cover
Contact Name
Mochamad Sulaiman
Contact Email
m.sulaiman@uniramalang.ac.id
Phone
+6282331527189
Journal Mail Official
m.sulaiman@uniramalang.ac.id
Editorial Address
Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Raden Rahmat Malang Jl. Raya Mojosari 02 Kepanjen-Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
G-Tech : Jurnal Teknologi Terapan
ISSN : 25808737     EISSN : 2623064X     DOI : -
Jurnal G-Tech bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian asli dan review hasil penelitian tentang teknologi dan terapan pada ruang lingkup keteknikan meliputi teknik mesin, teknik elektro, teknik informatika, sistem informasi, agroteknologi, dll.
Articles 897 Documents
Analisis Variasi Diameter Main Jet Terhadap Unjuk Kerja Motor Bensin Silinder Tunggal Joni
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 6 No 2 (2022): G-Tech, Vol. 6 No. 2 Oktober 2022
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/gtech.v6i2.2588

Abstract

Dalam penelitian ini pengujian pada motor bensin empat langkah satu silinder berpendingin udara, dimulai dari diameter main jet standar 0,72 dan variasi main jet dengan diameter 0,78, 0,85 dan 0,95 mm. Pengujian dilakukan secara wide open throttle sekitar 75% bukaan katup gas (kurang lebih 1600 rpm tanpa beban) dengan dinamometer. Pengambilan data untuk satu pengujian dilakukan selama 100 detik dengan memberi pembebanan air masuk dinamometer pada peralatan uji TecQuipment VDAS. Hasil penelitian dan analisis data yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa, penggunaan variasi main jet pada motor bensin empat langkah silinder tunggal dapat meningkatkan torsi, daya efektif, tekanan efektif rata-rata, dan effisiensi thermal mesin, dan menaikan konsumsi bahan bakar (sfc). Nilai optimal terdapat pada penggunaan variasi main jet 0,95 dibanding main jet standar (0,72) dengan persentase kenaikan rata-rata yaitu daya sebesar 5,42%, torsi sebesar 0,91%, Sfc sebesar 24,98%, bmep sebesar 0,91%, sedangkan efisiensi thermal mengalami penurunan terendah pada mainjet 0,95 sebesar 40%.
ANALISIS PENGARUH OVERSIZE SILINDER DENGAN VARIASI TINGKAT KECEPATAN TERHADAP UNJUK KERJA SEPEDA MOTOR SUPRA FIT Joni
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 6 No 1 (2022): G-Tech, Vol. 6, No. 1, April 2022
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/gtech.v6i1.2589

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh unjuk kerja motor Supra Fit 100 CC yang sebelum dan sesudah oversize dengan variasi tingkat kecepatan transmisi. Metode yang digunakan yaitu dengan membandingkan data hasil pengukuran dengan software VDAS pada kondisi sebelum dan sesudah oversize dengan memvariasikan tingkat kecepatan transmisinya, yang dimulai dari transmisi I sampai dengan transmisi IV. Hasil penelitian menunjukan bahwa waktu yang dibutuhkan untuk mengkonsumsi bahan bakar 8 mL dengan waktu rata-rata 95,53 detik (gigi I); 97,00 detik (gigi II); 98,50 detik (gigi III) dan 99,62 detik (gigi IV). Untuk oversize,waktu rata-rata konsumsi bahan bakar 88,60 detik (gigi I); 89,30 detik (gigi II); 91,26 detik (gigi III) dan 93,40 detik (gigi IV).
MENINGKATKAN KEKUATAN FATIQUE BAJA AISI 1020 MELALUI PROSES PACK CARBURIZING MENGGUNAKAN ARANG TEMPURUNG KELAPA Joni
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 5 No 1 (2021): G-Tech, Vol. 5, No. 1, Oktober 2021
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/gtech.v5i1.2590

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh perlakuan panas (heat treatment) berupa pack carburizing terhadap kekerasan mikro permukaan (micro hardeness of surface), distribusi kekerasan permukaan, perubahan struktur mikro dan struktur patahan spesimen sebelum dan sesudah pengerasan, serta efek pack carburizing terhadap kekuatan fatique dalam hal ini untuk mengetahui patah lelah (fatiqe failure). Spesimen terbuat dari baja karbon AISI 1020, dibentuk sesuai standar ASTM E-466, disamping perlakuan pack carburizing sebagian spesimen mendapat perlakuan panas berupa temper (tempering). Komposisi kimia spesimen dasar (rew material), dimensi spesimen, waktu penahan (holding time) saat carburaizing selama 3 jam, suhu kuens (quenching temperature) 840°C suhu temper (tempering temperature) 200°C, komposisi barium karbonat 10%. Variabel berubah: kekerasan mikro, fatigue failure spesimen, pembebanan (loading) W (5, 10, 15, dan 20) kgf, suhu carburizing, T (850,900, dan 950)oC. Hasil uji kekerasan spesimen tanpa tempering menunjukkan kekerasan mikro permukaan spesimen naik seiring naiknya suhu carburizing. Kekerasan mikro tertinggi pada spesimen perlakuan panas (carburizing) 950oC, nilai kekerasannya 809,03 HV. Sedangkan hasil uji kekerasan mikro permukaan spesimen yang diperlakuan panas carburizing 950 oC ditemper, kekerasan 705,45 HV, bila kedua hasil (tanpa dan yang di temper) dibandingkan, maka terlihat kekerasan mikro permukaan semua spesimen yang ditemper menurun. Apa bila dipersentase penurunannya 4,68%. Hasil uji fatigue, kekuatan meningkat setelah spesimen baja karbon AISI 1020 mengalami pengerasan permukaan melalui proses carburizing dilanjutkan proses quench. Harga fatigue failure tertinggi terjadi pada spesimen carburizing 950oC, yaitu 6.884.700 siklus. Akan tetapi pada spesimen yang mendapat perlakuan temper kekuatan fatique menurun. Penurunan harga fatique failure tertinggi terjadi pada carburizing 950°C, yaitu 6.870.200 siklus. Apabila hasil (tanpa dan yang di temper) dibandingkan terdapat persentase perurunan sebesar 14,50%. Untuk distribusi kekrasan hasil uji spesimen yang diperlaku panaskan, bahwa semakin ke dalam (ke sumbu pusat penampang spesimen) kekerasannya semakin menurun, demikian sebaliknya.
ANALISIS LIMBAH AMPAS SAGU SEBAGAI SUMBER BAHAN BAKAR BIOETANOL Johni Jonatan Numberi
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 6 No 1 (2022): G-Tech, Vol. 6, No. 1, April 2022
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/gtech.v6i1.2603

Abstract

Pertumbuhan infrastruktur, khususnya di sektor energi, semakin cepat setiap hari. Hal ini dikarenakan penggunaan kebutuhan tersebut semakin meningkat dari hari ke hari. Ironisnya, berbanding terbalik dengan pasokan energi yang tersedia di Indonesia. Masih banyak kota terutama di Indonesia bagian timur yang masih belum teraliri listrik. Salah satu bahan bakar masih menjadi kendala terbesar bagi wilayah timur, dan di wilayah timur khususnya di wilayah Papua, sumber energi alternatif yang terdapat pada fasilitas merupakan salah satu bahan bakar yang dapat digunakan. Namun penggunaannya di wilayah Papua masih belum optimal digunakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkarakterisasi bioetanol berbahan ampas sagu yang dapat dikonversi menjadi bahan bakar untuk mengatasi kekurangan dan kelangkaan bahan bakar di daerah terpencil serta sulitnya ketersediaan bahan bakar untuk distribusi pertamina. Metode penelitian laboratorium menggunakan metode close analysis and photo measurement (SEMEDAX), uji LHV dan viskositas bahan bakar bioetanol. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai karbon (CK) adalah 76%, sekitar 82,4%, kandungan karbohidrat dapat diolah dengan sangat baik sebagai bahan bakar bioetanol. Analisis karakteristik meliputi viskositas 1,03 (cp), densitas 0,82 (g/L), kromatografi gas 61,04%, nilai kalor rendah 80% = 16.166 MJ/kg dan laju pelepasan panas 140 kW/m2. Analisis menunjukkan bahwa bioetanol 80% dari ampas sagu sangat bermanfaat sebagai sumber bahan bakar rumah tangga. Kontribusi penelitian ini dapat digunakan untuk memecahkan salah satu permasalahan terkait kebutuhan energi rumah tangga Papua di daerah terpencil.
Kajian Efisiensi Pengering Gabah Dengan Energi Surya Johni Jonatan Numberi
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 6 No 2 (2022): G-Tech, Vol. 6 No. 2 Oktober 2022
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/gtech.v6i2.2604

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menentukan efisiensi pengeringan gabah dengan menggunakan cerobong dan kipas angin untuk menarik udara dari kolektor ke dalam ruang pengering. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Energi Terbarukan, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Cenderawasih, Jayapura. Sebuah alat pengering dibuat dengan menggunakan pelat seng berketebalan 0,2 mm sebagai kolektor, dan udara panas serta energi surya digunakan sebagai media pengeringan. Alat ini diharapkan dapat mengeringkan gabah secara cepat dengan tingkat pengeringan dan kadar air yang merata. Terdapat tiga variasi ketebalan gabah, yaitu 7 cm, 5 cm, dan 3 cm, dengan berat masing-masing 7 kg, 4,5 kg, dan 2,5 kg. Data yang terkumpul kemudian dianalisis untuk menentukan efisiensi pengering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu yang dibutuhkan untuk mengurangi kadar air gabah hasil panen dari 24,6% menjadi 13,5%-13,8% (kandungan air giling) adalah antara 4 jam hingga 6,5 jam dengan efisiensi antara 12,07% hingga 22,16% untuk alat yang menggunakan cerobong, dan antara 3,5 jam hingga 6 jam dengan efisiensi antara 11,18% hingga 21,49% untuk alat yang menggunakan kipas.
Perencanaan Re-Layout Penempatan Barang Ownstok Dengan Menggunakan Metode Class Based Storage (CBS) di Warehouse PT. Pamapersada Nusantara Site BRCB (Binungan Blok 8) Ramy Yahya; Anthonius Dhinar Hasto Wisnugroho; Fahriza Fawwas Asrory; Nur Linda Andriani
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 7 No 3 (2023): G-Tech, Vol. 7 No. 3 Juli 2023
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/gtech.v7i3.2477

Abstract

PT Pamapersada Nusantara adalah perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara dan menjadi salah satu kontraktor PT Berau Coal. Permasalahan yang terjadi di Department Supply Management divisi Warehouse yaitu penempatan barang yang masih belum maksimal sesuai dengan frekuensi pergerakan barang Ownstock pada 5 rak dengan persentase sebesar 65,8%. Penelitian ini bertujuan melakukan penataan ulang (re-layout) penempatan barang ownstock dan menganalisis perbandingan jarak perpindahan material handling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Class-Based Storage (CBS) yaitu metode yang tepat dalam mengklasifikasikan barang berdasarkan kelasnya yaitu Fast Moving, Mid Moving, dan Slow Moving. Hasil dari penelitian yaitu dengan adanya perencanaan re-layout membuat barang ownstock di 5 rak fast moving menjadi lebih tertata dan sesuai dengan frekuensi pergerakan barang ataupun kelasnya, serta didapat penurunan jarak perpindahan sebesar 5.838,37 m yang diharapkan dapat mempercepat waktu proses pengeluaran barang (issuing).
Image Error Detection: A Systematic Literature Review Raymond Oetama; David Tjahjana; Iwan Prasetiawan; Catherine Anastasia
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 7 No 3 (2023): G-Tech, Vol. 7 No. 3 Juli 2023
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/gtech.v7i3.2494

Abstract

The advancement of technology, as well as the creation of new techniques and methodologies for image analysis, is rapid. However, image detection may face some errors. Image error detection will be discussed in this comprehensive literature review. Throughout the papers, this work attempts to learn about the types of images used, algorithms that are frequently used, techniques that are frequently used, and metrics used to test the correctness of the suggested approach. The most commonly used image type is medical images such as Magnetic Resonance Imaging, the algorithm that is widely used is a Convolutional Neural Networks based algorithm. The method that is widely used is a machine learning-based method, and the measurement that is widely used is a Peak Signal Noise Ratio measurement method to measure the accuracy of the algorithm.
Web-based Environment Monitoring System (Case Sudy: Laboratory of Universitas Multimedia Nusantara) Fahmy Rinanda Saputri; Vanessa Lee
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 7 No 3 (2023): G-Tech, Vol. 7 No. 3 Juli 2023
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/gtech.v7i3.2498

Abstract

Green building is the concept of designing, building, operating, and maintaining buildings that pay attention to the use of natural resources, indoor air quality, and the health of the occupants. This green building is the choice in responding to the issue of limited non-renewable energy. To monitor the environmental conditions of green buildings, a sensor system is needed to maintain environmental conditions according to standards. This study aims to design a sensor system to monitor environmental conditions in Universitas Multimedia Nusantara. A real-time monitoring system is needed to maintain the green building environment's condition. The results of the study succeeded in designing a real-time monitoring system for green building environmental sensors, especially web-based classrooms using the NodeMCU ESP8266, DHT22 Sensor, and LDR Sensor. The difference in readings between the monitoring sensor system and the environment meter for lighting levels, temperature, and humidity respectively is 0.67 lux, 0.9°C, and 5.8%RH.
Kajian Proporsi Tepung Biji Nangka dan Tepung Kedelai dengan Penambahan Fruktosa Terhadap Mutu Snack Bar dengan Pelapisan Yoghurt Madany Akbar Setyari Ishaqy; Ulya Sarofa; Dedin Finatsiyatull Rosida Rosida
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 7 No 3 (2023): G-Tech, Vol. 7 No. 3 Juli 2023
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/gtech.v7i3.2504

Abstract

Snack bar adalah makanan ringan yang mengandung campuran berbagai bahan dan pengikat, yang terdiri dari tepung biji nangka, tepung kedelai, dan fruktosa. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan snack bar yang dilapisi yoghurt dengan sifat fisikokimia dan sensori terbaik. Dalam penelitian ini, digunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor, yaitu perbandingan antara tepung biji nangka dan tepung kedelai (50:50, 40:60, dan 30:70) dan konsentrasi high fructose corn syrup (10%, 20%, idan 30%). Snack bar tepung biji nangka dan tepung kedelai (50:50) dengan penambahan fruktosa 30% merupakan perlakuan terbaik dengan nilai kadar air 25,91%, kadar abu 2,49%, kadar protein 16,77%, kadar lemak 12,68%, kadar karbohidrat 39,94%, kadar serat kasar 2,22%, kandungan energi 340,97 kkal/100 gr, kekerasan 975,00 gf, uji organoleptik rasa 4,15 (suka), aroma 4,20 (suka), dan tekstur 4,15 (suka).
Pengaruh Konsentrasi Bumbu Kuning dan Lama Pengeringan Terhadap Kualitas Fillet Ikan Nila Yulia Oktaviani; Sri Winarti
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 7 No 3 (2023): G-Tech, Vol. 7 No. 3 Juli 2023
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/gtech.v7i3.2511

Abstract

Ikan nila merupakan sumber protein hewani yang mudah mengalami kerusakan. Oleh sebab itu perlu upaya pengolahan, salah satunya dengan menjadikan fillet ikan yang diberi bumbu kuning lalu dikeringkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konsentrasi bumbu kuning dan lama pengeringan terhadap kualitas fillet ikan nila. Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dengan menggunakan dua faktor yaitu konsentrasi bumbu kuning (50%, 60%, 70%) dan lama pengeringan (5 jam, 6 jam, 7 jam), dan setiap perlakuan diulang tiga kali. Uji DMRT digunakan untuk menguji perlakuan yang berpengaruh nyata. Parameter yang diukur meliputi aktivitas air (Aw), kadar lemak, kadar protein, kadar air, total mikroba dan uji organoleptik (warna dan aroma) menggunakan metode skoring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi bumbu kuning 70% dan lama pengeringan 7 jam menghasilkan fillet ikan nila bumbu kuning dengan kualitas aktivitas air (Aw) 0,836, kadar air 53,843%, kadar protein 32,873%, kadar lemak 4,249% dan total mikroba 5,145 log CFU/gr.