cover
Contact Name
Angga Nugraha
Contact Email
anggasosek2010@gmail.com
Phone
+6285649544287
Journal Mail Official
nia@kahuripan.ac.id
Editorial Address
Universitas Kahuripan Kediri
Location
Kab. kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Agriovet
ISSN : 26544792     EISSN : 27164403     DOI : https://doi.org/10.51158/agriovet.v3i2.545
Core Subject : Science, Social,
Jurnal Agriovet merupakan jurnal yang mewadahi artikel hasil penelitian dan kajian bidang pertanian, peternakan, ketahanan pangan, kebijakan pertanian, ilmu tanah dan tanaman, teknologi dan industri pertanian, ekonomi pertanian, dan agribisnis.Terbit dua kali dalam setahun yaitu bulan April dan Oktober
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2019): JURNAL AGRIOVET" : 5 Documents clear
ANALISIS KELAYAKAN BISNIS AYAM BAKAR DENGAN SAYURAN SEGAR DI AYAM BAKAR KEDIRI HALALAN TOYYIBAN kumalasari, dwi apriyanti
Jurnal Agriovet Vol. 2 No. 1 (2019): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Kediri merupakan wilayah dalam Jawa Timur yangmemproduksi ayam dalam jumlah besar yakni sebanyak 28.335.754ekor/tahun di tahun 2016, serta memproduksi sayuran segar mulai darikubis, tomat, cabai dan sayuran lainnya. Meningkatnya populasipenduduk maka jumlah kebutuhan pangan akan meningkat, termasukkuliner ayam bakara mix dengan sayuran segar. Penelitian dilakukan diusaha ayam bakar Kediri Halalan Toyiban Dari perhitungan yangdidapatkan bahwa usaha ini layak utuk dikembangkan, hal ini terlihatdari nilai Total biaya yakni 228.800.000 Rupiah. Pada analisispenerimaan didapatkan nilai 328.500.000 Rupiah/tahun, analisiskeuntungan 99.700.000 Rupiah/tahun, Nilai RC ratio sebesar 3,29 ataulebih dari nilai satu, serta di titik impas tidak untung dan tidak rugimenggunakan BEP unit 377 ekor serta BEP Rupiah 9.443.021,76Rupiah dalam sebulan. Kata Kunci : Kelayakan Bisnis, Ayam Bakar, Sayuran Segar
ANALISIS KELAYAKAN USAHA ANGGREK BULAN (Phalaenopsis amabilis) DI AEYUDDIA GARDEN DESA REMBANG KECAMATAN NGADILUWIH KABUPATEN KEDIRI Nur Cahyono; Iga Artista Ramadhani
Jurnal Agriovet Vol. 2 No. 1 (2019): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anggrek bulan merupakan salah satu komoditi yang memiliki nilai cukup tinggi. Tingkat harga penjualan anggrek bulan dilihat dari kualitas dan besar kecilnya tanaman anggrek. Peluang usaha anggrek bulan ini memiliki potensi yang menjanjikan Anggrek bulan adalah (Phalaenopsis Amabilis L) merupakan famili Orchidaceae yang memiliki sekitar 60 sampai 140 varietas. Tujuan dari penelitian yang dilakukan ini yaitu untuk menganalisis kelayakan usaha anggrek bulan di Aeyuddia Garden dengan metode analisis yang digunakan finansial yaitu analisis pasar, aspek teknis, aspek manajemen, aspek hukum, aspek sosial, ekonomi dan budaya, aspek lingkungan dan yang terakhir aspek finansial. Aspek finansial ditentukan dari beberapa kriteria investasi seperti NPV, NET B/C, IRR, dan Payback Period. Analisis finansial dilakukan untuk menunjukkan hasil bahwa layak atau tidaknya untuk dijalankan. Terdapat dua klasifikasi usaha tani yaitu: biaya tetap (fixed cost) dan biaya variabel (variabel cost). Hasil yang didapatkan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerimaan terbesar usaha anggrek bulan pada tahun ketiga sebesar Rp 28.765.000. Dan hasil pendapatan bersih terbesar usaha anggrek bulan sebesar Rp 16.234.098. Dan analisis aspek finansial menyatakan usaha anggrek bulan layak untuk dijalankan karena dilihat dari NPV sebesar Rp 16.459.992, NET B/C sebesar 2,93273486, IRR sebesar 6 persen, dan PP selama dua tahun, tiga bulan. Ketiga aspek tersebut lebih dari 1. Kata Kunci : Anggrek Bulan, Kelayakan Usaha
KELIMPAHAN DAN KEANEKARAGAMAN ORGANISME TANAH BIOINDIKATOR KESUBURAN LAHAN PERTANIAN DAN PEMBUATAN MEDIA PENYULUHAN PERTANIAN (BOOKLET) Nia Agus Lestari; Aria Indah Susanti
Jurnal Agriovet Vol. 2 No. 1 (2019): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tanah sangat penting dalam dunia pertanian, terkait fungsinya sebagai media dan pemenuhan unsur hara mineral untuk tanaman. Maka penting mengetahui kondisi tanah dan menjaga kesuburannya agar diperoleh hasil pertanian sesuai harapan. Salah satu cara mengetahui tingkat kesuburan adalah dengan memanfaatkan organisme tanah yang dijadikan sebagai bioindikator. Semakin banyak organisme tanah maka tanah tersebut dalam kondisi baik dan semakin sedikit organisme tanah maka tanah tersebut dalam kondisi kurang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan dan keanekaragaman organisme tanah yang berfungsi sebagai bioindikator kesuburan tanah yang terdapat di lahan pertanian desa kawedusan kecamatan plosoklaten kabupaten kediri dengan metode survei. Dari hasil penelitian ditemukan spesies sebanyak 8 dengan total inividu sebanyak 138. Dengan nilai indeks dari keanekaragaman jenis fauna sebesar 1,62. Untuk nilai dominasi didapatkan nilai sebesar 0,13. Kata Kunci : Biodiversitas, Organisme Tanah, Bioindikator, Booklet ANALYSIS AND DIVERSITY OF LAND ORGANISMS OF FARMING BIOINDICATORS OF AGRICULTURAL LAND AND MAKING AGRICULTURAL EXTENSION MEDIA (BOOKLET) Abstract Land is very important in agriculture, related to its function as a medium and fulfillment of mineral nutrients for plants. So it is important to know the condition of the soil and maintain its fertility in order to obtain agricultural products as expected. One way to find out the level of fertility is to utilize soil organisms that are used as bio-indicators. The more soil organisms, the soil is in good condition and the fewer soil organisms, the soil is in poor condition. This study aims to determine the abundance and diversity of soil organisms that function as bioindicators of soil fertility found in the agricultural land of Kawedusan village, Plosoklaten sub-district, Kediri by survey method. From the results of the study found as many as 8 species with a total of 138 individuals. With an index value of the diversity of fauna species of 1.62. For the value of dominance obtained a value of 0.13. Key words: Biodiversity, Soil Organisms, Bioindicators, Booklet
RESPON KEDELAI HITAM (Glycine max (L) MERRIL) DENGAN INOKULASI MIKORIZA PADA BERBAGAI TARAF PEMUPUKAN ANORGANIK DI TANAH REGOSOL BOYOLALI Dwi Suci Lestariana; Margaretha Praba Aulia
Jurnal Agriovet Vol. 2 No. 1 (2019): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kedelai hitam merupakan tanaman semusim sebagai bahan baku pangan fungsional seperti kecap, yang masih jarang dibudidayakan oleh masyarakat. Petani di Boyolali saat rotasi tanaman di musim kemarau lebih banyak yang menanam jagung dibandingkan kedelai sehingga produksi kedelai di Boyolali lebih rendah dibandingkan jagung. Tantangan budidaya kedelai di Boyolali adalah sebagian besar tanah termasuk jenis regosol yang mempunyai produktivitas rendah karena faktor pembatas dari sifat fisika, kimia, dan biologi tanah. Untuk memperbaiki kondisi tersebut, petani dapat melakukan perbaikan teknik budidaya dengan melakukan aplikasi pupuk hayati seperti mikoriza. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon kedelai hitam dilihat dari parameter pertumbuhan kedelai hitam, hasil kedelai hitam, dan infektivitas mikoriza pada tanah regosol dengan inokulasi mikoriza, pemberian pupuk anorganik NPK dengan berbagai variasi dosis, maupun kombinasi keduanya. Penelitian ini disusun secara faktorial dengan 2 faktor pelakuan, faktor pertama yaitu inokulasi mikoriza yang terdiri dari 2 taraf yaitu M0 (tanpa inokulasi) dan M1 (diinokulasi) dan faktor kedua yaitu aplikasi pupuk anorganik yang terdiri dari 4 taraf yaitu A0 (kontrol) A1 (100% dosis rekomendasi), A2 (75% dosis rekomendasi), A3 (50% dosis rekomendasi), A4 (25% dosis rekomendasi) sehingga didapatkan 10 kombinasi perlakuan dan masing-masing perlakuan diulang 3 kali. Hasil yang diperoleh kemudian dianalisis dengan analisis sidik ragam pada taraf 5% jika hasilnya berbeda nyata dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Rate Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan M0A3 mempunyai kecenderungan memberikan hasil yang tinggi pada parameter pertumbuhan kedelai hitam, perlakuan M0A4 mempunyai kecenderungan memberikan hasil yang tinggi untuk parameter hasil kedelai hitam, dan terjadinya kompatibilitas antara rhizobium dan mikoriza sehingga mempengaruhi tingkat infektivitas mikoriza dan mampu meningkatkan serapan N dan P pada jaringan kedelai hitam. Kata Kunci : kedelai hitam, mikoriza, rhizobium, pupuk anorganik, regosol Abstract Black soybeans are seasonal crops as functional food such as soy sauce, which is still rarely cultivated by the farmer in Boyolali. Farmers in Boyolali during crop rotation in the dry season planted more corn than soybeans so that soybean production in Boyolali was lower than corn. The challenge of soybean cultivation in Boyolali is that most of the soils are regosols which have low productivity due to the limiting factors of soil physical, chemical and biological characteristics. To improve these conditions, farmers can improve their cultivation techniques by applying biological fertilizers such as mycorrhiza. This study aims to determine the response of black soybeans seen from the parameters of the growth of black soybeans, black soybean yields, and mycorrhizal infectivity in regosol soils with mycorrhizal inoculation, variouse dosage of NPK inorganic fertilizer application, and as well as a combination of both. This research was arranged in factorial with 2 treatment factors, the first factor was mycorrhizal inoculation consisting of 2 levels; M0 (without inoculation) and M1 (inoculated) and the second factor was the application of inorganic fertilizers consisting of 4 levels; A0 (control),A1 (100% recommended dose), A2 (75% recommended dose), A3 (50% recommended dose), A4 (25% recommended dose) so there were 10 treatment combinations and each treatment is repeated 3 times. The results analyzed by analysis of variance at the 5% level if the results were significantly different continued by the Duncan Multiple Rate Test (DMRT) at the 5% level. The results showed that the M0A3 treatment had a tendency to give high value on the growth parameters of black soybeans, the M0A4 treatment had a tendency to give high value for the black soybean yield parameters, and there was compatibility between rhizobium and mycorrhiza thus affecting the level of mycorrhizal infectivity and was able to increase N and P uptake in black soybean tissue. Key words: black soybean, mychorriza, rhizobium, inorganic fertilizer, regosols
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG JAGUNG DAN LAMA PENGERINGAN TERHADAP MUTU KERUPUK IKAN LELE DUMBO (Claria sp) laila sari; Rahmiati Rahmiati; Fadlan Hidayat
Jurnal Agriovet Vol. 2 No. 1 (2019): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini kerupuk yang tebuat dari ikan lele dumbo dengan penambahan tepung jagung. Pengumpulan data dan analisa pada penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial, dengan 2 ulangan. Adapun variabel yang digunakan yaitu faktor pengaruh penambahan tepung jagung yaitu 40 %, 50 %, 60 % dan lama pengeringan yaitu 20 jam, 24 jam, 28 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung jagung berpengaruh sangat nyata (P ≤ 0,01) pada uji analisa kadar abu sedangkan berpengaruh tidak nyata (P ≥ 0,05) pada uji kadar air dan uji organoleptik rasa, warna, tekstur. Lama pengeringan berpengaruh sangat nyata (P ≤ 0,01) pada uji analisa kadar air, kadar abu dan berpengaruh tidak nyata (P ≥ 0,05) pada uji organoleptik warna, rasa dan tekstur. Sedangkan penambahan tepung jagung dan lama pengeringan berpengaruh sangat nyata (P ≤ 0,01) pada uji analisa kadar air dan kadar abu dan berpengaruh tidak nyata (P ≤ 0,05) pada uji organoleptik, warna, rasa dan tekstur. Hasil analisa terbaik kadar air 1.340 %, kadar abu 1,360 %, warna 4,200 (suka), rasa 4,550 (suka), tekstur 4,000 (suka). Berdasarkan dari uji organoleptik perlakuan terbaik penambahan tepung jagung 60 % dengan lama pengeringan 24 jam (P3L2). Kata Kunci : Lele Dumbo, Kerupuk, Tepung, Jagung

Page 1 of 1 | Total Record : 5