijadikan sampel. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode analisis Partial Least Square (PLS) dengan alat bantu perangkat lunak SmartPLS 3.0. Hasil dari penelitian ini mengatakan bahwa dimensi struktural, dimensi relasional, dan dimensi kognitif berpengaruh secara signifikan kinerja bisnis. Nilai koefisien determinasi (R2) dalam penelitian ini sebesar 0,577 yang artinya 57,7% variabilitas konstruk kinerja bisnis (Y) dapat dijelaskan oleh variabilitas konstruk dimensi struktural, dimensi relasional, dan dimensi kognitif' (X1, X2, dan X3) sebesar 57,7%. Penelitian ini dilakukan secara spesifik kepada mahasiswa yang memiliki serta memanfaatkan modal sosial di project bisnisnya pada tahap start-up saat menjalani perkuliahan. Sehingga penelitian ini dapat bermanfaat sebagai acuan dan pengetahuan baru akan pengaruh modal sosial terhadap kinerja bisnis. Manfaat penelitian ini ditujukan khususnya bagi mahasiswa maupun pihak lain yang memiliki modal sosial pada bisnisnya pada tahap start-up.
PENGARUH GAYA HIDUP DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN E’CHICK
Ivana Chaterina
Jurnal Performa : Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis Vol. 1 No. 3 (2016)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37715/jp.v1i3.177
E’chick adalah perusaahan yang bergerak pada industri makanan yang menawarkan produk bakso ayam tanpa bahan pengawet. Berdasarkan survei awal yang dilakukan oleh peneliti, konsumen mengatakan bahwa mereka tidak ingin mengkonsumsi produk makanan beku dalam menjalankan aktivitas kesehariannya karena tidak sehat. Selain itu hasil survei juga menjelaskan bahwa E’chick memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan pesaingnya. Hal ini menyebabkan adanya masalah gaya hidup konsumen dan harga yang mempengaruhi keputusan pembelian.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh gaya hidup dan harga terhadap keputusan pembelian. Metode penelitiannya bersifat kuantitatif deskriptif dengan menggunakan purposive (judgmental) sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah konsumen E’chick yang berumur 18-35 tahun yang pernah membeli dan mengkonsumsi produk E’chick. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 61 responden. Teknik pengumpulan menggunakan kuesioner dengan skala Likert. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis regresi linear berganda dengan menggunakan sumber data yaitu data primer dan sekunder. Data primer dalam penelitian didapat dari jawaban kuesioner yang diberikan oleh responden. Data sekunder pada penelitian didapat dari informasi jurnal, penelitian terdahulu, dan buku referensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup berpengaruh secara signifikan positif terhadap keputusan pembelian konsumen E’chick dan harga berpengaruh secara signifikan positif terhadap keputusan pembelian konsumen E’chick.
PENGARUH PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN DAN SELF EFFICACY TERHADAP NIAT ENTREPRENEURSHIP MAHASISWA UNIVERSITAS CIPUTRA
Lim Calvin Andryan
Jurnal Performa : Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis Vol. 1 No. 3 (2016)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37715/jp.v1i3.178
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kewirausahaan dan self efficacy terhadap niat entrepreneurship mahasiswa Universitas Ciputra. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Ciputra jurusan International Business Management tahun ajaran 2012-2015. Teknik penentuan sampel menggunakan teknik proportional stratified sampling sebanyak 93 responden. Metode pengumpulan data menggunakan metode kuesioner dengan skala likert. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh variabel pendidikan kewirausahaan (X1) dan self efficacy (X2) terhadap niat berwirausaha (Y) secara parsial maupun simultan, dengan hasil koefisien regresi variabel pendidikan kewirausahaan sebesar 0.405, variabel self efficacy sebesar 0.480. Dengan artian apabila variabel pendidikan kewirausahaan dan self efficacy ditingkatkan satu satuan, maka akan meningkatkan niat berwirausaha mahasiswa Universitas Ciputra jurusan IBM sebesar hasil koefisien regresi tiap variabel. Diharapkan Universitas Ciputra dapat menjadi sarana pendidikan yang dapat mendorong mahasiswa untuk memahami pentingnya pendidikan kewirusahaan dan self efficacy dalam menumbuhkan niat berwirausaha mahasiswa.
FAKTOR GAYA HIDUP DAN PERSEPSI KONSUMEN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK BANG KRIBO
Tjiong William Sanjaya
Jurnal Performa : Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis Vol. 1 No. 3 (2016)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37715/jp.v1i3.179
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah faktor gaya hidup berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian produk Bang Kribo dan untuk mengetahui apakah faktor persepsi konsumen berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian produk Bang Kribo. Populasi yang digunakan di dalam penelitian ini adalah konsumen Bang Kribo. Sampel yang terdapat di dalam penelitian ini berjumlah 68 sampel yang diperoleh menggunakan formula Lemeshow. Teknik pengambilan sampling yang digunakan di dalam penelitian ini adalah salah satu teknik non-probability sampling, yaitu teknik purposive sampling dengan kriteria sampel harus berdomisili di Kota Surabaya dan rentang usia sampel harus berada diantara 18 hingga 40 tahun. Variabel bebas yang terdapat di dalam penelitian ini adalah gaya hidup yang terdiri dari 13 indikator pengukuran dan persepsi konsumen yang terdiri dari 4 indikator pengukuran. Sedangkan variabel terikat di dalam penelitian ini adalah keputusan pembelian. Metode pengumpulan data di dalam penelitian ini menggunakan instrumen kuisioner dengan skala pengukuran data, yaitu skala Likert. Teknik analisis data di dalam penelitian ini menggunakan metode analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian produk Bang Kribo dan persepsi konsumen berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian produk Bang Kribo. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, peneliti juga menemukan bahwa indikator yang paling mempengaruhi gaya hidup konsumen adalah aktivitas bekerja, perhatian yang di berikan terhadap kondisi lingkungan sekitar, dan gaya beropini berdasarkan pengetahuan produk. Sedangkan indikator yang paling mempengaruhi persepsi konsumen terhadap kualitas produk Bang Kribo adalah proses pembuatan Bang Kribo yang moderen dengan menggunakan mesin
ANALISIS KEGIATAN PROMOSI PADA PRODUK SIRSAKOE
Andhika Kevin Ang
Jurnal Performa : Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis Vol. 1 No. 3 (2016)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37715/jp.v1i3.180
Analisis kegiatan promosi produk sirsaKOE dilakukan untuk mengetahui kegiatan promosi mana yang paling tepat untuk produk sirsaKOE.Tujuan dari penelitianiniadalah untuk menganalisis kegiatan promosi dari produk sirsaKOE. Dari hasil penelitian ini diharapkan peneliti dapat mengetahui kegiatan promosi yang tepat bagi target market Starindo Healthy Group. Kegiatan promosi merupakan hal yang penting untuk dilakukan oleh sebuah perusahaan atau pemasar. Hal ini dikarenakan promosi memiliki peran yang besar dalam mengenalkan suatu produk kepada pangsa pasar yang dituju. Sehingga, pasar dapat mengetahui informasi tentang produk yang dijual dengan lebih baik.Subyek pada penelitian ini mengacu pada empat informan dengan latar belakang yang berbeda, yaitu pakar dalam bidang promosi, anggota internal Starindo Healthy Group, konsumen orang tua yang memiliki banyak jaringan kesehatan, dan perusahaan sejenis. Obyek dalam penelitian ini adalah kegiatan promosi produk “sirsaKOE” yang dilakukan oleh perusahaan Starindo Healthy Group.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan analisis deskriptif. Data dari para narasumber akan diperoleh melalui hasil wawancara semi terstruktur, kemudian data yang terkait langsung dengan Starindo Healthy Group akan dikumpulkan dengan teknik dokumentasi.Menurut hasil analisis data yang telah dilakukan oleh peneliti, hasil dari penelitian ini adalah kegiatan promosi yang telah dilakukan oleh perusahaan Starindo Healthy Group terhadap produk sirsaKOE masih kurang efektif, karena tidak sesuai dengan target pasar yang telah ditentukan oleh perusahaan Starindo Healthy Group yaitu orang tua yang sadar akan kesehatan. Sehingga kegiatan promosi yang telah dilakukan oleh perusahaan Starindo Healthy Group tidak memiliki dampak yang besar terhadap penjualan produk sirsaKOE. Saran yang dapat diberikan oleh peneliti terhadap perusahaan adalah Kurangi fokus kegiatan promosi yang menggunakan cara Interactive marketing atau media sosial. Karena, pengguna media sosial mayoritas adalah anak muda, yang berarti tidak sesuai dengan target pasar yang dituju oleh perusahaan Starindo Healthy Group. Selanjutnya adalah untuk memperbanyak mengikuti pameran-pameran yang memiliki target pasar yang sama dengan Starindo Healthy Group. Tidak kalah pentingnya juga bagi Starindo Healthy Group untuk menggandeng instansi atau tempat-tempat yang berhubungan dengan kesehatan untuk berkerjasama dalam membuat paket-paket penjualan, serta melakukan kegiatan promosi berupa word of mouth di tempat-tempat klub kesehatan dan mengumpulkan testimoni dari khasiat yang dirasakan oleh konsumen setelah mengkonsumsi produk sirsaKOE.