cover
Contact Name
Saeful Rokhman
Contact Email
jdakwahstidnatsir@gmail.com
Phone
+6281289422092
Journal Mail Official
jdakwahstidnatsir@gmail.com
Editorial Address
Komplek Pusdiklat Dewan Da'wah Jl. Kp. Bulu Setiamekar. Tambun Selatan Bekasi Jawa Barat Indonesia 17510
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Da'wah: Risalah Merintis, Da'wah Melanjutkan
ISSN : 20854536     EISSN : 27217183     DOI : 10.38214/jurnaldawahstidnatsir
Core Subject : Religion, Social,
Jurnal Dakwah is focused on publishing the original research articles, review articles from contributors, and the current issues related to Dakwah and communication. The main objective of Jurnal Dakwah is to provide a platform for the international scholars, academicians, and researchers to share the contemporary thoughts in the fields of Dakwah, communication, broadcasting, and journalism. Jurnal Dakwah publishes research papers in the all the fields of Dakwah, communication, broadcasting, and journalism such as, Histroy of Dakwah, Dakwahin middle ages, Tafsir and hadits Dakwah, Media Digital of Dakwah, Online Canal Of Dakwah, and other related studies of Islamic Study.
Articles 112 Documents
ARGUMENTASI NABI NUH ATAS KEABSAHANNYA SEBAGAI RASUL (ANALISIS ARGUMENTASI TOULMIN ATAS MUJÂDALAH NABI NUH DAN KAUMNYA) Suhaidi
Jurnal Da'wah: Risalah Merintis, Da'wah Melanjutkan Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Da'wah: Risalah Merintis, Da'wah Melanjutkan
Publisher : Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam STID Mohammad Natsir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38214/jurnaldawahstidnatsir.v8i2.405

Abstract

Mujâdalah (debat) merupakan salah satu metode da’wah yang telah dipraktikan oleh para nabi dan rasul sebagaimana yang disebutkan dalam surat An-Nahl: 125. Dalam proses debat, argumentasi memiliki peranan yang sangat urgen, ketiadaan cara berargumentasi akan melahirkan debat yang tidak berkesudahan. Al-Qur’an sudah banyak menjelaskan perdebatan para nabi dan rasul dengan kaumnya. Oleh karena itu penelitan itu bertujuan untuk menganalisa proses perdebatan dan argumentasi Nabi Nuh dalam Al-Qur’an. Peneltiian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa argumentasi Nabi Nuh mengandung unsur enam elemen argumentasi Toulmin yaitu claim, ground, warrant, backing, modal qualifier, dan rebuttal, sehingga argumen-argumen tersebut kuat dan sulit atau tidak bisa dibantah lagi.
PENDIDIKAN ISLAM INTEGRATIF SYAIKH AHMAD SURKATI (PENELUSURAN IDE PENERAPAN PENDIDIKAN ISLAM INTEGRATIF DI MADRASAH AL-IRSYAD) Abdul Kadir; Didin Saifuddin; Abas Mansur Tamam; Budi Hardrianto
Jurnal Da'wah: Risalah Merintis, Da'wah Melanjutkan Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Da'wah: Risalah Merintis, Da'wah Melanjutkan
Publisher : Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam STID Mohammad Natsir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38214/jurnaldawahstidnatsir.v8i2.412

Abstract

Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap ide, gagasan dan penerapan pendidikan Islam integratif syaikh Ahmad Surkati pada madrasah Al-Irsyad.  Metode Penelitian: Kualitatif dengan pendekatan sejarah. Hasil Penelitian: Ahmad Surkati adalah sosok pendidik yang berhasil menerapkan pendidikan Islam integratif. Model pendidikan Islam integratif ini merupakan konsep pendidikan ideal yang ia kembangkan pada madrasah Al-Irsyad yang didirikannya. Beberapa ide penerapan pendidikan Islam integratif yang dikembangkan syaikh Ahmad Surkati antara lain; Pertama, adanya pengawasan terhadap jalannya sistem pendidikan di madrasah. Kedua, penyeragaman sistem pendidikan. Ketiga, penguasaan dan pengenalan yang lebih dalam pada sosok setiap siswa. Beberapa jenjang madrasah yang dimotori oleh Ahmad Surkati antara lain: Madrasah Awwaliyah, Madrasah Ibtidaiyah, Tajzihiyah, Muallimin dan Takhkhassus. Jumlah keseluruhan waktu yang ditempuh di madrasah Al-Irsyad adalah 15 tahun. Kesimpulan: Ahmad Surkati menggabungkan pendidikan agama dengan pendidikan umum dan dengan kerja kerasnya ia berhasil mendirikan madrasah Al-Irsyad dengan model pendidikan Islam integratif, dengan menghasilkan murid-murid yang secara kualitas unggul.

Page 12 of 12 | Total Record : 112