cover
Contact Name
Euis Kurniati
Contact Email
euiskurniati@upi.edu
Phone
+62818630149
Journal Mail Official
edukid@upi.edu
Editorial Address
Departemen Pedagogik Program Studi PGPAUD Universitas Pendidikan Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 16935284     EISSN : 26856409     DOI : https://doi.org/10.17509/edukids.v18i1
Core Subject : Education,
Jurnal Edukids bertujuan untuk memfasilitasi penyebaran penelitian tentang isu-isu yang berkaitan dengan pendidikan anak usia dini untuk menyelesaikan masalah dalam pendidikan dan pembelajaran. Jurnal ini berisi artikel penelitian yang diproses melalui blind peer review. Jurnal Edukids menerima artikel tentang pendidikan anak, perkembangan anak, kurikulum dan pembelajaran, ilmu pengetahuan dan teknologi untuk anak-anak, kebijakan yang berkaitan dengan anak-anak, pendidikan guru untuk anak usia dini, pengasuhan anak, ilmu pengetahuan dan teknologi untuk anak-anak, dan bidang lain yang berkaitan dengan anak usia dini. Jurnal Edukids dapat mengakomodasi para peneliti, dosen, pengamat pendidikan anak-anak, mahasiswa, praktisi di bidang pendidikan anak usia dini untuk mempublikasikan pekerjaan mereka secara luas.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 2 (2016)" : 10 Documents clear
PENGARUH PEMBELAJARAN PERMAINAN TRADISIONAL GALAHBANDUNG TERHADAP KECERDASAN BODILI-KINESTHETIC ANAK USIA DINI Sunanti, Shinta; agustin, Mubiar; Kurniati, Euis
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.107 KB) | DOI: 10.17509/edukid.v13i2.16922

Abstract

Abstract :  The  Influence Of  Galahbandung,  A  Traditional  Game  Toward Young Learners’ Bodily-Kinesthetic Intelligence. The purpose of the study is to investigate influences  of  Galahbandung  as  a  traditional  game  toward  young  learners’  bodily- kinesthetic  intelligence.  The  research  design  used  is  Nonequivalent  Control  Group Design.  This  research  takes  place  at  group  B  of  Siti  Fatimah  and  Al-Muqaddhasah kindergarten  for  14  young  learners  and  12  young  learners  in  a  controlled  class. Research  data  obtained  using  bodily-kinesthetic  intelligence  observation  for  young learners at age of 5-6 as instrument. Based on research data result, it shows that there is a significance appears at bodily-kinesthetic intelligence for 66% which it is only 34% before.  Besides,  in  controlled  class,  it  shows  that  there  is  a  significance  appears  at bodily-kinesthetic intelligence for 57% which it is only 43% before. After the treatment and  statistic  test  applied  using  independent  t-test  on  post-test,  data  p  value  (0,027)  0,05 as result data gained. It means that Ho is refused but Ha is accepted. It concludes that  galahbandung  as  a  traditional  game  gives  significant  influences  in  studying  and learning  activity  which  can  be  used  as  a  method  for  teacher  in  developing  bodily- kinesthetic at young learners level.Abstrak  :  Pengaruh  Pembelajaran  Permainan  Tradisional  Galahbandung terhadap  Kecerdasan  Bodily-Kinesthetic  Anak  Usia  Dini.  Penelitian  ini  bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran dengan permainan tradisional galahbandung terhadap  kecerdasan  bodily-kinesthetic  anak  usia  dini.  Metode  penelitian  yang digunakan  adalah  Kuasi  Eksperimen  dengan  desain  penelitian  Nonequivalent  Control Group Design. Penelitian ini dilakukan pada kelompok B di TK Siti Fatimah dan TK Al-Muqaddhasah  dengan  jumlah  sampel  kelompok  eksperimen  sebanyak  14  orang anak  dan  kelompok  kontrol  sebanyak  12  orang  anak.  Data  penelitian  diperoleh menggunakan  instrumen  penelitian  berupa  pedoman  observasi  kecerdasan  bodily- kinesthetic  anak  usia  5-6  tahun.  Berdasarkan  hasil  penelitian  kondisi  awal  pada kelompok eksperimen menunjukkan anak pada kriteria muncul pada kecerdasan bodily- kinesthetic  sebanyak  66%  dan  pada  kriteria  belum  muncul  sebanyak  34%,  sementara pada  kelompok  kontrol    menunjukkan  anak  pada  kriteria  muncul  pada    kecerdasan bodily-kinesthetic  sebanyak  57%  dan  kriteria  belum  muncul  sebanyak  43%.  Setelah dilakukan  treatment  dan  proses  uji  statistic  menggunakan  uji  t  independen (Independent  Sampel  T-test) pada  data  posttest  diperoleh hasil  p value (0,027)    0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, yang artinya bahwa pembelajaran dengan permainan tradisional  galahbandung  memberikan  pengaruh  yang  signifikan  terhadap  kecerdasan bodily-kinesthetic  antara  kelompok  eksperimen  dengan  kelompok  kontrol.  Hal  ini menunjukkan  bahwa  pembelajaran  dengan  permainan  tradisional  galahbandung dapat dijadikan salah satu metode alternatif bagi pendidik dalam mengembangkan kecerdasan bodily-kinesthetic anak usia dini.
KETERLIBATAN ORANG TUA DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MEMBACA PADA ANAK USIA DINI Afriliani, Ajeng Teni Nur; Setiasih, Ocih; Nugraha, Ali
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.16 KB) | DOI: 10.17509/edukid.v13i2.16917

Abstract

Abstrak  :  Parental  Involvement  in  Improving  Reading  AbilityThe  aim  of  this research is to know the parental involvement in improving the children abilityin Cikole regency  of  Sukabumi.  The  reseach  method  used  is  descriptive  survey  by communicative approach. The population of the reseach are the parents whose children are  studying  in  group  B  of  the  kindergarden  in  Cikole  regency  of  Sukabumi,  the technique of this sample is simple random sampling. Beside that collecting data is as an instrument. The result of this reseach show that the parental imvolment in this region is middle.  1).  The  paarental  involvement  position  in  children  ability,  2)  the  parental involvement  reseach  in  improving  reading  ability,  3)  the  parents  support  to  improve their  children  reading  ability,  and  4)  the  parental  involvement  obstacle  in  improving reading  ability.  The  recommendations  are  parents  should  more  active  and  focus  in improving  their  reading  interest.  The  teachers  should  collaborate  with  the  parents  for the next researcher should be able to do the reseach with the different method.  Abstrak :  keterlibatan  orang  tua  dalam  mengembangkan  kemampuan  membaca pada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran keterlibatan orang dalam mengembangkan kemampuan membaca pada anak usia dini di Kecamatan Cikole  Kota  Sukabumi.  Metode  penelitian  yang  digunakan  adalah  survey  deskriptif dengan  menggunakan  pendekatan  kuantitatif.  Populasi  penelitian  ini  adalah  orang  tua yang  menyekolahkan  anak  di  taman  kanak-kanak  kelompok  B  se-Kecamatan  Cikole Kota  Sukabumi  dengan  jumlah  sampel  234  orang  tua.  Teknik  pengambilan  sampel dilakukan  dengan  menggunakan  teknik  Simple  Random  Sampling.  Istrumen  yang digunakan  dalam  pengumpulan  data  berupa  kuesioner  keterlibatan  orang  tua  yang dikembangkan  sendiri  oleh  peneliti.  Hasil  penelitian  menunjukan  bahwa  keterlibatan orang  tua  di  kecamatan  Cikole  kota  Sukabumi  dalam  mengembangkan  kemampuan membaca pada anak usia dini sebagian besar berada pada kategori sedang dilihat dari segi  1)  Posisi  keterlibatan  orang  tua  dalam  mengembangkan  kemampuan  membaca anak usia dini, 2) Alasan terkait kemampuan orang tua terlibat dalam mengembangkan kemampuan membaca anak usia dini, 3) Bentuk usaha yang dilakukan orang tua dalam mengembangkan kemampuan membaca anak usia dini, dan 4) Hambatan yang dihadapi orang  tua  dalam  mengembangkan  kemampuan  membaca  anak.  Rekomendasi  bagi orang  tua  hendaknya  lebih  aktif  dan  fokus  dalam  mengembangkan  kemampuan membaca  pada  anak.  Bagi  guru  PAUD  diharapkan  dapat  berkolaborasi  dengan  orang tua dalam mengembangkan kemampuan membaca pada anak. Bagi peneliti selanjutnya yang  meneliti  dengan  topik  yang  sama,  dapat  melakukan  penelitian  menggunakan metode yang berbeda.  
PENDAPAT KEPALA SEKOLAH DAN GURU PAMONG TENTANG KOMPETENSI PEDAGOGIK MAHASISWA PLP PGPAUD Mashfufah, Syifa Rohmati; Setiasih, Ocih; Eliyawati, Cucu
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.14 KB) | DOI: 10.17509/edukid.v13i2.16923

Abstract

Principals  and  Mentor-Teachers’  Opinionson  The  Pedagogic Competence  Of  PGPAUD  FIP  UPI  Students  Taking  Professional  Internship Program  Academic  Year  2014-2015.  The  research  aims  to  find  the  opinions  of principals  and  mentor-teachers  on  the  pedagogic  competence  of  PGPAUD  FIP  UPI Students taking professional internship program in the academic year of 2014-2015. It adopted descriptive survey method. The population and sample of this research were all principals and mentor-teachers who supervised the professional internship program for 2014-2015 academic year. Data were collected using close-ended questionnaires as the instrument and were then analyzed with descriptive statistic.The principals’ opinion on the pedagogic competence of PGPAUDstudents taking professional internship program was  good  with  a  score  of  72.93%.  Mentor-teachers’  opinion  on  the  pedagogic competence of PGPAUD students taking professional internship program was good as well with a score of 62.06%. The research recommends that the instructional strategies used  in  improving  pedagogic  competence  be  more  applicative,  especially  for  the strategies used in teaching instructional evaluation, so that in addition to being able to identify  concepts  of  instructional  evaluation,  students  can  practice  applying  the techniques  in  the  field.  Future  research  is  suggested  to  raise  issues  on  pedagogic competence in the study program of Early Childhood Teacher Education in Indonesia to reveal further results and findings.The study program of Early Childhood Education is  recommended  to  create  more  competent  graduates  of  early  childhood  education teachers. Pendapat  Kepala  Sekolah  dan  Guru  Pamong  tentang  Kompetensi Pedagogik  Mahasiswa  PLP  PGPAUD  FIP  UPI  Tahun  Akademik  2014-2015. Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk  mengetahui  pendapat  kepala  sekolah  dan  guru pamong  tentang  kompetensi  pedagogik  mahasiswa  PLP  PGPAUD  FIP  UPI  tahun akademik 2014-2015. Metode yang digunakan survei deskriptive. Populasi dan sampel pada  penelitian  ini  adalah  seluruh  kepala  sekolah  dan  guru  pamong  yang  menjadi pembimbing  program  PLP  tahun  akademik  2014-2015.  Alat  pengumpulan  data penelitian ini menggunakan angket tertutup yang kemudian dianalisis dengan statistika deskriptif. Kepala sekolah  berpendapat tentang kompetensi pedagogik mahasiswa PLP PGPAUD adalah baik dengan nilai 72,93%. Pendapat guru pamang tentang kompetensi pedagogik  mahasiswa PLP PGPAUD adalah baik dengan nilai 62,06%. Rekomendasi penelitian  ini  agar  strategi  pembelajaran  yang  digunakan  dalam  meningkatkan kompentensi  pedagogik  lebih  aplikatif,  khususnya  untuk  strategi  pembelajaran matakuliah  evaluasi  pembelajaran,  sehingga  mahasiswa  selain  dibekali  pengetahuan mengenai konsep-konsep evaluasi pembelajaran, mahasiswa juga dapat berlatih untuk menggunakan  teknik-teknik  penilaian  di  lapangan  secara  langsung.  Untuk  penelitian selanjutnya  agar  dapat  mengangkat  permasalahan  mengenai  kompetensi  pedagogik pada program studi PGPAUD di Indonesia sehingga diharapkan peneliti mendapatkan temuan  baru  dan  memberikan  rekomendasi  untuk  program  studi  PGPAUD  dan menghasilkan lulusan-lulusan guru PAUD yang lebih baik lagi.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI TEKNIK MOZAIK Putri, Farah Rizkita
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.194 KB) | DOI: 10.17509/edukid.v13i2.16918

Abstract

Abstrak : Improve Fine Motor Skills of Children Through the Mosaic Technique. This  research  take  issue  from  Raudatul  Athfal  Nurul  huda.  4  out  of  10  children  not control fine  motor  skills in  terms  of  putting  or  holding  an  object  by  use  of  the hands involving the movement of the eye and hands, childrens not yet ready for coordination between the right hand with the left hand. A technique used teacher are less varied, so it is not fully stimulate child to train their fine motor skills. Therefore, the purpose of this research to try to improve fine motor skills the used different technique than usual, that would  give  a  positive  impact  on  children  through  mozaik  engineering.  The methodology that was used in this research is research class action. While engineering and  instrument  data  collection  in  the  form  of  observation,  interviews  and documentation. Data analysis used is the reduction of the data. The subjects of research from Raudatul Athfal Nurul huda as many as 10 childrens. The research starting from 03th  august  2015  until  27th  august  2015.  Research  done  in  three  cycle  there  are  in every  single  cycle  has  two  action.  The  result  of  research  showed  fine  motor  skill  has increased.  The  lab  data  showed  there  has  been  increasing  the  achievement  of  the development  was  very  good  until  83  %  at  the  end  cycle  III.  Based  on  the  survey  a conclusion can be drawn that mozaik engineering can be used as recommendations as one way to improved the fine motor skills of childrens.   Abstrak  :  Meningkatkan  Keterampilan  Motorik  Halus  Anak  melalui  Teknik Mozaik  Penelitian  ini  mengangkat  masalah  dari  Raudatul  Athfal  Nurul  huda  belum sepenuhnya  memenuhi  tahapan  perkembangan  seusianya.  Dapat  dibuktikan  4  dari  10 anak  belum  tercapainya  koordinasi  gerakan  motorik  halus  dalam  hal  kegiatan meletakan/memegang suatu objek dengan mengunakan jari tangan dan mengkoordinasi gerakan mata dengan tangan, anak belum siap untuk koordinasi gerak tangan kanan dan tangan kiri atau antara jari-jemari. Teknik yang digunakan oleh guru kurang bervariasi sehingga  belum  sepenuhnya  merangsang  agar  anak  melatih  keterampilan  motorik halusnya.  Oleh  karena  itu,  tujuan  penelitian  ini  mencoba  meningkatkan  keterampilan motorik  halus  anak  menggunakan  teknik  yang  berbeda  dari  biasanya  sehingga  dapat memberikan  dampak  positif  bagi  anak  melalui teknik  mozaik.  Metode  yang  diunakan dalam  penelitian  ini  yaitu  penelitian  tindakan  kelas.  Sedangkan  teknik  dan  alat pengumpul  data  berupa  observasi,  wawancara  dan  dokumentasi.  Analisis  data  yang digunakan  pada  penelitian  ini  adalah  reduksi  data.  Subjek  penelitian  kelompok  A  di Raudatl  Athfal  Nurul  Huda  sebanyak  10  anak.  Pelaksanaan  penelitian  dimulai  dari  3 Agustus  2015  hingga  27  Agustus  2015.    Penelitian  dilakukan  melalui  tiga  siklus  dan setiap  siklus  terdiri  dari  dua  tindakan.    Hasil  penelitian  menunjukan  perkembangan motorik  halus  anak  terdapat  peningkatan  yang  cukup  baik.  Data  hasil  penelitian  yang telah dilaksanaakan menunjukan terdapat peningkatan pencapaian perkembangan pada kategori  berkembang  sangat  baik  (BSB)  sebesar  83%  pada  akhir  Siklus  III. Berdasarkan  penelitian  tersebut  diperoleh  kesimpulan  bahwa  teknik  mozaik  dapat dijadikan  rekomendasi  sebagai  salah  satu  cara  untuk  meningkatkan  keterampilan motorik halus anak.
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK MELALUI PENERAPAN METODE EKSPERIMEN DALAM PEMBELAJARAN SAINS PADA ANAK Fidiyani, Intan Martha; Nugraha, Ali; maryana, rita
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.69 KB) | DOI: 10.17509/edukid.v13i2.16919

Abstract

Abstrak  :  Peningkatan  Kemampuan  Kognitif  Anak  Melalui  Penerapan  Metod Eksperimen  dalam  Pembelajaran  Sains  pada  Anak.  Tujuan  dari  penelitian  ini e Abstrak  :  Peningkatan  Kemampuan  Kognitif  Anak  Melalui  Penerapan  Metod adalah  melaksanakan  pembelajaran  dengan  menggunakan  metode eksperimen/percobaan  untuk  meningkatkan  kemampuan  kognitif  anak  di  TK.  Kartini Desa  Jatitengah  Kecamatan  Jatitujuh  Kabupaten  Majalengka.  Jenis  penelitian  yang digunakan  yaitu  Peneletian  Tindakan  Kelas  (PTK)  yang  mencakup  aspek  penilaian pengembangan  kognitif  yaitu  1).  Mengenal  dan  Mencampur  Warna,  2).  Mengenal Sebab Akibat Terjadinya Hujan, 3). Mengenal Perbedaan Kasar dan Halus, 4). Meniru Pola, 5). Menyusun Kepingan Puzzle. Adapun subjek penelitian adalah anak kelompok B  TK.  Kartini  Desa  Jatitengah  Kecamatan  Jatitujuh  Kabupaten  Majalengka  tahun pelajaran  2014-2015  yang  berjumlah  39  anak.  Berdasarkan  hasil    observasi  bahwa penerapan  metode  eksperimen/percobaan  untuk  meningkatkan  kemampuan  kognitif anak  menunjukan  perkembangan  yang  sangat  baik.  Hal  ini  terlihat  dari  peningkatan setiap  siklusnya,  diantaranya  siklus  I  18,97%    anak  Belum  Berkembang  (BB),  72,82 anak Mulai Berkembang (MB), 8,20% anak Berkembang Sesuai Harapan, dan 0% anak Berkembang  Sangat  Baik  (BSB).  nilai  rata-ratanya  diperoleh  sebesar  1,9  dan ketuntasan  belajarnya  mencapai  47,24%.  Pada  siklus  II  mengalami  peningkatan diantaranya  1,54%  anak  yang  Belum  Berkembang  (BB),  41,74%  anak  Mulai Berkembang  (MB),  41,54%  anak  Berkembang  Sesuai  Harapan  (BSH),  11,28%  anak Berkembang  Sangat  Baik  (BSB)    nilai  rata-ratanya  diperoleh  sebesar  2,56  dan ketuntasan  belajarnya  mencapai  64,49%  dan  pada  siklus  III  yaitu  mengalami peningkatan  yang  sangat    mengembirakan  yaitu  0%  anak  Belum  Berkembang  (BB), 0,51%  anak  mulai  Berkembang  (MB),  46,67%  anak  Berkembang  Sesuai  Harapan (BSH)  dan  52,82%  anak  yang  Berkembang  Sangat  Baik  (BSB)    nilai  rata-ratanya diperoleh  sebesar  3,5  dan  ketuntasan  belajarnya  mencapai  87,44%.  Berdasarkan  hasil penelitian  dapat  disimpulkan  bahwa  penerapan  metode  eksperimen  dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak. Rekomendasi dari penelitian ini adalah guru dapat menggunakan metode eksperimen dalam kegiatan pembelajaran di TK.
MENINGKATKAN MINAT BACA ANAK USIA DINI DENGAN MENGGUNAKAN METODE KOOPERATIF TIPE JIGSAW Damayanti, Annisa; Kurniati, Euis; Mariyana, Rita
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.359 KB) | DOI: 10.17509/edukid.v13i2.16912

Abstract

Abstrak  :  Improving  Enthusiasm  Read  the  Age  Child  Early  by  Using Method  of  Coperative  Learning  type  Jigsaw.  Research  target  which  will  be reached  in  this  research  is  one  for  see  the  enthusiasm  profile  read  the  child  of group of Beautiful B TK PGRI Nusa before applying of method of cooperative learning  type  jigsaw.  Later;Then  to  see  how  applying  of  method  of  this  type jigsaw  co-operative  is  executed  in  Beautiful  TK  PGRI  Nisa,  and  last  is  to  see the  existence  of  the  make-up  of  enthusiasm  read  the  child  after  applying  of method of co-operative of type jigsaw. Model used in this research is Research of Class Action ( PTK) which adaptation model the Ari Kunto with two cycle. this  Subjek  Research  [is]  child  of  group  of  Beautiful  B  TK  PGRI  Nusa  of Subdistrict  of  Tanjungsari  of  Regency  Sumedang  amounting  to  15  child.  With the phase of study execution start from speaking, forming of group of origin and expert  group,  discussion  of  expert  group,  solving  of  duty  of  origin  group,  and last of  gift  riward to best group and best  group  member. Result of research by using model of pembelajran of Co-Operative of type Jigsaw to enthusiasm read the  child  menunjukan  of[is  existence  of  improvement  which  signifikan.  This matter  is  visible  pursuant  to  data  of  early  which  menunjukan  that  enthusiasm read the child be at the category less ( K), later;then after given by stimulus of at cycle of I and cycle of II enthusiasm read the child mount to become 87% with the  good  category  (  B).  Pursuant  to  inferential  above  research  result  that applying  model  the  pembelajran  of  Co-Operative  of  type  Jigsaw  can  improve the  enthusiasm  read  the  child.  As  for  suggestion  which  will  be  submitted/sent, for example : ( 1) use model the pembelajran Kooperati of type Jigsaw  can be adapted  for by  a class  condition, ( 2) study of co-operative of type jigsaw will be felt to please for child of if accompanied with the study media which variatifAbstrak  :  Meningkatkan  Minat  Baca  Anak  Usia  Dini  dengan Menggunakan  Metode  Pembelajran  Kooperatif  Tipe  Jigsaw.  Tujuan penelitian yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah yang pertama  untuk melihat  profil  minat  baca  anak  kelompok  B  TK  PGRI  Nusa  Indah  sebelum diterapkannya  metode  kooperatif  tipe  jigsaw.  Kemudian  untuk  melihat bagaimana  penerapan  metode  kooperatif  tipe  jigsaw  ini  dilaksanakan  di  TK PGRI  Nisa  Indah,  dan  yang  terakhir  adalah  untuk  melihat  adanya  peningkatan minat  baca  anak  setelah  diterapkannya  metode  kooperatif  tipe  jigsaw.  Model yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  Penelitian  Tindakan  Kelas  (PTK) yang  mengadaptasi  model  Ari  Kunto  dengan  dua  siklus.  Subjek  penelitian  ini adalah  anak  kelompok  B  TK  PGRI  Nusa  Indah  Kecamatan  Tanjungsari Kabupaten  Sumedang  yang  berjumlah  15  anak.  DeMolays  dengan  tahap-tahap pelaksanaan  pembelajaran  mulai  dari  bercakap-cakap,  pembentukan  kelompok asal  dan  kelompok  ahli,  diskusi  kelompok  ahli,  penyelesaian  tugas  dikelompok  asal, dan  yang  terakhir  pemberian  riward  kepada  kelompok  terbaik  dan  anggota  kelompok terbaik.  Hasil  penelitian  dengan  menggunakan  model  pembelajran  Kooperatif  tipe Jigsaw    terhadap  minat  baca  anak  menunjukan  adanya  peningkatan  yang  signifikan. Hal ini dapat dilihat berdasarkan data awal yang  menunjukan bahwa minat baca anak berada pada kategori kurang (K), kemudian setelah diberikan stimulus pada siklus I dan siklus  II  minat  baca  anak  meningkat  menjadi  87%  dengan  kategori  baik  (B). Berdasarkan  hasil  penelitian  diatas  dapat  disimpulkan  bahwa  penerapan  model  pembelajran  Kooperatif  tipe  Jigsaw    dapat  meningkatkan  minat  baca  anak.  Adapun saran  yang  hendak  disampaikan,  antara  lain  :  (1)  penggunaan  model  pembelajran Kooperati  tipe  Jigsaw  dapat  disesuaikan  dengan  kondisi  kelas,  (2)  pembelajaran kooperatif  tipe  jigsaw  akan  terasa  menyenangkan  bagi  anak  apabila  disertai  dengan media pembelajaran yang pariatif. 
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI PERMAINAN LEGO BLOCK Mutiara, Sarah Nandya
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.875 KB) | DOI: 10.17509/edukid.v13i2.16920

Abstract

Abstract :  Improving Children’s Fine Motor Skills Through Lego Block Games. The  research  was  conducted  based  on  the  problems  found  among  children  of  Early Childhood  Education  (Indonesian, and  henceforth,  PAUD)  Post  Miana V,  namely  the low  fine  motor  skills,  especially  in  creating  objects  according  to  various  media, creating two forms from blocks, and building a tower of a minimum of 8 (eight) cubes. In  response  to  these  problems,  improvements  in  instruction  are  required.  In  this research, the researcher designed Lego block games to improve group A students’ fine motor skills. The research aims to find about the profile of children’s fine motor skills before  the  implementation  of  Lego  block  games,  the  implementation  of  Lego  block games,  and  the  improvement  of  group  A  students’  fine  motor  skills  after  the implementation  of  Lego  block  games  in  PAUD  Post  Miana  V.  It  adopted  classroom action  research  method.  The  subjects  were  8  (eight)  children  of  group  A  PAUD  Post Miana V. The findings show that after the implementation of Lego block games, there were significant  improvements  in  the fine  motor  skills  of  group  A  students  of  PAUD Post  Miana  V.  The  improvements  were  most  observable  in  the  increasing  number  of children who reached the stages of beginning to develop and developing according to expectation.  Based  on  these  results,  Lego  block  games  can  be  used  as  an  effective learning method to improve kindergarten children’s fine motor skills.Abstrak  :  Meningkatkan  Kemampuan  Motorik  Halus  Anak  Melalui  Permainan Lego Block. Penelitian ini di lakukan atas dasar permasalahan yang muncul pada anak Pos  PAUD  Miana  V  yaitu  rendahnya  kemampuan  motorik  halus  anak,  menciptakan sesuai dengan berbagai media, mencipta 2 bentuk dari balok, menyusun menara kubus minimal  8.  Tindak  lanjut  dari  permasalahan  tersebut  perlu  adanya  perbaikan pembelajaran.  Peneliti  merancang  penelitian  melalui  permainan  lego  block  untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak kelompok A. Tujuan dari penelitian ini untuk  mengetahui  profil  kemampuan  motorik  halus  anak  sebelum  diterapkan permainan  lego  block,  mengetahui  bagaimana  penerapan  permainan  lego  block,  dan mengetahui  peningkatan  kemampuan  motorik  halus  anak  kelompok  A  sesudah diterapkan  permainan  lego  block  di  Pos  PAUD  Miana  V.  Metode  penelitian  yang  di gunakan  adalah  Penelitian  Tindakan  Kelas  (PTK).  Subjek  pada  penelitian  ini  adalah anak kelompok A Pos PAUD Mianan V berjumlah 8 anak. Kondisi akhir kemampuan motorik halus menunjukan terdapat peningkatan yang signifikan terhadap kemampuan motorik  halus  anak  kelompok  A  Pos  PAUD  Mianan  V  setelah  diterapkan  permainan lego block. Peningkatan kemampuan terlihat dari semakin banyaknya anak yang sudah mencapai  tahap  mulai  berkembang  (MB)  dan  berkembang  sesuai  harapan  (BSH). Berdasarkan  hasil  penelitian  permainan  lego  block  dapat  di  gunakan  sebagai  metode pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak TK.
MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN SENI PATUNG DARI BAHAN GIPS Wardani, Annisa Suci; Kurniati, Euis; Aryaprasetya, I Gusti Komang
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.514 KB) | DOI: 10.17509/edukid.v13i2.16915

Abstract

Abstrak  :  Meningkatkan  Kreativitas  Anak  Usia  Dini  Melalui  Kegiatan  Seni Patung  dari  Bahan  Gips.  Penelitian  ini  di  latar  belakangi  oleh  suatu  permasalahan dimana perkembangan kreativitas pada anak di  TK Pelangi belum berkembang secara optimal.  Hal  ini  disebabkan  oleh  kegiatan  seni  di  TK  Pelangi    belum  dirasa  optimal. Intensitas  dalam  kegiatan  seni  mematung  pun  masih  sangat  jarang,  media  untuk mengekspresikannya  masih  dalam  dua  dimensi  yaitu  berupa  gambar.  Daya  imajinasi anak yang sedang berkembang harus pula disertai dengan media ekspresi yang optimal.  Salah  satu  alternatif  dengan  media  yang  berbeda  seperti  Gips    yang  mempunyai  sifat lentur dan bertekstur diharapkan dapat menjadikan proses berkarya lebih mengasikkan sehingga  kreativitas  membentuk  patung  lebih  berkembang.  Untuk  meningkatkan kreativitas  anak  dalam  kegiatan  seni    mematung  dipilihlah  bahan  gips  sebagai  media ekspresinya.  Gips  akan  menjadi  bahan  baru  untuk  anak  mempunyai  pengalaman mengenal  tekstur.  Kegiatan  ini  juga  bertujuan  untuk  menumbuhkan  sensitivitas keindahan dan nilai seni bagi anak sejak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode PTK,  subjek  penelitiannya  yaitu,  Kelas  A  di  TK  Pelangi  Baleendah.  Anak  Kelas  A diberi  pembelajaran  seni  mematung  dengan  bahan  gips.  Adapun  data  yang  akan diperoleh  merupakan  hasil  observasi,  dokumentasi,  dan  tes.  Hasil  penelitian menunjukan  bahwa  berdasarkan  tindakan  yang  diberikan  kepada  anak,  maka  terdapat peningkatan yang signifikan dari pembelajaran seni mematung dari bahan gips sebelum dan sesudah diterapkan pembelajaran. Hasil setelah diberikan kegiatan seni mamatung dengan  bahan  gips  menghasilkan  skor  lebih  baik  dibandingkan  sebelum  diberikan kegiatan seni mamatung dengan bahan gips.  
PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL ANJANG-ANJANGAN TERHADAP KARAKTER TANGGUNG JAWAB ANAK USIA DINI Kusmiati, Mia; kurniati, Euis; Aryaprasetya, I Gusti Komang
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.795 KB) | DOI: 10.17509/edukid.v13i2.16921

Abstract

The  Influence  Of  Anjang-anjangan  Traditional  Game  On  Young Children’s  Character  Trait  Of  Responsibility.  The  research  intends  to  find  the influence  of  anjang-anjangan  traditional  game  on  young  children’s  character  trait  of responsibility. It adopted quasi-experimental method with nonequivalent control group design.  The  research  was  conducted  to  Group  B  of  State  Kindergarten  Centeh, Bandung City, with a number of 14 and 17 children as the sample for the experimental and control groups, respectively. Data were collected using a research instrument in the form of observation guidelines. The results of the pretest show that 25% of the children in the experimental group had shown an emerging character trait of responsibility and the  rest  75%  had  not;  meanwhile,  36%  of  the  children  in  the  control  group  had demonstrated  an  emerging  character  trait  of  responsibility,  and  the  rest  64%  had  not. After  treatment,  results  of  the  posttest  show  that  the  number  of  children  in  the experimental  group  showing  the  emergence  of  responsibility  character trait  was 73%, and those who did not 27%, whereas in the control group the percentages of children who  showed  and  did  not  show  emerging  responsibility  character  trait  were  61%  and 39%,  respectively.  With  the  result  of  t-test  showing  that  p  (0.038)    0.05,  Ha  was accepted,  meaning  that  there  was  a  significant  difference  in  the  character  trait  of responsibility between the experimental and control groups. Based these findings, it is recommended  that  teachers  of  young  children  employ  anjang-anjangan  traditional game  as  one  of  the  alternative  methods  to  develop  young  children’s  responsibility character trait.    Abstrak: Pengaruh Permainan Tradisional Anjang-anjangan Terhadap Karakter Tanggung  Jawab  Anak  Usia  Dini.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui pengaruh  permainan  tradisional  anjang-anjangan  terhadap  karakter  tanggung  jawab anak  usia  dini.  Metode  penelitian  yang  digunakan  adalah  kuasi  eksperimen  dengan desain  penelitian  nonequivalent  control  group  desain.  Penelitian  ini  dilakukan  pada kelompok  B  di  Taman  Kanak-kanak  Negeri  Centeh  Kota  Bandung,  dengan  jumlah sampel kelompok eksperimen sebanyak 14 orang dan kontrol sebanyak 17 orang. Data penelitian  diperoleh  menggunakan  instrumen  penenlitian  berupa  pedoman  observasi. Berdasarkan  hasil  penelitian  bahwa  data  pretest  pada  kelompok  eksperimen menunjukkan anak yang muncul karakter tanggung jawabnya sebanyak 25% dan yang belum muncul sebanyak 75%, pada kelompok kontrol  menunjukkan anak yang muncul karakter  tanggung  jawabnya  sebanyak  36%  dan  yang  belum  muncul  sebanyak  64%. Setelah  dilakukan  treatment  hasil  akhir  pada  data  posttest  kelompok  eksperimen menunjukkan anak yang muncul karakter tanggung jawabnya sebanyak 73% dan yang belum muncul sebanyak 27%, pada kelompok kontrol menunjukkan anak yang muncul karakter  tanggung  jawabnya  sebanyak  49%  dan  yang  belum  muncul  sebanyak  51%, dengan  perolehan  akhir    uji  t  menunjukkan  P  (0,038)    0,05  maka  Ha  diterima,  yang artinya  terdapat  perbedaan  yang  signifikan  karakter  tanggung  jawab  antara  kelompok eksperimen  dengan  kelompok  kontrol.  Berdasarkan  hasil  penelitian  tersebut  peneliti merekomendasikan  kepada  pendidik  anak  usia  dini  supaya  permainan  tradisional anjang-anjangan  dijadikan  sebagai  metode  alternative  mengembangkan  karakter tanggung jawab pada anak usia dini.   
HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN GURU DALAM MELAKUKAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN BELAJAR DENGAN MOTIVASI BELAJAR ANAK USIA DINI Ramdhayani, Azmi Noor; Agustin, Mubiar; Mariyata, Rita
Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : Prodi PGPAUD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.383 KB) | DOI: 10.17509/edukid.v13i2.16916

Abstract

Abstrak  :  The  Relationship  Between  the  Ability  of  Teachers  in  Managing  the Learning  Environment  to  Early  Childhood  Learning  Motivation. This  study  aims to determine the  relationship between the ability of teachers in managing the learning environment to early childhood learning motivation.  This research using correlational. The  study  subjects  were  13  teachers.  Data  collection  techniques  in  this  research thorough  a  questionnaire  containing  the  ability  of  techers  in  managing  the  laerning environment  and  a  questionnaire  about  the  child’s  learning  motivation.  The  data analisys  technique  used  quantitative  desciptive  data  analysis  with  several  stages including  the  validation  peocess,  realibilitas,  correlation  analysis  and  conclusion.  The results showed a 100%  ability of techers in managing the learning environment in both categories.  Both  the  magnitude  of  correlation  0,584  so  it  can  be  concluded  there  is  a positive  relationship  between  the  ability  of  teachers  in  managing  the  learning environment to the children’s learning motivation. Recommendations given to teachers, teachers  are  expected  to  further  enhance  their  ability  to  manage  the  learning environment  because  it  is  not  directly  the  ability  of  techers  in  managing  the  learning environment influence the creation of early childhood’s learning motivation.Abstrak:  Hubungan  Antara  Kemampuan  Guru  dalam  Melakukan Pengelolaan Lingkungan Belajar dengan Motivasi Belajar Anak Usia Dini. Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  hubungan  antara  kemampuan  guru dalam melakukan pengelolaan lingkungan belajar dengan motivasi belajar anak usia  dini.  penelitian  ini  menggunakan  metode  korelasional.  Subjek  penelitian berjumlah 13 orang guru. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini, yaitu melalui  angket  yang  berisi  kemampuan  guru  dalam  melakukan  pengelolaan lingkungan  belajar  dan  angket  mengenai  motivasi  belajar  anak.  teknik  analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif kuantitatif dengan beberapa tahapan  diantaranya  adalah  proses  validasi,  reliabilitas,  analisis  korelasi,  dan penarikan  kesimpulan.  Hasil  penelitian  menunjukkan  100%  kemampuan  guru dalam  melakukan  pengelolaan  lingkungan  belajar  dalam  kategori  baik,  dan 100%  motivasi  belajar  anak  usia  dini  dalam  kategori  baik.  Besarnya  korelasi keduanya    yaitu  sebesar  0,854    sehingga  dapat  disimpulkan  terdapat  hubungan yang positif  antara kemampuan guru dalam melakukan pengelolaan lingkungan belajar  dengan  motivasi  belajar  anak.  Rekomendasi  yang  diberikan  untuk  guru yaitu  guru  diharapkan  lebih  meningkatkan  lagi  kemampuan  guru  dalam melakukan  pengelolaan  lingkungan  belajar  karena  secara  tidak  langsung kemampuan  guru  dalam  melakukan  pengelolaan  lingkungan  belajar  ikut mempengaruhi terciptanya motivasi belajar anak.

Page 1 of 1 | Total Record : 10