cover
Contact Name
Sugeng Setia Nugroho
Contact Email
jorpres.fik@gmail.com
Phone
+628562977629
Journal Mail Official
jorpres.fik@gmail.com
Editorial Address
Jl. Colombo No. 1 Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi)
ISSN : 02164493     EISSN : 25976109     DOI : 10.21831
Jurnal Olahraga Prestasi diterbitkan dua kali dalam setahun oleh program studi Ilmu Kepelatihan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta. Jurnal ini memuat hasil penelitian, gagasan ilmiah ataupun review sistematis bidang ilmu keolahragaan (sports science) terutama topik olahraga prestasi, seperti : ilmu kepelatihan (sports coaching), kondisi fisik (strength and conditioning), biomekanika (biomechanics), kedokteran olahraga (sports medicine), gizi olahraga (sports nutrition), teknologi olahraga & ergonomi (sports technology & ergonomy), olahraga kecabangan (sports specifics) dan bidang lain yang mendukung olahraga prestasi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 1 (2017)" : 6 Documents clear
PERANAN KEPELATIHAN OLAHRAGA SEBAGAI PENDIDIK, PELATIH DAN PEMBINA OLAHRAGA DI SEKOLAH Indrayana, Boy
Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) Vol 13, No 1 (2017)
Publisher : Departement of Sports Coaching, Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.153 KB) | DOI: 10.21831/jorpres.v13i1.12882

Abstract

Pendidikan di sekolah sangat berperan dalam meletakkan dasar-dasar kemampuan, keterampilan, dan moral untuk mencapai peningkatan sumber daya manusia. Sekolah merupakan tempat yang potensial untuk mempersiapkan atlet dari usia dini. Pendidikan jasmani dapat menjadi alat pendidikan yang dapat menghasilkan atlet berpotensi dalam menunjuang prestasi olahraga nasional. Kepelatihan olahraga, sebagai tenaga professional, di samping menjadi tenaga pendidik dan pelaku kurikuler mampu menyelengggarakan program ekstrakulikuler sebagai peltaih dan Pembina olahraga di sekolah.Artikel ini membahas tentang kepelatihan olahraga di sekolah, aplikasi kepelatihan olahraga, kurikukulum pendidikan jasmani, pendidikan prestasi olahraga di sekolah, pengembangan calon atlet dari usia dini.Kata kunci: kepelatihan olahraga, pembinaan prestasi, sekolah.
PROSES PENYEMBUHAN CEDERA JARINGAN LUNAK MUSKULOSKELETAL Ukhti Jamil Rustiasari
Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) Vol 13, No 1 (2017)
Publisher : Departement of Sports Coaching, Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.146 KB) | DOI: 10.21831/jorpres.v13i1.12883

Abstract

Sistem muskuloskeletal adalah bagian yang paling sering mengalami cedera saat berolahraga. Cedera akut yang disebabkan oleh trauma langsung ataupun cedera kronis yang diakibatkan oleh overusemenyebabkan kerusakan jaringan lunak sistem muskuloskeletal baik pada otot, tendon maupun ligamen. Cedera muskuloskeletal seringkali menyebabkan nyeri berkepanjangan dan menurunkan performa olahragawan.Jaringan lunak muskuloskeletal yang cedera akan mengalami serangkaian proses penyembuhan (healing process) dimulai dari fase radang akut, regenerasi dan perbaikan hingga fase remodeling. Kajian mengenai aspek seluler yang terlibat dalam proses penyembuhan berperan penting dalam memberikan pemahaman untuk menentukan intervensi yang tepat. Artikel ini membahas tentang aspek seluler pada tahapan-tahapan proses penyembuhan cedera muskuloskeletal yang dikaitkan dengan terapi yang sesuai. Kata kunci : healing process, cedera olahraga, muskuloskeletal, jaringan lunak
TINGKAT PENGETAHUAN PELATIH BOLA VOLI TENTANG PROGRAM LATIHAN MENTAL DI KABUPATEN SLEMAN YOGYAKARTA Syamsuryadin Syamsuryadin; Ch. Fajar Sri Wahyuniati
Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) Vol 13, No 1 (2017)
Publisher : Departement of Sports Coaching, Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.41 KB) | DOI: 10.21831/jorpres.v13i1.12884

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat pengetahuan pelatih bola voli tentang program latihan mental untuk atlet. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode survey. Subyek penelitian ini adalah seluruh pelatih bola voli di Kabupaten Sleman yang sesuai kriteria sebanyak 16 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan pelatih bola voli di Kabupaten Sleman tentang program latihan mental adalah sebagai berikut : berkategori “sangat kurang” sebesar 6,25%, kategori “kurang” sebesar 18,75%, kategori “cukup” sebesar 43,75%, kategori “baik” sebesar 18,75% dan kategori “sangat baik” sebesar 12,5 %. Nilai rata-rata yang dimiliki adalah 37,69 yang menunjukkan bahwa mayoritas pengetahuan pelatih bola voli tentang program latihan mental di Kabupaten Sleman berkategori sedang. Kata kunci : program latihan mental, pelatih bola voli, tingkat pengetahuan. 
EFEK METODE LATIHAN DRILL TERHADAP KETEPATAN SMASH ATLET BULU TANGKIS BERUSIA MUDA DI YOGYAKARTA Sukmara Aldo Wiratama; Trihadi Karyono
Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) Vol 13, No 1 (2017)
Publisher : Departement of Sports Coaching, Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.969 KB) | DOI: 10.21831/jorpres.v13i1.12885

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode latihan drill terhadap ketepatan smash atlet bulutangkis putra usia 10-12 tahun di Yogyakarta.            Penelitian ini menggunakan desain eksperimental (pre-post test) dengan sampel sebanyak 9 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes ketepatan smash dari PBSI dan analisis data menggunakan uji-t berpasangan. Intervensi berupa latihan drill dilakukan sebanyak 16 kali dengan frekuensi latihan 6 kali dalam seminggu.            Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan yang bermakna secara statistik (p 0,05) sebesar 61,02 % antara sebelum dan sesudah intervensi. Penelitian ini menunjukkan bahwa metode drill mampu memberikan peningkatan terhadap ketepatan smash pemain bulutangkis diusia muda. Kata kunci : bulu tangis, usia muda, drill, ketepatan smash 
TINGKAT KEMAMPUAN FOREHAND GROUNDSTROKE DAN BACKHAND GROUNDSTROKE SISWA SEKOLAH TENIS MENOREH TENNIS CLUB, HANDAYANI TENNIS CLUB DAN BANTUL TENNIS CAMP Ngatman Ngatman; Erman Sulistyatna
Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) Vol 13, No 1 (2017)
Publisher : Departement of Sports Coaching, Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.173 KB) | DOI: 10.21831/jorpres.v13i1.12880

Abstract

ABSTRAKTeknik forehand groundstroke dan backhand groundstroke merupakan salah satu teknik yang sangat penting dalam permainan tenis lapangan. Petenis kebanyakan kehilangan angka karena tidak menguasai teknik forehand groundstroke dan backhand groundstroke dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan forehand groundstroke dan backhand groundstroke padasiswa sekolah tenis Menoreh Tennis Club, Handayani Tennis Club dan Bantul Tennis Camp.Penelitian ini menggunakan metode survei dengan teknik pengumpulan data menggunakan tes dan pengukuran. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Dyer Tennis Test. Validitas instrumen Dyer Tennis Test antara 0,80 sampai 0,90 dan reliabilitas instrumen adalah 0,90. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa sekolah tenis Menoreh Tennis Club, Handayani Tennis Club dan Bantul Tennis Camp sebanyak 32 siswa, terdiri dari 20 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemampuan forehand groundstrokes siswa sekolah tenis Menoreh Tennis Club, Handayani Tennis Club dan Bantul Tennis Camp berkategori “sedang”. Secara terperinci terdapat 2 siswa (6,25%) berkategori “baik sekali”, 5 siswa (15,63%) berkategori “baik”, 15 siswa (46,87%) berkategori “sedang”, 8 siswa (25%) berkategori “kurang” dan 2 siswa (6,25%) rendah. Rata-rata tingkat kemampuan backhand groundstrokes berkategori “sedang”, dengan rincian terdapat 2 siswa (6,25%) berkategori “baik sekali”, 8 siswa (25%) berkategori “baik”, 12 siswa (37,5%) berkategori “sedang”, 8 siswa (25%) berkategori “kurang” dan 2 siswa (6,25%) berkategori “rendah”. Rata-rata tingkat kemampuan forehand groundstroke dan backhand groundstroke berkategori “sedang”, dengan rincian terdapat  2 siswa (6,25%) berkategori “baik sekali”, 5 siswa (15,63%) berkategori “baik”, 15 siswa (46,87%) berkategori “sedang”, 8 siswa (25%) berkategori “kurang” dan 2 siswa (6,25%) rendah.Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kemampuan forehand groundstroke dan backhand groundstroke siswa sekolah tenis Menoreh Tennis Club, Handayani Tennis Club dan Bantul Tennis Camp berkategori sedang. Kata kunci: forehand groundstrokes, backhand groundstrokes, siswa sekolah tenis, dyer tennis test
MANFAAT ACCELEROMETER DALAM PENGUKURAN AKTIVITAS FISIK Angelica Anggunadi; Nora Sutarina
Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) Vol 13, No 1 (2017)
Publisher : Departement of Sports Coaching, Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (787.735 KB) | DOI: 10.21831/jorpres.v13i1.12881

Abstract

ABSTRAK Berbagai penelitian menunjukkan bahwa terjadinya penyakit kronik di usia lanjut sangat dipengaruhi oleh  gaya hidup tidak aktif atau sedentary yang dijalani oleh individu tersebut pada usia muda. Selain itu aktivitas fisik diketahui sangat bermanfaat mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang optimal pada anak dan remaja. Olahraga dan akitivitas fisik adalah hal yang perlu diperhatikan dalam menjaga kesehatan dan mencegah berbagai macam penyakit.Banyak penelitian epidemiologis telah memastikan bahwa aktivitas fisik dapat menurunkan risiko berbagai morbiditas yang berkaitan dengan usia atau penuaan serta risiko mortalitas akibat sebab apapun. Berbagai jenis aktivitas fisik dapat dilakukan namun untuk mendapatkan manfaatnya, beberapa variabel seperti intensitas dan durasi aktivitas fisik yang dilakukan, harus diperhatikan.Aktivitas fisik dengan intensitas yang cukup tinggi (vigorous) dapat menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung koroner sebanyak 30%, atau penurunan risiko kematian akibat stroke atau osteoporosis sebesar 25%. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa kita perlu mengetahui apakah intensitas aktivitas aktivitas fisik yang dilakukan sudah mencukupi untuk mendapat kemanfaatan yang optimal.Berbagai metode dan alat yang telah dikembangkan dalam pengukuran intensitas aktivitas fisik. Salah satu metode penilaian aktivitas fisik yang dianggap akurat dan cukup banyak digunakan adalah akselerometer. Artikel ini bertujuan untuk membahas tentang accelerometer dan manfaatnya dalam menilai aktivitas fisik. Kata kunci: accelerometer, aktivitas fisik.

Page 1 of 1 | Total Record : 6